Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 Analisis Kelayakan Pembangunan Infrastruktur terhadap Dampak Pembangunan Jembatan dengan Metode SROI Rayhan Aizzani Ihza1*. Sholahuddin1. Nova Nevila Rodhi1 Universitas Bojonegoro. Jalan Lettu Suyitno No. 2 Bojonegoro. *aizzanirayhan20@gmail. ABSTRAK Kabupaten Bojonegoro khususnya di Kecamatan Kedungadem Desa Kesongo, pengembangan perekonomian di sektor perkebunan, perdagangan dan pertanian memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang baik. Penelitian ini membatasi fokusnya pada analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan dengan metode SROI pada Desa Kesongo yang terletak di perbatasan antara Dusun Kesongo dan Dusun Mundu. Kecamatan Kedungadem. Kabupaten Bojonegoro. Perencanaan pembangunan jembatan yang efektif sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, memperlancar lalu lintas lokal, memperlancar arus barang dan jasa, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui analisis kelayakan Pembangunan infrastruktur terhadap dampak pembangunan jembatan Desa Kesongo terhadap ekonomi, transportasi, sosial dan lingkungan masyarakat dan menilai keberhasilan pembangunan jembatan Desa Kesongo dalam perekonomian masyarakat dengan metode SROI. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena sosial tanpa menguji hipotesis atau melakukan manipulasi terhadap variabel. Metode ini digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang diberikan oleh individu atau kelompok terhadap masalah sosial atau kemanusiaan. Dampak setelah pembangunan jembatan berdampak positif, dimana keseluruhannya meningkat yang membuat pekerjaan mereka semakin mudah, dapat mempersingkat waktu jarak tempuh, pendidikan anak semakin baik, interaksi sesama masyarakat desa lainnya semakin baik terutama dusun seberang, ekonomi masyarakat yang meningkat dan biaya hidup yang lebih baik. Rasio SROI NPV dihitung dengan menggunakan Discount Rate Bank Indonesia yaitu 6,25% . engikuti penggunaan BI- 7 day Repo Rate per bulan Juli 2. Hasil dari NPV ialah Rp 2. Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa nilai SROI pembangunan infrastruktur jembatan adalah sebesar 1,24 kali sehingga merupakan dampak yang Kata kunci : infrastruktur jembatan, dampak pembangunan. SROI. ABSTRACT Bojonegoro Regency, especially in Kedungadem District. Kesongo Village, economic development in the plantation, trade and agriculture sectors requires good transportation facilities and infrastructure. This research limits its focus to analyzing the feasibility of infrastructure development on the impact of bridge construction using the SROI method in Kesongo Village which is located on the border between Kesongo Hamlet and Mundu Hamlet. Kedungadem District. Bojonegoro Regency. Effective bridge construction planning is very important to ensure the safety and comfort of users, facilitate local traffic, facilitate the flow of goods and services, and ultimately improve the quality of life and welfare of the community. This research is a type of qualitative descriptive research, which aims to describe social phenomena without testing hypotheses or manipulating This method is used to explore and understand the meaning given by individuals or groups to social or humanitarian problems. This research is a type of qualitative descriptive research, which aims to describe social phenomena without testing hypotheses or manipulating variables. This method is used to explore and understand the meaning given by individuals or groups to social or humanitarian problems. The impact after building the bridge has a positive impact, where the overall increase makes their work easier, the travel time can be shortened, children's education is better, interactions between other village communities are better, especially in the opposite hamlet, the community's economy has improved and the cost of living is better. The SROI NPV ratio is calculated using the Bank Indonesia Discount Rate, namely 6. 