Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 MEMANFAATKAN HALAMAN RUMAH UNTUK MENAMBAH PENGHASILAN KELUARGA Dian Meliantari Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Corresponding author: dian. meliantari@undira. Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Sumakaju Rt 003 Rw 008. Kecamatan Jonggol. Jawa Barat pada bulan Juni 2022. Tujuannya adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga mengenai pemanfaatan pekarangan rumah untuk menambah penghasilan keluarga dengan sasaran adalah warga RT 03 RW Metode yang digunakan dengan ceramah dan praktek perbanyakan vegetatif . acam-macam setek dan cangko. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan dengan cara membandingkan pemahaman warga sebelum dan sesudah kegiatan melalui kuisioner yang diisi setelah pelatihan selesai. Hasilnya 82% sangat mengerti tentang perbanyakan tanaman secara PKM ini 82% sangat menginspirasi peserta. Dan 75% peserta berminat untuk berwirausaha memanfaatkan halaman rumah untuk menambah penghasilan keluarga. Antusias perserta 100% menginginkan PKM seperti ini berlanjut. Adapun tema-tema yang diinginkan seperti pembuatan kompos sampah rumah tangga, pembuatan kripik pisang Diterima : 06/07/2022 aneka rasa, menaman sayuran dan apotek hidup di halaman, budidaya Direvisi : 23/09/2022 ikan di rumah. Dipublikasi : 30/11/2022 Kata Kunci: pasca pandemi, wirausaha, stek, cangkok, bisnis rumahan Abstract: This community service activity was carried out in Sumakaju Village Rt 003 Rw 008. Jonggol District. West Java in June 2022. The aim is to provide counseling and training to residents regarding the use of home yards to increase family income with the target being residents of RT 03 RW 08. The method used with lectures and the practice of vegetative propagation . arious cuttings and graft. Evaluation of PKM activities is carried out by comparing the understanding of residents before and after the activity through a questionnaire filled out after the training is The result is that 82% are well aware of vegetative propagation of plants. This PKM of 82% greatly inspired the participants. And 75% of participants are interested in entrepreneurship using the yard to increase family income. The enthusiasm of the participants is 100% wanting PKM like this to continue. The desired themes such as composting household waste, making banana chips of various flavors, planting vegetables and living pharmacies in the yard, fish farming at home. Keywords: post-pandemic, entrepreneur, cuttings, grafts, home business PENDAHULUAN Pandemi covid sudah berlangsung dua tahun lebih. Situasi pandemi berdampak pada perekonomian keluarga yang menurun. Bahkan ada yang tidak mempunyai pendapatan lagi karena dirumahkan dari tempat kerjanya. Bersyukur bagi keluarga yang tidak terdampak secara langsung. Walaupun demikian pembatasan keluar rumah justru menjadi masalah baru bagi orang tua. Di rumah saja tentu membuat tidak nyaman, bosan karena tidak ada kegiatan. Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang. Bagi warga yang menyukai tanaman ada satu peluang mendapatkan penghasilan tambahan dengan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 46 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 memanfaatkan pekarangan. Apa bisa, tentu saja bisa yaitu dengan menjadikan pekarangan rumah sebagai warung tanaman. Kegiatan ini selain untuk mengisi waktu luang dan membuat pekarangan rumah menjadi indah, juga membuat warga sehat dengan kegiatan tersebut. Tentunya yang terakhir adalah dapat menambah penghasilan keluarga. Tanah pekarangan rumah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ditanami dengan tumbuhan yang bermanfaat. Bermanfaat bagi keluarga juga bagi orang lain. Jangan biarkan lingkungan kita gersang yang menyebabkan udara menjadi panas. Pekarangan bisa jadikan kebun buah, kebun sayuran, kebun tanaman hias, kebun tanaman obat sebagi paru-paru lingkungan (Sunardi dan Slamet, 2. Dibalik pandemi ada hikmah berkah bagi pedagang tanaman, baik itu tanaman hias, buah, atau sayuran. Warga yang banyak tinggal di rumah mulai mencari kegiatan untuk mengisi waktu luangnya. Salah satunya jadi senang membenahi pekarangan rumah. Tren tanaman hias meroket tajam. Seorang penangkar tanaman di Kabupaten Bogor, melayani permintaan rata-rata 50-100 tanaman setiap pekan. Itu permintaan sebelum pandemi. Sejak pandemi permintaan melonjak drastis. Ia