Analisis Usahatani Jagung ((Zea mays. L) Varietas AuAsia 92Ay Studi Kasus Di Kelompok Tani AuSadono Asih 8Ay Desa Kaliaman. Kecamatan Kembang. Kabupaten Jepara (Analysis Of Corn Business (Zea mays. ) Varietas Asia 92 (Case Study In Farmer Group "Sadono Asih 8" Kaliaman Village. Kembang District. Jepara Regenc. Muhammad Ghofar*. Harum Sitepu**. Andi Indrawan** *Alumni Program Studi S-1 Agribisnis STIP Farming Semarang **Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang liverpudlian@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial, serta pengaruh biaya sarana produksi benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani Jagung Varietas Asia 92 di kelompok tani Sadono Asih 8 Desa Kaliaman Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Daerah penelitian dipilih secara sengaja karena berpotensi dalam usahatani jagung dan perlu dilakukan analisis usahataninya. Metode pengumpulan data melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner kepada petani sejumlah 37 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : . Pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92 rata-rata sebesar Rp 9. 219,-/ha/musim tanam. R/C Ratio sebesar 1,69 (Ou . BEP (Q) = 3. 963 Kg . iil 639 K. BEP (R. = Rp 2. 232,- . iil Rp 3. 700,-) dan ROI = 68,83%, artinya usahatani jagung Asia 92 Layak diusahakan. Terdapat pengaruh biaya sarana produksi Benih, pupuk. Pestisida dan Tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani jagung varieas Asia 92, dengan persamaan regrensi Y = -772933,375 13. 038X1 0. 218X2 1. 224X3-1. 046X4. Secara simultan biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92, namun secara parsial hanya biaya benih dan tenaga kerja yang berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Kata Kunci : analisis, usahatani, jagung varietas Asia 92. ABSTRACT This study aims to determine the income, financial feasibility, and the effect of the cost of production facilities of seeds, fertilizers, pesticides and labor on the income of Asia 92 Variety Corn farming in Sadono Asih Farmer Group 8. Kaliaman Village. Kembang District. Jepara Regency. The research area was purposively selected because it has potential in corn farming and needs to be The method of data collection was through direct interviews using questionnaires to farmers totaling 37 respondents. The results showed that: . The average farm income of Asia 92 corn variety is Rp 9,902,219,-/ha/growing season. R/C Ratio of 1. 69 (Ou . BEP (Q) = 3,963 Kg . eal 6,639 K. BEP (R. = Rp 2,232 . eal Rp 3,. and ROI = 68. 83%, meaning that Asia 92 corn farming is feasible. There is an influence of the cost of production facilities Seeds, fertilizers, pesticides and labor on the income of Asia 92 varieas corn farming, with the regression equation Y = 038X1 0. 218X2 1. 224X3-1. 046X4. Simultaneously, the cost of seeds, fertilizers, pesticides and labor has a very significant effect on the income of Asia 92 corn farming, but partially only the cost of seeds and labor has a significant effect on the income of Asia 92 corn Keywords: analysis, farming, maize variety Asia 92. Muhammad Ghofar*. Harum Sitepu**. Andi Indrawan** : Analisis Usahatani Jagung ((Zea mays. L) Varietas AuAsia 92Ay Studi Kasus Di Kelompok Tani PENDAHULUAN Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Ditinjau dari konstribusi sektor pertanian dalam penyediaan kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia, maka pertanian berperan penting dalam kelangsungan ketahanan pangan Nasional (Cheppy wati et al, 2. Salah satu komoditas tanaman pangan di indonesia adalah jagung yang hasil produksinya masih menjadi bahan makanan pokok dibeberapa daerah di Indonesia dan tentuya untuk bahan dasar industri pakan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menerapkan Upaya