Al Abyadh Volume 5. No 2. Desember 2022 . PERAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Nunzairina 1. Cindi Octavia 2. Amanda Halimatus SaAoDia 3 Prodi PIAUD. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Nunzairina29@gmail. com oktavianicindi66@gmail. com halimahamanda7@gmail. Abstrak Tingkat Usia Dini merupakan pembinaan anak usia 0-6 tahun, yang dilakukan melalui pembinaan yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan. Motivasi adalah satu dari beberapa hal yang sangat penting dalam belajar, karena anak dengan motivasi yang tinggi pasti bersemangat untuk belajar dan serius dalam belajar. Tujuan dari motivasi adalah untuk membuat belajar menyenangkan bagi anak-anak. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan. Motivasi memegang peranan sangat penting untuk pembelajaran anak usia dini. Kata kunci: Usia Dini. Motivasi THE ROLE OF MOTIVATION IN ENHANCING EARLY CHILHOOD LEARNING Nunzairina 1. Cindi Octavia 2. Amanda Halimatus SaAoDia 3 Prodi PIAUD. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan Nunzairina29@gmail. com oktavianicindi66@gmail. com halimahamanda7@gmail. Abstract Early Childhood Education is a coaching effort that is shown to children from birth to the age of 0-6 years which is carried out by providing educational stimuli to help the growth and development of Motivation is one of the most important things in the learning process because children who have high motivation will certainly be enthusiastic about learning seriously in learning. The purpose of motivation is to make children's learning fun. This research method is a literature review method. Motivation plays a very important role in early childhood learning. Keywords: Early Childhood. Motivation. Al Abyadh ISSN: 2620-7265 E-ISSN: 2775-7080 Peran Motivasi Dalam Peningkatan Pembelajaran A- 70 Nunzairina. Cindi Octavia. Amanda Halimatus SaAoDiah Pendahuluan Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah salah satu tugas pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 0-6 tahun, yang dilakukan dengan memberikan dorongan pedagogik agar tumbuh dan berkembang jasmani dan rohani, sehingga anak dapat mengakses lebih jauh. pendidikan untuk memperoleh. Anak memiliki hak yang sama untuk menyelesaikan pendidikannya, baik formal, non formal maupun informal. Salah satu ciri dari area ujian ini adalah keunikannya. Tujuan pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan anak pada tingkat perkembangannya sendiri, sehingga anak dapat tumbuh secara optimal dan (Rangga, 2. Salah mempengaruhi keberhasilan dalam aktivitas pembeajaran guna menuju tujuan yang diharapkan sebagaimana yang sudah dipaparkan diatas adalah motivasi siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Faktor motivasi dalam diri anak atau motivasi yang diberikan oleh pengajar pembelajaran seorang anak. Sehingga peran pengajar dalam mendorong motivasi belajar anak sangat diperlukan. Pentingnya motivasi dalam belajar sangatlah penting mempengaruhi belajar anak dengan cara yang berbeda-beda. Motivasi ialah dorongan kemauan seseorang melandasi seseorang dalam berprilaku guna memenuhi tujuan yang ingin dicapai. Perencanaan atau daya penggerak dalam diri seseorang disebut dengan motivasi yang diartikan sebagai hal terpenting dalam belajar, karena dengan motivasi yang tinggi, anak pasti akan bersemangat untuk belajar dan belajar sungguh-sungguh. Motivasi membantu memotivasi anak untuk belajar melakukannya dengan baik. Motivasi Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 5. No 2. Desember 2022 belajar dari guru sangat diperlukan guna memperoleh target pembelajaran. Dengan adanya motivasi anak belajar dengan semangat. Karena peningkatan hasil belajar yang baik ditentukan oleh motivasi belajar yang baik, dengan begitu maka tujuan belajar dapat ditingkatkan. Pentingnya motivasi dalam belajar sangatlah penting. memahami membantu anak belajar dan melakukan berbagai bentuk kegiatan. Tugas motivasi adalah menginspirasi dan mendorong anak untuk mencapai hasil yang baik dalam kegiatan Untuk pembelajaran, sangat penting untuk memastikan motivasi belajar. Dalam hal belajar, guru sangat membantu anak mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian serta mendukungnya supaya