1009 JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI OBYEK WISATA DI PANTAI EKAS BUANA KECAMATAN JERUWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Tina Indrawati1. I Wayan Suteja2 & Syech Idrus3 1,2,3 Sekolah Tinggi Pariwisata E-mail: 1tinaindrawati580@gmail. com 2tajabula@gmail. com & 3syehidrues@gmail. Article History: Received: 27-08-2025 Revised: 28-09-2025 Accepted: 01-10-2025 Keywords: Potential. Marine Tourism. Development Strategy Abstract: This research discusses the Tourism Development Strategy of Ekas Buana Beach. Jeruwaru District. East Lombok Regency. This research was conducted to answer the formulation of the problem, namely to find out the tourist attraction of Ekas Buana Beach and find out how the strategy of developing Ekas Buana Beach tourism. The writing of this research is presented descriptively to obtain an overview of the attractiveness and tourism development strategy of Ekas Beach. The methods used in data collection are observation, interviews, documentation and literature studies. The results of this study show that Ekas Beach has an extraordinary beach tourist attraction from the side of the beach that stretches out with the exoticness of the sand which is still very beautiful, the hills that rise around the shoreline, the beauty of the underwater, and clear and calm sea water. Ekas Beach has now begun to be managed by the Village Government and Local Communities by utilizing its strengths. The conclusion that can be drawn regarding the development of Ekas Buana Beach tourism is that there are still weaknesses in the development of beach tourism so that a strategy is needed in planning programs to maximize the development of Ekas Beach in increasing tourist visits to Ekas Beach, this will have a good economic impact on the Village Government and the Community. PENDAHULUAN Pengembangan wisata pantai Ekas Buana penting untuk diteliti karena pengembangan pariwisata dikawasan Pantai Ekas tidak terlepas dari potensi daya tarik yang dimilikinya, baik daya tarik fisik maupun daya tarik buatannya. jumlah kunjungan wisatawan mulai memperlihatkan peningkatan terutama pada hari-hari libur. Berdasarkan topografi bentangan wilayah Desa Ekas Buana, dataran rendah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bertani, berkebun, berternak dan tempat pemukiman. Adapun potensi yang dimiliki oleh pantai Ekas Buana Desa Ekas Kecamatan Jerowaru adalah salah satunya memiliki wilayah pesisir yang terbentang disepanjang bibir pantai selatan dengan keindahan serta keunikan dari jenis pasir dan warna pasir pantai. Dengan potensi wisata bawah laut yang kaya akan jenis ikan dan terumbu karangnya, potensi wisata bahari Desa Ekas Buana menjadi pilihan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun masih terdapat kelemahan dalam pengelolaan Pantai Ekas yang membuat pengembangannya belum maksimal diantaranya fasilitas kegiatan berwisata air belum tersedia, ketersediaan toilet kurang, tempat parkir kurang tertib, penataan keramba lobster yang kurang baik dan kurang penerapannya sapta pesona. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 Melihat permasalahan-permasalahan tersebut. Salah satu strategi yang perlu dikaji kembali dalam pengelolaan Wisata Pantai Ekas Buana ialah bagaimana strategi pengembangan potensi objek wisata pantai ekas buana kecamatan jeruwaru kabupaten Lombok timur. Berdasarkan penjelasan diatas, maka penulis tertarik mengangkat sebuah penelitian dengan judul Strategi Pengembanagan Potensi Obyek Wisata Di Pantai Ekas Buana Kecamatam Jeruwaru Kabupaten Lomok Timur. LANDASAN TEORI Sejauh ini penelitian yang dilakukan di pantai ekas buana terkait dengan