Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi ISSN: 2087-7447 (Ceta. ISSN : 2721-0626 . DOI: 10. 21107/personifikasi. Website: https://journal. id/personifikasi Volume 15. No. November 2024 Hal 194 Ae 211 A. No. BB. Bulan 2022 Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya Anastasia Jesslyn1. Livia Yuliawati2 . Prisca Eunike3 1Universitas Ciputra 2Universitas Ciputra 3Universitas Ciputra 1ajesslyn@student. ABSTRACT Academic resilience is an important factor for university students to navigate through their assignments, as the absence of quality may cause issues. Perceived peer pressure and search for meaning act as major predictors of academic resilience as both factors are crucial for university students. This research aims to identify the roles of perceived peer pressure and search for meaning on academic resilience in university students in Surabaya. This research is a quantitative study using a survey design and double regression data analysis technique. The sample of this study are active university students in Surabaya with the number of 208 respondents collected through accidental sampling in the form of nonprobability sampling. Measuring instruments used in this research are The Academic Resilience Scale (ARS-. (Alpha Cronbach 0,685 . , 0,861 . eflecting and adaptive help-seekin. and 0,761 . egative affect and emotional respons. Perceived Peer Pressure Scale (Alpha Cronbach 0,865 . ielding to peer pressur. , 0,844 . esistance to peer pressur. , dan 0,633 . eers encouragemen. ) and Meaning in Life Questionnaire (MLQ) (Alpha Cronbach 0,. When juxtaposed, this research finds a significant role of perceived peer pressure on academic resilience while no role of search for meaning is On the other hand, search for meaning is found to have an independent role on academic resilience. Thus, it is concluded that perceived peer pressure has a more dominant role in comparison to search for meaning. Further research needs to be done regarding search for meaning as the mediator of the roles of perceived peer pressure on academic Keywords: academic resilience. perceived peer pressure. search for meaning ABSTRAK Academic resilience menjadi faktor yang penting untuk dimiliki oleh mahasiswa guna menghadapi berbagai tanggungan akademis sebagamana tanpa kualitas tersebut, permasalahn akademis pun dapat meningkat. Di sini, perceived peer pressure dan search for meaning berperan penting dalam memprediksi academic resilience sebagaimana peer dan pencarian makna hidup merupakan dua hal yang krusial dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara perceived peer pressure dan search for meaning terhadap academic resilience pada mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini dilakukan menggunakan A Copyright Authors Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya pendekatan kuantitatif dengan desain survey dan teknik analisis data regresi ganda. Sampel penelitian adalah mahasiswa aktif di kota Surabaya dengan jumlah 208 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dalam bentuk non-probability sampling. Alat ukur yang digunakan adalah The Academic Resilience Scale (ARS-. (Alpha Cronbach sebesar 0,685 . , 0,861 . eflecting and adaptive help-seekin. , dan 0,761 . egative affect and emotional respons. Perceived Peer Pressure Scale (Alpha Cronbach sebesar 0,865 . ielding to peer pressur. , 0,844 . esistance to peer pressur. , dan 0,633 . eers encouragemen. ), dan Meaning in Life Questionnaire (MLQ) (Alpha Cronbach sebesar 0,. Ketika disandingkan, penelitian menemukan adanya pengaruh perceived peer pressure terhadap academic resilience sedangkan tidak ditemukannya pengaruh search for meaning terhadap academic resilience. Di sisi lain, ketika search for meaning diuji secara independen, pengaruh dari variabel ini pun tetap signifikan. Disini dapat disimpulkan bahwa peranan