harus menyiapkan minimal 300 tanaman Begonia setiap pekan. Kapasitas produksi petani berumur 31 tahun itu 200-500 anakan begonia setiap pekan. Ia memperbanyak tanaman secara vegetatif dengan pemisahan anakan. Satu tanaman menghasilkan satu anakan per bulan jika nutrisi memadai. Menurutnya anakan siap jual jika sudah berdaun 3-4 helai setinggi 15-20 cm yang ia jual ke konsumen seharga Rp. 000 per (Redaksi Trubus, 2. Tim Pengabdian Masyarakat melihat peluang yang begitu besar dari berjualan tanaman, maka sudah selayaknya warga tertarik dengan bisnis tanaman tersebut. Mungkin untuk permulaan dimulai dari yang kecil-kecil dahulu. Karena mungkin warga akan protes, bagaimana membuat bisnis tanaman dalam kondisi yang kurang baik seperti sekarang. Berapa modal yang harus dikeluarkan sedangkan ekonomi keluarga harus berhemat. Dan banyak komentar lain tentunya yang membuat orang tidak tergerak untuk mencobanya. Sesungguhnya modal yang pertama adalah niat, dan modal selanjutnya bergerak. Modal uang hanya sedikit, bahkan untuk awal-awal bisa menggunakan barang plastik bekas sampah rumah tangga seperti botol bekas air mineral, kaleng bekas susu atau yang lainnya. Semoga dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini warga dapat mempelajari cara memperbanyak tanaman yang ada di rumah secara vegetatif, kemudian praktek melakukannya di pekarangan rumah masing-masing. Pada akhirnya menjualnya sehingga warga dapat menambah penghasilan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah. SOLUSI PERMASALAHAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan. Adapun langkah-langkah pelatihan yaitu: pelajar tentang bagaimana cara memanfaatkan pekarangan rumah agar dapat penghasilan tambahan, belajar teori tentang perbanyakan tanaman secara vegetatif, praktek perbanyakan tanaman langsung diantaranya. penyiapan media tanam, . penyiapan pot dan polibag, . penyiapan bahan setek pucuk, setek batang, setek daun, pembagian rumpun atau anakan, cangkok, dan . Pelatihan cara memperbanyak tanaman yang diberikan kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai cara memperbanyak tanaman pekarangan dengan cara setek batang, setek pucuk,setek daun, cangkok dan lainnya. Dan masyarakat yang Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 47 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 mengikuti pelatihan ini dapat memperbanyak tanaman miliknya sendiri di pekarangan rumah dan memberikan motivasi untuk berwirausaha menambah pendapatan keluarga melalui pelatihan perbanyakan tanaman untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah bagi warga RT 03 RW 08 Desa Sukamaju Jonggol. Selama pandemi berlangsung banyak warga berkegiatan dari rumah, sehingga banyak waktu luang yang tersisa. Untuk mengisi waktu luang warga dengan hal yang positif, maka solusi yang diambil adalah dengan memberikan pelatihan cara untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar dapat menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga bagi warga RT 03 RW 08 Desa Sukamaju. Kecamatan Jonggol. Pelatihan dalam pengabdian masyarakat kali ini adalah dengan belajar teori dan praktek tentang cara memperbanyak tanaman yang ada di pekarangan rumah secara vegetatif agar menjadi banyak dan mempunyai nilai yang ekonomis yang pada akhirnya dapat dijual. Target yang ingin dicapai pada pengabdian kepada masyarakat dari aspek produksi terjadi peningkatan keterampilan masyarakat sehingga dapat memproduksi produk berupa tanaman yang bernilai jual dan dari aspek manajemen para warga diharapkan mau menjual produksi tanaman tersebut yang akhirnya akan menambah penghasilan bagi setiap keluarga. METODE PELAKSANAAN Materi atau bahan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa: . modul ringkas tentang cara pembiakan tanaman secara vegetatif yang ditulis dalam bahasa Indonesia yang sederhana agar mudah dimengerti oleh warga yang mengikuti pengabdian masyarakat. alat-alat untuk bahan pelatihan yang digunakan yaitu: pot, polybag, pisau kecil/cutter, sarung tangan, media tanam tanah, media tanam cangkok . , tali rafia, zat pengatur tumbuh tanaman serta bahan-bahan tanaman untuk praktek langsung pembiakan vegetatif. kursi plastik 25 buah . untuk tempat duduk peserta pelatihan. alat dokumentasi: menggunakan kamera hp pribadi untuk mendokumentasikan pelaksanaan pengabdian. Pengabdian kepada masyarakat ini diberikan berupa pelatihan, pelatihan ketrampilan