The Indonesian Journal of Health Science Volume 14. No. Juni 2022 Pengaruh Massase Olahraga terhadap Skala Nyeri Dismenore Santri Putri Fika Indah Prasetya*1. Eka Suryaningtyas1 Program Studi S1 Keperawatan. STIKes BhaktiAl-Qodiri. Jember *Penulis Korespondensi : Fika Indah Prasetya. Email: fikamaliyana@gmail. Diterima: 16 April 2022 | Disetujui: 19 Juni 2. Dipublikasikan: 30 Juni 2022 Abstrak Latar Belakang dan Tujuan: Dismenore pada santri merupakan keluhan yang sering muncul di lingkungan Pondok Pesantren, sebagian santri putri ketika menstruasi mengeluh nyeri dan merasa kurang nyaman di daerah perut bagian Terapi nonfarmakologi menjadi salah satu alternatif dalam meredakan nyeri, khusunya di lingkungan santri pondok pesantren. Terapi non farmakologi dilakukan santri untuk tetap bugar saat mengalami nyeri dismenore adalah Massase olahraga adalah salah satu exercise yang dianjurkan untuk menurunkan skala nyeri dismenore. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh massase olahraga terhadap skala nyeri dismenore santri putri Pesantren Alqodiri. Desain Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian pre Populasi penelitian adalah santri putri wilayah Asyaha PP AlQodiri sebanyak 35 santri, metode pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 20 responden. Uji Analisis data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum diberikan massase olahraga nilai rata-rata adalah 3,40 dan setelah diberikan massase olahraga nilai rata-rata adalah 2,25. nilai p value 0005< 0,05 yang artinya terdapat penurunan nyeri dismenore setelah diberikan perlakuaan massase olahraga. Simpulan dan Implikasi: Ada pengaruh massase olahraga terhadap nyeri dismenore santri putri Pesantren Al-Qodiri. Diharapkan santri dapat menerapkan massase olahraga ketika mengalami nyeri dismenore agar tetap dapat beraktifitas dengan baik. Kata Kunci : Dismenore. Massase Olahraga. Nyeri Sitasi: Prasetya. I & Suryaningtyas. Pengaruh Massase Olahraga terhadap Skala Nyeri Dismenore Santri Putri. The Indonesian Journal of Health Science. , 58-63. DOI: 32528/ijhs. Copyright: A2022 Prasetya, et. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited. Diterbitkan Oleh: Universitas Muhammadiyah Jember ISSN (Prin. : 2087-5053 ISSN (Onlin. : 2476-9614 DOI: 10. 32528/ijhs. The Indonesian Journal of Health Science Volume 14. No. Juni 2022 Abstract Background and Aim: Dysmenorrhea in students is a complaint that often appears in the Islamic boarding school environment, some female students when menstruating complain of pain and feel uncomfortable in the lower abdominal Non-pharmacological therapy is an alternative in relieving pain, especially in the environment of Islamic boarding school students. Non-pharmacological therapy that can be done by students to stay fit when experiencing dysminhore pain is exercise. Sports massage is one of the recommended exercises to reduce the dysmenorrhea pain scale. The purpose of the study was to analyze the effect of sports massage on the dysmenorrhea pain scale of female students at Alqodiri Islamic Boarding School. Methods: This research was a pre experimental The research population were 35 female students from the Asyaha PP Al-Qodiri area who experienced dysmenorrhea, the sampling method was used purposive sampling technique as many as 20 respondents. The study was conducted in October 2021. Results: Before being given a sports massage the average value was 3. 40 and after being given a sports massage the average value p value 0. 