Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani Diterima Pada 7 Februari 2022 Disetujui Pada 13 Mei 2022 Vol. No. 1, 2022 Halaman E-ISSN : PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN TARI ISWARA PARAMAPUJA DI SMA NEGERI 1 TABANAN Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi1. Ni Luh Sustiawati2. Ni Wayan Iriani3 Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan. Fakultas Seni Pertunjukan. Institut Seni Indonesia Denpasar Pertiwisanti00@gmail. 1,2,3 E-ISSN : Abstrak Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya pendidik untuk membantu peserta didik dalam kegiatan Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini, pemanfaatan video merupakan salah satu bentuk pembahuruan media pembelajaran dalam pendidikan yang dapat meningkatkan proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, sehingga dapat mendorong peserta didik belajar secara optimal. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan proses pembuatan video pembelajaran tari Iswara Paramapuja, mendeskripsikan hasil validasi ahli materi tari, ahli media, dan guru tari terhadap video pembelajaran tari Iswara Paramapuja, mendeskripsikan hasil uji coba perorangan, hasil uji coba kelompok kecil terhadap video pembelajaran tari Iswara Paramapuja pada peserta didik yang mengikuti ekstrakurikuler tari di SMA Negeri 1 Tabanan. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Teknik pengumpulan datanya digunakan angket dan wawancara. Analisis datanya dilakukan secara kuantitatif melalui penyekoran, sedangkan data berupa komentar dan saran dianalisi secara kualitatif. Hasil penelitian dapat diuraikan. pengumpulan data, desain produk . embuatan flowchart dan storyboar. , penyusunan materi sejarah, fungsi, iringan, ragam gerak, struktur gerak tari, tata rias, tata busana, pola lantai. Hasil validasi ahli materi tari , ahli media pembelajaran dan guru tari, menyatakan bahwa video pembelajaran tari Iswara Paramapuja memenuhi kriteria sangat layak dengan persentase sebesar 98,61. Hasil uji coba perorangan memperoleh keseluruhan persentase sebesar 98,95 yang memenuhi kriteria sangat layak. Hasil uji coba kelompok kecil memperoleh keseluruhan persentase sebesar 98,26 yang memenuhi kriteria sangat layak. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran tari Iswara Paramapuja sangat layak dan sesuai untuk digunakan sebagai sumber belajar bagi guru dan peserta didik di SMA Negeri 1 Tabanan. Kata Kunci: Pembelajaran, video pembelajaran, tari Iswara Paramapuja PENDAHULUAN Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya pendidik untuk membantu peserta didik dalam kegiatan belajar. Belajar merupakan suatu usaha mengumpulkan informasi yang dilakukan secara sadar untuk memperoleh perubahan yang dapat diamati berupa perubahan tingkah laku, sikap, kebiasaan, ilmu pengetahuan dan ketrampilan sebagai hasil interaksi peserta (Slamento,2. Dalam menerapkan proses pembelajaran diperlukan adanya model dan metode pembelajaran yang tepat agar peserta didik merasa tertarik dengan pembelajaran yang diberikan oleh pendidik. Seiring dengan perkembangan dunia Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani pendidikan saat ini, pemanfaatan media baik berupa visual maupun audio visual dapat membantu proses pembelajaran menjadi menyenangkan, menarik, mudah dipahami dan tentunya memudahkan untuk dipelajari setiap waktu. Media berasal dari kata AumediusAy yang artinya perantara atau pengantar (Arsyad, 2006:. Media merupakan salah satu bentuk komponen komunikasi sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komikan (Criticos. 