MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA MANTIGOLA KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI Factors Associated With Clean And Healthy Life Behavior In The Household Order In Mantigola Village. Kaledupa District Wakatobi Regency Ria1. La Djabo Buton2. Andi Mauliyana3 Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Mandala Waluya Kendari (Rhiahasyifa12@gmail. No. Hp: 082191777. ABSTRAK Data dari Desa Mantigola bahwa pada tahun 2014 persentase PHBS yaitu 32,20%, kemudian tahun 2015 meningkat menjadi 38,15% dan tahun 2016 menurun menjadi 35,68%. Salah satu indikator PHBS yang terendah yaitu kepemilikan jamban sehat yang mencapai 5,23% dan cuci tangan dengan sabun sebesar 6,15%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Tatanan Rumah Tangga di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, populasi adalah seluruh kepala keluarga yang tinggal di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi tahun 2017 yang berjumlah 231 KK dengan jumlah sampel 146 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling. Metode analisis menggunakan Uji Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara pengetahuan dengan PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa Mantigola (X2 hitung = 52,248 > nilai X2 tabel = 3,841. Phi (I) = 0,. , ada hubungan kuat antara peran tenaga kesehatan dengan PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa Mantigola (X2 hitung = 47,024 > nilai X2 tabel = 3,841. Phi (I) = 0,. , dan ada hubungan kuat antara kebiasaan dengan PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa Mantigola (X2 hitung = 56,927 > nilai X2 tabel = 3,841. Phi (I) = 0,. Kata Kunci : Perilaku hidup bersih dan sehat. Pengetahuan. Peran tenga kesehatan. Kebiasaan ABSTRACT Data from Mantigola Village that in 2014 the percentage of PHBS was 32. 20%, then in 2015 it increased to 38. 15% and in 2016 it decreased to 35. One of the lowest PHBS indicators is the ownership of healthy latrines that reaches 5. 23% and washing hands with soap by 6. This study aims to determine the factors associated with Clean and Healthy Life Behavior in the Household Order in Mantigola Village. Kaledupa District. Wakatobi Regency. This research was analytic survey with Cross Sectional Study approach, the population was all family heads who live in Mantigola Village. Kaledupa Subdistrict. Wakatobi Regency in 2017, totaling 231 household with a sample was 146 household. The sampling technique used Simple random sampling, the analysis method used Chi Square Test and Phi test. The results showed that there was a strong correlation between knowledge with Clean and Healthy Life Behavior in the Household Order in Mantigola Village (X2 count = 52. 284 > X2 table = 3. Phi (I) = 0. there was a strong correlation between the role of health workers with Clean and Healthy Life Behavior in the Household Order in Mantigola Village (X2 count = 47. 024 > X2 table = 3. Phi (I) = 0. , and there was a strong correlation between the habit with Clean and Healthy Life Behavior in the Household Order in Mantigola Village (X2 count = 56. 927 > X2 table = 3. Phi ( I) = 0. Keywords : Clean and healthy life behavior. Knowledge. Role of health workers. Habit MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 21,60% lalu disusul Kabupaten Muna Barat PENDAHULUAN Perilaku e- ISSN: 2622-7762 (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluaraga yang senangtiasa memperhatikan 25,00%. Sedangkan Kabupaten Wakatobi sebesar 28,50%. Data yang diperoleh dari Puskesmas Kaledupa PHBS Rumah Tangga adalah upaya PHBS untuk memberdayakan anggota rumah tangga Mantigola. Pada tahun 2014 persentase PHBS agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan yaitu 32,20%, kemudian tahun 2015 meningkat perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan menjadi 38,15% dan tahun 2016 menurun aktif dalam gerakan kesehatan di masyatakat. menjadi 35,68%. Salah satu indikator PHBS Desa Organization yang terendah yaitu kepemilikan jamban sehat (WHO), menunjukan bahwa kira-kira 3,1% yang mencapai 5, 23% dan cuci tangan dengan kematian . ,7 jut. dan 3,7% Disability sabun sebesar 6, 15%. Jumlah seluruh Kepala Adjusted Life Years (DALY. ,2 Keluarga (KK) yang tinggal di Desa Mantigola yang tidak layak tahun 2014 sebanyak 224 KK, kemudian tahun Data World Health disebabkan oleh air konsumsi, sanitasi dan hygiene. 