untuk memperbanyak tanaman di pekarangan rumah secara vegetatif. Adapun tahapan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah: Tahap Persiapan. Tahap persiapan merupakan tahap awal sebelum pelaksanaan kegiatan. Dalam tahap ini ada beberapa hal yang dilakukan yaitu: Survei awal : melihat keadaan warga yang perlu mengisi waktu luang dengan hal yang Pembuatan Proposal : Pembuatan proposal yang menawarkan solusi untuk mengisi waktu luang warga agar ada manfaatnya. Persiapan materi pelatihan : Yaitu mempersiapkan materi yang akan diperlukan dalam Tahap Pelaksanaan Pelatihan. Pelaksanan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan kepada warga. Kegiatan dilaksanakan di RT. 03 RW. 08 Desa Sukamaju Kecamatan Jonggol. Adapun pelatihan yang diberikan adalah cara memperbanyak tanaman secara vegetatif. Tahap Evaluasi Pelatihan. Evaluasi dilakukan dengan tanya jawab dan kuisioner untuk mengetahui tingkat pemahaman terhadap pelatihan yang diberikan. Lalu hasilnya diolah dengan pengelompokan jawaban agar dapat disimpulkan. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 48 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Tahap Pembuatan Laporan akhir kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Menambah Penghasilan Keluarga. Tahap Persiapan Survei awal Pembuatan Proposal PKM Penyiapan Pelaksanaan Evaluasi Laporan Akhir Gambar 1. Bagan Alir Pengabdian Masyarakat HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian masyarakat dengan judul Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Menambah Penghasilan Keluarga yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2022 di RT 03 RW 08 Desa Sukamaju. Kecamatan Jonggol yang diikuti oleh 23 peserta. Sosialisasi kegiatan tampak pada gambar di bawah ini. Gambar 2. Sosialisasi Kegiatan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 49 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gambar 3. Praktek Perbanyakan Vegetatif Adapun hasil evaluasi peserta yang disebar melalui kuesioner terhimpun pada tabel-tabel berikut ini. >71 Pria Umur . Wanita Gambar 4. Data Peserta Menurut Jenis Kelamin dan Umur Berdasarkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan, maka dilakukan evaluasi menggunakan kuesioner pasca kegiatan dan diperoleh hasil sebagai berikut: Tidak Mengerti Cara Perbanyakan Vegetatif Tabel 1. Respon Peserta PKM Cukup Sangat Mengerti Mengerti Mengerti Tidak Menginspirasi Cukup Menginspirasi Mengin Hasil Sangat Sangat Menginspirasi Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 50 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 Inspirasi Pelatihan Tidak Berminat Minat Wirausaha Ingin Pelatihan Berlanjut Tidak Bermin Kripik pisang aneka rasa Pembuatan soft book Sangat Berminat Sangat Berlanjut Sangat Berminat Kompos Rumah tangga Pelatihan Cukup Berminat E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Lainnya: Tanam sayur, apotik hidup, pelihara Tim Pengabdian Masyarakat melihat dalam masa pandemi ketika semua orang banyak tinggal di rumah, warga mulai mengisi waktu luangnya dengan menekuni hobi baru yaitu berkebun atau menanan tanaman hias. Kegiatan ini bukan hanya untuk menanam tanaman hias atau tanaman buah di halaman saja, tapi juga merambah menanam tanaman pot untuk diletakkan di dalam rumah sebagai hiasan, sebagai desain interior rumah bahkan ada yang khusus untuk menambah oksigen di dalam rumah. Hal ini sedang menjadi trendi yang dikenal juga dengan tanaman indoor. Menurut Redaksi Penebar Swadaya . , bisnis tanaman hias rumahan tidak bisa dianggap remeh. Meskipun awalnya sebagai usaha pengisi waktu luang sebagai sampingan, kelak akan menjadi penghasilan pokok jika ditekuni dengan serius. Contohnya adalah bapak Bambang S Tjahjono yang tinggal di Jakarta Selatan, mendapatkan omzet penjualan ratusan juta rupiah dari penjualan bibit Anthurium yang dimulainya dari hobi di halaman rumah saja. Tim Pengabdian Masyarakat melihat hampir semua keluarga mempunyai halaman rumah, walaupun kecil. Dan di setiap halaman rumah biasanya ditanami tanaman untuk penghijauan juga sebagai penghias rumah. Ada baiknya kita bisa memanfaatkan halaman kecil tersebut dengan memperbanyak tanaman yang sudah kita miliki dan pada akhirnya tanamantanaman tersebut dapat dijual sebagai tambahan pendapatan bagi keluarga. Wirausaha yang dimulai dari halaman rumah dengan sederhana ini tentu dapat membantu keluarga jika dilakukan dengan minat yang