Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2021 Vol. Nilai Moral dan Nilai Perjuangan dalam Novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro Abdul Aziz* Universitas Dharmawangsa. Medan. Sumatera Utara Alamat Surel Abdulaziz08@dharmawangsa. *Penulis Korespondensi Kata Kunci nilai moral. nilai perjuangan. novel 5 Cm Abstrak Sastra gambaran figuratif seseorang dan menghasilkan kehidupan yang diwarnai oleh sikap. Dengan demikian karya sastra dapat didekati dengan menggunakan nilai moral dan nilai perjuangan. Masalah penelitian ini tentang nilai moral dan nilai perjuangan yang terdapat dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai-nilai religius novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro yang berjumlah 381 halaman. Penerbit Grasindo. Bandung 2005. Data penelitian ini berupa gambaran nilai moral dan nilai perjuangan yang terdapat dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analisis kualitatif dengan mendeskripsikan gambaran nilai moral dan nilai perjuangan yang terdapat dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro dengan nilai moral dan nilai Metode ini didasarkan pada pertimbangan kesesuaian antara bentuk penelitian dengan tujuan penelitian. Instrumen penelitian dilakukan dengan studi dokumentasi. Studi dokumentasi dilakukan pada nilai moral dan nilai perjuangan yang terdapat dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro dengan analisis nilai moral dan perjuangan. Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh informasi berdasarkan dengan, nilai moral tentang hubungan manusia dengan diri sendiri (Moral Individua. , hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial (Moral Sosia. , dan hubungan manusia dengan tuhan (Moral Relig. Nilai perjuangan tentang Nilai rela berkorban, nilai persatuan, nilai harga menghargai, nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan kerja sama. Pendahuluan Sastra diciptakan namun terus diapresiasikan masyarakat untuk memperhalus budi dan memperkaya spiritual serta hiburan dan juga telah masuk dalam kurikulum sekolah sebagai pengetahuan budaya. Penguasaan teori merupakan salah satu cara dalam memahami karya sastra, dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, meskipun sastra itu sendiri bersifat penafsiran. Sastra sebagai hasil kehidupan mengandung nilai-nilai sosial, filosofi, religi dan sebagainya, baik yang bertolak dari pengungkapan kembali maupun yang merupakan menciptakan terbaru semuanya dirumuskan secara tersurat dan tersirat. Sastra tidak saja lahir karena kejadian, tetapi juga dari kesadaran penciptaannya bahwa sastra sebagai sesuatu yang imajinatif, fiktif, dll, juga harus melayani misi-misi yang dapat dipertanggungjawabkan serta bertendens. Sastrawan pada waktu menciptakan karyanya tidak saja didorong oleh hasrat untuk menciptakan keindahan, tetapi juga berkehendak untuk menyampaikan pikiran-pikirannya, pendapat-pendapatnya, dan kesan-kesan perasaannya terhadap Karya sastra, sebagai sebuah struktur terdiri atas unsur yang tersusun secara bersistem. Membicarakan sastra yang bersifat imajinatif, berhadapan dengan tiga jenis genre sastra, yaitu prosa, puisi dan drama. Prosa dalam pengertian kesastraan juga disebut fiksi, teks naratif, atau wacana Istilah fiksi dalam pengertian ini adalah cerita rekaan atau cerita khayalan. Hal itu disebabkan karena fiksi merupakan karya naratif yang isinya tidak menyaran pada kebenaran sejarah sebagai sebuah karya imajiner, fiksi menawarkan berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan, hidup dan kehidupan. Salah satu jenis prosa adalah novel, merupakan bagian dari karya fiksi yang memuat pengalaman manusia secara menyeluruh atau merupakan suatu terjemahan tentang perjalanan hidup yang bersentuhan