Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau AGUSTIN BASRIANI Akademi Sekretari dan Manajemen Persada Bunda Pekanbaru Jalan Diponegoro No. Suka Mulia. Sail. Simpang Empat. Pekanbaru Kota. Kota Pekanbaru. Riau 28156 Email : agustin. basriani@gmail. Abstract: This study aims to determine the effect of Career Development on Employee Performance on Palm Oil Plantations CV Sahabat Jaya in Pangkalan Kerinci Riau. This research uses Explonatory Research method, with quantitative approach, data collection technique is through interview, questionnaire and documentation. The sample in this study amounted to 38 people, where the entire population is used as a Sample by using the Saturated Sampling technique. The analysis technique used is descriptive technique and using simple linear regression equation and processed using SPSS program version 23. Based on the results of this study indicate that career development has a positive and significant impact on This is evidenced by the value of thitung for 6,930 and Coefficient of Determination of 52% Keywords: Career Development. Performance Pada zaman era globalisasi saat ini diperlukan sumber daya manusia yang mampu, cakap dan terampil serta memiliki keinginan bekerja dengan giat dalam usaha mencapai hasil kerja yang optimal dalam suatu perusahaan. Sumber Daya Manusia merupakan salah satu tolak ukur untuk melihat tingkat kinerja karyawan. Hal ini mengandung pengertian bahwa apabila tingkat kualitas dari sumber daya manusia di dalam sebuah perusahaan itu tinggi atau baik maka tingkat kinerja karyawan di perusahaan tersebut otomatis akan tinggi. Pencapaian merupakan suatu keharusan dimana dituntut bagi setiap perusahaan yang ingin sukses dalam usahanya, diharapkan untuk lebih meningkatkan perhatiannya terhadap aspek sumber daya manusia yang dimiliki, dengan tujuan agar visi, misi dan nilai perusahaan dapat tercapai. Dewasa perkebunan di Provinsi Riau semakin meningkat dan menjanjikan. Salah satunya adalah perkebunan kelapa sawit. Hal ini dilihat dari banyaknya perkebunan sawit yang ada di Riau yang banyak dipilih masyarakat untuk investasi dibidang Pada perusahaan yang membutuh kan sumber daya manusia yang berkualitas dituntut tingkat kinerja yang tinggi, kinerja karyawan umumnya me ngarah kepada kemampuan dari seorang keseluruhan tugasAetugas pekerjaan sesuai didasarkan kepada aturan serta indikator Ae ditetapkan oleh perusahaan. Karyawan yang memiliki kinerja tinggi dapat melaksanaan program Ae program yang telah ditetapkan perusahaan. Kinerja yang baik tentunya didukung oleh faktor lain salah satunya pengembangan karir yang dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawan demi meningkatkan kinerja karyawan tersebut. CV Sahabat Jaya yang merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang Pada perusahaan ini masalah kinerja sedang menjadi perhatian dimana masalah pengembangan karir yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. 172 Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau (Agustin Basrian. Berdasarkan observasi awal, peneliti menemukan data omset CV Sahabat Jaya dari tahun 2014 sampai 2016, yang terlihat bahwa kenyataan hasil kerja yang masih kurang baik dilihat dari aspek kuantitas dibuktikan dengan adanya penurunan tingkat produksi pada tahun Ini dikarenakan ada sebagian karyawan yang kurang berinisiatif dalam menyelesaikan pekerjaannya tepat pada waktunya dan terkadang ada karyawan yang tidak bekerja sesuai prosedur yang telah ditentukan. Sehingga dengan kondisi yang terlihat saat ini diperlukan perhatian khusus guna meningkatkan kinerja karyawan. Dari sisi lain rendahnya kinerja karyawan juga dapat dilihat dari tingkat absensi, dimana dapat dikaitkan dengan indikator Au ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan Au Kenyataan adanya kinerja yang masih kurang baik dibuktikan dengan adanya data ketidakhadiran