Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember 2025 https://doi. org/10. 52060/mp. E-ISSN 2621-0703 P-ISSN 2528-6250 PENGEMBANGAN MEDIA AJAR INTERAKTIF BERBASIS WEB PADA MATERI DIGITASI PETA MATA KULIAH SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Riansyah Putra1. Sutrisno1. Naufal Tinov1. Andriansyah Landoputra Naibaho1 Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan. Universitas Negeri Medan. Indonesia e-mail: *1riansyahputra@unimed. id, 2naufaltinov@unimed. id, 3trisno@unimed. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital dalam bidang pendidikan menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang interaktif dan adaptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media interaktif yang berfungsi sebagai media pembelajaran digital guna meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa pada materi Digitasi Peta dalam mata kuliah Sistem Informasi Geografis melalui penerapan fitur interaktif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Developmen. dengan model Richey dan Klein terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu design, production, dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pembelajaran pada materi Digitasi Peta dalam mata kuliah Sistem Informasi Geografis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menginterpretasikan hasil peningkatan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, media ajar interaktif berbasis web yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh validator ahli materi dengan persentase kevalidan sebesar 89%, ahli media sebesar 90%, kelayakan pengguna sebesar 94%, menunjukkan bahwa media telah memenuhi kriteria kelayakan isi, tampilan, dan interaktivitas. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media ajar interaktif berbasis web layak digunakan dalam proses pembelajaran pada materi Digitasi Peta mata kuliah Sistem Informasi Geografis. Kata kunci: Media Ajar Interaktif. Web Pembelajaran. Digitasi Peta. Sistem Informasi Geografis. Pendidikan Teknik Bangunan ABSTRACT The advancement of digital technology in education necessitates the development of innovative, interactive, and adaptive learning media. This study aims to develop an interactive web-based learning medium designed to enhance studentsAo technical skills in the Map Digitization topic of the Geographic Information Systems course through the integration of interactive features. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Richey and Klein model, which includes the stages of Design. Production, and Evaluation. The participants consisted of 31 students from the Building Construction Education Study Program who were directly involved in learning activities on the Map Digitization material. The data were analyzed using a quantitative descriptive approach to interpret the improvement in studentsAo learning performance. Based on the research findings, the developed web-based interactive learning media was declared highly valid by expert validators, with a validity percentage of 89% from material experts, 90% from media experts, and 94% from user feasibility These results indicate that the developed media meets the criteria of content accuracy, visual design quality, and interactivity, demonstrating its feasibility and effectiveness for use in the learning process of Map Digitization within the Geographic Information Systems course. Keywords : Interactive Learning Media. Web-Based Learning. Map Digitization. Geographic Information Systems. Building Construction Education PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan (Dito & Pujiastuti, 2. Pada jenjang pendidikan tinggi, khususnya di program vokasi dan teknik, integrasi teknologi ke dalam media pembelajaran menjadi meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis mahasiswa (Danmaigoro , 2. Pergeseran dari metode pendekatan berbasis digital mendorong mahasiswa untuk terlibat lebih aktif melalui pengalaman belajar yang interaktif dan Dalam bidang Pendidikan Teknik Bangunan, mata kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) memiliki peran penting dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis spasial dan keterampilan pemetaan digital (Rachman B dkk. , 2. Salah satu materi pokok dalam mata kuliah ini adalah Digitasi Peta, yang menuntut pemahaman teoritis sekaligus kemampuan teknis dalam mengoperasikan perangkat lunak pemetaan Namun, proses pembelajaran pada materi ini sering menghadapi kendala karena mahasiswa tidak hanya perlu memahami konsep spasial yang bersifat abstrak, tetapi juga harus mampu mengaplikasikannya secara Kondisi ini menjadikan metode memerlukan banyak alternatif model tidak hanya mengandalkan ceramah dan bahan ajar. Gambar pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi ArcGIS sebelum diterapkannya media ajar interaktif berbasis https://ejournal. id/index. php/mp This is an open access article under the cc-by license | 527 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Aspek dengan nilai terendah terdapat pada kemampuan Digitasi Peta, yang menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam melakukan proses digitalisasi data spasial secara tepat. Sementara itu, aspek pemahaman konsep ArcGIS, penggunaan tool analisis spasial, dan interpretasi data geospasial berada sedikit lebih tinggi, namun belum mencapai kategori Gambar 1. Tingkat Penguasaan ArcGIS Mahasiswa PTB Pembelajaran digitasi peta selama ini dilakukan dengan pemberian demonstrasi Mahasiswa masih sulit mengingat langkah-langkah penting seperti pengaturan koordinat, pembuatan layer, penggunaan editing tools, hingga proses penyimpanan hasil Belum adanya alternatif media menyebabkan mahasiswa tidak memiliki sarana yang dapat membantu dalam memvisualisasikan setiap tahapan secara Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan media pembelajaran interaktif untuk membantu mahasiswa memahami konsep sekaligus meningkatkan keterampilan teknis dalam penggunaan ArcGIS (Mega Rizka Cendikia dkk. , 2. Untuk tersebut, penerapan media pembelajaran interaktif berbasis web menjadi solusi yang relevan dengan tuntutan pedagogi modern. Media mahasiswa mengakses materi secara fleksibel, melakukan visualisasi data spasial secara dinamis, serta berinteraksi langsung dengan komponen pemetaan digital (Fadhilah & Isma Nuriza, 2. Pendekatan ini mendorong kemandirian belajar, meningkatkan keterlibatan mahasiswa, dan menjembatani kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan praktik di Selain itu, media interaktif juga E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 memberi ruang bagi dosen untuk merancang pengalaman belajar yang adaptif sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar Pengembangan media ajar interaktif berbasis web pada materi Digitasi Peta juga sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi yang kompetensi dan berorientasi pada teknologi. Melalui mensimulasikan kegiatan pemetaan secara digital, memperkuat literasi digital, serta meningkatkan kemampuan teknis dalam menggunakan perangkat lunak SIG. Inovasi ini mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan mampu memenuhi tuntutan industri konstruksi modern yang berbasis teknologi informasi. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini difokuskan pada pengembangan media ajar interaktif berbasis web untuk materi Digitasi Peta dalam mata kuliah Sistem Informasi Geografis. Media bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar, keterlibatan, dan penguasaan keterampilan Diharapkan pembelajaran ini dapat menjadi sarana efektif dan efisien dalam mendukung transformasi digital pembelajaran di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. METODE Desain Penelitian Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Richey dan Klein. Penelitian ini difokuskan pada tahapan pengembangan hingga tahap validity atau uji keabsahan produk, yang melibatkan proses penilaian oleh ahli materi dan ahli media untuk memastikan kelayakan isi, desain, serta fungsionalitas media pembelajaran yang dikembangkan. Model pengembangan yang dikemukakan oleh Richey dan Klein terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu design, production, dan evaluation (Masing & Aminatun, 