1996 dalam Daryanto 2010: . Berdasarkan dikatakan bahwa proses pembelajaran Pembelajaran menggunakan media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman peserta didik, jika peserta didik tidak mungkin dibawa ke objek maka saat ini objek bisa dibawa ke peserta didik yang dibantu dengan teknologi media yang dapat disajikan berupa audio visual dan audio (Warsita 2008 :. Pemanfaatan video merupakan salah satu bentuk pembahuruan media pembelajaran meningkatkan proses pembelajaran menjadi lebih inovatif, sehingga dapat mendorong peserta didik belajar secara optimal. Video pembelajaran sebagai salah satu bentuk media pembelajaran dituangkan lewat gambar/gerak dan audio yang dapat membuat peserta didik lebih tertarik dan menyukai materi yang diberikan pendidik (Daryanto 2016 :. Dalam perkembangan pembelajaran diharapkan mampu untuk membantu memperjelas materi ajar, pembelajaran lebih menarik, interaktif dan Berdasarkan kurikulum pendidikan saat ini yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk lebih aktif dalam pembelajaran, dengan adanya media berupa video pembelajaran dapat sangat membantu peserta didik untuk lebih memahami pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran seni budaya yang mampu menampilkan seni kreatif, artistik, dan menumbuhkan rasa estetis kepada peserta Kepekaan rasa estetik dan artistik, sikap kritis, apresiatif dan kreatif dari peserta didik merupakan tujuan dari mata pelajaran seni budaya. Dengan adanya sikap ini peserta didik bisa mengembangkan kemampuan diri dalam pelajaran maupun dalam proses kegiatan kesenian, sesuai dengan kompetensi dasar dalam capaian pelajaran seni budaya kelas XI . yaitu dapat memahami konsep, teknik dari prosedur dalam ragam gerak tari kreasi. SMA Negeri 1 Tabanan sebagai sekolah unggulan dalam bidang akademik dan non akademik, memiliki tari maskot atau tari kebesaran sekolah bernama tari Iswara Paramapuja. Tarian ini bebrbentuk tari kreasi yang digagas oleh Guru Seni dan Alumni SMA Negeri 1 Tabanan pada tahun 2018, dan pertama kali dipentaskan pada penutupan rangkaian ulang tahun sekolah (Anniversarr. SMASTA Ke-57 tahun 2018. Tarian ini ditarikan oleh 6 orang perempuan dan 1 orang laki-laki yang menjadi peran Dewa Iswara. Tari Iswara Paramapuja memiliki makna pujian kepada Sang Hyang Iswara dengan harapan Beliau senantiasa memberkati ilmu pengetahuan utama untuk menghadapi berbagai tantangan jidup untuk mencapai kejayaan. Alasan dikembangkan atau dibuat video pembelajaran tari Iswara Paramapuja di SMA Negeri 1 Tabanan , karena . video pembelajaran tari Iswara Paramapuja belum bersedia di SMA Negeri 1 Tabanan. Tari Iswara Paramapuja merupakan salah satu tari maskot sekolah yang perlu dilestarikan dan didokumentasikan. menurut guru Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani seni tari saat ini pelatihan tari maskot ada kendala faktor usia dari pengajar dan adanya Pandemi Covid-19 yang membatasi akses jadwal dan tempat latihan karena alasan kesehatan bersama, untuk itu video pembelajaran tari Iswara Paramapuja sangat diperlukan sebagai media pembelajaran bagi para penari untuk belajar mandiri di Berdasarkan wawancara dengan Ibu Ayu Trisna Dewi Prihatini. Pd sebagai penata tari pada hari selasa, 26 Mei 2021 di SMA Negeri 1 Tabanan, menyatakan bahwa: AuVideo pembelajaran tari Kreasi Iswara Paramapuja sebagai tari maskot SMA Negeri 1 Tabanan (SMASTA) sangat diperlukan bagi sekolah, guru dan peserta didik. Video ini akan sangat membantu untuk memahami tarian ini dan menjadi dokumentasi untuk Tari Iswara Paramapuja merupakan tari kebesaran sekolah karena berasal dari hasil garapan kreatif seluruh warga sekolah, alumni dan para guru purnabakti untuk menitipkan pesan pada generasi penerus tentang semangat pendidikan, etos belajar, etos kerja dan spirit pengabdian di SMASTA. Ay Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, maka