JURNAL REKAYASA MESIN (JRM) Hal: 417-424 Vol. XX. No. XX. Desember 2024 p-ISSN: 2337-828X. e-ISSN: x-x https://ejournal. id/index. php/jurnal-rekayasa-mesin Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket Arang Sabut Kelapa Semi Otomatis Sashatta Daniela Priyambada1. Ferly Isnomo Abdi2. Arya Mahendra Sakti3. Andita Nataria Fitri Ganda4 1,2,3,4Teknik Mesin. Fakultas Vokasi. Universitas Negeri Surabaya. Indonesia 60231 E-mail: 1sashattadaniela. 21034@mhs. id, 2ferlyabdi@unesa. id, 3aryamahendra@unesa. 4anditaganda@unesa. *Corresponding Author Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang banyak ditumbuhi pohon kelapa . ocos nucifer. Sabut kelapa untuk saat ini hanya menjadi limbah sampah yang belum bisa dimanfaatkan. Kita bisa memanfaatkannya menjadi briket arang. Pemanfaatan briket arang merupakan salah satu solusi dalam usaha eksplorasi sumber energi alternatif maupun pengurangan pencemaran lingkungan. Pada umumnya proses produksi briket dilakukan dengan tiga mesin yang berbeda yaitu mesin pencampur . , mesin pencetak . , dan mesin pemotong . Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun dan menguji fungsi mesin pembuat briket arang sabut kelapa semi otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Hasil dari penelitian ini didapatkan dimensi rangka 700 mm x 270 mm, panjang tabung extruder 500 mm dengan diameter 100 mm, panjang poros 550 mm dengan diameter 25 mm, menggunakan motor listrik AC A HP dengan kecepatan 1400 RPM, pulley ukuran 3 inci dan 4 inci, speed reducer WPA 40 rasio 1 : 20, cetakan briket 30 mm x 30 mm x 30 mm. Pengujian didapatkan bahwa kapasitas dan putaran terbaik untuk mesin pembuat briket arang sabut yaitu dengan menggunakan variasi pulley 4 inci dengan rata-rata kapasitas hasil pencetakan 7,3 kg/jam dan kecepatan putaran 94,7 RPM, maka semakin besar pulley yang digunakan kecepatan putarannya semakin cepat dan kapasitas hasil pencetakannya juga lebih cepat. Kata kunci: Briket Arang. Sabut Kelapa. Semi Otomatis. Mesin Briket Abstract: Indonesia is a tropical country with many coconut trees . ocos nucifer. Coconut fiber is currently only a waste that cannot be utilized. We can utilize it into charcoal briquettes. The utilization of charcoal briquettes is one of the solutions in exploring alternative energy sources and reducing environmental pollution. In general, the briquette production process is carried out with three different machines, namely a mixer, an extruder, and a cutting machine. This research aims to design and test the function of a semi automatic coconut fiber charcoal briquette making machine. The research method used is Research and Development (R&D). The results of this study obtained frame dimensions of 700 mm x 270 mm, extruder tube length of 500 mm with a diameter of 100 mm, shaft length of 550 mm with a diameter of 25 mm, using a A HP AC electric motor with a speed of 1400 RPM, 3 inch and 4 inch pulleys, speed reducer WPA 40 ratio of 1 : 20, briquette mold 30 mm x 30 mm x 30 mm. The test found that the best capacity and rotation for the coir charcoal briquette making machine is by using a 4 inch pulley variation with an average printing capacity of 7,3 kg/hour and a rotation speed of 94,7 RPM, so the larger the pulley used the faster the rotation speed and the capacity of the printing results is also faster. Keywords: Charcoal Briquette. Coconut Coir. Semi Automatic. Briquetting Machine A 2024. JRM (Jurnal Rekayasa Mesi. dipublikasikan oleh ejournal Teknik Mesin Fakultas Vokasi UNESA. tinggi (Yulianto, 2. Mulai dari akar, daun, pohon hingga buahnya, tanaman kelapa memiliki