karyawan dimana data tersebut masih banyak karyawan yang melakukan kemangkiran, ditunjukkan bahwa tingkat ketidakhadiran karyawan tanpa alasan / mangkir yang tertinggi terdapat pada tahun 2015. Ketidakhadiran dalam bekerja, baik dengan alasan tertentu maupun tanpa keterangan yang jelas otomatis akan menghambat pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab karyawan Hal ini diidentifikasi menjadi penyebab banyaknya tugas yang diberikan tidak selesai tepat waktu, penyelesaian laporan yang terburu- buru dan tidak teliti. Dengan kondisi yang seperti itu untuk pengembangan karir perusahaan akan sulit terlaksana dengan baik dan sempurna, karena diakibatkan oleh karyawan itu Dari hasil pembicaraan dengan beberapa karyawan CV Sahabat Jaya Pangkalan Kerinci Riau, bahwasanya sebahagian besar karyawan dari awal masuk sebagai karyawan pada Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. CV Sahabat Jaya masih tetap pada posisi Jadi dengan demikian dapat pengembangan karir terhadap karyawan pada perusahaan tersebut. Karir seseorang sering didefinisi kan sebagai urutan pekerjaannya dalam ukuran waktu (Rose et al. , 2. Keberhasilan karir karyawan tidak hanya menjadi perhatian individu, tetapi juga perhatian organisasi karena keberhasilan organisasi (Ng et al. , 2. Bidang pengembangan karir berkembang karena baik sifat kerja dan organisasi berubah dan membentuk hubungan baru antara pengembangan karir (Baruch, 2. Merujuk kepada tiori dari Martoyo Pengembangan Karir adalah merupakan mutu kondisi yang menunjukkan adanya sebuah peningkatan-peningkatan status seseorang pada suatu organisasi dalam jalur karir yang telah ditetapkan dalam organisasi yang bersangkutan. Dengan perusahaan untuk memberikan peluang dalam pengembangan karir sangat sempit. Fungsinya tidak berdiri sendiri, tapi berhubungan dengan kepuasan kerja dan keterampilan, kemampuan dan sifat-sifat Oleh karena itu, menurut model partner-lawyer (Donnelly Gibson Invancevich dalam Rahmat . , kinerja individu pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor-faktor: . harapan mengenai imbalan, . , . kemampuan, kebutuhan dan sifat, . persepsi terhadap tugas, . imbalan internal dan eksternal, . persepsi terhadap tingkat imbalan dan kepuasan kerja. (Anwar Prabu Mangkunegara, dalam Rahmat . Menurut Bangun . Kinerja . adalah hasil ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau (Agustin Basrian. berdasarkan persyaratan-persyaratan pekerja an . ob requirement ). Bangun ( 2012: . mengemukakan bahwa suatu pekerjaan dapat diukur melalui : Kuantitas Pekerjaan, dimensi ini menunjukkan jumlah pekerjaan yang dihasilkan individu atau kelompok sebagai persyaratan yang menjadi standar Kualitas Pekerjaan, setiap karyawan dalam perusahaan harus memenuhi menghasilkan pekerjaan sesuai persyaratan kualitas yang dituntut pekerjaan tersebut. Ketepatan Waktu, setiap pekerjaan memiliki karakteristis yang berbeda, untuk jenis pekerjaan tertentu harus diselesaikan tepat waktu, karena memiliki ketergantungan atas pekerjaan lainnya. Sedangkan Kasmir . kinerja adalah hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas Ae tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu periode Kinerja menurut Tulus dalam Indrastuti . merupakan keadaan atau semangat yang dimiliki oleh seorang karyawan dalam mengerjakan pekerjaannya. Artinya dalam kinerja mengandung unsur standar pencapaian yang harus dipenuhi, sehingga, bagi yang mencapai standar yang telah ditetapkan berarti berkinerja baik atau sebaliknya bagi yang tidak tercapai dikategorikan berkinerja kurang atau tidak baik. Dapat disimpulkan bahwa kinerja SDM adalah prestasi kerja atau hasil kerja . baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai SDM persatuan periode waktu dalam melaksanakan tugas kerjanya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Diskusi tradisional jauh lebih linear dan berbasis hierarki