Jurnal Manajemen. Bisnis & Akuntansi Vol. No. April 2024. Hal 23-32 e-ISSN : . (Onlin. https://jurnal. com/index. php/wlb/index ANALISIS DU PONT PADA LAPORAN KEUANGAN PT. MAYORA INDAH. TBK. DINA SETIAWATI1. DIANA TOLANDAK2. MARIA HAPRIDA RISMAWATI3, AURA ARIESTI EFENDI4. THERESIA EVERISTA5,DEWI SARTIKAA Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Musamus, dina96161@gmail. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Musamus, dianatolanda8@gmail. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Musamus, mariahapirda9@gmail. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Musamus. Dewi2109sartika@gmail. Riwayat Artikel: Received: 9 April 2024 Revised:12 April 2024 Accepted:15 April 2024 Publlished: 30 April 2024 Corresponding Author: Nama: Dina Setiawati Email: dina96161@gmail. Abstract: This study aims to determine the financial reporting work system of PT Mayora Indah. Tbk for the period 2019 to 2021 by applying quantitative methods used in examining the financial reporting work system. And using the Du Pont System analysis model which includes Total Asset Turn Over (TATO). Net Profit Margin. Return on Investment (ROI). Equity Multiplier and Return on Equity (ROE). The type of data used in this study is secondary data. The calculation of the Du Pont System analysis model method obtained the result that Equity Multiplayer showed quite good results in the period 2019 to 2021. And the results of Return on Equity (ROE) and Return on Investment (ROI) obtained quite effective results. (TATO) produces results that are efficient enough to get assets from sales. Keywords: Du Pont System. Financial Statements. ROI. ROE A 2024 The Authors. This open access article is distributed under a (CC-BY Licens. Abstrak: Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui sistem kerja laporam keuangan PT. Mayora Indah Tbk, periode tahun 2019 sampai dengan 2021 dengan menerapkan metode kuantitatif yang digunakan dalam memeriksa sistem kerja laporan keuangan. Model analisis Du Pont Sistem yang meliputi Total Asset Turn Over (TATO). Net Profit Margin. Return on Investment (ROI). Equity Multiplier dan Return on Equity (ROE). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Perhitungan metode model analisi Du Pont Sistem memperoleh hasil bahwa Equity Multiplayer menunjukkan hasil cukup bagus dalam periode tahun 2019 sampai dengan periode 2021. Hasil dari Return on Equity (ROE) dan Return on Investment (ROI) memperoleh hasil cukup efektif. TATO menghasilkan hasil yang cukup efisien untuk mendapatkan asset dari penjualan. Kata Kunci: Du Pont Sistem. Laporan Keuangan. ROI. ROE. Setiawati. Tolandak. Rismawati: Analisis Du PontA PENDAHULUAN Perusahaan adalah suatu badan atau organisasi yang dibangun dengan tujuan untuk mencari keuntungan melalui peningkatan kinerja keuangannya. Kinerja keuangan suatu perusahaan merupakan gambaran kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan bisnis pada suatu periode tertentu. Kinerja perusahaan dapat diukur dengan menganalisa dan mengevaluasi laporan keuangan di masa lalu dan digunakan untuk memprediksi posisi keuangan dan kinerja di masa depan. Tujuan perusahaan adalah memaksimalkan laba dalam jangka panjang dengan menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien, untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan strategi perusahaan dalam mengelola manajemennya serta penilaian kinerja dengan melakukan analisis keuangan perusahaan. Salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan adalah dengan cara menganalisis laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari neraca dan laporan laba rugi. