KAFFAH: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol. 4 No. Page 34-41 ISSN: 2985-9662 http://jurnal. id/index. php/kaffah/article/view/971 TANTANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN METODE DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Islam Madina1. Adi Putra2. Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Email: islamadina2003@gmail. Abstrak Pengawasan penting dalam dunia pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai ekolah menengah atas. Adapun tantangan yang dihadapi oleh pengawas pendidikan dalam perubahan kurikulum seperti kurang maksimalnya potensi guru terhadap materi yang diberikan kepada siswa. Kolaborasi guru dan pengawas pendidikan menjadi kunci utama, hal tersebut memudahkan tercapainya tujuan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tantangan dan strategi pengawasan pendidikan menghadapi perubahan kurikulum. Selain itu, peneliti juga meneliti masalah yang terjadi pada guru saat melakukan kegiatan belajar mengajar dalam kelas sesuai dengan kurikulum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dalam penelitian ini peneliti menguraikan secara jelas. Peneliti melakukan wawancara dengan pengawas dan guru di lembaga pendidikan. Pengumpulan data kualitatif memudahkan koresponden memahami hasil yang didapatkan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 orang terdiri dari 10 orang guru dan 10 orang pengawas pendidikan. Sampel penelitian memiliki karakteristik yang berbeda, seperti koresponden memiliki pengetahuan cukup terkait masalah strategi pengawasa pendidikan menghadapi perubahan Peneliti juga menggunakan instrument peneliti yang dilakukan, seperti melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan alat seperti papan tulis. Tentunya memudahkan guru dan siswa untuk mengikuti proses belajar mengajar. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa tantangan dan strategi pengawasan pendidikan menghadapi perubahan kurikulum memberi pengaruh baik bagi guru. Kata Kunci: Guru. Kurikulum. Pendidik Abstract Supervision is important in the world of education, from elementary school to high The challenges faced by education supervisors in changing the curriculum include the lack of maximum potential of teachers regarding the material provided to students. Collaboration between teachers and educational supervisors is the main key, this makes it easier to achieve educational goals. The aim of this research is to find out how the challenges and strategies for educational supervision face Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 34 curriculum changes. Apart from that, researchers also examined problems that occurred to teachers when carrying out teaching and learning activities in class according to the curriculum. The method used in this research is a qualitative method, in this research the researcher explains it clearly. Researchers conducted interviews with supervisors and teachers at educational institutions. Collecting qualitative data makes it easier for correspondents to understand the results The population in this study was 20 people consisting of 10 teachers and 10 educational supervisors. The research sample has different characteristics, such as the correspondents having sufficient knowledge regarding educational supervision strategy issues in dealing with curriculum changes. Researchers also use research instruments, such as carrying out learning activities using tools such as Of course, it makes it easier for teachers and students to follow the teaching and learning process. The results of this research explain that the challenges and strategies of educational supervision in facing curriculum changes have a good influence on teachers. Keywords: Teacher. Curriculum. Educator PENDAHULUAN Pengawasan pendidikan memiliki tugas yang penting bagi seorang guru. Hal ini karena pengawasan pendidikan sebagai pendukung yang membantu lembaga pendidikan dalam menghadapi perubahan kurikulum. Selain itu, pengawasan pendidikan juga menentukan keberhasilan