Khusus untuk meningkatkan produktivitas jagung melalui program UPSUS PAJALE ( Padi. Jagung dan Kedele ). Dengan ini menyatakan bahwa jagung merupakan salah satu komoditas yang menjadi prioritas untuk dibudidayakan oleh petani di Indonesia. Berdasarkan luas lahan tanaman pangan, jagung menempati urutan kedua di Indonesia setelah padi. Tanaman ini juga penting bagi suplai pangan di Indonesia karena mengandung nilai gizi tinggi seperti halnya protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin. Oleh sebagian masyarakat, jagung digunakan sebagai bahan makan pokok. Sebagian besar petani jagung merupakan masyarakat yang memiliki rata-rata pendapatan rumah tangga relatif rendah, hal ini dikarenakan ratarata kepemilikan sawah relatif kecil sehingga dalam skala usaha masih belum optimal, faktor lain seperti iklim, keadaan tanah, biaya dan pasar juga sangat mempengaruhi dalam hal besar kecilnya pendapatan petani. Jagung sebagai komoditas pangan utama mempunyai nilai yang strategis yang sangat tinggi sehingga di perlukan adanya penanganan yang serius dalam upaya peningkatan produktifitas. Besarnya peranan pemerintah dalam pengolahan komoditas pangan khususnya jagung dapat di lihat mulai dari pra produksi seperti penyedia bibit unggul, pupuk, obat-obatan, sarana irigasi, kredit produksi dan penguatan modal (Sabir Hasa, 2. Penyediaan bibit unggul menjadikan salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya hasil produksi dan pendapatan petani jagung. Untuk itu perlu adanya bibit unggul yang memiliki banyak keunggulan dari bibit dengan jenis yang lain dan diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan yang optimal bagi petani. Kecamatan Kembang merupakan Daerah penghasil jagung yang cukup tinggi di Kabupaten Jepara. Luas Tanam 661,5 Ha dengan produksi 250,4 Ton. ( Badan Pusat Statistik, 2022 ). Desa Kaliaman memiliki luas baku sawah seluas 226 Ha, dimana tanaman jagung dibudidayakan pada MT 2 dan sebagian MT 3 dan merupakan desa yang memiliki potensi produksi jagung tertinggi kedua setelah desa Cepogo di kecamatan Kembang. Kelompok Tani Sadono Asih 8 merupakan salah satu kelompok tani yang berada di desa Kaliaman yang memiliki luas lahan 15 Ha yang berupa hamparan sawah dengan komoditas unggulan jagung karena memiliki keadaan tanah yang cocok untuk budidaya jagung. METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Sadono Asih 8 desa Kaliaman, kecamatan Kembang. Kabupaten Jepara. Karena Merupakan salah satu daerah potensi Tanaman Jagung di kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Penelitian ini mengambil data dari usahatani jagung Asia 92 Musim Tanam ke 3 tahun 2022. Periode tersebut digunakan untuk memperoleh data dan keterangan dari pihak - pihak yang berkepentingan dalam penelitian sebanyak dan . Vol. No. 1 Maret 2024 selengkap mungkin. Penelitian dilakukan berdasarkan deskriptif analisis yang artinya menganalisis pendapatan yang sudah berlangsung atau berdasarkan kenyataan dan ex post facto yang artinya penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi yang kemudian merunut ke belakang untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut (Sugiyono, 2. Setelah dilakukan pra survei di desa Kaliaman terdapat petani jagung dengan varietas AuAsia 92Ay sebanyak 37 responden. Karena populasi sampel kurang dari 100 maka semua populasi dijadikan sebagai sampel dengan menggunakan metode sensus. Menurut Soekartawi . , pendapatan bersih atau keuntungan usahatani Analisa pendapatan usahatani kelompoktani Au Sadono Asih 8 Au desa Kaliaman kecamatan Kembang. Untuk mengetahui pendapatan usahatani Jagung Asia 92 adalah dengan menggunakan rumus : A = TR Ae TC Keterangan: A . = Pendapatan TR = Total Revenue (Penerimaa. TC = Total Cost . iaya Tota. Analisis kelayakan adalah upaya untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu jenis usaha yang terdiri dari Ratio Antara Penerimaan dan Biaya (R/C Rati. BEP produksi. BEP Harga dan analisa ROI (Analisis Return on Invesmen. (Soekartawi, 2. Dimana : R/C = Return Cost Ratio TR = Pendapatan Kotor(R. TC = Total Biaya Produksi (R. Kriteria : R/C > 1, usahatani layak diusahakan R/C < 1, usahatani tidak layak R/C = 1, usahatani dikatakan impas Dengan kriteria uji : Jumlah produksi > BEP. Usahatani Jumlah produksi < BEP. Usahatani tidak layak Dengan kriteria uji : Harga > BEP(R. = usahatani layak Harga < BEP(R. = usahatani tidak layak Dengan kriteria uji : ROI < Tingkat suku bunga Bank, maka usaha tidak layak ROI > tingkat suku bunga Bank, maka usaha layak diusahakan Analisis pengaruh biaya produksi merupakan analisa untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tiap biaya produksi terhadap produksi. Menurut Soekartawi . , suatu biaya produksi dikatakan efisien secara teknis jika biaya produksi menghasilkan produksi yang Biaya produksi dikatakan efisien secara harga jika nilai dari produk marginal sama dengan biaya produksi yang bersangkutan. Dikatakan efisien secara ekonomis bila usaha tersebut mencapai efisiensi teknis sekaligus efisiensi harga. Analisis yang sering digunakan untuk mengetahui pengaruh tiap-tiap biaya produksi yaitu dengan analisis linier regresi berganda. Analisis regrensi linier berganda digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi usaha tani jagung varietas AuAsia 92Ay dapat dianalisis dengan Muhammad Ghofar*. Harum Sitepu**. Andi Indrawan** : Analisis Usahatani Jagung ((Zea mays. L) Varietas AuAsia 92Ay Studi Kasus Di Kelompok Tani menggunakan fungsi produksi tipe CobbAeDouglas (Soekartawi, 1. , dengan cara matematis dapat ditulis sebagai berikut : Y = a b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 Keterangan: = Pendapatan usaha tani XCA = Biaya Benih (R. XCC = Biaya Pupuk (R. = Biaya Pestisida (R. = Biaya Tenaga Kerja (R. =Konstanta . ilai Y' apabila X1 A. Xn = . = Koefisien regresi . ilai peningkatan ataupun HIPOTESIS Usahatani Jagung (Zea Mays. L) Varietas Asia 92 di Kelompok Tani Sadono Asih 8 desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara perlu dilakukan analisis usahataninya, sehingga dalam melakukan penelitian ini penulis mengambil beberapa hipotesis untuk diuji, antara lain : Diduga usahatani jagung varietas AuAsia 92Ay memiliki pendapatan bersih yang tinggi untuk dibudidayakan di Kelompok Tani AuSadono Asih 8 Au desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Diduga usahatani jagung varietas AuAsia 92Ay memiliki nilai kelayakan yang baik untuk dibudidayakan di Kelompok Tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara D i d u g a f a k t o r p r o d u k s i berpengaruh terhadap pendapatan usahatani jagung varietas AuAsia 92Ay di Kelompok Tani AuSadono Asih 8Au desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Asia 92. Pendapatan Usahatani yaitu hasil yang diperolah dari pengurangan antara pendapatan bersih dikurangi biaya. Biaya usahatani adalah biaya yang muncul dalam satu kali musim tanam yang berupa biaya tetap (Sewa Laha. dan biaya variabel (Benih. Pupuk. Pestisida dan tenaga kerj. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, hasil perhitungan ratarata biaya usahatani jagung dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Rata-rata biaya, penerimaan dan pendapatan Per Hektar Usahatani Jagung Varietas Asia 92 di Kelompok Tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara . Vol. No. 1 Maret 2024 Berdasarkan Tabel 1. diketahui bahwa usahatani jagung memerlukan biaya tetap yaitu sewa lahan, sedangkan untuk biaya variabel meliputi benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja. Rata Ae rata biaya sewa lahan yang diperlukan untuk melakukan usahatani jagung varietas Asia 92 dalam satuan hektar dalam satu kali musim tanam sebesar Rp. sewa lahan di desa Kaliaman lebih tingi dibandingkan sewa lahan dari penelitian (Yuliana P, 2. di desa Payabakung, kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang dengan biaya Rp 945. 