peneliti tertarik untuk mengangkat judul penelitian Pengembangan Video Pembelajaran Tari Iswara Paramapuja di SMA Negeri 1 Tabanan. Tarian ini merupakan tari maskot SMA Negeri 1 Tabanan yang sering ditarikan dalam acaraacara yang diadakan di sekolah, namun saat ini pelatihan tari maskot menurut guru tari terdapat kendala baik karena faktor usia dari pengajar dan kini disertai dengan situasi kondisi yang mewajibkan untuk membatasi jam latihan dan akses tempat latihan yang sangat dibatasi karena alasan kesehatan Untuk itu pengembangan video pembelajaran tari Iswara Paramapuja menjadi upaya pembelajaran bagi para penari bisa belajar mandiri di rumah dan dengan pengembangan video pembelajaran ini dapat menjadi acuan gerakan bagi pendidik agar tidak berubah seiring berjalannya waktu kedepan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran tari Iswara Paramapuja. Alasan dikembangkannya video ini ialah. mengembangkan media pembelajaran Tari Iswara Paramapuja. video pembelajaran tari Iswara Paramapuja belum tersedia di SMA Negeri 1 Tabanan. belum pernah ada yang membuat video pembelajaran mengenai tari Iswara Paramapuja . Tari Iswara Paramapuja merupakan salah satu tari maskot sekolah sehingga perlu dilestarikan dan tetap disesuaikan dengan gerakan yang sudah ditetapkan. sebagai dokumentasi sehingga menjadi acuan baik dalam segi garapan tari, music, maupun kostum yang sudah ditetapkan sebelumnya METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis peneliatan Research and Development Borg dan Gall . menyatakan bahwa, penelitian dan pengembangan merupakan metode yang digunakan untuk mengembangkan produk dalam pendidikan dan pembelajaran. Metode penelitian merupakan proses untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dengan metode ilmiah. Dalam metode penelitian ini diuraikan tentang . model pengembangan. prosedur pengembangan. uji coba Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni angket berupa kuesioner dan wawancara. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif berupa komentar atau saran dan data kuantitatif yaitu penjumlahan atau presentase skor pada kuesioner HASIL DAN PEMBAHASAN Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani Proses Pembuatan Video Pembelajaran Tari Iswara Paramapuja Proses pembuatan video pembelajaran tari Iswara Paramapuja melakukan observasi dan melakukan need pembelajaran tari maskot sekaligus tari penyambutan di SMA Negeri 1 Tabanan. Selanjutnya pada tahap pengembangan, yaitu membuat video berisi tentang penjelasan tari Iswara Paramapuja yang mencakup sejarah, fungsi tari, iringan tari, ragam gerak, pola lantai, struktur tari, tata rias, tata busana dan tayangan tari Iswara Paramapuja secara keseluruhan. Hasil rekaman secara keseluruhan setelah melalui tahap editing kemudian dikemas dalam sebuah compact Disk (CD). Pada tahap proses pembuatan video ini ada beberapa hal pokok, yaitu tahap pembuatan Flowchart merupakan penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urutan prosedur Perencangan pembelaajran tari Iswara Paramapuja dimulai dengan pembuatan flowchart yang bertujuan untuk membentuk tree of mind dimana rancangan ini nantinya akan digunakan untuk menyusun urutan video. Storyboard penempatan materi sebagai alur kerja produk dari awal hingga akhir. Penempatan alur yang tepat menjadikan materi yang disampaikan lebih baik dan tentunya menjadi semakin menarik. Tari Iswara Paramapuja merupakan tari maskot SMA Negeri 1 Tabanan yang merupakan hasil dari karya para alumni almamater SMA Negeri 1 Tabanan pada Diciptakan oleh Ayu Trisna Dewi Prihatini. Pd sebagai penata tari dan I Wayan Tusti Adnyana. SSn. Pd sebagai penata iringan Tari. Awal mula terciptanya