ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Pengaruh Kesadaran Halal dan Sertifikasi Halal terhadap Keputusan Pembelian Gen Z Pada Produk Kosmetik Wardah di Kabupaten Pesisir Selatan dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi Sonia Faradila1. Rino2 1,2 Pendidikan Ekonomi. Universitas Negeri Padang e-mail: soniafaradila5@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran halal dan sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian Generasi Z pada produk kosmetik Wardah di Kabupaten Pesisir Selatan dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner dengan sampel penelitian berjumlah 170 Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran halal dan sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan Sementara itu, religiusitas memiliki peran yang berbeda pada setiap hubungan. Religiusitas memperkuat pengaruh sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian, tetapi justru melemahkan pengaruh kesadaran halal terhadap keputusan pembelian. Kata kunci: Keputusan Pembelian. Kesadaran Halal. Sertifikasi Halal. Religiusitas Abstract This study aims to analyze the influence of halal awareness and halal certification on Generation Z's purchasing decisions regarding Wardah cosmetic products in Pesisir Selatan Regency with religiosity as a moderating variable. This research uses a quantitative approach with primary data collected through a questionnaire involving a sample of 170 respondents. The data was analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) software via SmartPLS 4. The results indicate that halal awareness and halal certification have a positive and significant effect on purchasing decisions. Meanwhile, religiosity plays a different role in each relationship. Religiosity strengthens the effect of halal certification on purchasing decisions but weakens the effect of halal awareness on purchasing decisions. Keywords : Purchasing Decision. Halal Awareness. Halal Certification. Religiosity PENDAHULUAN Perekonomian Indonesia menunjukkan dinamika fluktuatif dari 3,70% pada tahun 2021, meningkat menjadi 5,31% pada tahun 2022, namun kembali mengalami sedikit penurunan menjadi 5,05% pada tahun 2023 (BPS, 2. Sektor industry pengolahan menyumbang 18,67% terhadap Produk Domestik Bruto nasional (BPS 2. Salah satu subsektor yang menjajikan adalah industri kosmetik dengan proyeksi 5,35% per tahun selama periode 2024Ae2028 (Indonesia. Salah satu tren utama dalam industry ini adaIah meningkatnya permintaan terhadap produk kosmetik halal. Tren ini dipengaruhi oIeh berkembangnya gaya hidup halal . alal lifestyl. yang mendorong konsumen muslim untuk Iebih selektif daIam memilih produk sesuai dengan prinsip syariat isIam (Aziz and Ahmad 2. Nilai pasar kosmetik halal di Indonesia bahkan diproyeksikan meningkat dari USD 1,94 miar pada 2024 menjadi USD 9,7 miliar pada 2025 (Perindustrian 2. Melihat potensi dalam negeri yang besar terutama dengan mayoritas penduduk beragama IsIam. Indonesia memiki peIuang besar sebagai pasar utama,kosmetik halal dunia. Dengan populasi sekitar 246,6 juta jiwa (Dataloka, 2. Melihat fakta tersebut. Indonesia harusnya Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 menjadi pemimpin pasar produk kosmetik haIal global. Namun, realitasnya Indonesia baru menempati posisi kedua konsumen kosmetik halal dunia (Dinar Standard, 2. Top 5 Konsumen Kosmetik Halal India Indonesia Turkie Rusia Mesir USS Milliar Gambar 1. Top 5 Konsumen Kosmetik Halal . Sumber : Dinar Standard 2024 Kesenjangan antara potensi dan realisasi ini menunjukkan perlunya strategi yang lebih kuat dalam meningkatkan konsumsi dan produksi kosmetik halal domestik. Pemerintah Indonesia juga menunjukkan komitmennya melalui regulasi yang mendukung perkembangan produk halal melalui komitmennya dengan menerbitkan regulasi yang mendorong perkembangan