banyak Salah satunya buah kelapa yang menjadi bahan baku pembuatan es kelapa. Pada produksi es kelapa banyak dihasilkan limbah sabut kelapa. Serabut kelapa merupakan bagian terbesar dari buah kelapa, terhitung sekitar 35% dari total berat Sabut kelapa terdiri dari serat dan gabus penghubung serat. Serat merupakan komponen penting dari sabut. Tiap butir kelapa mengandung serat 525 gram . % sera. dan gabus 175 gram . %) (Mahmud. and Yulius. , 2. Para penjual PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang banyak ditumbuhi pohon kelapa . ocos Negara ini mempunyai luas perkebunan kelapa terluas di dunia, yakni 3. 712 juta hektar, yang sebagian besar . ,9%) merupakan perkebunan rakyat dan sisanya milik negara . ,7%) dan swasta . ,7%). Potensi produksi tahunan adalah 15 miliar butir, namun hanya 7,5 miliar butir yang benar-benar dimanfaatkan setiap tahun, yang berarti hanya sekitar 50% dari potensi produksi. Kelapa merupakan tanaman serbaguna dengan nilai ekonomi yang sangat Jurnal Rekayasa Mesin (JRM). Vol. XX. No. XX. Desember 2024: XX-XX biasanya menempatkannyaa ditepi jalan tempat mereka berjualan. Setelah melakukan survey kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) penjual es kelapa di wilayah Kecamatan Dander. Kabupaten Bojonegoro. Terdapat limbah sabut kelapa yang banyak dan tidak terpakai. Sehari bisa menghasilkan 10 - 15 kg limbah sabut kelapa. Sabut kelapa untuk saat ini hanya menjadi limbah sampah yang belum bisa dimanfaatkan. Salah satu cara memanfaatkan limbah sabut kelapa adalah menjadi briket arang. Briket . merupakan bahan bakar padat yang dibuat dari berbagai komponen dasar sisa bahan organik dan dipadatkan pada tekanan tertentu (Prabowo & Prengki, 2. Briket arang yang sudah ada saat ini terbuat dari limbah bonggol jagung, sekam padi, sebuk kayu, dan tempurung kelapa. Pemanfaatan briket arang menjadi solusi dalam usaha eksplorasi sumber energi alternatif maupun pengurangan pencemaran lingkungan. Karena sifatnya yang nonrenewable . ak terbaruka. , kekurangan dan kenaikan harga minyak akan terus berlanjut. Hal ini harus segera diimbangi dengan penyediaan sumber energi alternatif yang renewable . , jumlahnya banyak, dan harganya murah agar terjangkau oleh masyarakat luas (Liun, 2. Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap produksi dan penggunaan briket sebagai bahan bakar alternatif menjadi topik yang sangat penting (Budi, 2. Ada empat jenis metode dan alat yang digunakan untuk membuat briket arang yaitu tekan piston, tekan sekrup . , tekan roller, dan pengepresan briket manual bertekanan rendah. Pada umumnya proses produksi briket dilakukan dengan tiga mesin yang berbeda yaitu mesin pencampur . , mesin pencetak . , dan mesin pemotong . Saat ini harga alat produksi briket arang masih tergolong mahal dipasaran dan secara ekonomi tidak terjangkau oleh usaha menengah. Selain itu, dibutuhkan mesin untuk memproduksi briket arang dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat kelas menengah. Pengembangan dan perancangan ulang mengenai mesin pembuat briket sudah banyak dilakukan Salah satu penelitian mengenai mesin pembuat briket telah dilakukan oleh (Arisandi dkk, 2. berjudul Rancang Bangun Mesin Pencetak Briket Arang, yang berfokus pada pengadukan, pencetakan, dan pemotongan. Namun, kekurangannya terdapat 2 pengubah daya dapat menambah biaya, dan penggunaan senar pada pemotong yang tidak tahan Penelitian (Gobel dkk. , 2. berjudul Pengujian Prosedur Pengarangan dan Rancang Bangun Mesin Pencetak Briket Arang Tempurung Kelapa, yang berfokus pada mekanisme ekstrusi dan Kekurangannya menggunakan poros untuk pemotongan berputar. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis ingin merancang bangun Mesin Pembuat Briket Arang Sabut Kelapa Semi Otomatis dengan mesin pencampur . , mesin pencetak . , dan mesin pemotong . Karena melihat dari masalah yang dihadapi masyarakat mendukung alasan pembuatan mesin tersebut. Mesin pembuat briket arang ini diharapkan dapat mempercepat proses pembuatan briket arang. Prioritas utama mesin ini adalah DASAR TEORI Spesifikasi Mesin Gambar 1. Gambar teknik Mesin Pembuat Briket Arang Semi Otomatis Sabut Kelapa Sabut kelapa merupakan produk samping kelapa dan menyumbang sekitar 35% dari berat buah kelapa. Sabut kelapa merupakan bagian luar buah kelapa yang terbungkus dalam tempurung kelapa. Sabut kelapa terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan terluar . dan lapisan dalam . masing-masing memiliki ketebalan 5-6 cm. Produksi buah kelapa di Indonesia rata-rata mencapai 15,5 milyar butir per tahun, yang menghasilkan 1,8 juta ton serat sabut dan 3,3 juta ton debu sabut (Mahmud. and Yulius. N, 2. Briket Arang Briket adalah bahan bakar padat yang digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai wujud tertentu. Arang briket merupakan briket yang terbuat dari biomassa sebagai pengganti bahan bakar yang berasal dari bahan-bahan biologis (Faisal, dkk. Untuk mencapai nilai ekonomis, teknis, dan lingkungan terbaik, proses pembuatan briket harus mempertimbangkan segmen pasar. Briket arang lebih menguntungkan dibandingkan dengan kayu bakar sebagai bahan bakar. Bahan Perekat Bahan perekat adalah bahan yang dimasukkan kedalam komposisi zat utama untuk menghasilkan sifat-sifat tertentu, seperti viskositas, ketahanan, dan lain-lain. Beberapa bahan yang biasanaya digunakan untuk campuran bahan perekat seperti. Carboxy Menthyl Cellulosa (CMC), gypsum, kanji, gliseral. Sashatta Daniela Priyambada, dkk. | Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket A Jurnal Rekayasa Mesin (JRM). Vol. XX. No. XX. Desember 2024: XX-XX clay, biji jarak, dan lain-lain (Lestari & Tjahjani. Screw Extruder Screw extruder merupakan alat yang berfungsi untuk meneruskan adonan maupun bubuk yang berputar secara spiral agar dapat memindahkan adonan briket menuju pencetakan (Soolany, 2. Untuk menghitung kapasitas produksi mesin menggunakan persamaan 1 sebagai berikut (Spivakovsky, 1. yc = yiya yc. yc ye Menghitung diameter screw menggunakan persamaan 2 sebagai berikut (Gunaire, 2. yc=Oo ye. yc yiya. Menghitung torsi screw extruder menggunakan persamaan 3 sebagai berikut (Gunaire, 2. yc = ycyei . yee ycyeO . Motor Listrik Motor listrik merupakan bagian penting dari desain mesin yang berfungsi sebagai penggerak. Penggunaan motor listrik untuk meningkatkan kinerja Daya motor merupakan suatu ukuran yang menunjukkan performa motor. Untuk menghitung daya motor menggunakan persamaan 4 sebagai berikut (Sularso, 2. yc= yc. Poros Poros merupakan bagian penting dari sistem transmisi putar. Tugas utamanya adalah untuk mendukung putaran, berfungsi sebagai pembawa dan beban, dan mengontrol gerak putar menjadi lurus, yang biasanya ditumpu oleh dua tumpuan. Untuk menghitung daya rencana menggunakan persamaan 5 sebagai berikut (Sularso, 2. ycyeI = yc yeo yeNyeE Untuk menghitung momen puntir menggunakan persamaan 6 sebagai berikut (Sularso, 2. yc = y, yiye yeo yayaye yeo yeaya Untuk menghitung tegangan geser menggunakan persamaan 7 sebagai berikut (Sularso, 2. yyOyc yyOyeC = . eiyeNya yeo yeiyeNya ) Untuk menghitung diameter poros menggunakan persamaan 8 sebagai berikut (Sularso, 2. ye, ya . yeIyei = [ yeo ycyei yeo ycyeE yeo y. ya/yc