Intihadh: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam https://ejournal. id/index. php/intihadh/index Volume . Nomor . e-ISSN 3090-7381 p-ISSN 3090-5338 UPAYA PENINGKATAN MUTU GURU MELALUI KEGIATAN PELATIHAN PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI MAN 2 KEDIRI Aminatul Zahroh STAI Darul Hikmah Tulungagung aminatulzahroh@gmail. ABSTRACT Teachers are a determining factor in the success of education. Teachers are the main key to success in learning. Learning is a combination of two activities, namely teaching and learning activities. Teachers are required to be able to create learning situations that contain educational interactions and carry out various innovations to improve the quality of learning. The low quality of teachers in learning requires training to be held to overcome various difficulties in learning through providing training, so as to be able to improve the quality of teacher competence and Efforts to improve teacher quality can be carried out through training activities that aim to: First, foster teacher enthusiasm to improve their abilities and skills in preparing, implementing, and evaluating learning Second, to equalize the ability and skills of teachers, in carrying out learning activities, so that they can support efforts to improve the equality of education quality. Third, to help teachers obtain technical educational information, related to activities, curriculum development policies, with the quality of the lessons concerned. Fourth, as an exchange of information and exchange of experiences, in order to follow developments in science and technology, as well as the development of teaching techniques. The research method used is qualitative research with a descriptive type. For data collection using in-depth interviews, participant observation, and documentation. The results of this study are MAN 2 Kediri, namely by holding workshops, seminars, and training activities from the department, so that it is able to improve the quality and standard in the teaching and learning process (PBM). The main purpose of training is to obtain special skills needed by teachers in order to carry out teaching tasks. Teacher improvement strategies are efforts made to improve the quality of learning. Key Words: Teachers. Teacher Quality. Learning ABSTRAK Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x Guru merupakan faktor penentu dalam keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Guru merupakan kunci pokok keberhasilan dalam pembelajaran. Pembelajaran merupakan perpaduan dari dua aktivitas yaitu aktivitas mengajar dan belajar. Guru dituntut mampu menciptakan situasi pembelajaran yang mengandung interaksi edukatif serta melakukan berbagai inovasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Rendahnya mutu guru dalam pembelajaran mengharuskan untuk mengadakan pelatihan guna mengatasi berbagai kesulitan dalam pembelajaran melalui pemberian pelatihan, sehingga mampu meningkatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme guru. Upaya meningkatkan mutu guru dapat dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk: Pertama, menumbuhkan kegairahan guru untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan Kedua, meratakan kemampuan dan kemahiran guru, dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, sehingga dapat menunjang usaha peningkatan pemerataan mutu pendidikan. Ketiga, membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif, yang berkaitan dengan kegiatan, kebijakan pengembangan kurikulum, dengan mutu pelajaran yang bersangkutan. Keempat, sebagai tukar informasi, dan saling tukar pengalaman, dalam rangka mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta pengembangan teknik Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Untuk pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam . ndept intervie. , observasi partisipatif . articipant observatio. , dan dokumentasi . Hasil penelitian ini adalah MAN 2 Kediri yaitu dengan mengadakan kegiatan workshop, seminar, dan pelatihan dari dinas, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan mutu dalam proses belajar mengajar (PBM). Tujuan utama adanya pelatihan adalah untuk memperoleh kecakapan khusus yang diperlukan oleh guru dalam rangka pelaksanaan tugastugas keguruan. Strategi peningkatan guru merupakan upaya merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kata Kunci: Guru. Mutu Guru. Pembelajaran PENDAHULUAN