MODERATION: Journal of Islamic Studies Review Volume. Number. Agustus 2023 p-ISSN: 2776-1193, e-ISSN: 2776-1517 Hlm: 89-102 Journal Home Page: http://journal. id/index. php/moderation/index PENDIDIKAN SYUKUR MENURUT AL-QURAoAN Sulastri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sulastriblora82@gmail. Abstract: The context of Gratitude in religious studies is very emphasized, it has even become a field of da'wah and part of practice in life, but in the context of education there are still not many who develop it, especially the lack of legal excavation with the perspective of the Qur'an. This article uses a library research review using library data . rimary sources and secondary dat. Primary data are sourced from verses of the Qur'an which are the object of research. The author's secondary data sources refer to literature data, one of which is a book entitled: Insights of the Qur'an, by M. Quraish Shihab as the main reference, in addition to referring to scientific works in the form of: journals, theses, theses and dissertations that are credible and can support research improvement. Keyword: Gratitude. Education. QurAoan Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. 89 | Sulastri PENDAHULUAN Ajaran-ajaran agama Islam yang tercatat dalam Al-QurAoan sangatlah beraneka ragam, salah satunya adalah tentang syukur. Kata Syukur sebenarnya sudah tidak asing lagi di telinga kita, seringkali kita mendengar orang mengucap kata Syukur dengan lafadz Alhamdulillah, namun pada kenyataannya, praktek syukur pada kehidupan belum dilakukan secara sempurna oleh banyak orang. Pasalnya ketika kita mendapatkan nikmat Allah yang tak terduga dan tak terkira jumlahnya, yang kita lakukan hanyalah mengabaikannya. Padahal pada dasarnya semua sumber nikmat itu berasal dari Allah. Hal buruk lainnya yaitu kita kerap menyianyiakan apa yang telah Allah anugrahkan kepada kita, meskipun kita mengakui pemberian nikmat dan berterima kasih kepada-Nya. Misalnya ketika kita sekarang mendapatkan nikmat sehat, pikiran, anggota tubuh yang lengkap, kecantikan, ketampanan, dan lain sebagainya. Semua nikmat ini kita dapatkan tanpa upaya namun ketika kita membeli sesuatu dengan uang seperti mobil justru kita berbangga sampai berlaku riya kepada orang-orang. Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan atas kebaikannya Atau bersyukur adalah berterima kasih. Orang yang bersyukur adalah orang yang mengakui nikmat Allah dan mengakui Allah sebagai yang memberinya, tunduk kepada-Nya, cinta kepada-Nya, ridha terhadap-Nya, serta mempergunakan nikmat itu dalam hal yang disukai Allah dalam rangka taat kepada-Nya. Karena itu syukur harus disertai ilmu dan amal yang didasari oleh ketundukan serta kecintaan kepada Allah pemberi nikmat. Al-QurAoan banyak memakai kosa kata yang istimewa, bila diteliti lebih dalam lagi kosa kata itu memiliki makna tersendiri dengan segala keunikannya dan tidak ada pada kosa kata yang lain. Salah satu kosa kata itu diantaranya adalah lafal Syukur. Bila diteliti lebih dalam lagi maka akan diketahui bahwa masing-masing kata tersebut memiliki arti yang berbeda sehingga tidak dapat dikatakan bahwa setiap lafal yang sama memiliki makna yang sama pula. Keunikan Al-QurAoan banyak menggunakan istilah yang berbeda dalam mengungkapkan makna-maknanya. Hal tersebut tidak lain karena memiliki maksud dan pemaparan yang berbeda pula. Syukur merupakan ungkapan rasa terimakasih kita terhadap Allah atas seluruh nikmat yang telah diberikan-Nya. Kewajiban manusia untuk bersyukur itu bukan hanya kewajiban semata tapi kewajiban ini murni perintah dari Allah dan tertulis dalam AlQurAoan. Allah telah memberikan petunjuk kepada manusia tentang siapa yang harus disyukuri, bagaimana cara bersyukur, apa yang harus disyukuri, kapan dan dimana manusia harus bersyukur, dan bahkan bagaimana jika manusia sebagai hamba-Nya melakukan sebaliknya yaitu tidak bersyukur kepada Allah. 