perceived peer pressure bersifat lebih dominan daripada search for Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan atas search for meaning sebagai variabel mediasi pada pengaruh perceived peer pressure terhadap academic resilience. Kata kunci : academic resilience, perceived peer pressure, search for meaning ARTICLE INFO Article history Received : 04-04-2024 Revised : 12-11-2024 Accepted : 13-11-2024 Pendahuluan Dalam menghadapi perkuliahan, mahasiswa kerap diiringi dengan berbagai bentuk beban ujian hingga tuntutan untuk membangun kualitas intrapersonal (Meneghel et al. , 2. Penelitian Fauziyyah et al. mencatat adanya peningkatan stres akademik pada mahasiswa di Indonesia sebesar 55,1% yang diakibatkan oleh tuntutan tugas. Menurut penelitian Alqifari et al. stres akademis dapat menyebabkan penurunan hasil akademis. Di sini, dapat disimpulkan bagaimana pelajar akan kesulitan untuk menghadapi tanggungan akademisnya tanpa memiliki academic resilience yang baik (Martin et al. , 2. Menurut penelitian Harahap et al. 58,4% pelajar di Indonesia memiliki academic resilience yang Di sini, gangguan psikologis yang dialami oleh mahasiswa akibat berbagai permasalahan akademis kerap membuat mahasiwa kesulitan untuk memiliki academic resilience yang baik (Waluyan et al. , 2. Academic resilience diartikan sebagai keberadaan motivasi yang tinggi untuk mengatasi berbagai kesulitan dalam proses belajar guna mempertahankan hasil akademis yang optimal (Romano et al. , 2. Academic resilience yang tinggi meminimalisir resiko siswa untuk memiliki pandangan yang buruk terhadap pembelajaran (Seyer & Ula, 2. Sementara itu, academic resilience yang rendah meningkatkan resiko penurunan kepuasan serta kepercayaan Page | 195 Jesslyn et al. Peranan Perceived Peer PressureA Volume 15. No. November 2024 diri secara akademis yang dimana dapat menyebabkan munculnya stres, putus asa, dan bahkan perasaan kesepian (Frisby & Vallade, 2. Academic resilience dipengaruhi oleh beberapa faktor ekstrinsik yakni salah satunya ialah teman (Ang et al. , 2. Pentingnya faktor teman dalam mempengaruhi academic resilience didukung oleh kenyataan bahwa pelajar memiliki dorongan yang tinggi untuk diterima oleh kelompoknya (MirosUevicA et al. , 2. Reaksi individu terhadap dorongan dari kelompok sosial yang memaksa pribadi untuk berperilaku sesuai dorongan tersebut disebut sebagai perceived peer pressure (Palani & Mani, 2. Selanjutnya, academic resilience juga dipengaruhi oleh meaning in life (Aliche et al. , 2. Meaning in life menjadi faktor yang penting pula sebagaimana meaning in life yang baik membantu individu mengurangi kecenderungan berpikir negatif dan lebih resilien dalam menghadapi stressor (Ostafin & Proulx, 2. Meaning in life dideskripsikan sebagai sebuah situasi dimana individu mencari makna kehidupan . earch for meanin. serta berhasil menemukan makna tersebut untuk masa depan . resence of meanin. (Steger et al. , 2. Penelitian ini akan berfokus pada dimensi search for meaning sebagaimana proses ini banyak ditemukan pada individu dewasa awal (Steger et , 2. Sebagai dua faktor penting yang memegang peran dalam mempengaruhi academic resilience pelajar, ada pula baik buruknya proses search for meaning tidak terlepas dari peranan yang diberikan oleh peer dan begitu pula sebaliknya (Yuliawati et al. , 2. Selanjutnya, menurut Trigueros et al. ketidakmampuan untuk bereaksi secara positif terhadap peer pressure, menyebabkan penurunan academic resilience. Di sisi lain, menurut Erwanto et al. cara siswa bereaksi pada peer pressure tidak berperan terhadap academic resilience Selain itu. Lew et al. turut menyatakan bahwa search for meaning membantu individu meningkatkan pengharapannya dalam menghadapi situasi yang sulit. Melihat adanya kesenjangan hasil temuan data dan terbatasnya bukti empiris yang ada, hal ini menunjukan