Pendidikan memiliki peranan penting dalam kehidupan kita, baik untuk saat ini maupun masa mendatang. Pendidikan sebagai suatu proses untuk menuju perbaikan, penguatan, dan pengembangan segala potensi yang dimiliki peserta didik agar dapat berkembang secara optimal. Dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut, diperlukan seorang guru sebagai agen pembelajaran bagi peserta didik. Guru merupakan orang yang bertanggung jawab dalam mengajar dan mendidik peserta didik di sekolah. Guru merupakan salah satu unsur terpenting dalam pendidikan. Baik buruknya kualitas pendidikan ditentukan oleh kualitas Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x keberhasilan pendidikan untuk menghasilkan lulusan . yang berkualitas. Oleh karena itu, guru harus melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan maksimal sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan (Rosyadi, 20. Guru merupakan faktor penentu dalam keberhasilan penyelenggaraan Mengingat pentingnya keterlibatan guru dalam keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, kinerja guru perlu dikembangkan secara terus Hal ini karena guru yang selalu berinteraksi langsung dengan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Keberhasilannya dalam mencapai tujuan tersebut, merupakan sebagai kesuksesan dalam menjalankan tugasnya sebagai guru dalam pembelajaran. (Alifia Nurrahmawati et al. , 2. Pembelajaran merupakan perpaduan dari dua aktivitas, yaitu aktivitas mengajar dan belajar. Aktivitas mengajar menyangkut peranan seorang guru dalam konteks mengupayakan terciptanya jalinan komunikasi harmonis antara mengajar itu sendiri dengan belajar. Jalinan komunikasi yang harmonis inilah yang menjadi indikator suatu aktivitas atau proses pembelajaran itu berjalan dengan baik (Husniyatus Salamah Zainiyati et al. , 2. Proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik bahkan dapat berhasil ketika seorang guru mampu mendidik dengan mengubah diri peserta didik menjadi lebih bermanfaat. Perubahan tersebut seperti mampu menumbuh kembangkan kesadaran peserta didik untuk belajar, sehingga pengalaman yang diperolehnya selama ia terlibat di dalam proses pembelajaran itu, dapat dirasakan manfaatnya secara langsung bagi perkembangan pribadinya menuju Kunci pokok keberhasilan dalam pembelajaran adalah ada di tangan seorang guru. Guru dituntut mampu menciptakan situasi pembelajaran yang mengandung interaksi edukatif. Interaksi edukatif adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran. Oleh sebab itu, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, maka para praktisi perlu melakukan berbagai inovasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran (Zahroh, 2. Usaha peningkatan kualitas pendidikan terutamam pembelajaran bukan merupakan masalah yang sederhana, tetapi memerlukan penanganan yang multidimensi dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait. Lembaga pendidikan dapat meningkatkan guru supaya mampu menjadi guru yang berkualitas dibidang pendidikan, sehingga menunjang pembentukan pendidikan bermutu dan berkualitas. Mutu guru adalah kualitas yang ditunjukkan guru dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru dalam mengelola pembelajaran. Mutu guru ini mengacu pada proses pendidikan dan hasil pendidikan karena dalam proses pendidikan yang bermutu terlibat berbagai input, seperti bahan ajar . ognitif, afektif, atau psikomotori. Mutu guru akan terlihat ketika guru Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x melaksanakan proses pembelajaran dan melaksanakan tugas-tugasnya sebagai guru (Zahroh, 2. Bila melihat dunia pendidikan saat ini, maka mutu guru sangatlah Rendahnya mutu guru berdampak pada rendahnya mutu pembelajaran, karena guru dapat dikatakan sebagai tiang utama keberhasilan pendidikan, oleh karena itu kualitas guru sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan pendidikan, namun untuk mendapatkan guru yang berkualitas dan bermutu dalam pembelajaran perlu adanya peningkatan mutu. Upaya peningkatan mutu guru sudah sejak lama menjadi komitmen Kementrian Pendidikan Nasional. Salah satu sasaran upaya tersebut adalah meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Pencapaian sasaran tersebut harus dapat dilihat dari bertambah profesionalnya penampilan tenaga pendidik dan bertambah optinumnya proses belajar siswa. Profesionalisme seorang guru merupakan suatu keharusan dalam mewujudkan sekolah berbasis pengetahuan yaitu pemahaman tentang pembelajaran, kurikulum, dan perkembangan manusia termasuk gaya belajar (DR. Zahera Mega Utama, 2. Upaya peningkatan mutu guru tidak terlepas dari peran semua pihak Untuk menghindari berbagai penyimpangan karena rendahnya mutu guru, maka perlu dilakukan supervisi, monitoring, dan pelatihan terhadap guru berupa kegiatan-kegiatan peningkatan mutu yang dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah. Sekolah turut mendukung dan berkontribuasi dalam meningkatkan mutu kinerja guru antara lain dengan kegiatan IHT (In-House Trainin. , pembinaan rutin, , diklat, workshop, dan seminar. