The Effect Of Financial Literacy. Lifestyle And Parental Income On The Financial Behavior Of UNPAB Students Receive Bank Indonesia Scholarships Pengaruh Literasi Keuangan. Gaya Hidup Dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia Slamet Gunawan . Hernawaty . Study Program of Management. Faculty of Social and Science. Universitas Pembangunan Panca Budi Email: . slametgnwn20@gmail. ARTICLE HISTORY Received . March 2. Revised . April 2. Accepted . April 2. KEYWORDS Financial Literacy. Lifestyle. Income and Financial Behaviour. This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, gaya hidup dan pendapatan orang tua terhadap perilaku keuangan mahasiswa UNPAB penerima Beasiswa Bank Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian di laksanakan di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang berlokasi di Jl. Jend. Gatot Subroto Km. 4,5 Sei Sikambing. Medan. Sumatera Utara. Sampel yang digunakan sebanyak 50 responden. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Adapun hasil penelitian ini adalah Literasi Keuangan ( ). Gaya Hidup ( ) dan Pendapatan Orang Tua ( ) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia ABSTRACT This study aims to determine the effect of financial literacy, lifestyle and parental income on the financial behavior of UNPAB students receiving Bank Indonesia Scholarships. The research approach used is quantitative. The research was conducted at Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) which is located at Jl. Jend. Gatot Subroto Km. 5 Sei Sikambing. Medan. North Sumatra. The sample used was 50 respondents. The analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis. The results of this study are Financial Literacy ( ). Lifestyle ( ) and Parental Income ( ) simultaneously have a positive and significant effect on the Financial Behavior of UNPAB Students who receive Bank Indonesia Scholarships. PENDAHULUAN Di era globalisasi saat ini, terdapat banyak perubahan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun Dalam beberapa tahun terakhir, literasi keuangan menjadi salah satu fokus kebijakan pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemerintah terus melakukan Pembangunan ekonomi, tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat memiliki wawasan luas dan visi kedepan. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kemampuan intelektulual masyarakat. Termasuk kemampuan berpikir yang dapat mempengaruhi perilaku keuangan individu. Mahasiswa, sebagai individu dengan tingkat intelektual yang relatif tinggi, sering kali dihadapkan pada pilihan-pilihan yang membutuhkan keputusan cepat dan tepat. Dengan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan perencanaan, mahasiswa dianggap mampu mengelola keuangan pribadi mereka. Hal ini penting karena mayoritas mahasiswa tidak tinggal bersama orang tua, sehingga mereka harus mandiri dalam mengatur keuangan mereka sendiri (Eldista, 2. Perilaku keuangan atau Financial Behaviour merujuk pada cara seseorang mengelola, menggunakan dan memanfaatkan sumber daya keuangannya. Individu dengan perilaku keuangan yang bertanggung jawab cenderung mampu mengelola keuangan secara efektif, misalnya dengan membuat anggaran, menabung, mengontrol pengeluaran, berinvestasi dan membayar kewajiban tepat waktu (Nababan dan Sadalia. Beasiswa Bank Indonesia merupakan sebuah inisiatif dari Bank Indonesia yang ditujukan untuk mahasiswa Strata-1 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial dalam bentuk bantuan biaya pendidikan, tunjangan studi, dan biaya hidup kepada penerima beasiswa. Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi Penerima Beasiswa di sebut Generasi Baru Indonesia atau biasa di singkat GenBI. GenBI merupakan sebuah komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia yang berada langsung dibawah pimpinan Bank Indonesia. Genbi sendiri berdiri sejak tanggal 11 November 2011. GenBI tersebar dari Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 2 ,Mey 2025 page 161 Ae 168 | 161 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 mahasiswa/mahasiswi yang berasal dari perguruan tinggi maupun swasta di seluruh indonesia. Khususnya pada Sumatera Utara GenBI terdiri dari 8 . Universitas, yaitu USU. UNIMED. UINSU. UMA. UNPAB. POLMED. UHN dan UMSU salah satu nya adalah Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang termasuk dalam binaan penerimaan beasiswa tersebut. Berikut data mahasiswa