2. seperti yang disajikan pada Gambar 2. Tahap design mencakup analisis kebutuhan, perumusan tujuan pembelajaran, serta perancangan struktur dan konten media ajar interaktif berbasis web. Tahap production meliputi proses pembuatan media dengan menerapkan prinsip desain instruksional dan integrasi fitur interaktif yang relevan dengan materi Digitasi Peta. Selanjutnya, tahap evaluation dilakukan melalui proses validasi oleh ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan media sebelum digunakan dalam https://ejournal. id/index. php/mp | 528 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . proses pembelajaran (Mangasak & Gasong. Gambar 2. Tahapan Pengembangan Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini terdiri atas tiga kelompok utama yang berperan secara strategis dalam proses pengembangan dan validasi media pembelajaran interaktif berbasis Pertama, dosen pengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis berperan sebagai ahli substansi materi yang memberikan masukan terkait kesesuaian konten digitasi peta dengan capaian pembelajaran mata Kedua, dosen bidang Teknologi Pembelajaran bertindak sebagai validator ahli yang menilai aspek kelayakan media dari segi desain instruksional, tampilan antarmuka, serta efektivitas interaktivitas media terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran. Ketiga, sebanyak 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan berperan sebagai pengguna utama yang terlibat langsung dalam uji coba media untuk menilai kemudahan penggunaan, daya tarik, serta efektivitas media dalam membantu memahami tahapan digitasi peta menggunakan perangkat lunak ArcGIS (Muhammad dkk. , 2. Teknik Pengumpulan Data Data dikumpulkan melalui beberapa instrumen yang dirancang secara sistematis, meliputi angket validasi ahli dan angket respon pengguna (Dewi Pendit dkk. , 2. Angket penilaian dari dua kelompok validator, yaitu ahli materi dan ahli media. Adapun kisi-kisi instrumen ahli materi dapat dilihat dalam Tabel E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Tabel 1. Kisi-Kisi Instrumen Validasi Ahli Materi Aspek yang Dinilai Kesesuaian Materi dengan Capaian Pembelajaran Indikator Penilaian Materi sesuai dengan capaian pembelajaran Materi mendukung ketercapaian kompetensi Digitasi Peta Kebenaran dan a. Konsep Digitasi Peta Keakuratan disajikan secara benar Konsep Tidak terdapat kesalahan istilah, data, atau prosedur Kedalaman dan a. Materi mencakup seluruh Keluasan Materi tahapan kegiatan digitasi peta menggunakan ArcGIS Pembahasan sesuai dengan tingkat mahasiswa Relevansi Materi sesuai dengan perkembangan teknologi Kebutuhan Materi relevan dengan Pembelajaran kebutuhan calon pendidik teknik bangunan Kejelasan dan a. Materi disusun secara logis Sistematika dan sistematis Penyajian Penyajian mendukung pemahaman konsep secara Jumlah Butir Adapun kisi-kisi instrumen ahli media dapat dilihat dalam Tabel 2. Tabel 2. Kisi-Kisi Instrumen Validasi Ahli Media Aspek yang Indikator Penilaian Jumlah Dinilai Butir Desain Tata letak . tersusun Tampilan proporsional dan menarik (Interface Pemilihan warna, ikon, dan Desig. tipografi mendukung kenyamanan pengguna Tampilan antar halaman Navigasi dan a. Navigasi mudah dipahami Interaktivitas dan dioperasikan pengguna Setiap fitur interaktif berfungsi responsif Media menyediakan umpan balik aktivitas pengguna Kualitas Kualitas gambar, animasi. Multimedia dan video mendukung pemahaman materi Integrasi teks, gambar, dan audio selaras Keterpaduan a. Desain media sesuai dengan Desain dengan karakteristik materi Tujuan Desain mendukung Pembelajaran pencapaian tujuan Aspek Teknis a. Media dapat diakses dengan stabil melalui platform web Fungsionalitas b. Waktu muat cepat dan tidak menimbulkan error Dapat digunakan pada berbagai perangkat Adapun kisi-kisi kisi-kisi angket respon pembelajaran dapat dilihat dalam Tabel 3. https://ejournal. id/index. php/mp | 529 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Tabel 3. Kisi-Kisi Instrumen Pengguna Media Aspek yang Indikator Penilaian Dinilai Kemudahan a. Media mudah diakses dan Penggunaan Navigasi