[VOL. 14 NO. 2 OKTOBER 2. JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA Sistem Informasi Warehouse Management System (WMS) untuk Meningkatkan Efisiensi Gudang pada PT. Athalla Kawan Medikal Andika Bagas Damar Sasongko1. Dian Kasoni2 AbstractAi PT. Athalla Kawan Medikal is an innovative and trusted medical equipment provider committed to delivering highquality healthcare solutions for hospitals, clinics, and various other medical centers. The company was legally established on October 7, 2022, and is located in Cibinong. Bogor Regency, based on Deed of Establishment Number 03 by Notary Amanda Tasya. Kn. The current issue at PT. Athalla Kawan Medikal lies in warehouse data management, which is still handled manually using Microsoft Excel. This leads to risks in terms of data security and inaccuracy in stock records. The system analysis method used in this research is the SWOT method, which is considered suitable for analyzing the companyAos internal and external conditions. The system design is illustrated using UML diagrams, developed using the programming language HTML. CSS, and the development tools Visual Studio Code. The implementation of the Warehouse Management System (WMS) designed in this study is expected to serve as an effective solution to the existing problems and to improve warehouse efficiency in terms of speed, accuracy, and resource optimization. AbstrakAi PT. Athalla Kawan Medikal adalah perusahaan penyedia alat kesehatan inovatif dan terpercaya untuk memberikan solusi kesehatan berkualitas bagi rumah sakit, klinik, dan berbagai pusat medis lainnya. Perusahaan ini telah berdiri secara legal pada tanggal 07 Oktober 2022 yang berlokasi di Cibinong. Kabupaten Bogor dengan Akta Pendirian Nomor 03 melalui Notaris Amanda Tasya. Kn. Permasalahan yang terjadi di PT. Athalla Kawan Medikal saat ini dalam pengelolaan data gudang masih dilakukan secara manual menggunakan Ms. Excel, sehingga menimbulkan risiko terhadap keamanan data serta keakuratan stok barang. Metode analisa sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SWOT yang dinilai sesuai untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal Perancangan sistemnya digambarkan menggunakan diagram-diagram UML, dengan bahasa pemrograman HTML. CSS, serta pengembangan sistem dilakukan menggunakan Visual Studio Code. Penerapan sistem informasi Warehouse Management System (WMS) yang dirancang dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif terhadap permasalahan yang ada, serta mampu meningkatkan efisiensi proses gudang dalam hal kecepatan, ketepatan, dan penghematan sumber daya. Kata Kunci Ai CSS. Gudang. HTML. Sistem Informasi. Warehouse Management System 1,2 Program Studi Teknik Informatika. STMIK Antar Bangsa. Kawasan Bisnis CBD Ciledug. Jl. HOS Cokroaminoto NO. 29-36, Karang Tengah. Kec. Ciledug. Kota Tangerang. Banten, 15157 . e-mail: andikasasongkoid@gmail. dhekalearning@gmail. PENDAHULUAN Sistem informasi berbasis komputer saat ini telah menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia industri dan perusahaan. Pemanfaatan sistem informasi yang tepat dapat membantu perusahaan meningkatkan performa, efektivitas kerja, dan efisiensi sumber daya. Namun, masih banyak perusahaan yang belum memaksimalkan penggunaan sistem informasi berbasis komputer untuk mendukung kegiatan operasionalnya secara PT. Athalla Kawan Medikal merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan alat kesehatan inovatif dan terpercaya, yang berkomitmen untuk memberikan solusi kesehatan berkualitas bagi rumah sakit, klinik, dan pusat medis Meskipun perusahaan ini telah berkembang dengan pesat, pengelolaan data gudang di PT. Athalla Kawan Medikal hingga saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel. Penggunaan Excel memang membantu, namun belum mampu mengatasi permasalahan yang timbul akibat keterbatasannya dalam menangani data dalam jumlah besar . ig dat. , kurangnya efisiensi dalam pencatatan barang masuk dan keluar, serta resiko kehilangan atau kesalahan data yang cukup tinggi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk merancang sebuah Sistem Informasi Warehouse Management System (WMS) yang diharapkan mampu menjadi solusi digital bagi pengelolaan gudang di Sistem ini bertujuan untuk membantu proses pencatatan produk masuk (IN) dan produk keluar (OUT), memantau kuantitas barang, lokasi barang, serta mengatur status pengiriman dengan lebih akurat dan efisien. Metode analisis sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SWOT, karena dinilai sesuai untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap sistem yang sedang berjalan. Perancangan sistem diagram-diagram UML, sedangkan prototipe sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman HTML dan CSS, dengan Visual Studio Code sebagai perangkat lunak bantu. Diharapkan, penerapan sistem informasi Warehouse Management System (WMS) yang dirancang dalam penelitian ini dapat meningkatkan efisiensi operasional gudang pada PT. Athalla Kawan Medikal, baik dari segi waktu, keakuratan data, maupun efisiensi penggunaan sumber daya manusia. ISSN 2089-8711 | Sistem Informasi Warehouse A JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. 