yyOyeC Pulley & V-belt Pulley & v-belt merupakan sistem transmisi putaran dan daya. V-belt berfungsi untuk memindahkan daya dari satu poros keporos lainnya melalui katrol dengan kecepatan sama atau berbeda. Untuk menghitung panjang v-belt menggunakan persamaan 9 sebagai berikut (Sularso, 2. yyI ya yc = yayc . eIycya ycycya ) . cycya Oe yeIycya )ya . ya yeyc Untuk v-belt menggunakan persamaan 10 sebagai berikut (Sularso, 2. yeIyecya yeo ycAya yc= yeo yiya yayayaya Untuk menghitung keliling v-belt menggunakan persamaan 11 sebagai berikut (Sularso, 2. ycyeeyeCyeiyeIyeI = yc METODE Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Menurut (Sugiyono, 2012: . penelitian R&D adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan dan menguji evektifitas suatu produk R&D adalah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada. Diagram Alir Diagram alir Mesin Pembuat Briket Arang dimulai dengan studi literatur, analisis masalah mendesain alat, menghitung komponen, perakitan alat, pengujian alat, variasi alat, analisis data, dan selesai dengan membuat laporan. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini yaitu sebagai berikut : Melakukan riset, referensi terhadap mesin pembuat briket arang. Melakukan analisis masalah tentang mesin pembuat briket arang, bahan baku, bahan perekat, sabut kelapa. Membuat desain mesin pembuat briket arang untuk memperjelas hasil dari perancangan alat. Menghitung komponen mesin pembuat briket arang dengan menghitung kebutuhan alat dan bahan berdasarkan studi literatur yang didapatkan. Perakitan alat sesuai dengan perencanaan dan desain mesin pembuat briket arang. Melakukan pengujian mesin pembuat briket arang yang telah dibuat. Melakukan variasi putaran pulley 2 inci, 3 inci, 4 Mengolah data yang didapatkan dari hasil pengujian berupa kecepatan putaran dan kapasitas hasil produksi. Membuat laporan untuk menunjukkan hasil dari proses rancang bangun mesin pembuat briket arang Sashatta Daniela Priyambada, dkk. | Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket A Jurnal Rekayasa Mesin (JRM). Vol. XX. No. XX. Desember 2024: XX-XX ycN = yayc . yc yayci . yc ycN = 1,9 . 48 1,8 . ycN = 177,6 ycoyciycoyco Perhitungan Motor Listrik A Perhitungan Daya Motor Listrik Perhitungan daya motor listrik menggunakan rumus pada persamaan 4 : ycN . ycu ycE = 1,3 . ycE= ycE = 0,35 yaycE Gambar 2. Diagram Alir Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket Arang Perhitungan Poros A Perhitungan Daya Rencana Perhitungan daya rencana menggunakan rumus pada persamaan 5 : ycEycc = ycE ycu yceyca HASIL DAN PEMBAHASAN ycEycc = 0,4 ycu 1,2 Deskripsi Umum Setelah dilakukan rancang bangun mesin pembuat briket arang sabut kelapa semi otomatis kemudian melakukan perhitungan komponen mesin, seperti screw extruder, motor listrik, poros, pulley dan v-belt, perakitan alat, setelah semua proses dilakukan proses pengujian kecepatan putaran screw dan kapasitas hasil pencetakan dengan variasi pulley 2 inci, 3 inci, dan 4 inci. Selanjutnya menganalisis hasil pengujian variasi pulley. ycEycc = 0,48 ycoycO Menghitung Screw Extruder A Perhitungan Kapasitas dan Laju Material Perhitungan kapasitas dan laju material dari screw extruder menggunakan rumus persamaan 1 : ya2 ycE = 60 ycI. cycuycu/ycycayc. 