dan fitur mudah Kemenarikan a. Desain tampilan menarik dan Tampilan tidak membosankan Kombinasi warna dan grafis mendukung kenyamanan Kejelasan Materi mudah dipahami dan Materi Penyajian mendukung pemahaman tahapan digitasi Manfaat Media membantu Pembelajaran meningkatkan pemahaman Media mendorong motivasi Efektivitas Media mendukung kegiatan Penggunaan belajar mandiri Media efisien dalam membantu proses Jumlah Butir Hasil persentase skor validasi ahli materi, media dan pengguna disimpulkan dengan menggunakan kriteria pada Tabel 4. Tabel 4. Kriteria Validasi Persentase 0% - 20% 21% - 40% 41% - 60% 61% - 80% 81% - 100% Kriteria Tidak Valid Kurang Valid Cukup Valid Valid Sangat Valid Sumber: Riduwan . HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian . Tahapan Design Sebelum tahapan desain dilakukan, perencanaan sesuai dengan kebutuhan Analisis kebutuhan dalam penelitian permasalahan yang dihadapi mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajaran materi Digitasi Peta pada mata kuliah Sistem Informasi Geografis, serta untuk menentukan kebutuhan pengembangan media ajar interaktif berbasis web yang relevan dan efektif. Tahapan analisis kebutuhan meliputi empat langkah utama, yaitu: Analisis Kurikulum Analisis kurikulum dilakukan dengan menelaah capaian pembelajaran Mata Kuliah Sistem Informasi Geografis seperti terlihat pada Tabel 5. Tabel 5. Capaian Pembelajaran CPMK Teknik Analisis Data Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menafsirkan hasil uji validitas terhadap media ajar interaktif berbasis web yang dikembangkan. Penilaian kelayakan produk dilakukan oleh dua kelompok validator, yaitu ahli materi dan ahli media, yang masing-masing memberikan skor berdasarkan aspek-aspek penilaian yang telah ditetapkan dalam instrumen validasi (Aryani & Ambara. Hasil validasi dari kedua ahli tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan tingkat validitas media pembelajaran. Nilai rata-rata dari setiap aspek dihitung menggunakan rumus penilaian validitas sebagai berikut: ycEyceycycyceycuycycaycyce ycIycoycuyc ycycaycuyci yccycnycyyceycycuycoyceEa ycu100% ycIycoycuyc ycAycaycoycycnycoycayco E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Mampu sa dan dan data aan jauh dan sipil Sub CPMK Deskripsi CPMK Mampu memperoleh dan menganalisis data penginderaan jauh dari berbagai sumber untuk kebutuhan data dasar pemetaan untuk kebutuhan bidang konstruksi dan sipil serta bidang lainnya yang relevan dengan pendidikan teknik Mampu menganalisis dan menyajikan data geospasial dari berbagai sumber untuk kebutuhan data dasar pemetaan untuk kebutuhan bidang konstruksi dan sipil serta bidang lainnya yang relevan dengan pendidikan teknik bangunan Mampu penginderaan jauh dan geospasial serta mampu meminimalisir kesalahan hasil interpretasi data penginderaan jauh dan geospasial terhadap kondisi nyata Mampu melakukan teknik analisis spasial untuk kebutuhan data dasar pemetaan untuk kebutuhan bidang konstruksi dan sipil serta bidang lainnya yang relevan dengan pendidikan teknik bangunan Berdasarkan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) di atas, disusunlah materi pokok yang menuntut kemampuan praktis dalam penggunaan perangkat lunak ArcGIS. Adapun materi pokok Mata Kuliah Sistem Informasi Geografis dapat dilihat pada Tabel 6. Tabel 6. Materi Pokok Bahan Kajian/Materi Pokok 1 Pengenalan Umum Aplikasi ArcGis 2 Pengenalan nama dan fungsi toolbar ArcGis 3 Download Data Penginderaan Jauh dan Geospasial 4 Pembuatan Layout Peta Tematik 5 Survey Toponimi 6 Konversi Data (Hasil Survey Lapanga. 