Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Pengelola: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Penerbit: Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Website: https://ejournal. id/ojs/index. php/at-tarbiyah Email: at-tarbiyah@uinmybatusangkar. P-ISSN: 2775-7099 E-ISSN: 2775-7498 Efektivitas Penggunaan Media Baamboozle dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa di SDIT BPMAA Pekanbaru Tri Mulya*) UIN Sultan Syarif Kasim. Riau. Indonesia 22311013611@students. uin-suska. Nunu Mahnun UIN Sultan Syarif Kasim Riau Indonesia mahnun@uin-suska. Anggi Rosita Dewi Universitas Bengkulu. Bengkulu. Indonesia anggirositadewi7@gmail. *)Corresponding Author Received: 29-12-2025 Revised: 26-03-2025 Approved: 21-05-2025 Abstrak Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Baamboozle dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa di SDIT BPMAA Pekanbaru. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle secara signifikan mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta hasil belajar Penelitian juga mengungkap bahwa gamifikasi dalam pembelajaran dapat menciptakan suasana yang lebih interaktif dan menyenangkan. Hal ini menjadi solusi inovatif terhadap tantangan rendahnya motivasi belajar siswa di sekolah. Selain itu, media ini menunjukkan relevansi dan adaptabilitasnya dalam konteks pendidikan berbasis Islam terpadu, seperti di SDIT BPMAA. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kata Kunci: Baamboozle , pembelajaran interaktif, motivasi belajar, gamifikasi. Abstract The integration of technology into education has become an essential demand in the digital era. This study examines the effectiveness of using Baamboozle , an interactive Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 learning platform, to enhance student learning at SDIT BPMAA Pekanbaru. Conventional teaching methods often fail to engage students, leading to decreased learning motivation and participation. Baamboozle , as an interactive educational tool, combines digital media with gamification techniques to create an engaging and collaborative learning environment. This research employs a Systematic Literature Review (SLR) method, analyzing six articles that explore the use of Baamboozle in improving motivation, participation, and academic outcomes in elementary schools. The findings reveal that Baamboozle significantly enhances learning effectiveness, increases student motivation, and supports knowledge retention. Furthermore, the study identifies the supporting and inhibiting factors in implementing this media within the context of an integrated Islamic school. The results provide empirical evidence that interactive digital media like Baamboozle can be an effective tool for improving education quality, particularly in schools that aim to integrate technology with Islamic This study offers practical recommendations for teachers and policymakers in selecting and implementing appropriate digital tools to enhance educational outcomes. Keywords: Baamboozle , interactive learning media, gamification, elementary education, learning motivation. PENDAHULUAN Dalam era digital yang terus berkembang, dunia pendidikan menghadapi tantangan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi yang dikombinasikan dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran dapat meningkatkan mutu pembelajaran serta dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pendidikan (Ningsih, 2. Media pembelajaran konvensional sering kali kurang menarik minat siswa, sehingga menurunkan efektivitas belajar. Hal ini juga terjadi di SDIT BPMAA Pekanbaru, di mana sebagian siswa menunjukkan rendahnya motivasi dan partisipasi dalam pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran yang dianggap sulit. Keadaan ini mendorong perlunya inovasi dalam metode dan media pembelajaran agar proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Media pembelajaran adalah sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai materi pembelajaran sebagai alat pendukung proses pembelajaran (Saffitri et al. , 2. Urgensi untuk memanfaatkan media digital dalam pendidikan menjadi semakin tinggi mengingat siswa saat ini adalah generasi yang akrab dengan Media pembelajaran yang menarik dapat membantu guru dalam menjelaskan materi, meningkatkan perhatian siswa, dan memperbaiki hasil belajar. Saat ini, media pembelajaran dapat dikolaborasikan dengan memanfaatkan teknologi media