Al-Abyadh Volume 8. No 1. Juni 2025 . PENGARUH MEDIA BIJI-BIJIAN TERHADAP MOTORIK HALUS ANAK DI TK HARAPAN BANGSA BUKIT RAYA Reni Amiliya. Elvi Sipahutar Prodi PIAUD. Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru reni@diniyah. id, elvisipa12345@gmail. Abstrak Rendahnya perkembangan pada motorik halus anak usia dini disebabkan oleh banyak faktor diantaranya media yang dipakai pada saat pembelajaran berlangsung kurang menarik minat anak yang berakibat anak cepat bosan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan media biji-bijian agar menarik minat anak dan melibatkan anak secara aktif sehingga dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat pengaruh perkembangan motorik halus pada anak-anak di TK Harapan Bangsa Bukit Raya dengan sampel sebanyak 20 anak yang distimulasi menggunakan media biji-bijian. Peneliti menggunakan jenis penelitian Quasi Experiment dan uji paired sampel t-test sebagai teknik analisis datanya untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian mendapatkan nilai sig <0. 000 yang berarti hipotesis diterima. Kata kunci: Media biji-bijian. Perkembangan Motorik Halus. Anak. THE EFFECT OF GRAIN MEDIA ON CHILDREN'S FINE MOTOR SKILLS IN HARAPAN BANGSA BUKIT RAYA KINDERGARTEN Reni Amiliya. Elvi Sipahutar Prodi PIAUD. Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru reni@diniyah. id, elvisipa12345@gmail. Abstract The low development of fine motor skills in early childhood is caused by many factors, including the media used during learning is less interesting to children, which results in children getting bored In this study, researchers used grain media to attract children's interest and actively involve children so that they can improve children's fine motor development. The purpose of this study was to see the effect of fine motor development on children at Harapan Bangsa Bukit Raya Kindergarten with a sample of 20 children who were stimulated using grain media. Researchers used the Quasi Experiment research type and paired sample t-test as data analysis techniques to test the hypothesis. The results of the study obtained a sig value <0. 000, which means the hypothesis is accepted. Keywords: Grain media. Fine Motor Development. Children. Al-Abyadh ISSN: 2620-7265 E-ISSN: 2775-7080 Pengaruh Penggunaan Media Biji-bijian. Oe Reni Amiliya dan Elvi Sipahutar yang terjadi dilapangan menunjukkan anak Pendahuluan Pendidikan merupakan usaha sadar motorik seperti anak yang cenderung masih mengarahkan fitrah fitrah dirinya agar dapat kaku atau kurang luwes dalam kegiatan berkembang secara optimal agar dapat dicita-citakan kegiatan menempel atau masih terdapat (Rahmad Fauzi Lubis, 2. Pendidikan bagian yang belum tertutup saat kegiatan harus diberikan sejak dini sebab di masa ini menempel, anak menempel keluar dari terdapat masa yang disebut Golden Age garis maupun gambar, anak belum mempu yang tidak dapat diulang kembali (Anwar, mengambil dengan dua jarinya dan anak Trenggonowati et al. , 2. Pada masih sering meminta bantuan gurunya saat masa ini, anak tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat jika dibandingkan usia memperlihatkan jika perkembangan motorik setelahnya (Anwar, 2018. Susanti et al. halus pada anak dikatakan belum berkembang dengan baik. Hal itu didukung oleh (Hurlock. Permendikbud No. 146 pada Tahun Fenomena 2. yang menjelaskan jika anak yang 2014 terkait kurikulum pada jenjang PAUD perkembangan yang sangat penting untuk perkembangan motorik dibawah kriteria distimulasi pada anak sejak dini yaitu normal pada umurnya. Menurut Beberapa faktor penyebab rendahnya (B. Sujiono, 2. perkembangan motorik ialah sebuah proses dimana anak belajar untuk diantaranya adalah motorik halus sering mampu menggerakkan seluruh anggota terabaikan atau terlupakan karena orang tua