produk haIaI, saIah satunya melalui AuUndang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)Ay. Sertifikasi Halal berfungsi sebagai jaminan kehalalan sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen. Salah satu merek yang konsisten menerapkan prinsip ini adaIah Wardah, yang memposisikan diri sebagai pencetus awal kosmetik halal sejak berdiri pada 1995 di Indonesia. Wardah telah tersertifikasi MUI, mengedepankan bahan dan proses produksi sesuai syariah, serta mencatat penjualan Rp 2,65 triliun pada 2022 (Nielsen 2. Keputusan pembelian merupakan proses penting yang menunjukkan bagaimana seseorang memiliih produk berdasarkan pertimbangan tertentu. Menurut Kotler & Armstrong . keputusan untuk membeli sebuah produk terjadi setelah konsumen mempertimbangkan berbagai alternatif. Menurut Aprilia & Saraswati . , kesadaran halal adalah pemahaman pelanggan muslim mengenai informasi produk yang dianggap halal dan sejalan dengan syariat islam. Kehatihatiannya dalam memilih produk mencerminkan Tingkat keimanan yang baik, karena seorang musIim berusaha memastikan produk yang dikonsumsinya sesuai dengan ajaran agama. Beberapa peneIitian menemukan semakin kuat kesadaran seseorang terhadap halal, semakin besar kemungkinan mereka memih produk yang jeIas status kehalalannya (Akbar et al. Sertifikasi halal adalah jaminan resmi yang dikeluarkan institusi yang berkompeten, menyatakan produk sudah lulus uji kelayakan sesuai aturan dalam agama Islam. Proses penerbitan sertifikasi halal di Indonesia merupakan kolaborasi antara (BPJPH dan LPPOM MUI). Sertifikasi ini menjadi bukti nyata bahwa produk tersebut telah melewati pemeriksaan dan audit terhadap kehalalannya secara ketat, sehingga aman digunakan atau dikonsumsi oleh masyarakat musIim. Selain kesadaran halal dan sertifikasi halal, faktor religiusitas juga dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. ReIigiusitas merupakan kekuatan spiritual yang menggambarkan kedekatan seseorang dengan Tuhannya, yang tercermin melalui perpaduan antara pengetahuan agama, pengalaman batin, dan periaku keagamaan. Konteks lokal juga penting dipertimbangkan. Kabupaten Pesisir Selatan dengan mayoritas penduduk Muslim dan adat Minangkabau yang religious AuAdat Basandi Syarak. Syarak Basandi Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 KitabuIIahAy menjadi lokasi menarik peneIitian. Berdasarkan data BPS . Gen Z di daerah ini 552 jiwa . ,2% dari total pendudu. Generasi ini dikenal sebagai digital natives dengan daya beli tinggi, kritis terhadap produk, serta terpapar pada tren kecantikan meIaIui media Tabel 1. Hasil Observasi Awal Terkait Keputusan Pembelian Gen Z di Kabupaten Pesisir Selatan. Jawaban Pernyataan Tidak Saya lebih memilih membeli produk kosmetik 43,3% 56,7% halal seperti Wardah dibandingkan merek Saya merasa yakin bahwa produk Wardah 33,3% 66,7% sesuai dengan kebutuhan saya. Saya percaya bahwa produk Wardah layak direkomendasikan karena sudah bersertifikat Saya akan membeli kembali produk kosmetik 33,3% 66,7% Wardah setelah penggunaan pertama. Sumber : data primer yang sudah diolah, 2025 Sumber : Data Primer,2025 Berdasarkan observasi awal yang dilakukan terhadap sejumlah konsumen Gen Z di Kabupaten Pesisir Selatan, ditemukan bahwa dalam mempertimbangkan pembelian produk kosmetik, sebanyak 56,7% responden menjelaskan bahwa kualitas produk adalah aspek utama yang memengaruhi keputusan membeli diikuti oleh 26,7% responden yang lebih mempertimbangkan manfaat produk. Sementara itu, hanya 13,3% dari responden yang menjadikan aspek kehalalan produk sebagai pertimbangan utama dalam keputusan pembelian dan terakhir itu ada mempertimbngkan harga sebesar 3,3%. Hasil temuan ini mengindiikasikan adanya potensi yang luas untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran mengenai pentingnya kehalalan produk kosmetik di kalangan generasi Z. Kondisi ini bukan menunjukkan lemahnya reliigiusitas masyarakat, tetapi lebih kepada perlunya edukasi yang lebih baik tentang produk halal di sektor kosmetik yang relatif baru berkembang diibandingkan sektor makanan dan minuman yang sudah lebih dikenal masyarakat. Hal ini sekaligus menunjukkan potensi besar untuk mengembangkan kesadaran halal yang lebih komprehensif, mengingat nilai-nilai Islam dan adat Minangkabau yang kuat di daerah ini seharusnya dapat menjadi fondasi untuk peningkatan kesadaran tersebut. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Berdasarkan uraian diatas tentang kecenderungan gen z menggunakan dan membeli produk kosmetik di daerah kabupaten pesisir Selatan, serta beberapa kesenjangan keputusan pembelian kosmetik gen Z, maka peneliti berminat untuk meneliti AuPengaruh Kesadaran Halal Dan Sertifikasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Gen Z Pada Produk Kosmetik Wardah Di Kabupaten Pesisir Selatan Dengan Religiusitas Sebagai Variabel ModerasiAy. METODE Studi ini memakai metode kuantitatif yang berfokus pada hubungan kausalitas. Teknik penentuan sampelnya adalah sampel berstrata bertingkat . tratified multistage samplin. untuk menentukan wilayah dengan cara pemilihan wilayah dilakukan secara acak dengan mengambil 25% dari total 15 kecamatan yang dijadikan lokasi penelitian. Dan purposive sampling untuk memilih produsen. Kriteria penelitian yaitu: . Penduduk Kabupaten Pesisir Selatan . Pernah membeli dan menggunakan produk kosmetik wardah . Berusia 16 tahun Ae 20 tahun, dan . Mengetahui bahwa wardah adalah produk kosmetik halal. Pengambilan sampel atas responden dilakukan dengan kuesioner yang dibuat secara terstruktur dengan serangkaian pertanyaan dan pernyataan yang dibagikan dengan google form langsung ke sekolah-sekolah diolah dengan analisis SEM-PLS di aplikasi SmartPLS 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Model Pengukuran (Outer Mode. Outer model adalah proses uji data, tujuannya untuk mengukur validitas. Uji validitas digunakan untuk memastikan kuesioner yang digunakan sudah valid. Adapun pengujian validitas diantara adalah: Convergent Validity Pengukuran Convergent Validity ini dilakukan untuk mengukur apakah indikator disetiap variabel valid. Adapun ukuran refleksi individual dengan kontruk yang diukur, (Ghozali, 2. menyatakan bahwa loading antara 0,5 hingga 0,60 dianggap memadai. Berikut adalah hasil analisis data: Tabel 2. Nilai Outer dan Cross Loadings KH1 KH2 KH3 KH4 KH5 KH6 KH7 KH8 KH9 KP 1 KP 2 KP 3 KP 4 KP 5 KP 6 RG 1 RG 2 RG 3 RG 4 RG 5 Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. RG 6 RG 7 RG 8 RG 9 SH1 SH2 SH3 SH4 SH5 SH6 Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Sumber: Output Smart PLS 4. 0, 2025 Average Variace Extrated (AVE) Average Variance Extrated (AVE) adalah metode untuk mengukur dengan memperhatikan nilai AVE. Standar validitas yang umum digunakan adalah nilai AVE yang >0,50. Tabel 3. Nilai average variance extraced (AVE) Variabel Average Variance Extract (AVE) Kesadaran Halal 0,564 Sertifikasi Halal 0,610 Keputusan Pembelian 0,551 Religiusitas 0,529 Sumber: Output Smart PLS 4. 0, 2025 Berdasarkan hasil AVE menunjukkan nilai AVE >0,50. Sehingga dapat dinyatakan bahwasannya secara keseluruhan indikator dan variabel dikatakan valid sehingga penelitian ini layak dilakukan. Composite Reliability Composite Reliability adalah suatu bentuk pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui nilai Reliability dari indikator penelitian yang digunakan untuk mengukur konstruk. Ketika nilai CrombachAos alpa dan Composite Reliability adalah >0,7 maka variabel tersebut dianggap reliabel. Dengan rincian hasil pengujian: Tabel 4. Composite Reliability Variabel Composite Reliability Kesadaran Halal 0,906 Sertifikasi Halal 0,873 Keputusan Pembelian 0,842 Religiusitas 0,890 Dari hasil analisis pada Tabel 3 tersebut menunjukkan nilai >0,7 maka variabel penelitian dianggap reliabel. Model Struktural (Inner Mode. Pengujian model structural dikerjakan dengan melihat hubungan antar variable, nilai signifikan, dan R-Square dari model penelitian. Model structural dievaluasi dengan memakai RSquare untuk melihat berapa persen pengaruh variable eksogen terhadap variable endogen dan uji t untuk signifikan dari variable laten. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Gambar 2. Inner Model Tabel 5. Nilai R-Square Variabel R-Square Keputusan Pembelian 0,766 Dari table 4 diatas, hasil R-Square dalam pengujian ini yakni 0,766. Ini mengindikasikan bahwa 76,6% faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah kesadaran halal, sertifikasi dan religiusitas sedangkan 23,4% keputusan pembelian di pengaruhi faktor lain. Uji Hipotesis Hipotesis Pengaruh Langsung Tabel 6. Hipotesis Pengaruh Secara Langsung Original Sample Standart T- Statistics Variabel Sample Mean Deviation (|O/STDEV|) (O) sampel (M) (STDEV) KH -> KP SH -> KP Sumber : Data Primer, diolah,2025 P- Value Mengacu pada data tabel 6. H1: membuktikan variable kesadaran halal terhadap keputusan pembelian memperoleh 3. 102 Tstatistics nilai ini diatas Ttabel yakni . , semantara angka P Value dibawah 0. 05 yaitu 0. Hasil ini mengidentifikasi kesadaran halal berpengaruh signifikan kepada keputusan pembelian (H. H2: memperlihatkan bahwa variable sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian memperoleh 2. 655 Tstatistic angka ini diatas Ttabel yakni . , sementara nilai P value dibawah 0. 05 yaitu 0. hasil ini membuktikan sertifikasi halal berpengaruh signifikan kepada keputusan pembelian sehingga (H. Tabel 7. Uji Hipotesis Pengaruh SecaraTidak Langsung Original Sample Standart T- Statistics Variabel Sample Mean Deviation (|O/STDEV|) (O) sampel (M) (STDEV) RG x KH -> KP RG x SH -> KP Sumber : Data Primer, diolah, 2025 PValue Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Uji Hipotesis ketiga menjelaskan variable kesadaran halal kepada keputusan beli dimoderasi oleh religiusitas, diperoleh nilai Tstatistic sebesar 3. 081 Iebih besar dari Ttabel . dan P dibawah 0. 05 yaitu 0. Sedangkan koefisiennya (-0. ini membuktikan kesadaran halal memiliki dampak relevan terhadap keputusan beli, namun religiusitas tidak memperkuat hubungan tersebut, sehingga hipotesis ketiga (H. Sedangkan untuk pengujian hipotesis keempat, hubungan antara sertifikasi halal dengan keputusan pembelian yang dimoderasi oleh religiusiitas mengahasilkan nilai Tstatistic sebesar 3. 746 angka ini diatas Ttabel . dan angka P dibawah 0. 05 yaitu 0. Hasil tersebut membuktikan religiusitas dapat menguatkan dampak sertifikasi halal kepada keputusan beli sehingga hipotesis keempat (H. Pembahasan Pengaruh Kesadaran Halal Terhadap Keputusan Pembelian Temuan ini membuktikan kesadaran halal kepada keputusan beli mendapatkan angka original sample 0,305 dengan Thitung 3,102, angka ini dibawah . , dan P value 0,002 dibawah . Temuan membuktikan kesadaran halal mempunyai dampak positif dan signifikan kepada keputusan beli kosmetik Wardah. Dengan demikian, tingginya tingkat kesadaran halal pelanggan, tinggi pula keinginan pelanggan untuk menggunakan kosmetik wardah. Kesadaran halal menunjukkan seberapa jauh konsumen memahami, memperhatikan, dan mengutamakan aspek kehalalan produk sebelum membeli. Temuan ini selaras dengan penelitian Afendi . menyatakan kesadaran halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kesadaran halal, semakin besar pula kemungkinan konsumen dalam memutuskan untuk membeli produk. Selaras dengan itu, penelitian Pratiwi & Falahi . juga menemukan bahwa kesadaran halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian kosmetik wardah di desa bagun rejo. Kesamaan temuan memperkuat bukti