Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 184-190. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN UNJUK KERJA KARYA DI SDN BANYU URIPi SURABAYA Afina Syabila Rahma e-mail: afina. 22017@mhs. Universitas Negeri Surabaya Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Unjuk Kerja Karya yang berpengaruh terhadap pembentukan atau pengembangan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran unjuk kerja karya ini sangat penting terhadap pembentukan karakter siswa dalam hal ini guru juga memegang peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai model teladan bagi siswa. Keywords: Pengembangan Karakter. Peserta didik. Pembelajaran. Abstract This study aims to analyze work performance learning that influences the formation or development of student character. The research method used is a qualitative method with data collection techniques through observation and interviews. Data analysis in this research includes data reduction and drawing conclusions. The results of this study indicate that the learning performance of this work is very important for the formation of student character, in this case the teacher also plays a very important role in the formation of student character. The teacher does not only act as a teacher, but also as a role model for students. Keywords: Character Development. Students. Learning. Pendahuluan Belajar merupakan kegiatan yang melatih siswa ke arah yang lebih baik. Peningkatan kualitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kondisi kerangka yang berbeda di dalam dan di luar sekolah (Deporter. & Hernacki 2. proses belajar mengajar yang baik, yang dilandasi oleh hubungan interpersonal yang baik antara siswa dengan guru, siswa dengan siswa, dan siswa, guru juga berperan penting dalam membentuk kondisi sosio-emosional. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial, atau suasana kelas, merupakan faktor psikologis penting yang mempengaruhi pembelajaran akademik. Dalam proses pembelajaran ini, peran guru sangat penting karena guru adalah orang yang langsung berhubungan dengan siswa sebagai subjek atau objek belajar(Irianti 2. Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip i Surabaya Afina Syabila Rahma Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 184-190. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Dasar yuridis Pendidikan karakter sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945. UU No. 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional termaktub dalam tujuan Pendidikan. Kemudian PP 57 tahun 2021 tentang SNP, tentang Standar Nasional Pendidikan bahwa muatan standar isi dalam SNP adalah unsur utama pengembanagan Pendidikan karakter. PP No. 17/2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Permendiknas No. 39/2008, tentang dalam Pembinaan Kesiswaan. Permendiknas No. 22/2006, tentang Standar Isi. Permendiknas No. 23/2006, tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (Alrosid, 2. Pembentukkan karakter siswa sangat penting dikarenakan karakter seseorang dapat menentukan tingkah laku dan tindakan mereka di dalam kehidupan sehari-hari. Karakter yang baik dapat membantu seseorang untuk menjadi pribadi yang baik, bertanggung jawab, jujur dan memiliki sikap yang baik terhadap orang lain. Pendapat masyarakat tentang Pendidikan karakter pun sangat beragam ada pendapat dari guru tentang perlunya pendidikan budi pekerti, sedangkan para ulama juga berpendapat bahwa perlunya pendidikan sejak dini. Dalam hal ini, kemendikbud Pendidikan pengembangan karakter (Haryadi 2. Menurut Kemendikbud nilai-nilai dalam pendidikan karakter mencakup18 aspek, meliputi: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin menghargai prestasi, komunikatif/bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab (Rosid & Alfaruq, 2. Proses pembentukan karakter ini harus dimulai sejak dini dan harus dimaksimalkan di usia sekolah dasar. Potensi yang baik ini sebenarnya sudah dimiliki manusia sejak lahir, namun potensi ini harus terus dibina dan dikembangkan melalui sosialisasi yang baik dari keluarga, sekolah dan masyarakat (Rizky Asrul Ananda. Mufidatul Inas, and Agung Setyawan 2. Peran guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor kunci dalam mencapai tujuan pembelajaran pedagogik(Hasyim Karakter guru juga harus diusahakan untuk mengembangkan karakter siswa yang bisa di terapkan untuk sehari-harinya. Pendidikan karakter juga mencakup segala bentuk yang dilakukan oleh guru dalam mempengaruhi siswanya. Guru juga Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip i Surabaya Afina Syabila Rahma Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 184-190. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. membantu dalam membentuk karakter siswa yang meliputi sikap religius, jujur, toleransi, demokratis, cinta tanah air, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, pendidikan karakter sangat diperlukan pada lembaga pendidikan yang terintregasi ke seluruh aspek kehidupan sekolah dalam mewujudkan akhlakul karimah yang sesuai dengan al-quran dan sunnah (Salsabilah et al. Di abad ke 21 ini. Indonesia juga memerlukan sumberdaya manusia yang unggul, kreatif dan terampil untuk menghasilkan karya inovatif. Oleh karena itu, perlu adanya kurikulum pendidikan sekolah dasar (SD) yang memfasilitasi pembelajaran siswa dengan kemampuan keterampilan kreatif agar mampu berkolaborasi, mengembangkan potensi diri, meningkatkan kinerja dan berkomunikasi secara efektif untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Oleh karena itu, tujuan pembelajaran di SD tidak hanya untuk pemahaman pengetahuan saja, tetapi juga mengembangkan kemampuan siswa untuk memecahkan permasalahan yang kompleks melalui keterampilan-keterampilan kreatifnya (Muqodas 2. Salah satu peran penting kreativitas adalah memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir secara divergen yang memiliki arti pesera didik diberikan kesempatan untuk berpendapat, berpikir dan mengambil kesimpulan secara alternatif atas dasar pengamatan, pengumpulan data, klasifikasi, analisis, sintesis dan evaluasi yang mereka lakukan sendiri (Saparahayuningsih 2. Namun faktanya saat ini kreativitas siswa masih sangat sehingga kreativitas peserta didik belum banyak dikembangkan di sekolah, padahal untuk menyelesaikan permasalahan yang semakin kompleks diperlukan kreativitas yang tinggi agar dapat memilih solusi yang tepat (Sugiarto 2. Oleh karena itu guru juga memegang peranan yang sangat penting dalam proses penugasan sekolah dan juga pembelajaran karena mereka bertanggung jawab untuk mengajarkan keterampilan, kreativitas dan pengetahuan kepada siswa yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas dan proyek siswa contohnya seperti penugasan atau pembelajaran Unjuk Kerja Karya. Unjuk Kerja Karya ini merupakan bentuk evaluasi pembelajaran yang bersifat akhir semesteran untuk mengukur ketercapaian proses pembelajaran selama satu setengah pelajaran dan untuk menentukan naik atau tidaknya siswa ke tingkat yang lebih tinggi. Unjuk Kerja Karya merupakan program kegiatan akhir peserta didik di jenjang sekolah dasar . sebagai wujud penerapan penguatan pendidikan karakter, berbagai keterampilan dasar serta kesempatan untuk mengembangkan Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip i Surabaya Afina Syabila Rahma Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 184-190. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. keterampilan abad 21 yaitu kolaborasi, berpikir kritis, kreatifitas dan komunikasi, sehingga menjadi pengalaman belajar yang terbaik bagi siswa di SDN Banyu Urip i Surabaya. Metode Penelitian Metode Pengembangan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya di SDN Banyu Urip i Surabaya menggunakan pendekatan kualitatif, sebagaimana pembelajaran Unjuk Kerja arya ini bisa mengembangkan karakter siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN Banyu Urip i Surabaya yang dilakukan pada 3 Maret hingga 18 April, dengan subjek penelitian adalah salah satu tenaga pendidik di SDN Banyu Urip i Surabaya yang membantu proses pembelajaran unjuk kerja karya. Teknik Pengumpulan data ini dilakukan dengan metode observasi dan Wawancara ini ditujukan kepada tenaga pendidik yang terlibat langsung dalam pembelanjuk kerja karya ini. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang meliputi : reduksi data, dan penarikan kesimpulan (Supriyono 2. Hasil dan Pembahasan Unjuk Kerja Karya merupakan bentuk evaluasi pembelajaran yang bersifat akhir semesteran untuk mengukur ketercapaian proses pembelajaran selama satu setengah pelajaran dan untuk menentukan naik atau tidaknya siswa ke tingkat yang lebih tinggi. Tujuan dari pembelajaran Unjuk Kerja Karya yang ada di SDN Banyu Urip i Surabaya adalah . bekerja dengan gotong-royong, . menumbuh kembangkan sikap keberanian, disiplin, tanggung jawab, kreatif, peduli, dan kemandirian, . mengimplementasikan kompetensi yang telah dipelajari baik aspek sikap, pengetahuan maupun keterampilan dengan merancang karya/alat/tindakan nyata sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, . mengembangkan bakat dan minat, . mengkomunikasikan hasil kerja di depan guru, siswa maupun orang tua mengembangkan kepedulian terhadap sekitar dan berpikir kritis untuk menyelesaikan dengan diadakannya pembelajaran Unjuk Kerja Karya ini para siswa sangat tertarik, karena siswa sendiri dapat merasakan manfaatnya seperti mereka menjadi Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip i Surabaya Afina Syabila Rahma Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 184-190. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. lebih kreatif, terampil serta berpikir kritis. Pembelajaran Unjuk Kerja Karya ini diadakan oleh dinas pada tahun 2020 dan berlangsung hingga sekarang. Pembelajaran Unjuk Kerja Karya ini menjadi syarat kelulusan bagi siswa kelas 6. Faktor yang dinilai dari Unjuk Kerja Karya ini adalah . tampilan karya, . penjelasan singkat tentang karya yang akan dipamerkan, . inovasi yang terikat atau dimunculkan, . keberfungsian karya, . kekompakan antar kelompok, . kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan, . kemampuan siswa dalam menjelaskan, . kejelasan suara . percaya diri, serta . kreativitas dan kerapian karya yang dibuat. Selain pembelajaran Unjuk Kerja Karya terdapat pembiasaan-pembiasaan lain untuk mengembangkan karakter siswa yang ada di SDN Banyu Urip i Surabaya seperti : . Senin Berbasis (Berbangsa dan Nasionali. , . Selasa Berirama (Belajar Tari Remo Bersam. , . Rabu Bersama (Bersantap Pagi Menu Seha. , . Kamis Bercahaya (Belajar Membaca. Hafalan. Yasin dan Asmaul Husn. , . JumAoat Berkah (Bersedekah itu Inda. , . Sabtu Beseri (Bugar Sehat Ramah Lingkunga. Maka dari itu pembentukan karakter siswa ini sangat penting karena bertjuan untuk membentuk pribadi siswa yang berkualitas dengan nilai-niai moral, sikap yang baik, dan keterampilan sosial yang dibutuhkan untuk berhasil dalam kehidupan. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian. Pembelajaran Unjuk Kerja Karya ini yang dilaksanakan di SDN Banyu URIP i Surabaya sudah cukup baik dan sangat penting bagi pembentukan karakter peserta didik yang dimana memiliki manfaat antara lain : bekerja dengan gotong-royong, . menumbuh kembangkan sikap keberanian, disiplin, tanggung jawab, kreatif, peduli, dan kemandirian, . mengimplementasikan kompetensi yang telah dipelajari baik aspek sikap, pengetahuan maupun keterampilan dengan merancang karya/alat/tindakan nyata sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, . mengembangkan bakat dan minat, . mengkomunikasikan hasil kerja di depan guru, siswa maupun orang tua siswa sebagai bentuk perayaan terhadap pencapaian belajar siswa, . mengembangkan kepedulian terhadap sekitar dan berpikir kritis untuk menyelesaikan masalah. Selain itu peran guru dalam Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Unjuk Kerja Karya Di SDN Banyu Urip i Surabaya Afina Syabila Rahma Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 184-190. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. pembentukan karakter siswa juga sangat penting, dengan peran guru tersebut guru dapat membantu membentuk karakter siswa sehingga siswa dapat menjadi pribadi yang lebih baik, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat Daftar Pustaka