Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 PERBANDINGAN PEMERIKSAAN KADAR PROTEIN URINE DAN KADAR BILIRUBIN URINE PADA IBU HAMIL TRIMESTER i BERDASARKAN USIA BERISIKO DAN USIA TIDAK BERISIKO DI RSUD KOTA KENDARI Sapril kartini1. Ari Tjahyadi Rafiuddin 2. Sri Nining Asniawati 3 D-IV Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya Email: asniarif1811@gmail. ABSTRAK Kehamilan merupakan terjadinya pertumbuhan dan perkembangan janin yang terjadi pada rahim seorang wanita dengan lamanya hamil normal adalah 280 hari . minggu atau 9 bulan 7 har. Pemeriksaan protein urine dan bilirubin pada masa kehamilan dianggap sangat penting untuk dilakukan pada masa kehamilan. Tingginya kadar protein dalam urin bisa menandakan adanya gangguan pada fungsi ginjal, serta salah satu kondisi yang mengakibatkan terjadinya Selain itu tingginya bilirubin dalam urin juga dianggap berbahaya dimana ini menandakan adanya Collie Stasis atau gangguan hati lainnya, hal ini bisa menyebabkan penyakit kuning pada bayi yang baru lahir kondisi ini disebut eritroblastosis fetalis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar protein urine dan kadar bilirubin urine ibu hamil trimester i berdasarkan usia berisiko dan usia tidak berisiko di RSUD Kota Kendari. Jenis penelitian ini termaksud penelitian deskripsi kuantitatif. Polulasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester i usia berisiko dan usia tidak berisiko di RSUD Kota Kendari. Berdasarkan perhitungan didapatkan sampel sebanyak 40 responden dengan teknik Accidental sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan perhitungan statistika menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunkan uji independent t test dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan . value = < 0,048. ) kadar protein urine ibu hamil trimester i pada usia berisiko dan usia tidak berisiko dan tidak terdapat perbedaan . value = > 0,. kadar bilirubin urine ibu hamil trimester i pada usia berisiko dan usia tidak berisiko di RSUD Kota Kendari. Keseimpulan berdasarkan pada penelitian ini yaitu adanya perbedaan antara kadar protein urine ibu hamil trimester i usia berisiko dan usia tidak berisiko dan tidak terdapat perbandingan antara kadar bilirubin urine ibu hamil trimester i usia berisiko dan usia tidak berisiko di RSUD Kota Kendari. Kata Kunci Ibu Hamil. Trimeter i. Urine. Kadar Protein. Kadar Bilirubin. Usia Berisiko. Usia Tidak Berisiko Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 PENDAHULUAN Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 komplikasi utama yang menyebabkan Kehamilan hamper 75% dari semua kematian ibu pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine mulai sejak konsepsi dan perdarahan, infeksi, preeklamsia dan berakhir sampai permulaan persalinan. aborsi yang tidak aman. Data Lamanya kehamilan mulai dari ovulasi Kementrian Kesehatan sampai partus kira-kira 280 hari . (KEMENKES) mencatat, sebanyak mingg. , dan tidak lebih dari 300 hari . 389 ibu di Indonesia meninggal Kehamilan 40 minggu ini di pada tahun 2021. Jumlah tersebut sebut kehamilan matur . ukup bula. Bila kehamilan lebih dari 43 minggu tahun sebelumnya yang sebanyak maka di sebut kehamilan post matur. Sebagian besar kematian ibu Kehamilan antara 28 dan 36 minggu di pada 2021 disebabkan oleh Covid-19, sebut kehamilan premature (Widiarti dan 982 orang, sebanyak 1. Rina,2. ibu meninggal akibat pendarahan. Selama Proses kehamilan, kenaikan 59,69% Ada pula 1. 