Konsep Sustainable Tourism yang diperkenalkan oleh World Commission on Environment and development (WCAD di Brunlad Report pada tahun 1. , disebutkan bahwa. AuSustainable development is development that meets the needs of present without compromising the ability of future generation to meet their own needsAy. Pengembangan pariwisata berkelanjutan menurut Weaver . didefinisikan sebagai berikut: Sustainable tourism development is tourism development that meet the needs of the present without comprosing the ability of future generation to meet their own needsAy Berdasarkan pengertian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sektor pariwisata dikembangkan untuk kebutuhan sekarang namun tidak mengorbankan kebutuhan masa yang akan datang sehingga dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang. Dari pernyataan tersebut dipahami bahwa Sustainable Development adalah bagian dari pembangunan berkelanjutan dengan mempertirnbangkan kebutuhan pada saat ini dengan tidak mengabaikan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya. Pantai berpasir adalah tempat yang dipilih untuk melakukan aktivitas rekreasi (Nybakken 1. , pantai berbatu habitat berbagai jenis moluska, bintang laut, kepiting, anemon dan juga ganggang laut . engen, 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dimana lokasi penelitian ini dilakukan di Pantai Ekas Buana. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi kepada 4 orang informan yang ditentukan dengan teknik purposing. terdiri dari Kepala Desa. Dinas Pariwisata Lotim. Camat Jruwaru dan Pengelola Pantai. Kemudian data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari penelitian ini dapat menemukan beberapa potensi daya tarik wisata pantai yang terdapat di desa ekas buana, yaitu: Panorama bibir Pantai Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Pantai Ekas Buana, bahwa pantai ini memiliki bibir pantai yang panjangnya sekitar 600 meter dan memiliki jenis pasir berwana putih yang halus menghadap kearah barat. Dengan jenis pasir yang lembut dan bersih membuat tidak sedikit wisatwan yang melakukan kegiatan dipasir pantai seperti lari pantai, duduk santai, main volley dll. Banyak wisatawan group atau keluarga yang sering menghabiskan waktunya berkegiatan di pantai karena bentuk bibir pantai yang lebar membuat suasana pantai lebih Bawah Laut Keindahan bawah laut pada kawasan wisata pantai merupakan modal yang sangat penting, a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 akan berperan menentukan tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan wisata tersebut. Tidak terkecuali dengan Pantai Ekas yang bawah lautnya berbatasan dengan Teluk Ekas membuat kecendrungan keindahan bawah lautnya semakin lebih menarik dengan ragam jenis ikan dan terumbu karangnya. Perbukitan Berdasarkan observasi yang dilakukan megenai perbukitan yang ada di Pantai Ekas bahwa selain menambah daya tarik pendukung keindahan Pantai Ekas dengan nuansa hijau dari pepohonan dan keksotikan bebatuan bukitnya, juga bermanfaat sebagai penghadang air laut jika akan naik melebihi bibir pantai. Budidaya Lobster Berdasarkan hasil observasi mengenai budidaya lobster di Pantai Ekas, bahwa budidaya yang dilakukan oleh masyarakat lokal awalnya hanya untuk dijual-belikan saja ke wisatawan maupun ke restoran dan hotel. Hal ini dilakukan karena kondisi air laut yang tenang membuat budidaya lobster menjadi pilihan. Namun semakin lama budidaya yang dilakukan justru menarik minat wisatawan untuk melihat secara langsung lobster karena tidak jauh dari bibir pantai. Pengembangan Pariwisata Pantai Ekas Buana (Internal Dan Eksternal. Berdasarkan analisis kekuatan . dalam IFAS . nternal