7 Digitasi On-screen 8 Analisis Spasial 9 Produk SIG (Sistem Informasi Geografi. https://ejournal. id/index. php/mp | 530 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Analisis Karakteristik Mahasiswa Analisis Karakteristik Mahasiswa telah dilakukan melalui penyebaran angket kepada 31 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan yang mengambil matakuliah Sistem Informasi Geografis untuk mengetahui tingkat pemahaman, pengalaman belajar ArcGIS serta kesulitan yang dihadapi dalam mengingat tahapan digitasi peta. Tingkat pemahaman mahasiswa dapat dilihat pada Gambar 3. E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Gambar 4 menunjukkan dalam pelajaran Digitasi Peta ada banyak tahapan yang harus dilakukan. Hal ini membuat mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memahami tahapan-tahapan digitasi peta menggunakan metode demonstrasi dan jobsheet sebagai panduan praktik. Metode demonstrasi yang bersifat visual cenderung berlangsung di kelas membuat siswa sulit untuk mengikuti secara mandiri. Analisis Teknologi dan Media Media pembelajaran yang digunakan selama ini adalah Jobsheet. Pembelajaran menggunakan aplikasi ArcGIS memiliki banyak Penggunaan jobhseet merupakan media yang mudah untuk menjelaskan banyak tools seperti yang terlihat pada Gambar 5. Gambar 3. Tingkat Pemahaman Mahasiswa Berdasarkan hasil analisis pada grafik di atas, terlihat bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pemahaman yang rendah terhadap proses digitasi peta secara on screen menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam memahami tahapan digitasi, seperti pembuatan feature class, pengaturan sistem koordinat, serta pengeditan dan penyimpanan data spasial, masih terbatas. Analisis Materi Pembelajaran Analisis materi pembelajaran dilakukan dengan meninjau kelengkapan dan kejelasan materi ajar yang digunakan sebelumnya, yang menunjukkan bahwa materi masih bersifat tekstual dan belum menyediakan simulasi Peta konsep materi pembelajaran Digitasi Peta dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. Materi Pelajaran Digitasi Peta Gambar 5. Tampilan Media Ajar Penggunaan jobsheet sebagai panduan langkah kerja juga belum sepenuhnya efektif, karena penyajiannya bersifat tekstual dan statis, belum dilengkapi dengan petunjuk visual menghubungkan instruksi tertulis dengan tampilan nyata di perangkat lunak ArcGIS. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, teridentifikasi rancangan media pembelajaran Media pembelajaran interaktif berbasis web ini akan mengkombinasikan memudahkan siswa untuk belajar mandiri. Rancangan desain media pembelajaran interaktif berbasis web pada materi Digitasi Peta mempertimbangkan prinsip kemudahan akses. Media ini dirancang untuk memfasilitasi pemahaman konseptual serta keterampilan praktis dalam penggunaan https://ejournal. id/index. php/mp | 531 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . perangkat lunak ArcGIS. Komponen visual, seperti ilustrasi prosedural, diagram alur, dan tampilan antarmuka simulatif, digunakan untuk memperjelas tahapan kerja digitasi peta. Sementara itu, komponen audiovisual berupa narasi dan video demonstrasi berfungsi untuk memperkuat pemahaman langkah-langkah teknis secara dinamis. Struktur media dikembangkan dengan sistem navigasi interaktif yang memungkinkan mahasiswa memilih topik pembelajaran, mengulang materi tertentu, dan berlatih secara mandiri melalui simulasi berbasis web. Konsep rancangan dapat dilihat pada Tabel 7. Tabel 7. Konsep Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Materi Digitas Peta Halaman Deskripsi Konten / Media Interaktivitas / / Scene Tampilan yang Ditampilkan Navigasi Halaman Tampilan awal Judul media. Tombol Utama media dengan menu navigasi interaktif (Home visual (Beranda. Materi, menuju Pag. Simulasi, setiap bagian Evaluasi. Tentan. Halaman Visualisasi Video audiovisual Tombol Next Pengant video singkat berdurasi A2 untuk ar Materi pengenalan teks melanjutkan pengantar, dan ke materi inti. digitasi peta ikon interaktif. ArcGIS. Halaman Desain Kombinasi Klik Tahapan berbentuk animasi dan teks ikon Digitasi infografis langkah-langkah: untuk Peta interaktif yang membuat feature membuka menampilkan class, membuka penjelasan tahapan dokumen, poligon, hingga fungsi Snapping. Halaman Tampilan Video tutorial dan Mahasiswa Simulasi menyerupai klik dapat Interaktif antarmuka . rag mencoba ArcGIS buat langkah edit secara simulasi web. Halaman Soal berbasis 10 soal latihan Tombol Cek Latihan latihan praktik berbasis gambar Jawaban dan Mandiri . rag-anddan langkah- Ulangi untuk dan langkah ArcGIS. umpan balik pilihan ganda Halaman