JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN DESA MORELLA Hairani Latukau. Sammy G. Amaheka. Febrino Wangean. 1,2,. Program Studi Teknik Sipil. Universitas Pattimura. Ambon hairanilatukau8154@gmail. , amahekasammy@gmail. , febrino. wangean@gmail. ARTICLE HISTORY Received: June 28, 2025 Revised October 15, 2025 Accepted: October 27, 2025 Online available: October 31, 2025 Keywords: Pavement Condition Index. Treatment *Correspondence: Name: Hairani Latukau E-mail: hairanilatukau8154@gmail. Kantor Editorial Politeknik Negeri Ambon Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jalan Ir. Putuhena. WailelaRumahtiga. Ambon Maluku. Indonesia Kode Pos: 97234 ABSTRACT Roads are a vital transportation infrastructure that support all human The increasing volume of vehicles each year has become one of the contributing factors to road damage in several regions of Indonesia. Infrastructure burdened by high and recurring traffic volumes will lead to a decline in road quality, both structurally and functionally. Observations were conducted on the road segment in Morella Village. The objective of this study is to determine an index value that can indicate the pavement condition and to identify the type of road treatment using the Pavement Condition Index (PCI) method. The study found the minimum index value on the Morella Village road segment was 67 at STA 0 300, which requires periodic improvement treatment, and the maximum index value was 100 at STA 0 200, requiring routine Data analysis showed that the damage level on the Morella Village road segment from STA 0 000 to STA 2 000 is categorized as very good, with an average PCI value of 90. 65, based on calculations of each 100-meter sample unit. Keywords: pavement condition index, treatment PENDAHULUAN Jalan merupakan sarana transportasi yang sering digunakan bagi masyarakat untuk berpergian jauh maupun dekat dan sangat penting dalam memperlanjar kegiatan perekonomian. Kondisi jalan yang mengelami kerusakan akan menimbulkan dampak lalu lintas yang cukup besar. Kerusakan dapat terjadi oleh beberapa faktor antara lain beban kendaraan . , keadaan iklim dan lingkungan yang berubah Ae ubah, kurang baiknya sistem drainase yang menyebabkan genangan air, beban lalu lintas yang tinggi, perencanaan yang kurang tepat, pelaksanaan yang tidak sesuai dengan rencana yang ada, dan kurangnya pengawasan kondisi jalan. Penilain kondisi jalan merupakan salah satu tahapan untuk menetukan jenis program evaluasi yag perlu dilakukansalah satu tahapan dalam mengevaluasi kondisi permukaan jalan adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi Hairani Latukau et. Doi: Https://Doi. Org/10. 31959/js. lapis permukaan jalan. Ruas jalan Desa Morella yang akan dilakukan analisis kerusakan perkerasan kurang lebih 1 km, dimana kondisi jalan saat ini sudah sepenuhnya telah diaspal namun ada beberapa titik jalan yang kondisi jalannya mengalami kerusakan berat sehingga perlunya analisis kondisi perkerasan jalan. TINJAUAN PUSTAKA Perkerasan lentur Perkerasan lentur adalah perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat. Pada umumnya perkerasan lentur baik digunakan untuk jalan yang melayani beban lalu lintas ringan sampai sedang, seperti jalan perkotaan, jalan dengan sistem ultilitas terletak di bawah perkerasan jalan, perkerasan bahu jalan, atau perkerasan dengan konstruksi bertahap. adhila salsabila et al. , 2. Perkerasan lentur memiliki beberapa karateristik Analisis Kondisi Perkerasan Jalan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. sebagai