Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 6 No. 4 November 2022 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10. 36312/jisip. 3567/http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo Erfin1. Umar2 Universitas Teknologi Sumbawa. Sumbawa. Indonesia Article Info Article history: Received 7 Juli 2022 Publish 2 November 2022 Kata Kunci: Kaleo. Learning Organization. Innovation. Performance Info Artikel Article history: Received 7 Juli 2022 Publish 2 November 2022 Abstract This research is based on the results of the researcher's observations that an organized work system and innovation work have not been seen in the Kaleo Village Government. Lambu District. Bima Regency. The purpose of this study was to determine the effect of learning organizations, innovations on the performance of the Kaleo Village Government. This study uses a qualitative research approach, collecting data by distributing questionnaires and data analysis techniques by observing. The sample was carried out by simple random sampling of 20 people consisting of village officials. BPD and RT heads in Kaleo Village. The results of the study show that learning organizations and innovations have not had much effect on the performance of the Kaleo Village Government. Lambu District. Bima Regency. ABSTRAK Penelitian ini di latar belakangi dari hasil pengamatan Peneliti Bahwa Sistem Kerja yang terorganisir dan kerja-kerja inovasi belum terlihat di Pemerintah Desa Kaleo Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari organisasi pembelajar. Inovasi terhadap kinerja Pemerintah Desa Kaleo. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Kualitatif. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner dan teknik analisis data dengan observasi. Sampel dilakukan dengan cara acak sederhana sejumlah 20 orang terdiri dari perangkat Desa. BPD dan Ketua RT yang ada di Desa Kaleo. Hasil penelitian menunjukan bahwa organisasi pembelajaran, dan inovasi belum begitu berpengaruh terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4. 0 Internasional Corresponding Author: Erfin Universitas Teknologi Sumbawa. Sumbawa. Indonesia Email: erfinkhaleo09@gmail. PENDAHULUAN Peranan dan kedudukan Desa berkembang pesat dan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan Negara. Hal ini dikarenakan pada era pemerintahan presiden Joko Widodo. Desa dijadikan ujung tombak dalam mencapai kesejahteraan rak yat. Menurut Sujadi, dkk . 4: . Auistilah Desa berasal dari bahasa sansekerta, deshi, yang artinya tanah kelahiran atau tanah tumpah darah. Ay Sedangkan Hanif Nurcholis . alam Sujadi, dkk. 2014: . mengatakan bahwa: Desa adalah suatu wilayah yang ditinggali oleh ejumlah orang yang saling mengenal, hidup bergotong royong, memiliki adat istiadatnya yang relatif sama, dan mempunyai tata cara sendiri dalam mengatur kehidupan kemasyarakatannya. Dalam mengatur 2043 | Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo (Erfi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 kehidupannya dalam suatu desa diatur oleh Pemerintah Desa sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Bab 1 Pasal . Di samping itu, perlu diketahui bahwa penyelenggaraan pemerintah Desa dilakukan oleh Kepala Desa dan dibantu oleh perangkat desa, sebagaimana tercantum dalam Undangundang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa pasal . bahwa: AuPemerintah Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain dan yang dibantu oleh Perangkat Desa atau yang disebut dengan nama lain. Ay Dalam memberikan pelayanan publik maka pemerintah dituntut untuk memiliki kinerja yang baik. Sebagaimana dikemukakan Fahmi . 