Vol 1 No. 4 Oktober 2024 P-ISSN : 3047-2806 E-ISSN : 3047-2075. Hal 01 - 10 JURNAL PADAMU NEGERI Halaman Jurnal: https://journal. id/index. php/jpn Halaman UTAMA Jurnal : https://journal. DOI: https://doi. org/10. 69714/feec9e73 PENYULUHAN TATA KELOLA DANA KAS KECIL MENGGUNAKAN METODE SALDO DANA TETAP BAGI UMKM DI YAYASAN KIBAR FOUNDATION Dicky Arisudhanaa. Mia Laksmiawatib. Sugeng Priyantoc. Taqwa Putra Budi Purnomo Sidi Hiram d* a Fakultas Ekonomi & Bisnis / Program Studi Akuntansi, dicky. arisudhana@budiluhur. Universitas Budi Luhur Jakarta Selatan b Fakultas Ekonomi & Bisnis / Program Studi Manajemen, mia. laksmiwati@budiluhur. Universitas Budi Luhur Jakarta Selatan c Fakultas Ekonomi & Bisnis / Program Studi Manajemen, sugeng. priyanto@budiluhur. Budi Luhur Jakarta Selatan d Fakultas Ekonomi & Bisnis / Program Studi Manajemen Bencana, taqwa. putra@budiluhur. Universitas Budi Luhur Jakarta Selatan Korespondensi ABSTRACT This community service activity was carried out at the Kibar Foundation. Participants in this activity were Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. who live in the Special Capital Region of Jakarta. The city of Jakarta as the capital of the Republic of Indonesia has community potential and resources that support entrepreneurial activities. This condition is proven by the increasing number of members of MSME business actors at the Kibar Foundation every year. In line with the increase in the number of MSME business actors, there are several problems faced by them, namely the low level of knowledge and understanding in managing, recording, reporting and accounting for petty cash funds, especially using the imprest fund method. The aim of this community service activity is to provide knowledge and understanding through counseling and outreach related to the problems faced by MSME business actors at the Kibar Foundation, namely managing petty cash funds to finance relatively small expenditures with a frequency of transactions are high. The method used in community service activities is the lecture method which is then followed by discussion, questions and answers and case simulations. Evaluations carried out before the end of the activity showed that the majority of participants understood and really understood the counseling or socialization material presented. The evaluation results also illustrate that all participants who attended the activity felt they had benefited and were satisfied with the implementation of this activity. Keywords: Kibar Foundation UMKM, petty cash fund Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Yayasan Kibar Foundation. Partisipan kegiatan ini adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berdomisili di wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Kota Jakarta sebagai ibu kota negara Republik Indonesia memiliki potensi masyarakat dan sumberdaya yang mendukung kegiatan berwirausaha. Kondisi ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah anggota para pelaku usaha UMKM di Yayasan Kibar Foundation di setiap tahun. Sejalan dengan bertambahnya jumlah pelaku usaha UMKM tersebut terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mereka yaitu rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman di dalam mengelola, mencatat, melaporkan dan mempertanggungjawabkan dana kas kecil khususnya dengan menggunakan metode saldo dana tetap . mprest fun. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman melalui penyuluhan dan sosialisasi yang terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku usaha UMKM di Yayasan Kibar Foundation yaitu pengelolaan dana kas kecil guna membiayai pengeluaran-pengeluaran dana yang relatif berjumlah kecil dengan frekuensi keterjadian transaksinya tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah metode ceramah yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab dan Received Agustus 25, 2024. Revised September 1, 2024. Accepted Oktober 12, 2024. Oktober 18, 2024 Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 simulasi kasus. Evaluasi yang dilakukan menjelang kegiatan berakhir menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memahami dan sangat memahami materi penyuluhan atau sosialisasi yang disampaikan. Hasil evaluasi juga menggambarkan bahwa semua peserta yang hadir mengikuti kegiatan merasa memperoleh manfaat