dibandingkan dengan model pengembangan karir kontemporer. Dalam sistem karir tradisional, karyawan bersaing untuk peluang promosi terbatas dan berharap untuk menaiki tangga perusahaan. Organisasi mengatur sistem karier yang menghargai loyalitas dan umur panjang karyawan. Dengan Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. lingkungan yang stabil tetapi mungkin terjadi dalam redudansi dan mengulur jalur Sebaliknya, model pengembangan karir kontemporer menunjukkan bahwa peran organisasi dalam karir orang menjadi kurang relevan jika tidak sepenuhnya usang sebagai akibat dari perubahan dalam masyarakat dan restrukturisasi organisasi (Leana, 2. Karir telah menjadi jauh lebih transisional, "fleksibel, multi-arah, dan dinamis" (Baruch, 2. Dalam upaya mengembangkan karir karyawan harus selalu menfokuskan segala daya dan kemampuan pada tujuan yang Menurut Handoko . dalam Ni Made 2014 karir adalah Au semua pekerjaan atau jabatan yang ditangani atau dipegang selama kehidupan kerja seseorangAy. Menurut Martoyo, . Pengembangan Karir adalah merupakan mutu kondisi yang menunjukkan adanya sebuah peningkatan-peningkatan status seseorang pada suatu organisasi dalam jalur karir yang telah ditetapkan dalam organisasi yang bersangkutanAy Sedangkan indikatornya adalah: . Prestasi Kerja . Exposure . Kesetiaan Organisasional . Mentor dan Sponsor . Kesempatan Karir Dukungan Manajemen (Handoko, 2008:. Teori lain yang dapat mendukung penelitian ini tentang pengembangan karir dalah rangkaian promosi jabatan atau mutasi kejabatan yang lebih tinggi dalam jenjang hirarki yang dialami oleh seseorang tenaga kerja selama masa dinasnya. (Edwin B Filippo dalam Bambang Wahyudi . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Karir dalam suatu perusahaan terhadap karyawannya sangat penting disebabkan karena pengembangan karir merupakan peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai suatu rencana karir. Karena dengan terdapatnya pengembangan karir ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 174 Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau (Agustin Basrian. yang baik dapat mensejahterakan karyawan khususnya dan perusahaan pada umumnya. Menurut Siagian . , faktorfaktor yang mempengaruhi pengembangan karir seorang karyawa adalah : Prestasi Kerja, faktor paling penting untuk meningkatkan dan mengembangkan karir seorang karyawan adalah pada prestasi kerjanya dalam melakukan tugas yang dipercayakan kepadanya. Tanpa prestasi kerja yang memuaskan, sukar bagi seorang pekerja untuk diusulkan oleh atasannya agar di pertimbangkan untuk dipromosikan ke pekerjaan atau jabatan yang lebih tinggi dimasa depan. Kesetiaan Pada Organisasi Merupakan dedikasi seorang karyawan yang ingin terus berkarya dalam organisasi tempatnya bekerja untuk jangka waktu lama. Mentors dan Sponsor mentors adalah orang yang memberikan nasehat atau saran-saran Sedangkan sponsor adalah seorang di dalam perusahaan yang dapat menciptakan kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan karirnya. Dukungan Para bawahan Merupakan dukungan yang diberikan para bawahan dalam bentuk mensukseskan tugas manajer yang bersangkutan. Kesempatan untuk Bertumbuh Merupakan kesempatan yang meningkatkan kemampuannya, baik melalui pelatihan-pelatihan, melanjutkan jenjang pendidikannya. METODE Jenis Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan ( explonatory researc. dengan pendekatan kuantitatif. Objek Penelitian ini adalah Perkebunan Sawit CV Sahabat Jaya di Pangkalan Kerinci Riau. Sampel dalam penelitian ini adalah karywan CV Sahabat Jaya yang berjumlah 38 orang, menggunakan sampling jenuh dikarenakan seluruh populasi dijadikan sampel. Sumber Data dalam penelitian ini berasal dari data Primer dan data Sekunder. Metode Pengumpulan Data dilakukan melalui Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. wawancara, angket dan dokumentansi. Analisis