Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. The Relationship of Knowledge About Physical Changes During Pregnancy with The Incidence of Stress In Pregnant Women Dwi Pratiwi Kasmara Program Studi Sarjana Kebidanan. STIKES Senior. Medan Email : dwipratiwi. kasmara@gmail. Article Info Article history Received date: Revised date: Accepted date: Abstract Stress during pregnancy is significantly caused by factors of economic difficulties, household problems, physical violence, medical problems, busy activities, work and history of pregnancy with complications. The research design used was an analytic survey research with a cross-sectional study approach, aiming to find out the relationship between pregnant women's knowledge about physical changes during pregnancy and stress levels in the Technical Implementation Unit at the Public Health Center of Kuala Pemburan 1. Central Kalimantan province in 2022. The number of samples in this study as many as 32 people. With total sampling technique. The data collection instrument was a questionnaire used to obtain chi square The results of this study indicate that there is a relationship between knowledge and stress levels by using the chi squre test at an error rate of 5%, the result is that the value of p = 0. 021 < . It is recommended for pregnant women, information about changes in body physiology that occur during pregnancy by seeking information from various media, asking questions and answers about pregnancy from a doctor or midwife when carrying out a pregnancy check-up. Keywords: Knowledge. Physical Changes During Pregnancy. Stress Abstrak Stres masa kehamilan secara signifikan disebabkan oleh faktor kesulitan ekonomi, masalah rumah tangga, kekerasan fisik, masalah medis, aktifitas yang padat, pekerjaan dan riwayat kehamilan dengan Desain penelitian yang digunakan ialah penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross sectional study, bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perubahan Fisik Pada Masa Kehamilan Dengan Tingkat Stress Di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat kesehatan masyarakat Kuala Pembuang 1 provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Dengan tehnik total sampling. Intrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang digunakan untuk memperoleh data chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ada hubungan pengetahuan dengan tingkat stress dengan menggunakan uji chi squre pada tingkat kesalahan 5% diperoleh hasil bahwa nilai p = 0. Disarankan Bagi ibu hamil. Informasi mengenai perubahan fisiologi tubuh yang terjadi selama masa kehamilan dengan cara mencari informasi dari berbagai media, melakukan tanya jawab seputar kehamilan pada dokter atau bidan pada saat melakukan pemeriksaan Kata Kunci : Pengetahuan. Perubahan Fisik Masa kehamilan. Stress Dwi Pratiwi Kasmara. Dwipratiwi. kasmara@gmail. Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. PENDAHULUAN Upaya untuk memperbaiki kesehatan ibu telah menjadi prioritas utama dari pemerintah, bahkan sebelum Millenium Development Goal's 2015 Angka kematian ibu . ersama dengan Angka Kematian Bay. merupakan salah satu indikator utama derajat kesehatan suatu negara. AKI juga mengindikasikan kemampuan dan kualitas pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan dan pengetahuan lingkungan, sosial budaya serta hambatan dalam memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan . Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat 6. 856 jumlah kematian ibu tahun 2021, meningkat dari sebelumnya 4. 