Vol. 5 No. 1 (September 2. 1 - 7 ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar IDENTIFIKASI PERBEDAAN KUANTITAS MUATAN PADA PROSES PEMBONGKARAN FAME DI JETTY SADP II OLEH PT. TRIBHAKTI INSPEKTAMA BANJARMASIN Marianus George GiftaA1. Arisandi 2. Firdaus Suwestian 3. Irnita Rosaria Santi4. Andri Ali Wardhana5 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Indonesia 1,2,3,4,5 Info Artikel ______________ Sejarah Artikel: Diterima 25/05/2025 Disetujui 10/06/2025 Dipublikasikan 30/09/2025 _______________ Keywords: Kuantitas, muatan, bongkar _____________ ___ Abstrak Identifikasi Perbedaan Kuantitas Muatan Pada Proses Pembongkaran Fame Di Jetty Sadp II Oleh Pt. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Adapun uraian pengertian beberapa istilah yang terdapat dalam judul Tugas Akhir ini yaitu, sebagai berikut: Identifikasi Perbedaan kuantitas adalah suatu tindakan yang akan dilakukan dengan beberapa proses seperti mencari, menemukan, meneliti, mencatat data serta informasi tentang perbedaan muatan yang akan diteliti. Secara umum. Kuantitas adalah ukuran atau jumlah dari suatu objek atau fenomena yang dapat diukur, dihitung, atau diidentifikasi secara kuantitatif. Pada saat kegiatan pembongkaran, perencanaan yang matang antara pihak kapal dan pihak darat sangat diperlukan untuk memenuhi prinsip-prinsip pemuatan ataupun pembongkaran, seperti melindungi kapal, melindungi muatan, efektif dan efisien pada saat melakukan kegiatan pemuatan/pembongkaran muatan, serta melindungi ABK dan manusia di atas kapal Jetty SADP II Jetty adalah sebuah struktur bangunan yang dibangun di tepi sungai, teluk, atau pantai yang digunakan sebagai tempat pemuatan dan pembongkaran muatan kapal. Dalam konteks industri, jetty digunakan sebagai tempat pemuatan dan pembongkaran muatan FAME (Fatty Acid Methyl Este. , yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Jetty memainkan peran penting dalam mengatur proses pemuatan dan pembongkaran muatan FAME secara aman dan efisien. Metode penelitian ini menggunakan jenis data penelitian kualitatif karena didapatkan dari kata-kata atau bisa dibilang verbal dengan cara memperoleh data melalui cara wawancara pada devisi inveksi dan sebagian pihak yang terkait Metode Pengumpulan Data a. Metode Observasi Metode Observasi merupakan suatu cara untuk menghimpun data dengan cara pengamatan langsung dan mencatat semua yang diamati mengenai kegiatan yang dilakukan oleh pihak PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Hasil pada penelitian ini adalah Proses identifikasi perbedaan muatan harus dilakukan dengan teliti dan memperhatikan pemeriksaan dokumen terkait muatan yaitu dokumen loading untuk memstikan bahwa prosedur di pelabuhan muat sudah di lakukan dengan baik, pengawasan pada saat proses pembongkaran dilakukan untuk memastikan kegiatan pembongkaran dilakukan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, investigasi lanjutan untuk memberikan tanggapan dan solusi mengenai perbedaan kuantitas muatan yang terjadi. Abstract Identification of Differences in Cargo Quantity in Fame Unloading Process at Jetty Sadp II by PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. The description of the meaning of several terms contained in the title of this Final Project is as follows: Identification of Differences in quantity is an action that will be carried out with several processes such as searching, finding, researching, recording data and information about the differences in cargo to be studied. In general. Quantity is the size or amount of an object or phenomenon that can be measured, calculated, or identified During unloading activities, careful planning between the ship and the land party is very necessary to meet the principles of loading or unloading, such as protecting the ship. Marianus George Gifta. Arisandi. