Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. PENGUATAN KINERJA MASYARAKAT MELALUI EVALUASI DAN REVITALISASI BANGUNAN BALAI RT 4 KELURAHAN MANGUNHARJO Rahma Nindya Ayu Hapsari1. Farhan Sholahudin2. Nurti Kusuma Anggraini3. Nurul Yuhanafia4. Yunita Miftahul Muna5. Monica Ayu Istianti6. Rizal Ahmad Zulfiqor7 1,2,3,5,6,. Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Semarang . Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Semarang e-mail: rahmanindyaayuhapsari@gmail. Abstrak Balai RT 4 RW 5 Kelurahan Mangunharjo adalah tempat yang strategis guna memfasilitasi kegiatan masyarakat sekitar. Permasalahan yang terjadi yaitu balai RT yang sudah dibangun sejak tahun 1980an ini sudah mengalami banyak kerusakan akibat pengaruh usia dan pengaruh alam. Hujan lebat dengan curah hujan yang tinggi telah melapukkan kayu kuda-kuda atap balai RT, hingga merobohkan sebagian besar rangkaian struktur atap. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengevaluasi kelayakan struktur dari bangunan balai RT, kemudian perbaikan struktur akan dilakukan sesuai dengan hasil dari analisis struktur, jika bangunan masih layak huni, maka akan dilakukan renovasi dan revitalisasi bangunan, namun jika bangunan sudah tidak layak huni, maka akan diberikan rekomendasi kepada masyarakat sekitar untuk tidak lagi menggunakan bangunan balai RT tersebut sebagai fasilitas kegiatan masyarakat. Solusi permasalahan yang diberikan pada kegiatan ini adalah dilakukannya pemeriksaan terhadap kondisi struktur eksisting baik dari segi kualitas material dan properti struktur lainnya. Metode pemeriksaan fisik bangunan yang digunakan sebagai syarat SLF bidang keselamatan struktur adalah dengan menggunakan pemeriksaan visual terhadap keadaan eksisting struktur dan pengujian fisik struktur dengan non destructive test berupa hammer test pada titik-titik sample tertentu. Berdasarkan hasil pengujian untuk bangunan Balai RT yang masih layak huni dilakukan perbaikan berupa penambahan level lantai, penggantian keramik, dan pengecatan kembali. Kata kunci: Balai RT, masyarakat, evaluasi kelayakan struktur. Abstract The Community Hall of RT 4 RW 5 in Mangunharjo Village is a strategic place to facilitate activities for the surrounding community. The problem is that the community hall, which was built in the 1980s, has suffered a lot of damage due to age and natural factors. Heavy rains with high rainfall have caused the wooden trusses of the hall's roof to decay, leading to the collapse of most of the roof structure. The purpose of this community service activity is to evaluate the structural feasibility of the community hall If the building is still habitable, renovations and revitalization will be carried out according to the results of the structural analysis. However, if the building is no longer habitable, recommendations will be given to the surrounding community to stop using the hall as a community activity facility. The solution provided in this activity includes an inspection of the existing structure's condition, both in terms of material quality and other structural properties. The method of building physical inspection used as a requirement for SLF in the field of structural safety involves visual inspection of the existing structural condition and physical testing of the structure using non-destructive testing, such as a hammer test at specific sample points. Based on the test results, for community hall buildings that are still habitable, repairs will be made, including raising the floor level, replacing the tiles, and repainting. Keywords: Community Hall, community, structural feasibility evaluation. Submit: Juni 2024 Diterima: Agustus 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Vol. 8 No. November 2024 cedera atau bahkan korban jiwa apabila balai terus digunakan tanpa perbaikan. Evaluasi bangunan fasilitas umum merupakan langkah penting dalam perencanaan serta pembangunan infrastruktur publik. Struktur bangunan yang layak akan memastikan keamanan maksimal bagi para pengguna. Hal ini mencakup kemampuan bangunan