Perancangan Visual Media Promosi Acara Bertema Kesetaraan Gender Dalam Rangka Pengajuan Khazanah Arsip Kepada Memory of The World UNESCO Khansa Fitrinafia1. Kurnia Setiawan2. Mariati3 1 2 3 Desain Komunikasi Visual. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Tarumanagara, 625170036@stu. id, kurnia@fsrd. id, mariati@fsrd. Abstrak Ai Hingga saat ini tokoh wanita masih belum menduduki tempat yang seharusnya dalam kedudukan dalam sejarah Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan data bahwa hanya 7,8% dari Pahlawan Nasional adalah wanita. Secara faktual, peranan wanita dalam sejarah Indonesia belum terekspos selayaknya. Banyak alasan yang melatarbelakangi keadaan tersebut. UNESCO sebagai salah satu organisasi internasional, saat ini memiliki proyek AuGender EqualityAy dalam salah satu program AuGlobal PrioritiesAy yang mendorong semua negara untuk mengajukan arsip atau naskah yang bertema gender untuk dipreservasi di World Heritage. Memory of the World UNESCO Indonesia bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mepublikasi acara pameran AuRefleksi Gender Dalam ArsipAy. Salah satu manfaat dari kegiatan ini adalah mempublikasi sekaligus mengedukasi masyarakat dengan menampilkan tokoh-tokoh perempuan Indonesia yang telah berjasa dalam perjuangan Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan ANRI dan khalayak sasaran, serta mendalami materi melalui berbagai buku, karya tulis, dan internet. Perancangan visual dilakukan berdasarkan data dan teori yang telah diperoleh, serta menyesuaikan media promosi dengan selera khalayak sasaran. Kata kunci: Arsip. Gender. Pahlawan Nasional. Pahlawan Perempuan. Promosi PENDAHULUAN adanya mereka akan sangat mungkin hak- Perempuan memiliki peran yang penting Indonesia. Banyak hak kaum wanita sekarang tidak akan perempuan yang heroik dapat menyatakan Sayangnya keberaniannya dan menyuarakan hak perempuan diantaranya adalah Raden Indonesia. Sampai 2020, terdapat 191 Adjeng tokoh telah diangkat sebagai pahlawan emansipasi wanita, sepanjang hidupnya nasional Indonesia, tetapi hanya 15 di antaranya yang perempuan atau 7,8%. mencerdaskan kaumnya melalui sekolah Tidak mengherankan jika generasi sekarang yang ia dirikan untuk gadis-gadis di tanah Sejarah gerakan wanita tidak perempuan di Indonesia karena kalah bisa dilepaskan dari sejarah kemerdekaan bersaing dengan 176 nama pahlawan laki- Republik. Masih banyak sekali perempuan hebat perjuangan hak-hak kemerdekaan yang di Indonesia yang namanya tidak dikenal atau bahkan dihapus oleh sejarah. Sampai Kartini. Merekalah Tanpa nama-nama sekarang perempuan di bidang politik, pendidikan. Perempuan Pertama dan Raden Adjeng Kartini. sastra, sampai sains (Hera Diani, 2. Pada 25 sampai 29 Oktober 2021. Penyebutan pahlawan perempuan yang ANRI dan Memory of the World UNESCO. Indonesia akan mengadakan acara pameran yang bertema gender berjudul AuRefleksi Gender Indonesia terhadap wanita yang cenderung dalam ArsipAy yang diadakan di Gedung Heritage ANRI di Jalan Gajah Mada 111 Indonesia juga merasa tidak dihargai dan Acara pameran ini adalah salah satu putus asa. publikasi yang diadakan ANRI untuk Hal Isu ini ternyata tidak hanya berlaku di Indonesia saja, tapi juga di seluruh dunia. pengajuan arsip kepada