pentingnya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menelaah peran variabel perceived peer pressure dan search for meaning terhadap academic resilience secara spesifik. Partisipan dari penelitian ini adalah mahasiswa di Surabaya sebagaimana usia dewasa awal adalah tahapan dimana individu mencari jati dirinya dan mendefinisikan makna hidupnya (Kirana & Suprapti, 2. Selain itu, pemilihan kota Surabaya dilakukan atas dasar bagaimana pelajar di kota besar memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk berkompromi pada peer pressure (RadeticA-PaicA & MirosUevicA, 2. Penelitian ini bertujuan meneliti peranan perceived peer pressure dan search for meaning terhadap tingkat academic resilience mahasiswa di kota Surabaya. Hasil penelitian ini Page | 196 Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya diharapkan dapat membantu mahasiswa di Surabaya dalam menyusun prioritasnya secara sosial maupun pengembangan diri guna mempertahankan resiliensi akademiknya. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menambah kekayaan data empiris yang dapat dimanfaatkan oleh penelitian selanjutnya yang akan mengangkat topik yang serupa. Metode Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei dan teknik analisis regresi. Variabel yang diangkat pada penelitian ini ialah perceived peer pressure, search for meaning, dan academic resilience. Academic resilience dideskripsikan sebagai sebuah kondisi dimana seseorang berkemampuan untuk mencapai kesuksesan akademis terlepas dari tantangan yang ada serta mampu bangkit kembali dari permasalahan yang dihadapi (Cassidy, 2. Tinggi rendahnya tingkat academic resilience individu ditunjukkan melalui total skor yang diperoleh dari skala The Academic Resilience Scale (ARS-. yang dikembangkan oleh Cassidy . Perceived peer pressure didefinisikan sebagai bentuk reaksi individu terhadap dorongan atau motivasi yang bersifat memaksa pribadi untuk berperilaku sesuai dengan anjuran yang tersebut (Palani & Mani, 2. Tinggi rendahnya variabel perceived peer pressure ditunjukkan melalui total skor setiap dimensi yang diperoleh dari skala Perceived Peer Pressure Scale yang dikembangkan oleh Palani dan Mani . Search for meaning dideskripsikan sebagai dorongan yang dimiliki pribadi untuk mencari makna kehidupannya (Steger et al. , 2. Tinggi rendahnya tingkat search for meaning ditunjukkan melalui total skor yang diperoleh dari aitem-aitem dimensi search for meaning yang ditemukan pada skala Meaning in Life Questionnaire yang dikembangkan oleh Steger et al. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah survei yang dilakukan dengan membagikan kuesioner secara daring melalui platform Google Forms yang menyertakan 7 aitem pertanyaan demografis, seperti nama, usia, jenis kelamin, kota asal, angkatan, jurusan, dan nama universitas asal partisipan. Kuesioner dibagikan melalui media sosial seperti Instagram. LINE. WhatsApp, dan lain sebagainya. Alat pengumpul data yang digunakan berupa skala yang mengukur ketiga variabel yakni sebagai berikut: The Academic Resilience Scale (ARS-. yang dikembangkan oleh Cassidy . terdiri dari 30 aitem yang dimana 14 aitem mewakilkan perseverance, 9 aitem mewakilkan reflecting and adaptive help-seeking, dan 7 aitem mewakilkan negative affect and emotional response. Ada pula aitem terdiri dari 10 aitem unfavorable dan 20 aitem favorable. Kuesioner ini Page | 197 Jesslyn et al. Peranan Perceived Peer PressureA Volume 15. No. November 2024 menggunakan sistem 5 poin skala Likert yang diawali dengan . Tidak pernah hingga . Sangat sering. Di sini, semakin tinggi total poin maka semakin tinggi pula academic resilience Uji reliabilitas telah dilakukan sebelumnya pada kuesioner ini dengan hasil Alpha Cronbach sebesar 0,90. Penulis pun kembali melakukan uji reliabilitas yang menghasilkan angka Alpha Cronbach sebesar 0,685 . , 0,861 . eflecting and adaptive helpseekin. , dan 