dalam menahan beban serta tekanan yang mungkin terjadi selama penggunaan normal maupun dalam situasi darurat. METODE PELAKSANAAN Pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan di RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah survei bangunan, yang mencakup peninjauan ulang dengan cara melakukan investigasi terhadap bangunan, mengukur serta memeriksa dimensi balok utama, balok tambahan, dan kolom, menilai posisi elemenelemen struktur bangunan, serta mengevaluasi fungsi ruang dalam bangunan fasilitas umum tersebut. Setelah analisis selesai, akan dilakukan evaluasi terhadap kelayakan bangunan. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas sosial dan komunitas di sekitar RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo telah mengalami peningkatan. Namun, fasilitas yang tersedia di Balai RT 04 saat ini tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Tahapan kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan berdasarkan metode POAC (Perencanaan. Pengorganisasian. Pelaksanaan, dan Pengendalia. , sebagai berikut: Perencanaan (Plannin. - Merencanakan lokasi, teknik pengolahan dan analisis data, rincian kegiatan, serta menetapkan timeline Pengorganisasian (Organizin. - Membentuk tim, melakukan koordinasi, dan membagi tugas untuk setiap kegiatan. - Melaksanakan survei pendahuluan Pelaksanaan (Actuatin. - Melakukan pengambilan data melalui survei lapangan aktual. - Melakukan pengolahan dan analisis - Melaksanakan renovasi dan analisis, memperhatikan standar Balai RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo merupakan lokasi yang strategis untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat. Di balai ini, beragam aktivitas rutin dilakukan, mulai dari pertemuan PKK, rapat warga, tempat bermain anak-anak, hingga sebagai lokasi kerja kelompok bagi remaja setempat. Bangunan Balai RT yang didirikan pada tahun 1980-an ini kini mengalami kerusakan parah akibat faktor usia dan kondisi alam. Hujan deras dengan intensitas tinggi telah menyebabkan kerusakan pada kayu penyangga atap, yang pada akhirnya membuat sebagian besar struktur atap Selain itu, lokasi balai yang berada di tepi sungai menjadikannya bangunan menjadi miring. Frekuensi berdampak pada rusaknya dinding dan lantai bangunan. Kerusakan yang terjadi ini sangat berpotensi menimbulkan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 dan spesifikasi teknis sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pengendalian (Controllin. - Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan. - Melaksanakan analisis efektivitas hasil renovasi dan revitalisasi terhadap kelayakan struktur bangunan Balai RT. pada jumlah titik pengamatan visual dan titik uji Hammer Test. Gambar 1. Diagram Alir Tahapan Kegiatan Gambar 2. Bangunan Balai RT sisi Kiri METODE PELAKSANAAN Gambaran Umum Lokasi Lokasi kepada masyarakat bagi dosen ini dilaksanakan di Bangunan Balai RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo Semarang. Dengan koordinat garis lintang 7o01Ao56,5S dan garis bujur 110o27Ao37,8AyE yang diperoleh dari pencitraan satelit Google, pada gambar dibawah ini: Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data adalah tahap penting dalam sebuah penelitian. Data yang dibutuhkan untuk penelitian ini Pemeriksaan secara visual Pengukuran dan pengujian material Analisis serta pemodelan struktur Gambar 3. Bangunan Balai RT sisi Kanan Pemeriksan Visual Langkah awal yang dilakukan pada pemeriksaan visual di lapangan adalah memeriksa kondisi bangunan secara keseluruhan dan kondisi komponen struktur terpasang. Sesuai Menteri PUPR No. 27/PRT/M/2018 SLF Bangunan Gedung pada Bab II Pasal 4 tentang penggolongan bangunan gedung dalam penyelenggaraan SLF, maka Bangunan Balai RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo Semarang Teknik Analisis Data Jenis pengabdian masyarakat ini menggunakan analisis deskriptif yang memberikan gambaran rinci mengenai kondisi tertentu tanpa menerapkan Data yang digunakan Oleh karena itu, analisis data dilakukan dengan teknik statistik, dan hasilnya