factor analysi. , dilampirkan beberapa poin dalam table dibawah yang menjadi analisis dari hasil observasi dan wawancara dengan responden selama peneliti melakukan penelitian di Kawasan Pantai Ekas. Yaitu:1. Daya Tarik wisata yang masih alami menjadi kelebihan Pantai Ekas karena minat wisatawan saat ini cendrung bergeser kepada wisata alternative dan masyarakat desa ekas berperan penting ikut dalam menjaga kelestarian maupun keasrian pantai ekas buana itu sendiri. Yang diikuti dengan pembuatan Tambak Lobster milik warga desa ekas yang bukan hanya bermanfaat dari sisi jual-beli lobster, tapi juga edukasi terhadap wisatawan local maupun mancanegara yang mau belajar ato melihat cara budidaya lobster itu sendiri. Yang dikelola oleh masyarakat local itu sendiri membuat potensi pengembangannya lebih efektif dan meminimalisir degradasi dalam pengelolaan pantai ekas buana sendiri. Dengan terdapatnya Pokdarwis akan mempercepat pengembangan yang berperan sebagai komunikator dalam Kawasan wisata Pantai Ekas. Keterlibatan Pemerintah Desa menjadi dorongan yang sangat penting bagi pelaku dalam pengelolaan desa ekas dikarenakan pemerintah akan dapat mensupport baik secara moril maupun Tabel 1. Analisis Kelemahan (Weaknesse. Dalam Ifas (Internal Factor Analysi. No Kekuatan (Strengt. Bobot Rating Skor Daya tarik alam yang masih O,15 0,60 Tambak Lobster 0,10 0,45 Dikelola Berbasis 0,12 0,48 Masyarakat Memiliki Kelompok Sadar 0,10 0,43 Keterlibatan Pemerintah 0,13 0,39 Desa Aktif Jumlah Kekuatan (Strengt. 0,60 2,35 No Kelemahan (Weaknes. Bobot Rating Skor Daya Tarik wisata belum 0,10 0,16 a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 tertata baik Kurangnya Perhatian 0,19 Terhadap Konservasi Laut Kualitas SDM Lokal 0,10 0,17 Masih Rendah Kurang Aktifnya Pokdarwis 0,8 0,18 Kurang Penyedian Akses 0,16 Yang Baik Total Kekuatan Dan 1,00 3,21 Kelemahan Skor Kekuatan 2,38 Kelemahan = 2,86-0,48 Sumber: hasil analisis observasi dan wawancara . Berdasarkan analisis kelemahan . dalam IFAS . nternal factor analysi. yang cantumkan dalam tabel diatas dapat digambarkan dari hasil observasi dan wawancara dengan Yaitu: 1. Daya Tarik wisata belum tertata baik, sejauh ini daya tarik yang ada masih belum ditata dengan baik . dari pantai, tambak dan area diving. Kurangnya perhatian terhadap konservasi laut, aktivitas tambak dan wisata membuat potensi air laut tercemar dan hal tersebut kurang diperhatikan/dianggap sebagi hal biasa. Kualitas SDM yang rendah dilihat dari tingkat Pendidikan pada tabel 4. 1 membuat pengembangan wisata Pantai Ekas menjadi lambat dan kurang inovatif. Kurang aktifnya Pokdarwis, membuat pengembangan wisata Pantai Ekas terkendala karena sebagai Lembaga yang berfungsi menghubungkan persepsi pemerintah dan Kurangnya ketersedian akses yang baik menuju lokasi Pantai Ekas menjadi kelemahan yang harus segera diatasi karena sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan. Berdasarkan tabeL dibawah dalam faktor peluang . secara jelas ditampilkan apa yang menjadi indikator dari setiap poin yang dihasilkan dari observasi dan wawancara dengan responden selama proses penelitian ke lokasi berlangsung. Yaitu: 1. Menjadi tujuan wisata pantai unggulan, dengan potensi yang dimiliki apabila dimanfaatkan untuk pengembangan yang baik akan membuat kemungkinan Pantai Ekas menjadi wisata pantai unggulan. Peningkatan ekonomi desa dan masyarakat akan berpeluang besar apabila aktivitas pariwisata berjalan dengan baik atau aktivitas pariwisatanya hidup di Pantai Ekas. Potensi luar biasa yang dimiliki membuat kemungkinan menarik perhatian pemerintah untuk mensupport pengembangan dengan membuka bantuan yang bisa menjadikan jalur pariwisata yang lebih baik. Dengan potensi yang masih alami apabila ditambah dengan akses yang baik tentu akan menarik banyak investor untuk menanamkan modalnya dibidang akomodasi atau yang lainnya di Pantai Ekas. Menjadi penunjang KEK Mandalika, letak yang tidak terlalu jauh dari KEK Mandalika akan membuat Pantai Ekas dapat menunjang opsi berwisata wisatawan yang datang kek KEK Mandalika. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 Tabel 2. Analisis Faktor Peluang (Opportunitie. Dan Faktor Ancaman(Threat. Peluang . Bobot Rating Skor Menjadi tujuan wisata bahari unggulan 0,16 0,48 Peningkatan ekonomi desa dan masyarakat local 0,14 0,43 Pembukaan jalur pariwisata menuju pantai ekas 0,13 0,60 Investor akan melirik untuk menanamkan modal. 0,15 0,45 Menjadi penunjang KEK mandalika yang baik. 0,13 0,39 Jumlah peluang . 0,60 2,33 Ancaman (Threa. Skor Persaingan tidak sehat dengan desa terdekat 0,10 0,16 Tercemarnya air laut 0,19 Degradasi lingkungan 0,10 0,17 Pudarnya budaya local 0,18 Dikuasainya oleh pihak luar 0,16 Total peluang dan ancaman 1,00 3,19 Skor peluang - ancaman =2,50-0,75 = 1,75 Sumber: hasil analisis observasi dan wawancara . Faktor eksternal dalam pengembangan Pantai Ekas dalam faktor ancaman ditampilkan lima indikator dari hasil observasi dan wawancara dengan responden. Yaitu: 1. Persaingan tidak sehat dengan desa terdekat, dengan potensi yang dimiliki hampir sama membuat persaingan terjadi, namun karena rendahnya SDM membuat persaingan yang tidak membangun justru sebaliknya. Tercemarnya air laut, kegiatan pariwisata yang masif dimasa depan membuat kemungkinan timbulnya ancaman tercemarnya air laut. Degradasi lingkungan, semakin banyak fasilitas yang akan dibuat untuk melengkapi kebutuhan wisatawan dan pembukaan lahan menjadi harus dilakukan untuk pembangunan di desa ekas buana. Pudarnya budaya lokal, keluar masuk wisatawan dari berbagai macam negara membuat kemungkinan hilangnya budaya asli masyarakat seperti budaya berpakain. Minimnya sumber daya manusia (SDM) dan modal membuat pengembangan pantai ekas kedepan akan lebih cendrung dipegang pihak luar. Strategi Pengembangan Potensi Objek Wisata Pantai Ekas Buana Berdasarkan pemaparan semua indikator yang menyusun faktor internal dan eksternal diatas, pengembangan wisata Pantai Ekas dikombinasiakan kembali dan menjadi dasar dari terbentuknya SWOT . trengths, weaknesses, opportinitiess, and threat. untuk menghasilkan strategi pengembangan. Strategi pengembangan yang dihasilkan merupakan penjabaran yang lebih operasional terkait alternative yang akan dilakukan untuk mencapai pengembangan yang Berdasarkan strategi pengembangan yang dilakukan dikawasan Pantai Ekas berbasis pada konsep wisata pantai dan wisata alternatif dan pariwisata berbasis masyarakat serta melalui pendekatan teori siklus hidup pariwisata . ourism area life cycl. serta teori pentahelix dan teori daya tarik. Dari hasil analisi SWOT strategi yang dapat dikembangkan di Kawasan Pantai Ekas Buana antara lain: Strategi Alternatif Pengembangan Produk Wisata Pantai Ekas Buana. Strategi ini dihasilkan melalui analisis kolaboratif antara faktor S-O . https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 Dimana strategi ini menggunakan kekuatan yang dimiliki potensi wisata Pantai Ekas untuk merealisasikan peluang yang ada dalam meningkatkan nilai pengembangan produk Sehingga dari lima indikator kekuatan dan peluang pada tabel 4. 