1 Manna Khalil al-Qtatan. Studi Ilmu-Ilmu QurAoan, cet. Ke-19 (Bogor: Litera AntarNusa, 2. , 10-11 2 Abdul Hayy Al-Farmawi: Rosihon Anwar. Metode Tafsir MaudhuAoi: Dan Cara Penerapannya, cet. Ke-1 (Bandung: CV Pustaka Setia, 2. , 44. 90 | MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 | Dalam Al-QurAoan dijelaskan mengenai perintah bersyukur yaitu dalam surah Ibrahim ayat 7. AuMensyukuri nikmat merupakan sebab bertambahnya, sedangkan mengingkarinya merupakan sebab hilangnnya nikmat tersebutAy. Aa Ea a aOeA e a AaO e ac aI aac aE eI EaO eI a aE eaea aaEaOe aIac aE eI aOEaO eI aE aA eaea acI a aA Artinya: (Ingatla. ketika Tuhanmu memaklumkan. AuSesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah . kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari . ikmat-K. , sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras. Ay Ayat ini merupakan nash yang jelas bahwa syukur merupakan sebab bertambahnya nikmat, sedang mengingkarinya merupakan sebab berkurang dan dicabutnya nikmat. Barangsiapa senantiasa bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, ia akan diberi tambahan, sedang barangsiapa yang mengingkarinya maka ia tergolong orang yang bodoh. Ketidaktahuan kepada Allah merupakan sebab terbesar datangnya adzab dan Maka makna kufur dalam firman Allah Swt ini adalah kufur nikmat bukan Syukur merupakan suatu ungkapan pengakuan atas nikmat yang telah diberikan Sang Pemberi nikmat disertai rasa mengagungkan-Nya dan mempersiapkan diri untuk menjalaninya. Intinya bahwa sifat kufur nikmat akan menyebabkan turunnya adzab yang sangat pedih, dan datangnya berbagai bencana di dunia dan akhirat, sedangkan sifat syukur nikmat akan menyebabkan nikmat seorang hamba semakin Juga bahwasanya manfaat syukur dan bahaya mengingkarinya tidak akan kembali kepada siapapun kecuali kepada pelakunya sendiri. Manfaat syukur dan mengingkarinya sebenarnya tidak akan kembali pada orang lain, melainkan akan datang pada diri sendiri. Intinya bahwa makna syukur disini yaitu akan menyebabkan nikmat seorang hamba semakin bertambah. Hakikat Syukur adalah Aumenampakkan nikmatAy dan hakikat kufur adalah menyembunyikannya. Menampakkan nikmat berarti menggunakan pada tempat dan sesuai yang dikehendaki oleh pemberinya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam lagi makna Syukur yang terkandung dalam Al-QurAoan. Berkaitan dengan hal ini, penulis akan membahas materi yang berjudul AuPendidikan Syukur Menurut AlQurAoan. Ay Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. 91 | Sulastri METODOLOGI Penelitian ini termasuk penelitian library research . enelitian kepustakaa. karena penulis mendapatkan data dari buku-buku yang tersedia di perpustakaan-perpustakaan maupun koleksi pribadi juga referensi tertulis lainnya seperti jurnal, skripsi dan internet yang relevan dengan topik penelitian. Untuk sumber data pada umumnya terbagi kepada dua bagian, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari Ayat-ayat Al-QurAoan yang menjadi objek penelitian. Adapun sumber data sekunder penulis merujuk pada buku yang berjudul. AuWawasan Al-QurAoanAy karya M. Quraish Shihab dan refrensi lain selain refrensi utama yaitu berupa buku-buku, karya ilmiah dalam bentuk jurnal, skripsi, tesis maupun disertasi, dan artikel-artikel di internet yang dianggap kredibel dan dapat menunjang kepada penyempurnaan penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendidikan Pendidikan dalam kehidupan manusia berfungsi dan berperan yang sangat penting dalam mengembangkan dan mengaktualisasikan potensi . yang ada pada dirinya ke arah yang lebih optimal. 