3: . bahwa AuKinerja adalah hasil yang diperoleh oleh suatu organisasi baik organisasi tersebut bersifat Profit Oriented dan Non Profit Oriented yang dihasilkan selama satu periode waktu. Ay Pemerintah Desa merupakan unit pemerintah paling dasar pada hirarki yang diakui dalam sistem pemerintahan Nasional. Ini berarti bahwa Pemerintah Desa merupakan organisasi yang paling depan dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan yang terdekat dengan masyarakat karena pemerintah desa langsung melayani masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah Desa dituntut untuk meningkatkan kinerjanya dalam penyelenggaraan pelayanan publik agar sesuai dengan harapan masyarakat. Pengertian Organisasi Belajar menurut Robbins . mengemukakan organisasi belajar diperlukan bagi manajemen untuk mengembangkan kapasitas organisasi secara berkesinambungan untuk menyesuaikan diri dan melakukan perubahan. Organisasi belajar mendorong para manajer terus berupaya meningkatkan kemampuan baik individual maupun kelompok, untuk berpikir dan berperilaku kreatif dan mengoptimalkan potensinya melalui Beardwell dan Holden . mendefinisikan organisasi belajar memfasilitasikan pembelajaran bagi seluruh anggotanya dan mentransformasikan secara sadar dalam konteks Adapun maksud dan tujuan penggunaan proses belajar pada level individual, kelompok dan organisasi adalah untuk terus menerus mentransformasikan organisasi untuk memenuhi kepuasan stakeholder. Michael Marquardt seperti dikutip Wanson dan Holton . mendefinisikan organisasi belajar sebagai suatu organisasi yang belajar secara kolektif dan bersemangat, dan terus menerus mentransformasikan dirinya pada pengumpulan, pengelolaan dan penggunaan pengetahuan yang lebih baik bagi keberhasilan perusahaan. Peter Senge . mengemukakan bahwa di dalam learning organization yang efektif diperlukan 5 dimensi yang akan memungkinkan organisasi untuk belajar, berkembang, dan berinovasi yakni:. Personal Mastery,. Mental Model, . Shared Vision, . Team Learning dan . System Thinking AukerjaAy artinya aktivitas yang dilakukan oleh seseorang atau organisasi dalam menjalankan tugas yang menjadi perkerjaannya. Kinerja artinya suatu perbuatan, suatu prestasi atau penampilan umum dari keterampilan. Mangkunegara . mengatakan, bahwa istilah kinerja berasal dari kata Aujob performanceAy atau Auactual performanceAy yaitu unjuk kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kasmir . menyebutkan: Aukinerja merupakan hasil kerja dan prilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu periode tertentuAy Sentono . menyebutkan mengenai dimensi kinerja. Menurutnya, kinerja meliputi hasil keterampilan, prestasi dan sikap dari manusia. Sikap seseorang dapat termasuk di dalamnya yaitu integritas, loyalitas, kepribadian. Istilah inovasi memang selalu diartikan secara berbeda- beda oleh beberapa ahli. Menurut Suryani . Inovasi dalam konsep yang luas sebenarnya tidak hanya terbatas pada Inovasi dapat berupa ide, cara-cara ataupun objek yang dipersepsikan oleh seseorang sebagai sesuatu yang baru. Inovasi juga sering dugunakan untuk merujuk pada perubahan yang dirasakan sebagai hal yang baru oleh masyarakat yang mengalami. Namun demikian, dalam konteks pemasaran dan konteks perilaku konsumen inovasi dikaitkan dengan produk atau jasa yang sifatnya baru. Baru untuk merujuk pada produk yang memang benar-benar belum pernah ada sebelumnya di pasar dan baru dalam arti ada hal yang berbeda yang merupakan penyempurnaan atau perbaikan dari produk sebelumnya yang pernah ditemui konsumen di pasar. 