Tini Yurika HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN ALANG-ALANG LEBAR PALEMBANG Tini Yurika Program Studi S. I Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang. Jalan Demang Lebar Daun Kompek RSI Siti Khadijah Pakjo Palembang Email :tiniyurika75@gmail. Abstrak Indonesia saat ini sedang berjuang melawan wabah virus corona yang menyebabkan jutaan penduduk Indonesia mengalami kesakitan dan ribuan lainnya meninggal dunia. Pemerintah telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak minimal 1 meter, memakai masker, mencuci tangan secara sering, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang covid-19 dengan perilaku pencegahan penularan covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidentalsampling. Analisis yang akan digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis bivariat. Kata Kunci: Pengetahuan. Perilaku Pencegahan. Covid-19 Abstract Indonesia is currently battling the corona virus outbreak which has caused millions of Indonesians to experience illness and thousands more to die. The government has appealed to the public to implement health protocols, namely maintaining a minimum distance of 1 meter, wearing masks, washing hands frequently, staying away from crowds and limiting mobility. This study aims to analyze the relationship between knowledge about covid-19 and behavior to prevent transmission of This research used descriptive analytic method with cross sectional design. The population in this study was the entire community of Alang-alang Lebar Palembang Village with a total sample of 58 people. The sampling technique used was accidental sampling. The analysis that will be used is descriptive analysis and bivariate analysis. Keywords: Knowledge. Preventive Behavior. Covid-19 Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Tini Yurika PENDAHULUAN Coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit Banyak orang terinfeksi virus ini setidaknya satu kali dalam hidupnya. Sampai saat ini terdapat tujuh coronavirus (HCoV. yang telah diidentiifikasi, yaitu HCoV-229E. HCoV-OC43. HCoV-NL63. HCoV-HKU1. SARS-COV. MERS-COV, dan Covid-19 (Fadli, 2. Covid-19 atau dikenal juga dengan Novel Coronavirus yang menyebabkan wabah pneumonia di kota Wuhan. Tiongkok pada Desember 2019 dan menyebar ke negara lainnya mulai Januari Indonesia sendiri mengumumkan pertama kali adanya kasus covid-19 pada Maret 2020 (Fadli, 2. Saat ini data pasien terkonfirmasi covid-19 di dunia lebih dari 178,5 juta Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus covid-19 terbanyak di dunia yaitu lebih dari 34,3 juta jiwa. Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-18 dengan kasus covid-19 terbanyak di dunia (Nugrahani, 2. Beberapa kebijakan dibuat oleh pemerintah untuk menekan tingginya angka kejadian covid-19 di Indonesia. Saat ini pemerintah menggalakkan program 5 M . encuci tangan dengan sabun, memakai kerumunan, dan mengurangi mobilitas dan Adapun tujuan program 5M ini dilakukan untuk membantu mencegah penularan dan penyebaran virus corona di masyarakat (PADK Kemenkes RI, 2. Program pengembangan dari program 3 M . encuci tangan, memakai masker, dan menjaga Program ini sangat bagus untuk mencegah penularan dan penyebaran covid-19, sehingga perlu dilakukan sosialisasi yang terus menerus untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat baik tentang covid-19 maupun tentang cara Hasil penelitian Rahman. Tyas, dan Nadhilah . tentang hubungan pengetahuan tentang covid-19 terhadap sikap stigma masyarakat pada orang yang bersinggungan dengan covid-19 menunjukkan bahwa 78,2% tingkat pengetahuan masyarakat tentang covid-19 berkategori baik dan 21,8% berkategori cukup. Penelitian Mujiburrahman. Riyadi, dan Ningsih . menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang pencegahan covid-19 sebagian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 86 responden . ,7%) dan perilaku responden dalam pencegahan covid-19 sebagian besar dalam kategori cukup yaitu sebanyak 53 responden . ,0%). Hasil uji spearmean didapatkan p value sebesar 0,001 . <0,. , artinya ada hubungan antara pengetahuan responden dengan perilaku pencegahan covid19 di masyarakat. korelasional adalah untuk mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi (Notoatmodjo, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian jenis ini menjelaskan suatu hubungan, memperkirakan dan mengkaji berdasarkan teori yang ada. Tujuan dari penelitian korelasional adalah untuk mendeteksi sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasivariasi pada satu atau lebih faktor lain (Notoatmodjo, 2. HASIL PENELITIAN DANPEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Univariat Tabel 6. 1 Distribusi Rerata Pengetahuan tentang Covid-19 Di Masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang. Tahun 2021 . Variabel Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Mean Median 95%CI Tini Yurika Pengetahuan 69,66 80,00 23,015 63,6075,71 Dipercaya bahwa 95% rata-rata pengetahuan responden pada rentang 63,60-75,71. Berdasarkan paparan pada tabel 6. 1 di atas dapat digambarkan bahwa nilai pengetahuan responden rata-rata 69,66 dengan median 80,00 dan SD 23,015. responden dalam mencegah penularan covid-19. Tabel 6. 