3 Di dalam buku yang berjudul AuPendidikan Berbasis MetodeAy karya Syaikh Ahmad Farid. Al-Ustadz Muhammad Rajaa Hanafi Abdul Mutajalli mengatakan bahwa kata A( OApendidika. diambil dari kataA A OOAyang berarti tumbuh, berkembang atau bertambah. Kata A( OApendidika. antara lain dimaknai sebagai sampainya sesuatu ke tahap sempurna secara berangsur-angsur. Allah Swt. AOCE INI EI OOI AOA Artinya: AuDan ucapkanlah: Ya Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecilAy. (QS. Al-Isra: . Secara umum pendidikan adalah upaya membentuk orientasi individu-individu menurut norma-norma tertentu dan membantu mereka dalam membentuk pandangan yang benar terhadap kehidupan. Dan pendidikan itu diiringi dengan proses pembelajaran yang bisa mengkilapkan kemampuan mereka dan mengembangkan bakat dan potensi mereka di berbagai bidang. Sementara dalam buku yang berjudul,Ay Psikologi PendidikanAy, karya Muhibbin Syah bahwa pendidikan adalah berasal dari kata AudidikAy, lalu kata ini mendapat awalan me sehingga menjadi AumendidikAy, artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntunan, dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. 3 Enung Nurjanah. Metodologi Penelitian, cet. Ke-1 (Bandung: Alfabeta, 2. , 4. 4 Syaikh Ahmad farid. Pendidikan Berbasis Metode: Ahlus Sunnah Wal Jamaah, cet. Ke-1 (Surabaya: Pustaka eLBA 2. , 31-32. 92 | MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 | Selanjutnya, pengertian AupendidikanAy menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Dalam bahasa Inggris, education . berasal dari kata educate . artinya memberi peningkatan . o elicit, to give rise t. , dan mengembangkan . o evolve, to develo. Dalam pengertian yang sempit, education atau pendidikan berarti perbuatan atau proses perbuatan untuk memeroleh pengetahuan. Dalam pengertian yang agak luas, pendidikan dapat diartikan sebagai sebuah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memeroleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam pengertian yang luas dan representatif pendidikan ialah seluruh tahapan pengembangan kemampuan-kemampuan dan perilaku-perilaku manusia, juga proses penggunaan hampir seluruh pengalaman kehidupan. Dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan diartikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan negara. Selanjutnya dinyatakan bahwa pendidikan nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggungjawab dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebagaimana yang terkandung dalam buku. AuSejarah Pendidikan IslamAy, karya Abuddin Nata menjelaskan bahwa pendidikan dari segi bahasa berasal dari kata education yang dapat diartikan upbringing . , teaching . , instruction . , pedagogy . embinaan kepribadia. , breeding . emberi maka. , raising of animal . Dalam bahasa Arab, kata pendidikan merupakan terjemahan dari kata at-tarbiyah yang dapat diartikan proses menumbuhkan dan mengembangkan potensi yang terdapat pada diri seseorang, baik secara fisik, psikis, sosial, maupun Selain itu kata tarbiyah juga dapat berarti menumbuhkan dan mendewasakan peserta didik, memperbaiki ashlaha, menguasai urusan, memelihara dan merawat, memperindah, memberi makna, mengasuh, memiliki, mengatur, dan menjaga kelangsungan maupun eksistensi seseorang. 5 Muhibbin Syah. Psikologi Pendidikan: Dengan Pendekatan Baru, cet. Ke-19 (Bandung: PT Remaja Rosdakrya, 2. , 10. 6 Wina Sanjaya. Strategi Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan, cet. Ke-5 (Jakarta: Kencana, 2. , 2. 7 Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D, cet. Ke-23 (Bandung: Alfabeta, 2. , 42. 8 Abuddin Nata. Sejarah Pendidikan Islam, cet. Ke-3 (Jakarta: Kencana, 2. , 14-15. Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. 