ISSN 2581-2319 ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN KEMBALI AIR LIMBAH PENCUCIAN SARANG BURUNG WALET DI PT. 1,2,3 Diterima : 13 Juni 2024 Savira Nursari1. Nurhayati2. Sri RH Siregar3 Teknik Lingkungan. Universitas Satya Negara Indonesia. coresspondent author : saviranursari2431@gmail. Revisi : 25 Juni 2024 Disetujui : 20 Agustus 2024 Diterbitkan: 20 Oktober 2024 Abstract In the swallow nest production process, the fulfillment of water availability is very important. Water is sourced from the company's Water Treatment Plant (WTP), which is then reprocessed with a Reverse Osmosis (RO) The use of water is sought to be as efficient as possible in the company environment. One way is by recycling wastewater. Wastewater is reused from the swallow nest washing process. RO water results were tested in accordance with the Minister of Health Regulation No. 2 of 2023, while wastewater was tested in accordance with the Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014. RO water and wastewater results still meet the required quality standards. The wastewater recycling process uses Ultrafiltration (UF) and RO units. The efficiency of water use is 35. 59% and in one year it can save expenses of Rp 135,347,182 / year. Keywords: efficiency, recycle, reverse osmosis, ultrafiltration, wastewater PENDAHULUAN Burung walet adalah spesies burung gua, menavigasi dalam kegelapan dengan meniupkan suara atau membuat gema, mirip dengan kelelawar. Meskipun ada lebih dari 24 spesies di seluruh dunia, hanya sedikit yang dapat membangun sarangnya sendiri. Spesies walet bersarang putih dan walet bersarang hitam adalah yang paling umum di seluruh dunia (Suriya et al. , 2. Aerodramus fuciphagus merupakan salah satu dari sekian banyak spesies walet yang ditemukan di Indonesia (Ayuti et al. , 2. PT. M merupakan perusahaan ekspor sarang burung walet yang berlokasi di Jakarta Barat. Sumber air baku yang digunakan oleh PT. M adalah air baku yang disediakan oleh Water Treatment Plant (WTP) di area Perusahaan. PT. M menggunakan mesin Reverse Osmosis (RO) dan Ultraviolet (UV) lamp agar air yang dipakai sesuai dengan kualitas air minum berdasarkan standar Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023. Sarang burung walet sebelum dikonsumsi harus melewati beberapa tahapan proses produksi terlebih dahulu (Jong et al. , 2. Setelah melakukan perendaman (Ramli dan Azmi, 2. dan pencucian, kadar nitrit pada sarang burung walet dapat turun (Ramli dan Azmi, 2012. Chan et al. , 2013. Hamzah et al. , 2. Belum ada metode standar pencucian sarang burung walet yang dapat menurunkan kadar nitrit sampai di bawah 30 ppm, sehingga adanya perbedaan di setiap industri untuk frekuensi lamanya pencucian (Kedokteran Hewan Heru Susilo et al. , n. Pengelolaan limbah di PT. M yang telah diupayakan adalah pengolahan limbah bulu-bulu walet sebagai umpan. Limbah bulu-bulu walet yang telah tercampur dengan kotoran-kotoran seperti pasir, sterofoam, dan kayu, dijual kembali ke peternak walet sebagai umpan. Sedangkan untuk air proses pencucian PT. M belum dilakukan pemakaian kembali atau recycle, sehingga air bersih yang dibutuhkan di PT. M sangat banyak. Kebutuhan air bersih untuk proses pencucian mencapai rata-rata 000 l/hari. Pemakaian air dalam jumlah besar berdampak pada peningkatan volume air limbah yang dihasilkan dan biaya pemakaian air. DASAR TEORI Burung walet, yang dikenal dengan nama ilmiah Aerodramus fuciphagus, menggunakan air liur mereka untuk membangun sangkar (Nuroini dan Nastiti, 2. Morfologi burung walet meliputi elemen-elemen tubuh utama, seperti tubuh, sayap, paruh, mata, kaki, organ penciuman, dan indera Tubuh burung walet ramping dan ringan, yang memungkinkannya terbang dengan cepat. Jurnal TechLINK Vol. 8 No. Oktober 2024 ISSN 2581-2319 Paruhnya berbentuk segitiga dengan ujung agak melengkung yang menyerupai paruh burung pemakan (Marzuki et al, 2. Produksi bersih, menurut Kementerian Lingkungan Hidup, adalah pendekatan pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif, terpadu, dan diterapkan secara berkesinambungan pada setiap kegiatan yang terkait dengan proses produksi, produk, dan jasa dalam rangka meningkatkan