JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) VOL 2. No. Mei 2022, pp. 49 - 56 p-ISSN : 2808-8786 . e-ISSN : 2798-1355 . http://journal. id/index. php/dinamika Pengaruh Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban. Komitmen Organisasi dan Kompetensi Terhadap Kinerja Manajerial Anindya Nur Arifah1. Lisa Nuriyatul Azizah2. Dr. Dewi Indriasih. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti (UPS) Tegal e-mail: anindya. nurarifah@gmail. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti (UPS) Tegal e-mail: lisanuriyatul14@gmail. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti (UPS) Tegal e-mail: dewi. indriasih@gmail. ARTICLE INFO Article history: Received 20 Maret 2022 Received in revised form 14 April 2022 Accepted 22 April 2022 Available online 20 Mei 2022 ABSTRACT Performance is a measure that can be used to emphasize behaviors and attitudes that should not occur and to instill desirable behavior. Managerial performance is a very important matter to measure the success of a company. Managerial performance adds value to work done well. Companies often take action and apply to managerial performance to ease their The purpose of this study is to strengthen evidence of the influence of the application of commitment, and competence on managerial The data used in this study are primary data that takes samples of several managerial performances at the company. The results of this study indicate that there is an influence on managerial This research uses purposive sampling method. The data used are quantitative with the results of questionnaire data and using qualitative data according to a list of respondents' statements on the questionnaire. Keywords: Managerial Performance. Responsibility Accounting. Organizational Commitment. Competence. Abstrak Kinerja meruapakan pengukuran yang dapat dimanfaatkan untuk menitik beratkan perilaku dan sikap yang tidak seharusnya terjadi serta menanamkanperilaku yang sesungguhnya diinginkan. Kinerja manajerial merupakan perihal yang sangat penting untuk dijadikan tolak ukur keberhasilan pada sebuah perusahaan. Kinerja manajerial menjadikan nilai tambah dalam peningkatan kerja yang dilakukan dengan baik. Perusaahaan seringkali melakukan tindakan maupun penerapan Ae penerapan terhadap kinerja manajerial untuk meringankan pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkuat bukti dari adanya pengaruh penerapan akuntansi pertanggungjawaban, komitmen organisasi, dan kompetensi terhadap kinerja manajerial. Data yang digunakan dalam penelitian iniadalah data primer yang mengambil sampel dari beberapa kinerja manajerial pada perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap kinerja manajerial. Received Maret 21, 2022. Revised April 16, 2022. Accepted April 25, 2022 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan kuantitatif dengan hasil dari data kuesioner dan menggunakan data kualitatif menurut daftar pernyataan responden pada kuesioner Kata Kunci: Kinerja Manajerial. Akuntansi Pertanggungjawaban. Komitmen Organisasi. Kompetensi. PENDAHULUAN Perusahaan dalam menjalankan usahanya memiliki tingkat keinginan yangingin dicapai. Dalam kinerja perusahaan selalu meningkatkan efisiensi dan efektifitasnya. Tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan harus dapat tercapai. Semakin luas dan komplek, menyebabkan kegiatan operasional yang dijalankan oleh pemimpin perusahaan tidak dapat di kendalikan sendiri. Pemimpin perusahaan mempunyai wewenang kepada manajer untuk membantu dalam pengendalian perusahaan. Dalam perusahaan suatu pengukuran kinerja dapat dimanfaatkan untuk menitik beratkan perilaku dan sikap yang tidak seharusnya terjadi sertamenanamkan perilaku yang sesungguhnya diinginkan. Menurut (Jero Komang Hita Wasana, 2. selama ini, suatu perusahaan diukur dengan kinerja yang menerapkan