0,102 ycE = 60 0,05ycu45ycu0,25ycu755ycu0,7 ycE = 26,23 ycoyci/ycycayco A Menghitung Diameter Screw Perhitungan diameter screw menggunakan rumus pada persamaan 2 : ya =Oo ya =Oo ycE yuU. ya ycE yuU. ya A Perhitungan Momen Rencana Perhitungan momen rencana menggunakan rumus pada persamaan 6 : ycEycc ycEycc = ycE ycu yceyca ycN = 9,74 ycu 105 0,48 ycEycc = 0,4 ycu 1,2 = 9,74 ycu 105 ycEycc = 0,48 ycoycO ycN = 333,943 ycoyci. ycoyco A Perhitungan Tegangan Geser Ijin Perhitungan tegangan geser ijin menggunakan rumus pada persamaan 7 : yuayaA yuayca = . cIyce1 ycu ycIyce2 ) yuayca = . yuayca = 3,083 ycoyci/ycoyco2 A Perhitungan Diameter Poros Perhitungan diameter poros menggunakan rumus pada persamaan 8 : ycu yayca ycu yayc ycu ycN yuayca ycu 2 ycu 1,5 ycu 333,943 3,083 yccyc = Oo yccyc = Oo yccyc = 3,083 ycoyci/ycoyco2 yccyc = 11,81 ycoyco ya = 94 ycoyco A Perhitungan Torsi Screw Extruder Perhitungan torsi screw extruder menggunakan rumus pada persamaan 3 : Menghitung Pulley dan V-belt A Perhitungan Panjang V-belt Perhitungan panjang v-belt menggunakan rumus pada persamaan 9 : Sashatta Daniela Priyambada, dkk. | Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket A Jurnal Rekayasa Mesin (JRM). Vol. XX. No. XX. Desember 2024: XX-XX yuU ya = 2ya . a1 ya2 ) . a2 Oe ya1 )2 3,14 . 2 ya = 2. ya = 1245,09 ycoyco A Perhitungan Kecepatan Linear V-belt Perhitungan menggunakan rumus pada persamaan 10 : yuU yccycy1 ycu ycu1 ycO = ycu 3,14 76,2 ycu 1400 ycO= ycu ycO = 0,052 ycu 106,68 v-belt A Perhitungan Gaya Keliling V-belt Perhitungan gaya keliling v-belt menggunakan rumus pada persamaan 11 : yaycycaycyceycc = ycO 1245,09 yaycycaycyceycc = 5,547 yaycycaycyceycc = 22895,1 ycA Perakitan Alat Langkah pertama dalam perakitan mesin pembuat briket arang adalah mempersiapkan semua komponen dan alat yang dibutuhkan. Langkah pertama mempersiapkan alat dan bahan untuk pembuatan mesin pembuat briket arang. Melakukan pengukuran dan pemotongan bahan menggunakan mesin gerindra. Gambar 5. Proses pembuatan tabung Pembuatan poros screw extruder dan daun screw untuk pengepresan adonan ke pencetakan. Proses pengecatan mesin agar mencegah karat, korosi dan memiliki tampilan yang cantik. Proses perakitan atau assembly dengan menggabungkan setiap part-part sehingga membentuk suatu mesin. Gambar 6. Proses pembuatan poros screw Gambar 7. Proses pengecatan mesin Gambar 3. Proses pemotongan bahan Pembuatan rangka mesin dengan menggunakan las SMAW. Gambar 4. Proses pembuatan rangka mesin Pembuatan tabung screw extruder untuk mesin pembuat briket arang. Gambar 8. Proses perakitan atau assembly mesin Hasil Pengujian Pengujian dilakukan dengan waktu 20 menit, bahan yang digunakan arang sabut kelapa, tepung tapioka, dan air. Dengan presentase arang sabut kelapa 75%, tepung tapioka 20 %, dan air 5 %. Berikut tabel dan rata-rata nilai kecepatan putaran dan kapasitas produksi briket pada variasi pulley 2 inci, 3 inci, dan 4 Variasi Pulley 2 Inci Sashatta Daniela Priyambada, dkk. | Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket A Jurnal Rekayasa Mesin (JRM). Vol. XX. No. XX. Desember 2024: XX-XX Tabel 2. Hasil rata-rata kecepatan dan kapasitas variasi pulley Gambar 9. Proses pengujian kecepatan putaran Tabel 1. Hasil rata-rata kecepatan dan kapasitas variasi pulley Percobaan Kecepatan Putaran Kapasitas Pencetakan 44,6 RPM 5,6 kg/jam 49,0 RPM 5,8 kg/jam 41,8 RPM 5,5 kg/jam Rata-rata 45,1 RPM 5,6 kg/jam Berdasarkan hasil dari tiga uji coba pada tabel 1. dengan menggunakan pulley 2 inci menunjukkan bahwa kecepatan putaran rata-rata yang dihasilkan sebesar 45,1 RPM dan kapasitas hasil pencetakan ratarata yang dihasilkan sebesar 5,6 kg/jam. Hasil uji coba pada variasi pulley 2 inci didapatkan bentuk briket seperti gambar 10. Gambar 10. Hasil dari proses pembriketan variasi pulley 2 inci Percobaan Kecepatan Putaran Kapasitas Pencetakan 71,5 RPM 6,2 kg/jam 72,5 RPM 6,5 kg/jam 74,3 RPM 6,8 kg/jam Rata-rata 72,7 RPM 