077 ibu yang meninggal akibat hipertensi dalam kehamilan. pertumbuhan janin. Ukuran neonatus Sedangkan, kecil saat lahir disebabkan pertumbuhan lainnya yang merenggut nyawa 1. ibu di Indonesia sepanjang tahun lalu kehamilan, dan hasil yang paling tidak (KEMENKES 2. baik terjadi pada bayi yang paling Pada bagian besar perempuan, matang, rendahnya berat badan pada ovulasi siklis spontan dengan interval terus-menerus peningkatan resiko kelahiran prematur, selama hampir 40 tahun antara sedangkan rendahnya berat badan ibu menarche dan monopause. Tanpa pada trimester kedua dan ketiga terbukti berhubungan dengan resiko kelahiran perempuan memiliki 400 kesempatan prematur spontan (Mamuroh. , 2. untuk hamil, yang dapat terjadi bila Menurut WHO . , angka kematian ibu . ateral mortality rat. mencapai 207 per 100. 000 KH berada di atas target yaitu 190 per 100. 000 KH, kapanpun dalam 1. 200 hari, yaitu hari Proses Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 kehamilan dijelaskan sebagai berikut. demam tinggi, gagal jantung, aktifitas Seorang wanita pada setiap bulannya fisik berat, pasien dalam keadaan melepaskan satu atau dua sel telur dari tranfusi darah, dan pasien yang indung telur yang ditangkap oleh frimbiae Proteinuria pato-logik kemudian masuk kedalam saluran telur. yaitu bila kadar protein urin melebihi Ketika 200 mg/hari pada beberapa kali perempuan dan laki-laki, cairan semen pemerik-saan dalam waktu yang . Protein-uria sehingga . -30 har. Konsepsi bisa saja disebut massif yang terjadi terutama terjadi diluar hari-hari tersebut, tetapi hal pada keadaan nefrotik dimana kadar ini tergolong tidak lazim (Pangulimang protein dalam urin lebih dari 200 , 2. mg/24 jam pada orang dewasa. Selama beberapa faktor yang Biasanya bermakna dengan lesi atau kebocoran karakterikstik ibu hamil yaitu faktor yang mempermudah . redisposing facto. yang mengcangkup usia, paritas, dan riwayat glome-rular, tubular, overflow dan penyakit, usia 20- 35 tahun merupakan terisolasi (Angelo dkk. , 2. usia reproduktif atau usia ideal dalam Proteinuria Urin masa kehamilan dan persalinan karena metabolisme yang dieksresikan oleh fungsi organ reproduksi sudah sempurna dalam menjalankan fungsinya, dan >35 tahun karena memliki resiko tinggi melalui proses urinasi. Ekskresi urin mengalami preeklamsia (Sugireng dkk. molekul-molekul sisa dalam darah Proteinuria yang disaring oleh ginjal dan untuk kriteria diagnosis preeklamsia dan eklam- menjaga hemostasis cairan tubuh. Proteinuria adalah terdapatnya protein Urin disaring dalam ginjal, dibawah dalam urin yang jumlahnya melebihi 150 melalui ureter menujukankandung mg/24 jam. Proteinuria dapat ditemukan kemih, akhirnya dibuang keluar dalam keadaan fisiologis yang jumlahnya tubuh melalui uretra (Mukarramah kurang dari 200 mg/hari dan bersifat dkk,2. Pemeriksaan Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 metode carik celup usia <20 tahun atau >35 tahun, merupakan alat diagnostik dasar yang riwayat keluarga pernah mengalami digunakan untuk menentukan patologis dalam urine pada urinalisis standar dan penyakit-penyakit dapat memberikan hasil pemeriksaan hipertensi yang sudah ada sebelum secara kualitatif dan semi kuantitati. hamil, obesitas, dan atau pernah Beberapa dilakukan dengan metode carik celup seperti pemeriksaan bilirubin, glukosa, sebelumnya (Islaeli dkk. , 2. esterase, urobilinogen, berat Bilirubin merupakan salah satu jenis, protein, pH, nitrit, dan keton darah metabolit berupa pigmen kuning yang (Rahmawati dkk. ,2. berasal dari perombakan heme pada Pemeriksaan Bilirubin dibawa oleh merupakan salah satu jenis pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui fungsi Adanya mengidentifikasikan adanya preeklampsia menyebabkan adanya kenaikan kadar baik ringan maupun berat yang dapat bilirubin dalam darah oleh karena Deteksi proteinuria sangat penting dalam bilirubin oleh albumin untuk dapat diagnosis dan penanganan