pengukuran kinerja tradisional yang memfokuskan hanya pada sektor keuangan semata karena ukuran keuangan sederhana dalam menyelesaikan pengukurannya. Diaplikasikannya pengukuran kinerja tersebut dapat menjadikan perusahaan hanya berimplementasi dalam jangka pendek serta kurang memperhatikan berlangsungnya proses perusahaan dalam jangka panjang. Dimanahasil pekerjaan yang dijalankan sesuai dengan poin, fungsi dan indikator tertentu yang tertera pada masing Ae masing bidang pekerjaan dalam pengukuran kinerjanya. Dalam suatu perusahaan, membutuhkan kinerja manajerial untuk menjalankan fungsinya. Kinerja manajerial merupakan kegiatan yang penting untuk menjadi tolak ukur keberhasilan pada perusahaan. Kinerja manajerial menjadikan nilai tambah dalam peningkatan kerja yang dilakukan dengan baik. Apabila seorang manajer mengetahui dan memahami wewenang yang telah di berikan untuk mengendalikan kegiatan operasional perusahaan. Seorang manajer menerapkan sistem pengendalian, unsur pengendalian yang terdiri dari pusat pertanggungjawaban serta proses pengendalian manajemen yang terkait dengan cara kerja pusat pertanggungjawaban pada informasi yang ada. Untuk kegiatan produksinya membutuhkan sebuah penerapan berupa akuntansi pertanggungjawaban. Perusahaan menerapkan akuntansi pertanggungjawaban karena untuk mencatat seluruh aktivitas usaha dan dapat mengetahui unit yang dapat bertanggungjawab terhadap aktivitas serta menentukan unit yang tidak berjalan secara efiesien sesuai informasi pada pusat pertanggungjawaban untuk menghindari dari ketidakinginan yang diterima dari konsumen. Pengendalian melalui akuntansi pertanggungjawaban agar tidak terdapat penyimpangan dalam aktivitas usaha pada perusahaan. Dalam penerapan akuntansi pertanggungjawabanseorang manajer harus memberikan wewenang secara tegas kepada bawahannya karena diberikannya wewenang dapat menimbulkan adanya sikap dan perilaku tanggung jawab. Kondisi lain yang mempengaruhi kinerja manajerial yaitu komitmen organisasi sebagai bagian dari sikap dan berbagai perilaku penting agar sikap sertaperilaku organisasi berfungsi dengan efektif. Menurut (Jero Komang Hita Wasana, 2. mengatakan bahwa komitmen organisasi merupakan kemampuan untuk melakukan sesuatu dan mengutamakan kepentingan organisasi supaya keberhasilan organisasi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan akan meningkat. Komitmen yang kuat akan menciptakan tujuan dari perusahaan Faktor lain untuk mendorong kinerja manajerial seorang manajer harus memiliki kompetensi yang berdasarkan keterampilan, kemampuan, karakteristik, dan pengetahuan dalam mendukung terciptanya Menurut (Cahyani & Damayanthi, 2. mengatakan bahwa kompetensi merupakan karakteristik yang dimiliki seseorang yang berpengaruh langsung terhadap kinerja atau dapat memprediksikan kinerja yang sangat baik. Karena semakin kompeten seseorang dalam bidang pekerjaan masing Ae masing akan terjadi peningkatan terhadap kinerja perusahaan. Berdasarkan uraian tersebut, akan memaparkan tujuan dari penelitian ini antara lain: . Untuk mengetahui pengaruh dari penerapan akuntansi pertanggungjawaban terhadap kinerja manajerial. Untuk mengetahui apa pengaruh dari komitmen organisasi terhadap kinerja . Untuk mengetahui pengaruh dari kompeten terhadap kinerja manajerial. JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA). Vol. No. Mei 2022, pp. 49 - 56 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 TINJAUAN PUSTAKA Akuntansi Pertanggungjawaban Akuntansi pertanggungjawaban adalah sistem yang telah dicapai pada saat mengukur hasil setiap pusat pertanggungjawaban melalui informasi yang diperlukan manajer untuk menjalankan kegiatan operasional pada pusat pertanggungjawaban. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban yang baik dan berjalan secara efektif akan membantu para manajer untuk mengoperasikan tugasnya yang mengontrol aktivitas operasional, sehingga dapat meringankan manajer dalam pengambilan keputusan dan mengevalusi pekerjaan supaya tujuan dapat terorganisir. Beberapa aspek struktur organisasi, biaya, anggaran, dan sistem pelaporan pada penilaian pusat pertanggungjawaban. Akuntansi pertanggungjawaban memiliki informasi yang digunakan dalam mengendalikan kegiatan organisasi, informasi yang dimiliki dapat menegaskan hubungan hubungan informasi dengan manajer yang bertanggungjawab pada perencanaan yang dituju dan pelaksanaanya. Dibutuhkan sebuah pengendalian mengenai informasi yang didapat, pengendalian tersebut dijalankan dengan melakukan peran bagi para manajer untuk mengatur sebuah pendapatan serta biaya yang telah menjadi tanggungjawabnya. Komitmen Organisasi Menurut (Made et al. , 2. Komitmen organisasi merupakan situasi dimana seorang menjadi satu dengan organisasinya sehingga dapat memenuhi poin yang telah dirancang serta bertahan dalam lingkup Seseorang yang tidak nyaman dalam pekerjaannya dan tidak berkomitmen dengan organisasi yang di jalankan kemungkinan dapat meninggalkan organisasi. Karena di dalam organisasi mencakup kestiaan anggota, kemauan anggota dan kebanggaan anggotaterhadap organisasi. Dimana mereka yakin dan menerima segala tujuan dan arahan dalam berorganisasi pada pekerjaan tersebut. Komitmen dalam organisasi maupun dalam lingkup pekerjaan dianggap sangat penting karena dapat berpengaruh terhadap Dengan adanya komitmen organisasi sebagaimana sikap dan perilaku seseorang terhadap perusahaan akan berpengaruh dalam menjalankan pekerjaan. Seseorang yang telah menetapkan keinginan dan tujuan yang akan dijangkau serta berkomitmen untuk memperoleh keinginan dan tujuan tersebut, sehingga komitmen yang dimiliki berpengaruh pada pekerjaannya. Kompetensi Kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang terhadap pekerjaan sesuai keterampilan dan Kompetensi yang dilakukan dengan baik dan sesuai dengan apa yang harus dijalankan serta memahami sebagai fungsi bagian dalam pekerjaan tersebut akan melakukan aktivitas kinerjanya dengan mudah dan paham. Dalam perusahaan seorang pemimpin, manajer ataupun pegawai berusaha untuk mamaksimalkan kompetensi pada diri sendiri sehingga dapat dimanfaatkan dan dikembangkan pada aktivitas kinerja tersebut. Menurut (Hariyanto, n. ) istilah kompetensi mengacu pada dimensiperilaku dari sebuah peran perilaku yang diperlukan seseorang untuk dapat melaksanakan pekerjaannya secara memuaskan. Manajer yang tidak memilikikompetensi yang baik akan terlihat kurang dalam menerapkan kemampuannya untuk berinteraksi terhadap bawahan dan masyarakat, menjadikan manajer dalam bertindak, meyakinkan dan mempengaruhi tidak tepat. Sehingga secara tidak langsung bahwa kompetensi berpengaruh terhadap kinerja Kinerja Manajerial Menurut (Asdani & Handayawati, n. ) pengertian kinerja manajerial adalah kemampuan atau keberhasilan suatu pekerjaan yang telah didapat oleh anggota dalam suatu organisasi , untuk menjalankan fungsi, tugas serta tanggung jawab dalam mengendalikan operasional sebuah perusahaan. Tolak ukur kinerja dapat dilihat dalam kinerjanya dengan mencapai tujuan perusahaan. Kegagalan atau keberhasilan pada perusahaan terpaut pada keputusan manajer, sehingga perusahaan membutuhkan alat yang berguna untuk menjalankan perencanaan yang dapat menilai kinerja manajeman. Kinerja ditentukan dengan beberapa dasar fungsinya meliputi perencanaan, melakukan investigasi, berkoordinasi, mengevaluasi, pengawasan, bernegosiasi, dan Faktor yang dapat berpengaruh terhadap kinerja manajerial antara lain: komitmen organisasi, akuntansi pertanggungjawaban dan kompetensi. Pengaruh Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban. Komitmen Organisasi Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Manajerial (Anindya Nur Arifah, et a. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Pengaruh Akuntansi Pertanggungjawaban Terhadap Kinerja Manajerial Akuntansi pertanggungjawaban adalah sistem yang telah dicapai pada saat mengukur hasil setiap pusat pertanggungjawaban melalui informasi yang diperlukan manajer untuk menjalankan kegiatan operasional pada pusat pertanggungjawaban. Dalam penelitiannya (Anita Dyah Pamulatsih. BambangWidarno, 2. membuktikan bahwa akuntansi pertanggungjawaban memberikan dampak yang positif terhadap kinerja Akuntansi pertanggungjawaban berfungsi sebagai alat analisis yang berhubungan dengan pencapaian masa lalu yang dapat dijadikan bahan informasi untuk masa akan datang. Menurut (Ruth Tridianty Sianipar. Robert Tua Siregar. Hery Pandapotan Silitonga, 2. menyimpulkan bahwa dengan penerapan akuntansi pertanggungjawaban akan memaksimalkan kinerja manajerial. Berdasarkan uraian diatas, maka hipotesis yang dapat diterapkan pada penelitian ini adalah: H1 : Akuntansi Pertanggungjawaban Berpengaruh Positif Terhadap Kinerja Manajerial Pengaruh Penerapan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial Menurut (Made et al. , 2. Komitmen organisasi merupakan situasi dimana seorang menjadi satu dengan organisasinya sehingga dapat memenuhi poin yang telah dirancang serta bertahan dalam lingkup Semakin meningkat komitmen dalam organisasional dari manajerial sehingga semakin meningkat pada kinerja individu manajerial. Seorang pemimpin maupun manajer yang memiliki komitmen terhadap perusahaan akan memiliki rasa tanggungjawab atas setiap tugas dan wewenang yang telah diterima untuk dilaksanakan. Berdasarkan uraian diatas, maka hipotesis yang dapat diterapkan adalah: H2 : Penerapan Komitmen Organisasi Berpengaruh Positif Terhadap Kinerja Manajerial Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Manajerial Kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang terhadap pekerjaan sesuai keterampilan dan Dalam perusahaan seorang pemimpin, manajer ataupun pegawai berusaha untuk mamaksimalkan kompetensi pada diri sendiri sehingga dapat dimanfaatkan dan dikembangkan pada aktivitas kinerja tersebut. Menurut (Made et al. , 2. mengatakan bahwa kompeten dibutuhkan dalam organisasi karena seseorang yang kompeten dalam bekerja akansesuai dengan poin dan sasaran yang dituju perusahaan sehingga akan mempengaruhi peningkatan suatu kinerja perusahaan. Berdasarkan uraian diatas, maka hipotesis yang dapat diterapkan adalah: H3 : Kompetensi Berpengaruh Positif Terhadap Kinerja Manajerial METODOLOGI PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian puposive sampling dalam pengambilan jumlah Sampel yang digunakan adalah elemen penting yang dapat memberikan informasi yang sesuai penilaian dan dianggap sesuai. Metode pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan metode libraryr research yaitu melalui sumber Ae sumber seperti jurnal dan penelitian yang pernah dilakukan. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dengan kuisioner terkait yang telah disajikan melalui pernyataan responden. Dalam penelitian ini pada data kuantitatif diukur dari kuesioner denganmenggunakan skor dari skala likert. Data kualitatif dalam penelitian ini dari daftarpernyataan yang tertera pada kuesioner. Variabel dari penelitian yang digunakan terdiri dari variabel dependen . dan variabel independen . yaitu sebagai berikut: Tipe Data : Primer Variabel Y : Kinerja Manajerial Variabel X1 : Akuntansi Pertanggungjawaban Variabel X2 : Komitmen Organisasi Variabel X3 : Kompetensi JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA). Vol. No. Mei 2022, pp. 49 - 56 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Komitmen Organisasi Akuntansi Pertanggungjawaban Kompetensi Kinerja Manajerial Gambar 1. Operasional Variabel Tabel 1. Variabel Dimensi dan Indikator Variabel Akuntansi Pertanggungjawaban (X. Konsep : Akuntansi pertanggungjawaban merupakan sistem penerapan yang telah dicapai pada saat mengukur hasil setiap pusat informasi yang diperlukan manajer untuk menjalankan kegiatan operasional pada pusat Komitmen Organisasi (X. Konsep : Komitmen merupakan situasi dimana seorang menjadi satu dengan organisasinya sehingga dapat memenuhi poin yang telah dirancang serta bertahan dalam lingkup organisasinya. Kompetensi (X. Kinerja Manajerial (Y) Dimensi Indikator Indikator Skala Struktur organisasi Anggaran Penggolongan Likert Likert Likert Sistem akuntansi Laporan Likert Likert Jenis Komponen Kompetensi Tingkatan Pusat pendapatan Pusat Biaya Pusat laba Pusat investasi Komitmen (Affective Komitmen (Continuance Komitmen (Normative Likert Likert Likert Likert Kemampuan Likert Likert Kemampuan Kemampuan Manajer lini Likert Likert Likert Likert Likert Pengaruh Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban. Komitmen Organisasi Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Manajerial (Anindya Nur Arifah, et a. p-ISSN : 2808-8786 Variabel Konsep : Kinerja kemampuan atau keberhasilan suatu pekerjaan yang telah didapat oleh anggota dalam suatu organisasi , untuk menjalankan fungsi, tugas serta sebuah perusahaan. Dimensi e-ISSN : 2798-1355 Indikator Manajer Manajer Puncak Faktor kinerja manajerial Dimensi Minat Bakat serta Usaha Peran Melangsungkan Melakukan Berkoordinasi Evaluasi Pengawasan Staffing Negosiasi Perwakilan Skala Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert Likert HASIL DAN PEMBAHASAN H1 Pengaruh Akuntansi Pertanggungjawaban Terhadap Kinerja Manajerial Berdasarkan hasil penelitian, akuntansi pertanggungjawaban diperlukan oleh organisasi untuk meringankan manajer dalam menjalankan pengawasan ditengah kesulitan pada Sistem akuntansi pertanggungjawaban dapat mendukung dan berdampak pada tujuan dalam suatu pekerjaan sehingga lebih tertata serta dapat meningkatkan kinerja pada perusahaan dan tujuan dalam organisasi tersebut terpenuhi. Menurut (Cahyani & Damayanthi, 2. memberikan hasil sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa terdapat perbedaan keperluan antara pihak yang menyampaikan tanggungjawab dengan pihak yang telah menerima pertanggungjawaban yang berhubungan dengan teori agensi. Dengan adanya akuntansi pertanggungjawaban dalam sebuah perusahaan, akan memastikan adanya perbedaan kepentingan dalam menerapkan akuntansi pertanggungjawaban karena setiap pusat petanggungjawaban mempunyai kepentingan tersendiri. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban memiliki sebuah taraf yang signifikan terhadap pekerjaan dalam membantu dan meringankan kinerja manajer karena dalam penerapan yang baik dalam mengambil keputusan, mengendalikan serta bertanggungjawab atas anggaran atau keuangan di perusahaan akan menciptakan kinerja yang semakin baik dalam setiap bagian rencana kerja. Dan pada dasarnya setiap penerapan hasil akuntansi pertanggungjawaban berjalan dengan semakin baik akan meningkat pula kinerja manajerial tersebut. Begitu juga dengan menurunnya standar penerapan akuntansi pertanggungjawaban akan menjadikan kinerja manajerial akan menurun. H2 Pengaruh Penerapan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial Komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja setiap manajer mauoun karyawan pada perusahaan. Seseorang yang telah melakukan kinerjanya pada lingkup organisasi semestinya melakukan dengan baik yang sudah dikelolaoleh setiap manajemen sehingga dapat mengembangkan kinerja dalam organisasi dan menghasilkan kinerja yang memuaskan terhadap Dasarnyasetiap pemimpin dalam memberikan arahan dan memperlakukan bawahan dengan cara yang berbeda Ae beda, sehingga dengan adanya perbedaan tersebut dapatmenumbuhkan tetap berkomitmen terhadap sebuah organisasi. Karena hasil darisetiap kinerjanya akan