informasi dan media digital. Media pembelajaran dapat digabungkan dengan teknik gamifikasi Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 (Sulistyowati & Suteki, 2. Teknik ini menggabungkan antara pembelajaran dengan permainan untuk menarik minat anak. Guru dapat memanfaatkan berbagai aplikasi media pembelajaran berbasis digital untuk memperkaya pengalaman belajar anak. Minat dan motivasi belajar siswa mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan prestasi akademiknya. Namun seringkali siswa merasa kehilangan minat belajar karena berbagai faktor seperti kurikulum yang monoton, metode pengajaran yang tidak menarik, dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran (Andini et al. , 2. Salah satu media pembelajaran berbasis teknologi yang mulai banyak digunakan adalah Baamboozle , sebuah platform interaktif yang menyediakan kuis dan permainan Baamboozle adalah permainan yang bersifat menyerupai cerdas cermat. Edugames itu bisa digunakan untuk semua mata pelajaran, baik untuk menyampaikan materi maupun untuk pengambilan nilai UH. UTS, maupun UAS (SaAodiyah et al. Media ini dirancang untuk mendukung pembelajaran yang menyenangkan, kolaboratif, dan adaptif dengan berbagai materi. Senada dengan para siswa guru-guru juga merasa keberadaan aplikasi desain yang mudah dioperasikan tentunya akan memudahkan mereka dalam mempersiapkan pembelaran sebab proses pembuatan media pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan lebih bervariasi (Aeni et al. , 2. Kajian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif seperti Baamboozle dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian oleh Diah Kusyani dan Sukma Adelina Ray . Hasil penelitian disimpulkan bahwa memahami teks cerita rakyat Sumatera Utara dengan menggunakan Baamboozle oleh siswa kelas VII-1 SMP Negeri 1 Delitua memperoleh nilai rata-rata 83,61 sedangkan jika memahami teks cerita rakyat Sumatera Utara tanpa menggunakan Baamboozle oleh siswa kelas VII-3 SMP Negeri 1 Delitua memperoleh nilai rata-rata 73,12. Aplikasi Baamboozle efektif dalam memahami teks cerita rakyat Sumatera Utara. Signifikan pada penelitian ini yaitu 0,001 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya aplikasi Baamboozle efektif untuk meningkatkan hasil pemahaman siswa terhadap teks cerita rakyat(Kusyani, 2. Studi lainnya oleh Devi Kurniawati dan Trinil Dwi Turistiani . juga mengungkapkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa . penerapan media Baamboozle berjalanbaik dan lancar, serta masuk dalam kategori sangat baik. Hal tersebut berdasarkan hasil persentase sebesar 95,18% pada lembar Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 observasi aktivitas guru dan 96,58% pada lembar observasi aktivitas siswa. keefektifan media Baamboozle terbukti pada peningkatan nilairata-rata siswa saat pretes dan postes(Kurniawati, 2. Namun, penelitian yang berfokus pada efektivitas media ini di sekolah berbasis Islam terpadu, seperti SDIT BPMAA Pekanbaru, masih Konteks pendidikan di SDIT BPMAA Pekanbaru memberikan tantangan Sekolah ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik tetapi juga integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Oleh karena itu, pemanfaatan media seperti Baamboozle perlu disesuaikan agar tetap relevan dengan visi dan misi sekolah. Penelitian ini menjadi penting untuk memberikan bukti empiris terkait penggunaan media Baamboozle dalam lingkungan pendidikan berbasis Islam terpadu. Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media Baamboozle dalam meningkatkan pembelajaran siswa di SDIT BPMAA Pekanbaru. Penelitian ini berusaha untuk menjawab pertanyaan: sejauh mana media ini dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa? Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi media Baamboozle di lingkungan sekolah tersebut. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam memilih dan mengimplementasikan media pembelajaran yang sesuai. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan rekomendasi kepada sekolah dalam mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi SDIT BPMAA Pekanbaru, tetapi juga menjadi referensi bagi sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait efektivitas penggunaan media Baamboozle dalam pembelajaran. Mengenai metode penelitian : AuLiterature Ay yang artinya merupakan analisa kritis dari penelitian yang sedang dilakukan terhadap topik khusus atau berupa pertanyaan terhadap suatu bagian dari keilmuan(Pubian & Herpratiwi. Metode ini melibatkan pengumpulan, seleksi, dan analisis literatur yang relevan secara sistematis untuk menjawab pertanyaan penelitian. Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Jumlah artikel yang dianalisis dalam kajian ini sebanyak enam buah. Pemilihan jumlah ini didasarkan pada penerapan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, serta relevansi tinggi dengan fokus topik penelitian, yaitu penggunaan media Bamboozle dalam pembelajaran tingkat sekolah dasar. Meskipun jumlah artikel tampak terbatas, keenam artikel tersebut memberikan representasi yang memadai dan data yang kaya untuk dianalisis secara mendalam melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Untuk mendukung transparansi dan replikasi dalam proses seleksi artikel, digunakan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyse. Diagram PRISMA berikut menunjukkan tahapan seleksi artikel yang Sumber Data Data dikumpulkan dari beberapa database ilmiah yang diakui secara internasional, seperti Scopus. Google Scholar, dan ERIC (Kusuma Rini, 2. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian mencakup "Baamboozle in education", "interactive learning media", dan "pembelajaran digital". Proses Seleksi Artikel Proses seleksi artikel mengikuti pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyse. Pedoman PRISMA berfokus pada cara-cara dimana peneliti dapat memastikan pelaporan sistematis dan transparan review serta meta analisis, dapat membantu peneliti melaporkan beragam ulasan sistematis untuk menilai manfaat dan bahaya intervensi perawatan kesehatan tahap (Sari et al. , 2. Diagram alur PRISMA Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 digunakan untuk memastikan bahwa setiap tahapan seleksi dilakukan dengan transparansi dan konsistensi. Berikut adalah rincian proses seleksi: Tabel 1. Tahapan Seleksi Tahapan Seleksi Jumlah Artikel Artikel awal ditemukan Setelah eliminasi duplikasi Setelah seleksi abstrak Artikel yang direview penuh Kriteria Inklusi dan Eksklusi Artikel yang didapatkan akan seleksi untuk digunakan dalam literature review dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria Inklusi: Artikel yang dipublikasikan antara tahun 2023-2024, membahas penggunaan media pembelajaran interaktif, dan relevan dengan pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Kriteria Eksklusi: Artikel yang tidak memiliki data empiris, tidak tersedia dalam bahasa Inggris atau Indonesia, dan fokus pada pendidikan tinggi atau Analisis Data dari artikel yang dipilih dianalisis untuk mengidentifikasi pola, manfaat, dan tantangan dalam penggunaan media Baamboozle . Analisis dilakukan dengan memperhatikan indikator seperti motivasi, partisipasi, dan hasil belajar HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian ini diperoleh dari analisis 6 artikel yang telah direview secara mendalam menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel tersebut mencakup berbagai topik terkait penggunaan media pembelajaran digital interaktif, khususnya Baamboozle , dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan deskripsi, serta didiskusikan secara mendalam dengan mengacu pada riset-riset sebelumnya dan teori-teori yang relevan. Hasil Review Artikel Tabel berikut merangkum kategori artikel berdasarkan fokus penelitian, metode yang digunakan, dan hasil utamanya: Tabel 2. Rangkuman Kategori Artikel Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Penelitian dan Tahun Penggunaan Media Interaktif Baamboozle Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Tahun Pengarang Jurnal Yunita Andriyani. Nurlinda Safitri2. Yuyun Yuniar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. Pengunaan Aplikasi Baamboozle Untuk Meningkatkan Antusias Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Tahun Sofyan Iskandar. Primanita Sholihah Rosmana. Adela Agnia. Gaida Farhatunnisa . Pingkan Fireli. Rayi Safitri Jurnal Pendidikan Konseling Eksplorasi Pengalaman Guru dalam Menggunakan Baamboozle Pembelajaran IPAS di Kelas 3 SDN Panargan 1 Galeri Nopianti. Elly Sukmanasa. Muhtar Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Pembelajaran Interaktif Berbantuan Baamboozle Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Laelatul Munawaroh. Siti Nurafiah. Patra Aghtiar Rakhman Jurnal Intelek Insan Cendikia Metode Penelitian Hasil Utama Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran dengan Baamboozle menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, lebih