MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 ARTIKEL PENELITIAN Perbedaan Status Kebersihan Mulut (OHI-S) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kecamatan Samarinda Utara Azka Nuril Azizaha. Verry Asfirizalb. Masyhudic Program Studi Kedokteran Gigi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Laboratorium Parasitologi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Laboratorium Mikrobiologi. Fakultas Kedokteran. Universitas Mulawarman Email : azkanazizah23@gmail. Abstrak Latar Belakang: Kebersihan mulut dapat diketahui berdasarkan OHI-S (Oral Hygiene Index Simplifie. Status kebersihan mulut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perilaku, pengetahuan, pola makan, merokok, jenis kelamin dan lingkungan. Sumber air merupakan salah satu faktor dari lingkungan yang dapat mempengaruhi kebersihan mulut. Air void terbentuk akibat dampak buruk dari penambangan batu bara dengan metode open cut mining, dimana hal tersebut berpotensi menghasilkan air asam pasca tambang. Terdapat parameter kimiawi pada air yang berperan dalam status kebersihan mulut yaitu, kandungan tingkat . H) keasaman dan kandungan kalsium pada air yang digunakan sebagai air baku, termasuk untuk menyikat gigi. Tujuan: mengetahui perbedaan status kebersihan mulut berdasarkan indeks OHI-S antara masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber air untuk sikat gigi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian dilakukan secara non probability sampling dengan sampel 70 Hasil: indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara adalah 2,4 dan pengguna air PDAM adalah 1,4. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna, indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara lebih tinggi dibandingkan masyarakat pengguna air PDAM. Kata Kunci: Air Void Batu bara. Air PDAM. Kebersihan Mulut, indeks OHI-S Abstract Background: The evaluation of oral hygiene can be conducted utilizing the OHI-S (Oral Hygiene Index Simplifie. Various factors such as behavior, knowledge, dietary patterns, smoking, gender, and environmental conditions can potentially impact the state of oral hygiene. The origin of water is among the environmental determinants that may impact oral hygiene. The formation of void water is a consequence of the detrimental impacts of open cut coal mining, which has the capacity to generate acid water after the mining process. Water's chemical parameters, including its pH and calcium content, have an impact on oral hygiene status. This is particularly evident in the water used for tooth brushing. Purpose: to reveal the difference in oral hygiene status among individuals who use coal mine void water and those who use PDAM water for tooth brushing, based on the OHI-S index. Method: The present study employs a quantitative approach utilizing a descriptive observational design. The non-probability sampling technique was utilized to select the research sample, which consisted of 70 respondents. Results: the OHI-S index was recorded at 4 among individuals who consumed coal mine void water, whereas those who consumed PDAM water had an OHI-S index of 1. Conclusion: the OHI-S index exhibits a significant difference, with a higher value observed among individuals utilizing coal mine void water in comparison to those utilizing PDAM water. Key Words: Coal Mine Void Water. PDAM Water, oral hygiene. OHI-S index. MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 PENDAHULUAN Kesehatan mempengaruhi status kebersihan gigi dan merupakan kesehatan tubuh yang penting 7 Standar air bersih yang dapat memenuhi syarat fisik, bakteriologis, radio termasuk pengunyahan, rasa percaya diri, aktif dan kimia. Parameter kimia pada air dan fungsi bicara. 