2 Distribusi Rerata Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang. Tahun 2021 . Variabel Mean Median Perila 15,50 13,33 -15,26 Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa perilaku responden rata-rata 14,29 dengan median 15,50 dan SD 3,671. Dipercaya bahwa 95% rata-rata perilaku pencegahan penularan covid-19 responden pada rentang 13,33-15,26. Bivariat Tabel 6. 3 Hubungan Pengetahuan tentang Covid-19 dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Di Masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang. Tahun 2021 . Variabel Pengetahuan 0,705 Perilaku Pencegahan p Value 0,0001 Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji non parametrik KendallAos tau karena data pengetahuan masyarakat tidak berdistribusi Tabel 6. 3 menunjukkan bahwa p Value . ,0. lebih kecil dari alpha . , artinya ada hubungan pengetahuan tenntang Covid-19 dengan perilaku pencegahan penularan covid-19 di masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang. Arah hubungan positif dengan kekuatan hubungan kuat yang ditunjukkan dengan nilai r 0,705, semakin tinggi responden maka semakin tinggi pula perilaku PEMBAHASAN Pengetahuan Nilai rerata pengetahuan responden pada penelitian ini adalah sebesar 69,66. Bila dikategorikan berdasarkan 3 kategori menurut Arikunto . yaitu kategori baik . 00%), sedang atau cukup . -75%) dan kurang (<55%), maka rerata pengetahuan responden pada penelitian ini berada pada kategori cukup. Mayoritas responden memiliki pengetahuan tentang covid-19 yang baik . ,2%) pada penelitian ini. Hasil penelitian sejalan dengan penelitian yang dilakukan Putra dan Manalu . yang melakukan studi tentang tingkat pengetahuan dengan perilaku warga dalam menjalankan protokol kesehatan di masa new normal pandemi corona. Hasil penelitiannya pengetahuan kategori tinggi . %) lebih banyak dibandingkan responden dengan pengetahuan kategori sedang . %), dan tidak satu pun responden yang dengan pengetahuan kategori Pengetahuan merupakan salah satu hal yang penting diperhatikan dalam rangka penanganan khususnya dalam mencegah transmisi penyebaran dan menekan penyebaran virus (Law. Leung & Xu, 2. Pengetahuan yang dimiliki ini dapat mempengaruhi seseorang dalam menentukan dan mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan yang dihadapi (Purnamasari. Ika. Raharyani, 2. Pengetahuan yang baik dapat didukung oleh penerimaan terhadap informasi yang beredar di masyarakat tentang covid-19 melalui media yang efektif. Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Pada penelitian rerata perilaku Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Tini Yurika responden dalam pencegahan penularan covid-19 adalah 14,29. Bila perilaku responden dikategorikan menjadi 2 kategori yaitu baik dan buruk, maka mayoritas responden pada kategori baik . ,2%). Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Putra dan Manalu . yang melakukan studi tentang tingkat pengetahuan dengan perilaku warga dalam menjalankan protokol kesehatan di masa new normal pandemi corona. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki perilaku yang baik . %) dalam Perilaku masyarakat sangatlah penting guna membantu masyarakat itu sendiri dalam mengenali serta mengatasi permasalahan covid-19 yang menjadi pandemi di masa kini. Perilaku tersebut haruslah didasarkan atas kesadaran masyakat, dikarenakan banyak masyarakat yang sebenarnya telah mengetahui berbagai pengetahuan terkait protokol kesehatan ataupun pandemi covid-19 namun tidak dapat melaksanakannya secara baik di dalam kehidupannya sehari-hari (Tentama. Hubungan Pengetahuan Masyarakat tentang Covid-19 dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan masyarakat tentang covid-19 dengan perilaku pencegahan penularan covid-19 dengan p Value 0,0001 . lpha 0,. Arah menunjukkan arah positif dengan kekuatan hubungan yang kuat. Hasil penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Putra dan Manalu . Hasil penelitiannya menunjukkan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan covid-19 di masyarakat. Menurut teori Model Pengetahuan- Sikap-Perilaku, pengetahuan merupakan faktor esensial yang dapat mempengaruhi perubahan perilaku, dan individu dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan melalui proses belajar (Liu et al, 2. Oleh karena itu pengetahuan masyarakat yang masih kurang dan perilaku masyarakat yang masih berada dalam tingkat kepatuhan yang rendah dapat diupayakan dengan kegiatan sosialisasi melalui edukasi dan pembelajaran oleh pihak-pihak Dalam masyarakat, peran petugas kesehatan sangat penting untuk sosialisasi dan melakukan pemantauan di masyarakat dalam pencegahan penularan covid-19. SARAN Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pengetahuan masyarakat tentang covid-19 pada kategori baik . ,2%), namun prosentasenya masih di bawah 80%. Sehingga perlu dilakukan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Peningkatan pengetahuan ditujukan untuk meningkatkan perilaku baik masyarakat dalam melakukan pencegahan penularan pencegahan covid-19 di masyarakat yang masih rendah . esponden dengan perilaku baik hanya 55,2%). DAFTAR PUSTAKA