hipertensi dibawa menuju hati (Meviansyah dalam kehamilan. Proteinuria merupakan ,2. gejala yang terakhir timbul pada pasien Namun Tingginya kadar bilirubin pada eklampsia dapat terjadi tanpa proteinuria adanya penyakit kuning atau biasa (Pernama dkk. , 2. disebut degan hepatitis. Hepatitis Proteinuria adalah penyakit yang memiliki gejala merupakan indikator adanya bahaya pada berupa peradangan pada organ hati janin, berat badan lahir rendah, dan yang disebabkan oleh virus hepatitis. meningkatnya risiko kematian perinatal Adanya virus ini bisa berdampak terdapat banyak faktor risiko untuk buruk pada ibu dan bayi yang sedang dikandungannya misalnya bayi lahir primigravida, hiperplasentosis. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 fungsi tubuh pada bayi dan tidak luput Tabel 8. Distribusi Berdasarkan Umur pada Responden Ibu Hamil Trimester kemungkinan bahwa bayi juga akan i Usia Berisiko di RSUD Kota terinfeksi penyakit hepatitis yang biasa di Kendari Kelompok . (%) tandai dengan bayi lahir dengan keadaan Umur ( kunin atau disebut dengan penyakit Tahu. Ae 40 kuning ( Arishanti dkk. , 2. 41 Ae 45 METODE PENELITIAN 46 Ae 50 Jumlah Jenis penelitian yang akan Tabel di atas menunjukkan bahwa digunakan dalam penelitian ini adalah pada responden ibu hamil trimester i penelitian jenis deskripsi kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang dimana usia berisiko, frekuensi terbanyak pada umur 41-45 tahun yakni sebanyak 10 menggunakan data secara objektif yang responden . ,0%). Sedangkan frekuensi pengumpulan data, penafsiran terhadap terendah kelompok usia 46-50 tahun data tersebut serta penampilan dan yakni berjumlah 3 responden . ,0%). HASIL Telah perbandingan pemeriksaan kadar protein dan kadar bilirubin urine pada ibu hamil Trimester i berdasarkan usia berisiko dan usia tidak beririko di RSUD Kota Kendari pada tanggal 07 juni- 07 Juli RSUD Kota Tabel di atas menunjukan bahwa pada Kendari. Tabel 9. Distribusi Berdasarkan Umur pada Responden Ibu Hamil Trimester i Usia Tidak Berisiko Di RSUD Kota Kendari. Kelompok . (%) Umur ( Tahu. 20 Ae 25 26 Ae 30 31 Ae 35 Jumlah Karakteristik responden Pada responden ibu hamil trimester i usia tidak berisiko, frekuensi terbanyak diumur 31-35 tahun yakni sebanyak 7 responden . ,0%). Sedangkan yang banyak berumur 41-45 tahun di bandingkan 31-35 tahun. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 berjumlah 6 responden . ,0%). Kadar Protein Urine Pada Ibu Analisis Deskriptif Hamil Trimester Hamil Berisiko Trimester i Usia Berisiko dan Usia Berisiko Pemeriksaan Pada Ibu Tidak Berisiko Tabel Tidak Trimester i Usia Berisiko di RSUD Kota Frekuensi Berisiko RSUD Kota Kendari Kendari Distribusi Tidak pada Ibu Hamil Trimester i Usia Kadar Protein Urine pada Ibu Hamil Pemeriksaan Protein Urine Negatif Positif Positif Positif Jumlah Usia Usia Berdasarkan Kadar Protein Urine Tabel 3. Distribusi Frekuensi Berdasarkan i . (%) Pada tabel di atas menunjukan bahwa hasil pemeriksaan kadar protein urine ibu hamil trimester i usia berisiko dengan metode carik celup paling banyak didapatkan hasil negatif (-) yaitu sebanyak 10 sampel . ,0%), selanjutnya diperoleh hasil Positif ( ) sebanyak 6 sampel . %). Positif ( ) sebanyak 13 sampel . ,0%), dan Positif ( ) sebanyak 1 sampel Pemeriksaan . (%) Protein Urine Negatif Positif Positif Positif Jumlah Pada tabel di atas menunjukan bahwa hasil pemeriksaan kadar protein urine ibu hamil trimester i usia tidak berisiko dengan metode carik celup paling banyak didapatkan hasil negatif (-) yaitu sebanyak 16 sampel . ,0%), selanjutnya diperoleh hasil Positif ( ) sebanyak 4 sampel . %). Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %), dan Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %). ,0%). Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 Kadar Bilirubin Urine Pada Ibu Jumlah Pada tabel di atas menunjukan Hamil Trimester i Usia Berisiko bahwa hasil pemeriksaan kadar bilirubin dan Usia tidak Beresiko urine ibu hamil trimester i usia tidak Tabel Distribusi Frekuensi berisiko dengan metode carik celup paling Berdasarkan Kadar Bilirubi Urine Pada Ibu Hamil Trimester i Usia Berisiko di RSUD Kota Kendari Pemeriksaan Bilirubin Urine Negatif Positif Positif Positif Jumlah banyak didapatkan hasil negatif (-) yaitu sebanyak 20 sampel . ,0%), selanjutnya . (%) diperoleh hasil Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %). Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %), dan Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %). Pada tabel 5. Menunjukan bahwa hasil pemeriksaan kadar bilirubin urine ibu hamil trimester i usia berisiko dengan metode carik Uji Independent T Test Berdasarkan hasil uji T dengan celup paling banyak didapatkan hasil negatif (-) menunjukkan nilai Sig. -taile. yaitu sebanyak 17 sampel . ,0%), selanjutnya sebesar 0,048. Nilai tersebut lebih diperoleh hasil Positif ( ) sebanyak 3 sampel kecil dari taraf signifikansi 0,05 atau . ,048<0,. Nilai tersebut dapat . %). Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %), diartikan bahwa terdapat perbedaan dan Positif ( ) sebanyak 0 sampel . %). Tabel 6. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kadar Bilirubin Urine Pada Ibu Hamil Trimester i Usia Tidak Berisiko di RSUD Pemeriksaan Bilirubin Urine Negatif Positif Positif Positif pemeriksaan kadar protein ibu hamil antara usia beresiko dan usia tidak Sedangkan pada hasil uji T dengan independent samples test Kota Kendari . (%) menunjukkan nilai Sig. -taile. sebesar 0,075. Nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 atau . ,075 > 0,. Nilai tersebut dapat Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 perbedaan yang signifikan antara hasil pemeriksaan kadar bilibirun ibu hamil mendapatkan anak cacat, terjadinya antara usia beresiko dan usia tidak anemia, kurang gizi, kekendoran pada Pembahasan Kehamilan dinding perut yang menyebabkan otot mengandung embrio atau fetus di dalam tubuh setelah pertemuan sel telur dengan mengakibatkan kontraksi yang lemah spermatozoa di dalam rahim seorang wanita saat persalinan dan perdarahan setelah (Arum, dkk 2. Usia optimal wanita persalinan (Pontoh. , 2. Hubungan Ibu Hamil Trimester untuk hamil adalah 20-35 tahun, hal ini dikarenakan dari segi biologis, tingkat i Protein kesuburan wanita pada usia 20-35 tahun masih sangat tinggi, dimana sel telur yang diproduksi melimpah dan kualitasnya masih sangat baik sehingga dapat meminimalkan risiko bayi lahir cacat tingkat kesuburan. dikarenakan protein diperlukan untuk Selanjutnya, bisa dikatakan bahwa untuk perkembangan badan ibu hamil dan usia 20-an yaitu usia ideal untuk hamil, janinnya protein juga disimpan untuk sedangkan umur ibu hamil Ou 35 tahun adalah persiapan menghadapi laktasi. Ibu hamil usia kehamilan dengan risiko tinggi, hal ini membutuhkan sekitar 75 gram protein dikarenakan kesuburan wanita Ou 35 tahun setiap hari penambahan protein selama mulai menurun, mudah terjadi penyakit pada ibu seperti hipertensi, diabetes mellitus, pertumbuhan janinnya, tetapi disamping itu pula kelebihan kadar protein dalam . egenerasi se. , jalan lahir tambah kaku urin dapat mengindikasikan terjadinya Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 preeklamsia, penyakit ini umumnya terjadi bayi yang baru lahir. Pada bayi dan janin pada trimester i kehamilan yang dapat di dalam kandungan, kadar bilirubin bisa menimbulkan gejala berupa pembengkakan