1 Data Riset Kesehatan yang dapat mempengaruhi kebersihan Dasar . menunjukkan bahwa 57,6% mulut adalah pH dan kalsium. penduduk Indonesia memiliki masalah gigi Indonesia memiliki kekayaan alam dan mulut . 2 Kemudian diketahui perilaku yang sangat melimpah, salah satunya yaitu menyikat gigi masyarakat Kaltim yang sumber daya di sektor pertambangan. menyikat gigi setiap setiap hari sebanyak Menurut Badan Pusat Statistik . 97,5% dan frekuensi waktu sikat gigi yang diketahui Kalimantan Timur memproduksi benar sebanyak 3,6% dari 28,65 juta batu bara sebanyak 375. 86 ton. 3 Hal tersebut menggambarkan Umumnya, bahwa masih kurangnya prioritas untuk penambangan batu bara menerapkan sistem tambang terbuka, dimana setelah sehingga penderita penyakit gigi dan selesai kegiatan penambangan seharusnya mulut di Indonesia masih tinggi . dilakukan penimbunan kembali. Apabila Oral tidak dilakukan penimbunan kembali dan membersihkan dan menyegarkan mulut, lubang-lubang perusahaan-perusahaan . Penilaian kebersihan gigi dan mulut yang umum sehingga dapat menimbulkan dampak digunakan adalah Oral Hygiene Index yang tidak diinginkan bagi lingkungan. Simplified (OHI-S), dengan menjumlahkan yaitu air asam tambang. Terdapat tiga faktor utama pembentukan air asam Status kebersihan mulut dipengaruhi oleh tambang yaitu air, udara dan material Debris Index (DI) dan Calculus Index (CI). pengetahuan, pola makan, merokok, jenis mineral-mineral kelamin, dan lingkungan. Pada faktor MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Void pasca tambang batu bara observasional deskriptif. Penelitian ini salah satunya terdapat di Jl. Bersama RT. dilakukan di RT. Kelurahan Sempaja Kelurahan Sempaja Utara. Kecamatan Samarinda Utara. Kota Samarinda Utara Utara Kecamatan Samarinda. Kalimantan Populasi ditambang pada tahun 2010. Void ini telah Januari-Februari digenangi air sehingga membentuk danau penelitian ini adalah masyarakat yang kecil dan dimanfaatkan masyarakat sekitar menggunakkan air void batu bara dan air Umumnya. PDAM di RT. Kelurahan Sempaja Utara, masyarakat Samarinda menggunakan air Kota Samarinda. Kalimantan Timur. Besar PDAM sebagai sumber air baku. Namun, sampel penelitian yang ditentukan oleh akses PDAM belum masuk di Jalan peneliti adalah sebanyak 70 sampel, yaitu Bersama, 35 masyarakat pengguna air void batu bara dan 35 masyarakat pengguna air tambang batu bara tersebut. Berdasarkan Timur PDAM. Pengambilan tertarik untuk mengetahui perbedaan dengan teknik non probability sampling. status kebersihan mulut (OHI-S) pada Kriteria inklusi: Masyarakat yang yang masyarakat pengguna air void pasca tambang batu bara dan masyarakat menggunakan air void batu bara dan air pengguna air PDAM sebagai air baku di PDAM sebagai sumber air baku di RT. Kecamatan Samarinda Utara. Selain itu. Kelurahan alasan penulis untuk meneliti lebih lanjut Samarinda. Kalimantan Timur. Kriteria adalah belum ada penelitian terkait eksklusi: Masyarakat yang tidak bersedia perbedaan status kebersihan mulut (OHI- menjadi responden, dan masyarakat yang S) pada masyarakat pengguna air void tidak menetap di lingkungan. batu bara dan masyarakat pengguna air PDAM. Sempaja Masyarakat Utara. Kota Pada penelitian ini, data primer didapatkan melalui pemeriksaan Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S) pada METODE PENELITIAN Penelitian penelitian secara langsung. Pemeriksaan OHI-S secara intraoral menggunakan alat MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 oral diagnostic, yaitu kaca mulut dan Dilakukan mengukur debris dan Kedokteran kalkulus pada 6 gigi, yaitu permukaan gigi Setelah itu, data yang telah diperoleh akan 16 pada permukaan bukal, gigi 11 pada dikumpulkan menjadi satu dalam sebuah permukaan labial, gigi 26 pada permukaan tabulasi dan dilakukan pengolahan data bukal, gigi 36 pada permukaan lingual, gigi melalui program komputer yaitu Microsoft 31 pada permukaan