0005 < 0. 05 which means that there was a decrease in dysmenorrhea pain after being given exercise massage treatment. Conclusions: There is an effect of sports massage on dysmenorrhea pain in female students of Al-Qodiri Islamic Boarding School. It is expected that students can apply sport massage when experiencing dysmenorrhea pain so that they can continue to do Keywords: Dysmenorrhea. Sports Massage. Pain PENDAHULUAN Nyeri dismenore yang dialami sebagian wanita dikategorikan sangat Dilaporkan 50% wanita mengalami nyeri dismenore di beberapa negara. Amerika mencatat presentase kejadian dismenore sekitar Didukung riset di negara Swedia, diperoleh data 90% nyeri dismenore didominasi wanita usia 24 Sumber lain menyebutkan di India menyatakan kesadaran wanita tentang dismenore tergolong rendah yaitu 34,34%, didukung juga bahwa 99 dismenore mencari tempat pelayanan kesehatan untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat dismenore. Dilaporkan sebanyak 55% wanita Indonesia Sebanyak 45-95% terjadi DOI: 10. 32528/ijhs. nyeri dismenore pada wanita usia produktif (Oktariani, 2. Beberapa sumber menyebutkan bahwa faktor-faktor yang dapat dismenorea salah satunya faktor kejiwaan atau gangguan psikis pada Contoh, wanita merasa bersalah dan takut dengan proses yang (AsmaAoulludin. Faktor konstitusi yang terjadi yaitu adanya anemia, riwayat sakit menahun bisa Beberapa terapi non farmakologi yang digunakan antara lain kompres hangat, olahraga/exercise dan relaksasi yoga (Arini, et. Massase olahraga yang unik yaitu suatu gerakan The Indonesian Journal of Health Science Volume 14. No. Juni 2022 memperoleh kesenangan dan menjaga kesehatan jasmani (Arif, 2. Massase atau pijat dapat menghasilkan rasa yang membuat seseorang yang mengalami rasa tidak nyaman menjadi Massase dapat memberikan rasa kesegaran baru, meningkatkan kemampuan otot-otot dan bagian sendi untuk memaksimalkan kerja, prestasi dan hasil karya yang makin Massase olahraga memiliki beberapa jenis manipulasi. Tehnik yang fokus di daerah punggung atau arah belakang bawah perut adalah Effluerege. Tehnki merupakan bentuk teknik pijatan dengan menggunakan telapak tangan yang memberikan tekanan lembut pada bagian atas tubuh dengan gerakan melingkar berulang kali. Studi pendahuluan dilakukan di santri putri Pesantren Al- Qodiri Jember dengan cara observasi pada tanggal 13 Oktober 2021. Dari 64 santri putri terdapat 40 orang yang mengalami dismenore, 14 santri putri menggunakan obat-obatan penurun nyeri, dan 26 santri putri lainnya Sedangkan untuk terapi non farmakologi masih belum pernah di lakukan. Ada banyak cara untuk terapi non farmakologi, kompres hangat, relaksasi progesif, massase olahraga dan tehnik relaksasi Oleh karena itu untuk penggunaan obat-obatan penurun nyeri dismenore, peneliti memberikan solusi karena mudah untuk dilakukan dan dapat dilakukan dengan terapis yang terampil di bidangnya. Dari pendahuluan, peneliti ingin meneliti pengaruh massase olahraga terhadap DOI: 10. 32528/ijhs. skala nyeri dismenore santri putri pesantren Al-Qodiri. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan one group pre post test Populasi dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan Sampel penelitian ditentukan sebanyak 20 Penelitian ini dilakukan di Oktober sampai November 2021 di Wilayah Santri Putri Pesantren Al-Qodiri. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, dan Instrumen Nyeri menggunakan NRS (Numeric Ratting Scal. terdiri dari 0 . idak ada nyer. , 1-4 . yeri ringa. , 5-6 . yeri sedan. , 710 . yeri bera. Pemberian massase olahraga dilakukan selama 10-15 menit (Fatmawati,2. dilakukan Analisis data penelitian dengan uji wilxocon untuk mengetahui pengaruh massase olahraga terhadap nyeri dismenore santri. HASIL Hasil penelitian dikategorikan menjadi data nyeri sebelum intervensi, skala nyeri setelah intervensi, dan pengaruh intervensi terhadap skala Tabel 1. Skala Nyeri Dismenore Sebelum Massase Olahraga (Pre-Tes. Skala Frekuensi Persentase Nyeri (%) Nyeri Nyeri Distribusi frekuensi tingkat dismenore sebelum massase olahraga The Indonesian Journal of Health Science Volume 14. No. Juni 2022 menunjukkan bahwa skala nyeri sedang sebanyak 12 responden . 0%), skala nyeri berat sebanyak 8 responden . 0%). Tabel 2. Skala Nyeri Dismenore Setelah Massase Olahraga (Pre-Tes. Skala Frekuensi Persentase Nyeri (%) Nyeri Nyeri Tabel 2 menunjukkan bahwa skala nyeri sesudah diberikan massase olahraga pada santri putri yang mengalami dismenore sebanyak 15 responden . %) mengalami nyeri ringan, dan sebanyak 5 responden . %) mengalami nyeri sedang. Tabel 3. Hasil Uji Wilcoxon Skala Nyeri Sebelum dan Sesudah Intervensi Skala Sebelum Sesudah Nyeri Value Nyeri 0,0005 Ringan Nyeri Sedang Nyeri Berat Hasil diketahui bahwa ada perbedaan signifikan nyeri dismenore antara sebelum diberikan massase olahraga dan setelah di berikan massase Berdarkan hasil signifikan p value di mana p 0. 0005 < . Artinya ada perbedaan rata-rata antara sebelum di berikan perlakuan massase olahraga dan setelah di berikan perlakuan massase olahraga, sehingga dapat di nyatakan ada pengaruh massase olahraga terhadap nyeri dismenore santri putri putri Pesantren Al Qodiri Jember . DOI: 10. 32528/ijhs. PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian yang di lakukan, sebelum dilakukan massase olahraga . re-tes. pada santri putri yang mengalami dismenore sebanyak 8 responden mengalami dismenore skala berat, 12 responden mengalami dismenoe skala sedang. Skala penilaian berdasarkan skala NRS (Numeric Rating Scal. Skala numeric Rating Scale ini skala yang intensitas nyeri pada saat menstruasi sebelum dan setelah intervensi (Arini. Dari hasil uji statistik sebelum dilakukan massase olahraga di dapatkan bahwa angka mean adalah Hal ini menunjukkan nyeri dismenore yang dirasakan santri putri Pondok Pesantren Alqodiri dalam kategori skala berat. Kategori skala nyeri dismenore berat yang di rasakan Al-Qodiri Jember menyebabkan ketidaknyamanan dan dapat mengganggu aktifitas santri yaitu mengaji dan belajar di sekolah. Berdasarkan hasil penelitian setelah di lakukan massase olahraga menunjukkan tidak ada responden yang mengalami skala nyeri dismenore berat, ada 15 responden . mengalami skala nyeri ringan dan 5 responden . 0%) merasakan skala nyeri sedang. Hal ini menunjukkan ada perubahan yang signifikan terhadap skala nyeri dismenore dengan penilaian numeric (Numeric Rating Scal. Dari hasil uji statistik sesudah dilakukan massase olahraga di dapatkan bahwa nilai meannya adalah 2,25. Hal ini menunjukkan skala dismenore yang dirasakan santri putri Pesantren Alqodiri kategori skala Dimana dari hasil penelitian didapatkan bahwa setiap responden yang telah di berikan massase olahraga ketika sedang mengalami dismenore mengalami penurunan skala nyeri. The Indonesian Journal of Health Science Volume 14. No. Juni 2022 Skala nyeri dismenore setelah diberikan massase olahraga mengalami penurunan di bandingkan dengan skala nyeri sebelum di berikan massase