25% . ollowing the use of the BI-7 day Repo Rate as of July 2. The result of the NPV is IDR 2,237,200,000. Based on the calculations above, it can be concluded that the SROI value of bridge infrastructure construction is 1. 24 times, so it is a beneficial impact. Keywords : bridge infrastructure, development impact. SROI. Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: 3064-1012 Vol. 2 No. November 2024 PENDAHULUAN Jembatan sangat penting untuk transportasi jalan raya, menghubungkan daerah-daerah yang sulit dijangkau karena hambatan alam seperti laut, danau, sungai, rawa, lembah, atau Pembangunan daerah memerlukan infrastruktur yang memadai untuk mendukung kegiatan ekonomi, pemerintahan, dan pembangunan secara keseluruhan (Amir, 2. Jembatan merupakan komponen penting dalam jaringan jalan, khususnya pada sistem transportasi darat yang mendukung pembangunan daerah. Di Kabupaten Bojonegoro khususnya di Kecamatan Kedungadem Desa Kesongo, pengembangan perekonomian di sektor perkebunan, perdagangan dan pertanian memerlukan sarana dan prasarana transportasi yang baik. Perencanaan pembangunan jembatan yang efektif sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna, memperlancar lalu lintas lokal, memperlancar arus barang dan jasa, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kedungadem. Desa Kesongo. Kerusakan total pada struktur jembatan Desa Kesongo yang diakibatkan bencana alam ini, menghambat perekonomian desa terutama dibidang sektor pertanian, perdagangan dan perkebunan, karena jembatan Desa Kesongo merupakan salah satu akses yang terdekat menuju pasar, sekolah, dan kota. Dimana jembatan tersebut dimanfaatkan oleh para warga/petani untuk mengangkut hasil sawah seperti padi, tembakau dan hasil usaha tani Kusnadi Kepala Desa Kesongo menjelaskan. AuSelama ini yang menjadi keluhan masyarakat Desa Kesongo adalah jalan ke areal lokasi persawahan yang kebanyakan tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda dua, sehingga menjadi persoalan bagi warga dalam mengangkut hasil pertanian yang merupakan sumber pendapatan warga. Diharapkan setelah selesainya pekerjaan ini, petani tidak lagi mengalami kesulitan ketika akan mengeluarkan hasil-hasil pertanian dan pembangunan jalan tersebut diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat,Ay Adanya jembatan Desa Kesongo memudahkan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari dan memperlancar aktivitas ekonomi, sehingga diharapkan perekonomian di kecamatan tersebut meningkat dan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat di Desa Kesongo. Penyelesaian Jembatan Desa Kesongo diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi transportasi dan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, investasi pemerintah pada jembatan ini harus memberikan manfaat yang signifikan dan tidak sia-sia. Sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan Jembatan Desa Kesongo dan untuk menilai keberhasilan dalam pembangunan jembatan Desa Kesongo dalam perekonomian Untuk menilai dampak pembangunan jembatan, metode ini menghubungkan input . umber daya yang digunakan untuk pembanguna. dengan output . asil langsung seperti jembatan yang baru dibangu. dan outcome . erubahan yang terjadi, seperti peningkatan aktivitas ekonom. Nilai moneter dari dampak sosial dan ekonomi dihitung menggunakan teknik valuasi, seperti mengonversi peningkatan pendapatan pedagang lokal atau penghematan biaya transportasi menjadi nilai uang. Kemudian, nilai ini dibandingkan dengan investasi yang dilakukan untuk membangun jembatan. Received: 9 September 2024. Accepted: 28 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 METODE PENELITIAN JENIS PENELITIAN Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena sosial tanpa menguji hipotesis atau melakukan manipulasi terhadap variabel. Metode ini digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang diberikan oleh individu atau kelompok terhadap masalah sosial atau kemanusiaan (Creswell, 2010. Mardalis, 1990. Nawawi & Martini, 1996. Sukmadinata, 2. Penelitian deskriptif kualitatif berfokus pada penggambaran fakta-fakta yang ada tanpa memberikan perlakuan atau pengubahan pada variabel yang diteliti. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan studi kasus yang merupakan salah satu dari lima pendekatan penelitian kualitatif yang dijelaskan oleh Creswell . Penelitian ini dipilih karena akan menganalisis dampak sosial ekonomi yang dihasilkan oleh pembangunan jembatan tersebut, yang memerlukan pengumpulan data yang detail dan Proses penelitian kualitatif bersifat induktif, di mana makna dibangun dari data lapangan yang dikumpulkan, kemudian dianalisis dan dideskripsikan untuk menghasilkan pemahaman yang lebih dalam mengenai dampak sosial yang diteliti. LOKASI PENELITIAN Berdasarkan hasil penentuan peneliti, objek penelitian yang diambil di Jembatan Kesongo. Kabupaten Bojonegoro khususnya di Kecamatan Kedungadem Desa Kesongo. Waktu penelitian terhitung 3 bulan mulai Maret 2024 sampai Juni 2024. POPULASI DAN SAMPEL Seluruh pemangku kepentingan . yang memiliki nilai manfaat dan dampak yang terjadi setelah pelaksanaan Pembangunan infrastruktur jembatan berjumlah 580 Jadi populasi dalam penelitian ini berjumlah 38 orang. Sampel yang diambil berjumlah 32 atau bisa dikatakan seluruh jumlah populasi. Berdasarkan karakteristik sampel yang telah diuraikan, maka teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. TEKNIK PENGUMPULAN DATA Dalam penelitian kualitatif ini, penulis berusaha untuk menggantungkan diri sebanyak mungkin pada pandangan partisipan terkait situasi yang sedang diteliti dan umumnya tidak menggunakan instrumen yang bersifat tertutup. Untuk mendukung penelitian, penulis menggunakan metode pengumpulan data sebagai berikut: Observasi Observasi yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti. Dalam hal ini penulis langsung mengamati pelaksanaan Perbaikan Tanggap Darurat Pasca Bencana Jembatan Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Wawancara Wawancara digunakan sebagai metode utama untuk mengumpulkan data, dilakukan secara sistematis dan sesuai dengan tujuan penelitian. Wawancara yang dilakukan mencakup wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, dengan pertanyaan yang sudah disusun namun tetap terbuka untuk memperoleh informasi tambahan di luar panduan wawancara terstruktur. Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Kuisioner Kuisioner tidak digunakan sebagai alat untuk menguji keabsahan data, melainkan jawaban dari kuisioner digunakan untuk memahami lebih dalam dan melengkapi hasil dari Pertanyaan dalam kuisioner hampir sama dengan yang digunakan dalam Dokumentasi Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya - karya monumental dari seorang. Dokumen yang berbentuk gambar misalnya foto, gambar hidup, dan lain-lain. (Sugiyono,2013:. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Hasil yang didapatkan dari pelaksanaan analisis digunakan sebagi panduan dalam melakukan proses penilaian dan evaluasi pengembangan program pembangunan infrastruktur jembatan dan juga agar para stakeholder dapat melihat valuasi dari dampak yang diciptakan oleh program tersebut. Hasil analisis juga dapat digunakan oleh pihak manajemen dan departemen untuk merumuskan program program pembangunan infrastruktur jembatan yang akan dilakukan agar perusahaan melakukan investasi yang bijak juga dapat membantu perusahaan dalam penyusunan pelaporan tanggung jawab sosial pelaksanaan pembangunan infrastruktur jembatan. PEMBAHASAN Tabel 1. Analisis Stakeholder Key Stakeholder Alasan Masyarakat Sekitar Stakeholder utama. masyarakat sekitar yang diharapkan dapat mendapatkan seluruh manfaat dari