labial, dan gigi 46 excel dan SPSS versi 22. Komisi Universitas Etik Fakultas Mulawarman. Setelah dilakukan pemeriksaan, data akan dicatat HASIL DAN PEMBAHASAN pada formulir yang telah berisi format Hasil penelitian menunjukkan data yang disesuaikan dengan pengisian indeks karakteristik responden penelitian yang OHI-S. telah mengisi kuesioner dengan lengkap Proses dan sesuai dengan kriteria inklusi dan dilakukan setelah memperoleh ethical Tabel 1 Distribusi Karakteristik Usia. Jenis Kelamin dan Pendidikan Terakhir Karakteristik Pengguna Air Void Batu Bara Jumlah . Persentase (%) Pengguna Air PDAM Jumlah . Persentase (%) Usia: 6 Ae 15 tahun 16 Ae 25 tahun 26 Ae 35 tahun 36 Ae 45 tahun 46 Ae 55 tahun 56 Ae 65 tahun Total Laki-laki Total Pendidikan Terakhir: SMP SMA/Sederajat Jenis Kelamin: Perempuan MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 D4/S1 Total Berdasarkan tabel 1 menunjukkan . %), sedangkan pada pengguna air pada pengguna air void batu bara, usia PDAM yang berjenis kelamin perempuan responden terbanyak adalah usia 36Ae45 sebanyak 24 orang . ,6%). tahun sebanyak 13 orang . ,1%) dan. Pada pengguna air void batu bara. Sedangkan pada pengguna air PDAM, usia responden terbanyak adalah 6Ae15 tahun responden dengan pendidikan terakhir SD sebanyak 14 orang . %). Perempuan dan SMA/Sederajat sebanyak 10 orang merupakan jenis kelamin terbanyak, baik . ,6%). Sedangkan pada pengguna air pada pengguna air void batu bara maupun PDAM, responden terbanyak adalah pada pengguna air PDAM. Pada pengguna air void batu bara, responden yang berjenis orang. ,6%). kelamin perempuan sebanyak 21 orang Tabel 2 Indeks OHI-S Berdasarkan Karakteristik Usia Pengguna Air Void Batu Bara Rata-rata Indeks Jumlah . OHI-S Kriteria Usia 6 Ae 15 tahun Pengguna Air PDAM Rata-rata Jumlah . Indeks OHIS-S 16 Ae 25 tahun 26 Ae 35 tahun 36 Ae 45 tahun 46 Ae 55 tahun 56 Ae 65 tahun Ket: Kriteria Penilaian Indeks OHI-S adalah baik . ,0-1,. , sedang . ,3-3,. , buruk . ,1-6,. Berdasarkan tabel 2 menunjukkan dengan katagori penilaian sedang, yang terdapat pada rentang usia 6-15 tahun. pengguna air void batu bara terdapat Pada pengguna air PDAM, nilai rerata pada rentang usia 26-35 tahun, dengan indeks OHI-S tertinggi terdapat pada indeks OHI-S sebesar 3,5 yang termasuk rentang usia 46Ae55 tahun, dengan indeks Sedangkan OHI-S sebesar 1,8. Sedangkan indeks OHI- rerata indeks OHI-S terendah adalah 1,5 S terendah sebesar 1,3 pada rentang usia OHI-S MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 6-15 tahun dan 16-25 tahun. Katagori tua yang sangat mempengaruhi OHI-S penilaian keduanya sama, yaitu sedang. Berdasarkan hasil data, diketahui bahwa anak-anak, remaja dan dewasa tentang menyikat gigi yang baik dan waktu yang tepat. muda memiliki kebersihan mulut yang Penelitian ini juga sesuai dengan lebih baik daripada usia diatasnya. Hal ini Anggraeni sejalan dengan penelitian Anwar . volume saliva pada lansia yang memburuk status kebersihan gigi dan mulut pada Watampone rongga mulut termasuk kebersihan mulut. berdasarkan pengukuran indeks OHI-S Hal tersebut normal terjadi akibat proses penuaan sehingga terjadi kemunduran dan penilaian yang baik. Faktor perilaku seperti degenerasi organ pada kelenjar saliva, dimana produksi saliva berkurang karena SMPN sebelum tidur malam, serta peran orang . sel-sel Tabel 3 Indeks OHI-S Berdasarkan Karakteristik Jenis Kelamin Jenis Kelamin Perempuan Pengguna Air Void Batu Bara Rata-rata Indeks Jumlah . OHI-S Laki-laki Pengguna Air PDAM Rata-rata Jumlah . Indeks OHI-S Ket: Kriteria Penilaian Indeks OHI-S adalah baik . ,0-1,. , sedang . ,3-3,. , buruk . ,1-6,. Pada diketahui bahwa status kebersihan mulut dibandingkan dengan responden laki-laki. laki-laki lebih baik daripada perempuan. Berdasarkan Beberapa penelitian menunjukkan bahwa responden