REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 8. Number 02, 2025 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif AuThink Pair ShareAy Dalam Mata Kuliah Kimia Dasar Di Jurusan Farmasi Universitas Qamarul Huda Badaruddin Meilynda Pomeistia UNIVERSITAS QAMARUL HUDA BADARUDDIN. Indonesian meilynda@email. ARTICLE INFO ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan keaktifan mahasiswa pada mata kuliah Kimia Dasar di Jurusan Farmasi Universitas Kata Kunci: Think Pair Share. Qamarul Huda Badaruddin. Latar belakang penelitian ini pembelajaran kooperatif: kimia dasar. adalah rendahnya partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran serta kurangnya pemahaman konsep kimia yang mendalam akibat dominasi metode ceramah. Metode TPS diterapkan melalui tiga tahapan, yaitu berpikir This is an open access article under the CC BY-SA license. secara individu . , berdiskusi berpasangan . , dan Copyright A 2023 by Author. Published by Universitas Pendidikan Ganesha. berbagi hasil diskusi dengan kelas . Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TPS dapat meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam diskusi, memperkuat pemahaman konsep kimia dasar, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif. Dengan demikian, model TPS direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mata kuliah yang bersifat konseptual dan analitis seperti Kimia Dasar. Article history: Received Januari 20, 2025 Revised Februari 11, 2025 Accepted Mei 9, 2025 Available online Juni 25, 2025 PENDAHULUAN Mata kuliah Kimia Dasar merupakan komponen esensial dalam kurikulum pendidikan tinggi, khususnya bagi mahasiswa jurusan Farmasi. Pemahaman yang mendalam terhadap konsep-konsep kimia dasar sangat penting untuk menunjang kompetensi profesional dalam bidang farmasi, termasuk dalam analisis senyawa kimia, formulasi obat, dan pemahaman mekanisme reaksi kimia dalam tubuh. Namun, kenyataannya, banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ini, yang sering kali disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada dosen . eacher-centere. dan kurang melibatkan mahasiswa secara aktif (Hasanah, 2. Penggunaan teknik pengajaran yang kreatif dan bervariasi membantu menjaga siswa tetap terlibat selama proses pembelajaran, mencegah kebosanan, dan memastikan bahwa pengalaman belajar tetap menarik (Sukadana, 2. Sebagai upaya untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan inovasi dalam REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 8. Number 02, 2025 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dan mendorong mereka untuk berpikir kritis serta bekerja sama dalam menyelesaikan Salah satu pendekatan yang relevan adalah metode pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dengan sesama siswa dalam tugas-tugas yang Melalui pembelajaran kooperatif pula, seorang siswa akan menjadi sumber belajar bagi teman-temannya yang lain. Jadi pembelajaran kooperatif dikembangkan atas dasar asumsi bahwa proses pembelajaran akan lebih bermakna jika siswa dapat saling mengajar (Hasanah, 2. Pembelajaran kooperatif dapat membuat siswa berinteraksi dengan siswa lain untuk saling berbagi pengetahuan dalam memecahkan suatu masalah yang disampaikan oleh guru sehingga semua siswa akan lebih mudah memahami berbagai konsep, dan menciptakan suasana penerimaan terhadap sesama siswa yang memiliki latar belakang yang berbeda, misalnya suku, sosial, budaya, dan kemampuan (Hasanah, 2. Salah satu pendekatan yang relevan adalah metode pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS). Model pembelajaran TPS memungkinkan siswa untuk terlibat dalam refleksi individu, berbagi pemikiran dengan pasangannya, dan saling membantu dalam memahami materi. Model pembelajaran TPS menekankan pentingnya waktu pemrosesan kognitif atau latensi, yang berperan besar dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk merespons secara efektif. Model pembelajaran TPS dapat diterapkan secara praktis tanpa perlu perubahan besar dalam pengaturan tempat duduk atau kelompok, serta mendorong siswa untuk mengekspresikan pemikiran mereka dengan percaya diri dan penuh hormat dari sudut pandang teman sebaya (Larasati, 2. Think-Pair-Share merupakan salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang membuat siswa bekerja sama secara berpasangan. Dalam model pembelajaran ini, siswa perlu berpikir terlebih dahulu kemudian berdiskusi secara berpasangan dengan pasangannya. Sehingga, mereka memiliki kesempatan untuk berbagi ide dengan seluruh teman sekelas atau dalam kelompok (Sanjani. Beberapa kelebihan TPS antara lain. pada saat siswa