2015 meningkat menjadi 228 KK, tahun 2016 Di Indonesia pencapaian rumah tangga ber-PHBS berjumlah 230 KK dan tahun 2017 sebanyak 231 KK. persentase rumah tangga ber-PHBS sebesar PHBS pada tatanan rumah tangga 56,58%. Persentase tertinggi rumah tangga merupakan bentuk perwujudan paradigma yang ber-PHBS adalah di Provinsi Sulawesi sehat dalam budaya hidup perorangan dan Utara sebesar 76,61% diikuti oleh Provinsi keluarga, yang bertujuan untuk meningkatkan. Kalimantan Timur sebesar 75,26%. Sedangkan persentase terendah terdapat di Provinsi Papua Menerapkan PHBS pada lingkungan maupun Barat sebesar 25,50% kemudian Provinsi Nusa pada keluarga akan menciptakan lingkungan Tenggara Barat sebesar 29,48%. melindungi kesehatannya. yang bersih dan keluarga yang sehat, tapi Di Sulawesi Tenggara, dari 356. masih banyak masalah PHBS yang belum RT yang dipantau . otal RT 560. , yang diterapkan dengan benar hal itu bisa dilihat berPHBS mencapai 44,75%, turun sekitar 1 % dari lingkungan yang kurang bersih, sampah dari tahun 2014. Pada tahun 2015 persentase berserakan, jamban dan sumber air yang RT berPHBS antar kabupaten/kota yang kurang sehat. Kabupaten Konawe Banyak Kepulauan yaitu sebesar 65,10% lalu disusul penerapan PHBS pada tatanan rumah tangga. Kabupaten Buton Utara sebesar 62,57%. Penelitian Azrimaidaliza . bahwa hasil Kemudian persentase RT berPHBS antar penelitian menunjukkan adanya hubungan kabupaten/kota yang bermakna antara tingkat pendidikan Kabupaten Konawe Selatan yaitu sebesar dengan penerapan PHBS pada rumah tangga MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 . value<0,. Penelitian Damaiyanti e- ISSN: 2622-7762 hubungan antar variabel dimana variabel Hardianti . bahwa hasil uji statistik di dapatkan p value < 0,05 yaitu 0,00 jadi secara statistik ada hubungan yang bermakna antara Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mantigola peran kader dengan Perilaku Hidup Bersih dan Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Sehat (PHBS) di Kelurahan Laing Wilayah Kerja Populasi dalam penelitian ini adalah Puskesmas Nan balimo Kecamatan seluruh kepala keluarga yang tinggal di Desa Tanjung Harapan Kota Solok Tahun 2014. Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Serta penelitian Mursad . bahwa ada Wakatobi tahun 2017 yang berjumlah 231 KK. Sampel adalah bagian dari populasi yang pelaksanaan indikator PHBS rumah tangga. menjadi objek penelitian yang berjumlah 146 Hasil observasi awal peneliti bahwa KK. Tehnik Simple menerapkan PHBS khususnya tentang perilaku Instrumen atau alat pengumpulan data dalam yang jarang mencuci tangan menggunakan penelitian ini adalah kuesioner yang berisi sabun, tidak memiliki jamban sehat, serta daftar pertanyaan tentang variabel independen kebiasaan merokok dalam rumah. Penyebab yang ada dalam penelitian serta dokumentasi rendahnya penerapan PHBS di Desa Mantigola dengan mengguanakan kamera. Uji statistik adalah pengetahuan masyarakat tentang PHBS yang digunakan adalah uji chi square dan uji yang masih rendah, adanya kebiasaan tidak menerapkan PHBS sehari-hari serta peran kader Puskesmas yang sangat minim karena Kurang aktifnya peran kader di Desa Mantigola disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya jumlah kader yang ada terbatas. Kader yang direkrut sebagian besar adalah Hasil kepada masyarakat tentang PHBS rumah HASIL PENELITIAN pengetahuan yang terbatas pada masalahmasalah kesehatan khususnya tentang PHBS. menunjukkan bahwa dari 146 responden, terbanyak adalah umur 31-40 tahun yaitu sebanyak 66 responden . ,2%) dan yang terkecil adalah umur 21-30 tahun yaitu sebanyak 26 responden . ,8%). Untuk jenis kelamin, terdapat 105 responden . ,9%) yang memiliki jenis kelamin laki-laki dan terdapat 41 responden . ,1%) yang memiiki jenis METODE PENELITIAN Sedangkan Penelitian ini menggunakan metode pendidikan SD yaitu sebanyak 75 responden penelitian analitik dengan pendekatan Cross . ,4%) dan yang terkecil adalah pendidikan Sectional Study, dimana jenis pendekatan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui responden . ,2%). (TS) MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 Tabel 1. Distribusi Karakteristik Responden di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi tahun 2018 Karakteristik N . Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Umur 21-30 tahun 31-40 tahun 41-50 tahun Pendidikan SMP SMA Sumber: Data Primer, 2018 Hasil Hasil menunjukkan bahwa dari 146 responden, menunjukkan bahwa dari 146 responden, terdapat 62 responden yang menyatakan peran pengetahuan cukup, diantaranya terdapat 51 tenaga kesehatan cukup, diantaranya terdapat responden . ,3%) yang memiliki PHBS 48 responden . ,4%) yang memiliki PHBS tatanan rumah tangga memenuhi syarat dan tatanan rumah tangga memenuhi syarat dan terdapat 15 responden . ,7%) yang memiliki terdapat 14 responden . ,6%) yang memiliki PHBS tatanan rumah tangga tidak memenuhi PHBS tatanan rumah tangga tidak memenuhi Kemudian terdapat 80 responden yang Kemudian terdapat 81 responden yang memiliki pengetahuan kurang, diantaranya menyatakan peran tenaga kesehatan kurang, terdapat 13 responden . ,2%) yang memiliki diantaranya terdapat 16 responden . %) yang PHBS tatanan rumah tangga memenuhi syarat dan terdapat 67 responden . ,8%) yang memenuhi syarat dan terdapat 68 responden memiliki PHBS tatanan rumah tangga tidak . %) yang memiliki PHBS tatanan rumah memenuhi syarat. Hasil uji statistik diperoleh tangga tidak memenuhi syarat. Hasil uji PHBS statistik diperoleh nilai chi square X2 hitung = tabel = 3,841. Hal ini menunjukkan bahwa H0 47,024 > nilai X2 tabel = 3,841. Hal ini ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha pengetahuan dengan PHBS Tatanan Rumah diterima, artinya ada hubungan peran tenaga Tangga kesehatan dengan PHBS Tatanan Rumah nilai chi square X hitung = 52,248 > nilai X Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Kemudian Tangga Desa Mantigola Kecamatan nilai Phi (I) = 0,612. Hal ini menunjukkan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Kemudian adanya hubungan yang kuat. nilai Phi (I) = 0,581. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat. MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 Tabel 2. Distribusi Hasil Uji Chi Square Penelitian di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Tahun 2018 PHBS Tatanan Rumah Tangga Tidak Total Memenuhi Hasil Uji ChiVariabel Memenuhi Syarat Square Syarat X2 Hit. =52,248 Pengetahuan Cukup X2 Tab. = 3,841 Kurang 100 Phi (I) = 0,612 X2 Hit. = 47,024 Peran Tenaga Kesehatan Cukup X2 Tab. = 3,841 Kurang Phi (I) = 0,581 X2 Hit. = 56,927 Kebiasaan Cukup X2 Tab. = 3,841 Kurang Phi (I) = 0,638 Sumber: Data Primer, 2018 Hasil PEMBAHASAN menunjukkan bahwa dari 146 responden, menunjukkan bahwa dari 146 responden, kebiasaan cukup, diantaranya terdapat 51 terdapat 66 responden . ,2%) yang memiliki responden . ,7%) yang memiliki PHBS pengetahuan cukup dan terdapat 80 responden tatanan rumah tangga memenuhi syarat dan . ,8%) yang memiliki pengetahuan kurang. terdapat 13 responden . ,3%) yang memiliki Responden yang memiliki pengetahuan kurang PHBS tatanan rumah tangga tidak memenuhi Kemudian terdapat 82 responden yang tentang waktu pemberian ASI eksklusif pada bayi, waktu penimbangan balita di Posyandu, terdapat 13 responden . ,9%) yang memiliki syarat-syara air bersih, dan tidak mengetahui PHBS tatanan rumah tangga memenuhi syarat tentang pemberantasan nyamuk dengan 3M dan terdapat 69 responden . ,1%) yang Plus. Hasil memiliki PHBS tatanan rumah tangga tidak Pada umumnya diteori, pengetahuan memenuhi syarat. Hasil uji statistik diperoleh ada hubungannya dengan PHBS, seperti yang nilai chi square X2 hitung = 56,927 > nilai X2 dikemukakan oleh Maulana . bahwa tabel = 3,841. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan . ver kebiasaan dengan PHBS Tatanan Rumah Tangga Kecamatan pengetahuan lebih langgeng daripada perilaku Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Kemudian yang tidak disadari pengetahuan, dari hasil nilai Phi (I) = 0,638. Hal ini menunjukkan penelitian yang di dapat dalam melihat adanya hubungan yang kuat. pengetahuan dari masyarkat yang sebagian Desa Mantigola Perilaku besar baik, tetapi dalam praktiknya ada MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 masyarakat sehingga mempraktekkan PHBS. Hasil e- ISSN: 2622-7762 3,841 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, menunjukkan masih terdapat 15 responden serta nilai Phi (I) = 0,612 artinya ada . ,7%) yang memiliki pengetahuan cukup hubungan kuat antara pengetahuan dengan namun memiliki PHBS tatanan rumah tangga PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa tidak memenuhi syarat. Hal ini dapat diketahui Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten dari kuesioner penelitian, dimana responden Wakatobi. Hasil penelitian ini sejalan dengan tidak mengetahui tentang porsi sayur dan buah penelitian Nurmila L. bahwa hasil yang harus dikonsumsi setiap hari, waktu analisa di peroleh nilai XA hitung = 13,446 melakukan aktivitas fisik setiap hari, dan dimana XA tabel = 3,841 dengan demikian XA masih banyak responden yang sering merokok hitung lebih besar dari XA tabel . ,446 > di dalam rumah bersama dengan anggota 3,. dan nilai phi = 0,38 yang artinya ada keluarga lainnya. hubungan sedang antara pengetahuan dengan square X2 hitung = 52,248 > nilai X2 tabel = Selanjutnya Hasil uji statistik diperoleh nilai chi perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah responden . ,2%) yang memiliki pengetahuan tangga di Kelurahan Gunung Jati Kecamatan kurang namun memiliki PHBS tatanan rumah Kota Kendari. tangga memenuhi syarat. Hal ini dikarenakan Adanya responden menerapkan beberapa poin penting dengan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aspek penerapan PHBS tatanan rumah tatanan rumah tangga, bahwa semakin baik tangga seperti persalinan ditolong oleh tenaga tingkat pengetahuan yang dimiliki maka semakin baik perilaku yang akan dilakukan untuk melakukan PHBS. Hal ini juga sesuai menggunakan air bersih dan sabun. Pengetahuan dengan hasil penelitian Putri . dengan menggunakan metode cross sectional study pemudah untuk terlaksananya Perilaku Hidup bahwa ada hubungan antara pengetahuan Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan demikian dengan penerapan perilaku hidup bersih dan faktor ini menjadi pemicu terhadap perilaku sehat . value = 0,008 < 0,. Dari penelitian yang menjadi dasar atau motivasi bagi tindakannya akibat tradisi atau kebiasaan, kepercayaan, tingkat pendidikan dan tingkat penerapan perilaku hidup bersih dan pada sosial ekonomi. Pengetahuan merupakan suatu Hasil menunjukkan bahwa dari 146 responden, perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng dari pada perilaku yang tidak menyatakan peran tenaga kesehatan cukup dan didasari oleh pengetahuan. ,5%) ,5%) MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 menyatakan peran tenaga kesehatan kurang. Selanjutnya Responden yang menyatakan peran tenaga responden . %) yang menyatakan peran kesehatan kurang dikarenakan responden tidak tenaga kesehatan kurang namun memiliki PHBS tatanan rumah tangga memenuhi syarat. program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Hal ini dikarenakan responden memiliki (PHBS) dari petugas kesehatan, petugas tingkat pendidikan yang tinggi yaitu pernah kesehatan tidak pernah melakukan kenjungan menempuh pendidikan pada jentang perguruan kerumah-rumah tinggi memiliki, sehingga responden memiliki penerapan PHBS dan petugas kesehatan kesadaran dan kepedulian yang tinggi tentang pentingnya penerapan PHBS tatanan rumah kurang memuaskan kepada responden. Peran tangga dirumah seperti persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi ASI mewujudkan Rumah Tangga PHBS adalah eksklusif, menimbang