Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 PENERAPAN LAGU BABY SHARK TERHADAP TINDAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU PADA ANAK USIA 11-13 TAHUN Tia Nurhilmiah*. Joko Prasetyo. Reni Yuli Astutik Program Studi S2 Keperawatan Universitas Strada Indonesia Jl. Manila No. Tosaren. Kec. Pesantren. Kota Kediri. Jawa Timur 64123 e-mail : tianurhilmiah1998@gmail. Artikel Diterima : 02 Mei 2025. Direvisi : 15 Agustus 2025. Diterbitkan: 5 September 2025 ABSTRAK Latar Belakang: Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan intervensi yang menjadi penentu dalam kelangsungan hidup korban henti jantung. Pemberian demonstrasi dan simulasi tindakan RJP diiringi irama lagu dilakukan untuk mengenalkan penanganan kegawatdaruratan henti jantung dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan pengetahuan. Sehingga penolong dengan sigap meminta bantuan ketika menemukan korban henti jantung. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan irama lagu Baby Shark terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan RJP di SDIT Al-Khoiriyah Al-Husna. Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimental two group pretest posttest with control group design dengan sampel sebanyak 70 responden yang diambil menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan Paired Sample Test. Hasil: Penelitian menunjukan rata-rata nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dan setelah diberikan intervensi pengenalan dini disertai penggunaan irama lagu Baby Shark mengalami peningkatan dari 10,17 menjadi 39,06 dengan p 0,000 (< 0,. dan rata-rata nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan pada pre dan post pada kelompok kontrol 8. 49 menjadi 18,11 dengan nilai p 0,000 (< 0,. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan irama lagu Baby Shark terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan RJP pada anak usia sekolah di SDIT Al-Khoiriyah Al-Husna. Kata kunci: baby shark, pengenalan dini, resusitasi jantung paru Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 41 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Background: Emergency conditions can occur anywhere and at any time. Cardiopulmonary Resuscitation (RJP) is an intervention that determines the survival of cardiac arrest victims. The provision of demonstrations and simulations of RJP actions accompanied by the rhythm of songs was carried out to introduce the handling of cardiac arrest emergencies in the hope of increasing knowledge, attitudes and knowledge. So that the helper quickly asked for help when he found a victim of cardiac arrest. Objective: This study was to determine the influence of the use of the rhythm of the Baby Shark song on the learning method . arly introductio. of RJP actions at SDIT Al-Khoiriyah Al-Husna. Methods: The design of this study used a quasi-experimental two group pretest posttest with control group design with a sample of 70 respondents taken using total Data analysis using Paired Sample Test. Results: The study showed that the average value of knowledge, attitude and skill before and after being given an early introduction intervention accompanied by the use of the rhythm of the Baby Shark song increased from 10. 06 with p 0. 000 (< 0. and the average value of knowledge, attitude and skill in pre and post in the control group was 8. 49 to 18. 11 with a value of p 0. 000 (< 0. Conclusion: There is a significant influence of the use of the rhythm of the Baby Shark song on the learning method . arly recognitio. of RJP actions in school-age children at SDIT Al-Khoiriyah Al-Husna. Keywords: baby shark, cardiopulmonary resuscitation, early recognings PENDAHULUAN Kegawatdaruratan merupakan kejadian yang terjadi secara tiba-tiba dan harus mendapatkan tindakan segera, hal ini bisa disebabkan oleh kejadian alam, bencana teknologi, perselisihan, atau kejadian yang disebabkan oleh manusia (Wiwik Afridah. Salah satu contoh kegawatdaruratan adalah henti jantung . ardiac arrest. Henti jantung atau cardiac arrest merupakan suatu kondisi terjadinya penghentian mendadak sirkulasi normal darah ditandai dengan (Hadisman. Wiwik Afridah, 2. Adapun Intervensi mempertahankan dan mengembalikan fungsi vital organ pada korban henti jantung yaitu Resusitasi Jantung Paru (RJP). Kejadian ini bisa terjadi didalam rumah sakit maupun diluar rumah sakit atau disebut dengan Out Of Hospital Cardiac Arrest (OHCA). OHCA menjadi salah satu fokus permasalahan kesehatan global karena angka kejadiannya yang tergolong tinggi. Menurut laporan American Heart Association (AHA). OHCA terjadi lebih dari 356. 