dalam Authink timeAy kualitas tanggapan siswa meningkat. keterampilan berbicara siswa lebih banyak melibatkan pemikiran. siswa lebih fokus saat berdiskusi dengan . pemikiran kritis tetap terjaga setelah pelajaran selesai yang mana siswa memiliki kesempatan untuk berdiskusi dan merefleksikan topik yang . banyak siswa merasa lebih mudah berdiskusi dengan kelompok kecil daripada dengan kelompok besar. tidak ada materi subjektif dalam strategi ini, sehingga mudah diintegrasikan ke dalam pembelajaran (Sugiarto. REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 8. Number 02, 2025 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran TPS dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam berinteraksi METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan bernuansa tentang pengalaman dan perspektif mahasiswa mengenai metode pembelajaran kooperatif . Dengan berfokus pada pengalaman subjektif peserta, desain ini bertujuan untuk mengungkap wawasan terperinci tentang penerapan praktis dan efektivitas pembelajaran kooperatif think pair share di kelas. Jumlah responden adalah 40 mahasiswa jurusan farmasi Universitas Qamarul Huda Badaruddin semester 1. Penerapan model pembelajaran think pair share ini dilakukan selama mata kuliah kimia dasar dengan cara sebagai berikut: Think. Pada tahap thinking, dosen mengajukan pertanyaan atau permasalahan yang berkaitan dengan pelajaran kimia dasar kepada siswa. Setelah itu, guru dapat meminta siswa untuk memikirkan jawabannya selama beberapa menit. In pair. Pada tahap ini, dosen meminta siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan sesuatu yang telah diperoleh. Secara umum, waktu yang diberikan untuk berpasangan berkisar antara empat sampai lima menit. Interaksi selama waktu yang diberikan dapat memudahkan mereka untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan sekaligus menggabungkan ide dengan pasangannya masing-masing. Share. Pada tahap ini, dosen meminta kelompok untuk berbagi ide dengan kelompok lain. pemilihan kelompok dilakukan secara acak, kelompok yang terpilih harus menjelaskan atau membagi hasil diskusi nya didepan kelas. Data dikumpulkan melalui observasi dosen dikelas. Observasi kelas dilakukan untuk mengumpulkan data kontekstual dan perilaku, yang memberikan pemahaman praktis tentang bagaimana metode pembelajaran kooperatif diterapkan dan dampaknya terhadap interaksi dan keterlibatan siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan metode yang menjanjikan untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa farmasi semester 2 di Universitas Qamarul Huda Badaruddin selama mata kuliah kimia Studi ini juga mengidentifikasi beberapa area yang perlu ditingkatkan, seperti memastikan partisipasi yang setara di antara siswa, dan mengembangkan strategi penilaian yang efektif untuk kegiatan pembelajaran kooperatif think pair Secara keseluruhan, studi ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang implementasi dan dampak pembelajaran kooperatif think pair share terhadap keaktifan dikelas pada mata kuliah kimia dasar, yang menyoroti REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 8. Number 02, 2025 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: potensinya sebagai metode pengajaran yang efektif di Universitas Qamarul Huda Badaruddin. Diskusi Temuan penelitian ini memberikan bukti penting yang mendukung penerapan metode pembelajaran kooperatif think pair share dalam mata kuliah kimia dasar di Universitas Qamarul Huda Badaruddin. Pembahasan ini menjembatani hasil penelitian dengan literatur yang ada, menyoroti keselarasan dan perbedaan, dan menawarkan wawasan untuk praktik pendidikan dan penelitian di masa mendatang. Mahasiswa memungkinkan mereka untuk berlatih berbicara dalam lingkungan yang kurang formal dan lebih mendukung, yang mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Hal ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Raharjo . yang mengemukakan bahwa pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan keterampilan berbahasa inggris siswa SMP di Talakar. Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Mamad . yang mengatakan bahwa aktivitas siswa meningkat pada siklus I . %) meningkat pada siklus II menjadi 80%, demikian pula prestasi belajar siswa. Nilai rata-rata tes dan observasi pada Siklus I sebesar 68 dan 72 meningkat menjadi 75. Anugrah. menyatakan bahwa model TPS berpotensi meningkatkan motivasi siswa dan hasil belajar. Pendekatan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar mahasiswa. Melalui pemberian waktu yang cukup untuk berpikir, merespons, serta bekerja sama dalam kelompok kecil, mahasiswa menjadi lebih terlibat dalam proses Model ini mendorong mereka untuk saling bertukar gagasan dalam diskusi berpasangan sebelum membagikan hasil pemikirannya kepada seluruh Dengan cara ini. TPS tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga melatih keterampilan komunikasi dan kolaborasi mahasiswa dalam suasana belajar yang interaktif. Tipe TPS juga memperluas partisipasi siswa dalam pembelajaran, memberikan kesempatan kepada setiap anggota kelompok untuk berkontribusi secara maksimal. Guru yang menerapkan model TPS mampu meningkatkan prestasi akademik siswa yang sebelumnya berada di bawah standar yang diharapkan (Masana, 2. Model pembelajaran kooperatif tipe TPS memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek pembelajaran siswa. Model ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar kognitif, tetapi juga mengembangkan kemampuan afektif siswa, termasuk rasa tanggung jawab dan keterlibatan dalam kelompok (Sari, 2. Alfahmi & Gunansyah . dalam penelitiannya menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model TPS cenderung lebih aktif dalam mengemukakan pendapat dan lebih mampu beradaptasi dengan dinamika kelompok, sehingga memperkuat kemampuan mereka untuk bekerja sama. Proses ini juga meningkatkan empati dan kemampuan mendengarkan siswa, dua aspek penting dari pembelajaran kooperatif. Tipe TPS membantu siswa menghadapi situasi yang berbeda dalam kelompok belajar, mendorong mereka untuk berinteraksi secara konstruktif. Dengan begitu, perkembangan sosial siswa REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 8. Number 02, 2025 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: merupakan salah satu aspek yang berkontribusi terhadap efektivitas model TPS ini (Sari, 2. Marsilawati . Meneliti kendala yang dihadapi siswa pada siklus I pembelajaran dengan menggunakan TPS terutama dalam mengemukakan pikiran secara efektif saat menyelesaikan masalah secara individu. Siklus II menunjukkan perkembangan positif, siswa mulai terbiasa mengartikulasikan pikirannya sehingga keterlibatan dalam pembelajaran meningkat. Frekuensi siswa dalam mengemukakan pendapat juga lebih tinggi dibandingkan siklus I. Penerapan model pembelajaran TPS Pada kedua siklus berhasil meningkatkan aktivitas siswa yang berujung pada peningkatan hasil belajar dan respon positif terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Penelitian Sunarti dkk. mendukung temuan tersebut yang menyatakan bahwa TPS tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa tetapi juga meningkatkan keterampilan kerja sama secara signifikan. Tinjauan literatur menemukan bahwa hasil belajar siswa meningkat pada setiap siklus ketika model pembelajaran kooperatif TPS diterapkan secara Model pembelajaran TPS terbukti menjadi alternatif yang lebih menarik daripada model standar, yang sering dianggap membosankan dan kurang Model pembelajaran TPS menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas belajar siswa secara keseluruhan. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mode TPS mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, keterlibatan dalam pembelajaran, dan motivasi belajar. Model TPS dapat diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan, baik dalam mata pelajaran sains maupun sosial. Keberhasilan model ini dalam berbagai situasi menunjukkan bahwa model TPS merupakan alternatif yang baik untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Sari, 2. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil telaah pustaka, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) secara konsisten menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Kajian literatur mengungkapkan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta pencapaian dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode TPS memberi ruang bagi siswa untuk bekerja sama, berdiskusi, dan memahami materi melalui interaksi dengan teman sebaya. Sejumlah penelitian juga menyatakan bahwa model ini lebih optimal diterapkan pada kelompok yang bersifat heterogen, di mana siswa yang memiliki kemampuan tinggi dapat membantu temannya yang masih mengalami kesulitan. Penerapan TPS tidak hanya mampu menumbuhkan minat belajar dan kemampuan berpikir logis, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pencapaian akademik yang lebih tinggi. Oleh karena itu, model pembelajaran TPS menjadi salah satu pendekatan yang inovatif dan potensial untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. REFORM : Jurnal Pendidikan. Sosial, dan Budaya Volume 8. Number 02, 2025 pp. P-ISSN: 2580-0310 | E-ISSN: 2807-3355 Open Access: DAFTAR PUSTAKA