Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 DOI: https://doi. org/10. 59031/jkppk. MENGIMPLEMENTASIKAN BAHASA. LOGIKA. KODE. DAN SIMBOL DALAM KOMUNIKASI PEMBELAJARAN DI TK AN NIZAM Amelianda Amelianda1. Fiki Triwidia Saputri2. Maria Agustina Naibaho3. Elya Siska Anggraini4 Universitas Negeri Medan1-4 Jl. William Iskandar Ps. Kenangan Baru. Kec. Percut Sei Tuan. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara 20221 Amelianda : amelsembiring207@gmail. Abstract. Effective communication is critical in early childhood education, as it lays the foundation for future academic success and social skills. However, the complexity of communication in this age group can be challenging, especially in terms of the application of language, logic, codes and symbols. This research was conducted using qualitative methods by interviewing one of the teachers at An Nizam Kindergarten. This research was also carried out through direct observation and seeing how teachers, children and parents communicate effectively. The data that has been collected through observation is analyzed in a qualitative descriptive manner. This research aims to determine the implementation of these elements in early childhood education communication, exploring their impact on children's learning outcomes. The study found that the integration of language, logic, code, and symbols in early childhood educational communication significantly improves children's cognitive development, problem-solving skills, and language proficiency. These findings suggest that teachers should incorporate these elements into their teaching practices to create more engaging and effective learning This research contributes to existing knowledge by providing insight into the importance of integrating language, logic, code, and symbols in early childhood education communication. Keywords: Language. Abstrak Komunikasi yang efektif sangat penting dalam pendidikan anak usia dini, karena komunikasi ini meletakkan dasar bagi keberhasilan akademis dan keterampilan sosial di masa depan. Namun, kompleksitas komunikasi pada kelompok usia ini dapat menjadi tantangan, terutama dalam hal penerapan bahasa, logika, kode, dan simbol. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan mewawancarai salah satu guru yang ada di TK An Nizam. Penelitian ini juga dilakukan memalui observasi secara langsung dan melihat bagaimana cara guru, anak, dan orang tua dalam berkomunikasi yang efektif. Data-data yang sudah terkumpul melalui observasi di analisis secara deskriptif kualitatif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi unsur-unsur tersebut dalam komunikasi pendidikan anak usia dini, menelusuri dampaknya terhadap hasil belajar Studi tersebut menemukan bahwa integrasi bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini secara signifikan meningkatkan perkembangan kognitif anak, keterampilan pemecahan masalah, dan kemahiran berbahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa guru harus memasukkan unsur-unsur ini ke dalam praktik pengajaran mereka untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengetahuan yang ada dengan memberikan wawasan tentang pentingnya mengintegrasikan bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini. Received Juni 10, 2024. Accepted Juni 15, 2024. Published Juli 31, 2024 * Amelianda : amelsembiring207@gmail. Mengimplementasikan Bahasa. Logika. Kode. Dan Simbol Dalam Komunikasi Pembelajaran Di TK An Nizam Kata kunci: Bahasa. LATAR BELAKANG Pendidikan anak usia dini merupakan periode penting dalam kehidupan seorang anak, karena pendidikan menentukan tahapan keberhasilan akademis dan keterampilan sosial di masa depan. Komunikasi yang efektif sangat penting dalam kelompok usia ini, karena memungkinkan anak-anak