efisiensi sumber daya alam, mencegah terjadinya pencemaran, dan mengurangi limbah pada sumbernya sehingga dapat meminimalisir risiko terhadap ekonomi, lingkungan, dan kesehatan manusia (KLH. Pengelolaan lingkungan bertujuan untuk mencegah dan/atau meminimalkan dampak negatif dari kegiatan produksi dan jasa di berbagai sektor industri serta kuantitas pertumbuhan penduduk dan Di sisi lain, pengelolaan lingkungan bertujuan untuk mencegah dan/atau meminimalkan biaya pengolahan, pembuangan limbah, dana konstruksi, dan pemeliharaan fasilitas bangunan air limbah (Arif Zulkifli, 2. Reverse Osmosis (RO) adalah metode pemisahan berbasis tekanan yang menggunakan membran semipermeabel dan prinsip penyaringan aliran silang. Membran RO menyaring semua garam dan molekul anorganik, serta molekul organik dengan berat molekul lebih dari 100. Oleh karena itu, proses ini sangat efektif dalam menghilangkan kontaminan seperti pirogen, endotoksin, insektisida, dan pestisida (DuPont, 2. METODE PERANCANGAN Kerangka konsep penelitian pada Gambar 1. dan proses produksi pada Gambar akan mengarahkan pada tujuan yang ingin dicapai dan akan menjadi alur pemikiran penelitian Gambar 1. Kerangka Konsep Penelitian Gambar 2. Diagram Alir Proses Produksi Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan data primer: Jurnal TechLINK Vol. 8 No. Oktober 2024 ISSN 2581-2319 Kualitas, parameter-parameter dalam air cucian sarang burung walet dibutuhkan sebagai acuan untuk proses perencanaan selanjutnya. Kuantitas, data yang dibutuhkan data debit air baku yang dipakai, dan jumlah efluen air limbah yang dihasilkan perhari. Kontinuitas, durasi pengambilan data dilakukan selama satu bulan yaitu dua puluh enam hari kerja, dan jumlah pemakaian air yang dipakai perbulan. Metode sampling dilakukan dengan cara menampung air cucian sarang burung walet, yang kemudian diuji sesuai dengan baku mutu yang berlaku. Teknik Pengolahan Data Data sekunder dan primer yang telah diperoleh berdasarkan hasil pengukuran, dilakukan pengolahan data dengan tahapan: Membandingkan parameter-parameter air limbah dengan baku mutu air limbah dan membandingkannya dengan hasil uji air baku RO. Menghitung pemakaian air bersih perhari, dengan pemakaian 21. 000 l/hari. Menghitung efluen air limbah yang dihasilkan perhari. ycO ycE= yc Keterangan: Q = debit . iter/ja. V = volume . t = waktu . Menghitung debit harian air limbah: Q x Jam Operasional . iter/har. Mendesain sistem instalasi pengolahan air limbah yang tepat. Data sekunder juga akan dianalisis meliputi biaya pemakaian air bersih dan biaya operasional dalam pengolahan air limbah. Perhitungan efisiensi biaya dapat dievaluasi menggunakan rumus berikut (Soeparman & Suparmin, 2. ycnycuycoyceyc ycaycuycyc Oe ycuycycycoyceyc ycaycuycyc = ycu 100 % ycnycuycoyceyc ycaycuycyc HASIL DAN PEMBAHASAN Penggunaan Air Bersih pada Proses Pencucian Hasil perhitungan kebutuhan air perhari berdasarkan data dapat dilihat pada Table 1. Table 1. Kebutuhan Air Proses Produksi Produksi Kebutuhan Kebutuhan Proses air/hari air/proses . walet/hari . iter/har. Pencucian (CCP . selama 30 Neraca eksisting dihitung berdasarkan data kebutuhan air dalam sebulan, dimana kebutuhan air pencucian CCP1 akan diuji hasil air limbahnya dan diproses kembali dapat dilihat pada Gambar 3. Jurnal TechLINK Vol. 8 No. Oktober 2024 ISSN 2581-2319 Gambar 3. Neraca Air Eksisting Kualitas Air RO dan Air Limbah Produksi (CCP. Kualitas air dari unit RO sesuai dengan standar mutu air minum yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan. Hasil air limbah pencucian sarang walet juga sudah sesuai dengan standar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 Lampiran 47 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan/atau Kegiatan yang Belum Memiliki Baku Mutu Air Limbah yang Ditetapkan. Perbandingan hasil uji dari air RO dan air limbah dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. Hasil Uji Air RO dan Air Limbah Pencucian Proses Daur Ulang Air Limbah menjadi Air Bersih/Murni untuk Proses Produksi Menurut Yudo & Hernaningsih, tahun 2010 beberapa opsi teknologi untuk mendaur ulang air limbah mencakup penggunaan penyaringan . , penyaringan yang