2044 | Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo (Erfi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Kata inovasi dapat diartikan sebagai AuprosesAy atau AuhasilAy pengembangan dan atau pemanfaatan atau mobilisasi pengetahuan, keterampilan . ermasuk keterampilan teknologi. dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk, proses yang dapat memberikan nilai yang lebih berarti. Menurut Rosenfeld dalam Sutarno . , inovasi adalah transformasi pengetahuan kepada produk, proses dan jasa baru, tindakan menggunakan sesuatu yang baru. Sedangkan menurut Mitra pada buku tersebut dan pada halaman yang sama, bahwa inovasi merupakan eksploitasi yang berhasil dari suatu gagasan baru atau dengan kata lain merupakan mobilisasi pengetahuan, keterampilan teknologis dan pengalaman untuk menciptakan produk, proses dan jasa baru. Namun menurut Vontana . , inovasi adalah kesuksesan ekonomi dan sosial berkat diperkenalkannya cara baru atau kombinasi baru dari cara-cara lama dalam mentransformasi input menjadi output yang menciptakan perubahan besar dalam hubungan antara nilai guna dan harga yang ditawarkan kepada konsumen dan/atau pengguna, komunitas, sosietas dan lingkungan. Pengaruh Organisasi pembelajaran melalui kompetensi terhadap kinerja berdasarkan pandangan Lopez et al. adalah organisasi pembelajaran sebagai suatu proses dinamis dalam menciptakan, mengambil, dan mengintegrasikan pengetahuan untuk mengembangkan sumber daya dan kapabilitas dalam memberikan kontribusi pada peningkatan kompetensi seorang karyawan dan pada akhirya kinerja menjadi yang lebih baik. Pembelajaran individu merujuk pada perubahan keahlian, wawasan, pengetahuan, sikap, dan nilai-nilai yang diperoleh seseorang melalui pengalaman, wawasan dan observasi berpengaruh langsung paga peningkatan kompetensi tetapi tidak lansung pada kinerja usaha. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif, hal ini berarti bahwa dalam penelitian ini digambarkan tentang hasil penelitian mengenai pengaruh Organisasi Pembelajar dan Inovasi terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo Kecamatan Lambu Kabupaten Bima yang telah dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Oleh karena itu, dilakukan secara mendalam oleh peneliti guna mendapatkan data dan fakta yang akurat untuk diuraikan secara deskripti f. Informan dalam penelitian ini adalah semua perangkat Desa Kaleo dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sejumlah 20 orang yang terdiri dari 9 orang Perangkat Desa Kaleo. Ketua Badan Permusyawaratan Desa Kaleo, dan 11 orang dari Ketua Rt di Desa Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Studi Kepustakaan, yaitu teknik pengumpulan data dengan mempelajari buku-buku dan bahan pustaka lainnya yang ada hubungannya dengan masalah yang sedang diteliti penulis. Studi Lapangan, yaitu teknik pengumpulan data yang diperoleh secara langsung dari lokasi penelitian dengan cara: Wawancara, merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Wawancara mendalam tetap dilakukan secara terstruktur dalam upaya memperoleh gambaran tingkat pelaksanaan organisasi belajar, yang diukur dengan 5 . karakterisitik atau disiplin organisasi belajar dari Senge . sebagaimana telah diuraikan. Observasi, merupakan suatu pengumpulan data dengan cara pengamatan secara langsung dengan sistematis terhadap gejala-gejala yang hendak diteliti. Dokumentasi, merupakan pengumpulan data melalui arsip, catatan, dan segala bentuk peraturan perundang-undangan, dan sebagainya. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN Untuk memudahkan pemahaman dalam pembahasan penelitian maka penulis akan memaparkan fokus kajian penelitian. Fokus kajiannya adalah pengaruh Organisai Pembelajar, dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo. Untuk mengukur pembentukan organisasi pembelajar maka dilakukan Wawancara mendalam dilakukan secara terstruktur dalam upaya 2045 | Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo (Erfi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 memperoleh gambaran tingkat pelaksanaan organisasi belajar, yang diukur dengan 5 . karakterisitik atau disiplin organisasi belajar dari Senge . sebagaimana telah diuraikan SebagaI Berikut : Keahlian Pribadi Terhadap Kinerja Keahlian pribadi belum memiliki hasil yang signifikan dan pengaruh positif terhadap kinerja Pemerintah Desa. Keahlian pribadi merupakan suatu dasar bagi seseorang untuk memaksimalkan hasil kerja. Perangkat Desa secara mendalam belum memiliki kemampuan dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang diberikan secara optimal. Perangkat Desa menjadikan kegagalan sebagai proses pembelajaran dalam upaya menyelesaikan pekerjaan Hal ini memiliki pengaruh tidak maksimalnya kerja untuk pengembangan hasil kinerja. Penelitian ini memamparkan problem keahlian pribadi yang dialami oleh Perangkat Desa berdasarkan hasil wawancara dan observasi dilapangan. AuA. kami ini latar belakang pendidikannya baru sampe SMA berbeda dengan kepada Desa dan sekretaris Desa yang sudah sarjana, secara keahlian pribadi kami masih sangat minim, dan setiap pekerjaan baru kalau tidak diberikan contoh terlebih dahulu maka kami akan kesusahan dalam menyeselesaikannya secara maksimalAAy (Wawancara 25 April 2. Hasil wawancara di atas menunjukan bahwa ada beberapa hal yang memengaruhi maksimalnya kinerja sesuai dengan keahlian pribadi. Pertama. jenjang pendidikan merupakan bagian atau dasar yang paling penting untuk menentukan keahlian seseorang. Berdasarkan data di atas menunjukan bahwa jenjang pendidikan sangat menentukan keahlian seseorang dalam Kedua. memberikan edukasi kerja atau pelatihan terhadap pekerjaan yang baru ditangani oleh Perangkat Desa, hal ini diperkuat oleh pernyataan berdasarkan data di atas bahwa setiap pekerjaan baru harus diberikan contoh terlebih dahulu untuk diselesaikan supaya bisa disesuaikan dengan kemampuan Perangkat Desa. Visi Bersama Terhadap Kinerja Visi Bersama berarti membangun rasa komitmen dalam suatu kelompok, dengan mengembangkan gambaran bersama tentang masa depan yang akan diciptakan, prinsip dan praktek yang menuntun cara kita mencapai tujuan masa depan tersebut. Berdasarka hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa visi bersama memiliki pengaruh yang paling besar. Padahal visi organisasi tentunya memiliki kesamaan dengan visi pribadi Perangkat Desa sehingga dapat mendorong untuk meningkatkan kemampuan kerja. Perangkat Desa mestinya harus dapat memahami dan menjadikan visi organisasi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehingga memiliki dampak positif terhadap Kinerja Perangkat Desa berdasarkan hasil wawancara dan observasi dilapangan dengan salah satu perangkat Desa Bapak Amiruddin selaku Kasi Pemerintahan terkait Visi Bersama, dengan Petikan wawancara sebagai berikut : Au. saya memiliki komitmen bahwa apa yang menjadi visi Kepala Desa seolah-olah itu adalah visi pribadi saya karena kami adalah perangkat Desa yang memiliki tugas membantu terselenggaranya visi kepala Desa. (Wawancara 25 April 2. Hasil wawancara di atas menunjukan bahwa ada beberapa hal yang mempengaruhi maksimalnya kinerja sesuai dengan Visi Bersama. Pertama. perangkat Desa Kaleo memiliki Visi yang jelas yaitu apa yang menjadi Visi Kepala Desa adalah Merupakan Visi Bersama. Kedua. Kepala Desa sebagai Kepala Organisasi Di pemerintah desa Harus memiliki ide-ide kreatif bagaimana membangun komunikasi yang baik terhadap perangkat Desa dalam merealisasikan visi bersama sehingga terlihat pengaruh terhadap kinerja Pemerintah Desa Kaleo. Ketiga. Desa memiliki peranan penting dalam merealisasikan Visi bersama ini, harus mampu membangun komitmen yang kuat terhadap para Perangkat Desa sehingga mampu menyatukan tujuan dari Visi bersama yang telah di buat. Agar mampu memberikan peningkatan terhadap kinerja perangkat Desa Model Mental Terhadap Kinerja 2046 | Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo (Erfi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Model Mental merupakan proses bercermin, sinambung memperjelas, dan meningkatkan gambaran diri kita tentang dunia luar, dan melihat bagaimana mereka membentuk keputusan dan tindakan kita. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa model mental merupakan indicator yang hasilnya sangat signifikan terhadap Kinerja Perangkat Desa. Model mental berkaitan dengan cara pandang Perangkat Desa terhadap dirinya dan pekerjaannya. Hal ini membuat perangkat Desa menjaga citranya agar tetap baik dengan melakukan pekerjaan walaupun tidak disukainya sehingga proses pembelajaran tidak optimal bagi Kinerja Perangkat Desa. Namun ketika Perangkat Desa dapat menjalankan pekerjaan dengan baik dan memiliki antusiasme dalam bekerja maka akan memberikan dampak positif bagi kinerjanya. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi dilapangan dengan salah satu perangkat Desa Bapak Muhammad Nur terkait Model Mental, dengan Petikan wawancara sebagai berikut: Au. menjalani Pekerjaan sebagai perangkat Desa kita harus memiliki mental yang kuat karena pemerintah Desa adalah pemerintah yang paling bawah dalam memnuhi kebutuhan maysarakat, kita dipaksakan untuk melayani berbagai jenis manusia, watak, dan karateristik yang berbeda apalagi dalam penyelesaian masalah sangat di perlukan mental yang mampu di terima oleh masyarakat sebagai seorang pelayan masyrakat agar kami bisa terlihat dapat bekerja lebih baik. (Wawancara 25 April 2. Hasil wawancara di atas menunjukan bahwa ada beberapa hal yang mempengaruhi maksimalnya kinerja sesuai dengan Model Mental. Pertama. bahwa Perangkat Desa Kaleo memiliki Model mental yang kuat mengahadapi persoalan atau menyelesaikan permasalahan yang timbul di Desa baik saat bersama Tim maupun pada saat sendiri dalam memberikan Kedua. model mental sangat berperan dalam menunjang kinerja pemerintah Desa hal ini dapat di lihat dari hasil wawancara dengan salah satu perangkat Desa tersebut oleh sebab itu Kepala Desa sebagai Kepala Pemerintahan harus mampu mengembangkan model mental yang di miliki agar kinerja perangkat Desa dapat lebih baik lagi kedepanya. Berpikir Sistem Terhadap Kinerja Berpikir sistim merupakan cara pandang, cara berbahasa untuk menggambarkan dan memahami kekuatan dan hubungan yang menentukan perilaku dari suatu system. Faktor disiplin ini membantu kita untuk melihat bagaimana mengubah sistem secara lebih efektif dan untuk mengambil tindakan yang lebih pas sesuai dengan proses interaksi antara komponen suatu sistem dengan lingkungan alamnya. Berdasarkan Hasil observasi dan wawancara berpikir sistem memiliki hasil kurang berpengaruh terhadap kinerja Perangkat Desa. Hal ini di karena kurang nya komunikasi dan Koordinasi yang di lakukan oleh Kepala Desa terhadap Perangkat Desa, padahal berpikir sistim merupakan bagian dalam organisasi dalam mempengaruhi bagian lainnya. Akan didapatkan solusi yang tepat dan menyeluruh dalam menyelesaikan masalah yang ada dapat mengembangkan kinerja Perangkat Desa. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi dilapangan dengan salah satu perangkat Desa Bapak Boizal. Pd selaku Kabid. Perencanaan dan Pelaporan terkait Berpikir sistim, dengan Petikan wawancara sebagai berikut : AuA. berdasarkan pengalaman selama ini terutama pada saat musyawarah perencanaan pembangunan Kepala Desa sangat kurang aktif dalam hal pertemuan dann berbicara terhadap seluruh perangkat Desa dan Masyarakat Desa terkait rencana Pembangunan kedepan sehingga penyusunan perencanaan pembangunan Desa kurang begitu mencakup kebutuhan Masyarakat. (Wawancara 25 April 2. Hasil wawancara di atas menunjukan bahwa ada beberapa hal yang memengaruhi maksimalnya kinerja sesuai dengan berpikir sistim. Pertama. perangkat Desa Kaleo tidak begitu maksimal dalam berpikir secara sistim dalam malaksnanakn tugas hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara diatas karena kepala Desa selaku kepala organisasi harus mengarahkan Kepada 2047 | Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo (Erfi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 perangkat Desa untuk berpikir secara sistim yaitu dengan menghadirkan komunaksi dan koordinasi yang intens. Kedua. Kepala Desa harus membuka ruang komunikasi dan koordinasi kepada para perangkat desa, serta mampu mendorong Perangkat Desa untuk berpikir secara sistim dalam melaksnakan tugas dan tanggungjawab sehingga terlihat kinerja pemerintah Desa yang lebih baik. Pembelajaran Tim Terhadap Kinerja Pembelajaran kelompok (Team Learnin. mentransformasikan pembicaraan dan keahlian berpikir, sehingga suatu kelompok dapat secara sah mengembangkan otak dan kemampuan yang lebih besar dibanding ketika masing-masing anggota kelompok bekerja Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran tim memiliki pengaruh tidak signifikan dan berpengaruh negatif terhadap kinerja perangkat Desa. Hal ini karena terdapat individu yang sulit bekerja dalam tim. Ketika bekerja secara individu dapat dilakukan dengan baik namun ketika bekerja dalam tim tidak mendapatkan hasil yang baik. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pembelajaran tim tidak berpengaruh terhadap Kinerja Perangkat Desa. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi dilapangan dengan salah satu perangkat Desa Bapak Sukardin selaku Kabid. Keuangan terkait Pembelajaran Tim, dengan Petikan wawancara sebagai berikut : Au. kami memulai melakukan pekerjaan jarang sekali Kepala Desa memberikan petunjuk atau terkait tata cara pelaksanaan pekerjaan yang di tugaskan, serta ketika ada permasalahan sulit sekali kami hadapi dalam melaksnakan tugas jarang sekali di adakan pertemuan dengan semua perangkat Desa agar berdiskusi untuk mencarikan solusi atau jalan keluar dari masalah tersebut. (Wawancara 29 April 2. Petikan Hasil wawancara di atas menunjukan bahwa ada beberapa hal yang memengaruhi tidak maksimalnya kinerja sesuai dengan Pembelajara Tim. Pertama. perangkat Desa kurang berkoordinasi dengan rekan sejawat ataupun atasan dalam petunjuk pelaksanaan tugas atau persoalan yang timbul dalam pelaksanaan tugas, serta Kepala organisasi harus memiliki rasa empati terhadap bawahan bukan hanya untuk di dengarkan tapi harus bisa menjadi pribadi yang mau mendengarkan bawahan serta mampu mencarikan solusi secara bersama-sama. Kedua. Kepala Desa dan perangkat desa harus bersifat saling terbuka serta saling membuka ruang komunikasi dan koordinasi sehingga akan terlihat organisasi itu bergerak secara tim. Perangkat Desa hanya mengandalkan kemampuan pribadi dalam penyelesaian masalah jarang sekali pembelajaran kelompok untuk pemecahan masalah. Inovasi Kerja Inovasi sebagai sebuah mekanisme perusahaan untuk beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis, oleh karena itu perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan pemikiran-pemikiran baru, gagasan-gagasan baru, dan menawarkan produk yang berinovatif serta peningkatan pelayanan yang memuaskan pelanggan. (Hurlay and Hult . 