Pengaruh Lingkungan Sosial. BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Volume. Number. July 2023 Hlm : 117-126 https://ejournal. id/index. php/bhinneka/index Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik Faridatul Umah1* 1. Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Menganti Gresik. Indonesia e-mail: faridatulumah05@gmail. Abstract This research aims to determine the influence of the social environment on the formation of morals of class V students at MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik. This type of research is descriptive quantitative with a correlation approach. The population in this study was the entire class V of MI Miftahul Ulum, totaling 40 students. Data collection used was in the form of documentation and questionaire interviews. The data collection technique used is the product moment correlation technique. The results of the research show that the influence of the social environment on the formation of students' morals is achieved by achieving a correlation value . of 582 which is in the strong category. For the normality test, data was obtained showing that the social environment was 0. 403 and the formation of morals was 0. Because these two variables are greater than 0. 05, there is a significant influence between the social environment on the moral formation of class V students at MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik. Keywords: Social Environment and Moral Formation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V MI Miftahul Ulum yang berjumlah 40 siswa. Pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dokumentasi dan angket. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa dengan pencapaian nilai korelasi . sebesar 0,582 yanga ada pada kategori kuat. Untuk uji normalitas, diperoleh data yang menunjukkan bahwa lingkungan sosial sebesar 0,403 dan pembentukan akhlak sebesar 0,312. Karena kedua variabel tersebut lebih besar dari 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik Kata kunci : Lingkungan Sosial dan Pembentukan Akhlak Pendahuluan Lingkungan merupakan bagian terpenting dan mendasar dari kehidupan Sejak dilahirkan manusia sudah berada dalam suatu lingkungan baru dan asing BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Faridatul Umah Pengaruh Lingkungan Sosial. Dari lingkungan baru inilah sifat dan perilaku manusia terbentuk dengan Lingkungan yang baik akan membentuk pribadi yang baik, sementara lingkungan yang buruk akan membentuk sifat dan perilaku yang buruk pula. Anak-anak berkembang dari suatu hubungan interaksi antara gerakan-gerakan dalam dan kondisi lingkungan luar. Pendidikan yang dialami dalam masyarakat ini, mulai ketika anak Ae anak terlepas dari pengawasan orang tua dan berada di luar dari pendidikan sekolah . ingkungan sekola. Lingkungan pendidikan yang baik akan menghasilkan generasi yang baik, begitu pula sebaliknya. Menurut psikologi, lingkungan diartikan dalam pengertian yang luas mencakup lingkungan yang ada di dalam dan di luar individu. Dengan demikian lingkungan dapat diartikan dengan segala sesuatu yang ada di dalam dan di luar individu yang bersifat mempengaruhi sikap tingkah laku atau Lingkungan sosial dapat berupa seorang atau pribadi seorang, sekumpulan orang seperti keluarga, masyarakat, teman sekelas, organisasi dan Sebagai makhluk sosial, manusia tidak pernah bisa hidup seorang diri. Dimanapun berada manusia senantiasa memerlukan kerjasama dengan orang lain. Manusia membentuk pengelompokan social diantara sesame dalam upaya mempertahhankan hidup dan mengembangkan kehidupan. Dalam suatu kehidupan social manusia juga memerlukan organisasi, yaitu seperti keluarga, kelompok masyarakat dan lain-lain. Menurut (Dr. Rafiek, 2012 : . Lingkungan social merupakan sejumlah manusia yang hidup berkelompok dan saling berinteraksi secara teratur guna memenuhi kepentingan bersamayangmemberikan pengaruh besar terhadap tingkah laku, pertumbuhan dan pembentukannya baik secara jasmani maupun rohani. Lingkungan sosial adalah orang-orang atau manusia lain yang dapat memberikan pengaruh dan dapat dipengaruhi, sehingga kenyataannya akan menuntut suatu keharusan sebagai makhluk social yang dalam keadaan bergaul satu dengan lainnya (Rusmin Tumanggor, 2010 : . Dari beberapa definisi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa lingkungan social merupakan tempat berlangsungnya bermacammacam interaksi sosial antara anggota keluarga atau kelompok masyarakat dan lain-lain. Dalam kehidupan sehari-hari, anak tidak mungkin dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri tanpa membutuhkan bantuan keluarga, teman dan orang lain. Oleh karena itu lingkungan sosial baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan pengaruh sangat besar dalam proses tumbuh kembangnya anak baik di ligkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Lingkungan keluarga merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam Yang terbentuk dari perhubungan laki-laki dan wanita, perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak. Ay (Drs. Abu Ahmadi, 2009 : . Adapun lingkungan Sekolah pada hakekatnya murid dipandang sebagai subyek pendidikan atau dijadikan sarana kegiatan dalam suatu proses belajar, disini dukungan keluarga berperan sangat penting dan tanggung jawab orang tua untuk mendorong anak serta menyekolahkannya kelembaga pendidikan dengan harapan niat guna meningkatkan prestasi belajar. (Nana Saodah, 2007 : . Kemudian lingkungan masyarakat Menurut Maclever. Gillin, dan J. Gillin dalam Dr. Munandar Soelaeman . 