akan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta ukuran ratarata, yang bertujuan untuk mendukung pencapaian tujuan penelitian. Data kualitatif diperoleh melalui inspeksi visual dan Hammer Test sebagai salah satu metode uji non-destruktif, sedangkan data kuantitatif didasarkan Berdasarkan hasil pengamatan visual terhadap Bangunan Balai RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo Semarang didapatkan data-data sebagai Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Tabel 1. Data Pengamatan Visual N Kompone Struktur Kondisi Pengujian dan simulasi struktur serta pengujian kualitas material Permen PUPR RI No. 11/PRT/M/2018 Bab i pasal 34 ayat 5 meliputi: Pengujian destruktif (Destructive Tes. Pengujian non-destruktif (NonDestructive Tes. Dari segi keamanan, efisiensi biaya, kemudahan pelaksanaan, dan keandalan, metode pengujian NonDestructive Test (NDT) lebih dipilih karena tidak memerlukan perusakan struktur selama pengujian. Pengujian NDT dilakukan dengan kaidah teknik yang sesuai dengan kondisi struktur Melalui NDT, jika kondisi struktur gedung masih baik, bangunan tersebut dapat tetap digunakan tanpa pengujian, berbeda dengan metode pengujian destruktif. Pada Bangunan Balai RT 04 RW 05 Kelurahan Mangunharjo. Semarang, pengujian yang dilakukan menggunakan metode Hammer Test. Hammer Test adalah metode praktis yang digunakan untuk memperkirakan kualitas beton. Beton pada bangunan ini memiliki mutu K-250 kg/cmA. Adapun hasil yang didapatkan dari pengujian Schmidt Rebound Hammer Test dapat dilaporkan sebagai berikut: Kuat tekan beton hasil pengujian dengan alat Schmidt Rebound Hammer Test Jumlah pengambilan data pengujian ini untuk seluruh gedung adalah 10 titik uji, dengan perincian sebagai berikut: Kolom bangunan lama (Balai RT sisi Kir. : 5 titik uji Kolom bangunan baru (Balai RT sisi Kana. : 5 titik uji Pembacaan Hammer Test pada masing-masing titik uji dan nilai kuat tekannya bisa dilihat pada lampiran. Kelay Bangunan Balai RT Kanan (Ber-cat mera. Tidak terdapat kerusakan struktur, tidak terdapat retak rambut, kondisi baik Laya Bal Tidak terdapat kerusakan struktur, tidak terdapat retak rambut, kondisi baik Layak Lan Terdapat kerusakan struktur berupa retakan-retakan pelat lantai dan keramik Cuku Laya Str 4 ur Ata Tidak terdapat kerusakan struktur, tidak terdapat kudakuda, reng, dan usuk yang patah, kondisi masih cukup baik Cuku Laya Bangunan Balai RT Kiri (Bercat Hija. Kol Tidak terdapat kerusakan struktur, namun posisi kolom sudah miring Tida Bal Terdapat lendutan balok yang sangat besar, balok tidak kuat menahan beban Tida Lan Terdapat kerusakan struktur berupa retakan-retakan pelat lantai dan keramik Tida 4 Stru Ata Vol. 8 No. November 2024 Struktur atap runtuh Tida Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Beberapa Hasil dari uji hammer dapat dilihat pada gambar dibawah ini : Vol. 8 No. November 2024 HASIL PENGUJIAN HAMMER TEST Tabel 2. Data hasil pengujian hammer test KOLOM KOLOM KOLOM KOLOM POSISI/LOKASI kolom bangunan Balai RT sisi Kanan R min HASIL PENGUJIAN HAMMER TEST RATA - RATA RATA-RATA K/B/P KOLOM KOLOM KOLOM KOLOMFIXKOLOM POSISI/LOKASI R terkoreksi 36 36 32 32 30 30 31 SIMPANGAN 31 32 42 BAKU 34 34 36 36 30 30 38 38 KOEF. 34 34 32 32 39 39 32 32 33 33 33 33 39 39 30 VARIASI 30 30 42 35 35 31 31 30 30 30 SUDUT 30 30 40 35 35 33 33 38 38 30 TEMBAKAN 30 35 35 36 36 33 33 38 38 31 PERKIRAAN 31 36 36 34 34 33 33 33 33 30KUAT 30 TEKAN 34 34 32 32 36 36 32 32 33 34 35 35 30 30 30 30 30 30 35 35 R maks 38 Rata-rata 36 kekuatan tekan struktur R min 30 sampel30kolom bangunan Balai RT RATA - RATA 31,4sisi Kanan 32,9 adalah 319,12 kg/cmA. RATA-RATA standar mutu K-250. 