E-ISSN: 3063-8054 IJER : Indonesian Journal of Educational Research https://journal. id/index. php/ijer Vol. 1 No. Juni 2024 DOI: 10. 51468/ijer. Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid Nur Azizah,1* Adi Haironi,2* Yelis Nurwahidah,3* 1,2,3 STITMA Yogyakarta salma711495@gmail. com, adihaironi85@gmail. com, 3yelisnurwahidah@gmail. Received: *) Corresponding Author Revised: Approved: Abstract The low understanding of monotheism material in class 3A Salafiyah Ula Jamilurrahman is mostly caused by the use of learning methods that are less suited to the character of the material. In an effort to provide an understanding of monotheistic material about faith, it is necessary to choose a method that can map the mind to obtain information. It is hoped that the mind mapping method can provide solutions in learning monotheism. The approach used in this research is the Classroom Action Research (PTK) approach using the Kemmis and McTaggart research model. The subjects of this research were students in class 3A Salafiyah Ula Jamilurrahman Yogyakarta, consisting of 26 students. Based on research results, the use of the mind mapping method can improve learning outcomes in monotheism subjects. This can be seen from the learning results of students in cycle I, that 61. 5% of the 16 students achieved the KKM from their learning results, 5% of the 10 students had not yet reached the KKM. Meanwhile, in cycle II there was an increase of 84. 6% from 22 students who completed and 4 students who had not yet reached the KKM. Keywords: Mind Mapping. Learning Results. Tawhid Abstrak Rendahnya pemahaman atas materi tauhid di kelas 3A Salafiyah Ula Jamilurrahman lebih banyak disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakter Dalam upaya memberikan pemahaman materi tauhid tentang iman diperlukan pemilihan metode yang dapat memetakan pikiran untuk memperoleh informasi. Metode mind mapping diharapkan dapat memberikan solusi dalam pembelajaran tauhid. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 3A Salafiyah Ula Jamilurrahman Yogyakarta yang terdiri dari 26 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran tauhid. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik pada siklus I ada 61,5% dari 16 peserta didik mencapai KKM dari hasil belajarnya, sedangkan 38,5% dari 10 peserta didik belum mencapai KKM. Sedangkan pada siklus II mengalami kenaikan sebesar 84,6% dari 22 peserta didik yang tuntas dan 4 peserta didik yang belum mencapai KKM. Kata Kunci: Mind Mapping. Hasil Belajar. Tauhid Nur Azizah. Adi Haironi. Yelis Nurwahidah Indonesian Journal of Educational Research | 174 Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid Pendahuluan Pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. 1 Pendidikan agama Islam merupakan usaha sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertakwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya yaitu kitab suci Al qurAoan dan Al-hadis, melalui kegiatan bimbingan pengajaran, latihan, dan pengalaman peserta didik. 2 Tujuan pendidikan agama Islam dalam lampiran UU No. 22 tahun 2006 yaitu untuk menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan, khususnya dalam memajukan peradaban bangsa yang bermartabat. Pendidikan Agama Islam mencakup banyak bahasan di antaranya Tauhid. Fiqih. Hadis, dan lainnya. Pembahasan kali ini terfokus pada mata pelajaran tauhid. Tauhid merupakan dasar ajaran di mana dalam mata pelajaran tersebut guru mengajarkan tentang sifat ke-Esaan Allah. Mata pelajaran tauhid yang digunakan di Salafiyah Ula Tahfidzul Quran Jamilurrahman untuk siswa kelas 3 adalah pendidikan tauhid karya Abu Umar Ibrahim. kitab ini digunakan sebagai sumber belajar ke-tauhidan untuk tingkat pemula . Dalam kitab ini berisi tentang tingkatan-tingkatan agama, rukun Islam, rukun iman dan selainnya. Salafiyah Ula Tahfidzul QurAoan Jamilurrahman merupakan sekolah swasta yang memfokuskan pada pembelajaran tahfidz Al qurAoan dan pelajaran diniyah seperti, tauhid, fikih, siroh, akhlak dan lainnya. Kenyataan yang terjadi pada pembelajaran