kuat dan serius. Mungkin untuk permulaan hasilnya masih sedikit, tapi jika terus ditekuni bahkan tidak mungkin akhirnya bisa menjadi besar. Karena itulah dalam Pengabdian kepada Masyarakat kali ini Tim Pengabdian Masyarakat mengangkat tema pemanfaatan halaman rumah untuk menambah penghasilan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RT 03 RW 08 Desa Sukamaju Jonggol berjalan dengan lancar. Diikuti oleh warga dengan antusias terutama ketika praktek memperbanyak tanaman. Warga praktek langsung bagaimana cara: . memilih media tanam yang baik untuk di tempatkan dalam pot atau polibag. cara membuat setek pada tanaman. cara mencangkok. Hasilnya warga mulai bisa membedakan mana tanaman yang bisa diperbanyak dengan setek pucuk, setek batang tengah, setek batang bawah serta setek daun. Begitu pula halnya dengan mencangkok, ada sedikit kendala dalam mengelupas kulit batang dan memasukkan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 51 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 media penutup dalam cangkokan. Hanya beberapa responden yang dapat melakukannya dengan sempurna. Melihat tidak sulitnya cara pembiakan tanaman secara vegetatif ini membuat warga tertarik untuk berwirausaha dengan memanfaatkan halaman pekarangan Dari hasil evaluasi, pemahaman warga tentang perbanyakan vegetatif, inspirasi pengabdian masyarakat bagi warga, dan ketertarikan warga terhadap wirausaha pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilihat dalam tabel-tabel di bawah ini. Perbanyakan Vegetatif Cukup Mengerti Sangat Mengerti Mengerti Gambar 5. Data Pemahaman Peserta terhadap Perbanyakan Vegetatif Inspirasi PKM Cukup Menginspirasi Sangat Menginspirasi Menginspirasi Gambar 6. Data Inspirasi PKM terhadap Peserta Minat Berwirausaha Tidak berminat Sangat Berminat Cukup Berminat Berminat Gambar 7. Minat Wirausaha Pemanfaatan Pekarangan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 52 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Kelanjutan PKM Berlanjut Tabel 8. Kelanjutan PKM Tema PKM Tanam sayur, apotek hidup, pelihara ikan. Kompos Kripik Pisang Gambar 9. Tema PKM Selanjutnya Dari tabel-tabel di atas, maka data dioleh kembali dengan analisis univariat. Hasilnya 82% peserta sangat mengerti tentang perbanyakan vegetatif, 82% mengatakan pelatihan PKM sangat menginspirasi dan 75% peserta berminat untuk berwirausaha memanfaatkan halaman rumahnya. Persentase Hasil Evaluasi PKM Berminat wirausaha PKM Sangat Menginspirasi Sangat Mengerti Perbanyakan Vegetatif Gambar 10. Grafik Persentase Hasil Evaluasi PKM Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 53 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 46 - 54 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil kuesioner yang diberikan kepada responden Pengabdian masyarakat dengan tema Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Menambah Penghasilan Keluarga , maka hasilnya dapat disimpulkan bahwa setelah mengikuti pelatihan tentang cara perbanyakan tanaman peserta 82% jadi sangat mengerti tentang cara memperbanyak tanaman. Pelatihan memperbanyak tanaman ini juga sangat menginspirasi warga sebesar 82% sehingga mulai tertarik untuk memperbanyak tanaman di pekarangan sendiri. Hasil evaluasi minat wirausaha adalah 75%, yang berarti peserta berminat untuk berwirausaha dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Pesertapun berharap semoga kegiatan seperti ini akan terus berlanjut ke Peserta berharap ada pengabdian masyarakat lagi dengan tema-tema seperti pelatihan zero waste penelolaan sampah rumah tangga, pembuatan kripik pisang aneka rasa, budidaya tanaman sayuran dan apotik hidup, dan budidaya ikan di rumah. Warga berharap agar kegiatan akan terus berlanjut dengan tema-tema lain yang menarik yang bermanfaat. Kegiatan hendaknya dilaksanakan bukan pada hari Minggu/libur karena berbenturan dengan kegiatan ibadah atau kegiatan warga yang bepergian dengan keluarga. DAFTAR RUJUKAN Radino. Soeratman. Sukses Budidaya Tanaman Hias. Jakarta: Indocam Prima. Redaksi PS. Sukses Memulai Bisnis Tanaman Hias. Jakarta: Penebar Swadaya. Redaksi Trubus. Berkah Bisnis Tanaman Hias. Depok: PT. Trubus Swadaya. Rosydin. Prety. Stek. Temanggung: Desa Pustaka Indonesia. Sunardi dan Slamet. Tanaman di Pekarangan. Tangerang: Loka Aksara. https://bola. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 54 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License