sebandingkan dengan komitmen yang diterapkan padaperusahaan atau setiap organisasi. Seorang pemimpin maupun manajer JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA). Vol. No. Mei 2022, pp. 49 - 56 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 yangmemiliki komitmen terhadap perusahaan akan memiliki rasa tanggungjawab atas setiap tugas dan wewenang yang telah diterima untuk dilaksanakan. Peningkatan komitmen terhadap perusahaan sangat dibutuhkan dengan adanya komitmen yang timbul pada suatu perusahaan akan menciptakan hasil kinerja yang memuaskan. Menurut (Jero Komang Hita Wasana, 2. mengatakan bahwa seseorang yang telah terpuaskan dalam menjalankan pekerjaannya berkinginan memenuhi serta meningkatkan komitmennya, sehingga muncul dedikasi terhadap organisasi yang mengakibatkan memiliki rasa selau terkaitkan dan bertanggung pada sebuah perusahaan maupun organisasinya. Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Manajerial Manusia yang melakukannya sebagai pemimpin maupun manajer merupakan hal yang berpengaruh terhadap berhasilnya dan tidaknya suatu organisasi pada perusahaan, karena setiap individu memiliki potensi yang berbedadalam menerapkan kemampuan pada pekerjaannya. Menrut (Cahyani & Damayanthi, 2. dalam penelitiannya menjelaskan bahwa kinerja manajerial membutuhkan sebuah penerapan kompetensi karena dapat berpengaruh positif terhadap kinerja manajer yang telah meningkat. Seseorang tanpa memiliki kompetensi dalam menerapkan pada sebuah pekerjaan atau dalam hal apapun itu tidak akan berjalan dengan Sebuah perusahaan memiliki standar dalam menerima dan mempekerjakan pegawai dalam suatu bidang masing Ae masing menjadikan seseorang yang akan bergabung dalam pekerjaan tersebut harus memiliki kompetensi karena tujuan perusahaan secara keseluruhan untuk mengembangkan serta meningkatkan keberhasilan perusahaan. Manajer yang tidak memiliki kompetensi yang baik akan terlihat kurang dalam menerapkan kemampuannya untuk berinteraksi terhadap bawahan dan masyarakat, menjadikanmanajer dalam bertindak, meyakinkan dan mempengaruhi tidak tepat. Sehingga secara tidak langsung bahwa kompetensi berpengaruh terhadap kinerja manajerial. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penerapan akuntansi pertanggungjawaban berpengaruh positif dengan penerapan yang baik dan berjalan secara efektif akan membantu para manajer untuk mengoperasikan tugasnya yang mengontrol aktivitas operasional, sehingga dapat meringankan manajer dalam pengambilan keputusan dan mengevalusi pekerjaan supaya tujuan dapat terorganisir. Seseorang yang telah menetapkan keinginan dan tujuan yang akan dijangkau serta berkomitmen untuk memperoleh keinginan dan tujuan tersebut, sehingga komitmen yang dimiliki berpengaruh pada pekerjaannya sehingga komitmen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja Manajer yang tidak memiliki kompetensi yang baik akan terlihat kurang dalam menerapkan kemampuannya untuk berinteraksi terhadap bawahan dan masyarakat, menjadikan manajer dalam bertindak, meyakinkan dan mempengaruhi tidak tepat. Sebuah perusahaan memiliki standar dalam menerima dan mempekerjakan pegawai dalam suatu bidang masing Ae masing menjadikan seseorang yang akan bergabung dalam pekerjaan tersebut harus memiliki kompetensi karena tujuan perusahaan secara keseluruhan untuk mengembangkan serta meningkatkan keberhasilan perusahaan. Saran Dari kesimpulan yang diperoleh, penulisan akan memberikan saran pada penelitian ini. Setiap perusahaan harus lebih meningkatkan lagi potensi sertakomitmen yang telah dikelola oleh setiap manajemen untuk kepentingan keberhasilan kinerja perusahaan. Dengan mengetahui semakin bersaingnya dunia ekonomi, oleh karena itu harus lebih menanggapi sebuah tindakan dan penerapan yang dilakukan untuk setiap perusahaan pada bagian kinerja manajerialnya. DAFTAR PUSTAKA