0,761 . egative affect and emotional respons. Berdasarkan hasil tersebut, beberapa aitem telah digugurkan peranannya terhadap nilai Alpha Cronbach yang menyebabkan skala bersifat tidak reliabel atau memiliki nilai Alpha Cronbach dibawah 0,7. Aitem yang digugurkan yakni antara lain aitem nomor 4, 6, 8, dan 13 pada dimensi perseverance dan aitem nomor 7 pada dimensi negative affect and emotional Berdasarkan perubahan yang dilakukan, tercatat angka Alpha Cronbach akhir sebesar 0,780 . , 0,861 . eflecting and adaptive help-seekin. , dan 0,794 . egative affect and emotional respons. Perceived Peer Pressure Scale yang dikembangkan oleh Palani dan Mani . terdiri dari 30 aitem dengan 11 aitem mewakili dimensi menyerah yielding to peer pressure, 13 aitem mewakili resistance to peer pressure, dan 6 aitem wakili peers encouragement. Kuesioner ini menggunakan sistem 5 poin skala Likert dengan poin . Sangat tidak setuju hingga . Sangat Poin dari masing-masing dimensi akan ditotal dan dibandingkan yang dimana dimensi dengan poin paling tinggi menandakan kategori dari pandangan partisipan terhadap peer Ada pula hasil uji reliabilitas yang telah dilakukan sebelumnya pada kuesioner ini menghasilkan Alpha Cronbach sebesar 0,942. Di sini, uji reliabilitas pun kembali dilakukan pula oleh penulis dengan hasil angka Alpha Cronbach sebesar 0,865 . ielding to peer pressur. , 0,844 . esistance to peer pressur. , dan 0,633 . eers encouragemen. Berdasarkan hasil tersebut, beberapa aitem telah digugurkan peranannya terhadap nilai Alpha Cronbach yang menyebabkan skala bersifat tidak reliabel atau memiliki nilai Alpha Cronbach dibawah 0,7. Aitem yang digugurkan yakni antara lain aitem nomor 2 dan 3 pada dimensi yielding to peer pressure, aitem nomor 3 pada dimensi resistance to peer pressure, dan aitem nomor 2 dan 4 pada dimensi peers encouragement. Berdasarkan perubahan yang dilakukan, tercatat angka Alpha Cronbach akhir sebesar 0,879 . ielding to peer pressur. , 0,846 . esistance to peer pressur. , dan 0,716 . eers encouragemen. Meaning in Life Questionnaire (MLQ) yang dikembangkan oleh Steger et al. terdiri dari 10 aitem dengan 5 aitem mewakili presence of meaning dan 5 aitem wakili search of meaning. Melihat kesesuaian dimensi dengan kriteria partisipan, penulis hanya akan menggunakan 5 aitem search for meaning dengan seluruh aitem bersifat favorable. Kuesioner Page | 198 Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya ini menggunakan sistem 7 poin skala Likert dengan keterangan poin . Sama sekali tidak tepat hingga . Sangat tepat. Di sini semakin tinggi total poin maka hal ini menunjukkan semakin tinggi pula intensitas meaning in life individu. Hasil uji reliabilitas yang telah dilakukan sebelumnya pada kuesioner ini menunjukkan angka Alpha Cronbach 0,92 pada dimensi search for meaning. Penulis pun turut melakukan uji reliabilitas kembali yang dimana menghasilkan angka Alpha Cronbach sebesar 0,922. Angka tersebut membuktikan bahwa kuesioner bersifat reliabel untuk digunakan. Pada dasarnya, ketiga alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Untuk menyesuaikan aitem-aitem yang digunakan dengan keadaan partisipan, penulis menerjemahkan alat ukur ke dalam Bahasa Indonesia. Uji bahasa kepada 5 subjek yang sesuai dengan kriteria partisipan dan uji expert kepada seorang ahli juga dilakukan pada alat ukur yang digunakan. Berdasarkan uji skala yang telah dilakukan, alat ukur final yang digunakan mengalami revisi pada beberapa pernyataan yang tidak lazim di Indonesia. Beberapa perubahan dan penambahan kata telah dilakukan untuk memperjelas konteks aitem skala. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Surabaya dengan kisaran usia 18 hingga 25 tahun yang sedang menjalani perkuliahan secara aktif. Sampel penelitian ini ialah 208 yang melampaui jumlah minimal sampel berdasarkan perhitungan rumus Yamane . yakni 100 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik accidental sampling dalam bentuk non-probability sampling. Alasan pemilihan teknik sampling adalah menimbang keterbatasan sumber daya untuk menggunakan teknik random sampling maupun bentuk lainnya. Selain itu, kriteria partisipan juga bersifat cukup umum dan berada pada ruang lingkup yang luas sehingga tidak diperlukannya teknik random sampling. Hasil Berdasarkan survei yang telah dilakukan, partisipan berjumlah total 208 responden setelah 3 partisipan digugurkan akan tidak sesuainya karakteristik yang diperlukan dalam penelitian. Berdasarkan jenis kelamin, responden mayoritas berjenis kelamin perempuan sejumlah 139 responden . ,8%) sedangkan jumlah responden laki-laki adalah 69 responden . ,2%). Berdasarkan usia, responden mayoritas berusia 18-20 tahun sejumlah 110 responden . ,9%) sedangkan 93 responden berusia 21-22 tahun . ,7%) dan 3 responden berusia 23-25 tahun . ,4%). Page | 199 Jesslyn et al. Peranan Perceived Peer PressureA Volume 15. No. November 2024 Berdasarkan kota asal, responden mayoritas berasal dari kota Surabaya sejumlah 117 responden . ,3%) sedangkan 7 responden berasal dari Denpasar . ,4%), 6 dari kota Malang 6 responden . ,9%), 6 dari kota Kediri . ,9%), 5 dari Jakarta . ,4%), dan 67 responden dari kota-kota lain di Indonesia . ,2%). Berdasarkan asal universitas, dapat dilihat bahwa keseluruhan dari responden berstatus mahasiswa aktif di Surabaya dengan mayoritas responden berkuliah di Universitas Ciputra Surabaya sejumlah 175 partisipan . ,1%) sedangkan 12 partisipan berkuliah di Universitas Kristen Petra . ,8%), 5 partisipan berkuliah di Universitas Surabaya . ,4%), 5 partisipan berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember . ,4%), dan 11 partisipan berkuliah di berbagai universitas di Surabaya yaknii Universitas Negeri Surabaya. Universitas Airlangga. IKADO. Ottimo. UPN AuVeteranAy Jawa Timur. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, dan Universitas Bhayangkara Surabaya . ,3%). Berdasarkan angkatan, mayoritas responden merupakan mahasiswa angkatan 2020 sejumlah 94 responden . ,2%) sedangkan 1 partisipan merupakan angkatan 2019 . ,5%), 62 partisipan merupakan angkatan 2021 . ,8%), 46 partisipan merupakan angkatan 2022 . ,1%), dan 5 partisipan merupakan Angkatan 2023 . ,4%). Sedangkan berdasarkan jurusan, mayoritas responden menempuh jurusan psikologi sejumlah 53 responden . ,5%), 44 responden menempuh jurusan International Business Regular Class . ,1%), 21 responden menempuh jurusan ilmu komunikasi . %), dan 97 responden menempuh jurusan lainnya . ,6%). Tabel 1 Hasil Uji Regresi Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Effect Linear Regression RA Adjusted RA p-value Standardized VIF Perceived Peer Pressure a Yielding to Peer Pressure <0. a Resistance to Peer Pressure <0. a Peers Encouragement <0. Search for Meaning Page | 200 Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya Sebagaimana tertera pada tabel 1, berdasarkan hasil uji regresi yang telah dilakukan, dinyatakan bahwa uji hipotesis diterima sebagian sebagaimana, ketika kedua variabel disandingkan perannya, perceived peer pressure memiliki peran sedangkan search for meaning tidak memiliki peran terhadap academic resilience. Data yang diperoleh menunjukkan adanya peran perceived peer pressure dan search for meaning terhadap academic resilience sebesar 38,7% (RA= 0. Tiap variabel yang diangkat pun ditemukan tidak saling bertumpuan dan memiliki peranan terhadap academic resilience secara independen (VIF= <. Selanjutnya, uji regresi pada dimensi yielding to peer pressure pun menunjukan variabel ini memiliki peran negatif yang signifikan terhadap academic resilience . value= <0,. Berdasarkan angka Standardized estimate yang ditemukan, dapat diartikan bahwa dorongan yang dimiliki mahasiswa untuk mengubah perilakunya