00 setiap tahun di Amerika Serikat, dengan hampir 90% berakibat fatal. Sebagian besar OHCA pada orang dewasa terjadi di rumah . ,9%), diikuti tempat umum . ,1%) dan panti jompo . ,9%). OHCA disaksikan oleh orang awam sebanyak 37,1% kasus (Tsao et al. , 2. Korban OHCA yang tidak mendapatkan pertolongan dari orang awam sebanyak 49,9%, sebanyak 4,8% dari total korban henti jantung selamat. Sedangkan korban OHCA yang dapat pertolongan dari bystander RJP sebanyak 37,7% dengan jumlah korban yang hidup sebanyak 16,4%. Di Indonesia menurut Indonesian Heart Association terdapat 000 orang atau dengan rasio 10/100. 000 kasus OHCA (PERKI, 2. Tingginya angka kejadian OHCA diikuti juga dengan angka kelangsungan hidup . urvival rat. korban OHCA yang sangat kecil, yaitu 12% (AHA. Wiwik Afridah, 2. Prevalensi penyakit jantung di Jawa Barat menempati urutan kesembilan dari 35 provinsi di Indonesia yang merupakan salah satu faktor penyebab Cardiac arrest Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 42 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2018 dalam (Istiazahra et al. , 2. Penyebab utama dari rendahnya survival rate pada korban OHCA adalah terlambatnya pelaporan dan pertolongan berupa pemberian tindakan resusitasi jantung paru (RJP) pada korban OHCA (Wiwik Afridah, 2. Bystander RJP adalah RJP yang dilakukan saat sebelum masuk rumah sakit . oleh masyarakat awam atau masyarakat non medis diantaranya pelajar (Wiwik Afridah, 2. Orang awam atau pelajar sebagai bystander RJP berperan menjadi penolong pertama ketika petugas kesehatan belum datang. Keterlambatan dalam mengidentifikasi tanda dan gejala henti jantung orang awam ialah dengan memanggil bantuan sekitar. Sebagai seorang tenaga kesehatan, tidak hanya memberikan RJP yang berkualitas namun juga mempersiapkan dan mengedukasi orang awam serta masyarakat untuk bisa mengenali ketika menemukan korban dengan henti jantung. Mereka dibutuhkan untuk melakukan pertolongan pertama seperti mengidentifikasi tanda dan gejala henti jantung, memanggil bantuan Peningkatan kemampuan bystander RJP untuk memberikan pertolongan korban saat henti jantung mempunyai peranan yang penting untuk mengatasi OHCA. Penelitian ini didukung oleh pernyataan bahwa WHO (World health Organizatio. menyetujui terkait program kinds save lives dimana program ini dapat membantu mempromosikan pelatihan basic life support (BLS) berbasis sekolah di seluruh dunia dan memasukan kedalam kurikulum untuk anak usia sekolah sejak usia 12 tahun (Bojn. (Wiwik Afridah, 2. yang dimana usia 12 tahun merupakan usia anak berada di tahap jenjang sekolah Perkembangan anak-anak usia sekolah dasar (SD) menurut Jean Piaget adalah mampu berfikir dengan logis serta mampu mendapatkan kesimpulan dari info yang ada. Oleh sebab itu, anak-anak dapat diberikan JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 pengetahuan RJP yang sesuai dengan kemampuan perkembangan anak. Anak pada usia sekolah kelas 3 kebawah atau usia 6-11 tahun, batasan keterampilannya hanya mengenali tanda henti jantung berupa tidak sadarkan diri dan tidak terabanya nadi karotis serta mencari pertolongan. Alasan itu dikarenakan anak usia tersebut tidak bisa melakukan RJP yang berkualitas . umlah kompresi, kecepatan kompresi dan kedalaman Metode dalam pemberian edukasi dan simulasi pada anak SD perlu diperhatikan untuk mendapatkan peningkatan pengetahuan RJP. Menurut Fitrin et al. , . cara membaca pada anak SD . %), mendengar . %), melihat gambar diagram/ video/ demonstrasi . %), terlibat dalam