tarian ini karena keinginan bapak Dr. I Made Jiwa. Pd sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tabanan untuk memiliki tari maskot sebagai pelestarian seni budaya khuusnya dalam bidang tari, serta persembahan beliau untuk memberikan kenang-kenangan terakhir bagi almamater sekolah di akhir masa jabatannya. Tari Iswara Paramapuja adalah salah satu bentuk perkembangan dari tari klasik yakni tari kreasi baru, yang memiliki karakterr tari bebancihan yaitu karakter antara laki-laki dan Tari Iswara Paramapuja bermakna pujian utama kepada Sang Hyang Iswara dengan harapan Beliau senantiasa memberkati seluruh citivitas SMA Negeri 1 Tabanan dengan berbagai ilmu pengetahuan utama untuk menghadapi berbagai tantangan hidup serta mencapai kemuliaan dan Struktur tari Iswara Paramapuja ummumnya yaitu yang terdiri dari . pepeson, . pengawak, . pengecet, . Tari Iswara Paramapuja berfungsi sebagai tari penyambutan, termasuk ke dalam golongan seni Balih-balihan yang dapat dipentaskan kapan dan dimana saja tanpa ikatan waktu ruang dan tempat. Iringan Iswara Paramapuja menggunakan barungan Gamelan Gong Kebyar. Gong Kebyar merupakan barungan yang paling popular di Bali dan bahkan di Istilah AukebyarAy memiliki makna cepat, tiba-tiba dan keras, gamelan ini juga bisa menghasilkan gending yang melodis dan dinamis (Bandem,2013:. Iringan tari Iswara Paramapuja dibagi menjadi beberapa bagian yakni . Intro atau kawitan, yang diawali dengan instrrumen riyong dan dilanjutkan dengan instrume yang lain bersamaan dengan vocal dari gerong, . Pepeson yang menggunakan motif Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani kekebyaran dengan tempo cepat dan sedang, . Penyalit atau bagian transisi dari pepeson ke pengawak yang menggunakan tempo cepat, . Pengawak, menggunakan tempo yang pelan karena penggambaran dari pemujaan kepada dewa, . Pengecet menggunakan tempo sedang dan berkesan gembira, . Pekaad atau bagaian terakhir dari tabuh yang menggunkan tempo cepat. Tata rias yang digunakan dalam tari Iswara Paramapuja adalah tata rias panggung, yang menonjolkan sudut mata sehingga terlihat garis wajah yang tegas dan mendukung penari berekspresi. Tata busana yang digunakan terdiri dari celana panjang, baju berbahan bludru, simping dan selibah, ampokampok, stewel, gelang kana, dan gelungan. Dalam tari Iswara Paramapuja juga terdapat beberapa property yang secara filosofis disebut ayudhamurti/senjata yang dibawa oleh Dewa Iswara, adapun beberapa senjata . Bunga teratai putih/tunjung yang memiliki simbol spiritual yaitu kesucian hati,. Genitri memiliki arti sebagai simbol keteguhan hati,. Aksamala memiliki arti sebagai simbol keagungan pengetahuan,. Vajra memiliki arti sebagai simbol kekuatan,dan. Pena merupakan bagian property tambahan sebagai simbol kreatifitas dan karya yang unggul dari civitas SMA Negeri 1 Tabanan. Gambar 1. Formasi Tari Iswara Paramapuja (Sumber : Dok. Pertiwi Ari Santi, 2. Hasil Uji Ahli Video Pembelajaran Tari Iswara Paramapuja Ahli Isi Materi Draft I Pengembangan sebagai produk awal pengembangan terdiri atas tari Iswara Paramapuja dalam bentuk deskripsi tertulis dan media VCD. Produk pengembangan tersebut diserahkan kepada seorang ahli isi . hli materi tar. Ahli isi . hli tar. yang dijadikan penilai produk pengembangan adalah Ni Komang Sri Wahyuni. SSn. ,M. Pd. beliau merupakan seorang dosen di Jurusan/Prodi Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar. Tinjauan dari ahli seni tari ini dilakukan pada hari Selasa, 14 Desember Data diperoleh melalui kegiatan konsultasi, diskusi dan angket A. Hasilnya berupa data kuantitatif . dan kualitatif . omentar/sara. Hasil penelitian dari ahli isi materi seni tari terhadap tari Iswara Paramapuja yang dikembangkan sesuai dengan data dalam tabel 4. 