JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI. Vol. No. 2 ,Desember 2022, pp. 454 - 464 p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN :2621-6248 . n page 454 http://journal. id/index. php/kompak Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 Restifa Ningtias1. Jaeni2 Fakultas Ekonomika & Bisnis Akuntansi. Universitas Stikubank Semarang. Indonesia Jl. Tri Lomba Juang. Mugassari. Semarang. Jawa Tengah e-mail : restifaningtias844@gmail. Fakultas Ekonomika & Bisnis Akuntansi. Universitas Stikubank Semarang. Indonesia Jl. Tri Lomba Juang. Mugassari. Semarang. Jawa Tengah e-mail : jaenimunawar131@gmail. ARTICLE INFO Article history: Received 30 September 2022 Received in revised form 2 November 2022 Accepted 10 November 2022 Available online 1 Desember 2022 ABSTRACT The first Covid-19 virus in Indonesia occurred in March 2020. With the virus, it had an impact on the company's financial performance. This study aims to determine whether there are significant differences in the financial performance of transportation companies listed on the Indonesia Stock Exchange before and during the COVID-19 pandemic. The data used in this study is secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange in the form of 2019 and 2020 annual reports. 2019 financial statements for conditions before the COVID-19 pandemic and 2020 annual reports for conditions during the COVID-19 The research variables used are Return On Equity (ROE). Quick Ratio (QR). Debt To Equity Ratio (DER), and Total Assets Turn Over (TATO). The results showed that there were significant differences in Return On Equity (ROE) and Total Assets Turn Over (TATO). Meanwhile, for Quick Ratio (QR) and Debt To Equity Ratio (DER) there is no significant difference. Keywords : Kinerja Keuangan. Return On Equity. Quick Ratio. Debt To Equity Ratio. Total Assets Turn Over Pendahuluan Virus Covid-19 di Indonesia pertama terjadi pada bulan maret 2020 . Virus Corona atau severeacute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-. adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru, hingga kematian. Infeksi virus Corona disebut Covid-19 (Corona Virus Disease 2. terjadi pertama kali di kota Wuhan. China pada bulan Desember 2019. Sektor kehidupan terutama bidang keuangan dan perekonomian Indonesia berdampak besar Received Sep 30 , 2022. Revised Nov 29, 2022. Accepted Nov 12, 2022 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n akibat menyebarnya virus covid-19. Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan Indonesia menyebutkan dampak pandemi virus Covid-19 telah mengganggu stabilitas sistem keuangan. Dampak covid-19 yaitu dampak sosial ekonomi yang terjadi pada perusahaan Indonesia. Moody Investor Fund (IMF) melakukan riset pada 482 perusahaan menunjukkan bahwa terdapat 20% sekor perekonomian yang mengalami dampak negatif paling signifikan dibanding sektor lainnya, yaitu sektor yang beroperasi dibidang transportasi, restoran, hotel, perjalanan dan pariwisata. Salah satunya sektor yang sangat berdampak adanya virus covid-9 adalah sektor transportasi. Penurunan kinerja keuangan pada industri transportasi di Indonesia hingga sebesar 50% berdasarkan pemaparan Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industr. Bidang Perhubungan Carmelita. Sektor transportasi merupakan sektor yang paling parah terdampak pada pandemi covid19. Pandemi virus corona membuat pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengakibatkan masyarakat tidak bisa keluar rumah untuk bepergian dan beraktifitas seperti biasanya, yang membuat mobilitas masyarakat turun drastis. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dilaporkan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal dua tahun 2020 mengalami terkontraksi 5,32%, dan kontraksi terdalam terjadi pada sektor transportasi dan pergudangan yang menyumbang 3,57% PDB. Hal ini membuat transportasi nasional secara keseluruhan mengalami penurunan yang sangat drastis hingga merugikan banyak perusahaan yang bergerak di bidang transportasi. Salah satu perusahaan sektor transportasi yang mengalami pukulan telak akibat pandemi corona yaitu PT Garuda Indonesia Tbk. Sepanjang semester I 2020 Garuda Indonesia membukukan rugi bersih sebesar US$ 712,72 juta atau setara Rp 10,47 triliun. Capaian ini berkebalikan dari kinerja periode yang sama pada tahun lalu, di mana PT Garuda Indonesia Tbk mampu mencatat laba sebesar US$ 24,11 juta atau setara Rp 354,48 miliar. Sedangkan PT Blue Bird Tbk tercatat mengalami kerugian sebesar Rp 93,67 miliar sepanjang semester I 2020 akibat pandemi corona. Padahal periode yang sama tahun lalu. PT Blue Bird Tbk berhasil mendapatkan laba bersih senilai Rp 158,37 miliar, dapat disimpulkan bahwa profitabilitasnya turun hingga 129,15%. PT Express Transindo Utama Tbk tercatat membukukan kerugian sebesar Rp 43,44 miliar sepanjang semester I 2020, turun 62,47% dibandingkan rugi yang dialami PT Express Transindo Utama Tbk pada periode yang sama tahun lalu. Pada semester I 2019 perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp 115,78 miliar (Dikutip dari Katadata 13 Agustus 2. Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Menurunnya minat masyarakat untuk berpergian dan keluar rumah tentu salah satu pemicu penurunan omset usaha bidang transportasi yang juga berdampak pada perusahaan. Kinerja perusahaan merupakan suatu prestasi yang dicapai suatu perusahaan dalam periode tertentu sebagai hasil dari proses kerja semasa periode tersebut. Kinerja keuangan adalah kondisi yang mencerminkan keadaan keuangan suatu perusahaan berdasarkan sasaran, standar, dan kriteria yang ditetapkan sebelumnya. Kinerja keuangan dapat dianalisis menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, rasio likuiditas, dan rasio aktivitas. Rasio profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur dan menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan sebuah keuntungan atau laba bagi suatu perusahaan. Rasio solvabilitas adalah rasio yang dapat menunjukkan sejauh mana perusahaan mengendalikan kemampuan dalam melunasi semua kewajiban, baik jangka pendek ataupun jangka Panjang. Rasio likuiditas adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau utang jangka Rasio aktivitas adalah rasio yang dapat digunakan untuk mengukur keefektifan atau ketetapan cara perusahaan dalam menggunakan aktiva-aktiva yang dimiliki sehingga setiap akuntansi keuangan dapat berjalan dengan baik. Teori Sinyal menerangkan bahwa pihak pengirim . emilik informas. memberikan suatu sinyal atau isyarat berupa informasi yang menggambarkan kondisi suatu perusahaan yang informasi tersebut berguna bagi pihak investor. Signalling Theory pertama kali dikemukakan oleh Spance . Cara kerja dari teori ini memberitahukan informasi yang berupa sinyal yang berasal dari seseorang yang memiliki informasi lebih kepada stakeholder yang kekurangan data atau informasi (Fauzan & Purwanto, 2. Hubungan teori signal dengan penelitian ini yaitu pengungkapan yang semakin luas dan akurat akan memberikan sinyal positif kepada pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan . maupun para pemegang saham perusahaan . Semakin luas informasi yang disampaikan kepada stakeholder dan shareholder maka akan semakin memperbanyak informasi yang diterima mengenai perusahaan. Hal ini akan menimbulkan kepercayaan stakeholder dan shareholder kepada perusahaan. Kepercayaan ini menunjukkan stakeholder dengan diterimanya produk-produk perusahaan sehingga akan meningkatkan laba yang diterima perusahaan. Rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Pada penelitian ini rasio profitabilitas diproksikan oleh Return On Equity (ROE). ROE dapat mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari investasi pemegang saham. Adanya penurunan minat masyarakat untuk berpergian tentu memicu penurunan laba usaha bidang transportasi. Menurut penelitian Christianty, dkk . Pratama, dkk . dan Sucipto . terdapat perbedaan yang signifikan rasio profitabilitas (ROE) pada sebelum dan saat pandemi covid-19. Rasio likuiditas dapat didefinisikan sebagai rasio yang menunjukan kapabilitas perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka pendeknya. Rasio ini menunjukan kemampuan finansial perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek kepada kreditor. Quick Ratio atau rasio cepat adalah kemampuan perusahaan melunasi kewajibannya dengan aset yang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Menurut penelitian yang dilakukan Sucipto . menyebutkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio likuiditas. Rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibanya, baik jangka pendek maupun jangka Panjang. Debt To Equity Ratio digunakan untuk mengetahui hubungan antara utang jangka panjang dengan jumlah modal sendiri yang telah diberikan oleh pemilik perusahaan, dengan maksud untuk mengetahui berapa jumlah dana yang disediakan kreditor. Menurut Aprilia . Chritianty, dkk . Lowardi, dkk . Roosdiana . Siswati . dan Sucipto . terdapat perbedaan yang signifikan rasio solvabilitas pada sebelum dan saat pandemi covid-19. Rasio aktivitas adalah rasio yang dapat digunakan untuk mengukur keefektifan atau ketetapan cara perusahaan dalam menggunakan aktiva-aktiva yang dimilikinya. Perusahan bisa dikatan kinerja keuangannya baik apabila penggunaan aktiva setara dengan aktivitas operasional Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n . id,2. Total Assets Turn Over memaparkan bahwa tingkat efisiensi pemakaian aktiva perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan volume penjualan tertentu sesuai catatan atas laporan keuangan. Siswati . menyimpulkan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan terhadap rasio aktivitas pada sebelum dan saat pandemi covid-19. Berdasarkan latar belakang dan penelitian terdahulu yang telah diuraikan di atas, pandemi covid sangat berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pandemi covid-19 terhadap kinerja keuangan perusahaan. Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi karena adanya variabel bebas. Variabel terikat yang dipakai dalam penelitian ini yaitu kinerja keuangan. Sedangkan variabel independen yaitu variabel yang mempengaruhi, yang mengakibatkan timbulnya atau berubahnya variabel terikat. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah variable rasio profitabilitas, variabel rasio likuiditas, variable rasio solvabilitas dan variable rasio aktivitas. Kerangka Model Empiris Perusahaan Transportasi Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Perusahaan Transportas Kinerja Keuangan Kinerja Keuangan Sebelm Pandemi Sebelm Pandemi Sebelum Pandemi Sebelum Pandemi RasioProfitabilitas RasioProfitabilitas (Return On Equit. (Return On Equit. Rasio Likuiditas Rasio Likuiditas (Quick Rati. (Quick Rati. Rasio Solvabilitas Rasio Solvabilitas (Debt to Equity Rati. (Debt to Equity Rati. Rasio Aktivitas Rasio Aktivitas (Total Asset Turnove. (Total Asset Turnove. Uji Wilcoxon Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu : H1 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio H2 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio likuiditas H3 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio H4 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio aktivitas Metode Peneltian Pada penelitian ini menggunakan variabel dependen dan independen. Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi karena adanya variabel bebas. Variabel terikat yang dipakai dalam penelitian ini yaitu kinerja keuangan. Variabel independen yaitu variabel yang mempengaruhi, yang mengakibatkan timbulnya atau berubahnya variabel terikat. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah variable rasio profitabilitas, variabel rasio likuiditas, variable rasio solvabilitas dan variable rasio aktivitas. Berikut pengukuran variabel yang digunakan dalam penelitian ini : Rasio profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur dan melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan sebuah keuntungan bagi perusahaan. Return On Equity Ratio (ROE) merupakan rasio profitabilitas untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari investasi pemegang saham perusahaan tersebut yang dinyatakan dalam persentase. Rumus Return On Equity (ROE) sebagai berikut : ycyeIyeiyenyeeyea ycyea ycyeeyenyeOyeiyeo . = ycyeCyeEyeC ycyeIyeeyeiyeOyeO ycyeIyeiyeIyesyeCyeO ycyeCyeUyeCyeU yaEyayayayayaoya yaayayayayayaoyaya yaeyaoyayaoya Rasio likuiditas adalah rasio yang dapat memperlihatkan atau menunjukan sejauh mana perusahaan mengendalikan kemampuan dalam melunasi semua kewajiban,baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek. Quick Ratio (QR) digunakan untuk mengetahui hubungan antara utang jangka panjang dengan jumlah modal sendiri yang telah diberikan oleh pemilik perusahaan, dengan maksud untuk mengetahui berapa jumlah dana yang disediakan kreditor dengan pemilik perusahaan Cara penghitungan Quick Ratio adalah sebagai berikut : ycyenyeOyeEyeU ycyeCyeiyeOyea . = . cyeUyeiyeOyeyeC ycyeCyeayeEyeCyee Oe ycyeIyeeyeiyeIyeIyeOyeCyeCye. ycyayaya% yaiyayaoyaya yaUyaoyayauyaoya Rasio solvabilitas adalah rasio yang dapat memperlihatkan atau menunjukan sejauh mana perusahaan mengendalikan kemampuan dalam melunasi semua kewajiban,baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek. Debt To Equity Ratio digunakan untuk mengetahui hubungan antara utang jangka panjang dengan jumlah modal sendiri yang telah diberikan oleh pemilik perusahaan, dengan maksud untuk mengetahui berapa jumlah dana yang disediakan kreditor dengan pemilik perusahaan. Rumus untuk menghitung Debt To Equity Ratio adalah sebagai berikut : ycyeIyeEyei ycyea ycyeeyenyeOyeiyeo ycyeCyeiyeOyea . = ycyeayeiyeCyes ycyeiyeCyeayeO ycyayaya% yaeyayayaoyau yayayayayayaoya Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Rasio aktivitas adalah rasio yang dapat digunakan untuk mengukur keefektifan atau ketetapan cara perusahaan dalam menggunakan aktiva-aktiva yang dimilikinya sehingga setiap akuntansi keuangan dapat berjalan dengan baik. Total Assets Turn Over adalah perbandingan antara penjualan dengan total aktiva suatu perusahaan yang menjelaskan tentang kecepatan perputaran total aktiva dalam satu periode tertentu. Rumus Total Assets Turn Over adalah sebagai berikut : ycyeayeiyeCyes ycyeiyeiyeIyeiyei yeiyenyeeyea ycyeyeIyee = ycyeIyeayeUyenyeCyesyeCyea ycyeIyeeyeiyeOyeO yaeyayayaoyau yaAyayayayayao Objek. Populasi. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Objek dalam penelitian ini adalah Bursa Efek Indonesia. Populasi merupakan kelompok orang, kejadian atau peristiwa yang menjadi perhatian para peneliti. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan tahun penelitian dari 2019 sampai dengan 2020 yang berjumlah 24 perusahaan. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu 19 perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan tahunan pada tahun 2019 dan 2020. Teknik pengambilan sampel dilakukan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria dan sistematika tertentu yang bertujuan untuk mendapatkan sampel yang Kriteria perusahaan yang akan dijadikan sebagai sampel dalam penelitian : . Perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020, . Laporan keuangan perusahaan sub sektor transportasi yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020, . Ketersediaan dan kelengkapan data tahunan perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 - 2020. Hasil dan Pembahasan 1 Hasil 1 Statistik Deskriptif Tabel 1 Statistik Deskriptif Diskripsi Variabel Sebelum Pandemi Covid-19 Minimu Maximum Mean Statistic Statistic Statistic Statistic ROE 2019 37 -. QR 2019 DER 2019 TATO 2019 25 -. Valid N . Std. Deviation Statistic Tabel 2 Statistik Deskriptif Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Diskripsi Variabel Sesaat Pandemi Covid-19 Minimu Maximum Mean Statistic Statistic Statistic Statistic ROE 2020 23 -. QR 2020 DER 2020 TATO 2020 15 -. Valid N . Std. Deviation Statistic Dari tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut : Profitabilitas (ROE) secara rata-rata sebelum pandemi Covid-19 dan sesaat pandemi Covid-19 sebanyak 19 perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 dalam penelitian ini mengalami penurunan sebesar 0,15%. Hal ini kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari investasi pemegang saham mengalami Hal ini disebabkan adanya penurunan minat masyarakat untuk berpergian tentu memicu penurunan laba usaha bidang transportasi. Rasio Likuiditas (QR) secara rata-rata sebelum pandemi Covid-19 dan sesaat pandemi Covid19 sebanyak 19 perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 dalam penelitian ini mengalami peningkatan sebesar 0,58%. Hal ini dapat diartikan bahwa kapabilitas perusahaan mampu untuk menutupi kewajiban jangka Rasio ini menunjukan kemampuan finansial perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek kepada kreditor. Adanya penurunan laba pada perusahaan dalam kondisi covid-19 dapat menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan dalam melunasi utangnya. Rasio Solvabilitas (DER) secara rata-rata sebelum pandemi Covid-19 dan sesaat pandemi Covid-19 sebanyak 19 perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 dalam penelitian ini mengalami penurunan sebesar 0,15%. Hal ini dapat diartikan kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibanya mengalami penurunan, baik jangka pendek maupun jangka Panjang. Perusahaan bisa dikatan kinerja keuangannya baik apabila utangnya tidak terlalu banyak dipergunakan pada biaya operasional. Adanya penurunan laba pada perusahaan dalam kondisi covid-19 dapat menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan dalam melunasi utangnya. Rasio Aktivitas (TATO) secara rata-rata sebelum pandemi Covid-19 dan sesaat pandemi Covid-19 sebanyak 19 perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 dalam penelitian ini mengalami penurunan sebesar 0,05%. Hal ini dapat mengukur keefektifan atau ketetapan cara perusahaan dalam menggunakan aktiva-aktiva yang dimilikinya. Perusahan bisa dikatan kinerja keuangannya baik apabila penggunaan aktiva setara dengan aktivitas operasional. 2 Uji Normalitas Hasil pengujian normalitas dilakukan dengan KolmogorvSmirnov karena jumlah sampel kurang dari 100 observasi. Hasil uji normalitas dipaparkan pada tabel di bawah ini: Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Tabel 3 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b ROE ROE DER DER TATO TATO 2626 -. 7995 -. 0174 -. Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber : data yang diolah, 2022 316 -. Dari hasil uji normalitas seperti yang tertera di tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan dimensi ROE 2019. ROE 2020. QR 2020 dan DER 2020 berdistribusi tidak normal karena nilai signifikansi < 0,05 sedangkan QR 2019. DER 2019. TATO 2019, dan TATO 2020 berdistribusi normal karena nilai signifikansi > 0,05. 