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan adalah rasio Analisis rasio keuangan mencakup tingkat efisiensi perusahaan dalam penggunaan aktivanya dan dapat mengukur tingkat keuntungan yang dihasilkan Transaksi yang dilakukan akan tercatat pada laporan keuangan Analisis rasio keuangan merupakan metode yang paling sering digunakan untuk mengetahui kinerja keuangan sebuah perusahaan. Salah satu jenis rasio keuangan yang sering digunakan oleh perusahaan adalah rasio profitabilitas. Rasio profitabilitas merupakan salah satu jenis rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan, dengan mengukur tingkat laba yang diperoleh pada suatu periode, sehingga perusahaan dapat menilai besar kecilnya produktifitas dari usaha yang dilakukan oleh perusahaan tersebut (Handayani, 2. Rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen secara keseluruhan yang ditunjukan oleh besar kecilnya tingkat keuntungan yang diperoleh dalam hubungannya dengan penjualan maupun nvestasi. Semakin baik rasio profitabilitas maka semakin baik menggambarkan kemampuan tingginya perolehan keuntungan perusahaan. Tingkat profitabilitas perusahaan yang tinggi akan meningkatkan daya saing perusahaan. Perusahaan yang memiliki profitabilitas yang tinggi akan melakukan ekspansi usaha sehingga membuka kesempatan investasi yang Rasio profitabilitas dapat diukur dengan Net Profit Margin (NPM). Net Profit Margin (NPM) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari tingkat volume usaha tertentu. Net Profit Margin dapat diinterpretasikan sebagai tingkat efisiensi perusahaan, yaitu sejauh mana kemampuan menekan biaya-biaya yang ada di perusahaan. Semakin tinggi Net Profit Margin maka suatu perusahaan semakin efektif dalam menjalankan operasinya (Munawir, 2. Dalam penelitian ini juga menggunakan analisis Du Pont System terhadap Return on Investment untuk menganalisa laporan keuangan tersebut. Analisis Du Pont System ini bersifat menyeluruh karena mencakup tingkat efisiensi perusahaan dalam penggunaan aktivanya dan dapat mengukur tingkat keuntungan atas penjualan produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Kinerja keuangan perusahaan bisa diukur melalui analisis laporan keuangan. Tujuannya untuk memberikan gambaran mengenai kesesuaian pencapaian target perusahaan dengan yang sudah direncanakan sebelumnya (Kasmir, 2. Hasil gambaran tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi untuk mempertimbangkan dan memberikan solusi dimasa mendatang. Selain itu, dapat berguna bagi para investor dan pemegang saham sebagai pertimbangan untuk tetap tidaknya mempertahankan dananya di perusahaan tersebut. Agar memperoleh hasil yang maksimal, maka metode atau cara yang digunakan dalam menganalisis laporan keuangan harus tepat sehingga hasilnya akurat dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, terlebih pada perusahaan go public. Vol. No. April 2024 Kegiatan yang dilakukan perusahaan go public berkaitan erat dengan investasi, karena melakukan kegiatan penawaran saham kepada masyarakat atau public untuk memenuhi kebutuhan modal. Perusahaan go public merupakan perusahaan besar yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memiliki laporan lebih rinci, sehingga Du Pont System sesuai jika dipakai sebagai pengukur kinerja keuangan Kinerja keuangan merupakan gambaran kondisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu menyangkut aspek penghimpunan dana maupun penyaluran dana, yang biasanya diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas (Jumingan, 2. Dalam hal ini, ukuran kinerja keuangan perusahaan bisa menjadi menjadi standar pelaporan keuangan. Laporan keuangan juga merupakan informasi penting bagi sebuah bisnis. Laporan keuangan yang diterbitkan memberikan informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan. Laporan keuangan terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba/rugi, dan laporan perubahan modal, arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Berdasarkan informasi dari laporan keuangan dapat dilakukan analisa penilaian kinerja keuangan perusahaan yang sangat dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan bukan hanya untuk pihak intern tetapi juga pihak ekstern. Pihak internal terdiri dari pemilik perusahaan . , manajen perusahaan dan karyawan. Pemilik perusahaan menggunakan informasi keuangan perusahaan terkait modal yang diinvestasikan pada Sehingga hal ini dibutuhkan oleh pemilik guna untuk mengawasi modal, perputaran dan return. Selain itu pemilik juga membutuhkan informasi untuk mengelola pajak pribadi. Pemilik juga dapat memprediksi deviden yang akan didapatkandan prospek perusahaan kedepannya. Manajemen sebagai pihak internal selanjutnya yang membutuhkan informasi keuangan sebagai acuan untuk pengambilan keputusan Manajemen melakukan evaluasi terhadap kinerja perusahaan dengan melihat laporan keuangan dan membandingkan dengan periode sebelumnya. Dengan begitu manajemen mempunyai acuan untuk pengambilan keputusan terhadap perusahaan. Karyawan sebagai pihak internal juga membutuhkan informasi keuangan guna untuk melihat prospek perusahaan dimana hal ini berkaitan dengan gaji karyawan (Martiana. Pihak eksternal yang membutuhkan informasi keuangan yakni investor untuk melihat perusahaan yang memiliki prospek bagus. Pemerintah sebagai pihak yang juga membutuhkan informasi keuangan perusahaan terkait pengelolaan pajak. Kreditur juga berperan penting dalam pengambilan keputusan memberikan kredit pada perusahaan sehingga kreditur perlu mengetahui seberapa persen perusahaan dapat mengembalikan Pihak eksternal lain yang membutuhkan infromasi keuangan perusahaan yakni pelanggan dan lembaga keuangan. Suplier juga memerlukan informasi keuangan guna untuk memprediksi piutang yang dapat dibayar oleh konsumen. Masyarakat membutuhkan informasi keuangan untuk segala manfaat diantaranya yaitu sebagai data penelitian, dan analisis dan lainnya (Kurniawan, 2. Metode Du Pont System merupakan salah satu metode pengukuran yang dapat digunakan untuk menganalisis kinerja keuangan suatu perusahaan. Menurut (Munawir, 2. Analisis Du Pont System ini bersifat menyeluruh karena mencakup tingkat efisiensi perusahaan dalam penggunaan aktivanya, dapat mengukur tingkat keuntungan atas penjualan produk yang dihasilkan perusahaan sebagai alat untuk mengambil keputusan jika perusahaan akan melakukan ekspansi. Du Pont dapat menggabungkan rasio operasi terhadap penjualan dengan rasio laba penjualan dan menunjukkan bagaimana keduanya berinteraksi untuk menentukan Return On Invesment (ROI) perusahaan, terutama kemampuannya untuk menghasilkan keuntungan, pendapatan dari aset perusahaan. Rasio laba terhadap penjualan . rofit margi. dipengaruhi oleh besarnya pendapatan dan laba bersih yang dihasilkan. Dengan Setiawati. Tolandak. Rismawati: Analisis Du PontA kata lain, profit margin juga mencakup semua pengeluaran yang digunakan dalam bisnis. Rasio beban tertahap pendapatan sendiri dipengaruhi oleh penjualan dan total aset. Dapat dikatakan bahwa analisis ini tidak hanya berfokus pada keuntungan yang diperoleh, tetapi juga pada investasi yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan Analisis Du Pont System juga digunakan untuk mengevaluasi komponen Return On Equity (ROE) perusahaan. (ROE) dihitung dengan hasil perkalian dari Return On Investment (ROI) dengan Equity Multiplier (EM). Dengan menggunakan metode ini, investor dapat menentukan aktivitas keuangan mana yang paling berkontribusi terhadap perubahan ROE. Dalam hal ini yang dijadikan obyek penelitian adalah PT. Mayora