3 menghasilkan programprogram aksi sebagai berikut: Program penataan zonasi daya tarik wisata. Program pengadaan sit area di bukit. Program pengembangan produk . iving, sunset package, snorkling, banana boat, spot foto, dan naik perahu mengelilingi tambak lobste. Program pengembangan produk yang bersifat konservasi . iving with conservation, beach cleanup bersama wisatawa. Program pelestarian budaya-budaya lokal. Strategi Alternatif Pengembangan Kelembagaan Dan SDM Pariwisata. Strategi ini dihasilkan melalui analisis antara W-O . eaknesses-opportunitie. Dimaksudkan agar potensi wisata Pantai Ekas Buana harus dapat menghilangkan kelemahankelemahan yang ada dengan merubahnya menjadi peluang. Sehingga terbentuklah strategi alternatif pengembangan kelembagaan dan SDM pariwisata, untuk mewujudkan startegi ini dilakukan pengkolaborasian antara lima faktor weaknesses dan opportunities seperti dalam table yang melahirkan program aksi sebagai berikut: Melakukan revitalisasi Lembaga pariwisata (Pokdarwi. Program edukasi pengembangan pariwisata terhadap masyarakat lokal baik bersifat pendek menengah dan panjang. Program penataan pemanfaatan ruang yang sifatnya ekonomis . empat juala. Program edukasi dan konservasi laut bersama masyarakat dan wisatawan. Program pengadaan aksesibiltas bersama pemerintah, masyarakat dan swasta. 3 ) Strategi Alternatif Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarkat Lokal. Strategi ini merupakan sebuah cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan dapat dikembangkan untuk meminimalisir ancaman dengan kekuatan yang dimiliki. Sehingga lahirlah Langkah-langkah yang tertuang dalam mewujudkan strategi sesuai dengan rencana aksi yang lebih detail dan kongkrit dari hasil kolaborasi S-T . trengths-threat. dalam table 4. Adapun programprogram kerjanya adalah sebagai berikut: Program penentuan keunikan dari daya tarik potensi pantai . Program budidaya lobster yang bersifat konservatif. Program kampanye penerapan sapta pesona yang dilakukan oleh Pokdarwis. Program bimbingan pentingnya budaya dan cara menjaganya. Program kerja sama pemerintah, masyarakat, akademisi, pengusaha dan media agar terciptanya sinergi pentahelix yang akan memastikan porsi kebermanfaatan pariwisata . Strategi Alternatif Pengembangan Penunjang dan Minat SDM Pariwisata. Strategi digunakan pada kondisi terburuk yang dimiliki oleh wisata Pantai Ekas, karena selain kelemahan terdapat juga ancaman. Strategi yang diambil adalah berupaya meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman. Adapun program-program aksi yang diciptakan adalah sebagai berikut: Program penataan daya tarik dengan menonjolkan keunikan tersendiri dari Kawasan wisata. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 Program pengadaan alat . penunjang konservasi laut dan pantai dari dampak kegiatan wisata. Program bimbingan usaha pariwisata kepada masyarakat lokal oleh pemerintah dan swasta. Program edukasi pentingnya pariwisata bagi peningkatan prekonomian masyarakat dan Program pemetaan minat dan bakat masyarakat lokal agar sesuai dengan kebutuhan yang Program bimbingan cara promosi dimedia sosial yang baik. KESIMPULAN Pantai Ekas merupakan salah pantai andalan di Kabupaten Lombok Timur. Dengan potensi wisata pantai yang sangat kompetitif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan 2 hal sebagai berikut:Dari penelitian ini dapat menemukan beberapa potensi yang dimiliki di desa ekas buana yaitu: panorama bibir pantai, keindahan bawah laut, perbukitan, dan budidaya lobster. Berdasarkan pemaparan semua indicator yang Menyusun factor internal dan eksternal, pengembangan wisata pantai ekas buana dikombinasikan Kembali dan menjadi dasar dari terbentuknya SWOT . trengths, weaknesses, opportunities, and threat. untuk menghasilkan strategi pengembangan, a. https://ejournal. id/JRT JRTour Journal Of Responsible Tourism Vol. No. November 2025 DAFTAR PUSTAKA