sesuai dengan desakan negatif yang diberikan oleh peer-nya berperan secara negatif pula terhadap tingkat academic resilience yang dimiliki (Standardized estimate= -0,. Berlanjut pada dimensi resistance to peer pressure, temuan data pun memaparkan bagaimana variabel ini memiliki peranan yang signifikan pula terhadap academic resilience . value= <0,. Berdasarkan angka Standardized estimate yang ditemukan, dapat diartikan bahwa dorongan yang dimiliki mahasiswa untuk menahan diri untuk tidak mengikuti desakan negatif yang diberikan oleh peer-nya berperan secara positif terhadap tingkat academic resilience yang dimiliki (Standardized estimate= 0,. Selanjutnya pada dimensi peers encouragement, hasil temuan data menunjukkan bahwa variabel ini memiliki peran yang signifikan terhadap academic resilience . value= <0,. Berdasarkan angka Standardized estimate yang ditemukan, dapat diartikan bahwa dorongan yang dimiliki mahasiswa untuk mengikuti peran positif yang diberikan oleh peer-nya berperan secara positif pula terhadap tingkat academic resilience yang dimiliki (Standardized estimate= 0,. Berbeda dengan hasil uji regresi yang telah dilakukan pada ketiga dimensi atas, adapun uji regresi pada variabel search for meaning menunjukan bahwa variabel ini tidak memiliki peran yang signifikan terhadap academic resilience ketika disandingkan dengan variabel perceived to peer pressure . value= 0,. Berdasarkan angka Standardized estimate yang ditemukan, dapat diartikan bahwa dorongan yang dimiliki mahasiswa untuk mencari makna hidupnya hampir tidak berdampak terhadap academic resilience yang dimiliki ketika dipasangkan dengan perceived peer pressure (Standardized estimate= 0,. Tabel 2 Hasil Uji Regresi Perceived Peer Pressure terhadap Academic Resilience Page | 201 Jesslyn et al. Peranan Perceived Peer PressureA Effect Volume 15. No. November 2024 Adjusted RA p-value Standardized VIF Linear Regression Perceived Peer Pressure a Yielding to Peer Pressure <0. a Resistance to Peer Pressure <0. a Peers Encouragement <0. Sebagaimana tertera pada tabel 2, ketika uji regresi dilakukan secara independen pada perceived peer pressure terhadap academic resilience, ditemukan bahwa perceived memiliki kontribusi sebesar 38,4% terhadap academic resilience mahasiswa (RA= 0,. Peran dari setiap dimensi pun signifikan sebagaimana ketiganya memiliki p value= <0,001. Selanjutnya, berdasarkan angka Standardized estimate yang diperoleh, dapat diartikan bahwa yielding to peer pressure memiliki peran negatif terhadap academic resilience (Standardized estimate= 0,. sedangkan resistance to peer pressure dan peers encouragement memiliki peran yang positif (Standardized estimate= 0,333 dan 0,. Berdasarkan hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa peran perceived peer pressure secara independen terhadap academic resilience tidak memiliki perbedaan yang substansial jika variabel tersebut disandingkan dengan variabel search for meaning. Tabel 3 Hasil Uji Regresi Search for Meaning terhadap Academic Resilience Effect Adjusted RA Linear Regression Search for Meaning p-value Standardized estimate Sebagaimana tertera pada tabel 3, di sisi lain, ketika uji regresi dilakukan secara independen pada search for meaning terhadap academic resilience, ditemukan bahwa search for meaning memiliki peran sebesar 3% terhadap academic resilience mahasiswa (RA= 0,. dan peran tersebut pun dinyatakan signifikan . -value= 0,. Selanjutnya, berdasarkan angka Standardized estimate yang diperoleh, dapat diartikan bahwa dorongan yang dimiliki Page | 202 Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya mahasiswa untuk mencari makna hidupnya berperan secara positif terhadap tingkat academic resilience yang dimiliki walaupun tergolong rendah (Standardized estimate= 0,. Pembahasan Hasil temuan penelitian ini menyatakan bahwa ketika kedua variabel disandingkan, perceived