mengekspresikan pikiran, kebutuhan, dan perasaan mereka secara efektif. Namun, kompleksitas komunikasi dalam pendidikan anak usia dini dapat menjadi tantangan, terutama dalam penerapan bahasa, logika, kode, dan simbol. Elemen-elemen ini sangat penting dalam memfasilitasi pembelajaran dan pemahaman anak-anak tentang dunia di sekitar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini, menelusuri dampaknya terhadap hasil belajar anak. Bahasa adalah alat komunikasi yang mendasar, dan perkembangannya sangat penting dalam pendidikan anak usia dini. Anak-anak belajar bahasa melalui interaksi dengan lingkungannya dan orang-orang disekitarnya. Logika, kode, dan simbol juga merupakan elemen penting dalam komunikasi, karena memungkinkan anak-anak memahami dan mengekspresikan ide dan konsep yang kompleks. Integrasi unsurunsur tersebut dalam komunikasi pendidikan anak usia dini dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak, keterampilan pemecahan masalah, dan kemampuan Namun penerapan elemen-elemen ini dapat menjadi tantangan, terutama bagi guru yang mungkin tidak memiliki pelatihan atau sumber daya yang Dihipotesiskan bahwa integrasi bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini akan secara signifikan meningkatkan perkembangan kognitif anak, keterampilan pemecahan masalah, dan kemahiran KAJIAN TEORITIS Perkembangan bahasa, simbol, dan logika merupakan aspek penting dalam komunikasi anak usia dini. Usia dini adalah periode kritis di mana anak-anak mulai mengembangkan keterampilan komunikasi yang akan mempengaruhi kemampuan mereka di masa depan. Studi terbaru menyoroti berbagai pendekatan dan temuan dalam JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 bidang ini, yang membantu memahami bagaimana anak-anak memperoleh dan menggunakan bahasa serta simbol untuk berkomunikasi dan berpikir logis. Perkembangan Bahasa pada Anak Usia Dini Bahasa adalah alat utama komunikasi yang dikembangkan anak sejak dini. Menurut penelitian terbaru, perkembangan bahasa melibatkan beberapa tahapan, mulai dari penguasaan fonologi, leksikal, sintaksis, hingga pragmatik. Fonologi: Anak-anak mulai dengan babbling dan secara bertahap menguasai bunyibunyi dasar bahasa ibu mereka. Penelitian menunjukkan bahwa stimulasi lingkungan berperan penting dalam perkembangan fonologi anak (Jones & Smith, 2. Leksikal: Perbendaharaan kata anak berkembang pesat pada usia dini. Studi menunjukkan bahwa interaksi verbal dengan orang dewasa dan sesama anak sangat mempengaruhi pertumbuhan kosakata (Hart & Risley, 2. Sintaksis dan Pragmatik: Anak-anak belajar membentuk kalimat dan memahami konteks sosial dalam berkomunikasi. Penelitian oleh Hoff . menunjukkan bahwa pemaparan terhadap bahasa yang kaya dan beragam meningkatkan kemampuan sintaksis dan pragmatik anak. Penggunaan Simbol dalam Komunikasi Anak Simbol, seperti gambar, tulisan, dan tanda, memainkan peran penting dalam komunikasi anak usia dini. Penggunaan simbol membantu anak-anak memahami konsep abstrak dan mengembangkan kemampuan berpikir simbolis. Simbol Visual: Gambar dan ikon membantu anak-anak mengasosiasikan objek dengan kata dan konsep. Studi oleh Callaghan & Rankin . menemukan bahwa penggunaan buku bergambar dan alat bantu visual lainnya dapat meningkatkan pemahaman simbolis pada anak. Tulisan: Proses belajar menulis dan membaca memperkenalkan anak pada sistem simbolik yang kompleks. Menurut penelitian Neuman & Roskos . , keterlibatan aktif dalam kegiatan literasi, seperti membaca bersama dan menulis nama sendiri, sangat penting untuk perkembangan literasi dini. JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 Mengimplementasikan Bahasa. Logika. Kode. Dan Simbol Dalam Komunikasi Pembelajaran Di TK An Nizam Permainan Simbolik: Anak-anak sering menggunakan permainan