tubuhnya secara terampil. Anak diajari guru beberapa gerakan yang bisa melatih anak mengetahui dan memahami pentingnya berbagai hal yang ada keterkaitannya stimulasi terkait perkembangan motorik halus, beberapa juga diakibatkan kurangnya media yang digunakan dan kurangnya ketangkasan dan ketepatan koordinasi mata dan tangan. motorik halus tersebut (Prastist, 2. Perkembangan motorik pada anak Upaya usia dini terbagi menjadi perkembangan motorik halus pada anak usia dini dapat motorik kasar dan motorik halus. Fenomena dilakukan dengan cara menyiapkan media Al-Abyadh Volume 8. No 1. Juni 2025 Pengaruh Penggunaan Media Biji-bijian. Oe Reni Amiliya dan Elvi Sipahutar Adapun desain penelitian yang digunakan karakteristik anak usia dini yaitu anak aktif belajar dengan cara bermain (Amiliya & Eksperimental Aminah, 2020. Amiliya & Giantara, 2021. Eksperimen Kuasi adalah suatu penelitian Aminah & Amiliya, 2021. Den Hoed, 2014. yang melakukan treatment atau perlakuan. Eriani & Amiliya, 2020. Wulansari, 2. mengukur dampak perlakuan tersebut dan Kegitan belajar yang dilakukan dengan cara menggunakan penempatan yang teratur (Kunandar, 2. Peneliti memilih media biji-bijian dalam Peneliti Quasi (Eksperimen Sem. perkembangan motorik halus anak. Dilihat membandingkan kelas sebelum perlakuan dari bukti yang ada, perkembangan motorik dan sesudah perlakuan. Menurut Sugiyono halus pada anak secara signifikat meningkat AuQuasi setelah melakukan kegiatan menempel penelitian yang melakukan eksperimen menggunakan media biji-bijian. Didukung terhadap kelompok kontrol namun tidak hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mampu untuk mengontrol secara penuh (Afni et al. , 2017. Hanik & Setyowati, variabel-variabel yang berasal dari luar Wahyuni, 2. yang menyebutkan yang dapat berpengaruh terhadap kegiatan bahwa penggunaan kolase dengan media eksperimen (Arikunto, 2. Selain itu, biji-bijian dapat digunakan sebagai media Desain Quasi Experimental digunakan oleh motorik halus pada anak. EksperimentalAy diterapkan pada bidang pendidikan atau penelitian lain dimana subjek yang akan Metode Penelitian diteliti adalah manusia. Subjek dibedakan Peneliti pada penelitian ini memilih dengan satu sama lainnya melalui perlakuan yang didapatnya. Pada penelitian Quasi Menurut Eksperiment peneliti bisa membagi subjek (Sukmadinata, 2. bahwa pendekatan yang sudah ada secara nyata kedalam grup eksperimen merupakan sebuah pendekatan kontrol dan grup eksperimen atau tidak yang dipilih untuk mencari tahu bagaimana dengan tetap berpegang pada bentuk asal pengaruh sebuah perlakuan tertentu kepada yang ada (Sugiyono, 2. objek lain dengan keadaan yang terikat. Penelitian adalah di TK Harapan Bangsa Bukit Raya. mempunyai berbagai desain penelitian. Populasi yang ada pada penelitian ini Al-Abyadh Volume 8. No 1. Juni 2025 Tempat dilaksanakan penelitian ini Pengaruh Penggunaan Media Biji-bijian. Oe Reni Amiliya dan Elvi Sipahutar adalah anak di TK Harapan Bangsa Bukit untuk melakukan tiga aktivitas motorik Raya usia 5-6 tahun sebanyak 20 anak. halus sekaligus yaitu kegitatan memegang. Sampel menjimpit dan menempelkan biji-bijian menggunakan teknik sampling jenuh. Uji pada pola yang sudah ditentukan sehingga paired sampel t-test sebagai teknik untuk menghasilkan suatu karya dari media biji- menganalisis data yaitu yang menguji apakah ada perbedaan nilai di kelas bahwa salah satu manfaat media biji-bijian eksperimen sebelum perlakuan dan sesudah adalah meningkatkan motorik halus karena berkaitan dengan keterampilan gerak kedua Sumantri tangannya (Guslinda & Kurnia, 2. Hal tersebut juga di dukung oleh Hasil Penelitian dan Pembahasan Pergerakan yang melibatkan otot-otot Rahmawati bahwa menggunakan media kecil yaitu jari sampai ke pergelangan biji-bijian dalam kolase yakni pola