9 : . ,Ay masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu system adat istiadat tertentu, yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Ay BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Faridatul Umah Pengaruh Lingkungan Sosial. Pembentukan secara umum merupakan suatu proses yang pasti di alami oleh setiap individu yang menjadikan prilaku menjadi lebih baik dan tidak menyimpang dari ajaran agama islam. Sedangkan akhlak di definisikan sebagaikelakuan atau watak dasar. Dari sudut kebahasaan akhlak berasal dari Bahasa Arab yang berarti perangai , tabiat, perangai, kebiasaan atau kelaziman, dan peradaban yang baik. Kata akhlak keduanya dijumpai pemakaiaananya baik dalam Al Ae QurAoan maupun Hadits. Secara garis besar dikenal dua bentuk akhlak yaitu akhlakul mahmudah . khlak terpuj. , akhlaq yang baik dan benar menurut syariat islam, dan akhlakul madzmumah . khlak buru. , akhlak yang tidak baik dan tidak benar menurut syariat Islam. Akhlak yang baik dilahirkan oleh sifatsifat yang baik pula, demikian sebaliknya akhlak yang buruk terlahir dari sifat-sifat yang Sedangkan yang dimaksud dengan akhlakul madzmumah adalah perbuatan atau perkataan yang munkar,dan tidak sesuai dengan akal dan fitrah yang sehat. Serta sikap dan perbuatan yang tidak sesuai dengan syariAoat dan di larang oleh Allah SWT. baik itu perintah ataupun larangannya. Dalam pembentukan akhlak anak itu sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang ada disekitarnya. Yang mana lingkungan itu bisa menuntun anak ke hal yang bersifat positif atau negatif dalam bermasyarakat. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah pengaruh lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik. Metode Penelitian Penelitian ini mengkaji dua variable yaitu AoAolingkungan sosialAoAo sebagai variable bebas dengan simbol X, dan Aupembentukan akhlakAoAo sebagai variabel terikat dengan simbol Y. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik yang berjumlah 40 siswa dengan jumlah sampel keseluruhan. Teknik pengumpulan data penelitian ditempuh dengan menggunakan wawancara, angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kedua variabel dengan menggunakan analisis persentase. Hasil dan Pembahasan Hasil penelitian yang dilaksanakan di MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik mengenai lingkungan sosial dan pembentukan akhlak yang diperoleh dari instrumen Berdasarkan dari hasil dokumentasi akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi product moment. Analisis deskriptif dimaksudkan untuk mengetahui tingkat pengaruh lingkungan sosial dan pembentukan akhlak di MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik. Dengan mengguanakan variabel distribusi frekuensi dan persentase. Maka dari itu, akan dilakukan analisis secara terpisah yaitu lingkungan sosial dan pembentukan akhlak. Lingkungan sosial siswa kelas V MI Miftahul Ulum dibagi menjadi tiga kategori, yaitu rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan dari hasil analisis angket bahwa Lingkungan sosial siswa kelas V MI Miftahul Ulum dalam kategori tinggi sebanyak 17 responden, 18 responden dalam kategori sedang dan 5 responden dalam kategori rendah. Sesuai dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 97,5% diaman nilai rata-rata tersebut berada pada interval 96-100 yang berarti Dapat disimpulkan bahwa secara umum Lingkungan sosial memiliki lingkungan yang tinggi terhadap siswa kelas V MI Miftahul Ulum. Pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum dibagi menjadi tiga kategori, yaitu rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan dari hasil analisis angket bahwa Pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum dalam kategori tinggi sebanyak 26 responden, 12 responden dalam kategori sedang dan 2 responden dalam kategori BHINNEKA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. Vol. No. Juli, 2023 . Faridatul Umah Pengaruh Lingkungan Sosial. Sesuai dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 96% diaman nilai rata-rata tersebut berada pada interval 96-100 yang berarti tinggi. Dapat disimpulkan bahwa secara umum siswa kelas V MI Miftahul Ulum memiliki Pembentukan akhlak yang tinggi. Uji normalitas data dimaksut untuk mengetahui kenormalan data tentang lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak pada siswa kelas V MI Miftahul Ulum. Sehingga dapat dilanjutkan dengan perhitungan statistic dengan bantuan spss 20 for windows. Sebagaimana dijelaskan bahwa jika pengujian normalitas yaitu p sig>0,50, maka data berdistribusi normal dan sebaliknya jika p sig<0,50 maka data tersebut berdistribusi tidak normal. Berdasarkan pada data tabel di atas menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa dengan pencapaian nilai korelasi . sebesar 0,582 yanga ada pada kategori kuat. Untuk uji normalitas, diperoleh data yang menunjukkan bahwa lingkungan sosial sebesar 0,403 dan pembentukan akhlak sebesar 0,312. Karena kedua variabel tersebut lebih besar dari 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian pengaruh lingkungan sosial terhadap pembentukan akhlak siswa kelas V MI Miftahul Ulum Sooko Wringinanom Gresik, dapat disimpulkan bahwa Lingkungan sosial di MI Miftahul Ulum menunjukkan dalam kategori sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari presentase yaitu 97,5% sesuai standart angket 76-100 dikategorikan sangat baik. Sedangkan pembentukan akhlak siswa kelas V di MI Miftahul Ulum menunjukkan dalam kategori sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari presentase yaitu 96% sesuai standart angket 76-100 dikategorikan sangat baik. Daftar Pustaka