Tampilan Soal kuis 10 butir. Menampilkan Evaluasi penilaian disertai hasil skor hasil Akhir berbentuk kuis dan komentar dan belajar ulang. E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 memudahkan mahasiswa memahami materi secara bertahap, mulai dari pembuatan feature class, pengeditan poligon, hingga pengisian atribut spasial. Halaman utama didesain berupa halaman depan yang menarik seperti Gambar 6. Gambar 6. Halaman Utama Web Pembelajaran Halaman pembelajaran interaktif berbasis web pada materi Digitasi Peta dirancang sebagai portal utama yang menyambut pengguna sekaligus mengarahkan mereka ke berbagai fitur pembelajaran secara intuitif. Tampilan halaman ini mengusung desain modern dengan dominasi warna biru dan oranye, yang merepresentasikan kesan profesional, dinamis, serta mudah dikenali oleh pengguna. Pada bagian atas halaman, terdapat menu navigasi utama yang terdiri atas beberapa pilihan yaitu Home. Materi. Simulasi. Evaluasi, dan Tentang, berpindah dari satu fitur ke fitur lainnya dengan mudah dan cepat. Di bagian tengah halaman, terdapat judul utama "Map Digitization Interactive Learning Media" yang menegaskan fokus media ini sebagai sarana pembelajaran berbasis digital. Di bawahnya, disediakan tombol interaktif AuStartAy berwarna oranye cerah yang berfungsi sebagai pintu masuk menuju bagian pembelajaran inti. Elemen visual berupa ilustrasi peta digital dan ikon lokasi memperkuat identitas visual dari materi yang dipelajari, sekaligus menumbuhkan minat mahasiswa untuk mengeksplorasi isi media. Bagian selanjutnya adalah halaman yang berisikan materi seperti yang terlihat pada Gambar 7. Tahapan Production Tahap pembuatan konten dan integrasi media dilakukan dengan menggabungkan elemen teks, gambar, animasi, serta video tutorial yang merepresentasikan tahapan proses digitasi peta menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Setiap elemen media disusun dengan prinsip desain instruksional agar https://ejournal. id/index. php/mp | 532 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Gambar 7. Halaman Materi Web Pembelajaran Halaman pembelajaran interaktif berbasis web dirancang untuk menyajikan isi pembelajaran Digitasi Peta secara sistematis, menarik, dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Tampilan halaman ini menggunakan kombinasi warna yang kontras dan tata letak yang bersih untuk menjaga fokus pengguna pada isi materi. Setiap sub materi disajikan dalam bentuk panel interaktif yang memuat teks penjelasan singkat, ilustrasi konseptual, serta tombol navigasi yang memungkinkan mahasiswa berpindah antar topik dengan mudah. Materi dijabarkan mulai dari konsep dasar feature class hingga tahapan pengeditan poligon, penambahan vertex, dan penggunaan fungsi snapping. Selain itu, disediakan pula elemen multimedia seperti video demonstrasi dan animasi prosedural yang menjelaskan langkah-langkah kerja di ArcGIS secara visual. Tampilan keseluruhan media web pembelajaran dapat dilihat pada Gambar 8. E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Capaian Pembelajaran Materi ketercapaian kompetensi Digitasi Peta Kebenaran dan a. Konsep Digitasi Peta Keakuratan disajikan secara benar Konsep dan ilmiah Tidak terdapat kesalahan prosedur teknis Kedalaman Materi mencakup seluruh dan Keluasan tahapan kegiatan digitasi Materi ArcGIS Pembahasan mendalam dan sesuai dengan tingkat kemampuan mahasiswa Relevansi Materi sesuai dengan perkembangan teknologi Kebutuhan dan praktik lapangan Pembelajaran b. Materi relevan dengan kebutuhan calon pendidik teknik bangunan Kejelasan dan a. Materi disusun secara Sistematika logis dan sistematis Penyajian Penyajian secara bertahap Rata-rata Keseluruhan Dari Tabel 8, diketahui rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,45. Untuk menghitung persentase validitas dilakukan dengan rumus ycu100% = 89% ycEyceycycyceycuycycaycyce = Gambar 8. Tampilan Media Pembelajaran . Tahapan Evaluation Tahapan evaluasi media ajar interaktif berbasis web pada materi Digitasi Peta dalam mata kuliah Sistem Informasi Geografis dilakukan secara sistematis melalui tiga tahap utama, yaitu validasi ahli media, validasi ahli materi, dan uji kelayakan pengguna. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kelayakan isi, tampilan, interaktivitas, serta kemanfaatannya dalam mendukung proses Hasil validasi materi dapat dilihat pada Tabel 8. Tabel 8. Hasil Validasi Materi Aspek yang Dinilai Kesesuaian Materi dengan Indikator Penilaian Materi sesuai dengan mata kuliah Skor Ratarata . Ae. Tahap pertama, validasi ahli materi, dilakukan oleh dosen pengampu mata kuliah Sistem Informasi Geografis untuk menilai kesesuaian isi, ketepatan konsep, dan Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase kevalidan sebesar 89%, yang juga termasuk dalam kategori sangat valid. Nilai ini mengindikasikan bahwa konten yang disajikan sudah akurat secara akademik, relevan dengan praktik di lapangan, ke/terampilan mahasiswa dalam penggunaan perangkat lunak ArcGIS. Hasil validasi media dapat dilihat pada Tabel 9. Tabel 9. Hasil Validasi Media Aspek yang Dinilai Desain Tampilan (Interface Desig. Indikator Penilaian Tata letak elemen visual proporsional dan menarik Kombinasi warna, ikon, dan tipografi mendukung kenyamanan pengguna Navigasi dan a. Navigasi Interaktivitas Fitur interaktif berfungsi baik dan responsif Skor Ratarata . Ae. https://ejournal. id/index. php/mp | 533 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . Kualitas Multimedia Gambar, animasi, dan pemahaman materi Integrasi teks, gambar, dan audio seimbang Keterpaduan a. Desain Desain Digitasi Peta Tujuan Desain Pembelajaran Aspek Teknis a. Media dapat diakses dengan stabil melalui web Fungsionalita b. Dapat . Rata-rata Keseluruhan E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Efektivitas b. Media efisien digunakan Penggunaa dalam proses pembelajaran Rata-rata Keseluruhan Dari Tabel 10, diketahui rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,70. Untuk menghitung persentase validitas dilakukan dengan rumus Dari Tabel 9, diketahui rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,50. Untuk menghitung persentase validitas dilakukan dengan rumus ycu100% = 90% ycEyceycycyceycuycycaycyce = Tahap kedua, validasi ahli media, dilakukan oleh dosen bidang teknologi pembelajaran yang menilai aspek desain interaktivitas media. Berdasarkan hasil validasi, media memperoleh skor kelayakan sebesar 90%, yang termasuk dalam kategori sangat Hasil ini menunjukkan bahwa desain antarmuka, kombinasi warna, konsistensi ikon, serta kemudahan penggunaan telah memenuhi standar media pembelajaran berbasis web yang efektif dan menarik. Hasil uij kelayakan pengguna dapat dilihat pada Tabel 10. Tabel 10. Hasil Validasi Media Aspek yang Indikator Penilaian Skor RataDinilai rata . Ae. Kemudahan a. Media mudah diakses dan Penggunaa Navigasi dan fitur mudah Kemenarika a. Desain tampilan menarik n Tampilan dan tidak membosankan Kombinasi warna dan grafis nyaman dilihat Kejelasan Materi mudah dipahami dan Materi Penyajian Digitasi Peta Manfaat Media Pembelajar meningkatkan pemahaman Media motivasi belajar Media mendukung kegiatan belajar mandiri ycu100% = 94% ycEyceycycyceycuycycaycyce = Tahap ketiga, uji kelayakan pengguna, dilakukan dengan melibatkan 31 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan sebagai responden. Penilaian ini berfokus pada aspek kepraktisan, kemudahan akses, daya tarik, serta efektivitas media dalam membantu mahasiswa memahami tahapan digitasi peta. Hasil uji menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat kelayakan pengguna sebesar 94%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa merasa terbantu dengan adanya tampilan visual interaktif, simulasi berbasis web, serta struktur pembelajaran yang sistematis dan mudah diikuti. Pembahasan Berdasarkan hasil validasi ahli materi, nilai kevalidan sebesar 89% menunjukkan bahwa isi materi yang disajikan telah sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah, akurat secara konseptual, serta relevan dengan konteks keilmuan Sistem Informasi Geografis. Ahli materi menilai bahwa urutan penyajian konten telah disusun secara logis, mulai dari konsep dasar hingga praktik digitasi