Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 PENGARUH PELAYANAN KARYAWAN DAN FASILITAS YANG DIBERIKAN HOTEL TERHADAP MINAT PENGUNJUNG PADA HOTEL MARINA PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Annisa Adabiyah Tanjung. Hj. Nelly Azwarni Sinaga. Yusi Tri Utari Panggabean. 1,2,. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Washliyah Sibolga Koresponden : annisaadabiyah123@gmail. , nellysinaga1964@gmail. yusitriutari@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan Untuk Mengetahui Ada Tidaknya Pengaruh Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel Terhadap Minat Pengunjung Pada Hotel Marina Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis Penelitian dalam penelitian ini bersifat deskriptif Adapun hasil penelitian yaitu : Keeratan korelasi Variabel X1 (Pelayanan Karyawa. dan Variabel X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hote. terhadap Variabel Y (Minat Pengunjun. pada Hotel Marina Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki nilai sebesar memperoleh nilai sebesar 0,689 dan 0,837 dan dikriteriakan kuat dan sangat kuat. Koefisien determinasi . djusted R squar. yang dipengaruhi secara bersama Variabel X1 (Pelayanan Karyawa. dan X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hote. terhadap Variabel Y (Minat Pengunjun. diperoleh sebesar 0,731 . ,10%), sedangkan sisanya sebesar 26,90 % ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Pelayanan Karyawan (XCA) dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. terhadap Minat Pengunjung (Y) memiliki nilai signifikan masing-masing sebesar 2,736 dan 5,774, dimana nilai tersebut lebih besar dari t tabel . ,0. Dengan demikian, jika t hitung > t tabel dapat dinyatakan bahwa variabel Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung diterima. Kata Kunci : Pelayanan Karyawan. Fasilitas Yang Diberikan Hotel, dan Minat Pengunjung PENDAHULUAN Era teknologi cenderung merubah pola hidup masyarakat terhadap kegiatan sehari-hari, hal ini dapat kita lihat pada kegiatan Pariwisata. Perubahan ini dapat dilihat pada pasar pariwisata nasional, dimana wisatawan dalam memesan sesuai pada daerah wisata cukup dari aplikasi yang ada di hand phone. Pada saat ini cukup banyak usaha yang bergerak di bidang jasa perhotelan, sehingga pihak harus dapat menjaga kepuasan konsumen menggunakan jasanya dan dalam memberikan pelayanan mengutamakan kenyamanan, keramahan dan keamanan bagi konsumennya sehingga para konsumen merasa puas dan dapat meminimalkan persaingan dengan hotel lainnya dengan pelayanan yang baik dan penyediaan fasilitas yang memadai. Sesuai dengan penjelasan di atas, sebagai penyedia jasa Hotel Marina Pandan cenderung masih mengalami kekurangan dalam pelayanan, hal ini dapat dilihat dari adanya ketidakpuasan ketika dating memasuki hotel tersebut. Begitu juga dengan fasilitas, masih diperoleh kekurang fasilitas bagi pengunjung. Hal ini dapat dilihat dari fasilitas olah raga dan cafy tidak ada. Dari penjelasan dan permasalahan yang diperoleh diatas, penulis tertarik untuk meneliti terkait dengan Pelayanan dan Fasilitas yang mempengaruhi minta pengunjung untuk menginap di Hotel Marina Pandan. Adapun judul usulan penelitian yang peneliti ajukan yaitu AuPengaruh Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel Terhadap Minat Pengunjung Untuk Menginap Pada Hotel Marina Pandan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 14 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 LANDASAN TEORI Menurut Kotler, . 6 : . AuLayanan adalah suatu perbuatan atau penampilan yang dapat ditawarkan oleh suatu partai kepada yang lain yang tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan apapun. Ini mungkin atau mungkin tidak diikat pada suatu produk fisikAy. Sedangkan menurut Lukman yang dikutip oleh Sinambela . 