yang menerima Beasiswa Bank Indonesia di Universitas Pembagunan Panca Budi pada Tahun periode 2023-2024 LANDASAN TEORI Perilaku Keuangan Perilaku keuangan (Financial Behavio. mulai dikenal dan berkembang didunia bisnis akademis pada Menurut Setiawati . perilaku keuangan merupakan kemampuan seseorang dalam merencanakan, menganggarkan, memeriksa, mengelola, mengendalikan, mencari, dan menyimpan dana sehari-hari. Manfaat perilaku keuangan meliputi pengendalian pengeluaran, pengelolaan anggaran yang lebih baik, serta kemampuan untuk menghindari penggunaan produk keuangan yang tidak sesuai Sebuah studi longitudinal memberikan bukti yang jelas bahwa pengetahuan keuangan mempengaruhi keyakinan diri tentang keuangan yang mencakup sikap keuangan yang mempengaruhi perilaku keuangan dan pada akhirnya mempengaruhi kesejahteraan keuangan dan keseluruhan individu (Serido et al. , 2. Studi eksperimental mendukung gagasan bahwa pengetahuan keuangan melalui program edukasi keuangan mempengaruhi sikap keuangan yang berdampak pada perilaku keuangan. Literasi Keuangan Istilah literasi keuangan pertama kali diciptakan pada tahun 1787 di Amerika Serikat, ketika John Adams dalam sebuah surat kepada Thomas Jefferson mengakui perlunya literasi keuangan untuk mengatasi kebingungan dan kesusahan yang meluas di Amerika yang muncul akibat ketidaktahuan terhadap kredit, sirkulasi dan sifat uang logam (Financial Corps, 2. Literasi keuangan didefinisikan sebagai kemampuan dan kemauan individu untuk mengelola keuangan mereka dalam rangka mencapai tingkat keamanan keuangan yang setinggi mungkin (Kadoya & Rahim Khan, 2. Menurut OECD . dalam penelitian Naufal . , literasi keuangan didefinisikan sebagai pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan risiko yang berkaitan dengan keuangan,termasuk motivasi, keterampilan dan keyakinan untuk menerapkan pengetahuan dan pemahaman yang ada dalam rangka menciptakan keputusan keuangan yang efektif, meningkatkan keuangan individu dan masyarakat, serta berpartisipasi dalam urusan ekonomi. Gaya Hidup Menurut Susanto . gaya hidup adalah cara hidup individu yang diekspresikan melalui aktivitas, kepercayaan, dan opininya. Gaya hidup tidak hanya mencerminkan kehidupan sehari-hari, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi sosial, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan akan integrasi sosial dan integrasi dengan lingkungan sekitar. Banyak faktor, baik internal . eperti sikap pengalaman dan perseps. maupun eksternal . eperti kelompok referensi, kelas sosial, dan buday. yang dapat mempengaruhi gaya hidup yang menghambat perilaku konsumen. Sebagai contoh, seseorang dengan gaya hidup konsumtif cenderung mencurahkan lebih banyak waktu untuk kegiatan sosial dibandingkan untuk menabung atau berinvestasi. Gaya hidup seseorang didefinisikan sebagai kebiasaan konsumsi yang menghabiskan waktu dan uang (Mashud, 2. Pendapatan Menurut Aisyah . pendapatan juga dikenal sebagai upah, upah adalah uang yang diperoleh dan berikan kepada subjek didasarkan pada prestasi yang disampaikan. Secara lebih spesifik pendapatan terdiri dari upah pekerja atau pemilik usaha dan gaji dari kekayaan. Dapat dikatakan bahwa semua individu membayar upah mereka sendiri, baik ini karena koordinasi asosiasi dalam mempersiapakan generasi atau Hal ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekelompok orang dalam satu bulan. Pendapatan adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke Pendapatan Orang Tua adalah pendapatan atau gaji yang diterima oleh orang tua, baik yang berasal dari ketertiban langsung dalam pekerjaan maupun tidak, yang dapat diukur dengan uang dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya. METODE PENELITIAN Populasi. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi yang digunakan penelitian adalah Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia sebanyak 100 orang pada periode tahun 2023-2024. Dengan demikian jumlah sampel yang diambil sebanyak 50 sampel. Adapun teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non Probability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau anggota populasi untuk dipilih . Slamet Gunawan. Hernawaty . The Effect Of Financial Literacy. Lifestyle And Parental Income . menjadi sampel (Sugiyono, 2. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui kuesioner dengan skala likert. Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi digunakan untuk menaksir nilai variabel Y berdasarkan nilai variabel X, serta taksiran perubahan variabel Y untuk setiap satuan perubahan variabel X. Model persamaan regresi linier pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Y = 0 1X1 2X2 3X3 A HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Asumsi Klasik Menurut Situmorang . uji asumsi klasik dilakukan untuk memahami kondisi data yang ada agar dapat menentukan model analisis yang sesuai. Data yang digunakan sebagai model regresi berganda dalam pengujian hipotesis harus mengindikasikan adanya kemungkinan terjadinya asumsi klasik (Situmorang. Uji Normalitas Gambar 1. Histogram Normalitas Pada gambar diatas menunjukkan bahwa garis histogram tidak menceng kekanan dan kekiri sehingga dikatakan residual berdistribusi normal. Kemudian dilakukan uji p plot normalitas seperti gambar dibawah ini. Gambar 2. P Plot Normalitas Pada gambar diatas diketahui bahwa hasil pengujian normalitas data menunjukkan penyebaran titiktitik data cenderung mendekati garis diagonal. Hal ini dapat disimpulkan bahwa data yang ditunjukkan merupakan data yang berdistribusi normal dan uji normalitas terpenuhi. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 2 ,Mey 2025 page 161 Ae 168 | 163 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Tabel 1. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Most Extreme Differences Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Pada Tabel 1. menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. -taile. 200 > . Hal ini dapat disimpulkan bahwa semua variabel penelitian berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Tabel 2 Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Model Collinearity Statistics Tolerance VIF (Constan. Literasi Keuangan Gaya Hidup Pendapatan Orang Tua Dependent Variable: Perilaku Keuangan Berdasarkan Tabel diatas dapat disimpulkan bahwa model regresi yang digunakan tidak terjadi gejala multikolonieritas antar variabel independen. Hal ini dapat dilihat dari nilai Tolerance dari masing-masing variabel independen Ou 0,1 dengan nilai VIF < 10. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Tolerence variabel Literasi Keuangan ( ). Gaya Hidup ( ), dan Pendapatan Orang Tua ( ) < 10. Uji multikolonieritas pada penelitian ini digunakan untuk melihat bahwa tidak ada bukti adanya multikolonieritas antar variabel Uji Heterokedastisitas Gambar 3. Scatterplot Bedasarkan gambar scatterplot diatas dinyatakan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi ini. Hal ini dikarenakan tidak ada pola yang jelas serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka kesimpulannya tidak terjadi heteroskedasitas. Slamet Gunawan. Hernawaty . The Effect Of Financial Literacy. Lifestyle And Parental Income . Analisis Regressi Linier Berganda Tabel 3. Hasil Analisis Regressi Linier Berganda Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Coefficients Std. Error Beta (Constan. Literasi Keuangan Gaya Hidup Pendapatan Orang Tua Dependent Variable: Perilaku Keuangan Sig. Hasil pengujian diatas maka diperoleh hasil persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = 2. 309 0, 295 X1 0, 267 X2 0, 378 X3 Berdasarkan persamaan tersebut dapat diinterpretasi sebagai berikut : Nilai Konstanta jika variabel Literasi Keuangan ( ). Gaya Hidup ( ), dan Pendapatan Orang Tua ( ) adalah 0 atau tidak mengalami perubahan maka Perilaku Keuangan pada Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia akan menurun sebanyak 2. Variabel Literasi Keuangan . = 0,295 > 0. Ini menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan ( ) berpengaruh secara positif terhadap Perilaku Keuangan. Atau dengan kata lain jika variabel Literasi Keuangan ditingkatkan sebesar satuan, maka variabel Perilaku Keuangan akan bertambah sebesar 0. Tanda positif pada variabel Literasi Keuangan menunjukan hubungan searah antara variabel Literasi Keuangan terhadap Perilaku Keuangan. Variabel Gaya Hidup . = 0,267 > 0. Ini menunjukkan bahwa variabel Gaya Hidup ( ) berpengaruh secara positif terhadap Perilaku Keuangan. Jika variabel Gaya Hidup ditingkatkan, maka Perilaku Keuangan pada Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia akan meningkat sebesar 0,267 dengan asumsi variabel lain tetap. Variabel Pendapatan Orang Tua . = 0. 