PRODUKTIVITAS KOMBINASI PEMAKAIAN ALAT BERAT EXCAVATOR DAN DUMP TRUCK PADA PEKERJAAN GALIAN PROYEK PEMBANGUNAN GUDANG CJ LOGISTIC SAFEAoNAoLOCK ECO INDUSTRIAL PARK Reinanda Aurellia Pramesti1 . Hasan Dani2 Mahasiswa D4 Teknik Sipil. Fakultas Vokasi. Universitas Negeri Surabaya. Dosen D4 Teknik Sipil. Fakultas Vokasi. Universitas Negeri Surabaya. Email: reinandaaurellia. 21017@mhs. Abstrak Pada proyek pembangunan Gudang CJ Logistic SafeAonAoLock Eco Industrial Park terdapat pekerjaan galian yang memerlukan alat berat seperti excavator dan dump truck sebagai alat bantu untuk pekerjaan pemindahaan tanah. Meskipun proyek ini telah berjalan, pengaturan alat berat yang digunakan belum optimal, berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama periode penggalian tanah terdapat waktu tunggu excavator terhadap dump truck, hal ini yang dapat mempengaruhi produktivitas dan juga mengurangi efisiensi proses pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas excavator dan dump truck, membandingkan kombinasi alat berat untuk menentukan pilihan yang paling optimal dari segi waktu dan biaya, serta menetapkan jumlah alat dan durasi kerja yang paling Dengan pendekatan kuantitatif dan analisis komparatif digunakan untuk mengevaluasi dua alternatif kombinasi alat berat. Hasil perhitungan menunjukan bahwa produktivitas excavator Hitachi zx210f-5g adalah sebesar 47,62 m3/jam, dan untuk produktivitas dump truck Mitsubisi Fuso FM 517 HS 7. 5 MT sebesar 26,32 m3/jam. Hasil analisis menujukan bahwa kombinasi 3 merupakan kombinasi yang paling optimal. Kombinasi ini memberikan percepatan durasi sebesar 65,71% atau 23 jam lebih cepat dibandingkan dengan kondisi awal, dengan peningkatan biaya sebesar Rp11. 875,00 atau 39,33%. Kata Kunci: Excavator. Dump Truck. Kombinasi. Pekerjaan Galian. Produktivitas Abstract In the CJ Logistic SafeAonAoLock Eco Industrial Park Warehouse construction project, there is excavation work that requires heavy equipment such as excavators and dump trucks as aids for earthmoving work. Although this project has been running, the arrangement of heavy equipment used has not been optimal, based on observations made during the earthmoving period there is a waiting time for the excavator to the dump truck, this can affect productivity and also reduce the efficiency of the work process. This study aims to analyze the productivity of excavators and dump trucks, compare combinations of heavy equipment to determine the most optimal choice in terms of time and cost, and determine the number of tools and the most efficient work duration. With a quantitative approach and comparative analysis used to evaluate two alternative combinations of heavy equipment. The calculation results show that the productivity of the Hitachi zx210f-5g excavator is 47. 62 m3/hour, and for the productivity of the Mitsubisi Fuso FM 517 HS 7. 5 MT dump truck is 26. 32 m3/hour. The results of the analysis indicate that combination 3 is the most optimal combination. This combination provides a duration acceleration 71% or 23 hours faster compared to the initial condition, with a cost increase of Rp11,884,875. 