aktif dalam kegiatan belajar, dan partisipasi yang lebih sering dalam diskusi kelompok (Andriyani et al. , 2. Penelitian Adapun peningkatan hasil belajar dari keseluruhan siswa memperoleh nilai rata-rata 92,8 sebelum penggunaan media pembelajaran aplikasi Baamboozle , sedangkan setelah penggunaan media pembelajaran aplikasi Baamboozle memperoleh nilai rata-rata 93,2 , sehingga membuktikan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan (Iskandar et al. , 2. Penelitian ini Hasil penelitian menggunakan menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle secara signifikan meningkatkan keterlibatan desain studi peserta didik dan pemahaman konsepkonsep abstrak dalam pembelajaran IPAS (Galeri Nopianti et al. Setelah diterapkannya pembelajaran berbantuan kualitatif dan website Baamboozle menggunakan dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di kelas IV SDN Tembong 2 pada mata pelajaran IPAS, menunjukkan hasil Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Penelitian dan Tahun Pembelajaran IPAS di Kelas IV SDN Tembong 2 Gamikasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Menggunakan Platform Baamboozle Dalam Pembelajaran PJOK Pada Siswa Kelas 2 UPT SD Negeri 144 Gresik Pengarang Jurnal Metode Penelitian Hasil Utama positif dalam motivasi belajar siswa (Munawaroh et al. , 2. Wasilatul Ibad JIEES: Journal of Islamic Education Elementary School Titis Demokratis. Vega Candra Dinata. Zainal Arifin. Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Penelitian ini desain Ex Post Facto Analisis data menggunakan Uji Pearson Product Moment pada SPSS versi 20 yang dilanjutkan dengan analisis koefisien korelasi untuk memberikan interpretasi sejauh mana pengaruh yang dihasilkan. (Wasilatul Ibad, 2. Penelitian ini Hasil akhir menunjukkan menggunakan bahwa motivasi belajar PJOK siswa berada pada Penelitian kategori yang sangat baik Tindakan . %). Penilaian motivasi Kelas (PTK) belajar siswa Kolaboratif menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif (Titis Demokratis et al. , 2. Kemmis & Taggart. Hasil review menunjukkan bahwa media Baamboozle memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pembelajaran siswa, terutama dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, serta kolaborasi siswa. Pembahasan Berdasarkan hasil review artikel, media pembelajaran interaktif seperti Baamboozle memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap pembelajaran siswa di berbagai aspek, seperti motivasi belajar, hasil belajar, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Berikut adalah pembahasan mendalam berdasarkan temuan utama dari hasil penelitian yang telah direview: Hasil penelitian ini secara umum sejalan dengan temuan-temuan sebelumnya yang menegaskan efektivitas media Baamboozle dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa. Misalnya, penelitian oleh (Andriyani et al, 2. menunjukkan bahwa Baamboozle mampu meningkatkan antusiasme belajar siswa SD, sejalan dengan temuan (Munawaroh et al, 2. yang menyebutkan Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Demikian pula, (Iskandar et al, 2. melaporkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa setelah menggunakan media ini, yang mendukung hasil dalam studi ini terkait peningkatan hasil belajar. Selain itu, (Titis Demokratis et al, 2. menunjukkan bahwa motivasi belajar PJOK siswa meningkat hingga kategori sangat baik . %), yang menunjukkan konsistensi dampak Baamboozle di berbagai mata Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat peningkatan hasil belajar antar studi. Sebagai contoh, peningkatan nilai rata-rata yang dilaporkan oleh (Iskandar et al, 2. ari 92,8 menjadi 93,. relatif kecil jika dibandingkan dengan penelitian (Kurniawati dan Turistiani, 2. yang mencatat lonjakan signifikan pada skor pretes dan postes. Perbedaan ini kemungkinan disebabkan oleh variasi desain penelitian, jenis mata pelajaran, serta durasi penggunaan media Baamboozle dalam masing-masing studi. Selain itu, dalam konteks pendidikan berbasis Islam terpadu seperti di SDIT BPMAA Pekanbaru, hasil studi ini juga menguatkan temuan (Nopianti et al, 2. yang menekankan pentingnya kolaborasi dan adaptasi media pembelajaran terhadap nilai-nilai yang dianut oleh institusi pendidikan. Dengan demikian, hasil ini tidak hanya konsisten dengan literatur sebelumnya, tetapi juga memberikan bukti tambahan mengenai relevansi penggunaan Baamboozle dalam berbagai konteks