gambar tangan dan bergerak dengan kelincahan dibentuk dari menyusun berbagai jenis biji- hingga ketepatan merupakan penjabaran bijian yang ditempelkan pada bidang gambar yang sudah disediakan dengan Koordinasi mata dengan tangan diperlukan menggunakan jari-jari anak (Lady, 2. pada motorik halus bukan kekuatan (Y. (Safira, 2. juga menyatakan bahwa Sujiono, 2. Keterampilan motorik halus salah satu dari sembilan manfaat menempel ada sendiri ada bermacam-macam yaitu menggunakan media biji-bijan bagi anak adalah untuk melatih motorik halus. memegang, merobek, menggunting dan menempel (Aziz, 2019. Jamaris, 2. Pada pada anak, anak-anak juga lebih fokus mempergunakan media biji-bijian untuk untuk menempel biji-bijian pada pola yang ditempelkan pada pola tertentu sebagai ditentukan serta melatih koordinasi mata dan tangan dalam mengerjakan kegiatan berlangsung selain melatih motorik halus Selama proses kegiatan menempel motorik halus anak. Penggunaan media biji- menempel lebih dominan digunakan untuk Pada biji-bijian melakukan uji hipotesis untuk mengetahui motorik halus pada anak. Hal tersebut apakah media biji-bijian efektif untuk terlihat pada saat aktivitas menempel meningkatkan perkembangan motorik halus dimana anak mempergunakan jari-jarinya Hipotesis diuji menggunakan paired Al-Abyadh Volume 8. No 1. Juni 2025 Pengaruh Penggunaan Media Biji-bijian. Oe Reni Amiliya dan Elvi Sipahutar sampel t-test dengan ketentuan jika hasil Simpulan dan Saran Asm. Sig test mencapai < 0,05 maka Simpulan dinyatakan hipotesis yang ada diterima Penelitian bertujuan untuk dapat (Wei et al. , 2. Hasil uji hipotesis terkait mengetahui apakah kegiatan menempel biji-bijian biji-bijian mengembangkan motorik halus pada anak mengembangkan motorik halus pada anak. menggunakan paired sampel t-test yaitu Ketentuan hipotesis diterima jika nilai sebagai berikut: signifikasi <0. Hasil penelitian diperoleh dari kegiatan menempel dengan media bijibijian yaitu nilai signifikasi <0. 000 yang berarti bahwa hipotesis diterima atau ada perbedaan nilai kemampuan motorik halus pada anak sebelum menggunakan media biji-bijian dengan sesudah menggunakan media biji-bijian. Ditarik kesimpulan bahwa motorik halus pada anak di TK Harapan Nilai hasil penelitian dijabarkan Bangsa Bukit Raya dapat meningkat secara dengan ketentuan jika nilai signifikasi yang signifikan pada kegiatan menempel dengan diperoleh < 0,05 maka hipotesis dapat biji-bijian. diterima atau adanya perbedaan nilai sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Saran Jika dilihat dari tabel yang ada, nilai Saran untuk penelitian ini dihantarkan signifikasi menunjukkan nilai signifikasi 0,000 atau < 0,05 maka hal tersebut Guru di TK Harapan Bangsa menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Bukit Raya untuk bisa lebih nilai antara sebelum menggunakan biji- perhatian terhadap perkembangan bijian dan sesudah menggunakan biji-bijian. anak terkhusus perkembangan Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa motorik halus dan juga penelitian Penggunaan ini dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan motorik halus terbukti mengembangkan perkembangan motorik halus anak agar dapat biji-bijian meningkatkan perkembangan motorik halus anak di TK Harapan Bangsa Bukit Raya. berkembang secara optimal. Guru pada umumnya agar dapat menerapkan kegiatan menempel Al-Abyadh Volume 8. No 1. Juni 2025 Pengaruh Penggunaan Media Biji-bijian. Oe Reni Amiliya dan Elvi Sipahutar menggunakan media biji-bijian sebagai sumber dan media untuk motorik halus pada anak. Peneliti selanjutnya diharapkan Rineka Cipta. Aziz. Strategi Pembelajaran Aktif Anak Usia Dini. Kalimedia. Den Hoed. (Ed. Forest and Nature School in Canada: A Head Canada. Hands Approach to Outdoor Learning. Ottawa: Forest School. DAFTAR PUSTAKA