6,5 kg/jam Berdasarkan hasil dari tiga uji coba pada tabel 2 dengan menggunakan pulley 3 inci menunjukkan bahwa kecepatan putaran rata-rata yang dihasilkan sebesar 72,7 RPM dan kapasitas hasil pencetakan ratarata yang dihasilkan sebesar 6,5 kg/jam. Hasil uji coba pada variasi pulley 2 inci didapatkan bentuk briket seperti gambar 12. Gambar 12. Hasil rata-rata kecepatan dan kapasitas variasi pulley Hasil dari proses pembuatan briket arang sabut kelapa dengan menggunakan variasi pulley 3 inci pada briket yang dihasilkan memiliki kepadatan dan kerapatan yang baik, dengan sedikit rongga masih ada yang terlihat, namun tetap menghasilkan briket dengan kualitas baik. Tetapi dengan menggunakan pulley 3 inci mesin beroperasi dengan konsisten dengan kecepatan dan produksi yang baik. Variasi Pulley 4 Inci Hasil dari proses pembuatan briket arang sabut kelapa dengan menggunakan variasi pulley 2 inci pada briket yang dihasilkan memiliki kepadatan dan kerapatan yang sangat baik, dengan sedikit rongga yang sudah tidak terlihat sehingga briket lebih kuat. Tetapi dengan menggunakan pulley 2 inci mesin beroperasi pada kecepatan dan produksi rendah akibatnya waktu produksi menjadi lebih lama. Variasi Pulley 3 Inci Gambar 11. Proses pengujian kecepatan putaran Gambar 13. Proses pengujian kecepatan putaran Tabel 3. Hasil rata-rata kecepatan dan kapasitas variasi pulley Percobaan Kecepatan Putaran Kapasitas Pencetakan 96,7 RPM 7,5 kg/jam 93,7 RPM 7,3 kg/jam 93,9 RPM 7,3 kg/jam Rata-rata 94,7 RPM 7,3 kg/jam Berdasarkan hasil dari tiga uji coba pada tabel 3. dengan menggunakan pulley 4 inci menunjukkan bahwa kecepatan putaran rata-rata yang dihasilkan sebesar 45,1 RPM dan kapasitas hasil pencetakan ratarata yang dihasilkan sebesar 5,6 kg/jam. Hasil uji coba pada variasi pulley 4 inci didapatkan bentuk briket seperti gambar 14. Sashatta Daniela Priyambada, dkk. | Rancang Bangun Mesin Pembuat Briket A Jurnal Rekayasa Mesin (JRM). Vol. XX. No. XX. Desember 2024: XX-XX SIMPULAN Gambar 14. Hasil dari proses pembriketan variasi pulley 2 inci Hasil dari proses pembuatan briket arang sabut kelapa dengan menggunakan variasi pulley 4 inci pada briket yang dihasilkan memiliki kepadatan dan kerapatan yang kurang baik, dengan bentuk rongga masih ada yang tidak merata, hal ini menyebabkan kurang rapat. Tetapi dengan menggunakan pulley 4 inci mesin beroperasi dengan kecepatan dan produksi yang cepat, menghasilkan lebih banyak briket dalam waktu yang cepat. Tabel 4. Hasil rata-rata kecepatan dan kapasitas variasi pulley Pulley Kecepatan Putaran Kapasitas Pencetakan 2 inci 41,1 RPM 6,5 kg/jam 3 inci 72,7 RPM 6,5 kg/jam 4 inci 94,7 RPM 7,3 kg/jam Kapasitas . g/ja. Rata-Rata Variasi Pulley Dari hasil pembahasan yang telah dilakukan dapat ditarik simpulan: Mesin Pembuat Briket Arang Sabut Kelapa Semi Otomatis memiliki otomatis rangka mesin berdimensi 700 mm x 270 mm dengan ukuran panjang tabung extruder 500 mm dengan diameter 100 mm, poros panjang 550 mm dengan diameter 25 mm, menggunakan motor listrik AC A HP dengan kecepatan 1400 RPM, pulley ukuran 3 inci dan 4 inci, speed reducer WPA 40 rasio 1 : 20, cetakan briket 30 mm x 30 mm x 30 mm. Hasil dari pengujian Mesin Pembuat Briket Arang Sabut Kelapa Semi Otomatis yaitu kapasitas dan putaran terbaik menggunakan pulley 4 inci dengan rata-rata kapasitas hasil pencetakan 7,3 kg/jam dan kecepatan putaran 94,7 RPM. Pulley 3 inci dengan rata-rata kapasitas hasil pencetakan 6,5 kg/jam dan rata-rata kecepatan putaran 72,7 RPM. Pulley 2 inci dengan rata-rata kapasitas hasil pencetakan 5,6 kg/jam dan rata-rata kecepatan putaran 45,1 RPM. REFERENSI