Indah. Tbk. Merupakan perusahaan bergerak di bidang manufaktur. KAJIAN PUSTAKA Kinerja dapat didefinisikan sebagai gambaran yang berkaitan dengan tingkat pencapaian dalam melaksanakan suatu kegiatan/rencana/kebijakan untuk mencapai tujuan, visi dan misi dan tujuan. Kinerja keuangan dapat diartikan sebagai analisis yang dapat dilakukan untuk dapat melihatt serta menilai perusahaan dalam menjalankan usahanya telah sejauh mana sesuai aturan dalam pelaksanaan/operasional keuangan dalam kategori baik dan benar. Mardahleni . Kinerja keuangan juga dapat memberikan suatu gambaran mengenai posisi keuangan perusahaan selama periode waktu tertentu, dalam hal ini, meningkatkan atau mendistribusikan modal, dan sering dapat diukur dengan metrik seperti likuiditas, profitabilitas, dan modal (Cahya dkk, 2. Kinerja keuangan perusahaan dapat memberikan gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan. Horngren . menyatakan bahwa pengukuran kinerja mempunyai tujuan untuk mengukur kinerja bisnis dan manajemen dibandingkan dengan goal atau sasaran perusahaan. Pengukuran ini memerlukan dua laporan, yaitu laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif, karena keduanya saling bergantung dan saling melengkapi serta dapat digunakan sebagai ukuran kinerja keuangan perusahaan publik, seperti PT Mayora Indah. Tbk. Menurut Sutrisno . kinerja keuangan yaitu capaian prestasi perusahaan yang menunjukkan tingkat kesehatan perusahaan selama periode tertentu. Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntasi yang dilaksanakan dalam suatu periode yang menggambarkan posisi-posisi keuangan suatu perusahaan. Laporan keuangan sangat bermanfaat bagi perusahaan karena mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan secara keuangan, dan kemudian membantu perusahaan untuk mengambil tindakan guna meningkatkan kinerja perusahaan. Laporan keuangan adalah informasi yang dapat digunakan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang posisi keuangan dan kondisi bisnis untuk periode tertentu. Menurut Prihadi, . Laporan keuangan adalah hasil dari pencatatan seluruh transaksi keuangan di perusahaan, transaksi keuangan adalah segala macam kegiatan yang memengaruhi kondisi keuangan perusahaan seperti penjualan dan pembelian. Sedangkan. Menurut Harahap . dan Rizal . Laporan keuangan merupakan gambaran atau posisi keuangan suatu perusahaan dari hasil usaha perusahaan dalam periode tertentu. Pembentukan laporan keuangan melibatkan pemberian gambaran tentang keadaan kondisi keuangan perusahaan selama periode tertentu dan periode di mana selanjutnya informasi tersebut akan berguna bagi orang-orang yang membutuhkan informasi dan menunjukkan minat pada perusahaan, baik pihak Vol. No. April 2024 internal maupun eksternal dan penyusunannya dilakukan secara langsung atau berkala sesuai dengan kebutuhan perusahaan (Shabrina 2. Kasmir . menyatakan bahwa tujuan analisis laporan keuangan, yaitu: Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa Untuk mengetahui kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan. Untuk mengetahui kekuatan yang dimiliki. Untuk mengetahui langkahlangkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini. Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal. Dapat juga digunakan sebagai pembanding dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai. Analisis Du Pont System adalah kegiatan yang dilakukan dalam proses menganalisis laporan keuangan melalui perbandingan antar komponen laporan keuangan untuk tujuan penilaian kinerja suatu badan hukum. Metode Du Pont memberikan wawasan tentang berbagai faktor penyebab naik turunnya kinerja keuangan suatu perusahaan. Menurut Moridu . analisis Du Pont System merupakan pendekatan untuk menilai kinerja keuangan karena adanya hubungan antara penjual, aktiva dan laba yang dihasilkan. Menurut Arief Sugiono . rasio- rasio yang digunakan adalah sebagai berikut: Total Assets Turnover (TATO) TATO menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola seluruh aset atau investasi untuk menghasilkan penjualan ycAyceyc ycIycaycoyceyc ycNyaycNycC = ycu 100% ycNycuycycayco yaycycyceycyc Net Profit Margin (NPM) NPM menunjukkan berapa besar keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan. ycAyceyc ycEycycuyceycnyc yayceycyceyc ycNycaycu ycAycEycA = ycu 100% ycIycaycoyceyc Return On Investment (ROI) ROI mengukur tingkat pengembalian dari bisnis atas seluruh aset yang ada. ycAycEycA ycIycCya = ycu 100% ycNyaycNycC Equity Multiplier (EM) Menggambarkan seberapa besar ekuitas atau modal jika dibandingkan dengan total aktiva perusahaan atau seberapa besar aktiva dibiayai oleh utang. ycNycuycycayco yaycycyceycyc yaycA = ycu 100% ycNycuycycayco yaycycycnycyc Return On Equity (ROE) Mengukur tingkat pengembalian dari bisnis atas seluruh modal yang ada. ycAyceyc ycEycycuyceycnyc yayceycyceyc ycNycaycu ycIycCya = ycu 100% ycNycuycycayco yaycycycnycyc Setiawati. Tolandak. Rismawati: Analisis Du PontA METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dengan jenis data yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif kinerja keuangan PT. Mayora Indah. Tbk. , yang terdaftar di BEI selama periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2021 yang terdiri dari laporan laba rugi dan laporan neraca. Menurut Nazir . deskriptif kuantitatif yaitu dimana membuat gambaran atau deskriptif yang sistematis, faktual serta akurat perihal fakta yang berkaitan dengan fenomena yang sedang diselidiki adalah tujuannya. Pendekatan Du Pont sistem dengan perbandingan ROI dan ROE PT. Mayora Indah. Tbk. Periode 2019 Ae 2021 berdasarkan penilaian kinerja keuangan terhadap SAK saat ini dapat mengetahui kualitas baik atau buruknya keuangan perusahaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder. Dikarenakan data tidak diperoleh secara langsung oleh peneliti, tetapi data ini bersumber pada data yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia . id dan w. berupa laporan necara dan laporan laba rugi untuk penelitian peride 2019 sampai Menurut Sujarweni . Data Sekunder adalah data yang didapat dari catatan, buku, majalah berupa laporan keuangan publikasi perusahaan, laporan pemerintah, artikel, buku sebagai teori, majalah dan lain sebagainya. Menganalisis laporan keuangan sebagai dasar untuk meneliti posisi keuangan PT. Mayora Indah. Tbk. Dengan menggunakan analisis Du Pont sistem dengan analisis rasio keuangan dengan memakai metode analisis Time Series periode 2019 sampai dengan 2021 untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dan evaluasi rasio keuangan perusahaan selama bertahun-tahun. HASIL DAN PEMBAHASAN PT. Mayora Indah. Tbk Periode 2020-2021 menggunakan Du Pont Sistem yang dapat dilihat melalui hasil perhitungan Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE). Nilai Return on Investment (ROI) dihitung dengan hasil perkalian dari Profit Margin (PM) dengan Total Asset Turnover (TATO), sedangkan nilai Return on Equity (ROE) dihitung dengan hasil perkalian dari Return on Investment (ROI) dengan Equity Multipier (EM). Hasil dari Return on Investment (ROI) menunjukkan seberapa efektifnya manajemen dalam mengelola investasi, sedangkan hasil dari Return on Equity (ROE) menunjukkan seberapa efisiennya dalam penggunaan modal sendiri. Hasil tersebut menunjukkan kondisi kinerja keuangan PT. Mayora Indah. Tbk dari tahun 20202021yang dapat dilihat dari peraturan SAK dengan penggunaan sistem Du Pont. Tabel 1. Perhitungan Total Asset Turn Over PT. Mayora