berikut ini : Memakai bahan pengikat aspal Sifat dari perkerasan ini adalah memikul beban lalu lintas dan menyebarkannya ke tanah dasar Pengaruhnya terhadap repitisi beban adalah timbulnya rutting (Lendutan pada jalur rod. Pengaruhnya terhadap penurunan tanah dasar yaitu, jalan bergelombang . engikuti tanah Konsep metode pavement condition index Pavment condition index (PCI) ialah jenjang dari keadaan bidang perkerasan dan skalanya diamati dari kegunaannya yang merujuk pada keadaan dan keburukan di bidang perkerasan yang berlaku. PCI disempurnakan supaya memberikan indikator integritas struktural perkerasan dan kondisi operasi Data yang didapatkan dipergunakan sebagai komponen dari penyelidikan Status berdasarkan metode PCI. Perhitungan keadaan permukaan jalan merupakan bagian terpenting dalam memutuskan pekerjaan, perawatan dan pemulihan jalan yang tepat. (Putu bidiarnaya et al. , 2. Penilaian kondisi perkerasan Density . adar kerusaka. Kadar kerusakan adalah persentasi luasan dari suatu jenis kerusakan terhadap luasan suatu unit segment yang diukur dalam meter persegi atau meter Panjang. Nilai density suatu jenis kerusakan Tingkat Adapun rumus yang digunakan mencari nilai density sebagai berikut: (Muhammat akbar tuanaya et al. , 2. Corrected Deduct Value (CDV) diperoleh dari kurva hubungan antara nilai TD dengan nilai CDV dengan pemilihan lengkung kurva sesuai dengan jumlah nilai individual deduct value yang mempunyai nilai lebih besar dari dua. Menghitung nilai pavement condition index (PCI) Untuk nilai PCI setiap unit : PCI . : 100 - CDV Keterangan : PCI (S) : Pavement Condition Index untuk tiap CDV : Corrected Deduct Value untuk tiap unit Untuk Nilai PCI Keseluruhan : PCI = uycEyaya. ) % a. ycA Keterangan : PCI : nilai PCI perkerasan keseluruhan PCI (S) : nilai PCI untuk tiap unit N : jumlah unit. hmad ma,ru. , ( Firdaus, 2. METODOLOGI 1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan desa morella, kabupaten maluku Tengah, provinsi maluku berada pada STA 0 210 Ae STA 2 210 LOKASI PENELITIAN yayc Density = ycu 100% a. yaycc Keterangan : As : luas total dari unit sampel . Ld : panjang dari total jenis kerusakan untuk tiap tingkat keparahan kerusakan yang terjadi . Sumber: google maps, 2025 Gambar 1. Skema Jalur Penelitian Density Deduct Value (Nilai Penguranga. Deduct Value adalah nilai pengurangan untuk tiap jenis kerusakan yang diperoleh dari kurva hubungan antara density dan deduct value. Deduct value juga dibedakan atas tingkat kerusakan untuk tiap-tiap jenis kerusakan. Total Deduct Value (TDV) Total Deduct Value (TDV) adalah nilai total dari individual deduct value untuk tiap jenis kerusakan dan tingkat kerusakan yang ada pada suatu unit penelitian. Corrected Deduct Value (CDV) Hairani Latukau et. Doi: Https://Doi. Org/10. 31959/js. Analisis Kondisi Perkerasan Jalan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Tabel 1. Nilai Kerapatan Sta 0 700 TITIK AKHIR TITIK AWAL Sumber: google maps 2025 Gambar 2. Titik awal dan titik akhir 2 Pengumpulan Data Pengumpulan data primer diambil langsung dari responden dalam bentuk survei lapangan pada pelabuhan Yossudarso dan Slamet Riyadi, dengan tujuan mendapatkan informasi langsung dari sumber untuk mendukung penelitian atau analisa dengan data yang relevan dan akurat dan data sekunder didapat dari instansi terkait, dalam penelitian ini adalah PT. Pelni (Perser. untuk Kapal Sabuk dan PT. Pelayaran Dharma Indah untuk Kapal Cepat. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Ruas jalan Desa Morella yang akan dilakukan analisis kerusakan perkerasan kurang lebih 1 km yang di bagi menjadi 20 segmen dengan Panjang per segmen 100 meter. Dimana kondisi jalan saat ini sudah sepenuhnya telah diaspal namun ada beberapa titik jalan yang kondisinya mengalami kerusakan berat. Oleh karena itu diperlukannya pemeriksaan kondisi kerusakan jalan untuk menentukan penanganan yang Analisis metode pevment condition index pengambilan data dilakukan pada ruas jalan desa morella sepanjang 2 km dengan titik awal pada STA 0 000 sampai STA 2 000. Ruas pe rkerasan beton aspal dibagi kedalam unit sampel dengan Panjang 100 meter dan lebar 4 meter dengan unit sampel seluas 400 Berdasarkan tabel 1 ditunjukan bahwa pada STA 700 memiliki titik kerusakan yang paling banyak yaitu 8 titik kerusakan dengan jenis kerusakan retak memenjang/melintang, lubang, tambalan, ambles, dan kerusakan retak blok yang memiliki Tingkat kerusakan rendah (R), sedang (S) dan tinggi (T). pada table juga terdapat total untuk setiap luas jenis kerusakan dan hasil perhitungan nilai kerapatan (Densit. dalam Tabel 2. Menentukan Nilai Pengurangan Sta 0 700 JENIS KERUSAKAN 10 S . 10 R . 10 S . NILAI KERAPATAN NILAI PENGURANGAN 0,0113% 0,0050% 0,0150% 0,8925% 0,0050% 0,0280% 2,6850% 0,0321% Sumber : Hasil Penelitian Ruas Jalan Desa Morella Berdasarkan tabel 2 menentukan nilai pengurangan dibutuhkan grafik hubungan antara nilai kerapatan dengan nilai pengurangan, nilai pengurangan di tentukan berdasarkan nilai kerapatan yang terjadi pada masing Ae masing jenis kerusakan. Grafik hubungan antara nilai kerapatan dan nilai pengurangan untuk setiap jenisnya memiliki grafik yang berbeda Ae beda dengan Tingkat kerusakan yang berbeda pula. Hubungan antara nilai kerapatan dan nilai pengurangan untuk setiap jenisnya memiliki grafik yang berbeda Ae beda dengan Tingkat kerusakan yang berbeda Untuk menentukan nilai Deduct Value . dapat di lihat pada gambar Sumber : hasil penelitian ruas jalan desa morella Gambar 3. Denah Titik Kerusakan Hairani Latukau et. Doi: Https://Doi. Org/10. 31959/js. Analisis Kondisi Perkerasan Jalan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Gambar 9. Grafik Penentuan Nilai Total Deduct IKP >85 <55 JENIS PENANGANAN Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Berkala Peningkatan Jalan Rekontruksi Value Pada STA 0 700 Tabel 3. Hasil Menghitung Nilai IKP Sta 0 700 Gambar 4. Grafik Nilai Pengurangan Kerusakan Retak Memanjang/Melintang Sta 0 700 Gambar 5. Grafik Nilai Pengurangan Kerusakan Retak Blok Sta 0 700 Gambar 6. Grafik Nilai Pengurangan Kerusakan Depresi Sta 0 700 Gambar 7. Grafik Nilai Pengurangan Kerusakan Retak Tambalan Sta 0 700 Gambar 8. Grafik Nilai Pengurangan Kerusakan Lubang Sta 0 700 Sumber : Hasil Penelitian Ruas Jalan Desa Morella Berdasarkan tabel 3 diatas menjelaskan bagaimana nilai NP-total yang di dapat dari nilai deduct value . ilai penguranga. Pada tabel 3 juga terdapat nilai total deduct value (NPT) dan nilai akhir yaitu index kondisi perkersan (IKP). Nilai NPT di dapatkan berdasarkan hubungan grafik penentuan nilai total deduct value pada gambar 8. Setelah menetukan nilai NPT maka dapat menentukan nilai IKP dari hasil nilai NPT maksimum pada Sta 0 700 di dapat nilai IKP 82 dengan kelas kondisi memuaskan. Penanganan Tabel 4. Penentuan Penanganan Kerusakan Sumber:SEMenteri PUPR . Pedoman Bahan Kontruksi Bangunan Dan Rekayasa Sipil Hairani Latukau et. Doi: Https://Doi. Org/10. 