14 NO. 2 OKTOBER 2. II. KAJIAN LITERATUR Kajian literatur ini bertujuan untuk memahami konsep, teknologi, serta pendekatan yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi manajemen gudang (Warehouse Management Syste. berbasis web, serta bagaimana sistem tersebut mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional di lingkungan gudang. Sistem Informasi Manajemen Gudang Sistem informasi manajemen gudang merupakan aplikasi berbasis komputer yang dirancang untuk mengelola proses logistik, mulai dari pencatatan produk masuk dan keluar, pemantauan barang, hingga pelacakan lokasi penyimpanan. Menurut Laudon & Laudon . , sistem informasi membantu perusahaan dalam melakukan otomatisasi proses yang sebelumnya dilakukan secara manual, sehingga dapat mengurangi kesalahan dan meningkatkan produktivitas. Pengelolaan gudang yang efektif sangat penting untuk mencegah kekurangan maupun kelebihan barang, serta untuk memastikan ketersediaan barang secara tepat waktu (Heizer & Render, 2. Warehouse Management System (WMS) WMS adalah sistem yang digunakan untuk mendukung operasi gudang secara menyeluruh. Sistem ini bertujuan mengatur dan memantau aliran barang dari proses penerimaan hingga pengeluaran. Menurut Bartholdi & Hackman . WMS modern mencakup fitur-fitur seperti kontrol stok secara real-time, manajemen lokasi penyimpanan, dan integrasi dengan sistem informasi lain seperti ERP. Dengan sistem ini, proses kerja di gudang menjadi lebih cepat, efisien, dan Teknologi Web dalam Sistem Informasi Teknologi web memberikan keuntungan signifikan dalam pengembangan sistem informasi karena bersifat fleksibel, mudah diakses, dan dapat digunakan lintas platform. Gupta & Kumar . menjelaskan bahwa aplikasi berbasis web memungkinkan pengguna untuk mengakses data dan fitur sistem dari berbagai perangkat yang terhubung dengan internet tanpa perlu instalasi khusus. Hal ini sangat mendukung operasional perusahaan yang membutuhkan mobilitas tinggi. HTML dan CSS dalam Pengenbangan AntarMuka HTML (Hypertext Markup Languag. dan CSS (Cascading Style Sheet. merupakan dua teknologi dasar dalam pengembangan antarmuka web. Menurut Duckett . HTML digunakan untuk menyusun struktur konten halaman web, sedangkan CSS digunakan untuk mengatur tampilan visual seperti warna, ukuran teks, dan tata letak. Dalam konteks WMS berbasis web, penggunaan HTML dan CSS memudahkan pengembangan sistem yang ringan dan dapat berjalan di berbagai browser. eksternal sebelum membangun sistem. Menurut Rangkuti 2. , metode ini membantu dalam merumuskan strategi pengembangan sistem berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi organisasi. SWOT menjadi alat bantu penting dalam perancangan sistem yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tahapan dan pendekatan yang digunakan dalam pengembangan Sistem Informasi Warehouse Management System (WMS) pada PT. Athalla Kawan Medikal. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem, yang terdiri dari tahapan berurutan mulai dari analisis kebutuhan hingga implementasi dan pengujian sistem. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini: Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development. Pendekatan ini dipilih karena penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem informasi yang bertujuan untuk memecahkan masalah nyata di lingkungan gudang PT. Athalla Kawan Medikal, yaitu rendahnya efisiensi pengelolaan data barang akibat proses Penelitian ini menghasilkan prototipe sistem yang dapat diimplementasikan secara langsung dan diuji Tahapan Pengembangan Sistem Analisis Kebutuhan Tujuan Mengidentifikasi kebutuhan fungsional dan nonfungsional dari sistem informasi manajemen gudang. Metode Informasi dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan staf gudang dan manajemen, serta studi dokumen seperti laporan data Wawancara dilakukan untuk memahami alur kerja dan permasalahan yang muncul selama proses pengelolaan gudang secara benar. Hasil Dari hasil analisis ditemukan bahwa