menunjukkan bahwa siswa kelas 3A Salafiyah Ula Tahfidzul QurAoan Jamilurrahman kesulitan dalam memahami, mengulang, dan mengingat kembali materi yang sudah dipelajari sebelumnya. Peneliti menemukan beberapa permasalahan dalam proses pembelajaran tauhid di kelas 3A Salafiyah Ula Tahfidzul Quran Yogyakarta antara lain peserta didik kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru disebabkan peserta didik kurang memperhatikan guru saat menjelaskan materi di depan kelas. Pelaksanaan proses pembelajaran pada umumnya masih menggunakan metode yang konvensional atau menggunakan metode delivery sistem . ara mengajar dengan Difa Zalsabella P. Eka Ulfatul C, and Moh Kamal. AuPentingnya Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Nilai Karakter Dan Moral Anak Di Masa Pandemi,Ay Journal of Islamic Education 9, no. : 43Ae63, https://doi. org/10. 18860/jie. Eko Anwar Haryono and Ika Puspitasari. AuUpaya Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran PAI Melalui Metode Market Place Activity Di SMP Negeri 29 Surabaya,Ay Tadarus 9, no. : 109Ae18, https://doi. org/10. 30651/td. Muhammad Miftakhuddin. AuPengembangan Model Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Empati Pada Generasi Z,Ay Jurnal Pendidikan Agama Islam 17, no. : 1Ae16, https://doi. org/10. 14421/jpai. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 175 Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid cara penyampaia. Kondisi tersebut mengakibatkan peserta didik kurang termotivasi dalam pembelajaran dan kurang mengembangkan kemampuan berpikir dan kreativitasnya. Metode ini menempatkan fokus pada kebutuhan dan perkembangan anak didik, yang memungkinkan mereka untuk lebih terlibat dan termotivasi dalam proses pembelajaran, sehingga membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan kreativitas mereka. 6 Untuk menjalankan tugas dengan profesional, seorang guru memerlukan pemahaman yang mendalam dan luas dalam proses pembelajaran. Guru harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang strategi dan metode pembelajaran serta memiliki panduan yang jelas untuk melaksanakan tugas mereka dengan efektif dalam kelas. Permasalahan lain yang ditemukan oleh peneliti adalah peserta didik memiliki fokus yang terbagi disebabkan karena peserta didik membawa permainan ke dalam kelas, yang menyebabkan mereka cenderung lebih memilih berinteraksi dengan teman sekelas dan bermain daripada memusatkan perhatian pada materi yang diajarkan oleh guru, oleh karena itu diperlukan pemilihan metode yang sesuai dengan pembelajaran tauhid. Metode pendidikan memiliki peran yang strategis dalam mencapai tujuan pendidikan. Tanpa adanya metode maka proses pencapaian tujuan pendidikan akan terlambat Bahkan tidak berhasil sama sekali. Oleh karena itu penting bagi guru untuk menguasai banyak metode dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, salah satunya adalah metode mind mapping. Peneliti memilih untuk menggunakan metode mind mapping dalam menjelaskan materi pembelajaran tauhid. Metode mind mapping dianggap sebagai salah satu teknik pembelajaran yang sesuai untuk membantu peserta didik memahami dan mengingat berbagai konsep atau materi dalam proses pembelajaran. 9 Metode mencatat dengan metode mind mapping mendorong peserta didik untuk membuat catatan yang disusun secara ringkas menggunakan Istiqomah Rahmawati. Moh. Ariz Iqramullah, and Zulkarnain. AuMempersiapkan Generasi Khalifah ( Tinjauan Terhadap Kekhalifahan Adam As Dalam Surat Al Baqoroh Ayat 30-. ,Ay At Turots: Jurnal Pendidikan Islam 3, 1 . : 1Ae11, https://doi. org/10. 51468/jpi. Arrofa Acesta. AuPengaruh Penerapan Metode Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa,Ay NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran 4, no. : 581Ae86, https://doi. org/10. 35568/naturalistic. Adi Haironi. Triana Hermawati, and Suyono Umar. AuMetode Pembelajaran Berbasis Qantum Learning Di Pondok Pesantren Yatim Dan Dhuafa Ar. Fakhruddin Prambanan,Ay At Turots: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. : 117Ae28, https://doi. org/10. 