197 kematian ibu Tren tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih terjadi hingga saat ini . Suatu biasanya berlangsung 280 hari, selama menakjubkan baik pada ibu maupun Tubuh ibu melakukan adaptasi perkembangan janin dalam rahim. Adaptasi ini secara umum berfungsi untuk meminimalkan gaya yang menekan dan menyediakan lingkungan yang tepat untuk perkembangan janin. Beberapa sistem organ dalam tubuh ibu hamil yang melakukan adaptasi, antara lain: sistem kardiovaskuler, sistem pernafasan, sistem perkemihan, sistem endokrin, dan sistem reproduksi. Stres adalah segala situasi mengharuskan seorang individu untuk berespon atau melakukan tindakan. Stres dapat terjadi pada bidang badaniah . tress fisik atau somati. , seperti infeksi dan penyakit lainnya Masalah penyesuaian atau keadaan stres dapat bersumber pada frustasi, konflik, tekanan atau krisis. Beratnya suatu stres sebagian besar tergantung pada penilaian individu itu sendiri terhadap stress yang dialami. Setiap individu yang mengalami suatu pola stres yang khas dan berubah-ubah. Individu secara terus menerus dituntut untuk berusaha mengatasinya. Individu juga berespon secara holistik dengan berbagai macam reaksi penyesuaian psikologik, yaitu yang berorientasi pada tugas dan yang merupakan mekanisme pembelaan ego. Reaksi psikologik terhadap stress sangat dipengaruhi oleh persepsi individu tentang kenyataan, kegunaan dan kemungkinan . Reaksi pembentukan zat anti kuman atau zat anti racun. sehingga sel darah putih dimobilisasi ke tempat invasi kuman, melepaskan kortison dan adrenalin lebih banyak, dan sebagainya. Stress psikologis terjadi terutama pada jiwa, seperti kecemasan, kekecewaan, dan mekanisme penyesuaian psikologik. Stres dapat mengganggu cara seseorang dalam menyerap realitas, menyelesaikan masalah, berfikir secara umum, dan hubungan seseorang dan rasa memiliki . Stressor merupakan stimuli yang Persepsi atau pengalaman individu terhadap perubahan besar menimbulkan stress. Stressor secara umum dap diklasifikasikan sebagai internal atau eksternal. Stressor internal berasal dari dalam diri seseorang . demam, kehamilan, menopause, atau suatu keadaan emosi seperti rasa Stressor eksternal berasal dari luar diri seseorang . Perubahan bermakna dalam suhu lingkungan, perubahan dalam peran Dwi Pratiwi Kasmara. Dwipratiwi. kasmara@gmail. Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2022, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. keluarga atau sosial, atau tekanan dari pasanga. Stres saat hamil adalah sesuatu yang lumrah dialami wanita yang sedang mengandung buah hatinya. Stres pada ibu hamil ini apabila bisa dikendalikan bisa memotivasi mereka saat menghadapi tantangan baru dalam hidupnya. Namun, stres saat hamil yang berlebihan sampai membuat ibu hamil merasa kewalahan dapat menimbulkan dampak kesehatan serius. Ada beberapa penyebab stres pada ibu hamil melansir Pregnancy Birth Baby, tekanan mental ini bisa datang karena perubahan bentuk tubuh, rasa tidak nyaman, khawatir kondisi bayi, sampai takut melahirkan. Selain itu, kehamilan pengeluaran keuangan, hubungan dengan pasangan berubah, atau ada sehari-hari saat hamil. Beberapa kondisi di atas apabila terjadi berbarengan bisa membuat level stres saat hamil meningkat . Mengutip dari March of Dimes, para ahli masih belum bisa memahami efek samping stres pada kehamilan. Namun, hormon stres berperan dalam memicu berbagai komplikasi kehamilan. Stres yang serius dan berlangsung lama bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh yang melindungi tubuh dari infeksi. Saat sistem kekebalan tubuh terganggu, risiko mengalami infeksi rahim dan kelahiran prematur bisa lebih besar. Selain itu, ada efek atau bahaya lain pada ibu hamil saat mengalami stres . Tubuh merasa tidak nyaman, masalah pada pola makan, memicu tekanan darah tinggi, dampak stress pada ibu hamil yang memengaruhi kondisi janin, kelahiran premature dan Infeksi pada janin . Perubahan fisik, emosional dan sosial pada kehamilan dapat menjadi pemicu stress, serta kekhawatiran dalam menghadapi persalinan termasuk umur Coresponden name and email pada