pengguna air void batu bara laki-laki memiliki kebiasaan menyikat gigi dan air PDAM memiliki katagori penilaian yang kurang baik dibanding perempuan. Penelitian ini tidak sejalan dengan Rattu penilaian yang sama, tetapi responden . yang menunjukkan bahwa nilai perempuan pengguna air void batu bara indeks OHI-S pada perempuan lebih baik memiliki nilai rerata indeks OHI-S yang daripada laki-laki. Kemudian penggunaan Meskipun lainnya, yaitu sebesar 2,7. Berdasarkan kebersihan gigi dan mulut lainnya lebih MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 baik dilakukan oleh perempuan. Hal bahwa frekuensi mengonsumsi gula pada tersebut dikarenakan perempuan memiliki perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. pemeliharaan dan estetika giginya, dimana Mengonsumsi Streptococcus mutans karena glukosa Namun, kesehatan dan kebersihan mulut merupakan diet utama S. Asam asetat, asam laktat dan asam format dari hormon esterogen yang meningkat ketika pubertas, menstruasi dan kehamilan . 14,15 menurunkan pH 4,5 - 5,0 dalam 1-3 menit. Penelitian Tangkilisan. dimana pada pH ini bakteri S. dapat berkembang biak dengan subur dan lebih cepat. 16,17 Tabel 4 Indeks OHI-S Berdasarkan Karaakteristik Pendidikan Terakhir Pendidikan Terakhir Pengguna Air Void Batu Bara Rata-rata Indeks Jumlah . OHI-S Pengguna Air PDAM Rata-rata Jumlah . Indeks OHI-S SMP SMA/Sederajat D4/S1 Ket: Kriteria Penilaian Indeks OHI-S adalah baik . ,0-1,. , sedang . ,3-3,. , buruk . ,1-6,. Pada tabel 4, diketahui pendidikan terakhir pada responden pengguna air Sedangkan pada pengguna air PDAM, rata- void yang terbanyak adalah SD dan SMA. rata indeks OHI-S tertinggi adalah 2,9 pada Sedangkan pada pengguna air PDAM, responden terbanyak adalah pendidikan dengan katagori penilaian sedang. SMA/Sederajat terakhir TK. Berdasarkan data, masyarakat Pada pengguna air PDAM dengan pengguna air void batu bara yang memiliki pendidikan terakhir D3 memiliki nilai rerata indeks OHI-S tertinggi adalah indeks OHI-S yang paling baik. Penelitian pendidikan terakhir SMP dengan nilai 3,4 ini sejalan dengan Yunita . yang MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 menunjukan responden dengan tingkat mempengaruhi kebersihan mulut anak pengetahuan tinggi memiliki penilaian tergantung dari pengetahuan ibu, yang OHI-S dengan katagori baik . Penelitian dapat mengontrol perilaku untuk menjaga ini juga sesuai dengan penelitian yang kesehatan dan kebersihan mulut anaknya telah dilakukan oleh Cahyono . Pada penelitian ini, indeks OHI-S yang menunjukkan di Poli Anak RSUD Jombang paling baik pada pengguna air void dimiliki didapatkan hasil bahwa pengetahuan ibu oleh pendidikan terakhir TK, dimana tentang oral hygiene . ebersihan mulu. sebagian besar adalah kategori baik . tersebut masih dalam kontrol orang Peran ibu sebagai orang tua dapat anak-anak Tabel 5 Hasil Rata-Rata Penilaian OHI-S Air Void Batu Bara Indeks Debris (DI) Indeks Kalkulus (CI) Air PDAM Jenis Air Indeks OHI-S Status OHI-S Sedang Sedang Ket: Kriteria Penilaian Indeks OHI-S adalah baik . ,0-1,. , sedang . ,3-3,. , buruk . ,1-6,. Berdasarkan Perbedaan menunjukkan masyarakat pengguna air mulut pada masyarakat pengguna air void batu bara, dengan nilai indeks OHI-S void batu bara dan masyarakat pengguna sebesar 2,4. Sedangkan pada masyarakat air PDAM yang dapat disebabkan oleh pengguna air PDAM, nilai indeks OHI-S perbedaan sifat dan parameter kimiawi yang didapatkan adalah 1,4. Keduanya air pada air void batubara dan air PDAM. memiliki kategori penilaian yang sama. Berdasarkan Meskipun penilaian indeks OHI-S pada pengguna memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. air void dan pengguna air PDAM sama. Parameter namun dapat disimpulkan bahwa status mempengaruhi kebersihan mulut adalah pengguna air void batu bara lebih tinggi