51468/jpi. Wibawati Bermi and Eliza Khoirunnisa. AuWibawati Bermi. Eliza Khoirunnisa. Strategi Dan Metode Pembelajaran Online -ISSN : 2776-8236,Ay Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan 7, no. : 55Ae69, http://ejournal. Sugeng Prianto. Darwin Hamisi, and Evi Octaviana. AuMetode Pendidikan Agama Islam Dalam Al-QurAoan,Ay At Turots: Jurnal Pendidikan Islam 2, no. : 118Ae27, https://doi. org/10. 51468/jpi. Dkk Indriyani. AuPenerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar,Ay Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 6, no. : 1Ae10, http://ejournal. edu/index. php/jpgsd/index. 176 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid kata kunci dan gambar. Kombinasi ini membantu membentuk asosiasi di pikiran peserta didik, sehingga ketika mereka melihat gambar atau kata kunci tersebut, mereka dapat dengan cepat mengingat materi yang terkait. 10 Menurut Buzan, mind mapping mengaktifkan seluruh otak, memungkinkan pikiran untuk mengeksplorasi ide dari berbagai arah, yang dianggap sebagai teknik mencatat yang kreatif, efektif, dan sederhana. Dengan menggunakan metode mind mapping bisa membangkitkan minat belajar peserta didik sehingga membuat peserta didik tertarik serta antusias dalam pembelajaran. Minat belajar dapat meningkat karena di dalam mind mapping terdapat simbol-simbol atau gambar-gambar yang dapat menarik fokus peserta didik ketika pembelajaran berlangsung. 12 Dengan menggunakan metode mind mapping, kita dapat secara efektif membangkitkan minat belajar peserta didik, yang pada gilirannya meningkatkan ketertarikan dan antusiasme mereka dalam proses pembelajaran. Metode ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan interaktif, di mana peserta didik tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam memahami materi. Peningkatan minat belajar ini terjadi karena mind mapping memanfaatkan simbol-simbol dan gambar-gambar yang menarik, sehingga mampu menarik perhatian peserta didik. Visualisasi ini tidak hanya memperjelas hubungan antar konsep, tetapi juga membantu peserta didik untuk lebih mudah mengingat informasi yang diajarkan. Dengan cara ini, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menyerap, sehingga peserta didik merasa termotivasi untuk terus belajar. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, peneliti berencana untuk melaksanakan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran tauhid melalui penerapan model pembelajaran mind mapping. Penelitian ini akan dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan kelas, yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai efektivitas metode mind mapping dalam meningkatkan pemahaman konsep-konsep tauhid. Dengan judul 'Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid,' penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknik visualisasi dapat membantu peserta didik mengorganisir informasi, memperkuat ingatan, dan mengembangkan ketertarikan mereka terhadap materi yang diajarkan. Melalui pendekatan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya mencapai hasil belajar yang lebih baik, tetapi juga Rizki Ananda. AuPenerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar,Ay Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 1, no. : 1Ae10, https://doi. org/10. 31004/edukatif. Ibid. Sarah Nurhabibah. AuPenerapan Metode Mind Mapping Berbasis Daring Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD Di Masa Pandemi Covid-19,Ay Jurnal Pendidikan 30 . : 14Ae15, https://doi. org/10. 32585/jp. IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 177 Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermaknaBerpedoman pada latar belakang maslah yang telah dipaparkan di atas, maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut: AuBagaimana penerapan model pembelajaran mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran tauhid Kelas 3A Salafiyah Ula Tahfidzul QurAoan Jamilurrahman?Ay dan AuBagaimana peningkatan efektivitas hasil belajar pada mata pelajaran tauhid setelah menerapkan model pembelajaran mind mapping?Ay Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran tauhid kelas 3A Salafiyah Ula Tahfidzul QurAoan Jamilurrahman dan untuk mengetahui peningkatan efektivitas hasil belajar pada mata pelajaran tauhid setelah menerapkan model pembelajaran mind mapping. Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas 3A Salafiyah Ula Tahfidzul QurAoan jamilurrahman Putri yang terdiri dari 26 peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 peserta didik kelas 3 Salafiyah Ula Jamilurrahman Putri. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Teknis analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman meliputi 3 tahapan antara lain: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dan Pembahasan Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan sesuai jadwal mata pelajaran tauhid satu minggu sekali, yaitu pada hari Selasa, berlangsung selama 60 menit, setiap siklus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan. Pada setiap siklus ada 4 tahapan yang harus dilakukan oleh peneliti, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun materi pokok yang digunakan oleh peneliti adalah bab Beriman Kepada Malaikat materi pada siklus I dan materi pada siklus II yaitu Beriman Kepada Hari Akhir. Penelitian tindakan kelas dilakukan oleh peneliti terdiri dari siklus I dan siklus II. Setiap siklus siklus peneliti melakukan 1 kali pertemuan, untuk jumlah waktu setiap pertemuan yaitu 2 JP dengan jumlah 60 menit. Adapun setiap pertemuan dilakukan untuk menyampaikan materi dan memberikan tes kepada peserta didik untuk memperoleh hasil belajar pada siklus tersebut. Peningkatan hasil belajar peserta didik dapat dilihat pada tabel di bawah ini: 178 | IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 Penerapan Metode Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid Tabel 1. Data Peningkatan Hasil Belajar Siklus I dan Siklus II Siklus I Persentase 61,5% Siklus II Rata-rata 64,23 Persentase 84,6% Rata-rata 81,92 Pra Siklus Siklus I Tuntas Siklus II Tidak Tuntas Grafik 1. Data Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Siklus I dan II Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan menerapkan metode mind mapping, terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tauhid. Pada siklus I, terjadi peningkatan hasil belajar menjadi 61,5% dengan ratarata 64,23. Sedangkan pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan persentase hasil tes mencapai 84,6% dan rata-rata 81,92. Rata-rata tersebut dikategorikan sebagai Ausangat baikAy. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode mind mapping yang diterapkan memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode ini mampu mengatasi hasil belajar yang sebelumnya berada di bawah Kriteria Ketuntasan minimal (KKM) pada mata pelajaran tauhid, yang diperoleh sebesar 70. Dengan demikian, metode mind mapping dapat dianggap efektif. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping pada pelajaran tauhid kelas 3A Salafiyah Ula Tahfidzul QurAoan Jamilurrahman dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I, terlihat bahwa 61,5% dari 16 peserta didik mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dari hasil belajar mereka. Ini menunjukkan bahwa metode IJER : Indonesian Journal of Educational Research. Vol. No. Juni 2024 | 179 Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tauhid mind mapping membantu sebagian besar peserta didik dalam mencapai standar yang Namun sebesar 38,4% dari total 8 peserta didik masih belum mencapai KKM pada tahap ini. Peningkatan yang signifikan terjadi pada siklus II, di mana 84,6% dari 22 peserta didik telah mencapai KKM. Ini menunjukkan bahwa metode mind mapping memberikan dampak positif yang lebih besar pada tahap ini. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode mind mapping memberi kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tauhid. Dengan representasi visual yang jelas dan terstruktur, peserta didik lebih mudah memahami materi dengan menghubungkan konsep-konsep yang diajarkan, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk mencapai KKM. Referensi