93 | Sulastri Adapun pengertian pendidikan menurut para ahli, diantaranya adalah: Pertama. Pengertian pendidikan menurut Ibnu Sina yaitu proses untuk menciptakan insan kamil yakni manusia yang sempurna yakni terbina seluruh potensi yang dimiliki secara optimal dan menyeluruh. Sehingga pada akhirnya mampu melaksanakan fungsinya sebagai khalifah dimasyarakat. 9 Kedua. Begitu juga pengertian pendidikan menurut Azyumardi Azra. Ia berpendapat bahwa pendidikan adalah suatu proses pembentukan individu berdasarkan ajaran-ajaran Islam yang diwahyukan Allah kepada Muhammad melalui proses pendidikan tempat individu itu dibentuk agar dapat mencapai derajat yang tinggi supaya ia mampu menunaikan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi dan berhasil mewujudkan kebahagiaandi dunia dan akhirat. 10 Ketiga. Pendidikan menurut Yusuf Qardhawi ialah sebuah keniscayaan sekaligus menjadi sebuah kebutuhan setiap Syukur . Definisi syukur Istilah syukur berasal dari bahasa Arab yaitu syakaro- yaskuru syukron yang artinya syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut. Dalam kamus bahasa arab, syukur berarti ungkapan rasa terimakasih kepada Allah swt karena telah di berikan sebuah kenikmatan. Secara bahasa syukur adalah pujian kepada yang telah berbuat baik atas apa yang dilakukan Syukur adalah kebalikan dari kufur. Bersyukur kepada pemberi nikmat dilakukan dengan cara mengerjakan sesuatu yang menunjukkan pengagungan padapemberi nikmat, atas nikmat yang diberikannya, baik itu dengan perkataan, tindakan maupun keyakinan. 11 Quraish Shihab dari Ahmad Ibnu Faris dalam bukunya Maqayis al-Lughah menyebutkan empat arti dasar dari kata syukur tersebut, yaitu : Pujian karena adanya kebaikan yang diperoleh . Kepenuhan dan kelebatan. Pohon yang tumbuh subur dilukiskan dengan kalimat syakarat asy-syajarat . Sesuatu yang tumbuh ditangkai pohon . Pernikahan Kedua makna terakhir dapat dikembalikan dasar pengertiannya kepada kedua makna terdahulu. Makna ketiga sejalan dengan makna pertama yang menggambarkan kepuasan dengan yang sedikit sekalipun, sedangkan makna keempat dengan makna kedua, karena dengan pernikahan dapat melahirkan banyak Makna-makna dasar tersebut dapat juga diartikan sebagai penyebab dari dampaknya, sehingga kata syukur mengisyaratkan: AuSiapa yang merasa puas dengan yang sedikit, maka ia akan memperoleh banyak, lebat dan suburAy. 9 Safrudin Aziz. Pemikiran Pendidikan Islam: Kajian Tokoh Klasik Dan Kontemporer, cet. Ke-1 (Yogyakarta: Kalimedia, 2. , 84. 10 Syamsul Kurniawan, et. Jejak Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam, cet. Ke-3 (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2. , 290. 11Abdul Hayy Abdul AoAl. Pengantar Ushul Fikih, cet. Ke-1 (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2. , 195. 94 | MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 | Al-Raghib Al-Isfahani salah seorang yang dikenal sebagai pakar bahasa AlQurAoan menulis dalam Al-Mufradat fi gharib Al-QurAoan, bahwa kata AuSyukurAy mengandung arti Augambaran dalam benak tentang nikmat dan menampakkannya ke permukaanAy. Dan menurut ulama yang ditulis Ar-Raghib bahwa kata Au SyukurAy berasal dari kata Au SyakaraAy yang berarti AumembukaAy, sehingga ia merupakan lawan dari kata AukafaraAy . yang berarti menutup . alah satu artinya adala. melupakan nikmat dan menutup-nutupinya. Makna yang dikemukakakn pakar di atas dapat diperkuat dengan beberapa ayat Al-QurAoan yang memperhadapkan kata syukur dengan kata kufur, diantaranya terdapat dalam surat QS. Ibrahim ayat 7: ca AEaa eI a aE eaea aaEa aOe a Iac aE eI aOEaa eI aE aA eaeaA AI a a a Ea a aOA Artinya: AuJika kamu bersyukur pasti akan kutambahkan . ikmat-K. untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnyasiksa-Ku amat pedihAy. Demikian juga dengan