seorang guru dalam melakukan pelatihan untuk menjadi guru yang professional. Tentunya dengan strategi yang baik sangat memudahkan guru mengajar dalam kelas. Selain itu, pengawasan pendidikan juga memantau bagaimana perkembangan anak sesuai perubahan kurikulum yang ada, apakah anak semakin bijak saat diterapkannya perubahan kurikulum ini ataupun tidak. Hal ini tidak lepas dari peran guru dan pihak sekolah, karena menghadapi perubahan kurikulum yang sesuai dengan minat siswa diperlukan kerjasama yang efektif baik bagi guru, kepala sekolah, maupun pengawasan pendidikan. Pengawasan pendidikan merujuk pada konsep yang sangat penting, yang mana hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan system pendidikan. Teori pengawasan pendidikan juga meliputi pengawasan internal tingkat sekolah sampai pengawasan eksternal oleh pemerintah. Hal ini menjadi fokus bagi seorang pengawasan pendidikan, yaitu fokus pada evaluasi kurikulum, kinerja guru, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan secara keseluruhan. Selain itu, peneliti juga meibatkan pengumpulan data, analisis, serta penerapan tindakan perbaikan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 35 Penelitian serupa juga dilakukan oleh purwanto mengemukakan bahwa supervisi adalah segala bantuan berasal dari pemimpin sekolah yang merujuk pada perkembangan kepemimpinan guru dan personal sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan. Selain itu, peneliti selanjutnya juga dilakukan oleh Piet Sahertian menjelaskan bahwa supervise berupa usaha memberi layanan kepada guru-guru baik secara individual maupun secara berkelompok untuk memperbaiki pengajaran. Kemudian, supervise juga mencakup proses khusus untuk membantu para guru dan supervisor dalam mempelajari tugas sehari-hari di Hal tersebut dapat menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk memberikan layanan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepada responden sebagai subjek penelitian. Selain itu penelitian ini juga memudahkan responden dalam memahami bagaimana hasil akhir dari perolehan data. Kemudian, penelitian ini juga menjadi acuan bagi peneliti terhadap masalah yang diteliti, apakah problem tersebut dapat dipecahkan dengan baik atau tidak. Tak hanya itu, penelitian ini juga membantu peneliti dalam memantau perkembangan potensi guru dalam menghadapi perubahan kurikulum. METODE Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode jenis Yang mana metode ini memanfaatkan angket pertanyaan dengan goggle form. Kemudian metode kualitatif ini berguna bagi responden untuk menganalisis data yang Tak hanya itu, peneliti juga melakukan wawancara dan observasi kepada siswa dan guru sebagai petunjuk bagi peneliti untuk menganalisis data. Pemanfaatan metode kualitatif dapat menghasilkan data yang akurat kemudian diteliti dengan grafik dan tabel yang menjelaskan perolehan data. Adapun subyek penelitian dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Univeristas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar dari berbagai prodi. Seperti prodi Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Bahasa Arab, dan Bimbingan Konseling. Kemudian jumlah sampel penelitian ini berjumlah 30 orang dengan kriteria . mahasiswa yang dapat memberikan informasi tentang pertanyaan, . mahasiswa yang mengetahui informasi terkait tantangan dan strategi pengawasan pendidikan, . mahasiswa yang dapat memberikan jawaban dengan jelas, . mahasiswa yang aktif mengikuti perkuliahan dari berbagai prodi. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 36 Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Setelah mendapatkan izin untuk melakukan penelitian dari dosen pengampu, selanjutnya link kuesioner online dibagikan kepada responden dari berbagai prodi di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Data kuesioner kemudian disajikan dalam bentuk grafik yang berguna untuk menganalisis data lebih lanjut. Jumlah mahasiswa yang berpertisipasi didapatkan melalui wawancara secara langsung yang mengikuti perkuliahan di semester empat. Selanjtnya peneliti juga melakukan analisis data pada penelitian ini. Setelah semua data didapatkan dari penyebaran angket, ada beberapa prosedur analisis data yang harus dilakukan oleh peneliti. Pertama, peneliti melakukan ststistik deskriptif berguna untuk menjawab pertanyaan peneliti terkait tantangan pengawasan pendidikan dalam menghadapi perubahan artikel. Kedua, data tersebut disajikan dalam bentuk skor rata-rata dan persentase, uji normalitas juga dilakukan untuk mengetahui keakuratan data. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian yang dilakukan oleh peneliti terkait tantangan dan strategi pengawasan pendidikan dalam menghadapi perubahan kurikulum. Jika diperhatikan persentase yang didapatkan berdasarkan jawaban dari responden memperoleh rata-rata yang tinggi. Artinya, tantangan dan pengawasan pendidikan dapat meningkatkan kinerja guru menghadapi perubahan kurikulum. Guru yang berpartisipasi dalam menghadapi tantangan dan strategi pendidikan memperoleh hasil persentase yang tinggi yaitu 80%. Hal ini menjelaskan bahwa guru dapat melakukan tanggungjawab secara efektif, karean perubahan kurikulum menjadi tantangan bagi seorang guru. Pengaruh tantangan dan strategi pengawasan pendidikan memberi umpan balik kepada guru. Yang mana hal tersebut bermanfaat bagi guru untuk menciptakan gaya belajar yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan anak. Tak hanya itu, guru juga harus memperhatikan bagaimana perubahan kurikulum yang terjadi, tentunya hal tersebut menjadi hambatan bagi guru. Jika guru mampu menguasai bagaimana strategi pendidikan, maka guru mudah dalam menyelesaikan setiap permasalahan dalam perubahan kurikulum. Begitu juga sebaliknya, guru yang kurang menguasai strategi pendidikan akan kesulitan dalam menghadapi perubahan kurikulum, sebab guru tidak memiliki pengetahuan yang luas terkait kurikulum tersebut. Tabel 1 Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 37 Hasil Perolehan Data Terkait Tantangan dan Strategi Pengawasan Pendidikan Dalam Menghadapi Perubahan Kurikulum Sangat Setuju Pertanyaan Guru kesulitan menghadapi perubahan kurikulum Pengawas terhadap perubahan kurikulum Kerjasama guru dan pengawas pendidikan sangat dibutuhkan Strategi penting di sekolah Siswa kesulitan belajar karena perubahan kurikulum Pemgawas pendidikan lebih Supervisi pendidikan memberi pengaruh baik bagi guru Permasalahan sering muncul saat perubahan kurikulum Kepala sekolah berperan penting menunjang kualitas Pengawas memperhatikan apa yang dibutuhkan siswa dan guru Guru tidak paham dengan Supervisi dan pengawasan pendidikan diperlukan di lembaga sekolah Tantangan yang dihadapi menjadikan guru lebih kreatif Strategi yang efektif membuat pengawas lebih inovatif Kolaborasi siswa dan guru menjadi acuan bagi pengawas Tantangan perubahan kurikulum berubah setiap tahunnya Pengawas memberikan pengaruh baik bagi pihak sekolah Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 38 Tantangan yang dihadapi menjadi masalah yang harus diselesaikan oleh supervise Guru kurang pembekalan Strategi pendidikan diperlukan untuk menciptakan motivasi baru siswa Dapat dilihat dari tabel tersebut dijelaskan bahwa peneliti melakukan penelitian berdasarkan jawaban responden. Terdapat perolehan jawaban tertinggi, yaitu pada kategori jawaban sangat setuju dan setuju, artinya responden setuju dengan pertanyaan yang diajukan oleh peneliti. Selanjutnya kategori tidak setuju menduduki perolehan nilai tertinggi kedua dari beberapa pilihan yang ada, serta jawaban sangat tidak setuju memperoleh nilai data paling rendah. Tetapi, sebagain responden dalam penelitian ini sebagian besar memberikan dua jawaban yang dominan yaitu sangat setuju dan setuju. Yang mana hasil perolehan data menunjukkan bahwa tantangan dan strategi pengawasan pendidikan berpengaruh terhadap perubahan kurikulum. Selanjutnya peneliti juga melakukan penelitian terkait pertanyaan nomor tiga yaitu kerjasama guru dan pengawas pendidikan sangat dibutuhkan. Adapun hasil yang