diskusi . %), presentasi . %), bermain peran/ simulasi/ mengerjakan hal yang nyata . %). Pada kegiatan ini, peneliti menggabungkan antara metode demonstrasi dengan metode simulasi dengan harapan peserta dapat mengingat dengan lebih jelas. Selain dengan metode simulasi dengan persen daya ingat tertinggi pada anak sekolah dasar ternya menurut Pohan et al. , . bahwa metode pembelajaran yang disertai dengan irama lagu dapat meningkatkan daya ingat dan pembelajaran akan lebih menyenangkan. Irama lagu baby shark menurut AHA mempunyai jumlah ketukan 115 bpm. Lagu ini disamping terkenal di telinga anak-anak, lagu tersebut juga dapat digunakan untuk mempelajari kecepatan kompresi RJP yaitu 100-120x per menit. irama lagu baby shark cocok dengan kriteria itu (Fitrin et al. , 2. Lagu ini mudah diingat dan terkenal juga diharapkan akan menjadi metroname . engingat ketuka. dalam melakukan kecepatan kompresi anak-anak yang menjadi peserta pada penelitian ini adalah siswa SDIT Al-khoiriyah al-husna. Peneliti telah melakukan studi pendahuluan pada bulan Desember minggu ke-3 yang dilakukan dengan metode wawancara kepada Kepala Sekolah dan Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 43 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index beberapa siswa kelas 6 Sekolah Dasar Islam Terpadu (IT) Al-khoiriyah Al-Husna, didapatkan bahwa siswa belum pernah mendapatkan informasi mengenai Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan anggota keluarganya pernah mengalami pingsan mendadak, pernapasan cepat tidak lama dari itu napas nya tidak bisa dirasakan dengan kondisi bibir pucat dan berubah warna, namun keluarga hanya bisa menangis dan tidak tahu harus berbuat apa. Peneliti juga melihat lingkungan sekitar sekolah masih beresiko untuk terjadinya henti jantung diantaranya ubin lantai kamar mandi belum menggunakan ubin anti licin dan tangga sebagian belum di lengkapi dengan pegangan tangga sehingga siswa rawan untuk terjatuh. Melihat besarnya potensi risiko kejadian gawat darurat dilingkungan sekolah sehingga perlu dilakukan usaha promotif dan preventif dalam melakukan pertolongan pertama dengan benar sebelum dibawa kerumah sakit agar mencegah dan meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan (Alshammari et al. , 2. Maka dari itu peneliti merencanakan untuk melakukan pengenalan dini dengan metode demonstrasi dan simulasi resusitasi jantung paru dengan irama lagu baby shark terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa dalam mengenali korban henti jantung agar siswa mampu mengenali tanda-tanda henti jantung, mengetahui tindakan RJP dan sigap mencari pertolongan ketika menemukan korban dengan tanda-tanda henti jantung sehingga bisa mengurangi risiko kematian atau kecacatan serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah Apakah penggunaan irama lagu berpengaruh terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di SD IT Al-Khoiriyah Al-Husna pada pre dan post-test dan apakah ada perbedaan skor metode pembelajaran siswa yang akan JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 dilakukan . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru dengan penggunaan irama lagu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi perubahan perilaku siswa di Sekolah Dasar Islam Terpadu AlKhoriyah Al-Husna teridentifikasi karakteristik pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mengenali korban henti jantung. Teridentifikasi tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa sekolah dasar antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dilakukan intervensi (Pre-tes. dan sesudah dilakukan intervensi (Post-tes. dan Teridentifikasi pengaruh penggunaan irama . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah pada kelompok Hasil penelitian oleh Sekunda . bahwa hubungan pengetahuan dengan kesiapan mahasiswa keperawatan dalam melakukan BHD yang menyatakan bahwa 70 % responden memiliki kesiapan baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Diah . bahwa kesiapan dalam tindakan kegawatdaruratan seorang meminimalkan resiko dari kegawatan pada pertolongan pertama korban akan sangat menentukan bagi Peneliti menyimpulkan bahwa dengan sikap dan kesiapan yang baik akan meminimalisir risiko kegawat daruratan. Keterampilan dipengaruhi oleh Pendidikan, dan pelatihan. Menurut Amirulloh Budiyono menjelaskan bahwa keterampilan dalam praktek sehingga tercapai tujuan yang Berdasarkan pengertian beberapa ahli diatas dapat disimpulkan bahwa keterampilan dalam pengenalan dini dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, pelatihan serta pengalaman, artinya dengan pengetahuan Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 44 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index yang baik dan sikap yang baik maka tingkat keterampilan dalam pengenalan dini juga akan baik. BAHAN DAN METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimental two group pretest-posttest with control group design dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden yang diambil menggunakan Teknik total Analisa data menggunakan Paired Sample Test untuk mengetahui perbedaan metode pembelajaran . engenalan din. sebelum dan sesudah diberikan tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah Al-Husna. Penelitian ini telah di lakukan Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah Al-Husna. Penelitian ini dilakukan pada bulan April minggu ke-2 2025. Sampel pada penelitian ini adalah Siswa kelas 6A dan 6B SDIT Al-Khoiriyah Al-Husna yang berjumlah 70 orang dengan berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen yang digunakan pada penelitian penggunaan irama lagu baby shark terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah adalah lembar kuesioner untuk mengisi hasil pengukuran skor metode pembelajaran diantaranya pengetahuan, sikap dan keterampilan responden sebelum dan sesudah diberikan intervensi tindakan resusitasi jantung paru, adapun alat yang digunakan adalah Infocus, manekin RJP, dan Edukasi: Peneliti memaparkan teori kurang lebih dari 30 menit. Simulasi: Peneliti Mempraktekan apa yang sudah di paparkan pada phantom RJP disertai irama lagu baby shark, kegiatan ini dilaksanakan selama 1 Analisa univariat digunakan untuk mendapatkan nilai rata-rata, standar defiasi, nilai minimum dan nilai maximum dari skor JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dan sesudah dilakukan pemberian tindakan resusitasi jantung paru. Analisa bivariat dilakukan untuk mengetahui perbedaan skor pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum . re-tes. dan sesudah . ost-tes. Bivariat dilakukan untuk mengetahui pengaruh irama pembelajaran . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia Sebelum dilakukan hipotesa atau uji statistik maka di uji normalitas, uji normalitas menggunakan Uji Kolmonogorov-Smirnov, karena jumlah responden yang diteliti lebih dari 50 responden, dimana metode pembelajaran . ingkat pengetahuan, sikap dan penggunaan irama lagu baby shark berdistribusi normal didapatkan sig 0,06 dan 2,00 (>0,. untuk kelompok kontro. dan sig 0,63 dan 0,12 (>0,. untuk kelompok intervensi sehingga uji statistik yang digunakan yaitu uji Paired Sample T-Test. Hasil yang didapatkan setelah uji statistik Paired Sample T-Test didapatkan P-value <0,05. Maka hasil dari penelitian ini terdapat pengaruh penggunaan irama lagu terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah Al-Husna. HASIL PENELITIAN Berdasarkan rata-rata pengetahuan, sikap dan keterampilan . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru sesudah diberikan penggunaan irama lagu di sekolah dasar Islam Terpadu AlKhoriyah Al-Husna dapat diuraikan sebagai Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 45 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Karakteristik responden Tabel 1 Karakteristik Responden Usia dan Jenis Kelamin Kelompok Intervensi . Kelompok Kontrol . Usia Frekuensi Usia Frekuensi Jenis Kelamin Frekuensi Jenis Kelamin Frekuensi Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Berdasarkan tabel diatas menunjukan bahwa pada kelompok intervensi usia 12 tahun sebanyak 25 orang dan 13 tahun 