pembangunan Pemerintah Desa Kepala desa setempat berperan sebagai perwakilan langsung masyarakat desa dan memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan jembatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Konsultan Pengawas Peran konsultan pengawas sebagai pengawas kelayakan Pembangunan Infrastruktur Jembatan berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan. Kontraktor Berperan sebagai perusahaan yang bekerja sama Pelaksana dengan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program Tidak berpengaruh signifikan terhadap jalannya program dan tidak mendapatkan manfaat yang nyata dari berjalannya Pemerintah Daerah Pihak yang berperan sebagai pemberi tunggal donasi dana pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jembatan menggunakan anggaran APBD 2022. Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Proses identifikasi key stakeholder ini dilakukan dengan melakukan wawancara di awal Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 bersama beberapa stakeholder yaitu dengan Pemerintah Daerah, lima orang Staff Konsultan Pengawas. Kontraktor Pelaksana, dan Pemerintah Desa. Dalam penelitian ini fokus utamanya ialah masyarakat sekitar dan juga pemerintah desa setempat. Untuk masyarakat sekitar diberikan kuisioner dan untuk pemerintah desa maupun stakeholder yang lain dilakukan wawancara langsung. Tabel 2. Input Stakeholder Stakeholder Input Kontraktor Pelaksana 1. Biaya Div. Umum (Mobilisasi dan Demobilisas. Biaya Div. SMKK Biaya Div. Drainase Biaya Div. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik Biaya Div. Pekerjaan Preventif Biaya Div. Perkerasan Berbutir dan Beton Semen Biaya Div. Struktur Biaya Div. Rehabilitasi Jembatan Biaya Div. Pekerjaan lain-lain Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Input adalah biaya biaya yang dikeluarkan sebagai modal berjalannya program. Input yang dikeluarkan oleh CV. Mutiara Abadi sebagai kontraktor pelaksana akan dilakukan penilaian. Penilaian input ialah proses pengkonversian input tersebut ke nilai uang. Penilaian input yang dilakukan menggunakan data sekunder yang diberikan dari bagian keuangan Penilaian input dihitung dengan satuan sistem kontrak. Tabel 3. Penilaian Input Input Nilai Div. Umum (Mobilisasi dan Demobilisas. Div. SMKK Div. Drainase Div. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik Div. Pekerjaan Preventif Div. Perkerasan Berbutir dan Beton Semen Div. Struktur Div. Rehabilitasi Jembatan Div. Pekerjaan lain-lain Total Rp. Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Mengklarifikasi Output Output menunjukkan sebuah dampak yang segera dapat terlihat/dirasakan dari adanya sebuah program. Output merupakan ringkasan aktivitas yang dilakukan dan dinyatakan dalam bentuk angka. Dari analisis yang telah dilakukan, output dari kegiatan yang dilakukan dalam program pembangunan infrastuktur jembatan diantaranya ialah sebagai berikut : Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Tabel 4. Klarifikasi Output Stakeholder Klarifikasi Output Kontraktor Pelaksana Pembangunan Stakeholder utama, 3 orang yang Infrastruktur Jembatan Konsultan Pengawas Pengawas infrastruktur jembatan Masyarakat sekitar Peningkatan aksesibilitas Orang yang langsung merasakan terhadap manfaat program dalam bentuk daya,produksi, pembanguan potensi perkembangan jembatan wilayah, perekonomian, peluang usaha ekonomi Pemerintah Desa Sebagai partisipan Meningkatnya Kesadaran program pembangunan Masyarakat dalam Berpartisipasi infrastruktur jembatan Program PEMDA: para warga yang terlibat dalam pembangunan akan tumbuh jiwa partisipasi karena melibatkan banyak orang dalam kebersamaan disetiap program. Pemerintah Daerah Pemberi Program dan Meningkatnya Kepercayaan Penyokong Dana Masyarakat terhadap Program : Program DPUBMPR Kab. Bojonegoro merupakan dinas yang ada di Bojonegoro, melakukan unsur teknis yang bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah, dengan bantuan tenaga Keberadaan DPUBMPR Kab. Bojonegoro menghasilkan stigma masyarakat yang bermacam-macam baik positif maupun negatif. Setelah adanya program Patra daya yang masyarakat terhadap DPUBMPR Kab. Bojonegoro. Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Menggambarkan Outcome Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 SROI ialah sebuah metode yang ditujukan untuk berfokus kepada pemangku kepentingan pada setiap tahapan prosesnya. Manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan program pembangunan infrastruktur dianalisis melalui hasil diskusi dengan key stakeholder tentang perubahan dan manfaat yang mereka rasakan dari berjalannya program. Berikut penetapan dampak dari kegiatan yang dilakukan oleh program pembangunan infrastruktur Tabel 5. Penetapan Dampak Stakeholder Klarifikasi Output Outcomes Kontraktor Pembangunan Stakeholder Meningkatnya kemacetan. Pelaksana Infrastruktur utama, 3 orang 2. Meningkatnya Jembatan yang berpartisipasi kecelakaan lalu lintas. Menghubungkan ruas jalan antar dusun. Membahayakan Akses menuju pusat kota lebih cepat. Tingkat kendaraan di malam hari. Konsultan Pengawas Pengawas 3 orang pengawas 1. Pendapatan yang berpartisipasi Memudahkan sesama masyarakat. Mendorong untuk peluang usaha. Pelibatan pembangunan jembatan. Meningkatnya pertumbuhan penduduk. Dampak pada bagian sosial lebih baik. Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Stakeholder Masyarakat Klarifikasi Peningkatan terhadap sumber daya,produksi, usaha ekonomi. Pemerintah Desa Sebagai Output Outcomes Orang Peningkatan sumber daya. manfaat program 2. Perkembangan aksebilitas produksi sumber daya. Meningkatkan perkembangan wilayah. Peningkatan perekonomian Peningkatan kesejahteraan Meningkatnya usaha ekonomi. Meningkatnya Adanya Kesadaran akibat modernisasi struktur. Masyarakat dalam 2. Meningkatkan keaktifan dan Berpartisipasi pada kreativitas Masyarakat. Program PEMDA: 3. Dampak para warga yang lingkungan lebih baik. Adanya polusi di area Pembangunan. akan tumbuh jiwa 5. Keterbelakangan partisipasi karena Pembangunan infrastruktur. melibatkan banyak 6. Kurangnya Pembangunan jembatan. disetiap program. Pemerintah Pemberi Program Meningkatnya Keberhasilan Pembangunan Daerah dan Penyokong Kepercayaan suatu daerah. Dana Program Masyarakat Berkurangnya terhadap Program kejahatan. Percepatan melakukan unsur infrastruktur. Munculnya bertanggungjawab pekerjaan Pembangunan Bupati jembatan. melalui Sekretaris 5. Adanya jalan rusak akibat Daerah, dengan mobilisasi. Kemajuan ahli yang mayoritas daerah. dari bojonegoro. Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 1 Membuktikan Adanya Dampak dan Memberinya Nilai Mengembangkan Indikator Hasil Pada tahapan ini dipaparkan mengenai fakta bila akibat yang dihasilkan betul betul tercipta serta dialami oleh para stakeholder. Fakta tersebut di dalam analisis SROI diucap dengan Indikator merupakan metode yang digunakan untuk membuktikan perubahan yang sudah tercipta. Indikator dibutuhkan guna menarangkan sesuatu dampak yang dihasilkan serta seberapa banyaknya. Indikator bisa bersifat subjektif maupun objektif. Indikator subjektif merupakan penanda yang berasal dari pengalaman yang dialami seorang ataupun opini seorang yang dijadikan kenyataan terbentuknya perubahan. Dalam analisis ini, indikator yang digunakan merupakan indikator subjektif sebab penanda tersebut berasal dari pengalaman dan pernyataan masyarkat serta karyawan yang dinyatakan melalui kuesioner yang disebarkan. Indikator objektif juga digunakan seperti data dan jumlah orang yang dipekerjakan menjadi tenaga kerja untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur jembatan di desa kesongo kecamatan kedungadem kabupaten bojonegoro. Berikut tabel yang menjelaskan indikator dari masing-masing dampak yang dirasakan oleh para stakeholder: Tabel 