Indah Tbk. Periode 2020-2021 Tahun Penjualan Total Aktiva Sumber: Laporan Keuangan PT Mayora Indah Tbk Total Asset Turn Over Kali 1,31 1,24 1,40 Dari Tabel 1, terjadi perputaran aset dengan total Aset Turn Over 1,31 kali pada Terdapat selisih penurunan 0,07 kali pada tahun 2020 sebesar 1,24 kali dan terjadi selisih kenaikan di tahun 2021 sebesar 0,16, sehingga Total Aset Turn Over sebesar 1,40 kali. Dengan hasil rata Ae rata perputaran aset dari tahun 2019 sampai dengan 2021 sebesar 1,32 kali. Vol. No. April 2024 Tabel 2. Perhitungan Net Profit Margin PT. Mayora Indah Tbk Periode 2020-2021 Tahun Laba Bersih Penjualan Sumber: Laporan Keuangan PT Mayora Indah Tbk Total Net Profit Margin (%) 8,20 8,57 4,34 Dari Tabel 2, menghasilkan laba operasi perusahaan tahun 2019 dengan total Net Profit Margin sebesar 8,20%. Terdapat selisih penurunan sebesar 0,37% pada tahun 2020 dengan jumlah total sebesar 8,57% dan mengalami selisih penurunan kembali sebesar 4,23% pada tahun 2021 dengan hasil laba operasi sebesar 4,34%. Dengan hasil rata Ae rata laba operasi dari tahun 2019 sampai dengan 2021 sebesar 7,04%. Tabel 3. Perhitungan Return on Investment (ROI) PT. Mayora Indah Tbk Periode 2020-2021 Tahun Total Net Profit Margin % 8,20 8,57 4,34 Total Asset Turn Over . 1,31 1,24 1,40 Sumber: Laporan Keuangan PT Mayora Indah Tbk Total Return On Invesment (%) 10,74 10,63 6,08 Dari Tabel 3, kapasitas pengelolaan asset pada tahun 2019 dengan total Return On Investment (ROI) sebesar 10,74%. Terdapat selisih penurunan sebesar 0,11% pada tahun 2020 dengan jumlah total sebesar 10,63%. Pada tahun 2021 terjadi selisih penurunan kapasitas pengelolan aset senilai 4,55% dengan hasil kapasitas pengelolaan aset tahun 2021 sebesar 6,08%. Dengan hasil rata Ae rata pengelolaan asset dari tahun 2019 sampai dengan 2021 sebesar 9,15%. Tabel 4. Perhitungan Equity Multiplier PT. Mayora Indah Tbk. Periode 2020-2021 Tahun Total Aktiva Total Equity Sumber: Laporan Keuangan PT Mayora Indah. Tbk Total Equity Multiplier (Kal. 1,92 1,75 1,75 Dari Tabel 4, jumlah aset untuk membiayai utang pada tahun 2019 dengan total Equity Multiplier sebesar 1,92 kali. Terdapat selisih penurunan sebesar 0,17 kali pada tahun 2020 dengan jumlah total sebesar 1,75 kali dan terjadi penetapan hasil aset untuk biaya utang pada tahun 2021 sebesar 1,75 kali. Dengan hasil rata Ae rata aset dari tahun 2019 sampai dengan 2021 sebesar 1,81 kali. Setiawati. Tolandak. Rismawati: Analisis Du PontA Tabel 5. Perhitungan Return On Equity (ROE) PT. Mayora Indah Tbk Periode 2020-2021 Tahun Return On Investment (%) 10,74 10,63 6,08 Total Asset Turn Over . 1,92 1,75 1,75 Sumber: Laporan Keuangan PT Mayora Indah. Tbk Total Return On Invesment (%) 20,62 18,60 10,64 Dari Tabel 5, pengembalian ekuitas tahun 2019 dengan total Return On Equity (ROE) sebesar 20,62 %. Terdapat selisih penurunan sebesar 2. 02 % pada tahun 2020 dengan jumlah total sebesar 18,60 % dan pada tahun 2021 mengalami selisih penurunan sejumlah 7,96 % dengan hasil pengembalian ekuitas tahun 2021 sebesar 10,64 %. Dengan jumlah hasil rata-rata keuntungan pada ekuitas dari tahun 2019 sampai dengan 2021 sebesar 16,62 %. Berdasarkan seluruh penjabaran hasil perhitungan di atas maka dapat dinyatakan bahwa berdasarkan perhitungan Asset Turn Over Atas dasar analisis Du Pont Sistem di PT. Mayora Indah. Tbk. Selama periode tahun 2019 sampai dengan 2021 dapat menghasilkan total Asset Turn Over dengan rata Ae rata sebesar 1,32 kali. Yang aset perusahaannya diproduksi dengan cara yang efisien untuk mendapatkan total aset yang dimiliki dari penjualan. Net Profit Margin Atas dasar analisis Du Pont Sistem di PT. Mayora Indah. Tbk. Selama periode tahun 2019 sampai dengan 2021 dapat menghasilkan