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh penulis pada tanggal 5 Agustus 2024 menunjukkan bahwa mutu guru PAI di MAN 2 Kediri dalam pembelajaran masih rendah. Banyak guru PAI yang asal-asalan dalam mengajar dan hanya sekedar menuntaskan pengajaran saja, dengan kata lain guru mengajar hanya menggunakan cara yang itu-itu saja tanpa adanya inovasi pembelajaran sehingga mutu pembelajaran rendah. Rendahnya mutu pembelajaran ini dipengaruhi oleh rendahnya mutu guru PAI di MAN 2 Kediri. Rendahnya mutu guru PAI di MAN 2 Kediri dalam melaksanakan pembelajaran mengharuskan untuk membuat wadah pelatihan bagi guru. Adanya wadah pelatihan bagi guru mata pelajaran yang berada pada suatu wilayah. Adanya wadah atau sarana komunikasi, konsultasi, tukar pengalaman antar guru PAI, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan untuk membina hubungan kerjasama secara baik antara sesama guru Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga mampu meningkatkan mutu guru dalam pengelolaan pembelajaran sehingga menumbuhkan semangat peserta didik dalam pembelajaran dan yang pasti meningkatkan kualitas seorang guru yang berdampak pada peningkatan kualitas lulusan . Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x Upaya peningkatan profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran yang bermutu sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Peningkatan mutu guru merupakan masalah yang mendesak untuk Dengan keberadaan peningkatan mutu ini diharapakan mampu meningkatkan mutu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang meliputi pengawasan kegiatan guru PAI dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran agama Islam (Zahroh, 2. Peranan pelatihan ini berfungsi untuk pengembangan program pendidikan di sekolah, karena ini merupakan bentuk kegiatan profesional guru, dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan. Selain itu, melalui kegiatan ini dapat dilakukan diskusi, tukar pikiran dan pengalaman sesama guru untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam pembelajaran. Melalui pelatihan ini para guru dapat meningkatkan kompetensi dengan berdiskusi, dan mempraktekkan penyusunan program tahunan . , program semester . , analisis materi pelajaran, program satuan pengajaran, metode pembelajaran, alat evaluasi, bahan ajar, pembuatan dan pemanfaatan media pengajaran juga dapat dikaji dalam forum ini. Upaya meningkatkan mutu guru dapat dilakukan melalui kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk: Pertama, menumbuhkan kegairahan guru untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Kedua, meratakan kemampuan dan kemahiran guru, dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, sehingga dapat menunjang usaha peningkatan pemerataan mutu pendidikan. Ketiga, membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif, yang berkaitan dengan kegiatan, kebijakan pengembangan kurikulum, dengan mutu pelajaran yang bersangkutan. Keempat, sebagai tukar informasi, dan saling tukar pengalaman, dalam rangka mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta pengembangan teknik mengajar (M. Fadlillah, 2. Adanya pelatihan peningkatan mutu guru ini menjadi sarana yang sangat efektif dalam meningkatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme guru, hal ini bisa dilihat dari tugas dan fungsi dari adanya berbagai kesulitan dalam Begitu juga dengan pelatihan peningkatan mutu guru dalam pembelajaran PAI di MAN 2 Kediri juga mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan kompetensi yang berdampak pada peningkatan mutu guru PAI di MAN 2 Kediri. