PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 PENERAPAN DAN PEMASANGAN INSTALASI ALAT PENJERNIH AIR SISTIM BILAS BAGI MASYARAKAT DI DESA SUKA BARU KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG Hairian Rahmadi 1,2,3 Politeknik Negeri Ketapang. Jalan Rangga Sentap Kel. Sukaharja Kab. Ketapang Email: hairian465@yahoo. ABSTRAK Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kebangsungan hidup manusia. Air salah satu kebutuhan pokok sehari-hari yang tidak dapat terpisahkan tanpa air kemungkinan tidak ada kehidupan didunia. Oleh karena itu jika kebutuhan air tersebut belum tercukupi maka dapat memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Khususnya Desa Suka Baru Kecamatan Benua Kayong kabupaten Ketapang yang terdiri dari lima desa yaitu Desa Suka Baru. Desa Tuan Tuan. Desa Kaum. Desa Sei Kinji. Desa Mulia Kerta dan Desa Padang dengan luas wilayah 349,00 KM2. Permasaahan yang dialami oleh masyarakat Desa Suka Baru pada saat sekarang ini adalah air yang biasa digunakan masyarakat keruh dan berwarna kuning. Tujuan dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat dalam mengatasi permasaahan kesediaan air bersihmembuatkan sebuah alat pembersih air. Oleh karena itu, salah satu solusi untuk mengatasi air yang keruh dan adalah dengan menggunakan penyaring air. penyaring air merupakan suatu metode yang sederhana untuk pengolahan air yang Kegiatan Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat terbagi menjadi 4 tahap, yaitu survey, persiapan, pelaksanaan, dan tahap monitoring. Hasil dari PKM, masyarakat sudah merasa terbantu krn air yang difiter dan disuplay kemasyarakat suudah bisa buat memasak Kata kunci: instalasi, penjernih. PENDAHULUAN Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kebangsungan hidup manusia. Air salah satu kebutuhan pokok sehari-hari yang tidak dapat terpisahkan tanpa air kemungkinan tidak ada kehidupan didunia. Oleh karena itu jika kebutuhan air tersebut belum tercukupi maka dapat memberikan dampak yang besar terhadap kerawanan kesehatan. Kecamatan Benua Kayong kabupaten Ketapang yang terdiri dari lima desa yaitu desa baru, desa tuan tuan, desa kaum, desa sei kinjil ,desa mulia kerta dan desa padang dengan luas wilayah 349,00 KM2. Secara geografis, batas wilayah desa Baru bagian Utara berbatasan dengan kelurahan Sampit, bagian selatan berbatasan dengan desa sungai kinjil dan desa tuan-tuan. Sarana perhubungan yang ada di desa Baru cukup memadai walaupun tidak memiliki transfortasi umum . ngkutan Perjalanan antar desa maupun antar dusun dapat melalui jalan darat. Kecenderungan masyarakat di desa ini menggunakan sarana jalan darat. Perjalanan SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 6 Km ke pusat Ibu kota Kabupaten Ketapang 6 Km dan dari pusat Ibukota Propinsi . ota Pontiana. 535 Km (BPS Kabupaten Ketapang, 2. Masyarakat Kecamatan Benua kayong sebagian besar bekerja sebagai petani, peternak, nelayan, pedagang, pengrajin dan ada pula yang bekerja pada sektor pemerintahan pegawai pemerintahan dan guru. Penduduk di D esa Baru berjumlah 4. 397 jiwa, sebagian besar penduduknya berusia produktif antara 15 sampai dengan 35 tahun yang rataAerata berpendidikan Sekolah Dasar (SD). Selain bekerja sebagai petani dan nelayan. Pengadaan air bersih di Indonesia masih terpusat didaerah perkotaan, dan dikelola oleh Perusahaan Air Minum (PAM), namun demikian secara nasional jumlahnya masih belum mencukupi. Untuk daerah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih seperti dipedesaan umumnya mereka menggunakan air tanah . , air sungai dan lainnya. Permasalahan yang timbul yakni sering dijumpai bahwa kualitas air tanah maupun air sungai yang digunakan oleh masyarakat kurang memenuhi syarat sebagai air bersih. METODE Metode yang dilakukan oleh tim untuk menyelasaikan permasalahan dilapangan yaitu : A Mengkaji sekeruh apa air didesa tersebut A Pendekatan kepada masyarakat A Memberikan penyuluhan tentang manfaat alat tersebut Tahap Evaluasi Kegiatan evaluasi dilakukan secara intensif oleh tim pelaksana setiap kegiatan berlangsung untuk memastikan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Evaluasi dilakukan sejalan dengan monitoring, jika ada kendala Evaluasi dilakukan setiap tahap kegiatan, adapun rancangan evaluasi memuat uraian bagaimana dan kapan evaluasi akan dilakukan, kriteria, indikator pencapaian tujuan, dan tolak ukur yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan. Memberikan bimbingan kepada mitra agar tetap terus menerapkan metode yang baik untuk perawatan secara konsisten agar memperpanjang mur pakai alat tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil dilapangan setelah pemberian filter baik dari kejernihan, maupun dari hasil uji tds air . ndikator dari jmlah partike. , terlihat pada gambar 3. 1 dibawah ini SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Gambar 3. 1 pengujian air yg belum dan yang sudah difilter Alat dan bahan Gambar 3. 2 alat dan bahan Adapun alat dan bahan yang digunakan : Tabung filter Arang aktf Pasir kuarsa Pemasangan filter Disini tim bersama pihak Desa bersama-sama dalam perakitan filter dan pipa SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 KESIMPULAN Adapun kesimpulan pada PKM ini sebagai berikut : Air yang semula keruh sekarang menjadi jernih Pihak Desa dan Masyarakat merasa terbantu dengan adanya fiter tersebut Air yang disuplay kemasyarakat sekarang sudah layak buat memasak Perawatan pada fiter tersebut sangat mudah dan sudah diajarkan kepengelola SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 REFERENSI