00 or Keywords: Excavator. Dump Trcuk. Combination. Excavation Work. Productivity pembangunan pada jalan, gedung, bendungan dan pembangunan lainnya sedang berkembang di berbagai wilayah di Indonesia (Hariyanto et al. Bangunan merupakan struktur yang dibangun dengan tujuan tertentu, baik untuk hunian, industri. PENDAHULUAN Pembangunan konstruksi belakangan ini semakin berkembang dengan sanagat pesat seiring meningkatnya kemajuan dari teknologi dan juga bertambahnya populasi manusia. Mulai dari ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. komersial, atau fungsi lainnya. Bangunan sendiri sangat terkait erat dengan proyek konstruksi dalam industri pembangunan. Suatu proyek merupakan upaya mengerahkan sumber daya yang ada dan diorganisasikan untuk mencapai tujuan, sasaran, dan harapan penting tertentu yang harus diselesaikan dalam batas waktu yang telah disepakati (Kaprina et , 2. Dalam suatu proyek konstruksi harus memperhatikan beberapa hal penting yaitu waktu, biaya, dan mutu. Ketiganya bergantung pada perencanaan yang cermat terhadap metode pelaksanaan, penggunaan alat dan penjadwalan. Keberhasilan suatu proyek konstruksi dapat diukur dari dua hal, yaitu keuntungan yang didapatkan serta ketepatan waktu penyelesaian proyek, oleh karena itu pemilihan alat berat yang akan digunakan pada proyek merupakan salah satu upaya untuk mencapai keberhasilan tersebut (Putra, 2. Pada proyek dengan skala yang besar untuk mempercepat pekerjaan galian tanah digunakannya alat berat seperti excavator dan dump truck untuk melakukan pekerjaan gali-muat. Alat berat yang akan digunakan pada suatu proyek harus sesuai dengan kondisi dan situasi yang ada pada proyek, sehingga ketepatan dalam memilih alat berat sangat mempengaruhi produktivitas dari alat berat tersebut (Kalengkongan et al. , 2. Kombinasi alat berat merupakan upaya untuk menentukan jumlah kebutuhan alat berat yang akan digunakan, jenis alat berat, menghitung waktu dan biaya yang dibutuhkan oleh setiap kombinasi alat berat yang akan digunkan. Oleh karena itu dibutuhkannya analisis kombinasi pada alat berat yang akan digunakan pada pekerjaan galian tanah untuk mengetahui produktivitas alat berat tersebut. Galian dan Pemindahan Tanah Pekerjaan tanah merupakan pekerjaan awal yang sangat penting dan menjadi pendahulu sebelum dimulainya pekerjaan konstruksi, yaitu untuk menentukan elevasi rencana, oleh karena itu diperlukan proses galian dan pemindahan tanah (Gultom et al. , 2. Pekerjaan galian merupakan proses pemindahan tanah atau batuan dari satu lokasi ke lokasi lain dan memprosesnya sehingga dapat memenuhi persyaratan elevasi (Sutanto et al. , 2. Pekerjaan galian meliputi galian, pegangkutan, pembuangan, dan pemadatan. Pemindahan tanah merupakan semua pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan tanah seperti penggalian, pemuatan, pemadatan tanah atau batuan dengan menggunakan alat-alat besar (Zulkarnaen et al. , 2. Alat Berat Alat berat diartikan sebagai peralatan atau mesin berukuran besar yang diarancang untuk melakukan pekerjaan konstruksi seperti pekerjaan tanah, jalan, gedung, perkebunan, dan pertambangan (Kurniawan, 2. Alat berat merupakan salah satu unsur penunjang pelaksanaan pekerjaan untuk mencapai target waktu dan volume yang telah ditentukan sebelumnya. Pemilihan alat berat merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu proyek sehingga dapat berjalan dengan lancar, kesalahan dalam pemilihan alat berat dapat mengakibatkan proyek menjadi tidak lancar hingga pembengkakan biaya Sehingga dalam pemilihan alat berat harus memperhatikan klasifikasi alat yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan metode pelaksanaan. Excavator Excavator merupakan alat berat yang memiliki peran yang penting dalam berbagai proyek konstruksi, terutama untuk pekerjaan yang melibatkan penggalian, pemindahan material, dan persiapan lahan. Alat