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam di MAN 2 Kediri. METODE Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x Penelitian ini berjudul AuUpaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam di MAN 2 KediriAy memiliki arti bahwa peningkatan mutu guru dapat dilakukan melalui kegiatan pelatihan pembelajaran PAI salah satunya dengan adanya pengelolaan pembelajaran Agama Islam. Adapun kegiatan pembelajaran yang ada di MAN 2 Kediri dilakukan oleh guru. Sesuai dengan permasalahan yang menjadi fokus dalam penelitian yang berjudul AuUpaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam di MAN 2 KediriAy, maka pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif merupakan suatu paradigma penelitian untuk mendeskripsikan peristiwa, perilaku orangatau suatu keadaan pada tempat tertentu secara rinci dan mendalam dalam bentuk narasi. Penelitian ini berjenis Penelitian ini disebut dengan penelitian field research yang mana di dalam proses perolehan datanya sesuai dengan sasaran atau masalah penelitian berupa informasi yang selengkap-lengkapnya dan sedalam-dalamnya mengenai gejala-gejala yang menyeluruh di lapangan . Adapun teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam . ndept intervie. , observasi partisipatif . articipant observatio. , dan dokumentasi . dengan tujuan untuk mendapatkan data dengan kredibilitas tinggi (Albi Anggito, 2. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti sendiri dengan datang langsung untuk mengadakan penelitian di MAN 2 Kediri mulai tanggal 8 November 2024 Ae 18 Sapril 2025. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Analisis telah dimulai sejak merumuskan dan menjelaskan masalah, sebelum terjun ke lapangan, dan berlangsung terus sampai penulisan hasil penelitian. Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu wawancara, pengamatan yang sudah ditulis dalam catatan lapangan, dokumen resmi, gambar, foto, dan lain sebagainya (Jaya, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru sebagai tenaga kependidikan, maka profesi guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. Agar proses pembelajaran dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien, maka guru mempunyai tugas dan peranan yang penting dalam mengantarkan peserta didiknya mencapai tujuan yang diharapkan. Oleh Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x karena itu, sudah selayaknya guru mempunyai berbagai kompetensi yang berkaitan dengan tugas dan tanggungjawabnya. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan pengajaran. Keterampilan merencanakan dan melaksanakan proses belajar mengajar sesuatu yang erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab guru sebagai pengajar yang mendidik (Dwi Afriyanto, 2. Hasil penelitian dari Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam di MAN 2 Kediri dapat berupa kegiatan workshop, seminar, dan pelatihan dari dinas, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan mutu dalam proses belajar mengajar (PBM). Hal ini juga didukung dengan hasil wawancara dengan guru PAI MAN 2 Kediri yang mengatakan bahwa kegiatan pelatihan yang diikuti oleh guru memang dapat meningkatkan kualitas dan mutu pembelajaran. Guru sebagai pendidik mengandung arti yang sangat luas, tidak sebatas memberikan bahan-bahan pengajaran tetapi menjangka etika dan estetika perilaku dalam menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat. Sebagai pengajar, guru hendaknya memiliki perencanaan . pengajaran yang cukup matang. Perencanaan pengajaran tersebut erat kaitannya dengan berbagai unsur seperti tujuan pengajaran, bahan pengajaran, kegiatan belajar, metode mengajar, dan evaluasi. Unsur-unsur tersebut merupakan bagian integral dari keseluruhan tanggung jawab guru dalam proses pembelajaran. Aktivitas pembelajaran PAI Dalam Meningkatkan Mutu Guru PAI di MAN 2 Kediri Pembelajaran yang menyenangkan merupakan sebuah dambaan dari setiap peserta didik. Karena proses belajar yang menyenangkan dapat meningkatkan motivasi belajar yang tinggi guna menghasilkan produk belajar yang berkualitas. Dengan belajar yang menyenangkan tentu akan membuat peserta didik tertarik dan tidak akan membuat mereka jenuh serta bosan perlu dilakukan upaya dalam meningkatkan mutu guru PAI berupa: Memecahkan Permasalahan Proses Belajar Mengajar (PBM) Aktivitas pembelajaran dalam rangka meningkatkan mutu guru terutama permasalahan yang ditemukan pada kegiatan belajar mengajar yang berhubungan dengan materi, tujuan, metode dan evaluasi pembelajaran dilakukan dalam bentuk kegiatan yang dilaksanakan dalam program tahunan dan program bulanan. Aktivitas yang direalisasikan dalam bentuk pemberian ceramah, bimbingan