6 diperoleh total skor 24 dengan persentase = . ) x Setelah dikonversikan dengan tabel konversi, persentase tingkat pencapaian 100% ini berarti produk yang dikembangkan berapa pada kualifikasi layak dan tidak periu direvisi Ahli Media Pembelajaran Produk Pengembangan yang diserahkan kepada ahli media pembelajaran adalah paket materi berupa media VCD tari Iswara Paramapuja. Ahli media yang dimintaa VCD pembelajaran tari Iswara Paramapuja adalah Dr. I Wayan Sukra Warpala. Sc Beliau adalah dosen ahli media pembelajaran dan dosen di Universitas Pendidikan Ganesha. Review dari ahli media pembelajaran dilakukan pada hari Sabtu, 18 Desember 2021 melalui daring (Google Mee. Data diperoleh melalui kegiatan konsultasi, diskusi dan angket B. Hasilnya berupa data . omentar/sara. Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani Hasil pembelajaran terhadap materi tari Iswara Paramapuja yang dikembangkan sesuai dengan data dalam tabel 4. 8 diperoleh total skor 23 dengan persentase = . ) x 100% = 95,83%. Setelah dikonversikan dengan tabel konversi, persentase tingkat pencapaian 95,83%% ini berarti produk yang dikembangkan berada pada kualifikasi sangat layak dan tidak perlu direvisi Selanjutnya untuk kesempurnaan materi pada video pembelajaran tari Iswara Paramapuja, ahli media memberikan beberapa masukan atau saran memberikan teks pkok yang berurutan sesuai dengan ragam gerak yang dilakukan dan sesuai dengan narato, tidak menampilkan merk pada alat tata rias dan memberikan teks pada pakaian yang tidak umum digunakan dalam tari Bali. Komentar dan saran tertulis ahli media pembelajaran dijadikan bahan pertimbangan untuk menyempurnakan VCD pembelajaran tari Iswara Paramapuja yang dikembangkan. Guru Pembelajaran Tari Penilaian guru tari ini terdiri atas materi tari Iswara Paramapuja dalam bentuk media VCD tari Iswara Paramapuja. Produk pengembangan tersebut diserahkan kepada Ayu Trisna Dewi Prihatini. Pd. guru tari di SMA Negeri 1 Tabanan sekaligus pencipta tari Iswara Paramapuja. Tujuan dilaksanakan penilaian guru tari adalah untuk mendapat tanggapan tentang VCD pembelajaran tari Iswara Paramapuja, karena nantinya guru tari sebagai pengguna atau user dari produk yang dikembangkan. Penilaian dari guru seni tari dilakukan pada hari Senin, 20 Desember 2021. Data diperoleh melalui kegiatan konsultasi, diskusi dan angket C. Hasilnya berupa data . omentar/sara. Hasil penelitian dari guru tari terhadap materi tari Iswara Paramapuja yang dikembangkan sesuai dengan data dalam tabel 4. 9 diperoleh total skor 24 dengan persentase = . ) x 100%. Setelah konversi, persentase tingkat pencapaian 100% ini berarti produk yang dikembangkan berapa pada kualifikasi sangat layak dan tidak perlu revisi. Hasil Uji Coba Perorangan Sesuai pembelajaran, draft II adalah produk pengembangan yang telah mengalami revisi berdasarkan saran dan masukan dari ahli isi materi seni tari, ahli media pembelajaran dan guru pembelajaran seni tari. Produk tersebut selanjutnya diserahkan kepada tiga orang peserta didik yang dijadikan responden dalam uji coba perorangan. Peserta didik yang menjadi responden uji coba perorangan ini adalah peserta didik kelas X&XI yang mengikuti ektrakurikuler tari SMA Negeri 1 Tabanan. Pelaksanaan uji coba perorangan dilakukan pada Jumat, 24 Desember 2021 bertempat di SMA Negeri 1 Tabanan Seluruh responden . eserta didi. diberikan kuesioner dan penayangan VCD, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan mengisi kuesioner yang telah dibagian. Aspek yang dipertanyakan dalam kuesioner meliputi tiga aspek yaitu ketepatan, kegunaan, dan kelayakan dari produk yang dikembangkan. Hasil penilaian dari uji coba perorangan terhadap video pembelajaran tari Iswara Paramapuja yang dikembangkan sesuai dengan data tabel 4. 