keuntungan volume bersih setelah pajak dari penjualan bersih rata Ae rata dengan total Net Profit Margin sebesar 7,04 %. Return On Investment (ROI) Atas dasar analisis Du Pont Sistem di PT. Mayora Indah. Tbk. Selama periode tahun 2019 sampai dengan 2021 dapat menghasilkan keuntungan bersih setelah total aset dengan rata Ae rata Return On Invesment (ROI) sejumlah 9,15 %. Ini menunjukkan efektivitas dalam menggunakan aset perusahaan. Equity Multiplier Atas dasar analisis Du Pont Sistem di PT. Mayora Indah. Tbk. Selama periode tahun 2019 sampai dengan 2021 memiliki kemampuan untuk menangani modal perusahaan dengan jumlah rata Ae rata sebesar 1,81 kali. Ini menunjukkaan bahwa jumlah rata - rata menghasilkan penghasilan sehinggan bisa meningkatkan aset Return On Equity (ROE) Atas dasar analisis Du Pont Sistem di PT. Mayora Indah. Tbk. Selama periode tahun 2019 sampai dengan 2021 dapat menghasilkan Return On Equity (ROE) dengan rata Ae rata 16,62 %. Ini menunjukkan bahwa terdapat penggunaan yang efektif terhadap ekuitas perusahaan. Simpulan Analisis dapat menggunakan banyak metode untuk menganalisis laporan Seperti model analisis yang kita ketahui Du Pont Sistem. Model analisis Du Pont Sistem ini lebih teliti karena merupakan analisis yang sangat mendalam dalam perhitungan laporan neraca dan laporan laba rugi. Oleh karena itu, model analisis Du Pont Sistem memiliki kelebihan yang dapat menghasilkan evaluasi dua laporan keuangan secara bersamaan. Selain itu terdapat kelebihan dari analisis laporan keuangan menurut model analisis Du Pont Sistem juga terdapat kelemahan. Untuk menentukan kondisi laporan keuangan perusahaan yang kurang detail bisa menggunakan analisis ini. Namun, bagi analis yang membutuhkan informasi lebih rinci perlu menggunakan metode analisis Berdasarkan hasil analisis kinerja PT. Mayora Indah. Tbk periode tahun 2019 sampai dengan 2021 yang menggunakan model analisis Du Pont Sistem yang Vol. No. April 2024 menghasilkan rata Ae rata laporan keuangan perusahaan periode 2019 sampai 2021 Net Profit Margin dengan total 7,04%, rata Ae rata laporan keuangan perusahaan periode 2019 sampai 2021 Total Asset Turn Over (TATO) sebesar 1,32 kali, rata Ae rata laporan keuangan perusahaan periode 2019 sampai 2021 Return On Investment (ROI) sebanyak 9,15 % , rata Ae rata laporan keuangan perusahaan periode 2019 sampai 2021 Equity Mulitiplayer (EM) dengan total 1,8 kali, dan rata Ae rata laporan keuangan perusahaan periode 2019 sampai 2021 Return On Equity (ROE) dengan total 16,62 %, dapat disimpulkan bahwa PT. Mayora Indah. Tbk periode tahun 2019 sampai dengan 2021 terjadi banyak perubahan akibat dari pandemic Covid 19 yang mempengaruhi daya beli Saran Keterbatasan penelitian ini adalah disarankan bahwa dengan meningkatkan pengembalian rata -rata modal yang di investasikan, maka perlu untuk meningkatkan nilai tingkat pengembalian dan perputaran total aset. ROI dengan margin laba terkait dengan upaya peningkatan efisien dalam operasi, pendapatan, dan tata kelola. Upaya untuk meningkatkan pengembalian nilai investasi dengan meningkatkan perputaran total aset melibatkan investasi uang di berbagai aset, baik aset lancar maupun aset tetap, untuk meningkatkan penjualan bersih. Saran kepada masyarakat agar diketahui bahwa perhitungan ROI dapat digunakan agar masyarakat lebih selektif dalam menentukan perusahaan mana yang akan di investasikan. Penonton dapat dengan jelas melihat bagaimana bisnis akan menghasilkan keuntungan. Untuk penelitian lain diharapkan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan yang sama sebaiknya menggunakan metode yang berbeda karena penelitian ini menggunakan metode Du Pont System untuk mengukur efisiensi keuangan perusahaan. DAFTAR PUSTAKA