578,- / Ha/Musim tanam. Biaya variabel usahatani Jagung Asia 92 meliputi benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja per hektar per satu kali musim tanam relatif berbeda antara petani yang satu dengan yang lain yaitu untuk biaya benih sebesar Rp. - biaya pemupukan jagung sebesar Rp. - biaya penggunaan pestisida dalam usahatani Jagung Asia 92 sebesar Rp. sedangkan untuk biaya tenaga kerja analisis usahatani Jagung Asia 92 sebesar Rp. Biaya Tenaga kerja dalam analisis usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani Au Sadono Asih 8Au desa Kaliaman kecamatan Kembang merupakan biaya variabel yang paling besar dikeluarkan dalam usahatani jagung, hal ini disebabkan karena usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang membutuhkan tenaga kerja yang cukup untuk mendapatkan hasil produktivitas yang maksimal dan tentunya semakin berkurangnya ketersediaan tenaga kerja petani yang membuat biaya tenaga kerja menjadi relatif lebih mahal. Total biaya produksi Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang sebesar Rp. 303,-. Menurut Penelitian ( Lahandu et al, 2016 ). Analisis pendapatan usahatani jagung di desa Labuan Toposo kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Yang diperoleh biaya Produksi sebesar Rp 11. /Ha. Sehingga total biaya produksi Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang lebih tinggi dibandingkan dengan di desa Labuan Toposo kecamatan Labuan Kabupaten Donggala hal ini dikarenakan biaya tetap yang dikeluarkan di desa Labuan Toposo lebih kecil dibandingkan di desa Kaliaman kecamatan Kembang. Berdasarkan perhitungan hasil analisis usahatani Jagung Asia 92 yang sudah dilakukan untuk harga jual jagung sebesar Rp. - dengan rata Ae rata produksi per hektar dalam satu musim tanam sebesar 6. 639 Kg, dengan total penerimaan dalam rata Ae rata per hektar per satu kali musim tanam sebesar Rp. Menurut Penelitian (Lahandu et al, 2. Produksi 4. 494 Kg dan Harga Rp 4. 000,- /Kg dengan total penerimaan Rp 17. 857,-. Sehingga total penerimaan di desa Kaliaman lebih tinggi dari di desa Labuan Toposo karena memliki hasil produksi dan harga yang lebih tinggi daripada penelitian di desa Labuan Toposo. Analisis pendapatan usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang adalah pendapatan bersih yang diperoleh dari penerimaan . endapatan koto. dikurangi total biaya Total biaya Biaya produksi terdiri dari biaya tetap . ewa laha. dan biaya tidak tetap/biaya variabel . enih, pupuk, pestisida dan tenaga kerj. sehingga pendapatan bersih yang diterima dalam melakukan analisis usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang adalah sebesar Rp. - Jika dibandingkan dengan pendapatan bersih di desa Labuan Toposo sebesar Rp 6. Muhammad Ghofar*. Harum Sitepu**. Andi Indrawan** : Analisis Usahatani Jagung ((Zea mays. L) Varietas AuAsia 92Ay Studi Kasus Di Kelompok Tani pendapatan di desa Kaliaman lebih tinggi karena memliki hasil produksi dan harga yang lebih tinggi daripada penelitian di desa Labuan Toposo. Hasil perhitungan analisis pendapatan usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara yaitu dengan total biaya Rp. - per hektar, dengan penerimaan sebesar Rp. - perhektar dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp. - per ha telah sesuai dengan hasil penelitian (Apriani et al, 2. Analisis Usahatani Jagung (Suatu kasus di desa Pancawangi kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Diperoleh biaya produksi sebesar Rp 7. 