redaksi pengakuan Nabi Sulaiman yang diabadikan dalam QS. Surat An-Naml ayat 40: A aE aaca EaOaAeAEaaOaI aa e aE a aeI a eE aA aA e aAN a aI eI AA Artinya: AuIni adalah sebagian anugrah Tuhan-Ku, untuk mengujiku apakah aku bersyukur atau kufurAy. Hakikat syukur adalah Aumenampakkan nikmatAy, dan hakikat kekufuran adalah menyembunyikannya. Menampakkan nikmat antara lain berarti menggunakannya pada tempat dan sesuai dengan yang dikehendaki oleh pemberinya, juga menyebut-nyebut nikmat dan pemberinya dengan lidah: e AE Aa a caA a caOaacI aIa e aI a aA Artinya: AuAdapun terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah engkau menyebutnyebutnya. (QS. Adh-Dhuha: . Sementara ulama menafsirkan firman Allah, n AaE aOaaE a eE aA aeO aIA e a AaO e aE aeOA Artinya: AuBersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari . -Ku. Ay (QS. Al-Baqarah . : . Menjelaskan bahwa ayat ini mengandung perintah untuk mengingat Tuhan tanpa melupakannya, patuh kepada-Nya tanpa menodainya dengan kedurhakaan. Syukur yang demikian lahir dari keikhlasan kepada-Nya. Quraish Shihab. Membumikan Al-QurAoan, cet. Ke-20 (Bandung: Mizan, 1. , 175. Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. 95 | Sulastri . Cara Bersyukur Bersyukur kepada Allah Swt bisa dilakukan dengan berbagai cara, di . Bersyukur dengan menggunakan hati Bentuk bersyukur melalui hati ini diimplementasikan dengan betul-betul menyadari bahwa semua nikmat yang diperoleh merupakan anugerah Allah Swt. Syukur melalui hati membawa seorang insan untuk bisa menerima rahmat dan anugerah keikhlasan penuh, tidak ada ada rasa keberatan sekalipun nikmat tersebut Syukur ini juga mengantar manusia agar bisa menyadari dengan sepenuh hati betapa sangat besar kemurahan dan kasih sayang Allah. Seorang yang bersyukur 13 dengan hatinya, sekalipun dia sedang ditimpa bencana, dia akan tetap bisa memuji Allah. Bukan karena bencana itu, namun karena terbayang di fikirannya bahwasanya semua yang dihadapinya tersebut pasti itu lebih kecil dari opsi lain yang mungkin terjadi. Dari fakta ini, syukur dimaknai oleh manusia yang bersyukur dengan AuberuntungAy . erasakan lega hati, sebab semua yang dihadapi lebih ringan dari opsi lain yang bisa terjad. Dari kesadaran terhadap arti di atas, maka seseorang bisa tersungkur bersujud demi mengungkapkan rasa syukurnya kepada Sang Khaliq. Bersujud syukur merupakan manifestasi dari pada rasa syukur melalui hati, yang dilaksanakan ketika hati pikiran sudah menyadarinya bahwa nikmat yang telah dianugerahkan Allah TaAoala sangat besar. Bersyukur dengan menggunakan lidah Maksud dari bersyukur dengan menggunakan lidah adalah mengaku melalui ucapan bahwasanya asal semua nikmat adalah dari Allah Swt seraya mengucapkan pujian kepada-Nya. Al-Quran juga mengajarkan supaya pujian terhadap Allah Swt dilakukan dengan mengucapkan Aual-hamdulillahAy, segala puji bagi Allah. Menurut pakar-pakar bahasa, kata AualAy pada Aual-hamdulillahAy adalah al-lil istighraq, yang artinya AukeseluruhanAy. Jadi, kata Aual-hamduAy yang diarahkan ke Allah Swt maknanya adalah Zat yang paling berhak mendapatkan semua puja puji iaalah Allah TaAoala, bahkan segala macam puji puji harus bermuara kepada Allah Swt. Jadi, apabila seseorang mengembalikan semua puji kepada Allah, hal itu bermakna bahwa ketika dia memberikan pujian ke seseorang karena kebaikan atau kecantikannya, maka pada akhirnya semua pujian itu harus dikembalikan kepada Allah TaAoala. Karena, kecantikan atau kebaikan itu berasal dari Allah TaAoala. Pada sisi lain jika di zhahirnya terdapat perbuatan atau ketentuan Allah TaAoala yang dinilai Aukurang baikAy menurut kacamata manusia, maka mesti disadari bahwasanya semua penilaian itu merupakan keterbatasan manusia dalam menentukan para meter penilaiannya. Hal itu menyebabkan ada sesuatu yang luput dari analisa pandangannya sehingga penilaiannya menjadi demikian. Walhasil syukur dengan lidah adalah Aual-hamdulillahAy . egala puji bagi Alla. 13 Syamsul Rijal. Pengantar Studi Khazanah Pemikiran Islam Pada Kanvas Wawasan dan Kawasan, cet. Ke-1 (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2. , 104. 