4 :. Aupelayanan adalah suatu kegiatan atau urutan kegiatan yang terjadi dalam interaksi langsung antar seseorang dengan orang lain atau mesin secara fisik, dan menyediakan kepuasaan pelangganAy. Berdasarkan pemaparan yang dikemukakan di atas bahwa pelayanan adalah suatu hubungan yang memiliki kegiatan memberi serta menerima jasa pada suatu wadah organisasi atau lembaga perusahaan. Menurut Munawir . Aufasilitas merupakan sumber daya fisik yang sebelumnya harus tersedia sebelum suatu jasa dapat di promosikan. Fasilitas dapat pula berupa segala sesuatu yang memudahkan konsumen dalam menikmati kepuasan. Ay Kemudian N M. Iskandarsyah & Utami . Aufasilitas merupakan alat untuk memuluskan dan mempermudah dari pelaksanaan fungsiAy. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Fasilitas adalah segala sesuatu yang berupa sarana atau alat yang digunakan untuk mempermudah aktivitas kantor sehingga pegawaikantor kecamatan dapat melakasanakan pekerjaanya dengan baik. Moenir . mengemukakan bahwa fungsi dari fasilitas kerja adalah sebagai Mempercepat proses pelaksaan pekerjaan, sehingga dapat menghemat waktu. Meningkatkan produktivitas, baik barang maupun jasa. Kualitaas produk yang lebih baik/terjamin. Ketepatan susunan dan stabilitas ukuran terjamin. Lebih mudah/sederhana dalam gerak para pelakunya. Menimbulkan rasa kenyamanan bagi orang yang berkepentingan sehingga dapat mengurangi emosional mereka. Fasilitas Kerja diukur dengan menggunakan beberapa indikator yang digunakan menurut Arpriyadi . Penempatan ditata dengan benar Prasarana Perlengkapan kantor Peralatan inventaris Mesin dan peralatan Menurut Ismail dalam Dhiba dan Ayun . , minat konsumen . dapat didefinisikan sebagai ketertarikan seseorang konsumen terhadap suatu produk/jasa. Sedangkan menurut Jahja dalam Bachtiar . , minat ialah suatu dorongan yang mengakibatkan terikatnya perhatian individu pada objek tertentu seperti pekerjaan, pelajaran, benda dan orang. Pengertian minat menurut Kotler dan Susanto . 6: . bahwa minat sebagai dorongan, yaitu rangsangan internal yang kuat yang memotivasikan tindakan, dimana dorongan ini dipengaruhi oleh stimulus dan perasaan positif akan produk. METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kausal asosiatif . ausal assosiative researc. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif karena data yang disajikan berhubungan dengan angka. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada Hotel Marina Pandan yang beralamat Jl. Padang Sidempuan Km. Pandan. Kec. Pandan. Kabupaten Tapanuli Tengah. Sumatera Utara. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 15 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 Populasi dan sampel. Populasi pada penelitian ini yaitu jumlah pengunjung yang datang pada bulan April 2023 sebanyak 135 . eratus tiga puluh lim. Karena dalam penelitian ini menggunakan angket maka sampel dalam penelitian ini diambil 25% dari jumlah populasi. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 33,75 . ibulatkan menjadi . Jenis dan Sumber Data Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer atau data yang diperoleh secara langsung dari responden. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara sebagai berikut : Penelitian Kepustakaan Yaitu penelitian kepustakaan dengan jalan mengumpulkan bahan dan teori yang berhubungan dengan tulisan yang bersumber dari literatur, bahan kuliah, majalah ilmiah yang ada hubungannya dengan skripsi ini. Penelitian Lapangan Yaitu penelitian yang dilakukan langsung dilapangan untuk mengumpulkan keterangan dan informasi yang menyangkut dengan penelitian antara lain: Pengamatan, adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung pada objek yang diteliti. Wawancara, mengadakan wawancara langsung dengan semua subjek yang menjadi sampel