Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Pelatihan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana dan Pengenalan Keseimbangan Perekonomian Dua Sektor pada Santri Yayasan RH La Tahzan Cinangka. Depok Ae Jawa Barat Purwatiningsih1. Silvia SariA. Rini Septiowati3 Universitas Pamulang. Indonesia dosen00972@unpam. id1, dosen01387@unpam. rini_adidaya@yahoo. Submitted: 19th Feb 2024 | Edited: 02nd June 2024 | Issued: 01st July 2024 Cited on: Purwatiningsih. Sari. , & Septiowati. Pelatihan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana dan Pengenalan Keseimbangan Perekonomian Dua Sektor pada Santri Yayasan RH La Tahzan Cinangka. Depok Ae Jawa Barat. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4. , 107-115. ABSTRAK Pencatatan laporan keuangan merupakan kegiatan penting dalam akuntansi. Laporan keuangan tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan tetapi juga individu. Santri menjadi bagian akuntansi dengan melakukan pencatatan pengelolaan uang bulanan. Pada umumnya mahasiswa kesulitan dalam mencatat laporan keuangan dengan jelas, rinci dan Tujuan pengabdian adalah melatih mahasiswa mencatat laporan keuangan sederhana dalam mengelola uang. Tim pengabdian menggunakan metode pelatihan melalui empat tahap. Ceramah, tutorial, diskusi dan evaluasi. Pengabdian tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren RH La Tahzan. Kelurahan Cinangka. Kecamatan Sawangan. Kota Depok. Provinsi Jawa Barat pada tanggal 26 April 2024 yang diikuti oleh 25 santri. Hasil dari pelatihan ini adalah siswa mengikuti pelatihan dengan antusias. Penyampaian materi ringan, sesuai kebutuhan, dan mudah dipahami, pendampingan pelatihan langsung, diskusi seru, durasi pelatihan cukup, dan evaluasi sebagai tolok ukur Siswa terbantu dan mampu mencatat laporan keuangan secara sederhana. Hal ini sebagai upaya mengelola keuangan siswa dan meminimalisir pemborosan. Kata Kunci: Laporan Keuangan. Pelaporan. Akuntansi. Santri ABSTRACT Recording financial reports is an important activity in accountancy. Financial reports are not only needed by companies but also individuals. Santri become part of accounting with carry out monthly money management records. In general, students find it difficult to record financial reports clearly, in detail and systematic. The purpose of service is to train students record simple financial reports in manage money. The service team uses training methods through four stages. Lectures, tutorials, discussions and evaluations. The service was held at the RH La Tahzan Islamic boarding school. Cinangka Village. Sawangan District. Depok City. West Java Province on April 26 2024, which was attended by 25 The result of this training is that students take part in training with enthusiastic. Delivery of material is light, according to needs, and easy understood, direct training assistance, discussions exciting, sufficient training duration, and evaluation as a measure of success. Students are helped and Able to record financial reports simply. This is as efforts to manage students' finances and minimize waste. Keywords: Financial Statements. Reporting. Accounting. Santri Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. PENDAHULUAN Santri merupakan sebutan bagi murid yang menempuh pendidikan di pondok Santri termasuk bagian yang tidak terhindar dari interaksi serta komunikasi dengan masyarakat (Risawati et al. , 2. Santri dapat diartikan sebagai orang-orang yang melakukan kewajiban-kewajiban agama Islam secara sungguh-sungguh. Dimana santri diajarkan mengatur hidup mereka dengan ajaran agama Islam, misalnya mereka mempelajari ilmu tentang islam, iman dan ihsan. Bertujuan agar mereka menjadi seorang yang bertakwa kepada Allah S. secara benar dan berpegang teguh pada aturan agama Islam serta cara hidup bermasyarakat. Pondok pesantren RH La Tahzan merupakan salah satu pondok pesantren yang berlokasi di Kelurahan Cinangka Kecamatan Sawangan Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Pondok pesantren ini menjadi tempat bagi santri untuk menimba ilmu, khususnya