96 | MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 | . Bersyukur melalui perbuatan. Dalam Al-QurAoan. Allah menjelaskan: a AaIEaO aE O aEe OCaEaOE aII aA AOA ca AOA a e a AE aEA a U aa a a a e Artinya: AuBekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur . epada Alla. dan sangat sedikit dari hamba-hambaKu yang bersyukur. Ay (QS. SabaAo, . Sebagaimana juga yang tertulis dalam sejarah bahwa keluarga Nabi Daud memperoleh kenikmatan yang begitu banyak dari Allah. Oleh karena itu, dalam ayat tersebut Allah berpesan kepada mereka agar bersyukur dengan cara bekerja. Adapun makna bekerja di sini adalah memanfaatkan semua nikmat sesuai dengan tujuan penciptaan atau pemberiannya. Artinya nikmat-nikmat yang didapat menuntut manusia supaya merenungkan tujuan Allah menganugerahkan nikmatnikmat tersebut. Contohnya lautan, ditemukan dalam al-Quran14 keterangan tentang tujuan penciptaannya oleh Allah Swt: a ca a AEE IOA a a AEa aN aOEa aEac aE eIA e aA a Aa aON aOEaeaO aI eI AA a a a AaOaN aOEO a acaEa e a Ea aEEaO IeINa aaEe UI a aUO aOa ea e a aO IeINa eEOa aA eEa aO aaIa aOaA aO E a Aa e aE aOIA Artinya: Dialah (Alla. yang menundukkan lautan . ntuk kam. agar kamu dapat memakan darinya daging . yang segar, dan . kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai, dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari karunia-Nya . elain yang telah disebu. smoga kamu bersyukur. (QS. An-Nahl: . Melalui ayat di atas jelaslah tujuan diciptakannya laut. Cara beryukur atas nikmat laut adalah dengan menangkap ikan- ikannya, mutiara, dan perhiasan yang lain, atau dengan cara menciptakan kapal-kapal yang dapat mengarunginya". Hal-hal yang Harus Disyukuri Pada hakikatnya, semua nikmat yang diperoleh manusia harus disyukuri. ca AEa eI a aE eaea aaEa aOe a Iac aE eI aOEaa eI aE aA eaeaA AI a a a Ea a aOA AuJika kamu bersyukur pasti akan kutambahkan . ikmat-K. untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnyasiksa-Ku amat pedihAy. (QS. Ibrahim ayat . Dalam ayat-ayat yang lain dijelaskan sekian banyak nikmat secara jelas yang mengharuskan manusia untuk mensyukurinya, di antaranya: Nikmat kehidupan dan kematian AOA a eE aA aO aI aEEa aOaEeIAa eI aeI aO Ua a eOa aE eI aac aaOaOa aE eI aac aeaOaO aE eIA a AaEA Artinya: AuMengapa kamu mengkufuri nikmat Allah, padahal sebelumnya kamu tidak ada, lalu kamu dihidupkan, kemudian kamu dimatikan, lalu dihidupkan kembaliAy. (QA. Al-Baqarah: . Nikmat Hidayat Allah AaOEaa aEacO EEa aEaO aI aN aO aE eI aOEa aEac aE eI a e aE aO aIA Artinya: AuAgungkanlah Allah atas petunjuk-Nya yang sudah diberikan kepadamu, supaya kamu menjadi hamba bersyukurAy. (QS. Al-Baqarah: . 14Asep Sulaeman. Fiqih Ushul Fiqih, cet. Ke-1 (Bandung: Yrama Widya, 2. , 25. 15Rosihon Anwar. Akhlak Tasawuf, cet. Ke-7 (Bandung: CV Pustaka Setia, 2. , 151. Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. 