ini terdiri dari beberapa komponen utama seperti boom, arm, dan bucket yang digerakan oleh sistem hidrolis. Sistem hidrolis pada excavator memungkinkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk ditransfer secara efisien ke bagianbagian alat, sehingga menghasilkan gaya yang cukup besar untuk menggerakan dan mengangkat material KAJIAN PUSTAKA Gudang Menurut Maryono & Widyastuti . gudang merupakan tempat yang menjadi aktivitas pengelolaan barang meliputi kegiatan penerimaan, penyortiran, penyimpanan, dan pengiriman barang. Gudang didefiniskan sebagai tempat penyimpanan sementara dan pengambilan inventori untuk mendukung kegiatan operasi bagi proses berikutnya, atau ke lokasi distribusi, atau kepada konsumen akhir (Saputra & Sihombing, 2. Gudang juga dapat didefinisikan sebagai tempat yang dibebani tugas untuk menyimpan barang yang akan dipergunakan dalam produksi sampai barang diminta sesuai dengan jadwal produksi yang berfungsi menjadi titik pengiriman barang dimana semua barang dapat diterima dan dikirim secapat, seefektif, dan seefisien mungkin (Noor, 2. Dump Truck Dump Truck merupakan alat berat yang digunakan untuk mengangkut material dalam jumlah besar, seperti tanah, pasir, batu dan material konstruksi lainnya. kendaraan ini dilengkapi dengan bak terbuka yang dapat dimiringkan atau diangkat untuk memudahkan proses penurunan material pada ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. lokasi tujuan. Dump truck menggunakan sistem hidrolis yang memungkinkan bak pada dump truck dapat diangkat ke atas, sehingga material dapat dituangkan dengan cepat dan efisien. Keunggulan utama dump truck terletak pada efisiensinya dalam mengangkut dan menurunkan material, serat kemampuannya untuk beroperasi di berbagai jenis efisien dari segi waktu dan juga biaya. Berikut terdapat tahapan penelitian ini: Penentuan objek penelitian Objek penelitian dilakuakan pada proyek Pembangunan Gudang CJ logistic SafeAonAoLock Eco Industrial Park. Produktivitas Menurut Arista . , produktivtas merupakan kemampuan alat yang dinyatakan dalam satuan . co3 /ja. Produktivitas alat berat bergantung pada kapasitas, waktu siklus alat, dan efisiensi alat. Kesalahan dalam pemilihan alat berat dapat mengakibatkan proyek tidak berjalan lancar, sehingga menyebabkan pembengkakan pada kebutuhan biaya, juga dapat menyebabkan produktivitas alat berat yang kecil dan tenggang waktu yang dibutuhkan untuk pengadaan alat berat menjadi tidak sesuai (Sokop et al. , 2. Terdapat faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan penggunaan alat berat pada proyek, seperti lokasi proyek, dan jenis pekerjaan yang akan dilakukan, dalam pemilihan terdapat besaran yang dinamakan produktivitas untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi alat berat tersebut (Sahid et al. , 2. Terdapat 3 . faktor yang mempengaruhi pengoperasian alat, yaitu waktu, material, efisiensi. Gambar 1 Lokasi Penelitian (Sumber: w. Mengumpulkan data yang dibutuhkan Metode penelitian disusun untuk mengarahkan pembahasan studi secara struktur mulai dari penelitian terdahulu, penemuan masalah, pengamatan, pengumpulan data yang dapat sebelumnya dan dapat dilakukan melalui Pengumpulan data primer dapat diperoleh dengan melakukan survei atau observasi langsung pada lokasi proyek serta melakukan proses dokumentasi. Data sekunder dalam penelitian berupa literatur mengenai spesifikasi alat berat, gambar bestek, rumus perhitungan, faktor dan kapasitas alat berat yang digunakan pada penelitian ini. Mengolah