123,05/ Ha, sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 12. sehingga didapat nilai keuntungan sebesar Rp 4. 876,95. Analisis Kelayakan Usahatani Jagung Asia 92. Analisis kelayakan usahatani jagung meliputi aspek analisi RCR (Revenue cost rati. BEP (Break even poi. dan ROI (Return of investme. RCR merupakan perbandingan antara penerimaan kotor atau hasil penjualan produk total dengan total biaya pengeluaran. RCR>1 usahatani layak diusahakan. RCR<1 usahatani tidak layak diusahakan dan RCR=1 usahatani dikatakan impas. RCR pada usahatani jagung Asia 92 per hektar dalam penelitian ini diperoleh perhitungan pada Tabel 2. Berikut ini Tabel 2. Hasil rata Ae rata analisis RCR per hektar Usahatani Jagung Asia 92 dalam satu musim tanam Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat dilihat bahwa jumlah nilai rata-rata R/C yang diperoleh oleh para petani yaitu sebesar 1,69 yang berarti sesuai dengan kriteria pengujian R/C>1, maka usahatani Jagung Asia 92 layak untuk diusahakan. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani Jagung varietas Asia 92 di Kelompok Tani Sadono Asih 8 desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara memberikan keuntungan bagi para petani karena penerimaan yang diterima oleh para petani lebih besar dari pada biaya yang dikeluarkan oleh para petani. Menurut Yuliana P . Analisis Kelayakan Usahatani Jagung. Studi Kasus: desa Payabakung, kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang ). Dalam 1 Ha diperoleh penerimaan sebesar Rp 16. 469,dan biaya total sebesar Rp 8. 861,-. Sehingga dapat disimpulkan R/C = 2,063. RCR di desa Kaliaman lebih rendah dari RCR di desa Payakabang karena total biaya lebih tinggi karena sewa lahan di desa Kaliaman standartnya tinggi dan tenaga kerja di desa Kaliaman biaya juga tinggi sehingga membuat biaya produksi menjadi meningkat. BEP adalah titik impas dimana revenue . endapatan koto. sama dengan total cost . otal biaya produks. BEP dapat dihitung dengan beberapa cara yaitu BEP harga dan BEP produksi. Vol. No. 1 Maret 2024 Tabel 3. Hasil analisis BEP usahatani jagung varietas Asia 92 Dari Tabel 3. diatas dapat diketahui titik impas usahatani jagung varietas Asia 92 yang diperoleh BEP produksi sebesar 963 artinya produksi minimal yang harus dicapai sesuai harga dipasar agar mencapai titik impas adalah 3. 963 Kg/Ha. Dari hasil perhitungan analisis usahatani jagung varietas Asia 92 produksi riil 639 Kg/Ha yang artinya produksi riil jauh lebih besar dari BEP produksi, sehingga usahatani jagung varietas Asia 92 layak diusahakan karena memiliki surplus produksi sebesar 2. Kg/Ha, hal ini disebabkan karena total biaya produksi jagung varietas Asia 92 yang rendah . iaya tetap dan biaya variabe. dengan harga jual jagung yang tinggi sehingga diperoleh hasil BEP produksi yang tinggi. BEP harga dalam usahatani jagung varietas Asia 92 sebesar 2. 232 yang artinya harga minimal yang harus dicapai sesuai rata-rata produksi agar mencapai titik impas adalah Rp. 232,-. Dari hasil penelitian ini bahwa harga sudah diatas BEP yaitu Rp. 700,- jadi usahatani jagung varietas Asia 92 menguntungkan atau layak diusahakan, karena terdapat selisih harga sebesar Rp. 568,- hal ini dikarenakan total biaya produksi rendah dengan hasil produksi yang tinggi sehingga BEP harga yang diperoleh menjadi tinggi. Sesuai dengan Penelitian Yuliana. P . Analisis Kelayakan Usahatani Jagung. ( Studi Kasus: desa Payabakung, kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang ). Dengan luas 0,735 Ha Total biaya Rp 5. 433,- , Produksi 4. 085 Kg. Harga Rp 3. 000,- /Kg. sehingga dapat disimpulkan BEP Produksi : 613,17 Kg. BEP Harga : Rp 453,96. BEP Produksi di desa Kaliaman lebih tinggi dari desa Payakabung karena dengan biaya produksi yang lebih tinggi yaitu Rp 14. 303 dibanding di desa Payakabung Rp 5. 