saat kehamilan, perubahan fisik, penampilan, hubungan inter personal, pekerjaan atau aktivitas fisik seharihari, kondisi medis selama kehamilan atau kondisi tertekan dan kelelahan sehingga ibu menjadi lebih sensitif terhadap perubahan emosional yang memicu peningkatan stress. Stres adalah interaksi antara Aktivasi hipotalamus - Hipofisis - adrenal (HPA) menyebabkan peningkatan sirkulasi glukokortikoid yang menekan system Kadar kortisol yang tinggi menekan kegiatan sel Ae sel system imunitas termasuk sel Ae sel NK. Stres fisik, psikologis dan social mengaktivasi Hipotalamus. Hipofisis dan adrenal (HPA) - aksis dengan menambah produksi dan melepas hormone corticotropin-releasing (CRH), arginine (AVP) paraventrikular hipotalamus. Melalui system vena portal. CRH. AVP, mengaktivasi hipofisis mengeluarkan hormone adrenokortikotropik (ACTH), selanjutnya masuk aliran darah dan merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan glukokortikoid . Dalam Priyoto mengkategorikan jenis stres menjadi dua yaitu Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif (Bersifat Merusa. Hal tersebut termasuk organisasi seperti kardiovaskular dan tingkat ketidak hadiran . yang tinggi. yang di sosialisasikan dengan keadaan sakit. Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat sehat. Positif dan komunikatif . ersifat Hal tersebut termasuk kesejahteraan individu dan juga organisasi yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2022, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi . Tanda Ae tanda stress adalah Gelisah, muka pucat, jantung berdebardebar. Sulit tidur atau tidur tidak nyenyak. Nafsu makan berkurang atau makan berlebih. Mudah tersinggung. Sulit konsentrasi. Ada keluhan seperti sakit kepala, sakit perut, sakit maag, keringat berlebih . Menurut Sri Kusmiati dan Desminiarti Penggolongan Stres . , penyebab stress sebagai berikut : stres fisik, stres kimiawi, stres mikrobiologik. Stres pertumbuhan dan perkembangan, pertumbuhan dan perkembangan pada masa bayi hingga tua dan stres psikis/emosional, disebabkan oleh gangguan hubungan interpersonal, sosial, budaya, atau keagamaan . Faktor yang mempengaruhi stress secara faktor biologis adalah salah satunya konstitusi tubuh atau bentuk tubuh . Ketidaktahuan ibu tentang perubahan fisik selama kehamilan dapat memicu stress ibu Pengetahuan domain yang sangat penting untuk tindakan seseorang. Pengetahuan dukungan dalam menumbuhkan rasa percaya diri maupun sikap dan perilaku setiap hari, sehingga dapat dikatakan bahwa pengetahuan merupakan fakta yang mendukung tindakan seseorang. Pengetahuan merupakan segala sesuatu yang diketahui oleh seseorang dengan jalan apapun atau segala sesuatu yang diketahui orang lain yang didapat. Pengetahuan dapat juga dikatakan sebagai khasanah mental yang secara langsung turut memperkaya kehidupan Pengetahuan merupakan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam kehidupan yang dihadapi Coresponden name and email manusia sebagai dorongan psikologis . METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik untuk mengetahui hubungan akibat antara dua variabel secara observasional dengan desain Cross sectional study yang merupakan pengamatan pada satu saat bersamaan . Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perubahan Fisik Pada Masa Kehamilan Dengan Tingkat Stress di UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I Provinsi Kalimantan Tengah. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester II dan i kehamilannya ke Puskesmas UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I Provinsi Kalimantan Tengah pada bulan JanuariFebruari tahun 2022 berjumlah 32 Sampel adalah bagian dari jumlah akseptor dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian adalah seluruh populasi dijadikan sampel . otal populatio. yaitu sebanyak 32 orang. Total sampling dilakukan jika jumlah populasi kurang dari 100 maka seluruh populasi dijadikan sampel penelitian semuanya. Penelitian puskesmas dan mencari ibu hamil kerumah bagi ibu hamil yang tidak berkunjung ke puskesmas saat dilakukan Penelitian menggunakan Variabel pengetahuan ada 10 pertanyaan. Sedangkan untuk variabel stress adalah Kuesioner Depression Anxiety Stres Scale (DASS . terdiri dari 21 item. Kuesioner Depression. Anxiety, and Stress Scale (DASS) 21 merupakan kuesioner yang telah dibakukan secara international yang digunakan untuk Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2022, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. mengukur tingkat stress pada ibu hamil dengan mengambil Stres Scale yang terdiri dari 14 item pertanyaan berupa Kemudian diberikan tanda ceklis pada setiap kolom pertanyaan yang dianggap paling benar dan dirasakan ibu selama Skala pengukuran kuesioner DASS 21 menggunakan skala Likert dengan 4 kriteria yaitu: tidak kadang-kadang dialami, sering dialami, sangat sering Guna keperluan dalam analisis kuantitatif, maka setiap jawaban yang pilih oleh pengguna kuesioner dapat di beri skor: Skor 0: Tidak pernah dialami (TPD), skor 1: kadang-kadang dialami (KKD), skor 2: sering dialami (SD), dan skor 3: sangat sering dialami (SSD) Item skala stress adalah 2, 3, 4, 5, 7, 9, 10, 13, 15, 16, 17, 19, 20, dan 21 Kemudian skor dijumlahkan untuk mendapat nilai total tingkat stres. Kriteria penilaian stres dengan menggunakan DASS 21 sebagai berikut skor 0-7 adalah normal, skor 8-9 stres ringan . , skor 11-12 stres sedang . , skor 13-16 stres berat . , dan skor >17 stres berat . ery Kuesioner Das 21 yang dikembangkan oleh Lovibond dan Lovibond pada tahun 1995. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Analisa univariat untuk melihat distribusi frekuensi pengetahuan ibu tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kejadian stress ibu hamil. Analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu tentang perubahan fisik ibu selama masa kehamilan Tabel 1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pengetahuan Ibu tentang perubahan fisik ibu selama masa kehamilan Di UPTD Coresponden name and email Puskesmas Kuala Pembuang 1 Provinsi Kalimantan Tengah Pengetahua Baik Cukup Kurang Jumlah Frekuens i . Persentas e (%) Berdasarkan tabel diatas dapat kita ketahui bahwa berdasarkan pengetahuan responden, mayoritas responden berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 16 responden . %) dan minoritas responden berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 7 responden . ,9%). Distribusi Stress Frekuensi Kejadian Tabel 2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kejadian Sterss Di UPTD Puskesmas Kuala Pembuang 1 Provinsi Kalimantan Tengah Kejadian Stress Iya Tidak/Norm Jumlah Frekuen si . Persentas e (%) Berdasarkan dari tabel diatas dapat diketahui bahwa, berdasarkan Kejadian stress, mayoritas responden tidak mengalami stress yaitu sebanyak 21 responden . ,6%) dan minoritas tidak mengalami stress/normal yaitu sebanyak 11 responden . ,4%). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang perubahan fisik ibu selama masa kehamilan dengan Kejadian Stress Tabel 3. Hubungan Pengetahuan Ibu tentang perubahan fisik ibu selama masa kehamilan dengan Kejadian Stress di UPTD Puskesmas Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2022, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. Kuala Pembuang 1 Provinsi Kalimantan Tengah bahwa nilai p = 0. 