Regresi Linier Sederhana digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini. Adapun bentuk persamaan regresi linier sederhana dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : Y= a bX e Dimana : Y = Kinerja X = Pengembangan Karir e = Standar error HASIL Dalam penelitian ini untuk menguji kebenaran hipotesis yang telah diajukan sebelumnya dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS for Window ver 23. maka model dalam penelitian ini dapat dituliskan sebagai berikut : Y = a bX e Hasil Analisis Data : Pengaruh Pengembangan Karir terhadap Kinerja Persamaan Regresi adalah : Y = 12. 800 0,744X Interpretasi: Y = Kinerja a = 12. yang berarti nilai kinerja saat tidak dilakukan perubahan kebijakan terhadap Pengembangan karir b = 0,744 yang berarti setiap penambahan meningkatkan kinerja sebesar 0,744%. Nilai t hitung sebesar 6,930 > nilai t tabel dengan nilai sig 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengembangan karir terhadap kinerja. Mengacu pada model persamaan diatas dapat diinterprestasikan sebagai berikut : AuKinerja akan meningkat untuk setiap tambahan satu satuan Kinerja. Jadi apabila peningkatan, maka kinerja akan meningkat 800 satuan dengan asumsi ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau (Agustin Basrian. variabel yang lainnya dianggap konstan. Ay Sedangkan konstanta adalah sebesar Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan karir berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja. Implikasi dari temuan ini adalah apabila pengembangan karir meningkat maka akan diikuti peningkatan kinerja karyawan. Pengujian Hipotesis bagian penting dalam penelitian, setelah data terkumpul dan diolah. Kegunaan utamanya adalah untuk menjawab hipotesis yang dibuat oleh peneliti. Untuk Pengembangan Karir terhadap Kinerja dapat dilihat dari nilai t hitung Pengembangan Karir 6,930 > nilai t tabel dengan sig 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Berarti dengan hasil ini membuktikan kebenaran hipotesis pada penelitian, atau dapat dinyatakan Hipotesis Uji R2 atau uji determinasi merupakan suatu ukuran yang penting dalam regresi, karena dapat menginformasikan baik atau tidaknya model regresi yang terestimasi, atau dengan kata lain angka tersebut dapat mengukur seberapa dekat garis regresi yang terestimasi dengan data sesungguhnya. Nilai koefisien determinasi (R. ini mencerminkan seberapa besar variasi dari variabel terikat Y dapat diterangkan oleh variabel bebas X. adalah perbandingan antara variasi Y yang dijelaskan oleh X dengan variasi total Y. Jika selain X variabel di luar model yang diwadahi dalam Au dimasukkan ke dalam model, maka nilai R2 akan bernilai 1. Ini berarti seluruh variasi Y dapat dijelaskan oleh variabel X yang dimasukkan ke dalam Berdasarkan diketahui kontribusi variabel pengembangan karir terhadap kinerja dapat dilihat dari nilai R2 yaitu 0,572. Nilai ini menunjukkan bahwa 57,2% kinerja Perkebunan Sawit CV Sahabat Jaya pengembangan karir, dan sebesar 42,8% Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. dipengaruhi oleh variabel lainnya. PEMBAHASAN Hasil pengujian hipotesis pertama telah membuktikan terdapat pengaruh antara pengembangan karir Melalui hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai dari nilai t hitung pengembangan karir 6,930 > nilai t tabel dengan sig 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien Determinasi (R. nya juga dapat diketahui sebesar 57,2% Beberapa penelitian terdahulu yang mendukung penelitian ini antara lain adalah : . Ni Made . mengungkapkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pegawai pada PT Pos Indonesia (Perser. Kabupaten Jembrana Tahun 2014, . Penelitian Muhlis, dkk dari hasil Pengembangan Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Suzuki Finance Indonesia Palu. Dari mendukung tiori Handoko . dalam Ni Made 2014 karir adalah Au semua pekerjaan atau jabatan yang ditangani atau seseorangAy. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada perkebunan sawit CV Sahabat Jaya Pangkalan Kerinci Riau dapat disimpulkan sebagai berikut: hasil uji t yang menunjukkan bahwa variabel pengembangan karir mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Perkebunan Sawit CV Sahabat Jaya Pangkalan Kerinci Riau. Hasil dari Koefisien Determinasi (R. adalah sebesar 57,2% dan sisanya adalah 42,8% yang tidak diteliti pada penelitian ini. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 176 Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau (Agustin Basrian. DAFTAR RUJUKAN Arifin. Johar. SPSS 24 untuk Penelitian dan Skripsi. PT Elex Media Komputindo. Jakarta. Baruch. AuCareer development in organizations and beyond: balancing viewpointsAy. Human Resource Management Review. Vol. 16 No. Kasmir, 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia . PT Raja Grafindo Persada. Jakarta Kasmir. Manajemen Sumber Daya Manusia. Rajagrafindo Persada. Jakarta. Kurniawan. Robert, dan Budi Yuniarto. Analisis Regresi Dasar dan Penerapannya R 2. Kencana. Jakarta. Baruch. AuTransforming careers Ae from linear to multidirectional career paths: organizational and individual perspectiveAy. Career Development International. Vol. No. 1, pp. Negara. Pengaruh Pengembangan Karir terhadap Kinerja Pegawai pada PT Pos Indonesia (Perser. Kabupaten Jembrana Vol: 4 No:1 tahun 2014 Edison. Emron. Yohny Anwar dan Imas Komariyah. Manajemen Sumber Daya Manusia. Alfabeta. Bandung. Ng. Eby. Sorensen. Feldman. AuPredictors of objective and subjective career success: a meta-analysisAy. Personal Psychology. Vol. 58 No. 2, pp. Feriyanto. Andri dan Endang Shyta Triana. Pengantar Manajemen . in Mediatera. Yogyakarta. Ghozali. Imam. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. Hamali. Arif Yusuf. Pemahaman Manajemen Sumber Daya Manusia. CAPS (Center for Academic Publishing Servic. Yogyakarta. Hasan. Iqbal. Pokok - Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskripti. Bumi Aksara. Jakarta Hikmawati. Fenti. Metodologi Penelitian. PT Rajagrafindo Persada. Depok. Palampangan. Mahardina. Pengaruh Kepemimpinan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan PT Suzuki Finace Indonesia Palu. e Jurnal Katalogis. Vol:4 Nomer 10. ISSN Rahmat. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional. Dan Iklim Kerja Ter-Hadap Komitmen Kerja Dosen Berdampak Pada Kerjasama Tim Serta Berimplikasi Terhadap Kinerja Dosen (Survey Pada Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Rumpun Ilmu Ekonomi Ria. (Doctoral Perpustakaan Pascasarjan. Riduwan dan Sunarto. Pengantar Statistika Penelitian. Jurnal Daya Saing (Vol. No. 2 Jun 2. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Pengaruh Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perkebunan Sawit CV. Sahabat Jaya Di Pangkalan Kerinci Riau (Agustin Basrian. Pendidikan. Sosial. Komunikasi. Ekonomi dan Bisnis. Alfabeta. Bandung Rose. Beh. Uli. and Idris. AuQuality of work life: implications of career dimensionsAy. Journal of Social Sciences. Vol. No. 2, pp. Sinambela. Lijan Poltak. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara Jakarta. Sudaryono 2017. Pengantar Manajemen. Center of Academic Publising Service (CAPS). Jakarta. Wahyuni. Utami. Ruhana. Pengaruh Pengembangan Karir terhadap Prestasi Kerja Karyawan (Studi pada karyawan Tetap PT Astra International,Tbk Daihatsu Malan. Jurnal Administrasi Bisnis (JABI) Vol: 8 No: 1 Februari idWibowo. Manajemen Kinerja. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta Yusuf. Muri. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif & Penelitian Gabungan. Kencana. Jakarta. Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Alfabeta. Bandung. Sujarweni. Wiratna. Metodologi Penelitian. Pustaka Baru Press. Yogyakarta. _______. Kupas Tuntas Penelitian Akuntansi dengan SPSS. Pustaka