6. Pengembangan Indikator Dampak Deskripsi Dampak Indikator Dampak Pengaruh tidak langsung 1. Peningkatan aksebilitas masyarakat Ekonomi dari objek analisis terhadap terhadap sumber daya. jumlah dan jenis program 2. Perkembangan aksebilitas produksi sumber daya. Meningkatkan prakiraan pengaruh proyek perkembangan wilayah. indikator-indikator 4. Peningkatan Peningkatan Meningkatnya Dampak Transportasi Memudahkan mempersingkat waktu dan jarak tempuh. Meningkatnya kemacetan. Meningkatnya angka kecelakaan lalu Menghubungkan ruas jalan antar Membahayakan keselamatan bagi masyarakat di area jembatan. Akses menuju pusat kota lebih cepat. Tingkat kebisingan kendaraan di malam hari. Dampak Sosial Bentuk akibat atau pengaruh 1. Pendapatan masyarakat meningkat. Memudahkan interaksi sesama Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Dampak Deskripsi Dampak Indikator pembangunan infrastruktur 3. Mendorong peluang usaha. Pelibatan masyarakat setempat dalam pembangunan jembatan. Meningkatnya Dampak pada bagian sosial lebih Dampak Lingkungan Dampak penting suatu 1. Adanya pemberontakan akibat Usaha atau kegiatan yang modernisasi struktur. Meningkatkan lingkungkan hidup yang kreativitas Masyarakat. diperlukan bagi proses 3. Dampak pada bagian lingkungan pengambilan keputusan. lebih baik. Adanya polusi di area Pembangunan. Keterbelakangan Pembangunan Kurangnya kesadaran pekerja dalam area Pembangunan jembatan. Dampak Meningkatkan kualitas hidup 1. Keberhasilan Pembangunan suatu Pembangunan yang meningkatkan kualitas fisik, 2. Berkurangnya tindak kejahatan. Percepatan Munculnya kebisingan pekerjaan Pembangunan jembatan. Adanya jalan rusak akibat mobilisasi. Kemajuan infrastruktur daerah. Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Mengumpulkan Data Dampak Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Wawancara secara langsung dilakukan dengan manajemen perusahaan Kontraktor Pelaksana. Konsultan Pengawas. Pemerintah Desa. Pemerintah Daerah, dan masyarakat sekitar yang mendapatkan manfaat dari program pembangunan infrastruktur jembatan. Adapun untuk masyarakat diberikan kuesioner yang dalam pengisiannya dipandu oleh peneliti dan berisi pertanyaanpertanyaan singkat. Menentukan Berapa Lama Dampak Berlangsung Dalam buku panduan SROI maksimum durasi waktu yang ditetapkan untuk suatu dampak dalam analisis adalah lima tahun dan minimum satu tahun (Nicholls et al 2. Dampak di dalam penelitian ini berlangsung selama satu bulan dan dihitung dengan durasi lima tahun. Menetapkan Nilai Dampak Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Pada tahap ini dilakukan penilaian terhadap dampak yang dihasilkan yaitu memberikan nilai uang terhadap setiap dampak yang terjadi. Penilaian ini dilakukan dengan menggunakan financial proxy atau peramalan keuangan. Peramalan keuangan inilah yang merupakan salah satu kelebihan SROI yang tidak dimiliki oleh alat analisis lainnya. Penetapan peramalan keuangan ini dilakukan dengan merujuk pada metode pendekatan menurut (Purwohedi 2. yang dapat digunakan untuk menentukan satuan nominal pada suatu Penentuan financial proxy pada penelitian ini dilakukan dengan diskusi bersama pihak manajemen perusahaan dan ditetapkan berdasarkan harga pasar dan asumsi-asumsi menggunakan pendekatan-pendekatan yang dilakukan dalam melakukan financial proxy. Tabel 7. Penetapan Financial Proxy Dampak Indikator Financial Proxy Dampak Ekonomi Pertumbuhan Pendapatan Biaya pendapatan Masyarakat Per Kapita Masyarakat Sekitar mengalami peningkatan untuk dampak perekonomian di desa Perubahan Jumlah Usaha Kesongo Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) Perubahan Nilai Investasi di Sekitar Jembatan Perubahan Tingkat Pengangguran Perubahan Harga Tanah Dampak Perubahan Waktu Tempuh Biaya transportasi untuk Transportasi Perjalanan aksesibilitas Masyarakat dalam Perubahan Biaya Transportasi melakukan perjalanan pada