dalam penelitian. Data yang seperti ini disebut sebagai data primer. Angket . adalah suatu daftar pernyataan yang akan ditanyakan kepada responden terdiri dari baris-baris dan kolom-kolom untuk diisi dengan jawabanjawaban yang ditanyakan. Teknik Analisis Data Rumusan Masalah pada penelitian akan dianalisis menggunakan analisis regresi berganda (Multiple Regression Analysi. dengan tahap-tahap sebagai berikut yaitu Uji Validitas. Uji Reliabilitas. Uji Normalitas Data. Uji Multikolinieritas. Analisis Koefisien Korelasi. Uji Heteroskedastisitas. Uji Kofisien Determinasi. Uji Secara Simultan (Uji F). Uji Secara Parsial (Uji . HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Uji Asumsi Klasik Uji multikolinearitas Tabel 1. Uji Multikolinearitas Tolerance VIF Variabel Bebas Keterangan PELAYANAN KARYAWAN 0,612 1,633 Bebas multikolinearitas (X. FASILITAS YANG 0,612 1,633 Bebas multikolinearitas DIBERIKAN HOTEL (X. Sumber : Data Olahan Kuesioner, 2023 Berdasarkan tabel 1. 1 dapat diketahui bahwa semua nilai VIF < 10 dan nilai toleransi > 0,1. Ini menunjukkan bahwa keberadaan multikolinearitas pada persamaan yang dilakukan tidak terbukti, sehingga dapat disimpulkan bahwa uji multikolinearitas Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 16 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 Uji heteroskedastisitas Gambar 1. 1 Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan Gambar 1. 1 di atas dapat diketahui bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas sebab tidak ada pola yang jelas serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu y, sehingga dapat dikatakan uji heteroskedastisitas terpenuhi. Regresi Linier Berganda Uji regresi linier berganda bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel Terhadap Minat Pengunjung Pada Hotel Marina Pandan. Analisis regresi linear berganda dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi SPSS (Statistical Package for Social Scienc. 25 for windows, sedangkan tingkat kepercayaan yang digunakan dalam perhitungan regresi linear berganda adalah 95% atau dengan tingkat signifikansi 0,05 (= 0,. Tabel 1. Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized t Sig. Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 4,847 3,507 1,382 0,117 Pelayanan Karyawan 0,282 0,119 0,274 2,376 0,024 Fasilitas Yang 0,614 0,106 0,667 5,774 0,000 Diberikan Hotel Dependent Variable: MINAT PENGUNJUNG (Y) Sumber : Data Olahan Kuesioner, 2023 Berdasarkan tabel 4. 16 (Hasil Perhitungan Regresi Linear Bergand. diatas dapat diketahui persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y = a b1X1 b2X2 Y = 4,847 0,282 X1 0,614X2 Persamaan regresi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: Nilai constan . = 4,847 Ini berarti jika semua variabel bebas memiliki nilai nol . maka nilai variabel terikat sebesar 4,847 atau dengan kata lain variabel Pelayanan Karyawan (Y) akan konstan sebesar 4,847 jika tidak dipengaruhi Pelayanan Karyawan (XCA). Fasilitas Yang Diberikan Hotel (XCC). Pelayanan Karyawan (XCA), terhadap Pelayanan Karyawan (Y)/bCA= 0,282 Variabel Pelayanan Karyawan (XCA) berpengaruh positif terhadap Minat Pengunjung (Y) sebesar 0,282, ini berarti jika variabel Pelayanan Karyawan mengalami kenaikan satu satuan maka keputusan pembelian produkakan naik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 17 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 sebesar 0,282. Jika variabel Pelayanan Karyawan mengalami penurunan maka Minat Pengunjung akan mengalami penurunan pula dengan asumsi bahwa variabel bebas lain (XCC)= 0. Fasilitas Yang Diberikan Hotel (XCC) terhadap Pelayanan Karyawan (Y)/bCC= 0,614 Fasilitas Yang Diberikan Hotel (XCC) berpengaruh positif terhadap Pelayanan Karyawan (Y) sebesar 0,614, ini berarti jika Fasilitas Yang Diberikan