021 < . Dengan demikian dapat disimpulkan Penget Tingkat Stress Total ahuan Iya Tidak Kejadian Baik 21, 2 6,2 9 28,stress 0,0yang cukup bermakna dengan 1 nilai21 uji chi squre 0,021. Cukup 34, 5 15, 16 Sesuai dengan teori yang oleh dadang hawari Kurang 1 3,1 6 18, 7 , bahwa salah satu penyebab stress pada ibu hamil adalah postur Jumlah 59, 1 40, 32 Postur tubuh pada wanita yang Berdasarkan dari tabel diatas mengalami kehamilan akan terjadi didapatkan hasil bahwa berdasarkan perubahan seperti perubahan bentuk yang tubuh dengan badan yang semakin berpengetahuan baik yang mengalami membesar, terkadang muncul jerawat stress yaitu sebanyak 7 orang . ,9%) atau flek di wajah akibat peningkatan dan responden yang tidak mengalami Hormon . Ukuran payudara bertambah, stress yaitu sebanyak 2 responden frekuensi buang air kecil lebih sering hal . ,2%). Berdasarkan responden yang ini dapat menyebabkan kondisi berpengetahuan cukup yang mengalami psikologis ibu bisa berubah, sehingga stress yaitu sebanyak 11 responden muncul rasa sedih, murung dan bahkan . ,3%) dan responden yang tidak cemas karena memikirkan kehamilannya mengalami stress yaitu sebanyak 5 . Menurut . ,6%). Berdasarkan berpengetahuan dilakukan oleh Mary E Coussons . , kurang yang mengalami stress yaitu Ibu yang stres lebih rentan terhadap sebanyak 1 responden . ,1%) dan infeksi dan penyakit selama kehamilan responden yang tidak mengalami stress sebagai akibat dari efek penekanan yaitu sebanyak 6 responden . ,8%). Dari hasil analisa hubungan kekebalan untuk merespons tantangan pengetahuan dengan tingkat stress . Menurut penelitian Angga Putri dengan menggunakan uji chi squre pada tingkat kesalahan 5% diperoleh hasil dan Tutut Astuti . , hasil tingkat bahwa nilai p = 0. 021 < . pengetahuan ibu hamil tentang Dengan demikian dapat disimpulkan perubahan fisik pada masa kehamilan antara di Poli KIA Puskesmas Kabil Kota Batam pengetahuan tentang perubahan fisik yang berpengetahuan baik sebanyak 1 selama masa kehamilan dengan responden . ,5%), berpengalaman kejadian stress yang cukup bermakna cukup sebanyak 4 responden . %), dan yang berpengetahuan kurang dengan nilai uji chi squre 0,021. sebanyak 3 responden . ,5%) . Berbeda dengan hasil penelitian PEMBAHASAN yang dilakukan oleh Gherhana Pangestiwulan Pakasi, dkk . , yang Dari hasil analisa hubungan menyatakan pengetahuan dengan tingkat stress hubungan citra tubuh dengan tingkat dengan menggunakan uji chi squre pada stres, kecemasan, dan depresi pada ibu tingkat kesalahan 5% diperoleh hasil Coresponden name and email Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2022, pp. 1 Ae 9 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. hamil di Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara Jakarta Timur . Menurut Asumsi Peneliti, adanya pengetahuan tentang perubahan fisik pada masa kehamilan dengan Kejadian stress karena ibu hamil merasa kurang cantik dengan bodi/ postur tubuh yang makin lama makin lebar. Kebanyakan pandangan dimasyarakat wanita cantik itu adalah wanita dengan tubuh yang kurus atau perut tidak membuncit. Setiap wanita dimuka bumi ini selalu ingin dianggap cantik. Jika ibu mengetahui bahwa postur tubuhnya semakin lebar dan cendrung tidak menarik itu adalah proses fisiologis yang dialami oleh seorang ibu hamil maka ibu tidak akan Ibu hamil tidak akan peduli dengan paradigma cantik yang dibangun didalam masyarakat karena ibu hamil lebih peduli tumbuh kembang SIMPULAN Dari hasil dan pembahasan kesimpulan sebagau berikut: Mayoritas berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 16 responden . %) berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 7 responden . ,9%) Mayoritas responden tidak mengalami stress yaitu sebanyak 21 responden . , 6%) dan minoritas tidak mengalami stress yaitu sebanyak 11 responden ,4%) Ada hubungan pengetahuan dengan tingkat stress dengan menggunakan uji chi squre pada tingkat kesalahan 5% diperoleh hasil bahwa nilai p = 0. , . UCAPAN TERIMA KASIH Coresponden name and email Terima kasih kepada ibu Luminta Manulang,SKM. Kes selaku Pembina yayasan senior Power medan dan ibu Herlina Simanjuntak. ST. Kes selaku ketua STIKES Senior Medan DAFTAR PUSTAKA