aktifitas manfaat program Perubahan Jumlah pembangunan infrastruktur Kecelakaan Lalu Lintas Perubahan Kapasitas Jalan Dampak Sosial Perubahan Tingkat Interaksi Biaya penyerapan tenaga kerja Sosial Antar Masyarakat dalam program Pembangunan Perubahan Akses terhadap Pendidikan dan Kesehatan Perubahan Tingkat Kejahatan Perubahan Persepsi Masyarakat Pembangunan Dampak Perubahan Kualitas Udara dan Biaya jasa pengolahan limbah Lingkungan Air untuk mengurangi pencemaran Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 Berikut penjelasan mengenai financial proxy untuk setiap dampak : Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Dampak Ekonomi Untuk menilai dampak ekonomi dengan indikator peningkatan reputasi baik perusahaan dinilai menggunakan metode pendekatan preferensi yang dikemukakan. Untuk meningkatkan awareness masyarakat akan adanya program pembangunan infrastruktur dapat melakukan cara lain yaitu dengan mengumpulkan masyarakat dengan mengadakan sosialisasi dan menginformasikan mengenai program tersebut. Data yang digunakan dalam peramalan keuangan ini ialah biaya mengadakan sosialisasi untuk 100 peserta dimana diasumsikan bahwa informasi yang diterima oleh 100 peserta senilai dengan mengadakan sosialisasi dengan 100 peserta untuk menyampaikan informasi dan biaya yang dikeluarkan untuk mengadakan sosialisasi mengacu pada nilai pasar di daerah setempat. Asumsi biaya yang dikeluarkan oleh pengadaan sosialisasi dengan 100 peserta adalah dengan biaya sosialisasi sebesar Rp 150. 000 per peserta, biaya sewa event di Kantor Desa Kesongo. Kedungadem. Bojonegoro dengan biaya Rp 500. 000 per ruangan berkapasitas 100 orang dan konsumsi snack box di daerah Bojonegoro yaitu di Papa Cookies box dengan biaya Rp 000/box. Total nilai financial proxy untuk dampak ekonomi ialah sebesar Rp 17. Dampak Transportasi Untuk menilai dampak transportasi dalam membantu perekonomian keluarga dinilai menggunakan metode pendekatan preferensi yang diketahui saat dilakukannya pengumpulan data. Data yang digunakan ialah biaya transportasi menggunakan kendaraan roda dua/lebih dari daerah setempat . ihitung dari alamat masyaraka. yang kerap digunakan penerima manfaat sebagai alternatif fasilitas transportasi darat. Biaya yang dikeluarkan untuk sekali perjalanan ialah sebesar Rp 10. 000 untuk roda 2 dan Rp20. untuk roda 4/lebih sebagai biaya operasional pulang pergi. Penilaian dilakukan dengan asumsi per penerima manfaat pergi sebanyak setiap hari dalam setahun. Total nilai financial proxy untuk dampak membantu perekonomian keluarga dari 38 responden masyarakat berdasarkan daftar kartu keluarga yang terdaftar di desa sampai dengan tahun 2022-2026 ialah sebesar Rp 2. Dampak Sosial Untuk menilai dampak sosial dalam penyerapan tenaga kerja dinilai menggunakan metode pendekatan preferensi yang dikemukakan. Para pekerja yang dipekerjakan oleh perusahaan berjumlah 12 orang yaitu 3 tukang dengan biaya Rp 107. 500/hari dan 9 pekerja dengan biaya Rp. 500/hari. Biaya yang digunakan ialah biaya gaji pekerja proyek selama kontrak Pembangunan infrastruktur jembatan. Total nilai financial proxy untuk dampak penyerapan tenaga kerja ialah sebesar Rp115. Dampak Lingkungan Untuk menilai dampak lingkungan dalam mengurangi pencemaran lingkungan dinilai menggunakan metode pendekatan preferensi yang dikemukakan. Perusahaan melakukan pengolahan limbah dengan menggunakan jasa pengolahan limbah dari CV. Sumber Maha Dewi. Biaya yang digunakan ialah biaya jasa pengolahan limbah dengan 20 kali pelayanan dalam lima tahun. Total nilai financial proxy untuk dampak lingkungan dalam mengurangi pencemaran lingkungan ialah sebesar Rp 24. 