simbolik untuk mengekspresikan ide dan emosi mereka. Studi oleh Pellegrini . menunjukkan bahwa permainan simbolik terkait erat dengan perkembangan kognitif dan sosial. Logika dalam Perkembangan Kognitif Anak Logika adalah kemampuan untuk berpikir secara rasional dan membuat kesimpulan yang Perkembangan logika pada anak usia dini seringkali diintegrasikan dengan perkembangan bahasa dan simbol. Penyelesaian Masalah: Anak-anak mulai mengembangkan kemampuan logis melalui penyelesaian masalah sederhana. Penelitian oleh Gopnik et al. menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah memiliki perkembangan logika yang lebih baik. Klasifikasi dan Kategorisasi: Anak-anak belajar mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik tertentu, yang merupakan dasar dari pemikiran logis. Studi oleh Markman . menunjukkan bahwa kemampuan untuk mengkategorikan benda adalah tanda penting perkembangan logika. Pemahaman Sebab-Akibat: Mengerti hubungan sebab-akibat adalah bagian penting dari logika. Penelitian oleh Siegler & Alibali . menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam eksplorasi lingkungan mereka secara aktif mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep sebab-akibat METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan mewawancarai salah satu guru yang ada di TK An Nizam. Penelitian ini juga dilakukan memalui observasi secara langsung dan melihat bagaimana cara guru, anak, dan orang tua dalam berkomunikasi yang efektif. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menemukan bahwa integrasi bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini secara signifikan meningkatkan perkembangan kognitif anak, keterampilan pemecahan masalah, dan kemampuan berbahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa guru harus memasukkan unsur-unsur ini ke dalam praktik pengajaran mereka untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif. Temuan studi tersebut mendukung pentingnya mengintegrasikan bahasa, logika, kode. JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini. Hasilnya menunjukkan bahwa unsur-unsur ini sangat penting dalam memfasilitasi pembelajaran dan pemahaman anakanak tentang dunia di sekitar mereka. Temuan penelitian ini juga menyoroti perlunya guru menerima pelatihan tentang bagaimana menerapkan elemen-elemen ini secara efektif dalam praktik pengajaran mereka. Bahasa Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang. Dan merupakan alat komunikasi utama yang paling efektif dalam kehidupan pergaulan sosial. Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain yang erat dengan kaitannya perkembangan berpikir individu dan membedakan manusia dengan hewan. Perkembangan berpikir individu tampak dalam perkembangan bahasanya yaitu kemampuan membentuk pengertian menyusun pendapat dan menarik kesimpulan. Dan penggunaan bahasa memiliki dampak langsung pada proses pembelajaran. Dan pengajaran yang efektif yang memerlukan pemilihan kata dan penjelasan yang tepat untuk memastikan pemahaman yang maksimal. Dalam penelitian penggunaan bahasa yang jelas dan logika yang kuat dalam komunikasi pendidikan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep yang diajarkan karena komunikasi dalam konteks pendidikan bukan hanya sebatas penyampaian informasi tetapi juga mencakup pengembangan hubungan yang mendukung pembelajaran dengan menganalisa memahami peran bahasa, logika dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif dan inklusif. Bahasa mempunyai makna yang dalam dan beragam serta tujuan yang luas dalam konteks pengembangan pribadi dan sosial. Logika Logika adalah pandangan atau gagasan yang mencegah seseorang bertindak di luar akal sehat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), logika memiliki dua pengertian, yaitu mengetahui kaidah