dan puas dengan pelaksanaan kegiatan ini. Kata kunci: UMKM Yayasan Kibar Foundation, dana kas kecil PENDAHULUAN Yayasan Kami Bangun Indonesia Raya adalah nama resmi yayasan yang tertulis dalam Akta Pendirian No. Tanggal 15 Juni 2017 oleh Notaris-PPAT Dedi Hartono. Kn. , yang kemudian disingkat menjadi Kibar Foundation. Yayasan ini didirikan dengan tujuan utama membangun Indonesia Raya, seperti termaktub dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya: membangun jiwa dan badannya, menyadarkan hati dan budinya, serta memajukan negeri dan pandunya. Yayasan berlokasi di: Jl. Pepaya Raya No. RT. 2/RW. Jagakarsa. Kec. Jagakarsa. Kota Jakarta Selatan. Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12620. Indonesia. Yayasan Kami Bangun Indonesia Raya (KIBAR FOUNDATION). Saat ini Yayasan Kibar bergerak di tiga bidang. Bidang Sosial. Bidang Pendidikan. Bidang Ekonomi. Yayasan Kami Bangun Indonesia Raya (Kibar Foundatio. menaungi dan membina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan memiliki jumlah anggota sebanyak 200 usaha UMKM yang terdiri dari beberapa jenis dan bidang usaha seperti: makanan, minuman, kerajinan, fashion, bengkel Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha perseorangan atau suatu badan usaha yang mandiri dan dilakukan dalam sektor ekonomi dengan beberapa jenis usaha yang dapat berbentuk industri rumahan, perdagangan eceran, kuliner dan lainnya. Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki pengertian yang berbeda beda pada beberapa literatur (Sarfiah et al. , 2. Menurut UndangUndang nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM didefinisikan sebagai berikut: Usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan yang dimiliki, dikuasai, ataupun menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang ini. Adapun berdasarkan jumlah besaran kekayaan dan hasil penjualan menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2008 pasal 6. Kriteria usaha mikro yakni: Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 000,Sedangkan kriteria usaha kecil adalah sebagai berikut: Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. 000,- sampai dengan paling banyak Rp. tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp. 000,- dan paling banyak Rp. 000,Dan kriteria usaha menengah adalah sebagai berikut: Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. 000,- sampai dengan paling banyak Rp. 000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau Memiliki hasil pendapatan penjualan tahunan lebih dari Rp. 000,- sampai dengan paling banyak Rp. 000,Ditinjau dari aspek pembangunan dan ekonomi nasional. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai andil yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. UMKM mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan dan pembangunan Ekonomi Indonesia. Berbagai jenis JURNAL PADAMU NEGERI Vol. No. Oktober 2024, pp. 01 - 10 Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 usaha dalam UMKM mampu menyerap banyak tenaga kerja kondisi ini membantu mengurangi jumlah angka pengangguran. Disamping itu UMKM dipercaya dapat memberikan manfaat terhadap pertumbuhan dan peningkatan ekonomi serta pendapatan masyarakat. Kementrian Koperasi dan UKM mencatat sejak tahun 2015 trend jumlah UMKM di Indonesia cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Gambar 1 Perkembangan Jumlah UMKM di Indonesia Tahun 2015-2023 Sumber : Kemenkop UKM Berdasarkan pada observasi awal yang dilakukan terdapat sejumlah UMKM di Yayasan Kibar Foundation berusaha dalam berbagai bidang dan jenis usaha antara lain di sektor perdagangan umum, di sektor kuliner, di sentra industi rakyat dan lainnya. Sesuai hasil diskusi dengan beberapa pelaku usaha diperoleh gambaran bahwa masih banyak pelaku usaha di Yayasan Kibar Foundation yang memiliki hambatan dalam mengelola usahanya, baik hambatan eksternal maupun hambatan internal. Salah satu hambatan internal yang dihadapi pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation adalah minimnya literasi pelaku usaha dalam menggunakan dan mengelola dana kas kecil. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan, pemahaman dan pendampingan pelaku UMKM untuk menggunakan dan mengelola dana kas kecil. Disamping itu kebanyakan pelaku UMKM masih belum menyadari pentingnya pengelolaan dana kas kecil. Keadaan ini mengakibatkan pengelolaan keuangan usaha UMKM menjadi tidak memadai. Hasil survey pendahuluan di tahap persiapan kegiatan penyuluhan atau sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UMKM di Yayasan Kibar Foundation menunjukkan bahwa 87% peserta yaitu pelaku UMKM belum pernah mendapatkan edukasi tentang pengelolaan, pencatatan dan pelaporan dana kas kecil dengan metode saldo dana tetap . mprest fun. Berdasarkan pada penjelasan latar belakang di atas dapat diidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation adalah sebagai berikut: Mereka tidak memahami cara melakukan pengendalian terhadap dana kas untuk membiayai pengeluaran yang frekuensi terjadinya tinggi Tidak adanya pencatatan sistematis dan terukur yang memadai sehubungan dengan penggunaan dana kas terhadap pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan sering terjadi. Mereka belum memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan usaha dengan dana kas kecil metode saldo dana tetap. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada para pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation adalah untuk: Menaikkan tingkat pemahaman tentang pengelolaan dana kas kecil Memberikan panduan dan cara menyelenggarakan pencatatan dan pertanggungjawaban dana kas yang digunakan membiayai pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan sering terjadi. Edukasi ketepatan pencatatan dan pelaporan penggunaan dana kas kecil dengan metode saldo dana tetap . mprest fun. yang ideal. Penyuluhan Tata Kelola Dana Kas Kecil Menggunakan Metode Saldo Dana Tetap Bagi Umkm Di Yayasan Kibar Foundation (Dicky Arisudhan. Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 Gambar 2 Ae Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Tentang Tata kelola Dana Kas Kecil Metode Saldo Dana Tetap (Imprest Fun. TINJAUAN PUSTAKA Kelancaran kegiatan operasional perusahaan sangat ditunjang oleh dana yang memadai untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan. Dalam hal ini unsur yang sangat penting adalah tersedianya kas dalam Kas adalah aset lancar yang sangat penting, hampir semua transaksi bermula dan berakhir pada penerimaan dan pengeluaran kas. Kas juga merupakan aset yang paling tinggi tingkat likuiditasnya sehingga dapat disimpulkan bahwa kas sangat berperan dalam menentukan kelancaran kegiatan operasional atau pembayaran kewajiban. Kas memiliki sifat yang selalu siap digunakan membuat kas dapat dengan mudah dikonversikan bentuknya menjadi aset lain, mudah disembunyikan, bentuknya kecil yang tak sebanding dengan nilainya . mall bul. dan sulit diidentifikasi secara fisik. Transaksi perusahaan sangat beragam, ada transaksi yang melibatkan pengeluaran kas dengan jumlah yang cukup besar dan ada pula yang meliputi jumlah kecil tetapi cukup tinggi frekuensinya setiap hari. Apabila semua transaksi itu dijadikan satu dalam realisasinya, maka rentan akan adanya kesalahan ataupun kekeliruan dalam pencatatan transaksi-transaksi yang berhubungan dengan kas nantinya. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu membentuk suatu perkiraan yang disebut dana kas kecil . etty cas. Dana kas kecil adalah kas yang khusus dibuka untuk melayani pembayaran keperluan perusahaan dengan jumlah relatif kecil dan bersifat rutin . rekuensinya cukup tingg. seperti pembelian amplop, perangko. ATK, dan lain-lain. Berdasarkan sifatnya tersebut, kas kecil mudah mengalami kesalahan dalam pengelolaannya, sehingga memerlukan pengelolaan kas yang memadai untuk pengawasan dan keamanannya. Di samping hal tersebut, adanya suatu kepengurusan untuk mengelola kas dengan baik agar menjadi aset yang produktif dan untuk menghindari terjadinya idle money, maka pengelolaan terhadap kas selalu menjadi masalah. Jika pengelolaan kas pada suatu perusahaan berjalan dengan baik maka informasi akuntansi dapat dihasilkan dengan cepat, akurat dan dapat diandalkan sehingga dapat digunakan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dalam pengendalian perusahaan serta dapat mengawasi pelaksanaan dari pelimpahan tugas wewenang pimpinan ke bawahan dan seluruh kegiatan perusahaan. Metode yang sederhana untuk bisa mengatur pengelolaan dan pengendalian kas kecil yang wajar dan sementara tetap berpegang pada aturan pencairan dana adalah dengan menerapkan sistem dana tetap . mprest fun. karena pengelolaan kas kecil pada metode