dan latihan serta pertemuan-pertemuan dalam rangka tukar pengalaman, pelatihan dan diskusi ini disi dengan berbagai materi yang Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x berkaitan dengan permasalahan yang ditemukan dalam kegiatan belajar Kegiatan pembelajaran PAI di MAN 2 Kediri pada mulanya berwujud sebagai tempat pembinaan yang mendapat sambutan yang menyenangkan di kalangan guru-guru yang masih mampu dan ingin belajar kembali untuk menambah pengetahuan dan keterampilan agar profesi keguruannya tumbuh dan berkembang. Di dalam kegiatannya terdapat kegiatan-kegiatan yang sangat membantu guru-guru untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya, karena banyak membahas tentang permasalahan yang menyangkut kegiatan pembelajaran dan juga memberikan arahan tentang cara penyelesaian permasalahan tersebut, baik permasalahan yang berhubungan dengan materi pelajaran, alat peraga yang cocok, pembuatan RPP, strategi pembelajaran serta evaluasi pembelajaran yang disampaikan. Hal ini juga sesuai dengan hasil wawancara dengan guru MAN 2 Kediri yang mengatakan bahwa: cara penyelesaian masalah pembelajaran dapat dilakukan melalui pembuatan alat peraga yang cocok, pembuatan RPP, strategi pembelajaran serta evaluasi pembelajaran yang disampaikan Hal ini juga sesuai dengan hasil observasi yang dilakukan peneliti di MAN 2 Kediri yaitu: pembuatan RPP memang dilakukan oleh guru. Dilihat dari pendapat informan mengenai manfaat kegiatan tersebut dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka, maka dapat dikatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap responden. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan mutu guru melalui kegiatan pelatihan pembelajaran PAI Untuk Meningkatkan Pengelolaan Pembelajaran Agama Islam telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam rangka meningkatkan mutu guru di MAN 2 Kediri sudah berjalan dengan baik. Memenuhi Tuntutan Profesional Berbagai aktivitas yang dilaksanakan tersebut, terutama yang berbentuk latihan, bimbingan dan bertukar pengalaman diharapkan dapat memenuhi tuntutan profesional guru sebab, dengan adanya bimbingan dan pelatihan, baik dalam pembuatan RPP, perumusan tujuan pelajaran, pemilihan metode dan alat peraga dan pelatihan-pelatihan lainnya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam materi melaksanakan proses pembelajaran. Diskusi yang didasarkan dari tukar pengalaman diharapkan dapat membantu guru dalam menerapkan teknik dan metode dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi pada saat proses pembelajaran. Adapun bimbingan yang dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran PAI berupa arahan cara seorang guru menentukan strategi Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x yang sesuai dengan materi yang disampaikan dan hal ini juga berjalan dengan baik. Materi-materi yag diberikan disesuaikan dengan kebutuhan para anggota, sehingga dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi saat itu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesional guru sudah berjalan dengan baik dan dinilai dapat memenuhi tuntutan profesional guru. Cara Meningkatkan Mutu Guru di MAN 2 Kediri Muhaimin mendefinisikan pembelajaran sebagai suatu komponen yang tersusun atas unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan Komponen-komponen tersebut yaitu: tujuan, guru, peserta didik, materi, metode, sarana atau alat atau media, evaluasi, dan lingkungan. Sedangkan Muhaimin mendefinisikan pembelajaran sebagai upaya membelajarkan peserta didik untuk belajar. Dalam kegiatan pembelajaran akan mengakibatkan peserta didik mempelajari sesuatu dengan cara lebih efektif dan efisien (Darman, n. Agar kegiatan pembelajaran berjalan secara sinergis maka diperlukan pengembangan pembelajaran yang baik. Untuk itulah perlu adanya manajemen pembelajaran. Adapun tujuan manajemen pembelajaran adalah untuk menciptakan proses belajar mengajar yang mudah direncanakan, diorganisasikan, dilaksanakan, dan dikendalikan dengan baik. Dengan proses belajar mengajar yang demikian itu, maka pembelajaran akan berlangsung secara efektif dan efisien yang pada akhirnya akan diperoleh pembelajaran yang berkualitas. Pembelajaran dikatakan efektif artinya dapat membelajarkan peserta didik sehingga dapat membentuk dan meletakkan dasar-dasar kearah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang diperlukan peserta didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya. Sementara yang dimaksud dengan efisien disi adalah mendayagunakan tenaga, waktu, biaya, ruang, atau gedung, dan fasilitas sehemat mungkin. Kegiatan pembelajaran diarahkan untuk untuk memperdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Kegiatan pembelajaran mengembangkan kemampuan untuk mengetahui, memahami, melakukan sesuatu, hidup dalam kebersamaan dan mengaktualisasikan diri. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran perlu: . berpusat pada kreativitas peserta didik, . mengembangkan kreativitas peserta didik, . menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang. Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x . bermuatan nilai, etika, estetika, logika, dan kinestetika, . menyediakan pengalaman belajar yang beragam. Untuk meningkatkan mutu guru diperlukan strategi yang tepat. Strategi dalam meningkatkan mutu guru PAI sangatlah ditentukan oleh penyelenggaraan pendidikan yang dijalankan oleh lembaga yang Oleh karena itu diperlukan kepala madrasah yang berkualitas dan kreatif, sehingga mampu menerapkan strategi yang cocok untuk meningkatkan mutu guru PAI. Proses pendidikan yang bermutu ditentukan oleh berbagai unsur dinamis yang akan ada dalam madrasah itu sendiri dan lingkungannya sebagai suatu kesatuan sistem. Ada tujuh faktor penentu terwujudnya proses pendidikan yang bermutu, yakni keefektifan kepemimpinan kepala sekolah partisipasi dan rasa tanggung jawab guru dan Proses belajar-mengajar yang efektif, pengembangan staf yang terpogram, kurikulum yang relevan, memiliki visi dan misi yang jelas (Dr. Widdy H. Rorimpandey, 2. Cara meningkatkan mutu guru di MAN 2 Kediri dalam kegiatan pembelajaran agama Islam antara lain dengan: Minat Minat guru dalam mengikuti berbagai kegiatan yang dilaksanakan organisasi tersebut tentunya dapat mempengaruhi aktivitas dalam meningkatkan mutu guru dalam mengelola pembelajaran di MAN 2 Kediri. Sebab, dengan adanya minat yang tinggi dikalangan anggota, maka mereka akan aktif mengikuti aktivitas dalam meningkatkan pembelajaran. Sebaliknya, tanpa adanya minat, mereka tentu tidak akan tertarik untuk mengikuti berbagai aktivitas yang dilaksanakan. Adanya minat tentu saja akan mendorong lancarnya berbagai aktivitas yang dilaksanakan, dan dengan melihat hasil wawancara tersebut dapat dikatakan faktor minat disini cukup mendukung. Motivasi Motivasi memegang peranan penting dalam belajar. Kegiatan pelatihan dapat memotivasi guru-guru untuk mengembangkan kemampuan profesionalnya dalam mengajar. Seseorang tidak akan dapat mengikuti suatu kegiatan dengan baik dan tekun jika tidak ada motivasi dalam dirinya. Bahkan tanpa motivasi seseorang tidak akan melakukan suatu kegiatan. Maka dari itu, pengurus harus selalu memperhatikan masalah motivasi ini dan berusaha agar tetap tergejolak di dalam diri setiap anggota selama kegiatan pelatihan berlangsung. Kegiatan pelatihan dapat memotivasi guru-guru untuk mengembangkan kemampuan profesional diperoleh keterangan bahwa kegiatan pelatihan dapat memotivasi guru untuk mengembangkan kemampuan profesional mereka. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa motivasi guru dalam meningkatkan kemampuan profesional dalam Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x mengajar cukup mempengaruhi aktivitas pembelajaran dalam rangka peningkatan mutu guru melalui pengelolaan pembelajaran di MAN 2 Kediri. Latar Belakang Pendidikan Guru memiliki latar belakang pendidikan yang bervariasi. Adanya latar belakang pendidikan itu tentunya dapat mendorong kelancaran aktivitas pelatihan di daerah tersebut, karena sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka, tentunya adanya kesadaran dalam diri anggota tersebut untuk lebih meningkatkan kompetensi mengajar mereka, termasuk dengan cara aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang Dana Operasional Adanya dana operasional akan sangat membantu bagi terlaksananya kegiatan pelatihan. Tanpa dana yang memadai tentunya kegiatan pelatihan akan sedikit mengalami hambatan. Dana operasional kegiatan pelatihan semestinya dapat diperoleh dari berbagai sumber agar dapat mencukupi, karena jika dana operasional hanya diperoleh dari satu sumber saja maka pendapatan dananya akan minim. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa dana operasional pelatihan cukup memadai. Dana yang memadai bermakna bahwa setiap kegiatan pelatihan guru MAN 2 Kediri dana operasionalnya selalu mencukupi dan pelaksanaannya tidak terkendala oleh masalah dana, walaupun tanpa bantuan dana proyek dari pemerintah. Waktu Waktu pertemuan juga memiliki pengaruh terhadap aktivitas Waktu pertemuan yang cukup tentu dapat memungkinkan selesainya pembahasan materi hingga tuntas. Kemudian tempat pertemuan yang mudah dicapai juga akan memudahkan anggota untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan, keadaan lingkungan tempat kegiatan dilaksanakan juga harus dipertimbangkan sebab dengan lingkungan yang baik dan tenang tentunya akan memperlancar jalannya Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa faktor waktu pertemuan pelatihan cukup mendukung terhadap aktivitas peningkatan pembelajaran, sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru. Sarana dan Prasarana Sebaik apapun tujuan yang dirumuskan dalam pelatihan dan sesiap apapun manusianya . engurus dan anggotany. untuk melakukan suatu kegiatan, pada akhirnya akan terbentur pada sarana dan prasarana yang tersedia. Hal ini berarti bahwa faktor sarana dan prasarana sangat mempengaruhi proses pelaksanaan suatu kegiatan. Sarana dan prasarana sebagai perlengkapan kegiatan pembelajaran di MAN 2 Kediri haruslah memadai agar dapat menunjang efektifitas dan Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x mutu kegiatan tersebut, karena jika pelaksanaannya terkendala masalah sarana dan prasarana tentunya semua komponen yang berhubungan dengan kegiatan tersebut akan mengalami hambatan. Dengan demikian faktor sarana dan prasarana perlu dilengkapi dan dibenahi kembali agar lebih menunjang pelaksanaan kegiatan. Pembinaan dari Dinas Pendidikan atau Pengawas Mengajar, disamping merupakan sebuah tugas mulia, ia juga merupakan suatu kewajiban yang bertanggung jawab. Oleh karena itu guru harus membekali dirinya dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan profesional dalam bidang keguruan. Dalam kegiatan peningkatan mutu guru perlu adanya pembinaan dari dinas pendidikan ataupun pihak terkait Pembinaan dari Dinas Pendidikan merupakan salah satu alternatif sarana bagi calon pendidik untuk memperoleh keterampilan profesi yang akan diterapkan dalam proses belajar mengajar. Seorang guru, sekalipun berasal dari latar belakang kependidikan belum menjadi jaminan ia akan mampu menerapkan keahliannya dengan tepat dan efektif, sehingga diperlukan pelatihan kependidikan dengan program yang sama agar penguasaan guru terhadap keterampilan profesional tersebut menjadi lebih mantap. Berdasarkan hasil wawancara menyatakan bahwa frekuensi pembinaan dari dinas pendidikan dirasa cukup mendukung pelaksanaan aktivitas pembelajaran dalam meningkatkan profesional guru dan mutu SIMPULAN Guru yang bermutu adalah guru yang memiliki keahlian untuk mengelolah suatu proses pembelajaran, sehingga dia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan maksimal. Kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran merupakan faktor utama dalam mencapai tujuan pengajaran. Keterampilan merencanakan dan melaksanakan proses belajar mengajar ini sesuatu yang erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab guru sebagai pengajar yang mendidik. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru, maka profesi guru harus memiliki dan menguasai perencanaan kegiatan belajar mengajar, melaksanakan kegiatan yang direncanakan dan melakukan penilaian terhadap hasil dari proses belajar mengajar. Untuk mewujudkan guru yang bermutu pada dasarnya adalah usaha untuk meningkatkan profesionalisme guru disepajang kariernya melalui kegiatan workshop, seminar, dan pelatihan dari dinas, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan mutu dalam proses belajar mengajar (PBM). Tujuan utama adanya pelatihan adalah untuk memperoleh kecakapan khusus yang diperlukan oleh guru dalam rangka pelaksanaan Upaya Peningkatan Mutu Guru Melalui Kegiatan Pelatihan Pembelajaran. Copyright. Aminatul Zahroh Al intihadh: jurnal ilmu pendidikan dan studi keislaman https://ejournal. id/index. php/intihadh volume ( ) nomor ( ) (Tahu. (PP) e-ISSN x-x p-ISSN x-x tugas-tugas keguruan. Strategi peningkatan guru merupakan upaya merupakan upaya yang dilakukan untuk: Pertama, meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah pendidikan dan pembelajaran yang nyata. Kedua, meningkatkan kualitas isi, masukan, proses, dan hasil Ketiga, meningkatkan keprofesionalan pendidik. Keempat, menerapkan prinsip pembelajaran berbasis penelitian. DAFTAR PUSTAKA