berpikir dan cara berpikir rasional. Secara etimologis, logika berasal dari bahasa Latin logos yang berarti kata-kata. Istilah logo berasal dari kata sifat ronique, yang berarti semangat atau kata. Dari sudut pandang etimologis ini, istilah logika berasal dari kata Yunani logos dan mencakup beberapa arti seperti ucapan, bahasa, kata, pemahaman, pikiran, kecerdasan, dan ilmu pengetahuan. Kata logo berasal dari kata sifat logika. Kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Orang berbicara dan bertindak secara logis, melawan tindakan tidak logis. JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 Mengimplementasikan Bahasa. Logika. Kode. Dan Simbol Dalam Komunikasi Pembelajaran Di TK An Nizam prosedur logis, penjelasan logis, penalaran logis. Logika disamakan dengan kata rasional. Logika juga sebagai bentuk komunikasi yang menggunakan prinsip-prinsip logika untuk menyampaikan ide atau argumen dengan jelas dan rasional. Komunikasi Komunikasi merupakan suatu proses pertukaran ide, pesan dan konteks serta interaksi sosial termasuk aktivitas pokok dalam kehidupan manusia. Melalui komunikasi manusia bisa mengenal satu sama lain, menjalin hubungan, membina kerjasama saling mempengaruhi bertukar ide dan pendapat. Sebagai suatu proses penyampaian pesan dari sumber ke penerima pesan dengan maksud untuk mempengaruhi penerima pesan. Komunikasi adalah suatu proses yakni aktivitas untuk mencapai tujuan komunikasi itu sendiri dan komunikasi juga memiliki tiga komponen yang harus ada yaitu sumber pesan, pesan dan penerima pesan. Komunikasi verbal Aktivitas manusia dalam berkomunikasi yang paling mudah dikenali adalah komunikasi melalui kata-kata atau komunikasi verbal dalam konteks pembelajaran komunikasi verbal itu cukup menarik karena dilakukan baik oleh pendidik maupun peserta didik komunikasi verbal atau verbal communication terdiri dari. Komunikasi lisan atau oral communication di mana komunikasi yang dilakukan dengan mengucapkan kata-kata oleh komunikator. Contohnya yang bisa kita lihat atau yang kita teliti itu seperti seorang guru berbicara kepada anak-anak muridnya dan memberikan Komunikasi tulisan atau written communication. Di mana komunikasi ini berupa katakata atau pesan yang disampaikan melalui tulisan yang memiliki peran dan fungsi yang tidak kalah pentingnya dibanding dengan komunikasi lisan karena komunikasi tulisan ini memiliki hal yang tersendiri jika komunikasi lisan bisa aja dipengaruhi oleh pelaku komunikasi lisan itu sendiri maka komunikasi tulisan lebih bersifat tertata terstruktur dan ada aturan dan kaidah yang perlu dipatuhi. Sebagai contoh yang bisa kita amati di sekitar adalah seorang guru merancang bahan ajar yang akan dipelajari siswa maka bahan ajar tersebut harus menggunakan bahasa tulisan yang baik dan benar. Jadi kode verbal dalam pemakaian yaitu menggunakan bahasa karena bahasa dapat didefinisikan sebagai seperangkat kata yang telah disusun secara terstruktur sehingga menjadi perkumpulan JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 kalimat yang mengandung arti. Penggunaan bahasa dalam komunikasi berfungsi sebagai sarana untuk mempelajari tentang dunia di sekitar kita untuk membina hubungan baik diantara sesama manusia. Melalui bahasa kita bisa mengetahui sikap, perilaku dan pandangan orang lain dan menjelaskan bagaimana proses manusia untuk memiliki kemampuan berbahasa. Komunikasi non verbal Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang disampaikan dengan isyarat yang bukan kata-kata atau melalui simbol atau lambang. Seorang ahli berpendapat bahwa komunikasi non verbal mencakup semua rangsangan atau kecuali rangsangan verbal dalam suatu pengaturan komunikasi yang dihasilkan oleh individu dan penggunaan lingkungan oleh individu yang mempunyai nilai pesan