31959/js. Analisis Kondisi Perkerasan Jalan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. Tabel 5. Hasil Menghitung Nilai IKP Sta 0 700 jalan desa morella, maka dapat kesimpulan dan saran yang didapat sebagai berikut: SEGMEN STA NILAI IKP JENIS PENANGANAN 0 000 - Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Peningkatan jalan Pemeliharaan berkala Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan berkala Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Berkala Pemeliharaan Rutin Kesimpulan Dari hasil analisis kerusakan jalan dengan metode pavment condition index yang dilakukan sepanjang ruas jalan desa morella dengan panjang ruas jalan 2 km, dengan setiap segmen mempunyai Panjang 100 m, maka dapat diambil kesimpulan bahwasanya setiap segmen memiliki nilai index yang berbeda-beda dengan kelas kondisi kerusakan yang berbeda pula. Pada segmen 1-2 dengan kelas kondisi sangat memuaskan memiliki nilai index 92 dan 100, segmen 3 dengan kelas kondisi baik memiliki nilai index 67, segmen 4-7 dengan kelas kondisi memuaskan memiliki nilai indeks 80,100,78, dan 82, segmen 8 dengan kelas kondisi sangat memuaskan memiliki niali index 100, segmen 9 dengan kelas kondisi memuaskan memiliki nilai index 84, segmen 10-19 dengan kelas kondisi sangan memuaskan memiliki ilia index 99,92,91,93,100,90,100,100,90 dan 100, dan pada segmen 20 dengan kelas kondisi memuaskan memiliki nilai index 75. Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Rutin Pemeliharaan Berkala 0 100 0 200 0 200 0 300 0 300 0 400 0 400 0 500 0 500 0 600 0 600 0 700 0 700 0 800 0 800 0 900 0 900 1 000 1 000 - 1 100 - 1 200 1 300 1 300 1 400 1 400 1 500 1 500 1 600 1 600 - Untuk penganan kerusakan jalan, pada setiap segmen memiliki penaganan yang berbeda sesuai dengan nilai index kondisi perkerasan pada setiap segmennya, pada segmen 100, 200, 500, 800, 1000, 1100, 1200, 1300, 1400, 1500, 1600,1700, 1800, 1900, dengan jenis penanganan yaitu pemeliharaan rutin dimana nilai index kondisi perkerasannya lebih Pada segmen 400, 600, 700, 900, dan 2000, dengan jenis penanganan pemeliharaan berkala dimana nilai indek kondisi perkerasannya antara 70 sampai dengan 80. Dan padasegmen 300 dengan penanganan peningkatan jalan Dimana nilai index kondisi perkerasan jalan antara 55 sapai dengan 70. 1 700 - 1 800 - 1 900 - Saran Setelah melakukan penelitian ini, penulis mempunyai saran yang mungkin dapat berguna, yaitu: Pelaksanaan penanganan jalan harus terus Berdasarkan tabel 5 menjelaskan penentuan penanganan terhadap kerusakan yang terjadi pada setiap segmen berdasarkan nilai IKP yang di dapat, berdasarkan nilai IKP dapat menentukan jenis penanganan sesuai dengan ketentuan pada tabel 4. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai analisis kerusakan perkerasan jalan pada ruas Hairani Latukau et. Doi: Https://Doi. Org/10. 31959/js. berada pada kondisi baik. Jika kondisi jalan semakin memburuk maka biaya yang akan pemeliharaan akan semakin mahal. Selain itu kerusakan yang tidak segera ditangani akan berdampak negatif ke pelayanan dan juga keselamatan penguna jalan. Analisis penilaian kerusakan perkerasan dengan metode lainnya seperti metode International Roughness Index (IRI) ataupun Surface Distress Index (SDI) dapat dilakukan sebagai pembanding, guna Analisis Kondisi Perkerasan Jalan A JURNAL SIMETRIK (Sipil. Mesin. Listri. https://ejournal-polnam. id/index. php/JurnalSimetrik Online ISSN: 2581-2866 https://creativecommons. org/licenses/by-nc/4. mendapatkan keakuratan analisis kondisi perkerasan jalan, yang kiranya diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih optimal terkait hasil analisanya. DAFTAR PUSTAKA