433 maka harus memiliki target produksi yang tinggi untuk mencapai titik impas produksi. Sedangkan untuk BEP Harga di desa Kaliaman juga lebih tinggi dari desa Payakabung karena hasil produksi lebih tinggi dari desa Payakabung. ROI adalah ukuran atau besaran yang digunakan untuk mengevaluasi efisiensi sebuah investasi dibandingkan dengan biaya dan modal awal yang Besar kecilnya ROI ditentukan oleh tingkat perputaran modal dan keuntungan bersih yang dicapai. Semakin besar tingkat keuntungan yang diterima semakin besar tingkat dalam pengembalian modalnya begitu juga sebaliknya. Perhitungan hasil ROI terdapat pada Tabel 4 berikut. Tabel 4. Hasil rata Ae rata analisa ROI per Hektar usahatani jagung Asia 92 dalam satu musim tanam Muhammad Ghofar*. Harum Sitepu**. Andi Indrawan** : Analisis Usahatani Jagung ((Zea mays. L) Varietas AuAsia 92Ay Studi Kasus Di Kelompok Tani Hasil analisis usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara diperoleh nilai ROI sebesar 68,83%, yang artinya usahatani Jagung Asia 92 mendapatkan keuntungan sebesar 68,83% dalam satu kali musim tanam, lebih tinggi dibandingkan dengan tingat suku bunga bank 6% pertahun, sesuai dengan Penelitian Apriani et al . Analisis Usahatani Jagung (Suatu kasus di desa Pancawangi kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Diperoleh biaya Produksi sebesar Rp 7. 123,05 / Ha. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 000,-. Sehingga didapat nilai ROI sebesar 51,13%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usahatani Jagung Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara adalah menguntungkan dan layak untuk diusahakan karena ROI lebih tinggi daripada tingkat suku Bank. Analisis Pengaruh Biaya Produksi terhadap Usahatani Jagung Asia 92. Analisis regrensi linear berganda digunakan untuk mengetahui besarnya dari faktor produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani jagung varietas asia 92. Berdasarkan hipotesis, peneliti ingin mengatahui pengaruh biaya sarana produksi yang diantaranya adalah benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani jagung varietas asia 92. Untuk hasil regrensi linier berganda usahatani jagung varietas asia 92 dapat dilihat pada Tabel 5. Tabel 5. Hasil analisis regrensi linier berganda usahatani jagung varietas asia 92 di kelompok tani Au Sadono Asih 8 Ay desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Keterangan : *) Signifikan **) Sangat signifikan ) Non signifkan Berdasarkan Tabel 5. diperoleh persamaan regrensi linear berganda usahatani jagung Asia 92 di desa Kaliaman sebagai berikut : Y = - 772933,375 13. 218X2 1. 224X3-1. Pada Tabel 5. dapat diketahui koefisien determinasi yang disesuaikan/ adjusted R square ( R ) = 0. 896 ( 0 O R O artinya kontribusi variable X yang meliputi benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap Y ( Pendapata. yaitu sebesar 89,6% sedangkan sisanya yaitu sebesar 10,4% dipengaruhi variabel bebas ( tanah dan iklim ) yang tidak masuk dalam penelitian. R 2 merupakan garis besar persamaan semakin besar nilai R maka akan . Vol. No. 1 Maret 2024 memperoleh persamaan regrensi liniear berganda yang semakin baik, yang dapat digunakan sebagai prediktor. Pada penelitian analisis usahatani jagung varietas Asia 92 di kelompok tani AuSadono Asih 8 Au desa Kaliaman kecamatan Kembang ini menghasilkan R sebesar 89,6 % sehingga persamaan regrensi linier berganda ini dapat digunakan sebagai prediktor. Berdasarkan hasil tabel anova diperoleh nilai Fhitung adalah sebesar 57,992 dengan sig ( 2 taile. 0,000 karena probilitas kurang dari 0,16 ( P < 1 ) maka faktor Ae faktor yang meliputi anatar lain benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja secara simultan berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92 di kelompok tani Au Sadono Asih 8 Au desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara . Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing atau secara parsial variabel independen . enih, pupuk,pestisida dan tenaga kerj. terhadap variabel dependen (Pendapata. dan menganggap variabel dependen yang lain konstan. kriteria jika nilai signifikan kurang dari 0,05 maka secara parsial ada pengaruh variabel biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan tetapi bila nilai signifikan lebih besar dari 0,05 maka secara parsial tidak ada pengaruh variabel biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan. Hasil uji parsial dapat dijelaskan sebagai Analisis regrensi linier berganda menunjukan koefisien regrensi X1 . = 13,038 dengan t hitung = 6,884 dan signifikan variabel X1 . sebesar = 0,000 maka variabel X1 sangat signifikan karena lebih kecil dari 0,05 pada tingkat kepercayaan 95 % maka Ho diterima Ha ditolak yang artinya faktor benih berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Nilai koefisien regresi variabel X1 = biaya benih adalah b1= 13,038 artinya jika biaya variabel benih (X1 ) bertambah Rp 1, maka pendapatan akan bertambah sebesar Rp 13. 038,-. Apabila biaya pupuk, pestisida dan tenaga kerja tetap. Sedangkan untuk t hitung = 6,884 dan signifikan variabel X1 . sebesar = 0,000 maka variabel X1 artinya berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92, dan apabila benih ditambah maka pendapatan akan mengalami kenaikan. Hal ini dilihat dari hasil koefisien regrensinya yang menghasilkan nilai ( ) yang berarti bahwa pemakaian benih dapat dilakukan penambahan pada kegiatan usahatani jagung varietas Asia 92 yaitu dengan cara menambah jumlah benih tiap lubang tanam atau mengatur jarak tanam menggunakan sistem jajar legowo dengan jumlah benih sesuai rekomendasi yaitu 25 Kg/ Ha. Secara finansial rata Ae rata biaya benih yang dikeluarkan petani di kelompok tani Au Sadono Asih 8 Au desa Kaliaman kecamataan Kembang Kabupaten Jepara sebesar Rp - per hektar per satu kali musim tanam. Analisis regrensi linier berganda menunjukan bahwa koefisien regrensi X2 . = 0,218 dengan t hitung 0,354 dan signifikan variabel X2 . sebesar = 0,726 maka variabel X2 tidak signifikan karena lebih besar dari 0,05 pada tingkat kepercayaan 95 % maka Ho ditolak Ha diterima yang artinya faktor pupuk tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Nilai koefisien regresi variabel X2 = biaya pupuk adalah b2 = 0,218 artinya biaya variabel pupuk (X2 ) bertambah Rp maka pendapatan akan bertambah sebesar Rp 218,-. Apabila biaya benih, pestisida dan tenaga kerja tetap. Muhammad Ghofar*. Harum Sitepu**. Andi Indrawan** : Analisis Usahatani Jagung ((Zea mays. L) Varietas AuAsia 92Ay Studi Kasus Di Kelompok Tani Sedangkan untuk t hitung = 0,042 dan signifikan variabel X2 . upuk ) sebesar = 0,726 maka variabel X2 artinya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Hal ini dilihat dari hasil koefisien regrensinya yang menghasilkan nilai ( ) yang berarti bahwa pemakaian pupuk yang biasanya petani berikan Urea 200250 Kg/Ha. NPK 100-150 Kg/Ha dan Organik 500 Kg/Ha. Dapat disesuaikan sesuai anjuran pemerintah melalui rekomendasi dosis pupuk berdasarkan Balitbangtan Kementerian Pertanian yang tertuang pada e-alokasi. id tahun 2022 yaitu sejumlah urea 250 Kg/Ha dan NPK 300 Kg/Ha. Petani di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamataan Kembang Kabupaten Jepara. Secara finansial rata Ae rata biaya pupuk yang dikeluarkan petani di kelompok tani AuSadono Asih 8Ay desa Kaliaman kecamataan Kembang Kabupaten Jepara sebesar Rp - per hektar per satu kali musim tanam. Analisis regrensi linier berganda menunjukan bahwa koefisien regrensi X3 . = 1,224 dengan t hitung 0,871 dan signifikan variabel X3 . sebesar = 0,392 maka variabel X3 tidak signifikan karena lebih besar dari 0,05 pada tingkat kepercayaan 95 % maka Ho ditolak Ha diterima yang artinya faktor pestisida tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Nilai koefisien regresi variabel X3 = biaya pestisida adalah b3 = 1,224 artinya biaya variabel pestisida (X. bertambah Rp 1. maka pendapatan akan bertambah sebesar Rp 1. 