bagi pengirim atau penerima baik yang disengaja maupun tidak. Berbeda dengan komunikasi verbal yang menggunakan kata-kata. Komunikasi non verbal ini menggunakan gerakan tubuh sikap tubuh, vokal selain kata-kata, kontak mata, yang ekspresi wajah atau muka, kedekatan, dan sentuhan banyak pesan dan informasi yang dapat disampaikan dengan komunikasi non verbal seperti cara duduk cara berjalan cara berpakaian dan sebagainya merupakan bagian dari komunikasi non verbal yang perlu diperhatikan. Contoh jika kita sedang mengikuti tes wawancara atau panggilan kerja maka perhatikan cara berpakaian, cara berdandan dan cara lainnya. Berikut adalah gerakan atau simbol dari komunikasi non verbal: Emblems, adalah isyarat yang berarti langsung pada simbol yang dibuat oleh gerakan badan contohnya mengangkat jari dengan membentuk v yang artinya victory atau Illustrators yang artinya isyarat yang dibuat dengan gerakan-gerakan badan untuk menjelaskan sesuatu misalnya besarnya barang atau tinggi rendahnya suatu objek contoh gerakan tangan seorang guru geografi yang membuat lingkaran ketika menegaskan bahwa bumi itu berbentuk bulat. Affect display maknanya isyarat yang dilakukan karena adanya dorongan emosional sehingga berpengaruh terhadap ekspresimu misalnya tertawa menangis dan tersenyum atau sinis. Contohnya ketika seorang guru muda pertama kali tampil mengajar di depan JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 Mengimplementasikan Bahasa. Logika. Kode. Dan Simbol Dalam Komunikasi Pembelajaran Di TK An Nizam kelas wajahnya menjadi kaku dan tegang karena merasa tertekan karena belum terbiasa menghadapi siswa-siswi di dalam kelas. Regulators adalah gerakan-gerakan tubuh yang terjadi pada daerah kepala, seperti mengangguk sebagai tanda setuju atau menggeleng sebagai tanda menolak. Adaptorys adalah gerakan badan yang dilakukan sebagai tanda kejengkelan misalnya menggerutu dan mengepalkan tinju. Sebagaimana ekspresi wajah guru, gerakan tubuh dan intonasi suara berperan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif. Dan komunikasi kontak mata yang baik dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkuat hubungan antara guru dan siswa. Adapun bahasa tubuh atau bahasa badan dari komunikasi non verbal adalah sebagai berikut:a. Gerakan badan, kaki dan tangan b. Gerakan matac. Ekspresi wajahd. Sentuhane. Kedekatan dan ruang f. Postur atau sikap tubuh (Nofrion, 2018, p. Hasil Lembar Observasi Pertanyaan Anak-anak E berbicara dan berinteraksi dengan teman-teman serta Kemampuan anak-anak E untuk menjelaskan ide atau cerita dengan bahasa yang Anak-anak E pemahaman terhadap intruksi dan tugas yang diberikan oleh Ekspresi wajah anak-anak atau reaksi terhadap apa yang mereka dengar. JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 Anak-anak E bahasa tubuh,seperti gerakan tangan atau ekspresi,untuk verbal mereka. Kemampuan anak-anak E untuk mendengarkan dengan penuh perhatian saat guru atau teman-teman berbicara. Anak-anak mampu meminta kesulitan atau tidak mengerti E Interaksi sosial anak-anak kata-kata teman-teman Anak-anak E kemampuan untuk berbagi kegiatan kelompok. Respons anak-anak terhadap pujian atau umpan balik apresiasi dan motivasi. Anak-anak mereka pelajari atau alami dalam bahasa mereka sendiri. JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 Mengimplementasikan Bahasa. Logika. Kode. Dan Simbol Dalam Komunikasi Pembelajaran Di TK An Nizam Ekspresi emosi anak-anak kata-kata dan ekspresi wajah yang sesuai. Anak-anak E bahasa yang kreatif untuk Kemampuan anak-anak E untuk berminta izin atau Respons anak-anak terhadap E yang jelas. Anak-anak E mengekspresikan kebutuhan mereka yang jelas. Kemampuan anak-anak E untuk mengikuti aturan atau Anak-anak insiatif untuk memulai atau bergabung dalam