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi. Andri Ali Wardhana/Pena Jangkar protecting the cargo, being effective and efficient when carrying out loading/unloading activities, and protecting the crew and humans on board the ship Jetty SADP II Jetty is a building structure built on the banks of a river, bay, or beach which is used as a place for loading and unloading ship cargo. In an industrial context, jetties are used as places for loading and unloading FAME (Fatty Acid Methyl Este. , which is used as an alternative fuel. Jetty plays an important role in managing the loading and unloading process of FAME safely and This research method uses a qualitative research data type because it is obtained from words or can be said to be verbal by obtaining data through interviews with the inspection division and some of the parties involved in it. Data Collection Method a. Observation Method The Observation Method is a way to collect data by means of direct observation and recording everything observed regarding the activities carried out by PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. The results of this study are that the process of identifying differences in cargo must be carried out carefully and pay attention to the examination of documents related to the cargo, namely loading documents to ensure that the procedures at the loading port have been carried out properly, supervision during the unloading process is carried out to ensure that unloading activities are carried out properly and in accordance with applicable provisions, further investigations to provide responses and solutions regarding differences in the quantity of cargo that occurs A 2025 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Korespondensi: Marianus George Gifta Email korespondensi: marianusgeorgegifta@amnus-bjm. Marianus George Gifta. Arisandi. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi. Andri Ali Wardhana/Pena Jangkar PENDAHULUAN Identifikasi Perbedaan Kuantitas Muatan Pada Proses Pembongkaran Fame Di Jetty Sadp II Oleh Pt. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Adapun uraian pengertian beberapa istilah yang terdapat dalam judul Tugas Akhir ini yaitu, sebagai berikut: Identifikasi Perbedaan kuantitas adalah suatu tindakan yang akan dilakukan dengan beberapa proses seperti mencari, menemukan, meneliti, mencatat data serta informasi tentang perbedaan muatan yang akan diteliti. Secara umum. Kuantitas adalah ukuran atau jumlah dari suatu objek atau fenomena yang dapat diukur, dihitung, atau diidentifikasi secara kuantitatif. kuantitas adalah sesuatu yang berkenaan dengan jumlah yang bisa dihasilkan. Dengan demikian, kuantitas akan berhubungan dengan angka. Biasanya, kuantitas sering digunakan sebagai nilai/jumlah yang dihitung secara pasti. Baik itu jumlah, bentuk, atau tolak ukurnya. Jadi sederhananya, kuantitas artinya satuan yang menerangkan ukuran banyaknya hal yang bisa dihitung dengan pasti. Jadi kuantitas disini merujuk kepada kuantitas muatan yang akan Fame adalah muatan yang memiliki tingkat bahaya tinggi karena sifatnya yang cair dan mudah terbakar. Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan yang ekstra pada alatalat bongkar muat serta pelatihan yang intensif kepada setiap tenaga kerja bongkar muat. Proses pembongkaran FAME harus dilakukan dengan hati-hati dan perlu dilakukan pengawasan yang ekstra agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pada saat kegiatan pembongkaran, perencanaan yang matang antara pihak kapal dan pihak darat sangat diperlukan untuk memenuhi prinsip-prinsip pemuatan ataupun pembongkaran, seperti melindungi kapal, melindungi muatan, efektif dan efisien pada saat melakukan kegiatan pemuatan/pembongkaran muatan, serta melindungi ABK dan manusia di atas kapal Jetty SADP II Jetty adalah sebuah struktur bangunan yang dibangun di tepi sungai, teluk, atau pantai yang digunakan sebagai tempat pemuatan dan pembongkaran muatan kapal. Dalam konteks industri, jetty digunakan sebagai tempat pemuatan dan pembongkaran muatan FAME (Fatty Acid Methyl Este. , yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Jetty memainkan peran penting dalam mengatur proses pemuatan dan pembongkaran muatan FAME secara aman dan efisien. Jadi yang dimaksud dari judul AuIdentifikasi Perbedaan Kuantitas Muatan Pada Proses Pembongkaran Fame Di Jetty SADP II Oleh PT. Tribhakti Inspektama BanjarmasinAy adalah mengidentifikasi dan membandingkan jumlah muatan yang diangkut dan