anak tidak kesulitan. putus asa Juga, upaya yang dapat dilakukan seorang guru untuk memuji seorang anak. dan memberikan hadiah kepada anak untuk membantu anak mencapai realisasi diri yang maksimal. (Slameto, 2. Maka dari itu motivasi sangat perlu diterapkan kepada anak usia Karena peran motivasi sangatlah penting dalam meningkatkan pembelajaran anak usia dini. Melalui motivasi, anak lebih bersemangat belajar guna menggapai tujuan yang ingin digapainya. Selanjutnya guru dan pendidik sangat penting dalam menerapkan motivasi terhadap anak karena anak usia dini akan lebih mudah dalam mencapai tujuan yang ingin dicapainya jika kita memberikan motivasi terhadap mereka. dengan guru atau pendidik memberikan suatu hadiah atau pujian terhadap anak usia Dikarenakan setiap anak memiliki gaya belajar dan pemahaman yang berbedabeda dalam setiap bidang, karenanya guru harus benar-benar memahami karakteristik anak, karena anak usia dini memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan anak lainnya. Jika ada yang motivasi anak yang mempunyai keahlian kurang dan bersemangat dalam belajar maka motivasi Peran Motivasi Dalam Peningkatan Pembelajaran A- 71 Nunzairina. Cindi Octavia. Amanda Halimatus SaAoDiah sangatlah berperan dalam menumbuhkan kembali keinginan belajar pada anak yang bertujuan untuk menjadikan pembelajaran anak tersebut menjadi lebih baik. motivasi, guru dapat menganalisis motif yang mendasari siswa, sehingga motivasi dapat efektif jika dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan anak. Hal ini dikarenakan agar pembelajaran anak menjadi lebih efektif dan membaik serta (Sujiono, 2. Metode. Penelitian Metode penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka. Penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber dan dianalisis secara kualitatif berdasarkan data yang ditemukan. Hasil. Penelitian. dan Pembahasan Motivasi berasal dari bahasa latin movere yang artinya dorongan atau Banyak ahli yang telah mengemukakan konsep motivasi dari berbagai sudut pandang, tetapi esensinya tak jauh berbeda, yaitu sebagai tenaga penggerak yang dapat mengubah energinya menjadi bentuk tindakan nyata untuk mencapai tujuan. Motif berasal dari bahasa latin movere yang artinya bergerak. (Hamid Muhammad, 2. Motif biasa disebut kebutuhan. Kebutuhan itu sendiri adalah dorongan yang terkait dengan tujuan. Perilaku manusia selalu dimotivasi oleh motif dan Berbagai motif dan motivasi yang contohnya makan karena lapar, keinginan untuk dicintai, keinginan untuk diterima lingkungan dan lain sebagainya. Dikatakan bahwa motivasi adalah suatu keadaan atau keadaan batin . ak jarang didefinisikan keingina. yang mendorong tingkah laku manusia untuk bertindak aktif guna Thursan Hakim menunjukkan hal ini. Menurut Hull, konsep Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 5. No 2. Desember 2022 adalah suatu dorongan yang mendorong seseorang bertindak untuk mencapai suatu tujuan tertentu. alam Suciati 2005:3. "Motivasi perlu untuk tetap hidupAy. Namun menurut Sardiman . , motivasi adalah daya penggerak dalam pikiran manusia untuk menjalankan suatu aktivitas tertentu guna tercapainya suatu tujuanAy. Berdasarkan pengertian di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa motivasi memotivasi seseorang untuk mencapai dan melaksanakan tujuan tertentu. Motivasi sangatlah penting. bagi siswa khususnya pada anak usia dini, karena di usia inilah anak mulai berkembang serta peran pendidik memberikan. dorongan yaitu dengan memotivasi. Selain itu, motivasi juga berperan penting dalam menstimulasi perkembangan belajar pada peserta didik, dan dapat meningkatkan potensi pada diri peserta didik. (Tarmiji, 2. Peran motivasi dalam meningkatkan pembelajaran ditinjau dari beberapa ahli Pembelajaran yaitu suatu aktifitas yang mengikutkan antara pendidik serta peserta Sebagian seorang pendidik, pendidik menjalankan kewajibannya, yaitu salah satunya dengan memberikan dorongan atau motivasi pada siswa nya yang bertujuan agar siswa nya bisa dan dapat mencapai Motivasidalam proses pembelajaran juga sangat penting untuk dimengerti oleh pendidik, supaya pendidik mampu melakukan tindakan. Serta membantu siswa nya dalam belajar. Berikut peran motivasi dalam meningkatkan proses pembelajaran: (Sri Wahyuni, 2. Motivasi mendorong tujuan tertentu. Motivasi berperan sebagai semangat dalam belajar Motivasi potensi pada suatu individu Peran Motivasi Dalam Peningkatan Pembelajaran A- 72 Nunzairina. Cindi Octavia. Amanda Halimatus SaAoDiah Motivasi dapat mengarahkan dan meningkatkan ketekunan dalam berbagai hal Motivasi berperan penting untuk dalam menstimulasi perkembangan belajar pada peserta didik Adapun pembelajaran adalah sebagai berikut: Peranan motivasi sebagai penggerak atau driving force dalam kegiatan Motivasi berperan sebagai penggerak dalam hal ini, terutama ketika siswa belajar baik dari dalam dirinya . maupun dari luar . untuk (Daswati,2. Peran Motivasi memiliki hubungan sama dengan suatu tujuan, jika tidak ada tujuan, maka motivasi seseorang tidaklah. Karenanya, berperan penting dalam mencapai keoptimalan output dari hasil pembelajaran siswa. Oleh sebab itu, motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan bagi siswa . eserta didi. yang harus dikerjakan sesuai dengan tujuan tersebut. Peran motivasi adalah memilih arah Di sini, motivasi dapat berperan dalam memilih arah yang diambil siswa untuk mencapai Peran motivasi intrinsik dan ekstrinsik dalam pembelajaran. Dalam biasanya motivasi internal berasal pembelajaran umumnya motivasi eksternal siswa berasal dari guru . Peran Motivasi memegang peranan yang sangat penting dalam belajar siswa untuk mencapai prestasi akademik. Prestasi Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 5. No 2. Desember 2022 belajar siswa Tinggi rendahnya belajar seorang siswa . selalu berkaitan dengan tinggi rendahnya motivasi belajar siswa tersebut. (Arianti, 2. Motivasi sangat penting dalam mendorong semangat belajar pada peserta didik selain itu melalui motivasi kita dapat meningkatkan potensi pada peserta didik kita, serta motivasi dapat menjadikan proses pembelajaran berhasil. (Novitasari Susi Heriyanti, 2. Adapun mengembangkan motivasi pada proses Memberikan apresiasi yaitu dengan memberikan sebuah hadiah atau pujian jika peserta didik kita menjadikan peserta didik kita menjadi giat dalam belajar. Ciptakan Dengan suasana yang menyenangkan maka peserta didik dapat lebih bersemangat untuk belajar dan bersinergi. Memberikan hukuman. Tujuan memberikan hukuman bukan berarti kita tidak memberikan dorongan atau motivasi, tetapi bertujuan agar peserta didik kita lebih berusaha dan memacu motivasi dalam belajar agar kedepannya menjadi lebih baik. Memberikan perhatian. Dengan ini anak didik kita merasa dituntun pada proses belajar khususnya pada peserta didik yang presentasi nya tertinggal oleh peserta didik lain. Menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak. Menggunakan media pembelajaran yang menarik khususnya pada anak usia dini, agar proses pembelajaran tersebut tidak monoton dan selalu menarik daya tarik belajar pada (Hakimah, 2. Motivasi belajar mengacu pada kekuatan, daya, kebutuhan, semangat. Peran Motivasi Dalam Peningkatan Pembelajaran A- 73 Nunzairina. Cindi Octavia. Amanda Halimatus SaAoDiah tekanan atau mekanisme psikologis yang memotivasi sekelompok individu untuk mencapai prestasi tertentu sesuai dengan Belajar dikatakan berhasil apabila siswa memiliki motivasi yang kuat untuk belajar. (Dewi Mayangsari, 2. Oleh sebab itu dalam proses belajar mengangajar, guru harus mengutamakan Selain pembelajaran berjalan optimal hendaknya seorang pengajar memahami faktor apasaja yang mempengaruhi motivasi belajar siswa. Menurut Dimyati dan Mujinah, ada faktor yang memotivasi siswa untuk belajar. Sejak kecil motivasi belajar siswa sudah terwujud dalam keinginan untuk sukses, keinginan untuk belajar, mewujudkan cita-cita hidup, cita-cita dapat memperkuat motivasi internal dan eksternal. Kondisi siswa merupakan meliputi kondisi jasmani dan rohani yang mempengaruhi proses pembelajaran yang akan mempengaruhi motivasi Kondisi lingkungan siswa Kondisi lingkungan siswa juga sangat sekolah yang sehat harus lebih berkualitas agar semangat dan motivasi siswa siswa dapat dengan mudah diperkuat. Unsur belajar mengajar dimana siswa memiliki perhatian, kemauan, ingatan dan pikiran yang mengalami perubahan pada tingkat pengalaman (Supriningsih, 2. Motivasi sangat berperan dalam meningkatkan proses