ini yaitu dengan menetapkan saldo awal kas kecil dengan jumlah yang tetap sehingga akan mempermudah perusahaan dalam melakukan pengawasan dan pengendalian dana kas kecilnya serta mempermudah pengguna untuk menghitung dan melakukan pencatatan dalam akuntansi (Mindhari et al. , 2. METODOLOGI Metode Kegiatan Berdasarkan pada latar belakang dan analisis situasi dapat diketahui bahwa para pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation masih belum memahami beberapa hal terkait dengan pengelolaan dana kas untuk membiayai kegiatan-kegiatan dengan frekuensi terjadinya relatif tinggi, pencatatan, pelaporan serta JURNAL PADAMU NEGERI Vol. No. Oktober 2024, pp. 01 - 10 Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat (PKM) membuat kerangka pemecahan masalahnya sebagai berikut: Tabel 1. Kerangka Pemecahan Masalah Metode Pemecahan Luaran Yang Diharapkan Masalah Pengetahuan peserta Pemberian materi, tanya Peserta dan jawab diskusi pemahaman mengenai arti pentingnya dana kas tentang konsep arti dan dan pentingnya dana kas kecil masih rendah. pentingya dana kas kecil kecil. Pengetahuan peserta Pemberian materi, tanya Meningkatkan pemahaman pengelolaan jawab diskusi dan pengetahuan peserta dana kas kecil dengan tentang bagaimana cara tentang mengelola dana metode saldo dana tetap melakukan pengelolaan kas kecil metode saldo . etode impres. masih terhadap dana kas kecil dana . etode dengan metode saldo impres. dana tetap . etode Peserta masih belum Pemberian materi, tanya a. Peserta mendapatkan menerapkan pencatatan jawab, dana kas kecil yang pencatatan dan diskusi bagaimana mengelola dana kas kecil dengan dana kas kecil metode tetap b. Peserta . mprest fun. yang melakukan pencatatan pembebanan transaksi kas kecil ke dalam Pengetahuan peserta Pemberian materi, tanya Peserta mampu melakukan pencatatan, jawab, simulasi pencatatan, pelaporan dan dan pencatatan dan diskusi pertanggungjawaban dana pencatatan, kas kecil yang ideal sesuai dana kas kecil masih pelaporan dan dengan kaidah pengelolaan dana kas kecil yang tepat dana kas kecil. Situasi Saat Ini Pihak Yang Terlibat Dosen Tim PKM Pelaku UMKM Dosen Tim PKM Pelaku UMKM Dosen Tim PKM Pelaku UMKM Dosen PKM Pelaku UMKM Tim Sesuai dengan penjelasan di tabel 1 di atas dapat dijelaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan pemberian materi dan penyuluhan tentang konsep dasar dan pentingya dana kas kecil dengan menggunakan metode saldo dana tetap . mprest fun. , bagaimana melakukan pengelolaan pembiayaan dengan dana kecil metode saldo dana tetap . mprest fun. dan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai bagaimana melakukan pencatatan pelaporan dana kas kecil serta pertanggungjawabannya dan diakhiri dengan pelatihan singkat melalui simulasi kasus. Materi Yang Disampaikan Dalam Penyuluhan di Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pelaksanaan penyuluhan bagi peserta pelaku UMKM di kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui penyampaian beberapa materi berikut ini. Konsep dan pentingnya dana kas kecil bagi usaha UMKM Metode akuntansi dana kas kecil Tahapan penyelenggaraan dana kas kecil metode saldo dana tetap . mprest fun. Tahapan pembentukan dana kas kecil. Prosedur penggunaan dan pertanggungjawaban dana kas kecil Prosedur pengisian dana kas kecil Penyuluhan Tata Kelola Dana Kas Kecil Menggunakan Metode Saldo Dana Tetap Bagi Umkm Di Yayasan Kibar Foundation (Dicky Arisudhan. Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Pembahasan Dengan menggunakan metode pelaksanaan kegiatan PKM selama satu hari pada tanggal 10 Januari 2024 di Yayasan Kibar Foundation dalam kerangka pemecahan masalah sesuai dengan tabel-1 di atas beberapa tahapan langkah yang dilalui oleh tim PKM adalah sebagai berikut. Tahap 1 Ae Persiapan Tim PKM melakukan beberapa langkah persiapan guna melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Kibar Foundation. Persiapan pelaksanaan kegiatan PKM dilalui oleh tim PKM dengan melakukan kunjungan ke Yayasan Kibar Foundation pada tanggal 9 Januari 2024 guna mendapatkan gambaran dan informasi awal kondisi demografi pelaku UMKM dan pertumbuhan UMKM di Yayasan Kibar Foundation. Adapun langkah-langkah persiapan yang dilakukan Tim PKM adalah. Mendiskusikan dan mengajukan permohonan ijin kepada Ketua Yayasan Kibar Foundation untuk melaksanakan kegiatan