3 Pengujian Hipotesis Berdasarkan permasalahan yang diteliti uji hipotesis yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Pengujian ini dilakukan dengan taraf nyata () sebesar 0,05 atau 5%. Dengan demikian kriteria Wilcoxon yang akan digunakan adalah apabila Pvalue (Sig. 2-taile. > 0,05 maka H0 diterima, sedangkan apabila Pvalue (Sig. 2 taile. <0,05 maka H0 ditolak. Tabel 4 Uji Wilcoxon Test Statisticsc ROE 2020 QR 2020 - QR ROE 2019 Asymp. Sig. -taile. Based on positive ranks. Based on negative ranks. Wilcoxon Signed Ranks Test Sumber : data yang diolah, 2022 DER 2020 DER 2019 TATO 2020 TATO 2019 Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan keputusan hipotesis sebagai berikut : H1 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio Nilai signifikansi dari uji Wilcoxon diatas Kinerja Keuangan Rasio Profitabilitas (ROE) Sebelum signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 yang diukur dari rasio profitabilitas (ROE) (H1 diterim. Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n H2 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio Nilai signifikansi dari uji Wilcoxon diatas Kinerja Keuangan Rasio likuiditas (QR) sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 sebesar 0,616 . ebih besar dari 0,. Artinya tidak Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 yang diukur dari rasio likuiditas (QR) (H2 H3 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio Nilai signifikansi dari uji Wilcoxon diatas Kinerja Keuangan Rasio solvabilitas (DER) sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 sebesar 0,906 . ebih besar dari 0,. Artinya terdapat perbedaan Rasio solvabilitas (DER) yang tidak signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 (H3 H4 : Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio Nilai signifikansi dari uji Wilcoxon diatas Kinerja Keuangan Rasio aktivitas (TATO) sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 sebesar 0,019 . ebih kecil dari 0,. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 diukur dari rasio aktivitas (TATO) (H4 2 Pembahasan Pembahasan dalam penelitian dijelaskan sebagai berikut : Hipotesis pertama (H. menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio profitabilitas. Kinerja keuangan perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 yang diukur dari rasio profitabilitas (ROE) dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Christianty, dkk . Pratama, dkk . dan Sucipto . menyebutkan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan saat pandemi covid-19. Hipotesis kedua (H. menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio likuiditas. Kinerja keuangan perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 yang diukur dari rasio likuiditas (QR) dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang tidak signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini tidak mendukung atau menolak penelitian yang dilakukan oleh Sucipto . yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rasio likuiditas pada sebelum dan saat pandemi covid-19 Hipotesis ketiga (H. menyatakan tidak terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio solvabilitas Kinerja keuangan perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 yang diukur dari rasio solvabilitas (DER) dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang tidak signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini tidak mendukung atau menolak penelitian yang dilakukan oleh Aprilia . Chritianty, dkk . Lowardi, dkk . Roosdiana . Siswati . dan Sucipto . yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rasio solvabilitas pada sebelum dan saat pandemi covid-19 Hipotesis keempat (H. menyatakan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan saat pandemi covid-19 terhadap rasio profitabilitas kinerja keuangan perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2019 Ae 2020 yang diukur dari rasio aktivitas (TATO) dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Siswati . menyimpulkan bahwa terjadi perbedaan yang signifikan terhadap rasio aktivitas pada sebelum dan saat pandemi covid-19. Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2019-2020 (Restifa Ningtia. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 n Kesimpulan dan Saran 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada bab sebelumnya, maka : Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 yang diukur dari rasio profitabilitas (ROE) Tidak Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 yang diukur dari rasio likuiditas (QR) Tidak Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 yang diukur dari rasio solvabilitas (DER) Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 diukur dari rasio aktivitas (TATO) 2 Saran Berdasarkan kesimpulan dan saran diatas, maka saran dalam penelitian ini sebagai berikut : Bagi peneliti yang selanjutnya bisa memperluas penelitian dengan menggunakan sektor industri Bagi penelitian selanjutnya diharapkan untuk menggunakan rasio keuangan yang lain sebagai variabel penelitiannya, sehingga hasil penelitian bisa lebih luas lagi. Daftar Pustaka