97 | Sulastri Nikmat Pengampunan-Nya a a AE Ea aEa aE eI a e aE aO aIA a ac a a a AOI aeI aE eI aI eI Aa e aEA Artinya: AuKemudian sesudah itu. Kami memaafkan kesalahan kalian supaya kalian mau bersyukurAy. (QS. Al-Baqarah: . Pancaindera dan akal a a A Ea aEa aE eI a e aE aO aIA a AA aaO eaEaAe aA a eAE eI a aOaEa A a AaOEEa a ea a aE eI I eI aaOI aacI aN aE eI aEa aA eEa aIO aI aOU aO a a aE Ea aE eIA Artinya: AuAllah telah mengeluarkanmu dari perut-perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa pun. Dia juga memberi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati, supaya kalian menjadi hamba yang bersyukurAy (QS. Al-Nahal: . Rezeki a AOaCa aEI aII EacOaA A Ea aEa aE eI a e aE aO aIA ac a e a a Artinya: AuDan kamu diberi rezki yang sangat baik supaya kamu bersyukurAy(QS. Anfal: . Manfaat Syukur Dalam Al-QurAoan secara eksplisit dinyatakan bahwa manfaat dari bersyukur itu kembali kepada pelakunya, sementara Allah tidak memperoleh sama sekali bahkan Dia tidak butuh sedikit pun syukurnya makhluk. ca aOaI eI a aE a Aa acuacIa Oa e aE a EaIaA eA a aN aOaI eI aE aA a AA AuI aac a aI aE aOA Artinya: AuSiapa yang pandai bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri. Dan siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya lagi Maha muliaAy. (QS. Al-Naml: . Secara terperinci, ada banyak manfaat dan faidah dari bersyukur, di . Allah Swt akan menambah nikmat-Nya. Sebagaimana dinyatakan dalam surat Ibrahim ayat 7: ca AEaa eI a aE eaea aaEa aOe a Iac aE eI aOEaa eI aE aA eaeaA AI a a a Ea a aOA Artinya: AuJika kamu bersyukur pasti akan kutambahkan . ikmat-K. untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnyasiksa-Ku amat pedihAy. Allah Swt tidak akan menyiksa hamba yang bersyukur dan beriman. Jika seorang hamba adalah orang beriman dan selalu bersyukur maka Allah Swt tidak akan menyiksa hamba itu. Bahkan. Allah Swt memberi pahala atas amalamalnya, menambah nikmat-Nya, dan memaafkan kesalahannya. a a a a a AOIA U AaI OAa eA a aE EEa a a aE eI eI a aE eaea aOaaIeIAa eI aOaE aI EEa aEU aEA Artinya: AuAllah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri. Maha MengetahuiAy. (QS. An-Nisa: . 16Maulana La Eda, 100 Ulama Nusantara Di Tanah Suci, cet. Ke-2 (Solo: PT Aqwam Media Profetika, 2. , 39. 17Munzir Hitami. Pengantar Studi Al-QurAoan: Teosri Dan Pendekatan, cet. Ke-1 (Yogyakarta: LkiS, 2. , 19. 98 | MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 | . Manfaat syukur kembali pada diri sendiri. Sejatinya orang bersyukur akan merasakan manfaatnya bagi dirinya sendiri, berupa ketenangan, kedamaian, kebahagiaan hidup. Jika kita tahu bahwa balasannya adalah untuk kita sendiri tentu sepanjang hidup kita akan selalu bersyukur. aa AOEaaC e aaOIa Ea eCII aEaEeIa a aI e aE EEa OII O e aEAau acacIa O e aE EaIaA eA a aN OII aE aA a acI EE a aIA AIOA Aa OA aa a e aa a a e a e aa Artinya: AuDan sesungguhnya telah kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: AuBersyukurlah kepada Allah, dan barang siapayang bersyukur . epada Alla. , maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri. dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha TerpujiAy. (QS. Lukman:. Tidak hanya tentang bersyukur, namun semua aspek kehidupan diatur dalam Al-QurAoan18 dan segala sesuatu apabila diselenggarakan sesuai dengan aturan-aturan Allah Swt dalam Al-QurAoan, maka insya Allah yang bersangkutan akan selalu berbahagia di dunia dan akhirat. Syukur adalah salah satu term yang digunakan oleh Allah di dalam Al-QurAoan. Pada umumnya, kata ini terletak di akhir ayat dan digunakan waktu AlQurAoan berbincang mengenai berbagai macam nikmat Allah yang telah dianugerahkan kepada makhluk-Nya khususnya manusia. Kemudian Allah tutup ayat tersebut dengan kata syukur berikut dengan beberapa derivasinya, yang tujuannya supaya manusia mensyukuri semua itu. Namun, dalam QurAoan kata ini juga ada terletak di bagian tengah dari sebuah ayat yang menggambarkan tentang syukur maupun yang memerintahkan untuk bersyukur. Al-QurAoan cukup reaktif dalam membicarakan masalah syukur ini. Secara eksplisit maupun implisit Al-QurAoan menyediakan 50 ayat dalam 31 surat yang menggunakan kata syukur dan segala bentuk kata jadiannya untuk membicarakan masalah ini. Ayat-ayat dimaksud adalah: Q. Al-Baqarah: 