pendidikan formal. Dari pembahasan ini, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Baamboozle memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan keterlibatan siswa. Namun, implementasi media ini memerlukan dukungan infrastruktur dan pelatihan guru agar dapat dioptimalkan dalam berbagai konteks Dengan menjawab tantangan tersebut. Baamboozle dapat menjadi solusi pembelajaran interaktif yang efektif di masa depan. Berikut adalah tabel komparasi hasil studi sebelumnya mengenai penggunaan media Baamboozle dalam Tabel 3. Komparasi Hasil Studi Sebelumnya Penelitian dan Tahun Laelatul Metode Penelitian Kualitatif. Subjek Penelitian Siswa Kelas Fokus Penelitian Penggunaan Hasil Utama Meningkatkan Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Munawaroh et Deskriptif IV SD Baamboozle dengan model PjBL untuk pembelajaran IPAS Titis Demokratis et Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif Deskriptif Kualitatif Siswa Kelas II SD Penggunaan Baamboozle dalam pembelajaran PJOK Siswa SD Pengaruh Baamboozle terhadap hasil belajar siswa Galeri Nopianti et al. Studi Kasus Kualitatif Guru dan Siswa Kelas i SD Eksplorasi pengalaman guru dalam menggunakan Baamboozle Wasilatul Ibad . Deskriptif Kuantitatif (Ex Post Fact. Siswa SD Munawaroh et Kualitatif Siswa SD Efektivitas Baamboozle dalam Matematika Efektivitas interaktif berbantuan Baamboozle Sofyan Iskandar et al. motivasi belajar siswa dan keterlibatan dalam memahami konsep Motivasi belajar siswa meningkat hingga kategori sangat baik . %). Rata-rata nilai siswa meningkat dari 92,8 menjadi 93,2 setelah Baamboozle . Baamboozle keterlibatan siswa dan pemahaman konsep IPAS. Analisis statistik hubungan signifikan antara gamifikasi dan hasil belajar siswa. Meningkatkan antusiasme belajar siswa dalam pembelajaran berbasis Analisis Komparasi: Metode Penelitian Mayoritas penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan satu studi menggunakan pendekatan kuantitatif (Ex Post Fact. Hal ini menunjukkan fleksibilitas metode untuk mengevaluasi efektivitas Baamboozle . Fokus Penelitian Beragam fokus penelitian ditemukan, termasuk peningkatan motivasi belajar, hasil belajar, dan keterlibatan siswa. Hasil Utama Semua studi menunjukkan dampak positif penggunaan Baamboozle , baik dalam aspek kognitif maupun afektif siswa. Subjek Penelitian Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 Subjek penelitian umumnya siswa SD, dengan beberapa melibatkan guru sebagai fokus tambahan. KESIMPULAN Hasil analisis dari tujuh artikel menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif Baamboozle memberikan dampak positif signifikan pada pembelajaran siswa, terutama dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar. Metode pembelajaran berbasis teknologi ini terbukti efektif untuk diterapkan pada berbagai mata pelajaran di tingkat sekolah dasar. Kombinasi gamifikasi dan pendekatan kolaboratif mendukung pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa. Namun, implementasi media ini memerlukan dukungan infrastruktur, pelatihan guru, dan adaptasi terhadap konteks pembelajaran tertentu. Dengan memperhatikan tantangan ini. Baamboozle memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai jenjang pendidikan dan menjadi solusi pembelajaran yang lebih interaktif di masa depan. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa rekomendasi praktis dapat diberikan untuk implementasi media Baamboozle di lingkungan pendidikan: Guru disarankan untuk menggunakan Baamboozle secara rutin dalam pembelajaran tematik maupun mata pelajaran lain untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Sekolah perlu mengadakan pelatihan berkala bagi guru untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam memanfaatkan media pembelajaran interaktif secara Pihak sekolah dan dinas pendidikan dapat memasukkan pengembangan media digital interaktif seperti Baamboozle sebagai bagian dari program pengembangan profesional guru. Penting juga untuk memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung seperti koneksi internet yang stabil, terutama di sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan teknologi. Penelitian lebih lanjut dapat diarahkan untuk menguji efektivitas media ini pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau dalam pembelajaran yang bersifat daring penuh . ull onlin. Tri Mulya, dkk DOI: https://dx. org/10. 31958/atjpi. Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 DAFTAR PUSTAKA