ilmu Pondok pesantren RH La Tahzan merupakan pondok pesantren di bawah asuhan Umi Rosyadah. Pdi. Pondok pesantren RH La Tahzan memiliki visi untuk mencetak generasi muslim yang berakhlakul karimah. Hafidz Al Quran, dan mampu mengamalkan ajaran Islam. Keuangan adalah masalah umum yang dihadapi oleh setiap orang. Semua orang pasti berhubungan dengan uang, baik sebagai individu yang telah menikah maupun yang belum menikah, perorangan maupun perusahaan. Seringkali timbul permasalahan bagaimana cara mengatur keuangan yang kita miliki. Umumnya masalah bukan terletak pada penghasilan yang kurang namun adanya kebiasaan yang salah dalam mengelola keuangan. Banyak orang yang mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan karena tidak dapat mengontrol keinginan. Orang-orang yang mengalami kesulitan mengelola keuangan seringkali salah memprioritaskan pengeluarannya. Mengelola ekonomi adalah tindakan untuk merencanakan, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi dan mengendalikan sumber-sumber ekonomi khususnya keuangan agar tercapai tingkat pemenuhan kebutuhan secara optimum, memastikan adanya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. (Novita Anggraeni, 2012 dalam Hariani, dkk, 2. Dalam buku All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan. Senator Elizabeth Warren dan putrinya. Amelia Warren Tyagi mempopulerkan sebuah prinsip 50/30/20 untuk mengatur keuangan. Prinsip ini pun sangat diminati oleh kaum milenial Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. yang sudah mulai bekerja dan ingin belajar mengatur keuangan. Prinsip ini memiliki aturan dasar mengatur keuangan dengan membagi pendapatan setelah pajak dan mengalokasikannya untuk dibelanjakan 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan menyisihkan 20% untuk tabungan. Selain itu, ada pula sebuah metode pengaturan keuangan yang cukup terkenal dan banyak dilakukan para ibu rumah tangga di Jepang bernama kakeibo ,yang artinya buku besar atau catatan keuangan rumah tangga. Metode ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904 oleh seorang jurnalis bernama Makoto Hani. Di tahun 2017, metode ini kembali dipopulerkan melalui sebuah buku yang ditulis oleh Fumiko Chiba berjudul Kakeibo: The Japanese Art of Saving Money. Dalam buku ini, ada empat pertanyaan penting yang harus dijawab apabila ingin memiliki kondisi keuangan yang lebih baik: Berapa banyak uang yang kamu miliki? Berapa jumlah uang yang ingin kamu simpan? Seberapa besar dana yang rutin kamu belanjakan? Bagaimana kamu bisa meningkatkan uang yang kamu tabung? Laporan keuangan sangat penting untuk membantu perusahaan mencatat transaksi (Hapsari et al. , 2. Perlu diketahui untuk membuat laporan keuangan tidak bisa terlepas dengan ilmu akuntansi. Karena itu, perlu pemahaman sedikit tentang siklus akuntansi dan beberapa istilah dalam ilmu akuntansi. Karena mempelajari siklus akuntansi, waktu yang dibutuhkan tidaklah singkat. Di sini tidak akan dibahas mengenai banyak hal tentang akuntansi, tetapi hanya prinsip akuntansi yang digunakan untuk mensimulasikan laporan keuangan tersebut. Secara sederhana berdasarkan kegiatannya, siklus akuntansi memuat beberapa aktivitas, yaitu pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, dan laporan keuangan. Pelatihan pencatatan laporan keuangan sederhana merupakan kebutuhan yang diperlukan bagi setiap santri. Hal tersebut terjadi karena aktifitas santri yang tidak bisa dilepaskan dari aktifitas ekonomi termasuk dalam menggunakan uang yang dimiliki untuk konsumsi dan tabungan. Pengambilan keputusan tentang keuangan juga harus dilakukan untuk menghindarkan santri dari permasalahan keuangan. Permasalahan yang sering dijumpai para santri khususnya tahun pertama adalah masalah mengelola uang Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. secara mandiri tanpa bimbingan langsung dari orang tua (Fauzi et al. , 2. , tidak jarang santri kehabisan uang di luar estimasi waktu seharusnya. Pelatihan ini memiliki tujuan agar santri mampu menyusun laporan keuangan sederhana atas pengelolaan