sistem harus mampu: Mencatat data barang masuk (IN) dan barang keluar (OUT). Menampilkan barang terkini secara real-time. Menyimpan data nama barang, jumlah, lokasi penyimpanan, dan tanggal transaksi. Mempermudah proses pencarian dan pelaporan data Analisis Sistem Menggunakan Metode SWOT Analisis SWOT (Strengths. Weaknesses. Opportunities. Threat. digunakan untuk mengevaluasi kondisi internal dan 75 ISSN 2098-8711 | Sistem Informasi Warehouse A Perancangan Sistem Tujuan Merancang struktur dan antarmuka sistem berdasarkan kebutuhan pengguna yang telah dianalisis. Metode Perancangan sistem dilakukan menggunakan alat bantu UML (Unified Modeling Languag. , seperti Use Case Diagram dan Mockup. [VOL. 14 NO. 2 OKTOBER 2. Hasil Dokumen perancangan sistem yang meliputi diagram UML dan sketsa tampilan halaman HTML . Implementasi Tujuan Mengembangkan sistem prototipe desain yang sesuai. Metode Sistem dikembangkan menggunakan Visual Studio Code HTML dan CSS sebagai dasar pengembangan tampilan dan JavaScript untuk interaktivitas sederhana manajemen data barang, laporan, dan manajemen Hasil Prototipe sistem informasi WMS berbasis web statis yang dapat diakses melalui browser dan menampilkan simulasi pengelolaan data gudang secara efisien. Pengujian Tujuan Memastikan prototipe sistem dapat berjalan sesuai rancangan dan memenuhi kebutuhan dasar pengguna. Metode Pengujian melakukan dengan pendekatan testing, yaitu menguji fungsi setiap halaman dan interaksi tombol . isalnya tombol tambah data, dan simpa. Uji coba dilakukan oleh beberapa calon pengguna . taff gudan. untuk mendapatkan feedback terhadap desain dan alur sistem. Hasil Diperoleh masukan untuk peningkatan tampilaan antarmuka dan navigasi. Sistem dapat digunakan untuk simulasi alur kerja pengelolaan barang secara digital, dan berhasil menggambarkan fitur utama yang dibutuhkan perusahaan. IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi Warehouse Management System (WMS) berbasis web yang telah berhasil dikembangkan dan diimplementasikan pada proses pengelolaan gudang di PT. Athalla Kawan Medikal. Sistem ini bertujuan untuk menggantikan proses pencatatan stok barang yang sebelumnya dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, yang berisiko terhadap kesalahan pencatatan dan kurang efisien dalam pelaporan. Sistem dirancang menggunakan bahasa pemrograman HTML dan CSS dengan editor pengembangan Visual Studio Code. Seluruh data pada sistem disimpan dan dikelola menggunakan penyimpanan lokal browser . ocalStorag. , yang memudahkan penyimpanan data tanpa memerlukan server Berikut adalah tampilan gambar dan pembahasan beberapa fitur utama dari sistem informasi WMS yang dikembangkan: JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA Use Case Diagram Penjelasan gambar 1 : Diagram tersebut menggambarkan 1 . sistem, yaitu Sistem Informasi Warehouse Management System (WMS) PT. Athalla Kawan Medikal yang digunakan untuk mendukung kegiatan administrasi Terdapat 1 . aktor, yaitu Admin Gudang, yang memiliki akses dan melakukan seluruh aktivitas pengelolaan data di sistem ini. Terdapat 9 . use case atau aktivitas yang dapat dilakukan oleh aktor Admin Gudang, yaitu: Login Ae Untuk masuk ke dalam sistem menggunakan kredensial. Home Admin Gudang Ae Menu utama yang menjadi pusat navigasi sistem. Dashboard Admin Gudang Ae Menampilkan ringkasan informasi seperti stok masuk/keluar dan total barang. Data Master Ae Menu untuk mengelola data barang dan data produk. Barang Gudang Aset Ae Menu khusus untuk mencatat dan mengelola aset barang di gudang. Barang Gudang Produk Ae Menu untuk mengelola data barang berupa produk yang masuk atau keluar. Data Transaksi Produk Ae Menu untuk mencatat seluruh transaksi produk gudang. Cetak Ae Fitur tambahan (<>) yang tersedia pada beberapa menu untuk mencetak laporan data. Logout Ae Untuk keluar dari sistem setelah selesai ISSN 2089-8711 | Sistem Informasi Warehouse A JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. 