31,4 memenuhi FIX Sebaliknya, rata-rata kekuatan tekan R terkoreksi sampel kolom di sisi Kiri SIMPANGAN 133,08 kg/cmA, yang belum BAKU mencapai mutu K-250. Struktur KOEF. VARIASI di sisi Kanan telah melalui SUDUT teknis dan 0 evaluasi TEMBAKAN hasilnya menunjukkan bahwa kekuatan PERKIRAAN cukup memadai untuk KUAT TEKAN K/B/P menopang beban yang ada. Namun, struktur bangunan di sisi Tabel 3. Data hasil pengujian hammer test Kiri menunjukkan sejumlah kelemahan kolom bangunan Balai RT sisi Kiri HASIL PENGUJIAN HAMMER TESTsignifikan, baik dari segi material yang K/B/P K hasil evaluasi teknis. KOLOM KOLOM KOLOM KOLOM Struktur KOLOM ini tidak memenuhi standar POSISI/LOKASI yang ditetapkan. Beberapa 26 26 22 22 20 20 23 23 22 22 elemen penyangga utama menunjukkan 22 22 20 20 20 20 20 20 20 20 dan deformasi, yang 22 22 25 25 22 22 22adanya 22 keretakan serius terkait 22 22 22 22 20 20 22 22 22 22 stabilitas bangunan secara 25 25 20 20 20 20 22kekuatan 25 25 20 20 20 20 20keseluruhan. 20 25 25 Kondisi ini sangat 26 26 22 22 20 20 21mengkhawatirkan, 21 26 26 karena bangunan 22 25 22 22 20 20 20berisiko 20 22mengalami kerusakan lebih 22 22 21 21 23 23 23 23 22 22 lanjut dan dapat membahayakan 25 25 21 21 22 22 20 20 25 25 R maks Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Gambar 4. Proses pengambilan data Hammer Test Vol. 8 No. November 2024 Gambar 5. Respon Spektrum Struktur menggunakan sistem portal terbuka, dengan kolom dan balok yang dibuat dari beton bertulang. Material yang dipakai untuk merencanakan dan membangun struktur bangunan ini adalah beton bertulang. Pendefinisian material akan dilakukan melalui program SAP 2000 Ver. Beton bertulang yang digunakan pada struktur ini memiliki mutu beton fAoc = 31 MPa pada bangunan Balai RT sisi Kanan, dan fAoc = 19 MPa pada bangunan Balai RT sisi Kiri sesuai hasil uji Hammer Test. Baja tulangan yang digunakan untuk diameter di bawah 10 mm adalah baja polos U-24 dengan fy = 240 MPa, sementara untuk diameter di atas 10 mm menggunakan baja tulangan deform U-40 dengan fy = 400 MPa, sesuai data penulangan awal. Dari hasil permodelan struktur yang dilakukan, bangunan lama di sisi Balai ketidakmampuan dalam memenuhi standar kekuatan dan stabilitas yang Analisis menunjukkan bahwa elemen-elemen utama seperti kolom dan balok pada bangunan lama tidak mampu menahan beban, baik beban mati maupun beban hidup, sehingga rentan terhadap kerusakan dan gagal memenuhi syarat kelayakan struktur. Sebaliknya, hasil permodelan struktur pada bangunan baru di sisi kanan menunjukkan performa yang jauh lebih baik. Semua elemen struktural dirancang dan dibangun sesuai standar teknis yang Bangunan baru ini memiliki kekuatan dan stabilitas yang cukup Simulasi Struktur SAP2000 Simulasi struktur untuk Bangunan Balai RT 04 RW 05 di Kelurahan Mangunharjo. Semarang, dilakukan dengan asumsi bahwa sistem struktur yang digunakan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa. Pembebanan gravitasi pada elemen balok dimodelkan sebagai beban seragam yang diterima Simulasi beban gempa dianalisis menggunakan metode statik ekuivalen, yang bekerja pada pusat massa setiap lantai Hasil analisis struktur yang diharapkan dari penggunaan program SAP2000 ini mencakup gaya-gaya internal . aya aksial, gaya geser, dan mome. , perpindahan titik nodal, serta reaksi tumpuan dari setiap elemen atau komponen struktur. Data adalah sebagai berikut: A Bangunan sederhana dengan 1 A Tinggi lantai: 4 meter A Dimensi bangunan: panjang 5 meter dan lebar 5 meter Data gempa diambil dari Puskim Kementerian PU, dengan lokasi sesuai koordinat Transmart Majapahit di Semarang, dan tanah diasumsikan memiliki kategori tanah sedang. Sistem gempa menggunakan Spektrum Respon dengan arah Ux dan Uy, sesuai dengan sistem gempa dalam SAP2000 dan mengacu pada SNI Gempa 1726-2019. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) untuk menahan berbagai jenis beban, serta memenuhi semua persyaratan kelayakan struktur, sehingga dapat kenyamanan bagi para penggunanya. Vol. 8 No. November 2024 KESIMPULAN Hasil interpretasi merupakan hasil normatif sementara yang dapat dijadikan acuan terhadap tingkat keandalan bangunan gedung pada taraf pengamatan visual, bahwa: Bangunan Balai RT sisi kanan . ercat mera. tidak mengalami kerusakan yang berarti, sehingga kategori andal atau laik fungsi, yang kerusakan/kekurangan komponen-komponen Namun karena kondisi keramik lantai mayoritas sudah pecah, maka Bangunan Balai RT sisi kiri . er-cat hija. mengalami