uang bulanan. Santri nantinya dapat menggunakan laporan keuangan tersebut sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam mengatur keuangan Dengan melakukan pelatihan pencatatan laporan keuangan ini, santri dilatih mengelompokkan, dan membedakan uang untuk memenuhi kebutuhan serta mengesampingkan keinginan. Berdasarkan hasil wawancara awal dengan para santri, mereka tidak mengetahui pasti berapa pengeluaran mereka dan untuk apa saja mereka melakukan konsumsi karena tidak adanya pencatatan. Berdasarkan kondisi ini, salah satu cara untuk membantu mereka dalam mengelola keuangan yakni dengan memberikan pelatihan pencatatan dan pembukuan sederhana. Pelatihan pembukuan ini dilakukan secara manual. Tujuan yang ingin dicapai dengan diadakannya pelatihan ini adalah supaya para santri dapat mengelola keuangan pribadinya secara mandiri serta memahami dasar pencatatan dan pembukuan sederhana dan menghasilkan laporan keuangan yang nantinya dapat digunakan untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran uang pribadinya. METODE Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu dari tridharma perguruan Kegiatan pengabdian menjadi salah satu tugas dan kewajiban yang harus diwujudkan oleh setiap akademisi di perguruan tinggi manapun sebagai bentuk kontribusi lembaga pendidikan untuk menunjang program pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Pengabdian masyarakat secara jelas didefinisikan di dalam UndangUndang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 sebagai kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang telah dilaksanakan ini didasari pada semangat keterlibatan akademisi dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat (Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, 2. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Metode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun ke dalam kegiatan nyata agar tujuan tercapai optimal (Harisnur. , 2. Menurut Knowles metode adalah Au the organization of the prospective participants for purposes of educationAy (Malcolm S Knowles, 1977 dalam Harisnur. , 2. Metode adalah mengorganisasian peserta didik di dalam upaya mencapai tujuan belajar. Dari kedua definisi di atas dapat disimpulkan bahwa metode merupakan cara yang digunakan untuk melaksanakan rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Metode pelaksanaan dan tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai berikut : Metode ceramah : tim PKM melalui tatap muka menjelaskan materi yang berkaitan dengan akuntansi dasar dan laporan keuangan. Metode ceramah ini bertujuan supaya santri memiliki bekal ketrampilan mengenai akuntansi dasar dan pencatatan laporan keuangan secara sederhana. Metode tutorial : tim PKM memberikan contoh dan mendampingi para santri secara langsung dalam mempraktikkan bagaimana mencatat laporan keuangan. Metode tutorial dilakukan sebagai realisasi dari materi yang telah diberikan. Metode diskusi : tim PKM memberikan waktu pada santri untuk berdiskusi mengenai kendala dan masalah santri yang berhubungan dengan pencatatan Metode diskusi memberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab terkait pencatatan laporan keuangan sesuai dengan kehidupan sehari-hari sebagai santri di pondok pesantren. Metode evaluasi : tim PKM memberikan beberapa pertanyaan sebagai tolak ukur pencapaian dari serangkaian metode yang telah dilakukan. PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat pada Yayasan RH La tahzan di Kelurahan Cinangka Kecamatan Sawangan Kota Depok Provinsi Jawa Barat ini dilaksanakan pada tanggal 26 April 2024. Peserta adalah para santri di pondok pesantren RH La Tahzan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pemaparan materi, pelatihan pencatatan keuangan yang didampingi langsung oleh tim pengabdi, diskusi, dan ditutup dengan evaluasi. Materi yang disajikan ialah cara menulis laporan keuangan secara sederhana dengan objek yang dicatat adalah pemasukan dan pengeluaran santri. Dalam sesi pelatihan yang telah Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. dilakukan, para