PKM di Yayasan Kibar Foundation. Berdiskusi dengan perwakilan pelaku UMKM Yayasan Kibar Foundation mengenai masalah yang dihadapi guna identifikasi kebutuhan pelaku UMKM terhadap materi penyuluhan dan melakukan survey pendahuluan Dengan ijin yang diperoleh dari Ketua Yayasan Kibar Foundation dan perwakilan pelaku UMKM menyepakati tanggal serta waktu pelaksanaan kegiatan penyuluhan. Tim PKM membuat rencana dan program penyuluhan sesuai kebutuhan pelaku UMKM Ketua di Yayasan Kibar Foundation. Tim PKM membuat materi penyuluhan dan materi simulasi pelatihan singkat terkait dengan kebutuhan pelaku UMKM tentang tata kelola dana kas kecil metode saldo dana tetap . mprest fun. Tahap 2 Ae Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi mengenai tata kelola dana kas kecil metode saldo dana tetap . mprest fun. dilakukan pada tanggal 10 Januari 2024. Sebelum acara dimulai diawali dengan registrasi kehadiran peserta pelaku UMKM yang diundang. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan penjelasan materi tentang konsep dan pentingnya dana kas kecil bagi usaha UMKM, metode akuntansi dana kas kecil, tahapan penyelenggaraan dana kas kecil metode saldo dana tetap . mprest fun. , tahapan pembentukan dana kas kecil, prosedur penggunaan dan pertanggungjawaban dana kas kecil dan prosedur pengisian dana kas kecil. Penjelasan ini penting agar supaya para peserta memperoleh pemahaman fungsi utama kas kecil adalah menunjang efektivitas aktivitas operasi perusahaan, karena tidak efektif apabila pengeluaran kecil dari perusahaan menggunakan cek dan pada umumnya pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan melalui dana kas kecil adalah pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya tidak besar dengan frekuensi terjadinya transaksi tinggi dan rutin sedangkan pengeluaran-pengeluaran selain itu adalah dengan transfer antar bank atau dengan menggunakan cek (Suhendro et al. , 2. Pemaparan materi selanjutnya yang disampaikan kepada para peserta adalah penjelasan tentang metode saldo dana tetap . mprest fun. dalam pengelolaan dana kas kecil. Pencatatan dana kas kecil dengan sistem dana tetap (Imprest Fund Syste. jumlah kas akan selalu tetap. Besarnya penggantian sebesar pengeluaran yang telah dilakukan sehingga saldo kas kecil selalu tetap seperti semula. Untuk mengetahui sisa uang yang ada dalam kas kecil, kasir kas kecil bisa membuat catatan kas kecil. Tetapi perlu diketahui bahwa metode tetap, kasir kas kecil tidak mencatat pemakaian dana kas kecil dalam jurnal. Buku kas kecil hanya merupakan catatan internal kasir kas kecil dan tidak dapat dijadikan dasar pencatatan dalam buku besar di pembukuan usaha UMKM. JURNAL PADAMU NEGERI Vol. No. Oktober 2024, pp. 01 - 10 Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 Gambar 3 Ae Materi Kegiatan Penyuluhan Tahap 3 - Evaluasi Kegiatan Setelah penjelasan dan pemaparan materi tersampaikan selesai, tim PKM melanjutkan dengan tahapan evaluasi kegiatan. Di tahap ini tim PKM melakukan evaluasi terhadap kemampuan peserta dalam memahami materi yang disampaikan dan evaluasi terhadap tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Budi Luhur. Dalam mengukur dan mengevaluasi tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan, tim PKM menganggap bahwa para pelaku UMKM sebagai peserta kegiatan sudah memahami konsep pentingnya dana kas kecil, pengelolaan dana kas kecil dengan menggunakan metode saldo dana tetap . mprest fun. , pencatatan transaksi dana kas kecil dan pertanggungjawaban penggunaan dana kas kecil. Pengukuran di tahapan evaluasi kegiatan dilakukan oleh tim PKM melalui pengajuan beberapa soal pertanyaan melalui simulasi kasus tertulis dalam pelatihan singkat untuk dijawab dan dikerjakan peserta. Tabel 2 Ae Simulasi Kasus dan Pertanyaan Yang Disajikan Dalam Kegiatan Penyuluhan Jawaban yang sudah diterima dari para peserta kegiatan penyuluhan dinilai oleh tim PKM, hasil penilaian itu digunakan untuk melihat, memperoleh gambaran dan mengukur sampai seberapa besar tingkat pemahaman para peserta terhadap materi yang disampaikan dalam pemaparan di tahapan sebelumnya. Adapun kriteria pengukuran, indikator pengukuran dan hasil penilaian terhadap evaluasi tingkat pemahaman peserta terhadap materi penyuluhan atau sosialisasi adalah sebagai berikut. Penyuluhan Tata Kelola Dana Kas Kecil Menggunakan Metode Saldo Dana Tetap Bagi Umkm Di Yayasan Kibar Foundation (Dicky Arisudhan. Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 Tabel 3 Ae Kriteria Pengukuran Tingkat Pemahaman Materi Nilai Keseluruhan Kriteria 0 Ae 50 Belum memahami 51 Ae 74 Cukup memahami 75 - 100 Sangat memahami Tabel 4 Ae Hasil Penilaian Tingkat Pemahaman Materi Peserta Peserta Nilai Kegiatan Peserta Penyuluhan Gambar 4 Ae Hasil Penilaian Tingkat Pemahaman Materi Peserta Kegiatan Berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi tersebut di atas dapat diketahui bahwa 3 orang peserta . %) cukup memahami dan 7 orang peserta . %) sangat memahami materi yang disampaikan oleh tim PKM. Penilaian dan evaluasi terhadap kepuasan dan harapan peserta kegiatan para pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation dilakukan oleh tim PKM dengan mendistribusikan dan membagikan isian lembar daftar pernyataan untuk dilengkapi dengan satu jawaban menurut skala likert yaitu sangat puas, puas, tidak puas atau sangat tidak puas. Informasi dan gambaran yang diperoleh dari jawaban kepuasan peserta penyuluhan berdasarkan lembaran daftar pernyataan itu menjadi bahan penilaian, masukkan dan bahan evaluasi tim PKM di kegiatan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya. Berikut adalah hasil rekapitulasi kepuasan dan harapan peserta kegiatan penyuluhan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Kibar Foundation yang informasinya dikumpulkan oleh tim PKM pada saat setelah kegiatan pemaparan materi dan diskusi simulasi kasus terkait berakhir. Tabel 5Ae Hasil Penilaian Kepuasan Peserta Berdasarkan Jumlah Peserta Skala penilaian (Orang Pesert. Pernyataan STS JURNAL PADAMU NEGERI Vol. No. Oktober 2024, pp. 01 - 10 Dicky Arisudhana dkk / Jurnal Padamu Negeri Vol 1 No. 01 Ae 10 Materi PkM sesuai dengan kebutuhan peserta Kegiatan PkM yang dilaksanakan sesuai harapan peserta Materi yang disajikan jelas dan mudah dipahami Waktu yang tersedia sesuai dengan penyampaian materi PkM Setiap keluhan / pertanyaan / permasalahan ditindaklanjuti dengan baik oleh narasumber/anggota PkM yang terlibat Peserta mendapat manfaat langsung dari kegiatan PkM Kegiatan PkM berhasil meningkatkan pengetahuan peserta Peserta akan menerapkan materi PkM sesuai kebutuhannya Secara umum, peserta puas terhadap kegiatan PkM KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tim PKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Budi Luhur memfokuskan kegiatannya kepada para pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation yang dilaksanakan dengan melalui bentuk penyuluhan, sosialisasi dan simulasi kasus yang bertema tata kelola dana kas kecil menggunakan metode saldo dana tetap . mprest fun. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 2 . hari yaitu tanggal 9 Januari 2024 dan 10 Januari 2024 dengan melalui beberapa tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan serta tahap evaluasi kegiatan. Penyelenggaraan kegiatan PKM dapat terlaksana, berjalan baik dan lancar dan ditarik kesimpulan sebagai berikut: Sebelum penyuluhan dilaksanakan para pelaku UMKM tidak memiliki kemampuan memahami konsep dasar mengenai pentingnya dana kas kecil bagi usaha UMKM sehingga para pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation tidak melakukan pengelolaan dana yang tepat guna khususnya terhadap pembiayaan bagi pengeluaran dana yang jumlahnya tidak terlalu besar namun dengan frekuensi terjadinya transaksi tinggi. Hal ini mengakibatkan kontrol terhadap pertanggungjawaban penggunaan dana menjadi lemah. Semangat dan keaktifan peserta terlihat saat pemaparan dan penjelasan materi penyuluhan oleh tim PKM. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya intensitas komunikasi dua arah melalui diskusi tanya jawab antara tim penyaji materi dengan para peserta di saat acara sedang berlangsung. Berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi terhadap tingkat pemahaman peserta kegiatan diketahui bahwa 3 orang peserta . %) cukup memahami materi dan 7 orang peserta . %) sangat memahami materi yang disampaikan oleh tim PKM. Adapun penilaian dan hasil evaluasi berskala likert terhadap kepuasan, layanan kegiatan serta harapan peserta kegiatan yakni para pelaku UMKM di Yayasan Kibar Foundation semua peserta menyatakan sangat puas dan puas dengan seluruh indikator dalam penilaian. DAFTAR PUSTAKA