UNESCO. Untuk Salah mempromosi acara ini, diperlukan sebuah media promosi untuk meningkatkan jumlah UNESCO. Pada 2014. UNESCO memasukan AuGender EqualityAy atau kesetaraan gender masyarakat mengenai kesetaraan gender ke dalam program AuGlobal PrioritiesAy. dan peran perempuan dalam sejarah Selain itu. Memory of the World yang Indonesia. merupakan program preservasi arsip dan II. METODE naskah yang dipegang oleh UNESCO, juga mendorong para negara-negara untuk mengajukan arsip yang bertema gender, khususnya peran wanita dalam sejarah. Untuk proyek pengajuan arsip tokoh perempuan Indonesia ini. Memory of the World menunjuk Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan mereka. Dari arsip-arsip mengenai gender yang terdaftar di ANRI, hanya ada beberapa khazanah arsip yang layak diajukan, diantaranya adalah. Kongres Tabel 1. Metode Perancangan. Wawancara Wawancara mengumpulkan data melalui kontak atau hubungan pribadi antara pengumpul data dengan sumber data berdasarkan gender, usia, dan geografis yang masuk dalam wawancara bersama ANRI. Studi Pustaka Metode pengumpulan data berdasarkan buku dan artikel yang berkaitan dengan tema acara pameran yakni AuTokoh-tokoh Gambar 1: Key Visual. Sumber: Pribadi, 2021. Perempuan IndonesiaAy dan AuKesetaraan GenderAy serta pengumpulan data dengan pengambilan kutipan dari beberapa buku yang dijadikan referensi untuk menjelaskan kajian teori yang digunakan dalam tulisan. Ke-II . 0-1940a. Dengan menggunakan digital art yang menyerupai Subjek ArsipAy berpose menyerupai tokoh pop-culture merupakan acara pameran yang selebrasi propaganda yang ikonik seperti Uncle Sam, kesetaraan gender melalui khazanah arsip dan Rosie the Riveter. Headline pada poster pahlawan-pahlawan perempuan Indonesia yang hebat. Konsep Aomerefleksi masa lalu berbagai daerah. IndonesiaAo Dunia sering digunakan pada masa itu. KONSEP PERANCANGAN VISUAL Gender poster propaganda pada masa Perang gaya lukisan air brush, sebuah teknik yang i. HASIL DAN PEMBAHASAN AuRefleksi Poster ini terinspirasi dari gaya merupakan campuran antara Indonesia pada masa lampau dan budaya pop culture pada masa lampau. Namun dihasilkanlah Gambar 2: Skema Warna. ide Big Idea AuDo it RetroAy. Sumber: Pribadi, 2021. Aplikasi dan Strategi Media Aplikasi poster dalam media serta strategi media promosi yang digunakan: Awareness Interest Konten Edukatif Instagram Desire Konten Interaktif Instagram Iklan TikTok Konten Edukatif TikTok Konten Interaktif TikTok OOH Ads Microsite RSVP Iklan Instagram Action Merch Acara Pameran Tabel. Sumber: Pribadi, 2021 INSTAGRAM Konten Instagram berupa post edukatif Gambar 2: Aplikasi Media Instagram dan TikTok. Sumber: Pribadi, 2021. dan interaktif, serta beberapa post info mengenai acara pameran. Post Edukatif: (Fase Interes. Akun official @refleksigender. akan post konten . tory dan pos. 4x Konten segment/konten AuPahlawan Perempuan yang Kamu Perlu Tahu!Ay yang merupakan Gambar 3: Aplikasi Media Billboard. Sumber: Pribadi, 2021. Indonesia yang belum begitu dikenal. Post ini menceritakan kisah hidup mereka serta dampak perjuangan mereka dalam sejarah Indonesia. Selain Instagram juga akan memberi update tentang acara pameran. Post Interaktif: (Fase Desir. Gambar 4: Aplikasi Media Microsite & Merchandise. Sumber: Pribadi, 2021. Akun Instagram AuSiapakah Pahlawan Wanita dalam Hidup Mu?Ay. Dalam Selain iklan online, promosi acara menjawab pertanyaan tersebut lewat pameran juga berlangsung secara offline comment section post tersebut. Satu melalui Out of Home advertising. Ini akan minggu setelah itu, jawaban followers akan meningkatkan awareness khalayak sasaran ditayangkan di akun official Instagram lebih lanjut. Gaya dari billboard juga dalam bentuk 3 multi post dengan 8 slides. Selain itu, @refleksigender. unesco juga mencerminkan tema pada key visual. OOH ADS Q&A Instagram Story. MICROSITE Khalayak sasaran dapat mengunjungi TIKTOK microsite untuk mencari tahu lebih lanjut Memiliki segmen yang sama seperti soal topik arsip yakni: Raden Adjeng Kartini konten Instagram tetapi dalam bentuk Kongres Perempuan Pertama. Informasi seputar acara tentunya juga tersedia di microsite ini. Video Edukatif: (Fase Interes. TikTok juga akan mengadakan segmen AuPahlawan Perempuan yang Kamu Perlu MERCHANDISE Merchandise official dapat dibeli di microsite official atau di booth acara Tahu!Ay dalam bentuk video kecil. IV. SIMPULAN dalam Hidup MuAy dengan menggunakan KESIMPULAN fitur AustitchAy. Untuk menjawab pertanyaan, interaktif AuSiapakah Pahlawan Wanita adalah: T-Shirt. Mug. Pin, dan Tote Bag. Video Interaktif: (Fase Desir. TikTok Merchandise Memory of the World dan UNESCO memiliki kesadaran pentingnya kesetaraan mereka dengan video TikTok Refleksi gender bagi masyarakat global. Upaya yang Gender untuk merespon pertanyaannya dilakukannya adalah berkolaborasi dengan dengan mudah. membuktikan bahwa dalam sejarah, ide Ibu Mira Rini selaku staff LIPI dan salah kesetaraan gender ini sudah diperjuangkan satu panitia acara pameran AuRefleksi sejak lama. Media promosi ini dirancang Gender dalam ArsipAy yang telah bersedia untuk membantu Arsip Nasional Republik untuk memberi informasi mengenai Indonesia (ANRI) dan Memory of the World acara pameran AuRefleksi Gender dalam Indonesia dalam memenuhi persyaratan ArsipAy sehingga terselsaikannya Tugas publikasi acara pameran sebagai salah satu Akhir ini. tahap dalam pengajuan khazanah arsip kepada Memory of the World. UNESCO. DAFTAR PUSTAKA Anggraini . Desain Komunikasi Visual: SARAN Dasar-Dasar Panduan Untuk Pemula. Terkait proses perancangan Tugas Akhir. Jakarta: Nuansa Cendekia penulis menyarankan bahwa melakukan riset dan pengumpulan data kepada model Rustan. S . Layout Ae Dasar dan client, atau pakar dalam bidang tertentu Penerapannya. untuk memperoleh data yang mendalam Pustaka. Jakarta: Gramedia itu sangat diperlukan. Selain itu, peserta Venus. Manajemen Kampanye. Tugas Akhir harus mampu untuk mengatur Bandung: Simbiosa Rekatama Media. waktu sebaikbaiknya, serta aktif meminta saran pebimbing dan tidak takut untuk menerima kritik untuk mencapai hasil karya yang maksimal. Oakley. Sex. Gender and Society. Oxfordshire: Routledge. Poesponogorho Djoened. M . Sejarah Nasional Indonesia. Jilid V: Zaman Kebangkitan Nasional dan Masa UCAPAN TERIMA KASIH Akhir Hindia Belanda. Jakarta: Balai Ibu Eli Ruliawaiti selaku staff Pembinaan Kearsipani Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang telah membantu mengenai program pengajuan khazanah terselsaikannya Tugas Akhir. Pustaka.