Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ISSN: P 2527-6. E 2684-9569 Vol. No. Desember 2024 | Hal. This Article is licensed under a Creative Commons AttributionSharelike 4. 0 Interntional Lincese Al-Bahtsu Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Pengaruh Keagamaan dan Kompetensi Terhadap Kinerja Guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu Eka Dianti1. Nurlaili2. Desy Eka Citra Dewi3 UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ekadianti783@gmail. dewiekacitra@mail. nurlaili@mail. Abstract The aim of this research is . to analyze the magnitude of the influence of religious activities on the performance of PAI teachers at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu City. Analyzing the magnitude of the influence of competency on the performance of PAI teachers at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu City. Analyzing the magnitude of the influence of religion and competence on the performance of PAI teachers at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu City. The type of research used in this research is quantitative research, the research instrument used is a questionnaire, the data analysis techniques used are descriptive statistics, basic assumption tests, classical assumption tests, and hypothesis testing using simple linear regression and multiple linear regression, t test and F test. Research results: . There is an influence of religious activities on the performance of PAI teachers at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu City which is shown at t count . > t table . % = 1. and a significance level of 0. 046 < 0. There is an influence of COMPETENCY on the performance of PAI teachers at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu City which is shown in t count . > t table . % = 1. and a significance level of 0. 007 < 0. There is an influence of religious activities and competence on the performance of PAI teachers at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bengkulu City which is shown in t count . > t table . % = 2. and a significance level of 0. 032 < 0. Keywords: Religious Activities. Competency and Performance of PAI Teachers. How to cite this article: Dianti. Nurlaili. Dewi. DEC. Pengaruh Keagamaan dan Kompetensi Terhadap Kinerja Guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota BengkuluPengaruh Keagamaan dan Kompetensi Terhadap Kinerja Guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9. , 16-22. Received: 8/2/2024 Revised: 10/31/2024 Accepted: 11/20/2024 2 | Eka Dianti1. Nurlaili2. Desy Eka Citra Dewi3 PENDAHULUAN Pada dasarnya pendidikan laksana eksperimen yang tidak pernah selesai sampai kapanpun, sepanjang ada kehidupan manusia di dunia ini. Dikatakan demikian, karena pendidikan merupakan bagian dari kebudayaan dan peradaban manusia yang terus Hal ini sejalan dengan pembawaan manusia yang memiliki potensi . , kreatif dan inovatif dalam segala bidang kehidupan. Sesuai didalam Al-QurAoan Pendidikan juga sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Sesuai dengan UU RI No. 20 Tahun 2003, tetntang sistem pendidikan Nasional Bab XI Pasal 39, menyatakan bahwa: Tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi, pengelola, pengembang, pengawas, dan pelayanan teknis untuk menujang proses pendidikan pada satuan Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan bimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik di perguruan tinggi. Kemudian dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, dari Umar Ra. Nabi SAW bersabda: a a AacA AaeE aEA AaC aEA AaEA AeI aN aC aEA AaEA AOacEA AeAA AeA A au aIacI aaIe a EacI acO a: Aa eI aI aeO aIeE aI aI aIeO eOa a sA aIa a aIe aeE a a aOa EaNacE a aIa e a a a eO EaNacE aA EaNacE a eO aN aO a aIacE aO eOA AOaEA Aa aN OaEA Aa aN OaEA Aa aN OaE eIA AaE aIA AaE aIA AaIA A aO aI eI e eaN a au a aO aO aA OaNa eO au eI a sA. AaO au aIacI aE acEaE eI a s aI aO O aIaA eI aE e eaN a au EaNacE aO a a aO aNaE aNaA e a au EaNacE aO a a aO aNaEA a UC aEA Aa OaEA AaNA A aI ac a eO aNA. AaO eI aE a aN aNaA e a aN au aI a a au eO aNA Pesan utama yang terkandung dalam hadits di atas adalah kesungguhan, apapun aktivitas atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan niat yang ia lahirkan dari dalam hatinya. Niat yang benar dan sungguh-sungguh akan melahirkan aktivitas yang penuh kesungguhan pula. Hasil dari aktivitas itu akan sesuai dengan apa yang telah menjadi niat dalam hatinya. Artinya kinerja yang memiliki makna kesungguhan itu akan berkaitan erat dengan niat yang menjadi awal seseorang melakukan aktivitas. Aktivitas pendidik di lingkungan sekolah adalah sebagai tenaga pengajar, guru menjadi subyek yang sangat penting dalam mensukseskan kegiatan belajar mengajar. Sebagai individu yang memiliki berbagai dimensi seorang guru senantiasa dituntut untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam mengajar. Guru dalam melaksanakan pembelajaran, maka harus mampu memposisikan diri dengan multi peran. Pandangan ini mengatakan ada 19 peran dalam pembelajaran, yaitu . peran sebagai pendidik, . peran sebagai pengajar, . peran sebagai pembimbing, . peran sebagai pelatih, . peran sebagai penasihat, . peran sebagai pembaharu, . peran sebagai model dan teladan, . peran sebagai pribadi, . peran sebagai peneliti, . peran sebagai pendorong kreativitas, . peran sebagai pembangkit