peer pressure ditemukan memiliki peran yang lebih dominan terhadap tingkat academic resilience mahasiswa daripada peran search for meaning. Temuan ini berlawanan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa search for meaning mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas interaksi individu dengan orang lain sehingga memiliki peran yang positif terhadap resilience (Mohseni et al. , 2. Di sisi lain, temuan pun sejalan dengan penelitian sebelumnya memaparkan bagaimana peer groups memprediksi tingkat academic resilience (Wang et al. , 2. Selanjutnya, ketika variabel perceived peer pressure dihubungkan secara independen terhadap academic resilience, temuan data menyatakan bagaimana kecenderungan untuk mengikuti dorongan negatif peer membuat academic resilience mahasiswa menjadi rendah sebagaimana hal tersebut membuat mahasiswa jadi terdistraksi dan kurang mampu menghadapi kesulitan akademis. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang memaparkan bagaimana peer pressure negatif . eperti: penggunaan narkotika, pengkonsumsian alkohol, merokok, dan lainny. turut berkorelasi secara negatif terhadap resiliensi akademis siswa (Ciydem & Bilgin, 2. Selain itu, peer pressure berperan negatif terhadap pandangan pelajar terhadap pembelajaran, kemampuan akademis pribadi, serta motivasi yang membuat mahasiswa kesulitan dalam menghadapi tantangan (Mostafa & Lim, 2. Selanjutnya, temuan ini menunjukkan bagaimana resistensi terhadap dorongan peer membuat mahasiswa menjadi lebih resilien secara akademis. Kemampuan untuk membedakan mana peran yang baik dan yang tidak serta memutuskan untuk tidak terpengaruh oleh dorongan negatif, membuat mahasiswa jadi tidak mudah terdistraksi dalam menghadapi kesulitan Hasil ini sesuai dengan temuan yang menyatakan bahwa kemampuan menahan diri dari peer pressure yang negatif berdampak baik pada pencapaian target dan menanggulangi distraksi akademis (Nicholls. Morley & Perry, 2. Selain itu, membedakan baik buruknya peran mana serta mengetahui mana dari keduanya yang seharusnya ditolak membantu dalam mempertahankan academic resilience (Monyepao, 2. Kemudian pada dimensi peers encouragement, temuan data menunjukkan bagaimana kemampuan mengaplikasikan dorongan positif dari peer mampu meningkatkan academic Page | 203 Jesslyn et al. Peranan Perceived Peer PressureA Volume 15. No. November 2024 Hal ini disebabkan oleh bagaimana motivasi dari peer mendorong mahasiswa untuk tidak putus asa dalam menghadapi kesulitan akademis dan meresolusikan konflik. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang menyatakan adanya peran positif dari peer pressure positif terhadap academic resilience sebagaimana dorongan tersebut dapat membantu dalam menghadapi kesulitan akademis (Rustham et al. , 2. Selanjutnya, dukungan positif peer juga membantu pelajar menghadapi konflik akademik yang dimana berdampak positif pada tingkat academic resilience-nya (Mishra, 2. Selanjutnya, ketika search for meaning dihubungkan secara independen terhadap academic resilience, temuan data menemukan adanya peranan search for meaning terhadap academic resilience siswa. Temuan inipun sejlan dengan penelitian sebelumnya yang menemukan adanya peran search for meaning terhadap tingkat resiliensi individu (Platsidou & Daniilidou, 2. Selanjutnya, ada pula temuan terdahulu yang memaparkan bahwa kemampuan seseorang untuk berusaha membangun makna dalam kehidupannya berdampak secara positif terhadap tingkat resiliensinya (Yldrm et al. , 2. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat ditarik kesimpulan peer pressure merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan dewasa awal yang dimana variabel ini memiliki peranan yang besar dalam berbagai sektor kehidupan mahasiswa. Konklusi yang diambil pun didukung oleh teori social learning yang menyatakan bahwa individu memiliki kecenderungan untuk mereplika perilaku yang ia temui pada pribadi di sekelilingnya, terutama ketika individu memperoleh imbalan darinya (Olsson et al. , 2. Paparan tersebut didukung oleh pernyataan bagaimana respon individu terhadap peer pressure dalam kehidupan akademis mahasiswa sangatlah krusial sebagaimana pada fase ini, individu memiliki dorongan yang tinggi untuk mengasosiasikan dirinya dengan perilaku peer-nya yang dianggap berkorelasi dengan popularitas maupun berbagai penghargaan sosial lainnya (Giletta et al. , 2. Selanjutnya pada penelitian lain, ditemukan pula bahwa peer conformity berasosiasi dengan popularitas serta kecenderungan untuk disukai oleh peer (Gommans et al. , 2. Hal ini pun menjelaskan bagaimana individu dewasa awal memiliki kecenderungan yang tinggi untuk mengaplikasikan kebiasaan yang dilakukan oleh peer-nya agar tidak diasingkan secara sosial (Andrews et al. Dengan tingginya peran peer influence dalam fase perkembangan dewasa awal, pengaruh dari peer pun turut berperan dalam berbagai sektor kehidupan individu. Menurut sebuah penelitian terdahulu, dorongan dari peer berperan secara aktif dalam membentuk norma sosial yang dianut oleh individu yang dimana hal ini turut berdampak pada tingkah laku dan sikap yang dimilikinya (Giletta et al. , 2. Ketika seseorang berhadapan dengan peer Page | 204 Peranan Perceived Peer Pressure dan Search for Meaning terhadap Academic Resilience Mahasiswa di Surabaya pressure, cara individu berinteraksi dengan tekanan tersebut mengambil bagian yang penting dalam membangun konsep dan identitas diri sebagaimana berkonformitas pada peer pressure menjadi penting guna memperoleh rasa diterima oleh peer (Gonzylez-Valero et al. , 2. Selain itu, peer influence pun ditemukan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi cara individu memandang dirinya sendiri (Yue et al. , 2. Melihat signifikansi peer influence dalam kehidupan individu, dapat dikonklusikan bahwa interaksi mahasiswa dengan peer pressure bersifat lebih dominan dalam mempengaruhi academic resilience daripada proses search for meaning. Menurut sebuah penelitian yang telah digarap sebelumnya, peer influence menjadi salah satu faktor yang akan selalu terlibat dalam proses pencarian meaning in life, terlepas dari signifikansi tujuan hidup individu (De Jong et , 2. Berdasarkan penelitian Romano et al. interaksi dengan peer memiliki peranan yang signifikan terhadap pembentukan identitas diri individu dewasa awal sebagaimana norma yang dianut oleh peer memiliki peluang yang besar untuk turut mempengaruhi pandangan yang sudah dimiliki individu sebelumnya. Berdasarkan hasil tinjauan literatur tersebut, dapat ditarik kesimpulan bagaimana peranan dari keberadaan peer pressure bersifat lebih dominan daripada search for meaning Hal ini mengartikan jikapun mahasiswa memiliki dorongan yang tinggi untuk mencari makna hidupnya, pengaruh peer pun akan lebih memiliki peranan terhadap tingkat academic resilience individu. Pernyataan ini pun disebabkan oleh kenyataan bagaimana norma yang dianut peer bersifat lebih berperan daripada pencarian makna hidup individu. Dengan seorang individu berinteraksi dengan peer pressure yang positif dan mengaplikasikannya maupun menahan diri untuk tidak terpengaruh dengan peer pressure yang negatif, maka academic resilience individu akan turut meningkat terlepas dari dorongan search for meaningnya, begitu pula sebaliknya. Kesimpulan Adanya peran perceived peer pressure dan tidak adanya peran search for meaning terhadap academic resilience mahasiswa di Surabaya secara general. Adanya peran perceived peer pressure terhadap academic resilience mahasiswa di Surabaya secara independen. Adanya peran search for meaning terhadap academic resilience pada mahasiswa di Surabaya secara independen. Page | 205 Jesslyn et al. Peranan Perceived Peer PressureA Volume 15. No. November 2024 Referensi