8: . Merujuk pada lima Karakter organisai pembelajaran tersebut diatas masih belum maksimal berpengaruh terhadap kinerja Pemerintah Desa Kaleo sehingga menyebabkan tertinggalnya ide-ide cara baru dalam penyelesaian masalah maupun dalam meningkatkan mutu penyalanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat seiring berkembangnya teknologi di era sekarang ini, inovasi memiliki hasil kurang berpengaruh terhadap kinerja Perangkat Desa. Hal ini di Latar belakangi dengan sumber daya manusia yang Minim dan kurang peningkatan Kapasitas terhadap Perangkat Desa sehingga Cara-cara Baru dalam penyelesaian Tugas belum dapat di terapkan secara maksimal. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi dilapangan dengan salah satu Opertor Sistim Informasi Desa (OSID) Saudari Nurofidah. SM. terkait Inovasi Kerja, dengan Petikan wawancara sebagai berikut : Au. setahun terakhir ini alhamdulillah di kantor Desa Kaleo hal-hal baru saya temukan dalam melaksnakan tugas sehari-hari, dengan aktifnya jaringan internet sehingga 2048 | Pengaruh Organisasi Pembelajaran Dan Inovasi Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Kaleo (Erfi. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 banyak hal yang dapat kami lalukan secara online seperti laporan data penduduk, laporan keuangan dan lain-lainnya, namun sangat disayangkan hanya satu atau dua orang Perangkat Desa yang mampu memanfaatkan sarana yang terbatas ini, mungkin karena Sumber Daya Manusia mereka yang masih minim. (Wawancara 25 April 2. Hasil wawancara di atas menunjukan bahwa ada beberapa hal yang memengaruhi maksimalnya kinerja sesuai dengan Inovasi. Pertama. dilingkungan pemerintah Desa kaleo sudah ada sarana pendukung untuk melakukan hal-hal baru yang bersifat inovatif, namun oleh karena masih minim nya Sumber Daya Manusia sangat diperlukan pelatihan peningkatan Kapasitas agar mutu Sumber Daya Manusia yang ada mampu menjawab kamajuan teknologi di era sekarang ini sehingga mampu memberikan pelayanan yang berinovasi. Kedua. manajemen Sumber Daya Manusia yang ada di Pemerintahan Desa Kaleo harus betul-betul di posisikan sesuai keahlian yeng mereka miliki sehingga cara-cara baru dalam melaksanakan kegiatan bisa mereka kembangkan maka akan terlihat pengaruh inovasi terhadap kinerja pemerintah Desa Kaleo. Ketiga. kepala Desa memiliki kewenangan harus mampu menyambuat perubahan zaman dengan cepat, peranan penting dalam merealisasikan Visi bersama ini, harus mampu membangun komitmen yang kuat terhadap para Perangkat Desa sehingga mampu menyatukan tujuan dari Visi bersama yang telah di buat. Agar mampu memberikan peningkatan terhadap kinerja perangkat Desa KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka diperoleh beberapa kesimpulan penelitian sebagai berikut: Pertama. organisasi pembelajaran dan Inovasi belum begitu berpengaruh terhadap kinerja perangkat Desa Kaleo karena sumber daya manusia yang ada belum memiliki pengetahuan yang cukup serta sarana dan Prasarana kurang memadai. Kedua. pengalaman kerja perangkat Desa. BPD, dan ketua RT yang belum memadai sehingga hasil kerja tidak bisa maksimal, sehingga perlu adanya edukasi yang lebih mendalam terait dengan tugastugas kerja sesuai tugasnya. SARAN Pertama. pengaruh organsasi pembelajar secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang besar, oleh karena itu penerapan dimensi organisasi pembelajar perlu diimplementasikan secara menyeluruh dalam progarm-program, kebijakan maupun fasilitas-fasilitas sehingga Kinerja Perangkat Desa semakin meningkat. Kedua. peningkatan Kapasitas perangkat desa mesti dilaksanakan sehinga mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menciptakan pelayanan yang berinovatif. Ketiga. menjadi acuan bagi pembaca dan penulis lain alam penelitian-penelitian selanjutnya. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penelitian ini sehingga penelitian ini bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan sesuai waktu yang telah ditentukan. DAFTAR PUSTAKA