224,-. Apabila biaya benih, pupuk, dan tenaga kerja tetap. Sedangkan untuk t hitung = 0,871 dan signifikan variabel X3 . estisida ) sebesar = 0,392 maka variabel X3 artinya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Hal ini dilihat dari hasil koefisien regrensinya yang menghasilkan nilai ( ) yang berarti bahwa pemakaian pestisida dapat dilakukan penambahan pada kegiatan usahatani jagung varietas Asia 92 dengan cara penggunaan pestisida organik yang bertujuan untuk mengurangi kerusakan tanaman jagung dari hama dan penyakit. Secara finansial penggunaan pestisida yang dikeluarkan petani di kelompok tani Au Sadono Asih 8 Au di desa Kaliaman kecamataan Kembang Kabupaten Jepara sebesar Rp 202. per hektar per satu kali musim tanam. Analisis regrensi linier berganda menunjukan bahwa koefisien regrensi X4 . enaga kerj. = - 1,046 dengan t hitung Ae 2,447 dan signifikan variabel X4 . enaga kerj. sebesar = 0,021 maka variabel X4 signifikan karena lebih kecil dari 0,05 pada tingkat kepercayaan 95 % maka Ho diterima Ha ditolak yang artinya faktor tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Nilai koefisien regresi variabel X4 = biaya tenaga kerja adalah b4 = - 1,046 artinya biaya variabel tenaga kerja (X4 ) bertambah Rp 1. maka pendapatan akan berkurang sebesar Rp 1. 046,-. Apabila biaya benih, pupuk. dan pestisida tetap. Sedangkan untuk t hitung = - 2,447 dan signifikan variabel X4 . enaga kerj. sebesar = 0,021 maka variabel X4 artinya berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Hal ini dilihat dari hasil koefisien regrensinya yang menghasilkan nilai ( - ) yang berarti bahwa perlu adanya pengurangan tenaga kerja (HOK) karena dengan meminimalisir biaya tenaga kerja membuat tenaga kerja lebih produktif sehingga dapat bekerja secara optimal dan hasil kerja tetap dapat Secara finansial rata Ae rata penggunaan biaya tenaga kerja yang dikeluarkan petani di kelompok tani Au Sadono Asih 8 Au di desa Kaliaman kecamataan Kembang Kabupaten . Vol. No. 1 Maret 2024 Jepara sebesar Rp 3. hektar per satu kali musim tanam. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang telah dilaksanakan, maka analisis usahatani jagung varietas Asia 92 di kelompok Au Sadono Asih 8 Au desa Kaliaman kecamatan Kembang Kabupaten Jepara dapat diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut : Usahatani jagung varietas Asia 92 secara finansial menguntungkan dengan tingkat pendapatan bersih yang diperoleh sebesar Rp - /Ha/ satu musim Hasil analisis RC/R = 1,69. BEP Q= 4. BEP Rp= 2. dan ROI= 68,83%. Usahatani jagung varietas Asia 92 secara finansial layak untuk B e r d a s a r a k a n a n a l i s i s pengaruh biaya sarana produksi usahatani jagung varietas Asia 92 simultan seperti biaya produksi benih. Pupuk, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92, namun secara parsial hanya biaya benih dan tenaga kerja yang berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung varietas Asia 92. Saran Berdasarkan pada analisis regresi liner berganda maka dapat diberikan saran sebagai berikut : Penggunaan benih (X. , pupuk (X. , dan Pestisida (X. belum mencapai titik optimal sehingga masih bisa ditambah sesuai rekomendasi pemerintah untuk benih dan pupuk dan menambah pestisida untuk mengantisipasi serangan Hama dan Penyakit yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan pendapatan. Tenaga Kerja (X. harus dikurangi jumlahnya agar biaya produksi menurun dan untuk meningkatkan DAFTAR PUSTAKA