Hotel mengalami kenaikan satu satuan maka Pelayanan Karyawan akan naik sebesar 0,614. Jika variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel mengalami penurunan maka Pelayanan Karyawan akan mengalami penurunan pula dengan asumsi bahwa variabel bebas lain (XCA) = 0 Uji Koefisien Korelasi Menurut Sugiyono, . , sifat korelasi akan menentukan arah dari korelasi. Keeratan korelasi dapat diinterpretasikan kuat dan lemahnya tingkat hubungan variabel dalam penelitian didasarkan pada ketentuan sebagai berikut : Tabel 1. Pedoman Tingkat Keeratan Korelasi Internal Koefisien Tingkat Keeratan Korelasi 0,00 Ae 0,20 Sangat Lemah 0,21 Ae 0,40 Lemah 0,41 Ae 0,70 Kuat 0,71 Ae 0,90 Sangat Kuat 0,91 Ae 0,99 Sangat Kuat Sekali Korelasi Sempurna Sumber : Sugiono . 8 : . Berikut hasil uji koefisien korelasi Variabel X1 (Pelayanan Karyawa. dan X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hote. terhadap Variabel Y (Minat Pengunjun. Tabel 1. Tabel Uji Korelasi Variabel X1 (Pelayanan Karyawa. dan Variabel X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hote. Terhadap Variabel Y (Minat Pengunjun. Correlations Minat Pelayanan Fasilitas Yang Pengunjung Karyawan Diberikan Hotel Pearson ,689** ,837** Correlation Minat Sig. -taile. 0,000 0,000 Pengunjung Pearson ,689** ,623** Correlation Pelayanan Karyawan Sig. -taile. 0,000 0,000 Fasilitas Yang Pearson ,837** ,623** Diberikan Hotel Correlation Sig. -taile. 0,00 0,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Dari hasil uji korelasi yang ada pada tabel 1. 4 tersebut, jika dikaitkan dengan tabel pedoman korelasi maka diperoleh keeratan korelasi Variabel X1 (Pelayanan Karyawa. terhadap Variabel Y (Minat Pengunjun. pada Hotel Marina Pandan pada korelasi memperoleh nilai sebesar 0,689 dan mempunyai korelasi yang kuat. sedangkan Variabel Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 18 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 X2 (Fasilitas Yang Diberikan Hote. terhadap Variabel Y (Minat Pengunjun. pada Hotel Marina Pandan memperoleh nilai 0,837 dan mempunyai korelasi yang sangat kuat. Uji Koefisien Determinasi Koefisien determinasi ini digunakan untuk mengetahui seberapa besarpengaruh variabel-variabel bebas memiliki pengaruh terhadap variabel terikatnya. Nilai koefisien determinasi ditentukan dengan nilai Adjusted R square Tabel 1. Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,864a 0,747 0,731 4,008 Predictors: (Constan. Fasilitas Yang Diberikan Hotel. Pelayanan Karyawan Dependent Variable: Minat Pengunjung DurbinWatson 2,268 Hasil perhitungan regresi pada Tabel 4. 19 dapat diketahui bahwa koefisien determinasi . djusted R squar. yang diperoleh sebesar 0,731. Hal ini berarti 73,10% Variabel Y (Minat Pengunjun. pada Hotel Marina Pandan yang dipengaruhi secara bersamaan oleh Pelayanan Karyawan (X. dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. , sedangkan sisanya yaitu 26,90% Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yangtidak diteliti dalam penelitian ini. Uji t (Uji Parsia. Uji t digunakan untuk menguji tingkat signifikansi variabel X terhadap Y secara Sampel yang digunakan sebanyak 34 orang, sehingga pengujian menggunakan uji t dengan df = n-2 atau df = 32 orang, dan tingkat signifikansi () = 5% maka diperoleh tabel sebesar 2. Tabel 1. Uji t (Uji Parsia. Variabel Bebas Pelayanan Karyawan (X. Signifikan 2,376 0,024 Fasilitas Yang Diberikan 5,774 0,000 Hotel (X. Sumber : Data Olahan Tahun 2023 Berdasarkan tabel 1. 