percakapan atau kegiatan. JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 Respons anak-anak terhadap E pemikiran kritis atau refleksi Anak-anak E membangun hubungan yang positif dengan teman-teman Kemampuan anak-anak E untuk mengekspresikan ide atau pendapat mereka dengan percaya diri. Anak-anak E kemampuan untuk menahan diri dan mendengarkan saat orang lain. Ekspresi anak-anak E atau interpretasi atas cerita atau situasi yang diberikan. Anak-anak E keterampilan berbicara dan Catatan : Ceklis setiap kolom sesuai dengan pertanyaan dan kondisi sebenarnya. Keterangan : 1 = Sangat Kurang 2 = Kurang 3 = Baik JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 Mengimplementasikan Bahasa. Logika. Kode. Dan Simbol Dalam Komunikasi Pembelajaran Di TK An Nizam 4 = Sangat Baik Dari hasil penelitian yang telah dilakukan di TK An Nizam maka dapat menunjukkan bahwa komunikasi yang di terapkan oleh guru-gurudi Tk tersebutmemiliki dampak yang positifterhadap pembelajaran anak usia dini. Berikut adalah hasil wawancara ang telah kelompok kamidapatkan: Bagaimana cara umi dapa tmeningkatkan aktivitas komunikasi dalam pembelajaran dan pengajaran. Jawab: Biasa nya kita sebagai umimengajak anak bermain, sambil memberikan gerak Aegerakan dengan lagu,dan tepuk tepukan semangat agar mau mengikuti gerakan kita,melalui komunikai kita dengan dia dengan cara gerak-gerak sambal joget dan bertepuk tangan. Apakah umi menggunakan strategi komunikasi yang efektif dalam mengajar dan bagaimana cara umi melakukannya: Jawab: Iya. Dengan cara berinteraksi dengan anak itu mengajar dia dengan cara bermain,kebutulan kita di play group itu bermain sambil belajar,menulis. Adakah kendala umi dalam berkomunikasi dengan anak dan bagaimana cara umi Jawab: Ada, cara mengatasinya yaitu biasanya dalam Perbedaan Bahasa Anak usia dini belum memiliki kosa kata yang luas sehingga sulit untuk mengungkapkan perasaan atau kebutuhan mereka secara jelas. Cara mengatasinya dengan cara melakukan pendekatan kepada anak , ketikakita sudah seringBersama akhirnya ibu dapat memahami dan mengerti apa maksut si anak. Apakah ada anak yang speech delay dan bagaiamana cara umi mengatasinya: Jawab: Untuk anak yang speech dealay tidak ada,namun untuk anak yang autis ada biasanya kita sebagai guru membantu dan mendampingi anak tersebut dalam melakukan kegiatan atau hal-hal yang lain, karena jika tidak dibantu anak tersebutakan diam saja dan tidak mendengarkan perintah guru. Bagaimana cara umi untuk berkomunikasi efekti dengan orang tua agar orang tua dapat paham akan perkembangan anaknya: JKPPK AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 97-110 Jawab: Biasa nya umi sebagai gurulangsung berkomunikasi kepada orang tua,ketika orang tuaanak sedang menjemput. Saya menjelaskan terkait apa sajayang terjadi dan yang dilakukan oleh si anak,dengan kalimat yang jelas dan detail kepada orangtua. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat kami simpulkan bahwa strategi komunikasiyang diterapkan di TK AN-NIZAMkhusus nya untuk anak usia 3-4 tahun yaitu dengan cara Bermain sambil belajar, seperti bernyanyi menggunakan gerakgerakan, sehingga anak tersebut dapat menambah kosakata nya. Selain itu guru juga bekerjasama oleh orang tua murid sehingga dapat membantu dan membangun perkembangan anak yang positif dengan orang lain maupun dengan teman nya. Dalam komunikasi efektif dengan anak usia 3-4 tahun adalah menjadi pendengar yang baik, menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti, menciptakan suasanayang amandan nyaman,serta berkomunikasi secara konsisten dan berkelanjutan. Dengan menerapkan komunikasi yang efektif, kitadapat membantu anak usia dini untuk mencapai potensi penuh mereka dan menjadi individu yang mandiri,dan bertanggung jawab. UCAPAN TERIMA KASIH