dengan kehidupan manusia, sehingga dapat dikatakan bahwa karya fiksi berupa novel adalah suatu potret realitas yang terwujud melalui bahasa yang estetis. Penelitian yang menggunakan pendekatan nilai moral dan perjuangan terhadap karya sastra merupakan bentuk kreativitas terhadap hubungan dengan kehidupan. Dalam karya sastra akan Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 92 tersimpan nilai atau pesan yang berisi amanat atau nasihat. Melalui karyanya, pencipta karya sastra berusaha untuk mempengaruhi pola pikir pembaca dan ikut mengkaji tentang baik dan buruk, benar mengambil pelajaran, teladan yang patut ditiru sebaliknya, untuk dicela bagi yang tidak baik. Identifikasi dalam penelitian ini adalah uraian faktor yang mendorong peneliti untuk mengadakan penelitian mengenai analisis nilai moral dan perjuangan dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Kejelasan identifikasi masalah sangat diperlukan sebagai pedoman bagi peneliti untuk kemudahan proses pengujian, menghindari kemungkinan-kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam pembahasan masalah. Mengingat keterbatasan dari kemampuan yang peneliti miliki, untuk menghindari kesimpang siuran dalam pembahasan dan penganalisisan maka penelitian dibatasi pada analisis gambaran nilai moral dan nilai perjuangan dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Permasalahan sebagai dasar penulisan, maka berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah di dalam penelitian ini adalah bagaimana deskripsi nilai moral dan nilai perjuangan dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Setiap penelitian harus memiliki tujuan yang jelas karena dengan tujuan yang jelas akan memudahkan peneliti atau pembaca untuk meneliti permasalahan. Berdasarkan rumusan masalah yang dikemukakan di atas, maka secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral dan nilai perjuangan dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Penelitian ini bermanfaat secara teoretis maupun praktis, penelitian ini merupakan masukan kepada novel agar dalam penulisan novel lebih mengarah kepada kehidupan sosial yang terjadi saat ini. Secara praktis, penelitian ini bermanfaat yang diharapkan dari penelitian ini. Sebagai bahan masukan dan pengetahuan bagi guru bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia, khususnya dalam pengkajian Kandungan nilai suatu karya sastra adalah unsur esensial dari karya itu secara keseluruhan. Pengungkapan nilai-nilai yang terdapat dalam suatu karya sastra, bukan saja akan memberikan pemahaman tentang latar belakang sosial budaya si pencerita, akan tetapi mengandung gagasangagasan dalam menanggapi situasi-situasi yang terjadi dalam masyarakat tempat karya sastra itu Hal ini seperti yang diungkapkan Damono . alam Salfiah, 2015, p. , bahwa sastra mencerminkan norma, yakni ukuran perilaku yang oleh anggota masyarakat di terima sebagai cara yang baik untuk bertindak dan menyimpulkan sesuatu. Sastra juga mencerminkan nilai-nilai yang secara sadar di formulasikan dan diusahakan oleh warganya dalam masyarakat. Secara umum karya sastra mengungkapkan isi kehidupan manusia dengan segala macam perilakunya dalam bermasyarakat. Kehidupan tersebut diungkapkan dengan penggambaran nilainilai terhadap perilaku manusia dalam sebuah karya sastra. Oleh karena itu, sebuah karya sastra selain sebagai pengungkapan estetika, di sisi lain juga berusaha memberikan nilai-nilai yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Sastra dan tata nilai adalah dua fenomena yang saling melengkapi dalam keberadaan mereka sebagai sesuatu yang eksistensial. Sebagai bentuk seni, pelahiran sastra bersumber dari kehidupan yang bertata nilai, dan pada gilirannya sastra juga akan memberi sumbangsi bagi