peta menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Kejelasan langkah-langkah kerja, mulai dari pembuatan feature class, pengeditan poligon, hingga pengisian data atribut, memperlihatkan bahwa media ini tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga memperkuat keterampilan prosedural mahasiswa. Hasil ini sejalan dengan pandangan Gunawan dkk . yang menyatakan bahwa validasi isi yang baik mencerminkan keterpaduan antara konten, tujuan pembelajaran, dan kebutuhan Selanjutnya validasi dari ahli media dengan nilai kevalidan 90% memperlihatkan bahwa desain antarmuka, struktur navigasi, serta integrasi elemen visual dan audiovisual telah memenuhi prinsip desain instruksional Tampilan media dinilai menarik, interaktif, dan mudah digunakan oleh Keberhasilan aspek teknis ini https://ejournal. id/index. php/mp | 534 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 2. Desember . menunjukkan bahwa penggunaan warna, ikon, meningkatkan kenyamanan pengguna serta mendorong partisipasi aktif dalam proses Hasil tersebut mendukung temuan Rahman dkk . mengenai teori multimedia learning, yang menekankan pentingnya integrasi elemen visual dan verbal untuk meningkatkan retensi dan pemahaman Media ini juga dinilai stabil secara teknis dan dapat diakses dengan baik pada berbagai perangkat, sehingga mendukung fleksibilitas pembelajaran berbasis web. Selanjutnya, menunjukkan bahwa mahasiswa menilai media ini sangat membantu dalam memahami langkah-langkah sebelumnya sulit dipelajari melalui metode demonstrasi dan jobsheet konvensional. Mahasiswa menganggap media ini mudah digunakan, menarik, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan Adanya fitur simulasi langsung dan tampilan berbasis langkah-langkah . tep-byste. memungkinkan mahasiswa untuk mengulangi proses pembelajaran sesuai dengan kecepatan masing-masing. Hal ini dikemukakan oleh Lathifah dkk . , bahwa proses belajar akan lebih efektif ketika peserta didik aktif membangun pengetahuannya melalui pengalaman langsung. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media ajar interaktif berbasis web pada materi Digitasi Peta mata kuliah Sistem Informasi Geografis yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan layak digunakan dalam proses Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai kevalidan sebesar 89% dari ahli materi, 90% dari ahli media, dan tingkat kelayakan pengguna sebesar 94%, yang mengindikasikan bahwa media ini memiliki kualitas isi yang akurat, tampilan yang menarik, serta interaktivitas yang tinggi. Dengan demikian, media ajar interaktif berbasis web ini dapat dijadikan sebagai inovasi pembelajaran digital yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam proses digitasi peta menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam penerapan dan pengembangannya di masa Pertama, proses uji coba media ajar interaktif berbasis web hanya dilakukan E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 pada satu program studi, yaitu Pendidikan Teknik Bangunan, dengan jumlah responden terbatas sebanyak 31 mahasiswa. Kondisi ini membatasi generalisasi hasil penelitian terhadap konteks pembelajaran lain yang memiliki karakteristik mahasiswa atau materi Kedua, pengujian efektivitas media belum dilakukan dalam jangka waktu yang panjang dan belum melibatkan pengukuran peningkatan hasil belajar secara eksperimen komparatif antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Selain itu, keterbatasan infrastruktur jaringan dan perangkat teknologi yang digunakan mahasiswa juga dapat memengaruhi pengalaman belajar saat mengakses media berbasis web ini. Meskipun demikian, hasil penelitian memberikan implikasi yang signifikan bagi pengembangan pembelajaran di pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang teknik dan Media ajar interaktif berbasis web yang dikembangkan terbukti layak dan potensial pembelajaran digital yang mandiri, fleksibel, dan kontekstual. Implementasi media ini diharapkan dapat menjadi alternatif model mendorong peningkatan keterampilan teknis mahasiswa dalam digitasi peta menggunakan ArcGIS. DAFTAR PUSTAKA