378 > 0. Ini menunjukkan bahwa variabel Pendapatan Orang Tua ( ) berpengaruh secara positif terhadap Perilaku Keuangan. Artinya jika semakin tinggi Pendapatan Orang Tua diperlakukan , maka Perilaku Keuangan pada Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia akan semakin meningkat sebesar 0. Uji Secara Simultan (Uji . Uji-F bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independent secara serempak terhadap variabel Pada penelitian ini diketahui jumlah sampel . sebanyak 50 responden dan jumlah parameter . sebanyak 4, sehingga diperoleh : = 4 Ae 1 = 3 df2 . = 50 Ae 3 = 47 Dengan demikian pada = 0,10 diperoleh = 2,80 Tabel 4. Hasil Uji Secara Simultan (Uji . ANOVAa Mean Model Sum of Squares Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Perilaku Keuangan Predictors: (Constan. Pendapatan Orang Tua. Gaya Hidup. Literasi Keuangan Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 2 ,Mey 2025 page 161 Ae 168 | 165 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Dari hasil pengolahan data diatas bahwa nilai . dan signifikansi . < . Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis, jika ditolak dan Artinya variabel bebas yang terdiri dari Literasi Keuangan ( ). Gaya Hidup ( ) dan Pendapatan Orang Tua ( ), secara simultan berpengaruh signifikan Terhadap Perilaku Keuangan pada Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Uji T Tabel 5 Hasil Uji T Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Literasi Keuangan Gaya Hidup Pendapatan Orang Tua Dependent Variable: Perilaku Keuangan Coefficients Beta Sig. Dari hasil pengolahan data diatas terlihat bahwa : Variabel Literasi Keuangan ( ) mempunyai . dan signifikansi . < 0,05. Dengan demikian menunjukkan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan. Variabel Gaya Hidup ( ) mempunyai . dan signifikansi . < 0,05. Dengan demikian menunjukkan bahwa Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan. Variabel Pendapatan Orang Tua ( ) mempunyai . dan signifikansi . > 0,05. Dengan demikian menunjukkan bahwa Pendapatan Orang Tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan. Koefisien Determinasi Tabel 6 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model Square Adjusted R Square Predictors: (Constan. Pendapatan Orang Tua. Gaya Hidup. Literasi Keuangan Std. Error of the Estimate Dependent Variable: Perilaku Keuangan Dari hasil pengolahan data diatas terlihat bahwa nilai koefisien korelasi (R Squar. 671 atau Hal ini menunjukan bahwa variabel Perilaku Keuangan dapat dijelaskan oleh variabel Literasi Keuangan. Gaya Hidup, dan Pendapatan Orang Tua sebesar 67. 1% dalam penelitian ini, sedangkan 9% Perilaku Keuangan dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Pembahasan Pengaruh Literasi Keuangan (X. Terhadap Perilaku Keuangan (Y) Berdasarkan hasil analisis regresi linier dan hasil uji t hal ini menunjukkan bahwa Literasi Keuangan ( ) mempunyai . dan signifikansi . < 0,05 maka hipotesis diterima. Dengan demikian variabel Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Jika tingkat Literasi Keuangan tinggi maka Perilaku Keuangan akan mengalami peningkatan, kemudian apabila tingkat literasi keuangan rendah maka perilaku keuangan mengalami penurunan. Literasi keuangan pada mahasiswa sangat diperlukan untuk mengelola perilaku keuangannya masing-masing untuk mempersiapkan dan menghadapi masalah keuangan dimasa mendatang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seorang mahasiswa yang memiliki . Slamet Gunawan. Hernawaty . The Effect Of Financial Literacy. Lifestyle And Parental Income . literasi keuangan yang baik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah pengetahuan mengenai uang dan keuangan pribadi secara umum, dimana individu tersebut memahami bagaimana sebuah pemasukan dan pengeluaran keuangan harus berjalan dengan seimbang. Selain itu pengetahuan mengenai tabungan dan penggunaan asuransi untuk mengelola uang juga memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap bagaimana uang dikelola. Oleh karena itu, alternatif ini dapat digunakan sebagai panduan dalam menentukan apakah seseorang akan menggunakan uangnya untuk keperluan pribadi atau berinvestasi dan menabung untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terduga dalam jangka waktu tertentu. Oleh karena itu. Literasi keuangan pada mahasiswa sangat diperlukan untuk mengelola perilaku keuangannya masing-masing untuk mempersiapkan dan menghadapi masalah keuangan dimasa Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh (Noviani, 2. dengan judul Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Manajemen Universitas Islam Riau. Bahwa Literasi Keuangan. Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan yang dimana mahasiswa memiliki kemampuan literasi keuangan yang baik maka akan mampu mengelola keuangannya dengan efektif sehingga berdampak pada perilaku keuangan yang baik Pengaruh Gaya Hidup (X. Terhadap Perilaku Keuangan Berdasarkan hasil analisis regresi linier dan hasil uji t hal ini menunjukkan bahwa Gaya Hidup ( ) . dan signifikansi . < 0,05 maka hipotesis diterima. Dengan demikian variabel Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan. Dikatakan berpengaruh positif karena gaya hidup memiliki hubungan searah dengan perilaku keuangan sehingga, apabila semakin baik gaya hidup mahasiswa maka kemungkinan perilaku keuangan akan semakin baik pula. Jika gaya hidup seorang mahasiswa baik, maka akan terhindar dari perilaku konsumtif secara berlebihan akibat gaya hidup yang tidak terkontrol dan hanya mementingkan kesenangan semata dan tidak memikirkan kebutuhan yang diperlukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup mahasiswa dikendalikan oleh dirinya sendiri yang dimana setiap individu memiliki beberapa faktor yang berkontribusi dalam gaya hidup seperti aktivitas, minat, pandangan diri sendiri dan orang lain serta karakter-karakter dasar. Berdasarkan jawaban responden sebagian besar Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia memiliki gaya hidup yang baik, yang dimana responden tidak memiliki gaya hidup yang berlebihan atau mengikuti trend sebagian besar mahasiswa pada umumnya. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh (Amelia C, 2. dengan judul Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, bahwa Literasi Keuangan dan Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan. Dengan demikian, semakin tinggi pengetahuan mahasiswa tentang keuangan maka akan semakin bijak mahasiswa tersebut dalam mengelola keuangannya serta responden yang dapat mengatur pola gaya hidup mereka dengan baik maka akan terhindar dari perilaku keuangan yang akan merugikan mahasiswa. Pengaruh Pendapatan Orang Tua (X. Terhadap Perilaku Keuangan Berdasarkan hasil analisis regresi linier dan hasil uji t Hal ini menunjukkan bahwa Pendapatan Orang Tua ( ) mempunyai . dan signifikansi . > 0,05 maka hipotesis diterima Dengan demikian variabel Pendapatan Orang Tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Pendapatan mahasiswa mengandalkan uang saku yang diberikan orang tua untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan mereka memilih untuk hidup berhemat ketika pendapatan orang tua mereka dikatakan sedang tidak menentu. Hal ini menunjukkan bahwa Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia dapat mengelola keuangannya dengan baik sehingga dikatakan bijak dalam mengambil keputusan pada diri sendiri. Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Baroroh . dengan judul Pengaruh Literasi Keuangan. Gaya Hidup dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Perilaku Keuangan Santri Pondok Pesantren Madrosatul QurAoanil Aziziyah Semarang. Dengan demikian apabila pendapatan orang tua Mahasiswa UNPAB naik maka Perilaku Keuangan Mahasiswa Penerima Beasiswa Bank Indonesia akan naik. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijabarkan sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Variabel Literasi Keuangan ( ) mempunyai . dan signifikansi . < 0,05. Dengan demikian variabel Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 5 No. 2 ,Mey 2025 page 161 Ae 168 | 167 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Variabel Gaya Hidup ( ) mempunyai . dan signifikansi . < 0,05. Dengan demikian variabel Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Variabel Pendapatan Orang Tua ( ) mempunyai . dan signifikansi . > 0,05. Dengan demikian variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh . dan signifikansi . < . Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis, jika ditolak dan Artinya variabel bebas yang terdiri dari Literasi Keuangan ( ). Gaya Hidup ( ), dan Pendapatan Orang Tua ( ), secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia. Saran Berdasarkan kesimpulan dan hasil penelitian, maka penulis memberikan saran sebagai berikut : Disarankan kepada Mahasiswa UNPAB Penerima Beasiswa Bank Indonesia lebih memperhatikan dalam pengelolaan keuangan yang baik. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk menambahkan variabel dan memperluas sampel. DAFTAR PUSTAKA