terbentuknya tata nilai. Selain itu, juga memberikan semacam penekanan bahwa cipta seni tersebut merupakan bagian dari kehidupan itu sendiri (Salfiah, 2. Menurut Budiningsih . , moral adalah kesadaran moral, rasionalitas moral atau alasan mengapa seseorang harus melakukan hal itu. Dengan mengambil suatu keputusan berdasarkan nilai-nilai moral, seringkali disebut dengan penalaran moral atau pemikiran moral atau pertimbangan moral, yang merupakan segi kognitif dari nilai moral. Menurut Bertens . , moral atau moralitas berasal dari kata sifat latin moralis mempunyai arti yang pada dasarnya sama dengan moral, hanya saja terlihat lebih abstrak. Misalnya kita berbicara mengenai moralitas suatu perbuatan, artinya kita berbicara mengenai baik atau buruknya suatu perbuatan, yang berarti moralitas merupakan sifat moral atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik atau buruk. Menurut Nurgiyantoro . , seperti halnya tema, dilihat dari segi dikotomi aspek isi karya sastra, moral merupakan sesuatu yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca, merupakan makna yang terkandung dalam sebuah karya, makna yang disarankan lewat cerita. Adakalanya, moral diidentikkan pengertiannya dengan tema walau sebenarnya tidak selalu menyaran pada maksud yang sama. Karena keduanya merupakan sesuatu yang terkandung, dapat ditafsirkan, dan diambil dari cerita, moral dan tema dapat dipandang sebagai memiliki kemiripan. Namun, tema bersifat lebih kompleks daripada moral di samping tidak memiliki nilai langsung sebagai saran yang ditujukan kepada pembaca. Dengan demikian, moral dapat dipandang sebagai salah satu wujud tema dalam bentuk yang sederhana, namun tidak semua tema merupakan moral. 93 | A. Aziz Hubungan manusia dengan diri sendiri (Moral Individua. Persoalan manusia dengan diri sendiri dapat bermacam-macam jenis dan tingkat intensitasnya. Persoalan tersebut dapat berhubungan dengan persoalan seperti menerima kenyataan, pantang menyerah, jujur, tanggung jawab siswa terhadap pendidikan, keikhlasan, bekerja keras, kesabaran, teguh pada pendirian, percaya diri, mengakui kesalahan, sadar diri, berjanji, penyesalan, dan hal lain yang lebih berhubungan dengan diri individu itu sendiri. Hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial (Moral Sosia. Dalam kehidupan ini, mansusia pun sering berhubungan dengan manusia lain. Seperti, kasih sayang antar teman atau saudara, kasih sayang orang tua kepada anak, tanggung jawab orang tua kepada anak, nasihat orang tua kepada anak, kasih sayang anak kepada orang tua, nasihat antar teman atau saudara, berbagi atau memberi, berterima kasih, tolong menolong, peduli sesama, rela berkorban, berbakti kepada orang tua, menghargai, sopan santun, tidak memaksakan kehendak, menghormat Hubungan manusia dengan Tuhan (Moral Relig. Permasalahan lain yang sering dialami manusia dalam kehidupan adalah permasalahan antara dirinya dengan Tuhannya. Permasalahan ini berhubungan dengan aspek ketuhanan, misalnya permasalahan yang berkaitan dengan ketaatan dalam menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. Seperti, bersyukur kepada Tuhan, memanjatkan doa, berserah diri kepada Tuhan, memuji keagungan Tuhan. Nilai-nilai perjuangan merupakan hasil dari usaha seorang manusia dalam menjalani sebuah pengalaman, tantangan, permasalahan dalam hidup ini. Nilai-nilai perjuangan dapat dijadikan sebagai suatu gambaran betapa besarnya perjuangan seseorang dalam hidup ini. Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari perjuangan manusia itu sendiri. Prinsip perjuangan hidup itu berupa tindakan nyata. Sering digambarkan dengan cara melakukan suatu tindakan atau mengambil aksi untuk menghadapi atau mengubah suatu kondisi. Yang dimaksud dengan aspek perjuangan dalam konteks ini adalah jiwa, tindakan atau aksi nyata, dan semangat yang ditunjukkan oleh tokoh utama dalam novel ini, dan nilai-nilai perjuangan yang dilakukan oleh seorang tokoh utama yaitu Valent. Joyomartono . mengatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam suatu perjuangan adalah nilai rela berkorban, nilai persatuan, nilai harga-menghargai, nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan nilai kerja sama. Nilai rela berkorban merupakan cetusan jiwa atau semangat seseorang dalam menghadapi tantangan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar. Semangat adalah salah satu contoh jiwa dan semangat yang di dalamnya mengandung nilai berkorban. Di dalam peristiwa itu, jiwa dan semangat yang menggerakkan para pejuang Bali untuk bertindak melakukan perang. Tindakan mereka didasari oleh prinsip lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai, atau prinsip merdeka atau mati. Joyomartono . mengatakan bahwa rela berkorban merupakan suatu yang sangat diperlukan dalam melakukan suatu perjuangan. Karena tanpa pengorbanan tulus ikhlas, kita tidak akan pernah mencapai suatu kesuksesan besar dalam suatu perjuangan. Nilai persatuan sebagai kelanjutan nilai rela berkorban sangat penting artinya dalam melakukan suatu perjuangan dalam hidup ini. Nilai persatuan mencakup pengertian disatukannya beraneka corak yang bermacam-macam ragam menjadi suatu kebulatan. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk. Bermacam-macam suku bangsa dengan adat istiadat yang beraneka ragam, bermacam-macam agama yang dipeluk, keberagaman bahasa yang digunakan juga mudah memberi kesempatan timbulnya perbedaan. Namun perbedaan ini dapat ditiadakan bilamana semua pihak mempunyai rasa persatuan yang tebal. Dengan demikian, dasar negara kita yang berbunyi Bhinneka Tunggal Ika benar-benar dapat dipakai sebagai pedoman segenap bangsa Indonesia untuk berinteraksi, dan mampu mengayomi bangsa dan seluruh wilayah Indonesia. Joyomartono . mengatakan bahwa nilai persatuan telah ditempa sepanjang sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang mencapai momentumnya pada awal perkembangan, proses pematanganya pada 1928, dan mencapai puncaknya pada Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus Sebagaimana halnya dengan nilai persatuan, nilai harga-menghargai sangat penting bagi proses suatu perjuangan. Sebagai masyarakat yang berbudaya masyarakat Indonesia sejak lama telah menjalin hubungan dengan dasar saling harga-menghargai di dalam proses kehidupan sehari-hari. Jalinan persahabatan dengan masyarakat lain merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Joyomartono . mengatakan bahwa perkembangan nilai hargamenghargai yang telah ditempa sepanjang sejarah bangsa kita, akhirnya menjadi pedoman bagi kita semua dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 94 Dalam melakukan suatu perjuangan, nilai sabar dan semangat pantang menyerah merupakan suatu hal yang sangat penting. Meskipun perjuangan kita banyak mengalami kegagalan dalam tahap awal, namun kita harus tetap sabar dan semangat, bahkan kita harus menanamkan sikap pantang menyerah di setiap perjuangan kita. Karena dengan sikap pantang menyerah dan terus mencoba, suatu saat nanti kita akan berhasil dalam perjuangan kita. Sikap semangat pantang menyerah merupakan suatu kunci untuk mendapatkan kesuksesan dalam suatu perjuangan. Jika dalam menjalani proses perjuangan ini kita pernah gagal, itu merupakan suatu hal yang biasa, dan itu bukanlah akhir dari segalanya jika kita mau berusaha kembali. Namun semuanya akan benar-benar berakhir, jika di dalam kegagalan ini kita langsung menyerah, dan kesuksesan akan semakin menjauh untuk selamanya. Oleh karena itu, dalam melakukan perjuangan dalam hidup ini kita harus