diperkuat dengan ultrafiltrasi (UF), dan penyaringan UF yang didukung oleh RO. Penerapan teknologi daur ulang air limbah dengan Jurnal TechLINK Vol. 8 No. Oktober 2024 ISSN 2581-2319 mengintegrasikan penyaringan, unit UF, dan RO dapat menghasilkan air yang setara dengan air minum. Air yang dihasilkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pengisian toilet, sistem pendinginan . ooling towe. , dan kebutuhan lain yang memerlukan air dengan kualitas lebih baik dibandingkan dengan air dari sumber PAM (Teknologi Lingkungan et al. , 2. Pada PT. M air limbah yang dibuang disimpan dalam tandon dan melewati unit Ultrafiltration (UF), suatu proses filtrasi tingkat tinggi yang menggunakan membran dan dibantu dengan tekanan membran untuk mengurangi kekeruhan inlet UF hingga 99,9%, dengan ukuran lubang membran sekitar 0,1 mikron. Kapasitas UF mencapai 38-43 m3/jam, dengan rata-rata produksi sekitar 42 m3/jam yang disesuaikan dengan persyaratan RO. UF menggunakan membran Banemo model UFc200 dan menghasilkan air reject, di mana sekitar 30% dari air inlet UF tidak masuk ke inlet RO. Unit UF dilengkapi backwash yang secara otomatis dilakukan setiap jam dengan menggunakan 3 liter chlorine yang diencerkan menjadi 175 liter (Febrica Ervina et al. , 2. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh efisiensi berdasarkan neraca air sebesar 35,59%, karena sebelum dilakukan recycle dengan UF dan RO, air baku yang dibutuhkan sebesar 1245,4 m3/bulan, sedangkan setelah diproses kembali dengan UF dan RO hanya membutuhkan air baku sebanyak 802,194 m3/bulan. Berikut merupakan perencanaan neraca air daur ulang yang telah disesuaikan dengan kebutuhan di PT. M yang dapat dilihat pada Gambar 5. Gambar 5. Neraca Air Daur Ulang Efisiensi Penggunaan Air Perhitungan efisiensi merupakan perhitungan besarnya perbandingan yang diperoleh. Perbandingan hasil RO dan air reject berkisar 60%:40%. Total penggunaan air dalam satu bulan dapat dilihat pada Table 2. Table 2. Debit Total Inlet RO Reject RO Hasil RO Air Hasil Bulan . 3/bula. 3/bula. 3/bula. Oktober 492,44 738,66 November Desember 498,16 747,24 Hasil air RO dalam sehari dan total biaya yang telah dikeluarkan, maka akan diketahui harga dari 1 m3 air yang dihasilkan RO yang dapat dilihat pada Table 3. Biaya investasi dan biaya operasional akan mempengaruhi harga dari air RO yang Jurnal TechLINK Vol. 8 No. Oktober 2024 ISSN 2581-2319 dapat dilihat pada Table 4. Table 3. Harga Air WTP Bulan Oktober November Desember Total Biaya Air WTP Harga Air WTP/m3 Table 4. Harga Perbandingan Eksisting dan Daur Ulang Eksisting Daur Ulang Keterangan Skenario 1 Skenario 2 Rp 22. Biaya pemasangan dan biaya aksesoris Biaya Air Rp 37. Rp 24. Rp 6. Rp 6. Biaya penggantian filter setiap 3 bulan Biaya Listrik RO Rp 225. Rp 225. Biaya Listrik UF Rp 105. 174,16 Total Biaya per Bulan Rp 43. Rp 53. Total Biaya per Tahun Rp 476. Rp 341. Diperoleh efisiensi perbandingan antara melakukan recycle pada air limbah, dengan perancangan menggunakan UF dan RO, maka dalam satu tahun perusahaan mendapatkan efisiensi pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan air bersih mencapai Rp 135. 182/tahun. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Debit air bersih yang digunakan dalam sehari untuk pemakaian proses produksi dan domestik mencapai 47,9 m3/hari, dengan rata-rata pengeluaran untuk pembelian air sebesar Rp 000/tahun. Air limbah yang dihasilkan oleh PT. M pada parameter seperti TSS. TDS. Nitrit, pH, dan Zn hasilnya meningkat jika dibandingkan dengan hasil uji air RO, tetapi masih memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan. Untuk efisiensi pemakaian air atau penggunaan kembali air limbah pencucian yaitu dengan membuat perhitungan berdasarkan neraca air, dimana air limbah ditampung di dalam tandon, kemudian diproses dengan UF dan RO. Efisiensi pemakaian air dan/atau penggunaan kembali air limbah pencucian sebesar 35,59%, dan dalam satu tahun dapat mengefisiensi pengeluaran mencapai Rp 135. 182/tahun. Saran Hasil air reject RO dan air limbah pada pencucian 1 dimanfaatkan kembali, untuk meningkatkan nilai efisiensi dan juga efisiensi pengeluaran terhadap air bersih. DAFTAR PUSTAKA