kerusakan struktur yang cukup fatal pada bagian kolom, balok, dan struktur atap. Sehingga tidak memenuhi kategori andal atau tidak laik fungsi. Metode pemeriksaan fisik bangunan yang digunakan sebagai syarat SLF bidang keselamatan struktur adalah dengan menggunakan pemeriksaan visual terhadap keadaan eksisting struktur dan pengujian fisik struktur dengan non destructive test berupa hammer test pada titik-titik sample Berdasarkan pengujian hammer test di lapangan didapatkan data kualitas beton pada balok dan kolom cukup baik pada bangunan Balai RT sisi kanan . ercat mera. , dan kualitas balok dan kolom yang sudah mengalami tekuk kolom dan lendutan balok yang cukup fatal untuk dilakukan perbaikan dan sudah tidak layak huni pada bangunan Balai RT sisi kiri . er-cat hija. Dari hasil analisis struktur dengan menggunakan program SAP2000 Revitalisasi Bangunan Revitalisasi bangunan Balai RT dilakukan melalui beberapa tahap fungsionalitas dan estetika bangunan. Proses ini diawali dengan peninggian mengurangi risiko banjir sekaligus memberikan kestabilan lebih baik pada Setelah lantai dinaikkan, langkah selanjutnya adalah mengganti keramik lama dengan keramik baru yang memiliki kualitas lebih baik dan daya tahan lebih tinggi, sehingga memberikan nuansa interior yang lebih segar dan modern. Sebagai langkah akhir, dinding bangunan dicat ulang menggunakan warna-warna cerah, tidak hanya untuk memperbaiki penampilan visual tetapi juga melindungi dinding dari kerusakan akibat kondisi cuaca. Dengan rangkaian langkah tersebut, revitalisasi ini berhasil menciptakan lingkungan yang lebih masyarakat sekitar. Gambar 7. Proses Perbaikan dan Pengecatan Balai RT Gambar 8. Tampilan Balai RT sisi Kanan yang telah dilakukan revitalisasi Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) maka didapat kesimpulan sebagai untuk bangunan Balai RT sisi kiri . er-cat hija. Perhitungan beban aksial dan beban geser pada tiap type kolom struktur pada kondisi pembebanan eksisting sudah dalam kondisi mendekati batas kegagalan struktur terhadap beban aksial dan geser. Pada kondisi pembebanan eksisting dinyatakan tidak aman terhadap lentur dan geser. untuk bangunan Balai RT sisi kanan . er-cat mera. Perhitungan beban aksial dan beban geser pada tiap type kolom struktur pada kondisi pembebanan eksisting masih dalam kondisi batas aman terhadap beban aksial dan geser. Vol. 8 No. November 2024 atas dukungan finansial yang telah diberikan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Bantuan yang kami terima tidak hanya memungkinkan terlaksananya program ini dengan baik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kami untuk terus dengan lebih semangat. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin, dan kita bersama-sama dampak positif yang lebih luas di masa yang akan datang. DAFTAR PUSTAKA Fakultas Teknik. Panduan Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Fakultas Teknik. GpI FT. Universitas Negeri Semarang, 2020. Badan Standardisasi Nasional. SNI ASTM C805:2012. Metode Uji Angka Pantul Beton Keras (ASTM C 805-02. IDT). Badan Standardisasi Nasional. Indonesia Badan Standardisasi Nasional. SNI 034430-1997. Metode Pengujian Kuat Tekan Elemen Struktur Beton Dengan Alat Palu Beton Tipe N dan NR. Badan Standardisasi Nasional. Indonesia Undang-undang No. 28/2002, Bangunan Gedung. Indonesia Peraturan Menteri PU RI No. 25/2007, Pedoman Sertifikat laik Fungsi Gedung Peraturan Menteri PUPR No. 11/PRT/M/2018. Tim Ahli Bangunan Gedung. Pengkaji Teknis, dan Penilik Bangunan Peraturan Menteri PUPR No. 19/PRT/M/2018, Penyelenggaraan Izin . Pada kondisi pembebanan eksisting dinyatakan masih dalam batas aman terhadap lentur dan geser. Kondisi perhitungan penulangan struktur aman tidak terjadi o/s . ver strengt. pada frame balok dan kolom. Keterbatasan biaya pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengakibatkan perbaikan hanya dapat dilakukan pada Balai RT sisi kanan yang mengalami kerusakan struktur minor. Perbaikan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengecatan kembali. UCAPAN TERIMA KASIH