balita setiap bulan dan dengan melakukan pendataan, pendekatan, mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun. Jika kader PHBS rutin turun Peran Rumah Tangga PHBS tentang pentingnya penarapan PHBS tatanan rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari maka akan membangkitkan minat masyarakat Kader untuk menerapkan PHBS dalah kehidupan rumah tangga yang ada di wilayahnya dengan sehari-hari. menggunakan kartu PHBS atau pencatatan Hasil PHBS di rumah tangga pada buku kader. Pendataan bisa dilakukan secara terpadu responden . ,6%) yang menyatakan peran dengan petugas kesehatan atau pamong praja, tenaga kesehatan cukup namun memiliki PHBS tatanan rumah tangga tidak memenuhi Hal ini dapat diketahui dari kuesioner penelitian, dimana responden tidak melakukan Kader desa/lurah dalam pembinaan PHBS di rumah tangga. Pendekatan dilaksanakan secara personal dan pemberantasan jentik dengan rentang waktu persuasif guna mendapatkan dukungan optimal yang lama yaitu minimal sebulan sekali. Hal yang berkelanjutan. ini tentunya bertentangan dengan program Hasil uji statistik diperoleh nilai chi PHBS yang ditetapkan pemerintah yaitu square X2 hitung = 47,024 > nilai X2 tabel = 3,841 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, dilakukan selama 1 minggu sekali. serta nilai Phi (I) = 0,581 artinya ada MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 hubungan kuat antara peran tenaga kesehatan Menurut Halimun . Kebiasaan dengan PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa dipengaruhi 3 faktor, yaitu faktor lingkungan. Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Lingkungan atau tempat tinggal . isalnya Wakatobi. Hasil penelitian ini sejalan dengan ruma. mempengaruhi kita dalam beraktivitas penelitian Damaiyanti & Hardianti . yang akhirnya membentuk suatu kebiasaan. bahwa hasil uji statistik di dapatkan p value < Faktor usia, walaupun ini bukan faktor 0,05 yaitu 0,00 jadi secara statistik ada penentu, usia dapat mempengaruhi kebiasaan hubungan yang bermakna antara peran kader dengan Perilaku bersosialisasi/pergaulan. Hidup Bersih dan Sehat Pengalaman Jika (PHBS) di Kelurahan Laing Wilayah Kerja memiliki kematangan emosional yang baik. Puskesmas Nan balimo Kecamatan Tanjung maka akan terbentuk pribadi yang baik yang Harapan Kota Solok Tahun 2014. dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan Hasil setempat, sehingga dimanapun kita berada bahwa peran tenaga kesehatan merupakan dapat terjalin keharmonisan dalam pergaulan salah satu faktor penting yang dalam upaya penerapan PHBS tatanan rumah tangga di perilaku kita dalam masyarakat yang mengarah pada kebiasaan. Oleh menyarankan agar setiap tenaga kesehatan Hasil khsususnya dalam bidang kader PHBS agar turun ke masyarakat secara rutin baik melalui responden . ,3%) yang memiliki kebiasaan promosi kesehatan maupun upaya kunjungan cukup namun memiliki PHBS tatanan rumah tangga tidak memenuhi syarat. Hal ini penerapan indikator PHBS secara menyeluruh dikarenakan masih ada beberapa aspek PHBS di masyarakat. yang belum dilaksanakan oleh responden rumah-rumah Hasil seperti bayi tidak diberikan ASI eksklusif menunjukkan bahwa dari 146 responden, sampai usia 6 bulan, dah masih ada masyarakat terdapat 64 responden . ,8%) yang memiliki yang melakukan penolongan persalinan bukan kebiasaan cukup dan terdapat 82 responden pada tenaga kesehatan melainkan pada dukun . ,2%) yang memiliki kebiasaan kurang. Responden yang memiliki kebiasaan kurang responden belum menerapkan PHBS tatanan dikarenakan responden tidak percaya bahwa rumah tangga secara menyeluruh. penerapan PHBS dapat menghindarkan dari Hal Selanjutnya berbagai macam penyakit, tidak terbiasa responden . ,9%) yang memiliki kebiasaan mencuci tangan dengan menggunakan sabun, kurang namun memiliki PHBS tatanan rumah tangga memenuhi syarat. Hal ini dikarenakan responden jarang diingatkan anggota keluarga untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat setiap hari. mendapatkan informasi kesehatan dari kader MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 e- ISSN: 2622-7762 PHBS di Puskesmas sehingga responden KESIMPULAN DAN SARAN perlahan-lahan menerapkan semua aspek- Berdasarkan askep PHBS tatanan rumah tangga, meskipun pembahasan dalam penelitian ini maka dapat awalnya masih memiliki kebiasaan tidak ditarik kesimpulan yaitu ada hubungan kuat menerapkan PHBS setiap harinya. Selain itu antara pengetahuan dengan PHBS Tatanan juga dipengaruhi oleh adanya anggota keluarga Rumah Tangga di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi, ada hubungan mengkonsumsi air mentah dan jarang mencuci kuat antara peran petugas kesehatan dengan tangan sebelum makan, sehingga responden PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa mulai menerapkan PHBS dirumah. Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Hasil uji statistik diperoleh nilai chi Wakatobi dan ada hubungan kuat antara square X2 hitung = 56,927 > nilai X2 tabel = kebiasaan dengan PHBS Tatanan Rumah 3,841 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Tangga serta nilai Phi (I) = 0,638 artinya ada Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Desa Mantigola Kecamatan hubungan kuat antara kebiasaan dengan PHBS Berdasarkan kesimpulan dari hasil Tatanan Rumah Tangga di Desa Mantigola penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. saran dalam penelitian ini yakni diharapkan Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Saibaka . bahwa ada hubungan yang meningkatkan pelayanan kesehatan kepada bermakna antara kebiasaan dengan penerapan masyarakat di wilayah kerja dan meingkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di kerja sama dengan pemerintah/desa dalam Wilayah kerja Puskesmas Wawonasa dengan memberikan informasi tentang pentingnya nilai p value < 0,05 yaitu 0,000. melakukan PHBS rumah tangga sehingga Hasil Kaledupa dapat terciptanya keluarga yang sehat demi bahwa adanya hubungan dikarenakan semakin tercapainya derajat kesehatan yang setinggi- banyak responden yang memiliki kebiasaan Serta untuk kader PHBS agar cukup maka semakin banyak pula masyarakat yang menerapkan PHBS tatanan rumah tangga pengetahuan masyarakat tentang PHBS. Puskesmas sehari-hari. Begitupula sebaliknya semakin banyak responden yang Diharapkan kepada masyarakat yang memiliki kebiasaan kurang maka semakin ada di wilayah kerja Puskesmas Kaledupa khususnya yang tinggal di Desa Mantigola menerapkan PHBS tatanan rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari. diberikan baik dari kader kesehatan maupun Puskesmas perilaku hidup bersih dan sehat rumah tangga. MIRACLE Journal of Public Health. Vol 2. No. 1 Juni 2019 Selain e- ISSN: 2622-7762 Tahun Diakses selanjutnya agar penelitian ini diharapkan . ttp://ppjp. id/journal/index. php/es/article/view/2. Diakses tanggal penelitian terhadap variabel-variabel yang 28 Juli 2017. Kemenkes RI. Profil Kesehatan berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih Indonesia Kesehatan Republik Indonesia. Sehat Rumah Tangga, dengan menggunakan jenis penelitian lainnya ataupun ditempat penelitian lainnya. Dinas Kesehatan Jakarta: Kementrian Provinsi Sulawesi Tenggara. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2015. Kendari. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis Puskesmas menyampaikan dengan penuh rasa hormat, mengucapkan terima kasih yang tidak Ucapan terima kasih yang sebesarbesarnya penulis sampaikan pula pada : Pihak Yayasan Mandala Waluya Yang memberikan kesempatan kepada kami dalam STIKES Mandala Pihak Waluya memberikan kesempatan untuk menuntut ilmu dan mengembangkan diri. Serta untuk pihak Desa Mantigola atas kesediaan waktu dan Kaledupa. Profil Puskesmas Kaledupa tahun 2014-2016. Kaledupa. Saibaka YE. Tucunan AAT. Rumaya AA. Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga Di Wilayah Kerja Puskesmas Wawonasa Kota Manado. Universitas Sam Ratulangi. Diakses tanggal 28 Juli 2017 Notoatmodjo. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. lokasi selama penelitian, dan seluruh pihak atas motivasi dan dukungannya. DAFTAR PUSTAKA