10 diperoleh total skor dari responden nomor 1 yaitu 100%. Dari responden nomor 2 diperoleh total skor 96,87% dan dari responden nomor 3 memperoleh total skor 100%. Dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba perorangan menunjukan produk yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat layak. Komentar dan saran dari peserta didik dalam uji coba perorangan tidak mengarah ke arah revisi produk yang Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani dikembangkan, akan tetapi berupa harapanharapan agar pembelajaran tari Iswara Paramapuja dikembangkan ini dapat diterapkan. Hasil Uji Coba Kelompok Kecil Setelah uji coba perorangan, selanjutnya diadakan uji coba kelompok kecil. Peserta didik yang menjadi responden uji coba kelompok kecil berjumlah 9 orang dari SMA Negeri 1 Tabanan. Pelaksanaan uji coba perorangan dilakukan pada Selasa, 28 Desember 2021 bertempat di SMA Negeri 1 Tabanan. Seluruh responden . eserta didi. diberikan kuesioner dan penayangan VCD, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan mengisi kuesioner yang telah dibagian. Aspek yang dipertanyakan dalam kuesioner meliputi tiga aspek yaitu ketepatan, kegunaan, dan kelayakan dari produk yang dikembangkan Hasil kuesioner uji coba kelompok kecil terhadap video pembelajaran tariIswara Paramapuja, diperoleh total skor dari responden nomor 1 yaitu 100%, dari responden nomor 2 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 3 diperoleh total skor 96,87%, dari responden nomor 4 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 5 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 6 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 7 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 8 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 9 diperoleh total skor 100%. Dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba perorangan menunjukan bahwa produk yang dikembangkan masuk ke dalam kategori sangat layak. Komentar dan saran dari peserta didik dalam uji coba kelompok kecil tidak mengarah kearah revisi produk yang dikembangkan, akan tetapi berupa harapanharapan agar pembelajaran tari Iswara Paramapuja pembelajaran ini segera dapat diterapkan PENUTUP Proses Pembuatan Video Pembelajaran Tari Iswara Paramapuja di SMA Negeru 1 Tabanan ini menggunakan model penelitian Research Development (R&D) dengan menggunakan model elaborasi terdiri dari delapan tahapan, yakni: . mengidentifikasi potensi dan masalah, . pengumpulan data, . desain produk . embuatan Flowchart dan Storyboar. , . validasi desain, . perbaikan desain, . uji coba produk, . revisi Produk, . uji coba pemakaian, dan proses ini berjalan dengan lancar. Hasil validasi ahli terhadap video pembelajaran tari Iswara Paramapuja menghasilkan . menurut ahli isi materi tari, video pembelajran tari Iswara Paramapuja berada pada kualifikasi sangat baik . %), sehingga video pembelajaran tari Iswara Paramapuja ini tidak perlu direvisi dan sudah sesuai dengan materi tari Iswara Paramapuja. menurut ahli media pembelajaran, video pembelajaran tari Iswara Paramapuja berada pada kualifikasi sangat baik . ,83%), sehingga video pembelajaran tari Iswara Paramapuja ini tidak perlu direvisi dan layak digunakan dalam sumber belajar. menurut Guru tari di SMA Negeri 1 Tabanan video pembelajaran tari Iswara Paramapuja berada pada kualifikasi sangat layak . %), sehingga video pembelajaran tari Iswara Paramapuja ini tidak perlu direvisi dan Hasil uji coba perorangan terhadap video pembelajaran tari Iswara Paramapuja diperoleh total skor dari responden nomor 1 yaitu 100%. responden nomor 2 diperoleh total skor 96,87% dan responden nomor 3 