dibongkar di Jetty SADP II. FAME (Fatty Acid Methyl Este. adalah bahan bakar alternatif yang digunakan sebagai bahan bakar Pembongkaran FAME di Jetty SADP II melibatkan beberapa tahapan, seperti: pengawasan muatan kuantitas muatan, pengidentifikasi kuantitas muatan, dan pengawasan kualitas muatan. Dengan demikian, identifikasi perbedaan kuantitas muatan pada proses pembongkaran FAME di Jetty SADP II oleh PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin sangat penting untuk memastikan keamanan dan efisiensi proses, serta memastikan bahwa muatan yang diangkut sesuai dengan standar kualitas yang dibutuhkan. Marianus George Gifta. Arisandi. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi. Andri Ali Wardhana/Pena Jangkar METODE PENELITIAN Metode penelitian pada penelitian ini adalah penelitian ini, menggunakan jenis data penelitian kualitatif karena didapatkan dari kata-kata atau bisa dibilang verbal dengan cara memperoleh data melalui cara wawancara pada devisi inveksi dan sebagian pihak yang terkait didalamnya. Metode Pengumpulan Data dengan Metode Observasi sebagai cara untuk menghimpun data dengan cara pengamatan langsung dan mencatat semua yang diamati mengenai kegiatan yang dilakukan oleh pihak PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Selain itu, dengan melakukan Wawancara sebagai teknik pengumpulan data dengan cara tanya jawab secara langsung atau tidak langsung yang dilaksanakan dengan tatap muka dengan pihak PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin. Terakhir adalah Studi Pustaka yang bertujuan melakukan perbandingan dengan buku atau referensi-referensi tertentu mengenai evaluasi losses dan masalah yang terjadi. HASIL DAN PEMBAHASAN Identifikasi Perbedaan Kuantitas Muatan Pada Proses Pembongkaran Fame di Jetty SADP II oleh PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin Berdasarkan pengalaman penulis pada saat melakukan praktek kerja lapangan di PT. Tribhakti Inspektama Banjarmasin dibidang inpeksi pernah menemukan beberapa kasus terkait dengan perbedaan kuantitas muatan pada saat proses pembongkaran muatan Fame yang diangkut dari pelabuhan muat di smart tarjun menuju ke pelabuhan bongkar di PT. SADP II Banjarmasin. Salah satunya ialah proses pembongkaran fame yang diangkut menggunakan MT. Royalty, dilakukan identifikasi Pemeriksaan dokumen muatan sebelum kegiatan pembongkaran muatan dilaksanakan, harus dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui berapa kuantitas muatan yang ada di kapal sebelum dilakukan pembongkaran. Pada proses ini pihak surveyor akan meminta kepada Pengawasan selama proses pembongkaran fame sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan prosedur yang Berikut adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengawasan saat proses pembongkaran fame dilakukan, selalin itu adanya aspek yang perlu diperhatikan dalam pengawasan saat proses pembongkaran fame. Selanjutnya Investigasi lanjutan pada proses fame biasanya dilakukan ketika terjadi perbedaan atau masalah yang tidak terduga selama proses pengiriman, pembongkaran, atau penyimpanan fame. Berikut adalah beberapa langkah yang biasanya dilakukan dalam investigasi lanjutan. Faktor dan Kendala yang mempengaruhi perbedaan kuantitas muatan pada proses pembongkaran muatan Fame Kesalahan Perhitungan Salah satu faktor utama adalah kesalahan dalam penghitungan atau pencatatan jumlah fame di awal proses pengiriman atau saat proses administrasi awal. Kesalahan ini bisa terjadi pada saat pembuatan invoice, packing list, atau dokumen pengiriman lainnya. Marianus George Gifta. Arisandi. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi. Andri Ali Wardhana/Pena Jangkar Kehilangan Muatan Selama Transportasi: Kehilangan muatan fame selama transportasi adalah masalah serius dalam industri pengiriman dan logistik, karena tidak hanya berdampak pada biaya dan waktu, tetapi juga dapat mempengaruhi reputasi perusahaan dan kepuasan Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang kehilangan muatan fame selama transportasi. Kerusakan atau Pencurian Muatan: Pencurian atau penggelapan fame selama proses pengiriman atau bongkar muat dapat menyebabkan perbedaan signifikan dalam kuantitas yang diterima. Ini termasuk tindakan kriminal di mana fame atau sebagian dari mereka sengaja dicuri oleh pihak yang tidak sah, baik itu dari dalam kapal, gudang, atau selama proses pengangkutan di darat. Perbedaan Kondisi atau Sifat Muatan Muatan fame dapat bervariasi dalam kondisi atau sifatnya tergantung pada beberapa faktor yang mempengaruhi transportasi dan penyimpanannya. Penanganan kendala yang dapat mempengaruhi Penanganan kendala yang dapat mempengaruhi perbedaan kuantitas muatan pada proses pembongkaran muatan fame melibatkan serangkaian langkah strategis untuk mengidentifikasi, mengurangi, dan mengelola risiko-risiko yang terkait. Dalam konteks ini, perusahaan dan pihak terlibat dalam rantai pasok fame perlu mengimplementasikan pendekatan yang sistematis dan proaktif. Berikut adalah penjelasan secara mendetail tentang bagaimana penanganan kendala tersebut dapat dilakukan. Penggunaan Teknologi dan Sistem Pelacakan Penerapan teknologi modern seperti sistem manajemen transportasi (TMS), sistem pelacakan GPS, atau teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dapat sangat membantu dalam memantau dan melacak muatan fame secara real-time selama transportasi. Hal ini memungkinkan pihak terlibat untuk mengawasi posisi, kondisi, dan pergerakan muatan fame secara akurat. Dengan teknologi ini, informasi mengenai jumlah, lokasi, dan kondisi muatan fame dapat diakses dengan cepat dan tepat waktu, mengurangi risiko kesalahan penghitungan atau pencatatan. Penerapan Sistem Pengawasan dan Inspeksi yang Ketat Pengawasan yang ketat selama proses pengiriman dan pembongkaran fame sangat penting untuk memastikan bahwa jumlah yang tercatat dalam dokumen pengiriman sesuai dengan jumlah yang sebenarnya diterima di pelabuhan tujuan. Prosedur ini melibatkan inspeksi fisik secara berkala dan audit rutin terhadap muatan fame, baik sebelum maupun sesudah proses bongkar. Pihak yang bertanggung jawab harus memverifikasi kondisi fisik, jumlah karton atau kontainer, serta memastikan bahwa muatan fame tidak mengalami kerusakan atau kehilangan selama Marianus George Gifta. Arisandi. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi. Andri Ali Wardhana/Pena Jangkar Pelatihan dan Sertifikasi untuk Personel Terlibat Pelatihan reguler dan sertifikasi untuk staf yang terlibat dalam proses pengiriman dan pembongkaran fame sangat penting. Pelatihan ini harus mencakup pemahaman yang mendalam tentang prosedur penghitungan, pemrosesan dokumen, penggunaan peralatan pengukuran, dan pengawasan mutu. Personel yang terlatih dengan baik akan lebih mampu mengidentifikasi potensi masalah dan mengambil tindakan korektif dengan tepat waktu. Meningkatkan Komunikasi dan Kolaborasi Kesalahan komunikasi sering kali menjadi penyebab utama perbedaan kuantitas muatan fame. Untuk mengatasinya, penting untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara semua pihak terlibat, termasuk pengirim, penerima, operator transportasi, dan yang terlibat dalam proses bongkar muat. Hal ini dapat dilakukan melalui pertemuan rutin, penggunaan sistem komunikasi yang efektif, dan pembentukan tim kerja yang fokus pada pemecahan masalah. SIMPULAN Proses identifikasi perbedaan muatan harus dilakukan dengan teliti dan memperhatikan pemeriksaan dokumen terkait muatan yaitu dokumen loading untuk memstikan bahwa prosedur di pelabuhan muat sudah di lakukan dengan baik, pengawasan pada saat proses pembongkaran dilakukan untuk memastikan kegiatan pembongkaran dilakukan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, investigasi lanjutan untuk memberikan tanggapan dan solusi mengenai perbedaan kuantitas muatan yang terjadi. Faktor dan kendala yang menjadi penyebab terjadinya perbedaan kuantitas muatan bisa saja dikarenakan kesalahan perhitungan atau pencatatan kuantitas, kehilangan muatan selama transportasi, kerusakan atau pencurian muatan, perbedaan kondisi muatan yang di sebabkan oleh suhu ataupun hal lainnya yang menyebababkan muatan mengalami peyusutan setelah sampai di tempat tujuan. Marianus George Gifta. Arisandi. Firdaus Suwestian. Irnita Rosaria Santi. Andri Ali Wardhana/Pena Jangkar DAFTAR PUSTAKA