olahraga, terdiri dari nyeri dismenore yang awalnya skala dismenore berat menjadi skala dismenore ringan dan sedang, dapat bahwa massase olahraga yang di lakukan santri putri Pesantren Alqodiri manfaat yang cukup berarti dalam mengurangi nyeri dismenore yang di tengah santri putri. Hasil ini sesuai dengan penelitian Nuraeni . yang menyatakan bahwa ada pengaruh senam dismenore terhadap skala nyeri Respon nyeri meurpakan respon suubjektif yang dirasakan oleh Respon ini dipengaruhi oleh reseptor nyeri di hipotalamus. Reseptor tersebut sangat sensitif terhadap rangsangan (Nurjanah, 2. Dismenore kontraksi pada otot rahim akibat peningkatan hormon prostaglandin sehingga menyebabkan vasospasme dari arteriol uterin yang dapat merangsang rasa nyeri pada saat menstruasi disebabkan terjadinya iskemia dan kram pada abdomen bagian bawah (Sulistyoningrum, 2018. Icemi, 2. Nyeri dapat diperberat oleh keadaan psikis responden yang dapat disebabkan oleh faktor internal . dan eksternal . Faktor ketidakseimbangan hormon bawaan Sedangkan pada faktor eksternal seperti asupan gizi yang dikonsumsi pada makanan serta status gizi yang kurang baik. Senam menurunkan nyeri menstruasi yang seputar otot perut, panggul dan Senam dismenore juga DOI: 10. 32528/ijhs. dapat memberikan sensasi rileks yang mengurangi nyeri menstruasi karena Hormon endorfin yang disekresikan ini berhubungan dengan teori Augate controlAy dari yang mengatakan bahwa impuls nyeri dihantarkan saat sebuah pertahanan dibuka dan impuls dihambat saat sebuah pertahanan ditutup (Tilong, 2. Salah satu cara menutup mekanisme pertahanan ini adalah dengan merangsang sekresi endorfin . enghilang nyeri alam. yang akan menghambat pelepasan impuls nyeri menstruasi (Ira, et. SIMPULAN Terdapat pengaruh massase olahraga metode effleurege terhadap nyeri dismenore santri putri Pesantren Al-qodiri Jember. SARAN Studi ini dapat dijadikan dasar dalam penanganan nyeri dismenore pada santri putri di Pondok Pesantren, serta dapat dijadikan pengembangan intervensi terkait penanganan nyeri dismenore pada santri putri di Pondok Pesantren. DAFTAR PUSTAKA Arini. Saputri. Supriyanti. D & Ernawati. Pengaruh Senam Yoga Penurunan Intensitas Nyeri Haid pada Remaja Mahasiswi Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya. Borneo Nursing Journal (BNJ). Vol 2 . AsmaAoulludin. Kejadian Dismenorea Berdasarkan Karakteristik Orang Dan The Indonesian Journal of Health Science Volume 14. No. Juni 2022 Waktu Serta Dampaknya Pada Remaja Putri Sma Dan Sederajat Di Jakarta Barat. Skripsi. Tidak diterbitkan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta. Icemi Sukarni. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta: Nuha Medika Ira. Ina. A & Tjondronegoro. Pengaruh Yoga Terhadap Skala Nyeri Disminore. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas. Vol. DOI: 32584/jikm. v%vi%i. Nuraeni. Pengaruh Senam Dismenore Penurunan Nyeri Remaja Putri SMK 1 Tapango Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Ilmiah Bidan. Vol. Nurjanah. Yuniza. Y & Iswari. Pengaruh Senam Dismenore Penurunan Nyeri Menstruasi pada Mahasiswi Asrama STIKES Muhammadiyah Palembang. Syifa Medika: Jurnal Kedokteran Kesehatan. Vol. Oktariani. Pengaruh Massase olahraga Terhadap Dismenore pada Mahasiswi Bidan Pendidik Di Univeritas AoAisyiyah Yogyakarta. Junal Keperawatan. Tidak diterbitkan. Progam Studi Bidan Pendidik Jenjang Diploma IV Fakultas Ilmu Kesehatan di Universitas AoAisyiyah Yogyakarta. Setiawan. Sport Massase. Yogayakarta. Magnum Pustaka Utama