Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 PengaruhKepemimpinan Reward Dan Punishment Terhadap KinerjaKaryawan PT. Karya Manunggal Jati Sidoarjo Yoga Anang Taputra1. Ferry Hariawan2 . Didik Subijantoro3 Universitas PGRIAdi Buana Surabaya Email : ferry@unipasby. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh kepemimpinan reward dan punishment terhadap kinerja karyawan PT Karya Manunggal Jati. Menggunakan metode pengumpulan data dengan menentuan sampel purposive sampling dan jumlah sampel yang ditentukan adalah seluruh karyawan yang aktif bekerja sebanyak 55 orang. Hasil dalam penelitian ini telah membuktikan adanya pengaruhkepemimpinan terhadap Kinerjakaryawan karena memiliki t-hitung 6. 442 dan nilai signifikan . 00 <0. pengaruh reward terhadap Kinerjakaryawan memiliki t-hitung 1722 dengan nilai signifikansi 0,00. ,01< 0,. , sedangkan pengaruhpunishment terhadap Kinerjakaryawan memiliki t-hitung 7. 364 dengan nilai signifikani 0. 00<0. Sehingga dinyatakan bahwakepemimpinan reward danpunishment dapat mempengaruhi Kinerjakaryawan secara parsial. Hasil ujiF diketahuijikai Sig. 000 < 0. 05sehingga dinyatakan bahwa factor kepemimpinan, reward danpunishment memberipengaruh terhadap Kinerjakaryawan di PT. Karya Manunggal Jati secara simultan. Kata kunci: Kepemimpinan. Reward,Punishment. Kinerja Karyawan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 ABSTRACT This research aims to analyze the influence of reward and punishment leadership on the performance of PT Karya Manunggal Jati employees. Using the data collection method by determining the random sampling and the number of established samples, all the employees who are active are as many as 55 people. The results of the study prove that the influence of leadership on employee performance has a t-count of 6. 442 and significant values . and 00 < 0. 05, the effect of rewards on employee performance has a t-count of 1722 with a significance value of 0. 01 < 0. while the effect of punishment on employee performance has a t-count of 7. 364 with a significant value of 0. 00 < 0 ,. Thus, it is argued that leadership with reward and punishment can partially influence the performance of The results of the F-test are known as Sig. 000 < 0. 05 so it is argued that the factors leadership, reward and punishment influence the performance of employees in PT. Karya Manunggal Jati works simultaneously. PENDAHULUAN Dalam upaya menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompleks, kualitas sumberdaya manusia menjadi aspek penting perusahaan, karena berperan aktif dan dominan dalam pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi guna mencapai tujuan organisasi secara lebih efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi. Karya Manungga Jati adalah perusahaan yang bergerak di bidang manajemen sumber daya manusia umum dan jasa keamanan dan didirikan pada tahun 2004 dengan Nota Pendirian No. 2 tanggal 27 Desember 2004 dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. C06604HT. Th. 2005 tanggal 14 Maret 2005 beralamat di Jalan Mayjen Bambang Yuwono No. 79 Jabaran Balongbendo. Sidoarjo. Jawa Timur. Kinerja karyawan merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi perusahaan. Jika kinerja karyawan efektif dan efisien maka tujuan perusahaan akan lebih mudah tercapai, tetapi jika kinerja karyawan yang dihasilkan tidak sesuai maka akan sulit bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya (Edi Prasetiyo 2019 : . Reward/Penghargaan adalah alat penting untuk mencapai tujuan bisnis strategis karena secara langsung berdampak pada kinerja dan sikap karyawan. Hal ini ditunjukkan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 dalam penelitian Mamik et. dan Dewantara . , yang menemukan bahwa reward berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Imbalan diberikan melalui evaluasi dengan kriteria tertentu yang ditetapkan sebagai acuan dalam menilai kinerja pegawai dengan menggunakan aspek remunerasi dan aspek hubungan antar pegawai berdasarkan jabatan yang diduduki, sebagai bagian dari kontrak psikologis atau semacam penghargaan perusahaan bagi pegawainya. termotivasi untuk bekerja keras dan mencapai hasil yang maksimal (Moorhead dan Griffin dalam Prasetyo, 2. Faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah punishment, yaitu punishment/hukuman yang diberikan oleh organisasi untuk memperbaiki dan menegakkan kebijakan perusahaan untuk meminimalkan pelanggaran atau penyimpangan dan memberikan rasa jera bagi pelanggar untuk berpromosi. Hal ini ditunjukkan dalam penelitian Febriyanti dkk . dan Dewantara . yang menemukan bahwa penggunaan hukuman berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. TINJAUN PUSTAKA Landasan teori Landasan Teori Variabel Kepemimpinan. Penghargaan. Hukuman dan Kinerja Karyawan Kepemimpinan Kepemimpinan adalah suatu usaha untuk mempengaruhi banyak orang melalui komunikasi untuk mencapai tujuan, seperti mempengaruhi orang untuk membujuk orang lain agar bertindak atau bereaksi secara positif, suatu kekuatan dinamis yang memotivasi dan mengkoordinasikan organisasi untuk mencapai tujuan (DuBrin dalam Setiawan, 2. Menurut Schermerhorn . alam Edison, 2016: . , indikator kepemimpinan terdiri dari: Memiliki strategi yang jelas dan komunikasi yang baik. Memelihara anggota dan lingkungan kerja. Dorongan untuk meningkatkan keterampilan Menumbuhkan kekompakan anggota tim. Dan. Menghargai perbedaan dan keyakinan Reward Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Penghargaan adalah penghargaan, penghargaan, penghargaan, atau penghargaan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja seseorang (Mahmudi. Setiawan, 2. Menurut Ivancevich . alam Prasetyo, 2. , jenis reward dibagi menjadi: Penghargaan finansial akan mencakup: Upah dan gaji adalah bentuk tunai yang diberikan kepada pegawai pada waktu tertentu dengan kesepakatan kedua pihak. Tunjangan adalah tunjangan tambahan, sering kali berdasarkan jam kerja, pesangon, atau catatan khusus seperti dana pensiun, masa inap di rumah sakit, dan liburan. Bonus selain gaji atau tunjangan perusahaan. Reward non-finansial terdiri dari: Reward interpersonal adalah penghargaan pribadi, manajer memiliki sejumlah kekuasaan untuk mendistribusikan Reward interpersonal. Promosi merupakan sebagai bentuk usaha untuk menempatkan orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat. Punishment Sesuatu yang dibuat dengan tindakan yang membuat Anda frustrasi atau tidak dapat menyelesaikan pekerjaan seperti yang diharapkan. Akibatnya, cara kesalahan yang dilakukan adalah hukuman, tujuan kinerja karyawan adalah hukuman (Mangkunegara, 2013: . Hukuman adalah upaya perusahaan untuk mengurangi penipuan tanpa Menurut Rivai . alam Setiawan, 2. , pelaksanaan hukuman adalah sebagai Hukuman ringan meliputi: Pemberitahuan glosarium bagi yang berminat Peringatan tertulis Tampil anggun dalam tulisan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Hukuman sedang meliputi: Tunda kelulusan dari rencana sebelumnya Pengurangan gaji oleh perusahaan Iklan atau promosi tertunda Sanksi berat meliputi: Pemecatan pegawai Evaluasi pengurangan Pemberhentian pegawai yang bersangkutan PHK dari perusahaan KinerjaKaryawan Kinerja berasal dari prestasi kerja atau kinerja aktual . eberhasilan bisnis atau keberhasilan aktual seseoran. (Mangkunegara, 2017: . Menurut Bernadian dan Russell (Ruliana, 2014:. , enam kriteria utama yang digunakan untuk mengukur kinerja, antara Kualitas mengacu pada proses atau hasil melakukan kegiatan hampir sempurna untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Angka yang menunjukkan kuantitas yang diproduksi, misalnya jumlah rupiah, jumlah unit, jumlah siklus, operasi yang dilakukan. Ketepatan waktu mencerminkan waktu yang dibutuhkan untuk memperhatikan koordinasi keluaran lain dan waktu yang dihabiskan untuk kegiatan lain. Interpersonal impact mencerminkan sejauh mana karyawan mampu menjaga kepercayaan diri, reputasi yang baik, dan kerjasama antara karyawan dengan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 KerangkaKonseptual Dalam riset yangdijelaskandengankerangkaikonseptualsebagaiiberikut: Hipotesis adalah tanggapan/Asumsi sementara terhadap suatu kejadian (Sugyno, 2. Asumsi dari penelitian ini adalah: H1: Kepemimpinan berpengaruh besar terhadap prestasi kerja karyawan PT. Karya Manunggal Jati Sidoarjo. H2: Penghargaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai PT. Karya Manunggal Jati Sidoarjo. H3: Punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai PT. Karya Manunggal Jati Sidoarjo. H4: Kepemimpinan, penghargaan dan hukuman berpengaruh signifikan terhadap kinerja Karya Manunggal Jati Sidoarjo. METODE PENELITIAN Populasi dan Sampel Populasi adalah suatu wilayah umum yang meliputi objek-objek dengan jumlah dan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti untuk menarik kesimpulan (Sugiyono, 2018:. Semesta penelitian ini mencakup seluruh staf PT. Karya Manunggal Jati Sidoarjo memiliki total 62 orang, termasuk 55 karyawan, 6 manajer dan 1 direktur. Dan contoh dalam penelitian ini menggunakan tabel intent yang mencantumkan perilaku karyawan yang dipekerjakan secara aktif hingga 55 orang. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Pertanyaan dibagikan kepada peserta dan jawaban mereka dianalisis menggunakan beberapa tes, termasuk: Uji asumsi klasik Regresi linear berganda Uji-t dan uji-f HASIL PENELITIAN Uji Validitas Menentukan validitas, suatu hasil dikatakan valid jika R-hitung > R-tabel. Diketahui nilai R panel pada penelitian ini sebesar 0,265. Berarti dapat dinyatakan valid dan lolos validasi karena R-hitung > R-tabel Berikut terlampir grafik yang berisi hasil validasi masing-masing Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Uji Realibilitas Data dari variable akan dianggap reliabel dan lolos Uji apabila nilai dari Cronbach alpha > 0,05. Berikut merupakan hasil dari uji realibilitas: Hasil uji menyatakan nilai Cronbach alpha > 0,05,sehingga seluruh pernyataan adalah Uji Normalitas Uji normalitas menggunakan metode berupa melihat nilai Asymp. Sig. -taile. Sehingga apabila significance level mencapai >0, 05 maka dapat dikatakan data penelitianresidual terdistribusi gauss. Berikut merupakan bagan yang memuat hasil uji normalitas yang telah dilakukan untuk penelitian ini: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Berdasarkanhasil uji, data penelitian dinyatakanterdistribusi normal. Uji Mutlikolinieritas Penentuan uji multikolinieritas adalah apabila nilai Tolerance lebih dari 0. 10 tidak terdapat kolinearitas ganda (Multikolinearita. dan termasuk apabila nilai VIF < 10. 00 maka tidak terjadi Multikolinearitas Hasil pengujian multikolieneritas adalah: Sumber: Data Peneliti Berdasarkanhasil uji, data tersebut bersih dari multikolinier. Uji Heteroskedastisitas Pengujian heteroskedastisitas ini dilakukan menggunakan metode glesjer dimana penentuan hasilnya apabila nilai Sig antara variabel independent dan absolut residual >0. 05, dapat disimpulkan bahwa heteroskedastisitas tidak ada. Hasil uji heteroskedastisitas dilampirkan dalam bagan berikut ini: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Sumber: Hasil Penelitian Hasi uji menyatakanbahwa tidakterdapat heteroskedastisitas. UjiAutokorelasi Hasi uji autokorelasi dapat didapat denganmetode Durbin Watson, yaitu jika: du < d < 4du, berarti dapat disimpulkan tidak adanya autokorelasi. Diketahuinilainyaadalah 1. Hasil uji adalah: Hasil uji autokorelasi diperoleh nilai Durbin Watson (DW) lebih besar dari 1 dan kurang dari 3 dengan nilai sebesar 2. 043 yang artinya tidak terdapat autokorelasi. Analisis Regresi Linier Berganda Peneliti menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk memprediksi fluktuasi nilai variabel dependen . , apabila dua variable independen atau lebih sebagai faktor prediktor dimanipulasi . ilai menjadi fluktuatif secara non-alam. Jadi, syarat utama analisis regresi linier berganda adalah apabila terdapat minimal dua variable Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Hasilpengujiandariuji-t adalah: Dari perhitungan diatas diketahui: X1 6442>2. 006, sehingga X1 berpengaruh positif terhadap Y secara parsial, dan karena nilai sig adalah 0. 00 < 0. 05, maka bersifat signifikan. 2 X2 1722<2. 006, sehingga X2 tidak berpengaruh positif terhadap Y secara parsial, dan karena nilai sig adalah 0. 00 < 0. 05, maka bersifat signifikan. 3 X3 7364>2. 006Positif atau tidak terdapatnya tanda negatif pada nilai t diartikan sebagai semakin meningkat X1 atau X2, maka semakin besar Y terjadi. Hasil dari pengujian uji F adalah: Berdasarkan hasil uji tersebut, diketahui Sig. 000 < 0. 05, maka diperoleh kesimpulan bahwa variabel X1 dan X2 berpengaruh secara simultan terhadap Variabel Y. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Pengaruh kepemimpinan pada kinerjakaryawan Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini, ditentukan bahwa kepemimpinan menunjukkan tren positif dan signifikan pada tingkat kinerja karyawan. Hal ini juga menunjukkan bahwa manajemen yang lebih baik di suatu perusahaan secara langsung sama dengan peningkatan kinerja karyawan. Hasil pengujian ini mendukung bahwa dan mengatakan bahwa H1 dapat diterima. Hasil ini serupa dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Kandi . Hotdianty. Taufik dan Haryani . bahwa kepemimpinan dapat mempengaruhi kinerja karyawan secara terkendali dengan baik. Dampak penghargaan pada kinerja karyawan Hasil eksperimen penelitian ini menjelaskan bahwa reward memiliki probabilitas positif dan signifikan dan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini membuktikan bahwa gaji dan bonus pegawai berbanding lurus dengan tingginya kinerja pegawai. Hasil Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 pengujian ini mendukung dan menunjukkan apakah H2 dapat diterima. Penelitian yang dilakukan oleh Mamik et al . dan Dewantara . menunjukkan bahwa penghargaan sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Pengaruh hukuman terhadap kinerja karyawan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa punishment berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan berpengaruh signifikan. Hal ini ditunjukkan di tempat kerja dengan memberlakukan hukuman yang lebih tinggi, yang dapat mengendalikan penyimpangan atau cedera di tempat kerja untuk mendorong pekerja meningkatkan kinerja mereka. Teori ini mendukung dan menyatakan bahwa H3 dapat diterima. Pada saat yang sama/ Secarasimultan kepemimpinan, penghargaan, dan hukuman dapat dan dapat secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan kepemimpinan yang lebih baik di tempat kerja dan pemberian penghargaan dan hukuman yang konsisten yang mendukung upaya peningkatan kinerja karyawan. Teori ini mendukung dan menunjukkan apakah H4 dapat diterima. Penelitian ini serupa dengan penelitian sebelumnya oleh (Edi Prasetyo, 2. yang menyatakan bahwa jika kepemimpinan, penghargaan, dan hukuman berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, demikian pula pencapaian tujuan karyawan maka perusahaan akan lebih efisien dan efektif. Jika kinerja karyawan tidak layak, maka akan sulit bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya. SIMPULAN Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan dan pembahasan data, dapat ditarik kesimpulan dari penelitian tentang pengaruh rasio kepemimpinan, reward dan punishment terhadap kinerja karyawan PT. Karya Manunggal Jati meliputi: Ada satu aspek kepemimpinan yang berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, hasil bisnis akan meningkat jika kepemimpinan berada pada puncaknya. Imbalan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, kinerja pegawai meningkat karena semakin banyak imbalan yang diberikan kepada pegawai. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ae Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Journal of Sustainability Business Research Vol 5 No. 2 Juni 2024 ISSN : 2746 Ae 8607 Hukuman parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai. Jika sanksi pidana korporasi efektif, maka akan mengurangi terjadinya tindakan negatif, sehingga meningkatkan kinerja pegawai. Kepemimpinan, penghargaan dan hukuman secara simultan mempengaruhi kinerja karyawan karena kepemimpinan dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan jika peran penggunaan penghargaan dan hukuman dipenuhi secara konsisten. IMPLIKASI Agar dapat meningkatkan kinerja karyawan PT. Karya Manunggal Jati, perusahaan sebaiknya meninjau ulang permasalahan dan penerapan wewenang yang lebih prospektif dan konsisten serta dapat mencarikan solusi terbaik untuk masing-pihak sehingga tidak ada yang karyawan yang merasa lebih diuntungkan atau dirugikan . Dan juga meninjau ulang terkait penerapan reward dan punishment dengan tanggung jawab kerja yang diamanahkan kepada setiap karyawan agar dapat meningkatkan produktivitas dan hasil kerja karyawan juga dapat lebih efektif dan efisien KETERBATASAN PENELITIAN Karena sistem kerja yang dilakukan adalah kerja dengan sistem full time, maka peneliti membutuhkan waktu untuk mencakup semua data karyawan yang akan mengisi kuesioner yang diberikan. Hambatan yang terdapat pada tahap pengumpulan data adalah waktu. REFERENCES