memperoleh total skor 100%. Dapat Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani disimpulkan bahwa hasil uji coba perorangan menunjukan produk yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat layak Hasil uji coba kelompok kecil terhadap video pembelajaran tari Iswara Paramapuja diperoleh total skor dari responden nomor 1 yaitu 100%. responden nomor 2 diperoleh total skor 100%. responden nomor 3 diperoleh total skor 96,87%. nomor 4 diperoleh total skor 100%, dari responden nomor 5 diperoleh total skor responden nomor 6 diperoleh total skor 100%. responden nomor 7 diperoleh total skor 100%. responden nomor 8 diperoleh total skor 100%. dan responden nomor 9 diperoleh total skor 100%. Dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba kelompok kecil menunjukan bahwa produk yang dikembangkan masuk ke dalam kategori sangat layak, sehingga video pembelajaran tari Iswara Paramapuja dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Adapun saran yang dapat disampaikan pengembangan video pembelajaran tari Iswara Paramapuja di SMA Negeri 1 Tabanan yaitu. Setiap peserta didik pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti secara mandiri, agar memperoleh manfaat dan pemahaman yang lebih optimal,. Hendaknya pembelajaran di masa pandemi COVID-19. Video pembelajaran tari Iswara Paramapuja ini dapat dijadikan sumber pembelajaran tari baik oleh guru maupun peserta didik,. Guru mengembangkan media pembelajaran audio visual agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik, dapat membuat peserta didik aktif belajar, dan mempraktikkan nilai-nilai karakter yang dikembangkan dalam mata pelajaran seni budaya. DAFTAR RUJUKAN Arini. Ni Ketut. Tekhnik Tari Bali. Denpasar: CV. Drupasalvindo Arsyad. Arzhar. Media Pembelajaran. Jakarta PT Raja Grafindo Persada Bandem. I Made. Kaja dan Kelod Tarian Bali dalam Transisi. Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Jogjakarta. Budiningsih. Asri. Model Discovery Learning. Jakarta: Pustaka Mandiri Charles M Reigeluth. Instructional-Design Theories and Models. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates Publisers. Chrisna Udayanie. Ayu Gde. Skripsi AuPengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaranpendidikan Agama Hindu pada Peserta didik Kelas Vii Semester Genap Di SMP Negeri 1 MelayaAy. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha. Daryanto 2010. Media Pembelajaran Peranannya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Penerbit Gava Media. Dibia. I Wayan. Ilen-ilen Seni Pertunjukan Bali. Denpasar: Bali Mangsi. Dibia. I Wayan. Puspasari Seni Tari Bali. Denpasar: UPT. Penerbitan ISI Denpasar. Djayus BA. Nyoman. Teori Tari Bali. Denpasar: Sumber Mas Bali Gunarta. I Wayan Adi. Jurnal. Tari Sekar Pudak. Maskot Desa Darmasaba. Segara Widya Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No 2. Hidajat. Robby. Tari Pendidikan Pengajaran Seni Tari Untuk Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Media Kreativa Yogyakarta Iriaji. Konsep dan Strategi Pembelajaran Seni Budaya. Malang: Pustaka Kaiswaran Maryono. Pragmatik Genre Tari Pasihan Gaya Surakarta. Surakarta: ISI Press Mirah Tantri. I Dewa Ayu. Skripsi. AuPengembangan Videp Pembelajaran Tari Iswara Paramapuja di Desa Batunggul Nusa Penida Klungkung. Ay. Denpasar: Institut Seni Indoneisa Ratih Maharani. Ni Putu. Skripsi AuPengembangan Video Pembelajaran Tari Rerejangan Sari Di SMP Negeri 6 Denpasar. Denpasar: Institut Seni Indonesia Ni Nyoman Pertiwi Ari Santi. Ni Luh Sustiawati. Ni Wayan Iriani Narasumber Ayu Trisna Dewi Prihatini, 56 Tahun. Pencipta Tari Iswara. Jalan Debes Gang IV. Tabanan Bali I Wayan Tusti Adnyana, 50 Tahun. Pencipta Iringan Tari. Babahan Kawan. Penebel. Tabanan. Bali