didapatkan jawaban dengan kategori sangat setuju dengan persentase 75%, jawaban setuju 25%, dan tidak ada responden yang menjawab tidak setuju. Kemudian pada pertanyaan nomor lima peneliti juga membahas tentang siswa kesulitan belajar karena perubahan kurikulum, dengan perolehan nilai 90% memilih jawaban sangat setuju dan 10% dengan kategori setuju. Tak hanya itu, pada pertanyaan nomor tujuh peneliti juga meneliti terkait supervisi pendidikan memberi pengaruh baik bagi guru, dengan pilihan jawaban sangat setuju 85% dan jawaban dengan kategori setuju 15%. Tantangan dan strategi pengawasan pendidikan untuk menghadapi perubahan kurikulum menjadi masalah bagi guru. Ketika seorang guru kurang memiliki skil terkait bagaimana penerapan kurikulum tersebut sesuai dengan kebutuhan siswa. Hal ini tentunya menjadikan siswa sulit memahami metode pembelajaran yang disampaikan oleh Selain itu, tujuan pembelajaran tidak berjalan secara maksimal (Astuti, 2. Kemudian, jika siswa memiliki kesulitan dalam memahami pembelajaran, hal ini akan berpengaruh kepada nilai akhir siswa tersebut. Tentunya pengawasan dan supervise pendidikan harus menegakkan kerjasama dan kolaborasi yang efektif dengan tenaga pendidik, agar terciptanya tanggungjawab antar pihak sekolah. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 39 Berfokus pada hasil angket yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil yang didapatkan termasuk dengan pilihan jawaban yang sangat rendah, responden tetap mendukung hasil tersebut dan setuju bahwa tantangan dan strategi pengawasan pendidikan dalam perubahan kurikulum sangat berpengaruh kepada guru (Pininta, 2. Jika perubahan kurikulum tersebut dapat menunjang motivasi siswa dalam belajar, maka guru akan mudah dalam membina siswa dalam kelas. Kemudian guru akan mudah untuk mendapatkan sertfikasi guru, jika guru tersebut telah memenuhi semua persyaratan dalam pengawasan dan supervise pendidikan. Seorang supervise dan pengawas menjadi kunci utama dalam suatu sekolah tersebut, apakah nantinya sekolah tersebut dapat meningkatkan kualitasnya atau tidak. Penulisan Tabel dan Gambar Tabel 2 Rincian Sampel Penelitian Kategori Pilihan Persentase Sangat Setuju Setuju 50-80% Tidak Setuju 30%-40% Sangat Tidak Setuju 0%-20% SIMPULAN Kerjasama menjadi kunci utama untuk mengatasi permasalahan dalam menghadapi perubahan kurikulum. Hal ini merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh pengawas dan superivisor di sekolah. Dimana pengawas pendidikan juga berkolaborasi untuk menerapkan tanggungjawabnya yang menentukan keberhasilan sebuah lembaga pendidikan. Tak hanya itu, siswa dan guru diwajibkan untuk mematuhi peraturan yang dilakukan oleh pengawasa pendidikan dalam menghadapi perubahan Hal tersebut jika diterapkan dengan baik, maka guru dan siswa serta pengawas pendidikan akan menadapatka akreditasi sekolah yang baik. Pentingnya sebuah perencanaan yang matang baik secara internal maupun eksternal sangat berpengaruh terhadap bagaimana kinerja guru dan pemahamannya dalam menghadapi perubahan kurikulum. Selain itu, siswa juga mampu meningkatkan motivasi Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 4 . , 2025 | 40 belajar karena siswa merasa nyaman dan senang terhadap metode pembelajaran yang diterapkan menarik. Kemudian lembaga pemerintah dan staf pendidikan juga berperan penting untuk menunjang kesenjangan yang terjadi di sekolah, baik sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Strategi yang baik menjadi kunci utama dalam keberhasilan nilai siswa, sebab guru sudah melakukan tanggungjawab dengan baik. Tak hanya itu, supervisor sekolah juga ikutandi dalam penerapan metode pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang Jika terjadi suatu problem dalam penerapan kurikulum tersebut, maka guru dan pengawasan pendidikan serta supervisor harus menyelesaikan masalah tersebut dengan Yang mana hal tersebut dapat dilakukan dengan orang-orang ataupun lembaga yang berwenang terhadap masalah yang terjadi di lembaga pendidikan. DAFTAR PUSTAKA