pembelajaran anak usia dini karena motivasi dapat berperan sebagai salah satu untuk memberikan dorongan atau motivasi pada anak dengan Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 5. No 2. Desember 2022 tujuan agar anak mampu dan dapat mencapai tujuannya. Motivasi pembelajaran anak usia dini sangat penting untuk dipahami oleh pendidik agar bisa melaksanakan dan membantu anak dalam Peran motivasi dalam anak dapat mendorong dan membantu anak untuk mencapai tujuannya, sebagai semangat dalam pembelajaran meningkatkan potensi anak usia dini, meningkatkan keturunan dalam belajar dan dapat menstimulasi perkembangan belajar anak. Adapun cara untuk mengembangkan motivasi anak usia dini yaitu dengan memberikan apresiasi terhadap anak berupa hadiah atau pujian yang diberikan pendidik jika mendapatkan prestasi agar anak menjadi lebih giat dalam. belajar, pendidik menciptakan suasana yang menyenangkan anak lebih senang dan bersemangat untuk belajar, memberikan anak hukuman jika anak melakukan kesalahan hukuman yang berpositif agar anak lebih berusaha dan memacu motivasi dalam belajar ke depannya menjadi lebih pembelajaran sesuai dengan kebutuhan anak usia dini dengan media yang semenarik mungkin pada anak usia dini agar pembelajaran tidak bosan dan anak bisa tertarik dengan media tersebut. Jadi peran motivasi dalam meningkatkan pembelajaran anak usia dini sangat penting karena dapat meningkatkan pembelajaran anak usia dini lebih cepat serta lebih efektif dalam belajar untuk mencapai tujuan. Simpulan dan Saran Pentingnya motivasi belajar bagi anak adalah agar pembelajaran lebih efektif Menumbuhkan menerapkan motivasi dalam pendidikan anak usia dini meliputi pemberian hadiah, pemberian angka, pujian, hukuman. Peran Motivasi Dalam Peningkatan Pembelajaran A- 74 Nunzairina. Cindi Octavia. Amanda Halimatus SaAoDiah kompetisi, pemberian tes, dan peningkatan Tujuan Motivasi pada anak usia dini adalah tentang membuat seseorang menciptakan keinginan dan kemauan untuk melakukan sesuatu sehingga hasil atau tujuan tercapai. Bagi guru, tujuan motivasi adalah menggerakkan atau merangsang anak usia dini untuk membangkitkan dalam dirinya keinginan dan kemauan untuk meningkatkan prestasinya agar tujuan pendidikan tercapai dengan maksud untuk mencapai studi lanjut seperti yang direncanakan dan ditunjukkan di sekolah. Saran penulis agar peran motivasi dalam meningkatkan pembelajaran anak usia dini terus berlanjut dan lebih maksimal lagi dan hendaknya ada peran guru dan orang tua yang sangat penting untuk meningkatkan motivasi anak usai dini. DAFTAR PUSTAKA Arianti. Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Didagtika Jurnal Kependidikan Vol 12. No 2. Dasawti. Skripsi Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia 4-5 Tahun Melaui Metode Bernyanyi di RA Annur Jakarta . Dewi. Peran Keluarga Dalam Memotivasi Anak Usia Dini dengan Metode Quantum Learning . Jurnal PG-PAUD Trunojoyo Vol. 1 No. Hakimah, d. Meningkatkan Motivasi Belajar Anak usia Dini Melalui Metode Permainan Dari Bahan Bekas pada Kelompok B Di Kelompok Bermain Dharma Mula Tenggarong Seberang . Jurnal Pendidikan. Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 5. No 2. Desember 2022 Hamid Muhammad, . Menumbuhkembangkan Minat Anak Sejak Dini . Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan : Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini. Novitasari Susi Heriyanti, d. Pemberian Motivasi Belajar Pada Anak Usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Muhajidin Pontianak Timur Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini , 113. Purwanto. Psikologi Pendidikan Bandung : PT Remaja Rosda Karya. Rangga. Pengaruh Motivasi diri terhadap kinerja belajar mahasiswa. jurnak pendidikan. Slameto. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi . Jakarta : PT Rineka Cipta . Sri Wahyuni, d. Motivasi Belajar Anak Usia Dini Pada Program Belajar Dari Rumah . Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 03. Sujiono. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini . Jakarta : PT Indeks 120. Supriningsih, . Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini. FKIP UMP. Tarmizi. Bimbingan Konseling Islami . Medan : Perdana Publishing kelompok penerbit perdana Mulya Sarana