data Setelah mendapatkan data yang diperlukan maka langkah selanjutnya adalah perhitungan Pada tahap mengolah atau menganalisis perhitungan pada kombinasi produktivitas alat berat excavator dan dump truck didapat dengan rumus yang ada dan pengolahan data menggunkan bantuan Microsoft Excel. Terdapat beberapa perhitungan produktivitas alat berat, dan biaya operasional, sehingga dapat membuat dan menentukan kombinasi alat berat yang paling optimal. Analisis hasil Menganalisis data atau hasil yang sudah dihitung serta dibandingkan agar mendapatkan alasan dari terjadinya perbedaan perbandingan. Kesimpulan Tahapan akhir merupakan tahapan kesimpulan pada hasil penelitian yang telah dilakukan dan memberikan saran untuk penelitian selanjutnya. Biaya Operasional Biaya operasional merupakan biaya yang berkaitan dengan pengoperasian suatu alat berat, biaya operasional hanya dikeluarkan ketika alat berat beroperasi (Ramadhan & Prasetyono, 2. Saat alat berat mulai dioperasikan, perhitungan biaya operasional penyewaan yang dikeluarkan meliputi biaya sewa alat berat perjam, biaya mobilisasi atau demobilisasi, biaya bahan bakar, dan biaya operator (Prisdawani et al. , 2. METODE Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, penelitian kuantitatif merupakan suatu pendekatan yang didasari oleh sesuatu yang pasti, faktual, dan berdasarkan data empiris dalam meneliti suatu sampel dimana pengambilan sampel diambil secara acak dengan mengumpulkan data melalui instrument (Irsadunnafi, 2. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang mengarah pada analisis komperatif. Analisis komperatif merupakan penelitian yang bersifat membandingkan (Arista, 2. Dengan membandingkan beberapa jenis kombinasi jumlah excavator dan dump truck, setelah itu dapat ditarik kesimpulan kombinasi jumlah excavator dan dump truck mana yang paling ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Diagaram Alir Produktivitas excavator per jam . 3/ja. yc ycu yaycayaycUya ycu yayca ycu 60 (Q) ycNyc ycu yayc 0,91 ycu 0,75 ycu 0,9 ycu 60 0,86 ycu 0,9 = 47,62 m3/jam Perhitungan Produktivitas Dump Truck Berikut ini merupakan data alat berat dump turck yang akan digunakan untuk perhitungan Kapasitas bak dump truck (V) : 28,42 m3 Produktivitas excavator (Qex. : 47,62 m3/jam Efisiensi kerja (FaDT) : 0,75 Berat jenis material (D) : 1,6 ton/m3 Waktu siklus (T. : 30,37 menit Produktivitas dump truck per jam . 3/ja. (Q. yc ycu yaycayaycN ycu 60 ya ycu ycNyc 28,42ycu 0,75 ycu 60 1,6 ycu 30,37 = 26,32 m3/jam Gambar 2. Diagram Alir Penelitian Perhitungan Biaya Sewa Alat Data harga sewa alat berat pada perhitungan ini deperoleh berdasarkan informasi aktual dari proyek yang sedang berjalan, yang mencerminkan kondisi harga pasar pada saat pelaksanaan pekerjaan. Sementara itu, harga bahan bakar yang digunakan dalam perhitungan diperoleh dari situs resmi Pertamina agar sesuai dengan harga yang berlaku. Dibawah ini merupakan perhitungan biaya sewa total alat berat yang digunakan: Excavator Tipe : Hitachi zx210f-5g Harga sewa alat = Rp155. 000,00/jam Bahan bakar = Rp233. 625,00/jam Operator = Rp15. 625,00/jam Harga sewa total = Rp404. 250,00/jam Dump Truck Tipe : Mitsubisi Fuso FM Harga sewa alat = Rp230. 000,00/jam Bahan bakar = Rp213. 600,00/jam Operator = Rp15. 625,00/jam Harga sewa total = Rp459. 