PDAM. H) kandungan kalsium pada air . Standar air yang diperbolehkan dan layak untuk dikonsumsi telah diatur MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 berdasarkan Undang-Undang Permenkes Buah. Kota Samarinda yang digunakan No. 492/MENKES/PER/IV/2010 sebagai sumber baku bagi para santri Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Pesantren Darul Fatta Loa Buah. Kota Untuk pH dan flour sendiri merupakan Samarinda. Berdasarkan hasil penelitian, parameter wajib, dimana parameter nilai pH air berada pada nilai 3,2 yaitu pH tersebut harus diperiksa secara berkala Kadar pH air yang berada dibawah nilai 7 menunjukan tingkat perundang-undangan. Kadar maksimum keasaman yang tinggi sehingga tidak yang diperbolehkan untuk dikonsumsi memenuhi standar kelayakan untuk pada flour adalah 1,5 mg/L dan kadar digunakan ataupun dikonsumsi. maksimum pH adalah 6,5 - 8,5. Undang- Dari undang ini sesuai dengan WHO yang diketahui bahwa air void memiliki tingkat menunjukan bahwa standar kelayakan keasaman yang tinggi. Namun, pada air pada pH berkisar 6,5 - 8,5. 21,22 penelitian yang dilakukan oleh Said Air void terbentuk akibat dampak . menunjukan bahwa air void di dari penambangan batu bara dengan Tambang Satui. Kabupaten Tanah Laut, metode terbuka . pen cut minin. Kalimantan Selatan memiliki air void apabila tidak dilakukan penimbunan dengan nilai pH 6,86 - 7,67. Berdasarkan kembali atau rencana yang baik akan Kemenkes RI dan WO, nilai pH itu berpotensi menghasilkan air asam pasca menunjukan tingkat keasaman normal Adanya proses oksidasi dari dan memenuhi syarat air yang layak bahan mineral pirit dan bahan sulfide serta diperbolehkan untuk dikomsumsi. Nilai pH pada air void batu bara dengan tingkat keasaman yang tinggi. Air yang beragam dapat dipengaruhi oleh void batu bara yang memiliki tingkat berbagai faktor, seperti pengelolaan . H) berdampak buruk bagi lingkungan dan membentuk pH air void yang masih kualitas hidup, termasuk kesehatan . 11,23 dalam batas ambang normal. Reklamasi Penelitian pasca tambang dengan penggunaan Asmawati . yang telah melakukan lapisan penutup dengan tanah yang tidak uji pH pada air void batu bara di Loa membentuk asam, sehingga tidak terjadi MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 pembentukan air asam dengan pH yang 11 Kemudian perawatan pada air termasuk untuk menyikat gigi. juga mempengaruhi nilai pH air, seperti Prakoso Ketika masyarakat menggunakan air void batu bara yang bersifat asam memberikan kapur pada air void dengan sebagai air baku termasuk menyikat gigi, nilai pH 4,4, nilai pH air asam tersebut maka dapat terjadi penurunan derajat menjadi 7,0. Dimana pH air asam dengan keasaman . tau disebut pH saliv. yang tingkat keasaman yang tinggi dapat mengakibatkan kapasitas buffering saliva berubah menjadi normal dan layak untuk menjadi lambat. 26 Pada pH 7, tidak ada dikonsumsi berdasarkan Kemenkes dan keasaman atau kebasaan, atau disebut WHO. Pada mulut, pertumbuhan bakteri Pada penelitian yang dilakukan terjadi pada pH saliva yang optimum oleh Anrianisa . mengemukakan yaitu 6,5 - 7,5 dan jika pH saliva rendah kualitas air termasuk nilai pH air di sekitar 4,5 - 5,5 akan memudahkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit 2 Tirta pertumbuhan bakteri asidogenik seperti Kencana PDAM Kota Samarinda memiliki Streptococcus kualitas air dan nilai pH yang sesuai Lactobacillus. berdasarkan Permenkes RI dan WHO Derajat keasaman yang tinggi . Namun, pada penelitian Sari . kalsium dan fosfor yang menjadi bahan Instalasi Kota Samarinda memiliki nilai pH air 6,0. Standar normal kalsium dalam air minum Dimana yaitu 100 mg/L air. Konsentrasi kalsium dipengaruhi oleh pengelolaan yang Pengolahan Air (IPA) Cendana PDAM pada air yang melebihi standar kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan apabila terus digunakan seperti untuk pengelolaan air yang baik dan tepat agar penambahan kepekatan dari air ludah berdasarkan WHO dan Kemenkes RI. membentuk pengapuran dan menjadi Umumnya, air PDAM memiliki pH yang sudah sesuai standar sehingga layak dan MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 Dengan demikian, indeks OHI-S kalsium dengan kisaran 24 - 668 mg/L. pada masyarakat pengguna air void batu Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Moschini . didapatkan hasil air void pengguna air PDAM di Kecamatan di Santa Catarinsa State Brazil dengan Samarinda Utara dapat disebabkan oleh konsentrasi kalsium dengan nilai 177 nilai pH pada air void yang relatif mg/L - 213 mg/L. 31 Dengan demikian, memiliki tingkat keasaman yang lebih diketahui bahwa konsentrasi kalsium Namun, diperlukan penelitian pada air void batu bara belum memenuhi lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara perbedaan berdasarkan WHO. indeks OHI-S dengan kadar pH air yang Kemudian PDAM. Nyoman Seperti yang sudah disinggung, mengemukakan bahwa air PDAM di terdapat parameter kimiawi lain yang Kelurahan Tondo Kota Palu memiliki dapat mempengaruhi kebersihan mulut kesadahan dalan klasifikasi yang rendah. Hal Air unsur-unsur mineral tertentu, termasuk kalsium pada air PDAM di Kelurahan Tondo Kota Palu dalam keadaan normal Standar ditetapkan oleh Depkes RI dan WHO dan sesuai standar baku mutu air. Dengan sebesar 75 - 200 mg/L. Konsentrasi bahwa kualitas air PDAM lebih baik dibandingkan dengan air void batu bara. menyebabkan tulang rapuh, termasuk Dimana pada air void batu bara memiliki Namun, konsentrasi kalsium yang keasaman yang tinggi, dan konsentrasi 28,29 kalsium pada air void batu bara yang Penelitian yang dilakukan oleh lebih tinggi dari 200 mg/L dapat terjadi pembentukan kalkulus. Jamal . menunjukan air void batu bara di Uttar Pradesh dan Madhya pembentukan kalkulus. Sehingga kualitas Pradesh India MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 pada air void belum sesuai dengan yang dapat berpengaruh dalam status standar baku mutu air. Sedangkan air PDAM, umumnya memiliki standar standar yang dianggap merokok, jenis kelamin. 15,33,34 sudah sesuai bedasarkan Kemenkes dan Oleh WHO. Oleh karena itu, kandungan air penelitian lebih lanjut untuk mengetahui PDAM lebih aman karena kandungan terjaga jika pengelolaan airnya dilakukan dengan baik dan tepat sesuai prosedur parameter kimiawi air yang digunakan. OHI-S yang telah ditetapkan. Hal ini sejalan dengan penelitian Anrianisa . yang KESIMPULAN Status kandungan air PDAM di Samarinda telah masyarakat pengguna air void batu bara dikonsumsi sesuai dengan Permenkes RI adalah sedang dengan rata-rata indeks No. 492/MENKES/PER/IV/2010. OHI-S yaitu 2,4. Status kebersihan mulut Dengan OHI-S OHI-S perbedaan bermakna pada indeks OHI-S masyarakat pengguna air PDAM adalah masyarakat pengguna air void batu bara sedang dengan rata-rata indeks OHI-S dan masyarakat pengguna air PDAM yaitu 1,4. Sehingga terdapat perbedaan dapat dikaitkan dengan kualitas air yang digunakan sebagai sumber air baku, kebersihan mulut berdasarkan indeks OHI-S pada masyarakat pengguna air void batu bara dan masyarakat pengguna air PDAM. Pada masyarakat pengguna air memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. void batu bara memiliki indeks OHI-S Dimana parameter kimiawi yang dapat mempengaruhi kebersihan mulut adalah masyarakat pengguna air PDAM. Berdasarkan . H) konsentrasi kalsium pada air. 8 Meskipun demikian, terdapat faktor-faktor lain MULAWARMAN DENTAL JOURNAL VOL. ISSN 2828-5883 UCAPAN TERIMA KASIH Penelitian ini dapat dilaksanakan dukungan dari berbagai pihak, untuk itu Kedokteran Program Studi Gigi Mulawarman. Universitas responden, teman sejawat, kedua orang tua dan saudara serta kerabat peneliti. DAFTAR PUSTAKA