meningkat akibat kondisi yang disebut di tungkai, sakit kepala, mual, muntah, nyeri di ulu hati, sesak napas, dan pandangan menyebabkan sel darah bayi hancur karena dirusak oleh sistem kekebalan proteinuria pada ibu hamil juga bisa tubuh dari ibunya (Deswita dan Anita, disebabkan oleh beberapa kondisi, antara Selain Berdasarkan Penyakit kehamilan kembar, tekanan darah tinggi Pemeriksaan pada ibu hamil trimester kronis dan diabetes (Rahmawati dkk. , 2. i berdasarkan usia berisiko dan usia Selama proses kehamilan seorang ibu tidak berisiko. Berdasarkan jumlah biasanya melakukan beberapa pemeriksaan pemeriksaan pada ibu hamil usia berisiko yakni sebanyak 20 responden, kesehatan tubuh dan bayi yang sedang sedangkan jumlah pemeriksaan pada dikandunganya tingginya kadar bilirubin ibu hamil usia tidak berisiko yakni urin dapat ditandai dengan adanya Collie sebanyak 20 responden dengan total Stasis atau gangguan hati lainnya, tingginya keseluruhan adalah 40 responden. kadar bilirubin juga dapat disebabkan oleh Berdasarkan pada tabel 11. kondisi lain seperti, anemia hemolitik. Pemeriksaan kadar protein urine pada penyakit pada empedu, kerusakan sel darah ibu hamil trimester i usia berisiko merah,dan efek samping dari obat-obatan. dengan 20 sampel memiliki kadar Kadar bilirubin yang tinggi juga menjadi protein urine kategori normal yakni masalah yang serius bagi ibu hamil hal ini sebanyak 10 sampel . %) hal ini bisa menyebabkan penyakit kuning pada menandakan kebutuhan dan asupan Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 protein ibu hamil dengan kategori usia Berdasarkan Pemeriksaan kadar protein urine pada dengan baik tidak mengalami gangguan ibu hamil trimester i usia tidak atau tidak memiliki penyakit bawaan berisiko dengan 20 sampel memiliki sehingga mekanisme protein dalam urine kadar protein urine kategori normal ibu yang menjadi normal, karena protein yakni sebanyak 16 sampel . %) dan yang melebihi kadar normalnya akan larut sampel kadar protein katogori tdk dalam pemanasan akibat aktivitas yang normal yakni di peroleh positif ( ) berlebih dapat melewati glomelurus dan berjumlah 4 sampel . %) hasil ini menandakan bahwa didalam urine hanya mengandung sedikit protein preeklamsia pada ibu hamil. Selanutnya . ,30 pada sampel kadar protein katogori tidak dianggap sebagai pemicu terjadinya normal yakni di peroleh positif ( ) preeklamsia dan gangguan fungsi berjumlah 6 sampel . %), positif ( ) ginjal, selanjutnya positif ( ) dan berjumlah 3 sampel . %) dan positif positif ( ) tidak ditemukannya ( ) berjumlah 1 sampel . %). Hasil sampel yang positif. Hasil penelitian penelitian ini menunjukan hasil yang sama diperoleh bahwa adanya pengaruh kadar protein urine pada ibu hamil usia berisiko, pengaruh kadar protein urine pada ibu usia kehamilan 7-9 bulan (Trimetser . hamil usia tidak berisiko dengan kata sangat rentang terhadap berbagai penyakit lain usia optimal untuk kehamilan dan lebih banyak kemungkinan mengalami adalah 20 -35 tahun karena pada usia tersebut tingkat kesuburan seorang (Susanti dkk,2. gr/d. Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 dinilai sangat baik untuk Berdasarkan gangguan pada masa kehamilan minim Pemeriksaan kadar bilirubin urine terjadi (Manuaba. , 2. pada pada ibu hamil trimester i usai Berdasarkan tidak berisiko yang telah dilakukan Pemeriksaan kadar bilirubin urine pada pemeriksaan memiliki kadar bilirubin pada ibu hamil trimester i usia berisiko urine kategori normal yakni sebanyak yang telah dilakukan pemeriksaan kadar 20 sampel yang telah dilakukan bilirubin urine pada ibu hamil trimester i usia berisiko dengan 20 sampel memiliki kadar bilirubin urine kategori normal sampel yang diperiksa