2 Menetapkan Dampak Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Pada tahapan ini dilaksankan evaluasi dampak terpaut dengan prinsip SROI yaitu jangan berlebihan . o not overclai. Prinsip ini membagikan panduan untuk hanya memberi tahu nilai- nilai yang betul- betul bisa diciptakan oleh sesuatu kegiatan. Apabila dampak yang dialami diakibatkan bukan hanya oleh program yang dievaluasi, tetapi akibat dari program lain, maka yang butuh dihitung hanyalah besar atribusi program yang sedang dianalisis Pada dasarnya tahapan ini merupakan guna meyakinkan kalau nilai dampak yang sudah ditetapkan tidak sangat besar serta benar benar mencerminkan nilai yang sesungguhnya (Nicholls et al 2. Deadweight Deadweight adalah ukuran dari jumlah dampak yang akan terjadi bahkan jika kegiatan tersebut tidak terjadi. Deadweight akan diukur sebagai presentase dan kemudian presentase hasilnya dikurangi dari jumlah total hasilnya. Deadweight untuk dampak dalam penelitian ini adalah 0% untuk dampak ekonomi, 50% untuk dampak transportasi, 50% untuk dampak sosial, 0% untuk dampak lingkungan. Penetapan deadweight pada penelitian ini berdasarkan dari hasil survey lapangan yang dilakukan pada saat pengumpulan data dan melalui hasil kuesioner dan wawancara dengan para stakeholder. Attribution Attribution adalah penilaian dari berapa banyak dampak tersebut disebabkan oleh kontribusi dari program lain atau pihak lain. Attribution dihitung sebagai presentase . roporsi hasil yang disebabkan program tersebu. Attribution untuk dampak dalam penilitan ini adalah 0% untuk dampak ekonomi, 0% untuk dampak transportasi, 0% untuk dampak sosial, 0% untuk dampak lingkungan. Penetapan attribution pada penelitian ini berdasarkan dari hasil survey lapangan yang dilakukan pada saat pengumpulan data dan melalui hasil kuesioner dan wawancara dengan para stakeholder. Menghitung Nilai Dampak Pada tahapan ini dilakukan perhitungan nilai dampak. Langkah yang dilakukan untuk menghitung nilai dampak adalah menggunakan rumus . -deadweigh. x(Value financial proxy dampa. per dampak yang dihasilkan. Hasil yang didapatkan dari perhitungan tersebut ialah sebagai berikut: Tabel 8. Nilai Dampak Dampak Nilai Dampak Persentase (%) Dampak Ekonomi Rp 17. Dampak Transportasi Rp 2. Dampak Sosial Rp115. Dampak Lingkungan Rp 24. Total Rp 2. Sumber : Diolah Oleh Peneliti 2024 5 Menghitung Rasio SROI Menghitung Net Present Value (NPV) NPV dihitung dengan menggunakan Discount Rate Bank Indonesia yaitu 6,25% . engikuti penggunaan BI- 7 day Repo Rate per bulan Juli 2. Hasil dari NPV ialah Rp 2. Perhitungan dilakukan menggunakan excel impact map spreadsheet. Menghitung Rasio Received: 25 September 2024. Accepted: 16 Oktober 2024 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: x-x Vol. 1 No. Oktober 2023 Rasio SROI dihitung dengan membagi Net Present Value Of Benefit dengan total nilai input. Berikut perhitungan untuk mendapatkan rasio SROI: ycAyceyc ycEycyceycyceycuyc ycOycaycoycyce ycuyce yaAyceycuyceyceycnyc ycOycaycoycyce ycCyce SROI = Rp 2. 000 = 1,24 yaycuycyycycyc Ratio ycOycaycoycyce ycCyce yaycuycyycycs Rp1. Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa nilai SROI perusahaan adalah sebesar 1,24 kali. KESIMPULAN. Kesimpulan penelitian ini menjawab dua rumusan masalah yang telah disusun di Bab I dengan menggunakan data yang diuraikan di Bab IV. Pertama, penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa pembangunan jembatan Desa Kesongo memiliki dampak positif terhadap aspek ekonomi, transportasi, sosial, dan lingkungan masyarakat sekitar. Dampak tersebut terlihat dari peningkatan aktivitas ekonomi, kemudahan akses transportasi, dan perbaikan kondisi sosial serta lingkungan. Kedua, hasil penelitian menilai keberhasilan pembangunan jembatan tersebut dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Data menunjukkan bahwa setelah jembatan selesai dibangun, terjadi peningkatan pendapatan dan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mereka. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan dapat membawa manfaat signifikan bagi pengembangan ekonomi dan sosial di daerah pedesaan. DAFTAR PUSTAKA