5 diatas yang diperoleh dari hasil pengolahan data menggunakan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. versi 25, maka diperoleh Ujit dari tiap variabel X sebagai berikut: Pelayanan Karyawan (XCA) terhadap Minat Pengunjung (Y) Pada perhitungan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. dapat dlihat bahwa thitung variabel Pelayanan Karyawan . > ttabel . dan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,000, sehingga HCA yang berbunyi variabel Pelayanan Karyawan mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung diterima, sedangkan HOo yang berbunyi variabel Pelayanan Karyawan tidak mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung ditolak. Jadi, dapat disimpulkan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 19 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 bahwa variabel Pelayanan Karyawan mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan. Fasilitas Yang Diberikan Hotel (XCC) terhadap Minat Pengunjung (Y) Pada perhitungan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. dapat dlihat bahwa thitung variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel . > ttabel . dan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,000 sehingga HCA yang berbunyi variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung diterima, sedangkan HOo yang berbunyi variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel tidak mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan. Uji F (Simulta. Kriteria pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik F adalah jika nilai signifikan F < 0. 05, maka hipotesis alternarif diterima, yang menyatakan bahwa semua variabel independen secara simultan dan signifikan mempengaruhi variabel dependen (Ghozali, 2016 : . Hasil analisis uji F dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 1. Uji F (Simulta. ANOVAa Sum of Mean Model Sig. Squares Square Regression 1470,862 735,431 45,791 0,000b Residual 497,873 16,060 Total 1968,735 Dependent Variable: Minat Pengunjung Predictors: (Constan. Fasilitas Yang Diberikan Hotel. Pelayanan Karyawan Berdasarkan hasil uji F pada Tabel 1. 7, maka nilai F sebesar 45,791 lebih besar dari nilai f tabel sebesar 3,29 dengan tingkat signifikansi 0,000 atau < 0,05 maka secara simultan variabel Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Minat Pengunjung. Pembahasan Pelayanan Karyawan (X. Pelayanan Karyawan adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan dan melancarkan pelaksanaan suatu usaha. Dari hasil jawaban responden terhadap Pelayanan Karyawan, indikator Pelayanan Karyawan terkait kerapian memiliki nilai yang paling tinggi dengan nilai rata-rata 3,74. Hal ini menunjukkan bahwa Pelayanan Karyawan bisa digunakan oleh seluruh pegawai yang ada di Hotel Marina Pandan sudah baik. Namun disisi lain. Pelayanan Karyawan yang ada pada Hotel Marina Pandan kurang didukung oleh cepat tanggapnya karyawan serta bekerja setulus hati. Hal ini dilihat dari hasil penilaian kuesioner dimana indiktor Pelayanan Karyawan mengenai cepat tanggapnya karyawan dan bekerja setulus hati memiliki nilai rata-rata paling rendah yaitu 3,21. Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. Fasilitas Yang Diberikan artinya segala sesuatu yang berupa sarana atau alat yang diberikan untuk digunakan dalam mempermudah aktivitas kantor sehingga pegawaikantor kecamatan dapat melakasanakan pekerjaanya dengan baik. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 20 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 Dari hasil jawaban responden terhadap Fasilitas Yang Diberikan Hotel, indikator Fasilitas Yang Diberikan Hotel terkait mudahnya digunakan memiliki nilai paling tinggi yaitu dengan nilai rata-rata 3,74. Hal ini menunjukkan bahwa Fasilitas Yang Diberikan Hotel dapat digunakan dengan mudah oleh karyawan maupun pengunjung. Namun terlepas dengan Fasilitas Yang Diberikan Hotel terkait kemudahan penggunaan fasilitas, karyawan pada Hotel Marina Pandan kurang mampu mengoptimalkan fasilitas yang tersedia. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian jawaban responden dengan nilai 3,08. Nilai ini merupakan nilai paling rendah pada jawaban responden terkait dengan fasilitas yang diberikan hotel, sehingga dapat digambarkan bahwa karyawan kurang mampu menguasai secara baik pemakaian dan pemanfaatan fasilitas yang disediakan oleh Hotel Marina Pandan. Minat Pengunjung (Y) Minat Pengunjung rangsangan internal yang kuat yang memotivasikan tindakan, dimana dorongan ini dipengaruhi oleh stimulus dan perasaan positif akan produk. Terkait dengan Minat Pengunjung, bahwa kamar yang ditawarkan telah sesuai dengan kebutuhan Hal ini dapat dilihat dari jawaban responden dimana resepsionis hotel Marina Pandan telah menawarkan kamar sesuai dengan kebutuhan pengunjung, pernyataan ini dinyatakan berdasarkan jawaban responden terkait dengan minat pengunjung dengan nilai rata-rata paling tinggi yaitu 4. Minat Pengunjung yang baik pada Hotel Marina Pandan ternyata tidak didukung oleh pengunjung yang merekomendasikan hotel Marina Pandan kepada calon pengunjung lainnya. Hal ini dapat dilihat pada pernyataan pengunjung akan merekomendasikan kepada yang lain pada penilaian kuesioner memperoleh nilai ratarata paling rendah yaitu 3,06, sehingga dapat disimpulkan Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan masih kurang maksimal. Pengaruh Pelayanan Karyawan (X. dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. Terhadap Minat Pengunjung Berdasarkan hasil observasi pada Hotel Marina Pandan, maka penulis memperoleh gambaran mengenai Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel dimana aspek ini dapat menunjang Minat Pengunjung. Pemberian Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel mendorong pengunjung menjadi lebih berminat. Semakin baik Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel maka semakin baik Minat Pengunjungnya. Untuk memperkuat pernyataan diatas, berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada responden diperoleh hasil perhitungan yang sudah dioleh melalui jawaban Hasil yang diperoleh terkait dengan korelasi Variabel (X. Pelayanan Karyawan dan Variabel (X. Fasilitas Yang Diberikan Hotel terhadap Variabel (Y) Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan pada korelasi kuat dan sangat kuat. Hal ini dapat dilihat bahwa tingkat keeratan Variabel X1 dan X2 memperoleh nilai sebesar 0,689 dan 0,837. Kemudian dari hasil uji determinasi, dapat diketahui bahwa koefisien determinasi . djusted R squar. yang diperoleh sebesar 0,731. Hal ini berarti 73,10 % Variabel Y (Minat Pengunjun. pada Hotel Marina Pandan yang dipengaruhi secara bersamaan oleh Pelayanan Karyawan (X. dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. , sedangkan sisanya yaitu 26,90 % Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan dipengaruhi oleh variabelvariabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Selanjutnya Pelayanan Karyawan (XCA) terhadap Minat Pengunjung (Y) Pada perhitungan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. dapat dilihat bahwa thitung variabel Pelayanan Karyawan . > ttabel . dan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,000, sehingga HCA yang berbunyi variabel Pelayanan Karyawan mempunyai pengaruh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 21 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung diterima, sedangkan HOo yang berbunyi variabel Pelayanan Karyawan tidak mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa variabel Pelayanan Karyawan mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan. Sedangkan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (XCC) terhadap Minat Pengunjung (Y) Pada perhitungan SPSS (Statistical Package for Social Scienc. dapat dlihat bahwa thitung variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel . > ttabel . dan nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,000 sehingga HCA yang berbunyi variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung diterima, sedangkan HOo yang berbunyi variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel tidak mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Fasilitas Yang Diberikan Hotel mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan. KESIMPULAN Pelayanan Karyawan Pegawai pada Hotel Marina Pandan sudah baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu dikaji dalam Pelayanan Karyawan yaitu masalah cepat tanggap dan bekerja sepenuh hati. Cepat tanggap dan bekerja sepenuh hati merupakan dasar pelayanan, jika cepat tanggap dan bekerja sepenuh hati terwujud dengan baik maka pelayanan itu akan maksimal. Fasilitas Yang Diberikan Hotel yang ada pada Hotel Marina Pandan juga sudah baik. Namun sama hal nya seperti Pelayanan Karyawan dimana ada indikator yang perlu Adapun indikator yang perlu diperhatikan dalam Fasilitas Yang Diberikan Hotel ini yaitu optimalisasi dalam pemakaian fasilitas hotel. Terkait dengan Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan sudah baik. Agar Minat Pengunjung tetap terjaga, maka perlu memperhatikan segala kebutuhan pengunjung sehingga pengunjung senantiasa mau merekomendasikan hotel Marina Pandan kepada calon pengunjung lainnya. Hasil yang diperoleh terkait dengan korelasi Variabel (X. Pelayanan Karyawan terhadap Variabel Minat Pengunjung (Y) adalah kuat sedangkan Variabel (X. Fasilitas Yang Diberikan Hotel terhadap Variabel (Y) Minat Pengunjung pada Hotel Marina Pandan pada korelasi sangat kuat. Hal ini dapat dilihat bahwa tingkat keeratan Variabel X1 dan X2 memperoleh nilai sebesar 0,689 dan 0,837 yang dikriteriakan kuat dan sangat kuat. Bahwa Variabel Y (Minat Pengunjun. pada Hotel Marina Pandan yang dipengaruhi secara bersamaan oleh Pelayanan Karyawan (X. dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. memiliki nilai determinasi sebesar 0,731 . ,10%) Pelayanan Karyawan (XCA) dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel (X. terhadap Minat Pengunjung (Y) memiliki nilai signifikan masing-masing sebesar 2,376 dan 5,774, dimana nilai tersebut lebih besar dari t tabel . ,03. Dengan demikian, jika t hitung > t tabel dapat dinyatakan bahwa variabel Pelayanan Karyawan dan Fasilitas Yang Diberikan Hotel mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Minat Pengunjung DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Pengembangan Instrumen Penelitian dan Penilaian Program. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga Halaman 22 Jurnal Ekonomi dan Saintek | E-ISSN: 3021-873X Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al -Washliyah Sibolga Volume 3. Number 2. Juli 2025 Azwar. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Albarq. Measuring the Impacts of Online Word of Mouth on Tourists". Attitude and Intentions to Visit Jordan : An Empirical Study. International Apriyadi, d. Analisis pengaruh ketepatan waktu , fasilitas kereta api di stasiun purwosari, . , 71Ae83. Budianto. Hardiyansyah. Kualitas Pelayanan Publik Konsep. Dimensi. Indikator dan. Implementasinya. Yogyakarta : Gava Media Bachtiar. 2016, dalam penelitianya yang berjudul AuPengaruh. Strategi Bauran Pemasaran Terhadap Minat. Berkunjung Kembali di Objek Wisata Pantai. Iskandar, dkk. Kinerja Pemasaran. Vol. Januari - Juni 2018, 64-74. Kasmir, 2014. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Raja Grafindo Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. Kotler. and Keller. Kevin L. 2016: Marketing Management, 15th Edition New. Jersey: Pearson Pretice Hall. Inc. Pearce Kotler. dan A. Susanto. Manajemen Pemasaran di Indonesia. Jilid II. Jakarta: Salemba Empat Moenir. Manajemen Pelayanan Umum Di Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara. Munawir. Sistem Informasi Manajemen Buku. Referensi.