empiris bahwa kesadaran halal berfungsi sebagai pendorong utama dalam proses pengambilan keputusan produk kosmetik halal oleh konsumen. Pengaruh Sertifikasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Output uji menggambarkan variabel sertifikasi halal kepada keputusan beli memperoleh nilai original sample sebesar . dengan angka Thitung . , angka ini dibawah . , serta angka P 0,008 (< 0,. Temuan membuktikan keberadaan sertifikasi halal mampu memberikan keyakinan tambahan dalam menetapkan keputusan beli kosmetik halal. Hasil ini konsisten dengan penelitian Pratiwi & Falahi . membuktikan sertifikasi Sertifikasi halal berdampak positif kepada keputusan beli produk kosmetik Wardah. Sejalan juga dengan riset Farichah & Yasin . menunjukkan sertifikasi halal berdampak positif dalam memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli kosmetik. Oleh karena itu, adanya sertifikasi halal dapat meningkatkan rasa percaya dan keyakinan konsumen Muslim untuk membeli. Pengaruh Kesadaran Halal Terhadap Keputusan Pembelian Dimoderasi Oleh Religiusitas Berdasarkan analisis variabel moderasi religiusitas dengan kesadaran halal dan keputusan beli menggambarkan pengaruh yang signifikan, dengan angka koefisien jalur (-0,. Dibuktikan juga dengan angka Thitung mencapai . , angka ini diatas . , dan angka P . , dibawah . Namun, koefisien negatif menunjukkan bahwa religiusitas justru mengurangi dampak kesadaran halal terhadap keputusan beli. Temuan ini sejalan dengan Anggraini & Dewanti . yang menyatakan hubungan antara kesadaran halal dan keputusan beli tidak serta merta diperkuat dengan adanya peningkatan religiusitas. Kesadaran halal memengaruhi keputusan pembelian, tetapi religiusitas tidak memperkuat hubungan (Qurniawati et al. Pengaruh Sertifikasi Halal Terhadap Keputusan Pembelian Dimoderasi Oleh Religiusitas Hasil analisis menggambarkan adanya pengaruh implisit sertifikasi halal terhadap keputusan beli dengan moderasi religiusitas. Nilai original sample dari pengaruh ini adalah 0,220, dengan t-hitung 3,746 angka ini lebih tinggi dari . dan P value 0,000 dibawah . Hasil temuan menjelaskan religiusitas mampu memperkuat hubungan antara sertifikasi halal dengan Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29672-29681 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 keputusan beli. Hasil ini didukung oleh penelitian Wati . yang menyatakan sertifikasi halal memberikan pengaruh kepada keputusan pembelian yang juga diperkuat oleh religiusitas sebagai Lalu, penelitian Matondang et al. juga mendukung temuan ini dengan menunjukkan bahwa dalam hubungan antara pengetahuan produk dan keputusan beli terdapat religiusitas yang berperan sebagai variabel moderasi. Religiusitas juga mempengaruhi kekuatan antara label halal dan keputusan beli, serta menjadi moderasi. SIMPULAN Berdasarakan hasil penelitian mengenai pengaruh kesadaran halal dan sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian Gen Z pada produk kosmetik wardah di Kabupaten Pesisir Selatan dengan Religiusitas Sebagai Variable Moderasi, dapat disimpulkan bahwa kesadaran halal memberikan dampak positif dan signifikan kepada keputusan pembelian. Sertifikasi halal juga terbukti berdampak positif dan signifikan kepada keputusan beli. Dari hasil anaIisis pemoderasi, terlihat bahwa religiusitas memberikan pengaruh berbeda terhadap setiap hubungan yang dilihat. Religiusitas justru memperkuat sertifikasi halal dan keputusan beli, artinya semakin tinggi tingkat religiusitas konsumen, semakin besar peran sertifikasi halal dalam memengaruhi keputusan beli Sebaliknya, sertifikasi halal justru memperlemah kesadaran halal dan keputusan beli, artinya pelanggan yang religious tidak hanya mempertimbangkan kesadaran halal, tetapi juga faktor-faktor lain yang lebih relevan dengan keyakinan agamanya dalam menentukan keputusan DAFTAR PUSTAKA