225,00/jam HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungan Volume Galian Pada penelitian ini pekerjaan galian tanah yang digunakan sebagai data untuk menghitung volume galian merupakan pekerjaan galian pondasi pile cap, dan pekerjaan galian drainase. Hasil perhitungan volume galian untuk pekerjaan drainase akan digabungkan dengan hasil perhitungan volume galian pekerjaan pile cap. Jumlah total volume galian tersebut akan dikalikan dengan faktor swelling. Berikut ini merupakan hasil perhitungan total volume galian. Volume Galian Pile Cap : 116,23 m3 Volume Galian Drainase : 1236,00 m3 Total Volume Galian = 116,23 1236,00 = 1352,23 3 Total Volume x Swelling = 1352,23 x 1,25 = 1690,28 m3 Dari hasil perhitungan tersebut didapatkan total volume galian tanah sebesar 1690,28 m3. Perhitungan Produktivitas Excavator Pada proyek ini excavator mempunyai fungsi yaitu untuk menggali tanah dan untuk memindahkan tanah ke dalam bak dump truck. Digunakan unit excavator sebagai berikut. Kapasitas Bucket (V) : 0,91 m3 Faktor Bucket (F. : 0,9 Efisiensi Kerja (FaEXC) : 0,75 Faktor Koreksi (F. : 0,9 Waktu Siklus : 0,86 menit Perhitungan Kombinasi Perhitungan kombinasi alat berat excavator dan dump truck dilakukan berdasarkan produktivitas dari alat berat dan biaya sewanya, sebelum itu dilakukanya analisa terhadap kondisi asli di lapangan yang nantinya akan digunakan sebagai pembanding terhadap hasil perhitungan kombinasi alat berat. ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Analisa Kondisi Asli Excavator Jumlah alat . Volume Galian Produksi excavator (Q) Produksi keseluruhan Waktu kerja = 1 unit = 1690,28 m3 = 47,62 m3/jam =Qxn = 47,62 x 1 unit = 47,62 m3/jam Jumlah alat . Volume Galian Produksi excavator (Q) Produksi keseluruhan = 2 unit = 1690,28 m3 = 47,62 m3/jam =Qxn = 47,62 x 2 unit = 95,23 m3/jam Waktu kerja = ycEycycuyccycycoycycn yceycuycayca ycoyceycyceycoycycycEa ycO. yaycaycoycnycaycu ycEycycuyccycycoycycn ycoyceycyceycoycycycEa 1690,28 yco3 = 17,74 jam OO 18 jam = 47,62 yco3/ycycayco = 35,48 jam OO 35 jam Biaya sewa total = Rp404. 250,00 x 35 x 1 unit = Rp14. 750,00 Dump Truck Biaya sewa total = Rp459. 225,00 x 35 x 1 unit = Rp16. 875,00 Biaya sewa total Alternatif Kombinasi Satu Excavator Jumlah alat . = 1 unit Volume Galian = 1690,28 m3 Produksi excavator (Q) = 47,62 m3/jam Produksi keseluruhan =Qxn = 47,62 x 1 unit = 47,62 m3/jam Waktu kerja = Rp404. 250,00 x 35 x 1 unit = Rp14. 750,00 Jumlah dump truck . = 1690,28 m3 = 26,32 m3/jam = 95,23 m3/jam Jumlah dump truck . Biaya sewa total = 35,48 jam OO 35 jam = 1690,28 m3 = 26,32 m3/jam = 47,62 m3/jam Dump Truck Volume galian Produktivitas dump truck Produktivitas excavator = Rp459. 225,00 x 18 x 4 unit = Rp33. 200,00 Alternatif Kombinasi Tiga Excavator Jumlah alat . = 3 unit Volume Galian = 1690,28 m3 Produksi excavator (Q) = 47,62 m3/jam Produksi keseluruhan =Qxn = 47,62 x 3 unit = 142,85 m3/jam Waktu kerja ycO. = ycEycycuyccycycoycycn yceycuycayca ycoyceycyceycoycycycEa 1690,28 yco3 142,85 yco3/ycycayco = 11,83 jam OO 12 jam ycEycycuyccycycoycycn ycNyceycycayceycycayc ycEycycuyccycycoycycn ycNyceycycoyceycaycnyco Biaya sewa total 47,62 = 26,32 = 1,81 unit OO 2 unit Biaya sewa total ycEycycuyccycycoycycn ycNyceycycayceycycayc ycEycycuyccycycoycycn ycNyceycycoyceycaycnyco = 3,62 unit OO 4 unit ycO. yaycaycoycnycaycu ycEycycuyccycycoycycn yceycuycayca ycoyceycyceycoycycycEa Dump Truck Volume galian Produktivitas dump truck Produktivitas excavator = Rp404. 250,00 x 18 x 2 unit = Rp14. 000,00 95,23 1690,28 yco3 1690,28 yco3 95,23 yco3/ycycayco = 26,32 = 47,62 yco3/ycycayco Biaya sewa total ycO. yaycaycoycnycaycu = Rp459. 225,00 x 35 x 2 unit = Rp32. 750,00 Alternatif Kombinasi Dua Excavator = Rp404. 