151-158, 172-173, dan 185. Ali Imran: 123. Al-NisaAo: 145-147. Al-Maidah: 6-7 dan 89. AlAnAoam: 52-53 dan 63-64. Al-AAoraf: 16-18, 58, 143- 144, dan 189-192. AlAnfal: 25-27. Ibrahim: 37. Al-Nahl: 14, 78, 112-114, dan 120-121. Al-IsraAo: 18-19. Al-AnbiyaAo: 78-80. Al-Hajj: 36. Al-Furqan: 61-62. Al-Naml: 15-19 dan 40. Al-Qashas: 73. Al-Ankabut. Al-Rum: Luqman: 12-14 dan 31. Al-Sajadah: 6-9. SabaAo: 10-15. Fathir: 12, dan 29-35. Yasin: 31-35, dan 71-73. Al-Zumar: 7, dan 65-66. Al-Syura: 23 dan 32-34. Al-Jasiyah: 12-13. Al-Ahqaf: 15-16. AlQamar: 33-35. Al WaqiAoah: 68-74. Al-Thaghabun: 17-18. Al-Mulk: 22-24, dan Q. Al-Insan: 1-22. 18Hamka. Pelajaran Agama Islam: Hamka Berbicara Tentang Rukun Iman, cet. Ke-1 (Depok: Gema Insani, 2. , 19Marzuki Wahid. Studi Al-Quran Kontemporer Persepektif Islam Dan Barat, cet. Ke-1 (Bandung: CV Pustaka Setia, 2. , 39. 20 Faruq Nasution. Meotodologi Studi Islam: Memahami Metodologi Dasar Keislaman, cet. Ke-1 (Jakarta: Eldine Publikasi, 2. , 32. Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. 99 | Sulastri Ayat-ayat tersebut membicarkan dengan memadai tentang berbagai hal yang terkait dengan syukur. Jika ditelusuri secara mendalam, maka akan ditemui bahwa pada ayat-ayat tersebut dibicarakan beberapa hal, di antaranya tentang orang . yang bersyukur, objeknya, cara bersyukur, hal-hal yang patut disyukuri, dan manfaat Bisa dilihat bahwa semua ayat tersebut memerintahkan untuk bersyukur kepada Allah Swt. Jika manusia tidak mau melakukan syukur ke hadirat sang pencipta alam ini itu karena hatinya dipenuhi kegelapan yang pada akhirnya menjadi orang yang takabbur dan kufur . ufur nikma. , sehingga semua nikmat yang dikasih Allah TaAoala kebanyakannya digunakan untuk melakukan kedurhakaan atau Azab Allah TaAoala yang akan dirasakan akibat dari kekufuran ini. Dalam al-QurAan dijelaskankan, banyak negeri hancur lebur karena manusia atau penghuni negeri itu tidak pandai bersyukur. 100 | MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 MODERATION: Vol. 03 No. Agustus 2023 | KESIMPULAN Adapaun konsep syukur dimana manusia sebagai subjeknya menunjukan pentingnya syukur dalam kehidupan manusia dimana Allah sudah memerintahkannya, sekaligus mempertanyakan orang yang enggan bersyukur, karena sesungguhnya nikmat diberikannya akal dan petunjuk kepada manusia itu sendiri adalah ujian apakah kita akan bersyukur atau tidak, bahkan syukur memiliki kedudukan yang utama dengan berbagai hikmahnya seperti mendapatkan tambahan nikmat-Nya, mendapatkan ridhoNya atau dihindarkan dari azab-Nya, sehingga syukur itu sendiri sesungguhnya untuk pelakunya sendiri. Terakhir. Al-QurAoan menunjukan nikmat Allah telah tersebar di seluruh kehidupan ini kepada kita, menumbuhkan rasa syukur agar kita mampu menggunakan nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah dengan sebaik mungkin bukan terlena oleh nikmat tersebut. Pembahasan konsep syukur tersebut memiliki implikasi kepada pendidikan, terutama pendidikan qurani, yang menegaskan kembali bahwa tujuan pendidikan Islam adalah mengembangkan seluruh potensi yang sudah diberikan Allah sebagai tanda syukur untuk mendapatkan ridha-Nya. Juga sebagai pendidik Rabb-Nya sudah selayaknya meneladani sifat syukur Allah dalam mendidik dan sebagai peserta didik seharusnya menyadari betul bahwa dia telah diberikan potensi oleh Allah sebagai ujian sehingga tugasnya adalah untuk mengembangkannya seoptimal mungkin sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah atau sesuai dengan ajaran Islam. Hal tersebut menjadikan syukur menjadi materi yang penting dalam pendidikan dan Al-QurAoan sendiri telah banyak menggunakan macammacam metode dalam menjelaskan syukur tersebut Sulastri: [Pendidikan Syukur Menurut Al-QurAoa. | Sulastri REFERENSI