santri dilatih untuk mampu mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan dengan laporan keuangan sederhana yang telah dijelaskan oleh tim pengabdian. Tabel 1. Contoh Pembukuan Sederhana Tanggal Keterangan Masuk Keluar 01-Apr-2024 Terima Uang Saku 03-Apr-2024 Membeli Sabun Mandi 06-Apr-2024 Membeli 2 Buku Tulis 07-Apr-2024 Membeli sandal jepit Sumber: Data kegiatan, 2024 Saldo Tim pengabdian melatih kemampuan para santri dengan memberikan kertas kerja laporan yang disertai ilustrasi pemasukan dan pengeluaran bulanan santri. Melalui pelatihan ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru tentang pembukuan sederhana yang dapat membantu mereka mengelola keuangan pribadi mereka dengan lebih baik, membuat laporan keuangan yang lebih teratur dan transparan. Tim pengabdi mengadakan sesi diskusi dan sesi tanya jawab bertujuan untuk memastikan kembali apakah penyampaian materi sudah jelas dan dapat dipahami atau masih ada yang belum memahami materi yang telah disampaikan. Evaluasi dilakukan dengan tim pengabdian memberikan beberapa pertanyaan secara langsung yang dilakukan sebagai tolak ukur pencapaian dari serangkaian metode yang telah dilakukan. Implikasi kegiatan pelatihan pembukuan sederhana yaitu, para santri pondok pesantren RH La Tahzan mampu memahami cara mengelola keuangan pribadi dengan baik melalui pencatatan keuangan sehingga memudahkannya dalam mengetahui posisi keuangan pribadi mereka. Gambar 1. Kegiatan Sosialisasi/Ceramah Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Pada kegiatan sosialisasi/ceramah ini santri/peserta PKM merasa antusias dan semakin percaya diri dalam mengelola keuangan yang mereka miliki untuk meminimalisir pemborosan akibat lalai mengelola keuangan. Gambar 2. Kegiatan Tutorial Menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI), tutorial adalah pembimbingan kelas oleh seorang pengajar . untuk seorang peserta didik. Metode tutorial adalah metode pembelajaran dimana seorang pendidik memberikan bimbingan belajar kepada peserta didik secara individual. Pada kegiatan tutorial ini tim PKM mendampingi santri memperoleh pelayanan secara individual yaitu pelatihan pencatatan laporan keuangan Kegatan ini sangat membantu para santri menghilangkan rasa takut akan ilmu akuntansi dan perhitungan angka. Gambar 3. Kegiatan Diskusi Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 Para e-ISSN 2797-8338 DOI 10. untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi, menjawab pertanyaan dan untuk membuat suatu keputusan. Para santri saling bertukar informasi dan pengalaman terhadap sesama santri sehingga memunculkan keberanian dan kepercayaan diri yang membuat santri termotivasi untuk melakukan pencatatan terhadap keuangan pribadi mereka bahkan nantinya ketrampilan mereka dapat digunakan dalam organisasi santri di pondok pesantren RH La Tahzan. Gambar 3. Foto Bersama Setelah Pelatihan Selesai KESIMPULAN Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di pondok pesantren RH La Tahzan kelurahan Cinangka Kecamatan Sawangan Kota depok Provinsi Jawa Barat merupakan bentuk perhatian dari tim pengabdian terhadap permasalahan kemampuan santri dalam mengelola keuangan pribadinya secara mandiri. Pelatihan pencatatan laporan keuangan sederhana dilaksanakan untuk dapat memberikan efek pada meningkatnya kemampuan santri dalam mengelola keuangan yakni dengan memberikan pelatihan pencatatan dan pembukuan sederhana. Dampak langsung yang dirasakan setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah para santri dapat mengelola keuangan pribadinya secara mandiri serta memahami dasar pencatatan dan pembukuan sederhana dan menghasilkan laporan keuangan yang nantinya dapat digunakan untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran uang pribadinya, sehingga menjadikan santri dapat mengatur keuangan pribadinya Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. dengan jelas dan sistematis yang pada akhirnya santri dapat memanage antara uang dan kebutuhan dalam jangka waktu tertentu untuk meminimalisir pemborosan . DAFTAR PUSTAKA