Indonesian Journal of Arabic Education and Learning Vol. No. | pp. 66-75 | doi: 10. 58363/ijael/x. Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah IstimaAo Isnaini Aprilia Nur Amin1*. Aulia Mustika Ilmiani2 1,2Universitas Islam Negeri Palangka Raya. Indonesia Corresponding Author: nai008907@gmail. Received: 2 July 2025 Accepted: 28 July 2025 Published: 6 August 2025 Abstrak Pembelajaran maharah istima' merupakan bagian terpenting dalam mempelajari bahasa Arab. Namun, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami materi istima' karena kurangnya minat siswa terhadap media pembelajaran maharah istima' yang kurang menarik. Penelitian ini berfokus pada penggunaan media pembelajaran maharah istima' berupa media audio visual berbasis animasi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui relevansi penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam meningkatkan kemampuan menyimak mahasiswa. Media animasi dapat menjadi inovasi pendidik dalam memilih media pembelajaran yang menarik, interaktif dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif karena dapat memungkinkan peneliti untuk mendeskripsikan bagaimana media animasi digunakan untuk pembelajaran maharah istimaAo. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan animasi sebagai media belajar Bahasa arab dalam maharah istimaAo. Hasil yang diperoleh adalah implementasi media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran maharah istima'. Pertama. Dosen menggunakan berbagai fitur dalam media animasi, seperti visualisasi karakter, latar belakang cerita, dan efek suara, untuk membantu mahasiswa memahami materi. Visualisasi konteks percakapan melalui animasi memudahkan mahasiswa mengaitkan kata-kata dengan situasi nyata, yang memperkaya pengalaman belajar mereka. Kedua. Media berbasis animasi mendorong interaksi dan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Ketiga, adapun kendala dan tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, baik dari segi perangkat teknologi maupun waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan materi animasi yang berkualitas, menjadi salah satu kendala utama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran maharah istima' yang inovatif dan efektif, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang pembelajaran bahasa Arab berbasis teknologi. Kata Kunci: Media Audio Visual. Animasi. Maharah IstimaAo. AIEA EA AEO I OON EE AO OA ANIA U UA OI EEA. AOa c EOI IN EI NI EOI OA EI EE EOA A OE NN EA. A OO EE uOE A NIINI OE EOI IN EI EO AC uOE EOAUAI EIA A ONAA. AEO I EO EEOIO IEN EI II EE EO EIO EAO IEI EO EOI IEEA ANN IECE uOE OI IO IEI I EO EIO EAO IEIO EO EOI IEE OA IIO IN EIA A OCA. AOAEA U AEA c UA OAEOAUAIAO EEIEIIO OA O OE EOIO A U A OC EOI EOI IEEA. AEO EEA A IE EN II C EO IEIO E II OAA EOAO I EOIAUAIc I IEIN EOAAO EIOO OA NN EA A ONEA II NN E NO OOA EOI IEE EOOE EOIO EE EO OAA. AIEE OA EOI IN EIA A ON EI I IAO EO EIO EAO IEIO EO EOI IEE OA EOI IN EIA. AIN EIA Please cite this article as Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani, "Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah IstimaAo" IJAEL 1. No. : 66-75. DOI: https://doi. org/10. 58363/ijael. Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam PembelajaranA | 67 UA O EEAO ECAAOAUA EAOO EAOAUA I E E IA OA EO IEEAUAOEA U :AIE AOI OEOA A O IE OC EO II EE EOI IEE EEA. A OEE EOO ANI IE EO EEAUAOIE EAOOA A EO IEI EO EOI IEE EO EAEAUA IOUA. A II O NI EEOIOAUAOA eI EOCA A O IIAUA IE EO EO aOON OA IOO IEOAUA EUA. AOIEE EAE II CaaE EE OA EIEO EEOIOA AIEIEA c A OIIA. A ONO I O II EOCAUAO EO ECIO O EOC EEI uE IOO OI IE OE EOA AI EEA U A OI EEAUAI NI NN E OA OO EO EOI IN EI EO IE OAEA AIECEO OA IE EOI EE EO I ECIOA A IN EIAUA EOI IEEAUA EO EIO EAOA:AEEI OA Introduction Pembelajaran bahasa Arab di Indonesia terus berkembang seiring dengan peningkatan minat dan kebutuhan masyarakat akan penguasaan bahasa tersebut. Salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Arab adalah maharah istima' atau keterampilan mendengarkan (Ilmiani. Hamidah, et al. , 2. Keterampilan ini menjadi dasar yang penting karena kemampuan mendengarkan yang baik dapat meningkatkan pemahaman terhadap bahasa, baik dalam konteks akademik maupun komunikasi sehari-hari (Ilmiani. Marsiah, et al. , 2. Kemampuan menyimak yang baik menjadi pondasi utama untuk dapat memahami dan berkomunikasi dengan efektif dalam bahasa Arab, baik secara lisan maupun tulisan (NiAomah et al. , 2. Keterampilan ini menjadi fondasi bagi pengembangan keterampilan bahasa lainnya, seperti berbicara, membaca, dan menulis. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penggunaan media pembelajaran yang tepat menjadi sangat penting. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah media audio visual berbasis Media ini memadukan unsur suara dan gambar bergerak yang menarik, sehingga dapat membantu meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa dalam mempelajari maharah istima' (Ariyawan et al. , 2. Namun, tantangan dalam mengajarkan maharah istima' masih cukup signifikan. Salah satu kendala utama adalah kurangnya bahan ajar yang menarik dan efektif dalam meningkatkan kemampuan mendengarkan. Pesesrta didik sering mengalami kesulitan dalam memahami dan menangkap informasi yang disampaikan secara lisan, terutama jika materi yang disajikan kurang menarik atau terlalu monoton. Dalam konteks pendidikan modern, penggunaan media audio visual telah terbukti menjadi salah satu metode yang efektif dalam proses pembelajaran (Karami et al. , 2. Media ini mampu menyajikan informasi secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh Khususnya, media berbasis animasi menawarkan kelebihan dalam menggambarkan situasi dan konteks yang sulit dijelaskan hanya dengan teks atau audio saja (Annisa et al. , 2. Animasi dapat menghadirkan visualisasi yang Please cite this article as Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani, "Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah IstimaAo" IJAEL 1. No. : 66-75. DOI: https://doi. org/10. 58363/ijael. 68 | Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani dinamis dan interaktif, sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran dengan lebih baik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis animasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa serta membantu mereka dalam memahami materi yang disajikan (Tini & Sidiq, 2. Dalam pembelajaran bahasa, media animasi dapat digunakan untuk mengajarkan kosakata, tata bahasa, dan konteks budaya secara lebih menarik dan mudah Misalnya, penelitian oleh Prensky . menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis animasi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Sementara itu. Mayer . dalam teorinya tentang multimedia learning menyatakan bahwa kombinasi antara visual dan audio dapat memperbaiki pemahaman dan retensi informasi siswa (Ilmiani. Ahmadi, et al. , 2. namun, meskipun potensi media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran bahasa sudah banyak diakui, dalam pembelajaran maharah istima' bahasa Arab penggunaan media audio visual berbasis animasi masih kurang optimal. Banyak institusi pendidikan yang belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi ini secara maksimal. Salah satu alasan utama adalah kurangnya sumber daya, baik dari segi perangkat teknologi maupun kompetensi guru dalam mengembangkan dan menggunakan media berbasis animasi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, ada peluang besar untuk mengintegrasikan media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran bahasa Arab, khususnya untuk meningkatkan maharah istima'. Media ini dapat menyajikan dialog, cerita, dan situasi kehidupan sehari-hari dalam bahasa Arab yang dibuat lebih menarik dengan animasi. Selain itu, penggunaan animasi juga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan menyenangkan, sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar dan berlatih Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran maharah istima' bahasa Arab. Fokus utama penelitian adalah untuk melihat bagaimana media ini dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan mahasiswa, serta untuk mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab yang lebih inovatif dan efektif. Berikut adalah beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran bahasa Arab: Pertama. Penelitian yang berjudul Implementasi Media Audio Visual Berbasis Animasi Bahasa Arab Dalam Pembelajaran Maharah Istima (Tini & Sidiq, 2. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penggunaan media audio visual berbasis animasi dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil penelitian IJAEL Vol. No. P-ISSN : 1234-1234 E-ISSN : 1234-1234 https://doi. org/10. 58363/ijael/x. Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam PembelajaranA | 69 menunjukkan bahwa media audio visual berbasis animasi dapat digunakan sebagai alat yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi dalam bahasa Arab. Kedua. Penelitian yang berjudul Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi Doratoon terhadap Kemampuan Menyimak pada Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Kelas IV MI Roudlotul Banat Sidoarjo (Azizah, 2. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penggunaan media audio visual berbasis animasi Doratoon dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis animasi Doratoon dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa dan juga terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi Sig . -taile. dari kelas eksperimen sebesar 0,000 < 0,05 dan pada kelas kontrol sebesar 0,001 < 0,05. Ketiga. Penelitian yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Web untuk Meningkatkan Maharah Istima' pada Siswa-Siswi (Luqiana & Rasyid, 2. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pengembangan media pembelajaran bahasa Arab berbasis web dapat digunakan untuk meningkatkan maharah istima' pada siswa-siswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran bahasa Arab berbasis web dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi dalam bahasa Arab. Keempat. Penelitian yang berjudul Pengaruh Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Materi Menyimak (Maharatul Istima') di SMA Muhammadiyah Sungguminasa (Pratiwi, 2. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penerapan media audio visual dapat digunakan dalam pembelajaran materi menyimak . aharatul istima') di SMA Muhammadiyah Sungguminasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media audio visual dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa dan juga terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yang dibuktikan dengan nilai signifikansi Sig . dari kelas eksperimen sebesar 0,000 < 0,05 dan pada kelas kontrol sebesar 0,001 < 0,05. Kelima. Penelitian yang berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Video Animasi Interaktif untuk Siswa Madrasah Aliyah (Hamidi et al. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penggunaan media audio visual berbasis animasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada siswa-siswi. Dengan demikian, penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis animasi dapat digunakan sebagai alat yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi dalam bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran maharah istima' bahasa Arab. Fokus utama Please cite this article as Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani, "Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah IstimaAo" IJAEL 1. No. : 66-75. DOI: https://doi. org/10. 58363/ijael. 70 | Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani penelitian adalah untuk melihat bagaimana media ini dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan mahasiswa, serta untuk mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Arab yang lebih inovatif dan efektif. Hal ini membedakan penelitian ini dari beberapa penelitian terdahulu yang juga mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran bahasa Arab. Sebagian besar penelitian terdahulu, seperti penelitian oleh Azizah . dan Pratiwi . , berfokus pada siswa sekolah dasar atau Misalnya, penelitian Azizah mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis animasi pada siswa kelas IV MI, dan Pratiwi meneliti penerapan media audio visual di SMA. Fokus penelitian ini adalah pada mahasiswa, yang menghadirkan tingkat kompleksitas dan kebutuhan pembelajaran yang berbeda dibandingkan dengan siswa sekolah dasar atau menengah. Penggunaan media audio visual berbasis animasi di tingkat pendidikan tinggi belum banyak dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya cenderung menggunakan metode kuantitatif dengan fokus pada hasil tes dan evaluasi statistik untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa . isalnya, nilai rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan seperti yang dibuktikan oleh Azizah . Sedangkan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi dosen dan mahasiswa dalam menggunakan media animasi. Metode ini akan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang penggunaan media animasi dalam pembelajaran maharah istima' di tingkat pendidikan tinggi. Method Penelitian Proses penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif untuk mengeksplorasi penggunaan media audio visual berbasis animasi dalam pembelajaran maharah istima bahasa Arab. Penelitian dimulai dengan tahap persiapan, di mana peneliti mengidentifikasi dan meninjau literatur yang relevan untuk mengembangkan kerangka teori yang mendasari studi ini. Peneliti kemudian merumuskan pertanyaan penelitian yang spesifik dan menentukan metode pengumpulan data yang akan digunakan. Tahap pengumpulan data melibatkan beberapa teknik utama. Pertama, wawancara mendalam dilakukan dengan dosen yang menggunakan media animasi dalam pembelajaran bahasa Arab. Wawancara ini bertujuan untuk menggali pandangan, pengalaman, dan strategi dosen dalam menggunakan media ini. Kedua, observasi langsung dilakukan di kelas-kelas bahasa Arab untuk melihat secara langsung bagaimana media animasi digunakan dalam IJAEL Vol. No. P-ISSN : 1234-1234 E-ISSN : 1234-1234 https://doi. org/10. 58363/ijael/x. Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam PembelajaranA | 71 proses pembelajaran dan bagaimana mahasiswa berinteraksi dengan materi yang Selain wawancara dan observasi, analisis dokumen dan materi pembelajaran juga dilakukan. Peneliti mengumpulkan dan menganalisis berbagai materi pembelajaran berbasis animasi yang digunakan oleh dosen, termasuk video animasi, presentasi, dan alat bantu visual lainnya. Analisis ini membantu dalam memahami konten dan desain materi pembelajaran serta bagaimana materi tersebut mendukung pembelajaran maharah istima. Data yang dikumpulkan dari berbagai sumber dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Peneliti mengidentifikasi pola, tema, dan insight yang muncul dari data untuk menjawab pertanyaan penelitian. Proses analisis ini melibatkan pengkodean data secara sistematis, pengelompokan temuan-temuan yang serupa, dan penarikan kesimpulan yang bermakna (Pahleviannur et al. , 2. Untuk memastikan keabsahan temuan, peneliti menerapkan triangulasi data, yaitu dengan membandingkan dan memverifikasi temuan dari berbagai sumber data . awancara, observasi, dan analisis dokume. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Penelitian ini diakhiri dengan interpretasi temuan yang berkaitan dengan pertanyaan penelitian dan kerangka teori. Peneliti mendiskusikan makna dan implikasi dari data yang diperoleh, serta bagaimana temuan tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan metode pembelajaran bahasa Arab yang lebih efektif dan inovatif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam bidang pendidikan bahasa Arab, khususnya dalam pengembangan keterampilan mendengarkan melalui penggunaan media audio visual berbasis Result and Discussion Adapun temuan yang dihasilkan dari penelitian ini adalah: Pertama. Dosen menggunakan berbagai fitur dalam media animasi, seperti visualisasi karakter, latar belakang cerita, dan efek suara, untuk membantu mahasiswa memahami materi. Visualisasi konteks percakapan melalui animasi memudahkan mahasiswa mengaitkan kata-kata dengan situasi nyata, yang memperkaya pengalaman belajar Penggunaan elemen visual dan audio dalam animasi meningkatkan retensi dan pemahaman materi oleh mahasiswa. Kedua. Media berbasis animasi mendorong interaksi dan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran. Mahasiswa lebih banyak bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang disajikan, menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam pembelajaran. Diskusi kelompok yang produktif dipicu oleh penggunaan animasi, di mana mahasiswa saling berbagi pemahaman dan interpretasi mereka tentang materi yang telah dipelajari. Ketiga. Meskipun penggunaan media animasi menunjukkan banyak manfaat, terdapat Please cite this article as Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani, "Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah IstimaAo" IJAEL 1. No. : 66-75. DOI: https://doi. org/10. 58363/ijael. 72 | Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani beberapa kendala dan tantangan yang dihadapi. Keterbatasan sumber daya, baik dari segi perangkat teknologi maupun waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan materi animasi yang berkualitas, menjadi salah satu kendala Selain itu, kebutuhan akan pelatihan tambahan bagi dosen dalam memanfaatkan media ini secara efektif juga diidentifikasi sebagai tantangan yang perlu diatasi. Penggunaan fitur animasi dalam pembelajaran maharah istima' memberikan keuntungan signifikan dalam memvisualisasikan konteks dan karakter yang relevan dengan materi pembelajaran bahasa Arab (Mutiara, 2. Visualisasi ini membantu mahasiswa mengaitkan kata-kata dan frasa dengan situasi nyata, yang sangat penting untuk memahami bahasa dalam konteksnya (Samnah, 2. Misalnya, animasi dapat menampilkan skenario sehari-hari, seperti percakapan di pasar atau di sekolah, yang memungkinkan mahasiswa melihat penggunaan bahasa dalam situasi praktis. Fitur efek visual dan audio dalam animasi berperan penting dalam meningkatkan keterampilan mendengarkan (Wilsa Martiana, 2. Efek suara, seperti suara latar belakang atau efek suara khusus, membantu mahasiswa memahami intonasi, pelafalan, dan ritme bahasa Arab. Sementara itu, efek visual, seperti teks yang muncul bersamaan dengan audio, mendukung pemahaman visual dan audio secara simultan (Dwita, 2. Hal ini memungkinkan mahasiswa menghubungkan suara dengan teks, memperkuat pemahaman mereka tentang pengucapan dan makna kata-kata. Animasi juga menyediakan fitur interaktif yang dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa (Murtaziah, 2. Contohnya, animasi dapat disertai dengan kuis interaktif atau pertanyaan pilihan ganda yang harus dijawab oleh mahasiswa selama atau setelah menonton video. Interaksi semacam ini tidak hanya membuat proses belajar lebih menarik tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berpikir secara kritis dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, fitur interaktif dalam animasi dapat memperkuat keterampilan mendengarkan melalui praktik yang berulang dan umpan balik langsung. Salah satu kekuatan utama animasi adalah kemampuannya untuk menyajikan materi yang kompleks dengan cara yang menarik dan mudah dipahami (Annisa et , 2. Animasi dapat menyederhanakan konsep-konsep tata bahasa yang sulit atau kosakata baru melalui penggunaan karakter lucu, cerita menarik, dan ilustrasi yang jelas. Penyajian materi yang menarik ini membantu menjaga perhatian mahasiswa dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Fitur animasi memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman mahasiswa. Dosen dapat mengembangkan materi animasi dengan berbagai tingkat kesulitan, mulai dari dasar hingga lanjutan, sehingga setiap mahasiswa dapat belajar sesuai dengan IJAEL Vol. No. P-ISSN : 1234-1234 E-ISSN : 1234-1234 https://doi. org/10. 