pandangan, . peran sebagai pekerja rutin, . peran sebagai pemindah kemah, . peran sebagai pembawa cerita, . peran Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. Desember 2024 | Hal. 1-7 | 3 sebagai aktor, . peran sebagai emansipator, . peran sebagai evaluator, . peran sebagai pengawet, . peran sebagai kulminator. Perwujudan dari peran ini, merupakan bagian dari begitu luas aktifitas yang termasuk dalam konsep kinerja guru. Dari peranan di atas bahwa pada diri manusia telah ada sejumlah potensi untuk memberi arah dalam kehidupan manusia potensi tersebut adalah naluri, inderawi, nalar dan agama. Agama sudah menjadi potensi fitrah yang dibawa sejak lahir. Pengaruh agama dalam kehidupan manusia adalah memberi kemantapan batin, rasa bahagia, rasa terlindung, rasa sukses dan rasa puas. Aktivitas keagamaan tersebut antara lain seperti Keagamaan adalah suatu cara pandang dari buah pikiran . ind of sens. seseorang mengenai agamanya serta bagaimana individu tersebut menggunakan keyakinan atau agamanya dalam kehidupan sehari-hari. Sumber jiwa keagamaan itu adalah rasa ketergantungan yang mutlak . ependency of absolut. , adanya ketakutanketakutan akan ancaman dari faktor eksternal serta keyakinan individu tentang segala keterbatasan dan kelemahannya. Keberagamaan adalah suatu yang amat penting dalam kehidupan manusia. Hal ini karena, manusia dalam berbagai aspek kehidupannya akan dipertangguangjawabkan setelah meninggal dunia. Aktivitas beragama yang erat berkaitan dengan keagamaan, bukan hanya terjadi ketika melakukan ritul . tetapi juga aktivitas lain didorong kekuatan batin seperti aqidah, ibadah, amal, ihsan dan ilmu. Mc Guire mengatakan keagamaan dan kompetensi dengan kinerja guru adalah sistem nilai yang berdasarkan agama dapat memberi individu dan masyarakat seperangkat sistem nilai dalam bentuk keabsahan dan pembenaran dalam mengatur aktivitas individu dan masyarakat. Kenyataannya, dalam berbagai pekerjaan sering ditemukan orang yang tidak dapat meraih prestasi kerjanya yang setara dengan kemampuan inteligensinya. Ada orang yang mempunyai kemampuan inteligensi tinggi tetapi memperoleh prestasi kerja yang relatif rendah, namun ada orang yang walaupun kemampuan inteligensinya relatif rendah, dapat meraih prestasi kerja yang relatif tinggi. Itu sebabnya taraf inteligensi bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang, karena ada faktor lain yang mempengaruhi. Konsep keagamaan guru tidak bisa dilihat sebelah mata, karena bagaimanapun juga pengendali kontrol hati yang positif dan hati yang negatif yang melekat dalam personaliti guru dapat teratasi dengan baik dan akan menciptakan pembelajaran yang efektif dan Kinerja diartikan sebagai prestasi, menunjukkan sesuatu kegiatan atau perbuatan dan melaksanakan tugas yang telah dibebankan. Pengertian kinerja sering diidentikkan dengan prestasi kerja. Karena ada kesamaan antara kinerja dan prestasi kerja. Prestasi kerja merupakan hasil kerja seseorang dalan periode tertentu merupakan prestasi kerja, sedangkan kinerja lebih sering sering disebut dengan prestasi yang merupakan hasil atau apa yang keluar. Pemerintah dalam kebijakan pendidikan nasional telah merumuskan kompetensi guru ada empat, hal tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI No 19 Tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan pasal 28 ayat 3, yaitu . kompetensi This Article is licensed under a Creative Commons Attribution-Sharelike 4. 0 Interntional Lincese 4 | Eka Dianti1. Nurlaili2. Desy Eka Citra Dewi3 pedagogik, . kompetensi keperibadian, . kompetensi profesional dan, . kompetensi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) ada dua madrasah yang memiliki prestasi cemerlang dari tahun ke tahun baik dalam bidang akademik dan non akademik. Hal ini didukung setiap tahunnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu pada saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) banyak sekali siswa-siswa dari SMP Kota. Kabupaten dan lintas Provinsi mendaftar sekolah di sana, dan didukung oleh para pendidik yang mana beberapa pendidiknya sudah menempuh S2 dengan latar belakang lembaga pendidikan agama sehingga memiliki kematangan dalam bidang studi masing- masing dan dan guruguru juga melaksanakan kegiatan keagamaan seperti melaksanakan pengajian dan tadarus dua kali sebulan serta Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu adalah sekolah favorit. Fenomena pada saat sekarang ini peneliti melakukan observasi awal dan mewawancara dengan salah satu guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu bahwa Auguru adalah mempengaruhi prestasi akademik siswanya. Harga diri guru yang tinggi mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif dan inovatif. Sebagai guru yang memiliki harga diri, maka guru akan merasa bertanggungjawab untuk membimbing dan mengarahkan siswanya menjadi lebih baik dan memiliki karakter yang positif khususnya karakter keagamaan. Dan guru yang mempunyai harga diri . elf estee. tinggi akan membangkitkan rasa percaya dirinya, merasa mampu dan yakin akan dirinya, merasa berguna, serta merasa bahwa keberadaannya dibutuhkan. Ay Tujuan penelitian ini, adalah Menganalisis besarnya pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Menganalisis besarnya pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Menganalisis besarnya pengaruh aktivitas keagamaan dan kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Untuk memudahkan pencapaian tujuan dalam peneitian ini, penulis merumuskan tiga rumusan masalah sebagai berikut: Apakah terdapat pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu? Apakah terdapat pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu? Apakah terdapat pengaruh aktivitas keagamaan dan kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu? METODE Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono, penelitian kuantitatif adalah metode positivistik karena berlandasakan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di gunakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif,. Kuantitatif asosiatif yaitu penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antar dua Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. Desember 2024 | Hal. 1-7 | 5 variabel atau lebih. Lokasi penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu yaitu MAN 1 dan MAN 2 yang ada di Kota Bengkulu. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket, teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi dasar,uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan regresi linier sederhada dan regresi linier berganda, uji t dan uji F. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang di peroleh dari pengaruh aktivitas keagamaan dan kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu dapat dijelaskan bahwa : Pengaruh Aktivitas Keagamaan (X. terhadap Kinerja Guru PAI (Y) Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa aktivitas keagamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru PAI yang ditunjukkan dengan nilai koefisien X1Y sama dengan 0. 266 dengan menggunakan uji t, maka diperoleh t hitung 2. 053 > t tabel . %= 1,. , dan pada taraf signifikansi 0,000< 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukan bahwa Ha di terima. Hal ini berarti bahwa Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu dapat diterima. Temuan penelitian ini sesuai dengan teori Japar aktivitas keagamaan sama dengan aktivitas keagamaan seseorang, kualitas penghayatan seseorang dalam beragama atau dalam memeluk agama yang diyakininya, semakin dalam seseorang dalam beragama makin keagamaan dan sebaliknya semakin dangkal seseorang dalam beragama akan makin kabur keagamaannya. Seseorang dalam keberagamaan secara intens akan menjadikan agama sebagai pembimbing perilaku, sehingga perilakunya selalu diorientasikan dan didasarkan pada ajaran agama yang diyakininya tersebut. Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Guru PAI Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kompetensi yang signifikan terhadap kinerja guru PAI yang ditunjukkan koefisien X2Y= 0. 435 dengan menggunakan uji t, maka diperoleh t hitung 2,862 > t tabel . % = 1,. dan pada taraf signifikan 0,007 < 0,05. Sehingga dalam pengajuan ini menunjukan bahwa Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu dapat diterima. Temuan penelitian ini sesuai dengan teori Goleman memaparkan terdapat 5 dasar kecakapan emosi dan sosial, yaitu kesadari diri, pengaturan diri, motivasi. empati, dan keterampilan sosial Pengaruh Antara Aktivitas Keagamaan Dan Kompetensi. Berpengaruh Terhadap Kinerjaguru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa aktivitas keagamaan dan kompetensi signifikansi F hitung 3,875 > F tabel . % = 2,. dan pada taraf signifikansi sebesar 0,032 < 0,05. ada pengaruh Sehingga dalam pengujian ini menunjukan bahwa Ha diterima. Hal ini This Article is licensed under a Creative Commons Attribution-Sharelike 4. 0 Interntional Lincese 6 | Eka Dianti1. Nurlaili2. Desy Eka Citra Dewi3 berarti bahwa ada pengaruh antara aktivitas keagamaan dan kompetensi, berpengaruh terhadap kinerjaguru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Keagamaan dan kompetensi yang dilakukan guru dalam mengajar merupakan penentu keberhasilan dalam mencapai suatu keberhasilan aktivitas akhlak siswa, karena jika guru mempunyai aktivitas keagamaan dan kompetensi maka kinerja yang dilakukann oleh seorang guru akan optimal sehingga menghasilkan generasi yang mempunyai aktivitas, moral dan ilmu yang bagus. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan secara teorotis dan empiris data hasil penelitian tentang pengaruh aktivitas keagamaan dan kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini menunjukan Ada pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu yang ditunjukan pada t hitung . > t tabel . % = 1,. dan taraf signifikansi 0,046 < 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukkan bahwa Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh aktivitas keagamaan terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. 2 Ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu yang ditunjukan pada t hitung . > t tabel . % = 1,. dan taraf signifikansi 0,007 < 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukkan bahwa Ha Hal ini berarti bahwa ada pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. Ada pengaruh aktivitas keagamaan dan kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu yang ditunjukan pada t hitung . > t tabel . % = 2,. dan taraf signifikansi 0,032 < 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukkan bahwa Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh aktivitas keagamaan dan kompetensi terhadap kinerja guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Bengkulu. DAFTAR PUSTAKA