14 NO. 2 OKTOBER 2. Tampilan Login Data Master Barang Gudang Gbr 4. Tampilan Data Master Barang Gudang Gbr 2. Tampilan Login Penjelasan gambar 2: Tampilan halaman login memperlihatkan tampilan awal sistem sebelum pengguna dapat mengakses halaman utama Sistem Informasi Warehouse Management System (WMS) PT. Athalla Kawan Medikal. Pada halaman ini, pengguna akan melihat tulisan AuLogin ke SistemAy yang mengarahkan pengguna untuk segera memasukkan Username dan Password. DashBoard Penjelasan gambar 4: Tampilan di atas adalah tampilan dari halaman Data Master Barang Gudang, yang berfungsi untuk mengontrol dan memantau ketersediaan barang dengan kategori Raw Material yang ada di gudang PT. Athalla Kawan Medikal. Halaman ini menampilkan daftar lengkap barang beserta gambar, kode, nama barang, ukuran, satuan, tanggal barang masuk, jumlah masuk, tanggal keluar, jumlah keluar, sisa barang, keterangan, dan status. Data ini membantu admin gudang dalam memastikan ketersediaan stok tetap aman dan akurat, serta dapat mengambil keputusan operasional secara efisien. Data Master Barang Gudang Asset Gbr 3. Tampilan Dashboard Penjelasan gambar 3: Tampilan Dashboard Admin Gudang menyajikan halaman utama dari sistem informasi WMS PT. Athalla Kawan Medikal. Pada halaman ini ditampilkan informasi ringkas berupa jumlah produk masuk (IN) dan jumlah produk keluar (OUT) yang ditampilkan secara visual dengan warna hijau dan merah. Di bagian bawah, terdapat grafik warehouse yang menunjukkan perbandingan jumlah produk masuk dan keluar selama periode Januari 2023 hingga Desember 2025. Grafik ini bertujuan untuk memudahkan admin dalam memantau aktivitas stok barang gudang secara periodik dan efisien. Gbr 5. Tampilan Barang Gudang Asset Penjelasan gambar 5: Tampilan Data Master Barang Gudang Asset digunakan untuk mengontrol ketersediaan asset pada divisi produksi yang disimpan di gudang PT. Athalla Kawan Medikal. Tabel ini menyajikan data penting seperti kode barang, nama barang, satuan, jumlah, status kondisi, kategori, dan warning stok, yang memudahkan pengelola gudang dalam melakukan pemantauan dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat. 77 ISSN 2098-8711 | Sistem Informasi Warehouse A [VOL. 14 NO. 2 OKTOBER 2. Data Transaksi Produk Gbr 6. Tampilan Data Transaksi Produk Penjelasan gambar 6: Tampilan Data Transaksi Produk Masuk digunakan ketika stok barang di gudang sudah mulai menipis, sehingga dilakukan pembelian kembali untuk menjaga ketersediaan Tabel ini mencatat data lengkap seperti kode, jenis produk, ukuran, satuan, jumlah, harga, total, tanggal produk masuk, dan keluar. Hal ini bertujuan agar pengelolaan barang masuk lebih tertata, terkontrol, dan dapat ditelusuri secara KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan implementasi sistem informasi Warehouse Management System (WMS) berbasis web di PT. Athalla Kawan Medikal, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Peningkatan Efisiensi dan Ketepatan Proses Gudang Sistem WMS yang dibangun berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan ketepatan dalam pengelolaan barang di gudang. Proses pencatatan barang masuk dan keluar dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan real-time, yang berdampak langsung terhadap pengurangan kesalahan dan keterlambatan. Antarmuka Sederhana dan Mudah Digunakan Tampilan sistem yang dirancang dengan bahasa pemrograman HTML dan CSS memberikan kemudahan bagi pengguna . taf gudan. untuk memahami dan mengoperasikan sistem, meskipun tidak memiliki latar belakang teknis. Hal ini membantu proses adaptasi dan pelatihan pengguna menjadi lebih cepat. Pengurangan Risiko Kesalahan Manual Dengan beralih dari pencatatan manual menggunakan Excel ke sistem terkomputerisasi, risiko human error dalam pengelolaan data barang berhasil ditekan. Sistem juga dilengkapi notifikasi sederhana terkait data minimum yang membantu dalam pengambilan keputusan pengadaan Pengelolaan Barang Lebih Terstruktur dan Transparan Sistem ini membantu pihak manajemen dalam memantau kondisi barang secara lebih terstruktur, transparan, dan Dengan laporan data yang terpusat, proses pengawasan dan JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA audit inventaris menjadi lebih mudah dan cepat dilakukan. Potensi Pengembangan Sistem Lebih Lanjut Sistem dirancang fleksibel menggunakan Visual Studio Code dan struktur HTML-CSS yang dapat dikembangkan ke arah sistem yang lebih kompleks, seperti penambahan fitur login multi-level, integrasi barcode scanner, atau ekspansi ke fitur manajemen pembelian dan pemakaian. Secara keseluruhan, implementasi sistem informasi Warehouse Management System (WMS) ini terbukti menjadi solusi efektif terhadap permasalahan yang dihadapi PT. Athalla Kawan Medikal dalam pengelolaan gudang. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi, tetapi juga menjadi landasan digitalisasi manajemen gudang yang siap dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan perusahaan. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan kepada seluruh pihak terkait yang membantu teralisasinya penilitian ini, terutama untuk Tim JSI STMIK Antar Bangsa yang telah memberikan kesempatan dan membatu terbitnya jurnal penelitian ini. REFERENSI