250,00 x 12 x 3 unit = Rp14. 000,00 Dump Truck Volume galian Produktivitas dump truck Produktivitas excavator = 1690,28 m3 = 26,32 m3/jam = 142,85 m3/jam Jumlah dump truck . ycEycycuyccycycoycycn ycNyceycycayceycycayc ycEycycuyccycycoycycn ycNyceycycoyceycaycnyco ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. Tabel 4. Rekapitulasi Hasil Perhitungan Kombinasi Tiga 142,85 = 26,32 Biaya sewa total = 5,43 unit OO 5 unit Jenis Alat Jumlah Alat Durasi (Ja. Harga Sewa per jam (R. Biaya (R. = Rp459. 225,00 x 12 x 5 unit = Rp27. 500,00 Excavator 250,00 000,00 Dump Truck 250,00 200,00 Perbandingan Kombinasi Di bawah ini merupakan penggabungan perhitungan tiap kombinasi seperti jumlah alat yang digunakan, durasi pekerjaan, dan biaya sewa alat berat dalam bentuk tabel, sehingga nantinya dapat memudahkan dalam membandingkan analisa kondisi asli dengan kombinasi alat berat. Kemudian akan dilakukan perbandingan tiap kombinasi terhadap analisa kondisi asli berdasarkan waktu pekerjaan dan juga biaya sewa. Total Jenis Alat Durasi (Ja. Harga Sewa per jam (R. Biaya (R. Excavator Dump Truck Total Perbandingan Waktu = Perbandingan Biaya = Durasi (Ja. Harga Sewa per jam (R. Biaya (R. Excavator Dump Truck Total Keterangan: (-) Pekerjaan lebih cepat dan biaya lebih murah ( ) Pekerjaan lebih lama dan biaya lebih mahal Tabel 5. Rekapitulasi Hasil Perhitungan Kombinasi Tiga Waktu (%) Waktu (Ja. Biaya (%) Biaya (R. Tabel 3. Rekapitulasi Hasil Perhitungan Kombinasi Dua Jenis Alat Jumlah Alat Durasi (Ja. Harga Sewa per jam (R. Biaya (R. Excavator Dump Truck Total 500,00Oe30. 625,00 625,00 x 100% = 53,18% Tabel 2. Rekapitulasi Hasil Perhitungan Kombinasi Satu Jumlah Alat 35Oe35 x 100% Jenis Alat 200,00 Pembahasan Hasil perhitungan analisa terhadap kondisi asli di lapangan akan digunakan sebagai pembanding terhadap hasil perhitungan kombinasi alat berat, untuk mengetahui kombinasi yang paling optimal dari segi waktu dan juga biaya sewa. Berikut merupakan perhitungan perbandingan di setiap tiap kombinasi terhadap kondisi asli. Perbandingan Kombinasi Satu dan Kondisi Asli Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Perhitungan Analisa Kondisi Asli Jumlah Alat Kombinasi Satu Kombinasi Dua Kombinasi Tiga - 48,57 - 65,71 - 17 - 23 53,18 57,56 39,33 875,00 575,00 875,00 Berdasarkan Tabel 5 yang menyajikan rekapitulasi data perbandingan tiga kombinasi alat berat exacavator dan dump truck, dapat diketahui bahwa Kombinasi 1 tidak memeberikan efisiensi baik dari segi waktu maupun biaya. Kombianasi 2, yang menggunakan 2 unit excavator dan 4 unit dump truck, memberikan percepatan waktu kerja sebesar 48,57% atau lebih cepat 17 jam jika dibandingkan dengan kondisi asli, dengan total durasi pekerjaan menjadi 18 jam. Namun, biaya sewa meningkat menjadi Rp17. 575,00 atau naik sebesar 57,65% dari kondisi awal. Kombinasi 3 lebih efisien, dengan ViTekS / Desember 2025 Vol. 3 No. tambahan biaya yang lebih kecil dibandingkan dengan kombinasi yang lain. Kombinasi 3 mampu memberikan percepatan waktu yaitu 23 jam lebih cepat dibandingkan dengan kondisi asli di lapangan. Hal ini menjadikan Kombinasi 3 sebagai pilihan menghasilkan efisiensi waktu paling tinggi dengan biaya tambahan yang paling kecil dibandingkan dengan kombinasi lainnya, kombinasi 3 ini memberikan keseimbangan yang terbaik antara percepatan waktu pelaksanaan dan pengendalian biaya sewa alat. 39,33%. Hal ini menjadikan Kombinasi 3 sebagai pilihan paling optimal dari segi waktu dan biaya REFERENSI