dengan kata yakni sebanyak 17 sampel . %) dan lain dari seluruh jumlah sampel yang kadar bilirubin urine kategori tidak normal telah dilakukan diperoleh hasil negatif yakni sebanyak positif ( ) terdapat 3 . %). %), positif ( ) dan positif menunjukan hasil yang sama dengan ( ) tidak ditemukannya sampel yang penelitian sebelumnya yang telah Hasil penelitian ini didukung dilakukan oleh (Arishanti dkk. ,2. dimana hasil penelitian menunjukkan menunjukan hasil yang sama dengan bahwa pada proses kehamilan usia (Hidayati O35 Martsa. ,2. terdapat hubungan antara usia kehamilan Hasil komplikasi yang serius . ,4%). dengan hiperbilirubinemia, dimana ini Berdasarkan pada tabel 15. kemungkinan mengindikasikan terjadinya Perbedaan kadar protein urine pada kerusakan pada liver . atau terjadi penyumbatan . pada kantong berdasarkan usia berisiko dan usia i Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 tidak berisiko dimana hasil analisis data berisiko di Puskesmas Tarumajaya Kabupaten Bekasi. signifikan kadar protein urine pada ibu Berdasarkan pada tabel 16. hamil trimester i usai berisiko dan usia Perbedaan kadar bilirubin urine pada tidak berisiko di RSUD Kota Kendari. ibu hamil trimester i usai berisiko Diketahui bahwa rerata kadar protein urine dan usia tidak berisiko di RSUD Kota pada ibu hamil usia berisiko adalah 1. Kendari, dimana hasil analisis data dengan standar deviasi (SD) 0. 513 pada ibu hamil usia tidak berisiko adalah 1. perbedaan signifikan kadar bilirubin dengan SD 0. Hasil pemeriksaan urine pada ibu hamil trimester i usai kadar protein urine pada ibu hamil usia berisiko adalah 1. 15 dengan standar deviasi (SD) 0. Sedangkan rerata memperoleh perbedaan secara klinis dan kadar bilirubin urine pada ibu hamil pada uji test T terdapat perbedaan yang usia tidak berisiko adalah 1. 00 dengan signifikan nilai tersebut lebih kecil 0,05 SD 000 sehingga pada uji test T atau . ,048<0,. dimana Hal ini menunjukkan nilai sebesar 0,075. menunjukkan bahwa terdapat perubahan Nilai tersebut lebih besar dari taraf yang nyata pada ibu hamil trimester i signifikansi 0,05 atau . ,075 > 0,. , dengan usia berisiko dan usia tidak dari nilai tersebut dapat diartikan Hasil ini didukung dengan bahwa tidak terdapat perbedaan yang penelitian (Susanti dkk. , 2. yang telah signifikan antara hasil pemeriksaan dilakukan sebelumnya dimana terdapat kadar bilibirun ibu hamil antara usia beresiko dan usia tidak beresiko. Hasil . =0,041<0,. antara kadar protein urine penelitian ini tidak sesuai dengan hasil ibu hamil usia berisiko dan ibu hamil tidak Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 8 No 1. Juli 2024 Website : http//:analiskesehatan-mandalawaluya. id/ index. php/JMMedila. p-ISSN : 2580-4073 e-ISSN: 2685-1113 sebelumnya yang dilakukan oleh (Latipah Terdapat 85% kadar bilirubin , 2. diperoleh hasil bahwa terdapat urine nornal, 15% Positif ( ) pada hubungan dari faktor usia berisiko yang ibu hamil usia berisiko sedangkan paling dominan mengalami komplikasi pada usia tidak berisiko kadar selama masa kehamilan pada ibu hamil di RSUD Pakuhaji Kabupaten Tangerang. Peneliti berasumsi bahwa bagi ibu hamil Terdapat perbedaan . value = < perlu untuk memperhatikan usia pada 0,048. ) kadar protein urine ibu hamil trimester i pada usia pengingkatan kadar protein dan kadar berisiko dan usia tidak berisiko bilirubin urine selama proses kehamilan dan tidak terdapat perbedaan . dalam tubuh. Selain makanan, ibu hamil value = > 0,. antara kadar juga perlu melakukan aktifitas fisik yang bilirubin urine ibu hamil trimester rutin, seperti olahraga dan mengonsumsi i pada usia berisiko dan usia tidak berisiko di RSUD Kota vitamin yang cukup. Kendari. DAFTAR PUSTAKA