10 orang sedangkan pada kelompok kontrol usia 12 tahun 27 orang dan 13 tahun 8 Adapun untuk untuk jenis kelamin perempuan 18 orang dan laki-laki 17 orang baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Tabel 2 Tingkat Pengetahuan. Sikap dan Keterampilan Variabel Kontrol Pre-test Post-test Pengetahuan Cukup Baik Kurang Cukup Sikap Sedang Sedang Tidak bisa Tidak bisa Keterampilan Bisa sebagian Bisa sebagian Berdasarkan tabel diatas menunjukan bahwa pada variabel pengetahuan pada saat pre-test pada kelompok kontrol masuk dalam kategori cukup dan kurang dan pada saat post-test baik dan cukup sedangkan pada kelompok eksperimen pre-test pada pre-test kategori kurang dan pada saat posttest menjadi kategori baik. Pada variabel sikap pada kelompok kontrol baik pre-test maupun post-test dalam kategori sedang sedangkan pada kelompok eksperimen pre-test kategori sedang menjadi tinggi pada saat post-test. Pada variabel keterampilan kelompok kontrol pre-post- Eksperimen Pre-test Post-test Kurang Baik Sedang Tidak bisa Bisa sebagian Tinggi Bisa Bisa sebagian test dalam kategori bisa sebagian . ukup terampi. sedangkan pada kelompok intervensi dari bisa sebagian . ukup terampil ) menjadi bisa . Rerata skor Metode pembelajaran . ingkat pengetahuan, sikap dan keterampila. penggunaan irama lagu terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anaka usia sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah Al-Husna. Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 46 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Tabel 3 Rata-Rata Skor Metode Pembelajaran (Tingkat Pengetahuan. Sikap dan Keterampila. Sebelum dan Sesudah Diberikan Penggunaan Irama Lagu Baby Shark Kelompok Kategori Intervensi . Kontrol . Mean Mean Skor Pengetahuan Pre-test Post-test Skor Sikap Pre-test Post-test Skor Keterampilan Pre-test Berdasarkan tabel di atas skor pengetahuan dari 70 responden dengan masing-masing 35 orang kelompok kontrol dan 35 orang kelompok intervensi, nilai ratarata tingkat pengetahuan pada kelompok kontrol pre-test adalah 71 (SD: . dan posttest adalah 3,31 (SD: . sedangkan pada kelompok intervensi pre-test adalah 49 (SD: dan pada post-test adalah 5,94 (SD: . Pada skor sikap menunjukan bahwa dari 70 responden dengan masing-masing 35 orang kelompok kontrol dan 35 orang kelompok intervensi, nilai rata-rata skor sikap pada kelompok kontrol pre-test adalah 7,74 Tabel 4 Perbedaan Tingkat Pengetahuan. Sikap dan Keterampilan Sebelum dan Sesudah Diberikan Penggunaan Irama Lagu Baby Shark Kelompok Kate Intervensi Kontrol . Me SD p- Me SD pan val an Skor Pengetahuan Pre561 0. 6 90 00 (SD: . dan post-test adalah 10,03 (SD: sedangkan pada kelompok intervensi pre-test adalah 9,66 (SD: 1. dan pada post-test adalah 24. 49 (SD:. Pada skor keterampilan menunjukan bahwa dari 70 responden dengan masingmasing 35 orang kelompok kontrol dan 35 orang kelompok intervensi, nilai rata-rata skor sikap pada kelompok kontrol pre-test adalah 03 (SD: . dan post-test adalah 4. 77 (SD: sedangkan pada kelompok intervensi pre-test adalah 03 (SD:. dan pada post-test 60 (SD:. Posttest Skor Sikap Pre1. Post29 Skor Keterampilan Pre558 Post1 Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 47 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Berdasarkan tabel diatas menunjukan rata-rata tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah sebelum diberikan penggunaan irama lagu 2,600 dan setelah diberikan penggunaan irama lagu adalah 5. setalah dilakukan uji statistik paired t-test didapatkan p-value 0,000 (<0,. Artinya penggunaan irama lagu terhadap metode . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah AL-Husna. Pada rata-rata skor sikap pada anak usia sekolah sebelum diberikan penggunaan irama lagu 2,286 dan setalah diberikan penggunaan irama lagu adalah 14. dilakukan uji statistik paired t-test didapatkan p-value 0,000 (<0,. Artinya terdapat pengaruh penggunaan irama lagu terhadap metode pembelajaran diantaranya sikap . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah AL-Husna. Sedangkan rata-rata keterampilan pada anak usia sekolah sebelum diberikan penggunaan irama lagu 4,743 dan setelah diberikan penggunaan irama lagu adalah 8,571. Setelah dilakukan uji statistik paired t-test didapatkan p-value 0,000 (<0,. Artinya penggunaan irama lagu terhadap metode . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Khoiriyah AL-Husna. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian mayoritas responden adalah perempuan . ,5% atau 52 Namun, jenis kelamin tidak menjadi faktor penentu dalam penelitian ini karena laki-laki menunjukkan peningkatan yang sama dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Temuan ini sejalan dengan penelitian Basri & Praditya . bahwa keterampilan JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 seseorang dalam melakukan sesuatu sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan informasi, minimnya pengalaman dan informasi yang didapat maka minim pula pemahaman akan mengenai materi tersebut dan berdampak. Dari segi usia, responden didominasi oleh kelompok usia 12 tahun . ,4% atau 25 responde. dan 13 tahun . ,6% atau 10 Rentang usia ini termasuk dalam tahap awal remaja, di mana kondisi psikologis masih dalam masa perkembangan dan sangat mudah terpengaruh, baik secara positif maupun negatif. Usia memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan, karena semakin dewasa seseorang, semakin matang pula pola Hal ini disampaikan oleh penelitian Kusuma et al . yang menyatakan bahwa pertambahan usia meningkatkan pengalaman, informasi yang didapatkan, daya tangkap, dan pola pikir. Peneliti mengasumsikan bahwa seiring bertambahnya usia, kemampuan kognitif akan meningkat, menjadikan usia sebagai salah satu faktor penting dalam peningkatan pengetahuan, sikap, dan Sebelum intervensi berupa pengenalan dini RJP yang diiringi irama lagu, tingkat pengetahuan siswa mengenai RJP mayoritas berada dalam kategori kurang. Sebanyak 100% . pada kelompok kontrol dan 80% . pada kelompok intervensi menunjukkan pengetahuan yang Kondisi ini mengindikasikan kebutuhan mendesak akan edukasi. Temuan ini selaras dengan pernyataan Kusyani . bahwa pengenalan dini bertujuan untuk mencegah kondisi korban memburuk, namun tindakan tanpa pengetahuan yang memadai dapat membahayakan. Penelitian Yaslina & Taufik juga mendukung bahwa perilaku masyarakat yang kurang baik sebelum pengetahuan dini. Setelah edukasi dan simulasi, terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada siswa, menunjukkan Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 48 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman. Setelah diberikan intervensi, tingkat pengetahuan pengenalan dini RJP disertai irama lagu pada siswa SD IT Al-Khoiriyah Al-Husna menunjukkan peningkatan yang Pada kelompok kontrol, 31,4% . masuk kategori baik dan 68,6% . kategori cukup, sedangkan pada kelompok eksperimen pasca-tes, 100% . berada dalam kategori baik. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan pada kelompok eksperimen. Hasil ini sejalan dengan penelitian Maharani, . yang menemukan hubungan antara pengetahuan bantuan hidup dasar dengan kesiapan Peningkatan kesiapan siswa dalam bantuan diindikasikan oleh partisipasi aktif responden dalam edukasi dan mempermudah pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap siswa Sekolah Dasar terhadap pengenalan dini RJP pada pre-tes . aik kelompok kontrol maupun eksperime. berada pada kategori sedang . % dari 35 Namun, pada post-test, kelompok intervensi menunjukkan hasil tinggi, sementara kelompok kontrol tetap pada hasil Peningkatan sikap pada kelompok eksperimen post-test menjadi kategori baik. Kesiapan dalam tindakan kegawatdaruratan sangat menentukan kondisi pasien. Hal ini menunjukkan bahwa sikap dan kesiapan yang kegawatdaruratan (Dewi, 2. Sebelum edukasi dan simulasi, mayoritas siswa SD IT Al-Khoiriyah Al-Husna menunjukkan keterampilan RJP dalam kategori tidak bisa . ,1% atau 34 oran. dan hanya sebagian kecil . ,9% atau 1 oran. yang bisa sebagian, baik pada kelompok kontrol maupun eksperimen. Minimnya pengalaman dan informasi yang didapat menjadi penyebab JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 rendahnya pemahaman dan ketidakpastian dalam melakukan tindakan RJP yang didasari pengetahuan, pelatihan, dan pengalaman. Setelah diberikan edukasi dan simulasi, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pengenalan dini RJP. Mayoritas siswa . ,9% atau 29 oran. kini berada dalam kategori bisa, dan 17,1% . bisa sebagian. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan RJP siswa SD Al-Khoiriyah Al-Husna. Keterampilan seseorang dipengaruhi oleh pendidikan dan Nasihudin & Hariyadin . menjelaskan bahwa keterampilan adalah pengetahuan ke dalam praktik guna mencapai Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan dalam pengenalan dini RJP dipengaruhi oleh pengetahuan, pelatihan, serta pengalaman. Artinya, pengetahuan yang baik dan sikap yang positif akan berkorelasi dengan tingkat keterampilan yang baik. Hasil analisis uji paired sample t-test menunjukkan nilai p=0. 000 (<0. , sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat pengaruh penggunaan irama lagu terhadap metode pembelajaran . engenalan din. tindakan resusitasi jantung paru pada anak usia sekolah di SD IT Al-Khairiyah Al-Husna. Temuan ini sejalan dengan penelitian Fitriana et al . yang menunjukkan pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan. Dalam penelitian ini, pemberian materi . dan pelatihan praktik . mengenai pengenalan dini RJP yang disertai irama lagu, khususnya lagu "Baby Shark", menghasilkan pengaruh signifikan pada tingkat sikap siswa. Penelitian serupa oleh Yasin et al . juga menunjukkan perbedaan signifikan pada sikap responden sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode simulasi disertai video dengan irama lagu. Edukasi yang disertai simulasi memiliki banyak Jurnal Menara Medika Vol 8 No 1 September 2025 | 49 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index keunggulan, di antaranya memfasilitasi interaksi sosial, menjalin hubungan personal, kreativitas, meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri, meningkatkan motivasi meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa. Metode ini juga membekali siswa dengan modal untuk menghadapi berbagai situasi di masa depan, serta mendorong daya cipta mereka (Septiyani et al. , 2. Oleh karena itu, penggunaan irama lagu dalam edukasi dan simulasi RJP terbukti menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi berupa edukasi dan simulasi tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang disertai irama lagu secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa SDIT Al-Khoiriyah Al-Husna dalam pengenalan dini RJP. Meskipun mayoritas responden adalah perempuan dan berusia 12Ae 13 tahun, jenis kelamin bukanlah faktor penentu dalam peningkatan hasil belajar, sedangkan usia memiliki pengaruh terhadap tingkat pemahaman. Sebelum intervensi, pengetahuan siswa tergolong rendah, sikap berada pada kategori sedang, dan keterampilan berada pada tingkat tidak bisa. Namun, setelah diberikan edukasi dan simulasi menggunakan lagu, terdapat peningkatan yang signifikan pada ketiga aspek tersebut, khususnya pada kelompok eksperimen yang mencapai 100% kategori baik dalam pengetahuan dan lebih dari 80% keterampilan dalam kategori bisa. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0. 000 (<0. , menandakan bahwa penggunaan lagu sebagai media edukasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pembelajaran RJP. Penggunaan media yang menarik seperti irama lagu tidak JMM 2025 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 hanya meningkatkan motivasi belajar, tetapi juga membangun kesiapan, keberanian, dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan. Dengan demikian, metode ini dinilai efektif dan dapat direkomendasikan untuk pengenalan dini RJP di kalangan siswa sekolah dasar. SARAN Perlu mengintegrasikan edukasi RJP terhadap kurikulum mengajar dengan menggunakan metode lagu dan simulasi dalam kegiatan belajar untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi keadaan darurat secara inovatif. DAFTAR PUSTAKA