58363/ijael/x. Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam PembelajaranA | 73 kemampuan mereka. Selain itu, animasi dapat diulang-ulang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan mendengarkan, yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami materi. Animasi memungkinkan kolaborasi dan keterlibatan yang lebih besar antara dosen dan mahasiswa. Dosen dapat mendorong mahasiswa untuk membuat animasi mereka sendiri sebagai bagian dari tugas atau proyek, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa Arab tetapi juga keterampilan digital dan Mahasiswa yang terlibat dalam proses pembuatan animasi cenderung memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang materi karena mereka harus memikirkan cara menyajikan informasi secara efektif dan menarik. Conclusion Penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis animasi sebagai alternatif dalam pembelajaran Bahasa arab di era digital oleh dosen Prodi PBA FTIK IAIN Palangka Raya membawa dampak positif yang Pertama, dosen yang menggunakan media animasi menunjukkan kemampuan literasi digital yang baik, dan mampu mengembangkan teknologi yang ada dalam penerapan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih menarik dan interaktif. Ia menggunakan berbagai fitur dalam media animasi seperti visualisasi karakter, latar belakang cerita, dan efek suara agar mudah dipahami oleh mahasiswa. Visualisasi konteks percakapan memudahkan mahasiswa mengaitkan kata-kata dengan situasi nyata, memperkaya pengalaman belajar mereka dan meningkatkan retensi serta pemahaman materi. Kedua, dengan pemanfaataan media animasi mahasiswa lebih tertarik dalam pembelajaran maharah istimaAo. Hal ini juga mendorong mahasiswa menjadi lebih aktif berpatisipasi dalam proses belajar mengajar. Dengan penerapan media animasi juga akan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran melalui diskusi kelompok yang produktif. Ketiga. Meskipun penggunaan media animasi menunjukkan banyak manfaat, terdapat beberapa kendala dan tantangan yang dihadapi. Keterbatasan sumber daya, baik dari segi perangkat teknologi maupun waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan materi animasi yang berkualitas, menjadi salah satu kendala utama. Selain itu, kebutuhan akan pelatihan tambahan bagi dosen dalam memanfaatkan media ini secara efektif juga diidentifikasi sebagai tantangan yang perlu diatasi. Penggunaan fitur animasi dalam pembelajaran maharah istima' memberikan keuntungan signifikan dalam memvisualisasikan konteks dan karakter yang relevan dengan materi pembelajaran bahasa Arab. Visualisasi ini membantu mahasiswa mengaitkan kata-kata dan frasa dengan situasi nyata, yang sangat penting untuk memahami bahasa dalam Keempat, media animasi ini akan menjadi inovasi dalam meningkatkan kemampuan maharah istima. Bahkan media animasi dapat digunakan dalam Please cite this article as Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani, "Penggunaan Media Audio Visual Berbasis Animasi dalam Pembelajaran Maharah IstimaAo" IJAEL 1. No. : 66-75. DOI: https://doi. org/10. 58363/ijael. 74 | Isnaini Aprilia Nur Amin. Aulia Mustika Ilmiani berbagai aktivitas pembelajaran. Dengan terus meningkatkan media animasi yang lebih menarik, serta mengeksplorasi fitur-fitur baru dalam menciptakan animasi yang kreatif, dengan hal ini dosen mendukung proses pembelajaran Bahasa arab secara lebih efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa media audio visual berbasis animasi dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam pembelajaran maharah istimaAo, meningkatkan keterlibatan dan motivasi mahasiswa serta memungkinkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjutan mengenai keefektifitasan keberhasilan implementasi ini juga memerlukan dukungan yang memadai, baik dari segi pengembangan keterampilan maharah istima, penyediaan akses teknologi dan penyediaan variasi media. Author Contribution Statement IANA contributed to data collection and the writing of the research results and AMI validated the writings and data, ensuring they met all the journal's All authors agree that the manuscript is final upon submission. References