mempunyai sikap sabar, tetap semangat dan pantang menyerah. Nilai kerja sama ini merupakan dasar bangsa Indonesia yang di dalam kehidupan sehari-hari suka bekerja sama atas dasar semangat kekeluargaan. Pancaran dari semangat kerja sama ini terlihat jika ketika masyarakat menghadapi suatu masalah, maka masyarakat secara bersama akan terlebih dahulu membicarakan masalah tersebut dan kemudian mengerjakannya secara bersama. Joyomartono . mengatakan bahwa pepatah Indonesia yang menggambarkan semangat kerja sama ini adalah pepatah yang berbunyi AoAoRingan sama dijinjing berat sama dipikulAoAo. Sebagaimana dengan nilai-nilai perjuangan yang lainnya, nilai kerja sama juga telah tertanam sejak dulu di dalam budaya masyarakat Indonesia, contohnya seperti gotong-royong dan ketika bekerja sama dalam memperjuangkan kemerdekaan negara kita ini. Metode Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan nilai budaya sastra. Metode merupakan teknik yang akan digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian ini mengumpulkan data dengan cara pengambilan data primer dan sekunder. Pengambilan data primer adalah pengambilan data langsung yang dikumpulkan oleh peneliti dari sumber utama yaitu novel novel 5 Cm Karya Donny DhirgantoroAy sedangkan data sekunder dengan teknik riset Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan cara baca, simak, dan catat. Penelitian ini merupakan studi pustaka dan kegiatan yang dilakukakn dengan mengumpulkan dan menganalisis data penelitian dari novel novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Sumber data penelitian ini adalah tampilan yang berupa fakta-fakta lisan atau tulisan yang dicermati oleh peneliti dan benda-benda yang diamati sampai detailnya agar dapat tertangkap makna yang tersirat dalam dokumen bendanya. Menurut Moleong . alam Arikunto, 2010, p. Sumber data dari penelitian adalah novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro yang berjumlah 381 halaman. Penerbit Grasindo. Bandung 2005. Adapun data penelitian ini adalah gambaran nilai moral dan nilai perjuangan, dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Metode penelitian adalah cara untuk mengungkapkan atau menganalisis suatu permasalahan yang menjadi objek penelitian. Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, penulis memerlukan Metode merupakan cara kerja yang harus ditempuh dalam suatu penelitian ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui metode deskripstif dengan analisis data kualitatif model kajian tekstual dengan pendekatan nilai moral dan perjuangan. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis objek-objek, peristiwa, aktivitas sosial secara alamiah (Moleong, 2010, p. Penelitian ini berupaya memaparkan suatu peristiwa secara rinci, sistematis, cermat, dan faktual mengenai aspek perkembangan nilai moral dan nilai perjuangan, dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Instrumen penelitian dilakukan dengan studi dokumentasi. Studi dokumentasi dilakukan dengan menganalisis nilai moral dan nilai perjuangan, dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Penelitian ini dilakukan peninjauan dengan mencatat, memberi tanda pada bagian-bagian baik berupa nilai moral dan nilai perjuangan maupun uraian peneliti yang dapat dianggap bermanfaat dan berpengaruh bagi pembaca. Instrumen dalam penelitian yaitu adalah . mencari dan menentukan nilai moral dan nilai perjuangan yang dikaji, . menelusuri perkembangan nilai moral dan nilai perjuangan yang dikaji, . mengidentifikasi macammacam nilai-nilai moral dan nilai-nilai perjuangan dalam mendeskripsikan serta Analisis data merupakan bagian bagian yang amat penting dalam metode ilmiah, karena dengan analisislah data tersebut data diberi arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menentukan data. Jadi langkah- 95 | A. Aziz langkah yang ditempuh oleh si penulis dalam penelitian. Membaca sastra secara cermat dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Peneliti membaca novel yang menjadi objek penelitian, dalam hal ini adalah dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Kegiatan membaca novel dilakukan dengan teknik membaca sekilas dilakukan untuk memahami jalan cerita, pada tahap membaca pemahaman yang bertujuan agar peneliti memahami permasalahan yang terdapat pada novel yang dikaji. Memahami gambaran nilai moral dan nilai perjuangan, dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Membaca evaluasi tujuannya untuk menyimpulkan novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Permasalahan yang terdapat dalam pada novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Mengumpulkan data yang berkaitan dengan penelitian. Mengumpulkan data yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dan Pembahasan Dalam penelitian ini peneliti terlebih dahulu membaca secara terperinci novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro, hal ini dilakukan agar peneliti memperoleh pemahaman nilai budaya dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro dengan pendekatan nilai moral dan nilai perjuangan. Ditemukan hasil penelitian dilihat dari nilai moral tentang hubungan manusia dengan diri sendiri (Moral Individua. , hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial (Moral Sosia. , dan hubungan manusia dengan tuhan (Moral Relig. Nilai perjuangan tentang Nilai rela berkorban, nilai persatuan, nilai harga menghargai, nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan kerja sama. Nilai Moral dalam Novel 5 CM Karya Donny Dhirgantoro Nilai moral tentang hubungan manusia dengan diri sendiri . oral individua. enulis lagi bingung. Sumpah. !!! "siapa gue? kayaknya sok tahu banget deh!. " tapi dia cuek aja. Jadinya, ya lanjut terus karena dia sekarang lagi coba bermimp. Akan selalu ada suatu keadaan, kenangan, dan orangorang tertentu yang pernah singgah dalam hati kita dan meninggalkan jejak langkah di hati kita dan kita pun tidak akan pernah sama lagi seperti kita sebelumnya. Arial paling suka bilang "tenang, tenang" kalau gengnya lagi panik. Pokoknya kalau di kibor komputer dia adalah F5 yang suka buat ngesave atau ngerefresh. Pak Mangki selalu ngulang cerita yang sama, gimana bandelnya mereka dulu, juga gimana anaknya Pak Mangki yang udah jadi penerbang. Setelah memastikan nggak ada yang bawa ganja atau mirasantika, mereka pun boleh masuk. Tapi jangan sampai ketahuan karena seperti mission impossible. Pak Mangki akan menyangkal semua kegiatan yang terjadi, apabila terjadi sesuatu di sekolah atau bila mereka tertangkap atau mati. Nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial . oral sosia. Semuanya suka film, mulai dari film Hollywood, film-film Indonesia seperti filmnya Benyamin. PSP (Pancaran Sinar Petromak. PMR (Pengantar Minum Racu. , sampai film-film independen yang-perlakuannya sama seperti grup band undergroundAi cuma mereka suka kalau judulnya bagus dan agak nyeleneh. Mereka enggak suka sama film India karena mereka punya prinsip bahwa semua persoalan di dunia pasti ada jalan keluarnya, hanya jalan keluarnya itu bukan dengan joget Satu lagi film yang enggak mereka suka adalah film-film silat karena tak satu pun di antara mereka yang bisa olahraga bela diri. Sehabis nonton bareng filmnya Brad Pitt dan Eric Bana. Troy. Zafran percaya bahwa dia sebenarnya mempunyai keturunan Achilles dalam darahnya. Fakta ini muncul karena menurut dia, "gue itu orangnya pasti lain dari orang kebanyakan. Semua teman pun setuju nahan muntah. Sementara mata Zafran mengikuti lenggokan Dinda yang sensual kala naik tangga, malaikat jahat datang ke Zafran dan berbisik, "G string f ran. G string. Lo liat dari belakang. abis deh lo. tuh, liat celana dalemnya nyeplak gitu. Ian yang dulu kadang-kadang cuma ikutan nimbrung nongkrong, bukanlah Ian yang Ian yang dulu adalah Ian yang nggak pede sama dirinya sendiri, yang selalu mencoba jadi orang lain, yang memandang orang lain selalu lebih hebat dibanding dirinya. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 96 Nilai moral hubungan manusia dengan tuhan . oral relig. Ajaibnya, ternyata cewek yang ngambil pesona Arial adalah salah satu target operasi satuan buser pelepas dahaga dan nafsu yang dibentuk oleh otak Ian. Untunglah, cewek itu nggak katarak dan bisa milih mana yang lebih baik antara Hercules-herculesan dan orangutan bulimia Tanjung Puting yang lagi kekenyangan. Lo bayangain lo bisa megang dia. , megang dia di daerah yang dia inginkan. ," garpu malaikat jahat seolah menusuknusuk kuping Zafran, ". belom lagi dadanya. f ran kutangnya item lagi. lo bayangin lo buka kutangnya pake gigi. Lho malaikat jahatnya mana? Sebeneinya udah dari tadi chating sama Zafran, ngajak ngebayangin apa yang dilakukan Dinda di balik pintu kamarnya. Tapi. maaf nggak bisa diceritain di sini karena nggak lulus sensor. Dengan tenang Ian memasang wajah seperti Pak Haji dalam film horor Indonesia zaman dulu, yang pasti datang setelah setannya nyekek jagoan cewek. "Sudahlah kita ambil hikmahnya ," kalimatnya meluncur begitu saja. Nilai Perjuangan Dalam Novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro Nilai rela berkorban Atau, betapa beruntungnya seorang bernama Tom Hanks yang dalam kehidupannya bisa jadi orang bego, pahlawan perang yang menginvasi Normandy, astronot, dan orang yang tinggal sendirian di sebuah pulau Genta emang suka minta bantuan teman-temannya kalo ada acara. Selain jago masalah ginekologis-x. Ian juga jago motret. Jadi Ian paling sering dimintai tolong motret eventevent-nya Genta. Arial langsung menggangguk kalo dia diminta jadi SPH (Sales Promotion Hercule. karena tampang dan badannya emang pas buat dipajang di pameran. Zafran, walaupun sebagai desainer yang beraliran narcism, yang cuma tahu warna merah sama hitam doang pasti diajak karena disainnya bagus-bagus. Riani? Riani paling sering dimintai bantuan dan dikasih tanggung jawab paling gede. Genta pun paling seneng kalo tugasnya berduet dengan Riani yang kayaknya udah tahu apa yang Genta Riani bisa bikin Genta tenang karena pasti semua keijaan jadi excellent. Genta langsung mengacungkan jempol tanda setuju. Ian juga. Tapi Zafran nggak peduli. Lagu tadi cuma buat Arinda seorang. Riani ngeliat Zafran jadi nggak tega. Nilai persatuan "The Leader". Enggak ada yang tahu kalo Genta adalah fans berat Riani, bahkan Riani sendiri enggak ngerasa. Genta bisa dibilang adalah orang yang mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri . ho?). Genta percaya pepatah yang paling sering ada di film Indonesia zaman dulu: kalo jodoh nggak akan ke mana Zafran langsung bersumpah kalo nanti mereka pergi, harus ngajak Dinda. Kalo perlu, dia akan maksasama anggota "Goggle" yang lain. Zafran emang suka begitu, tipe orang yang "go out there and do it. " Nggak peduli sama omongan orang. Temantemannya paling seneng ngeliat Zafran sedang berekspresi sendiri. Sesekali dia mengambil air bekas hujan dari tanaman hias dan membenamkan air tersebut ke matanya. Keempat sahabat ini emang punya kesamaan, nggak mau ngomongin orang, apalagi teman sendiri, apalagi kalo orangnya nggak ada di situ, apalagi kejelekan orang yang diomongin Mereka sangat anti. Nilai harga menghargai Tapi. Genta juga yang paling sering maju paling depan dan pasang badan kalo ada yang berantakan gara-gara tabiat mereka. Genta paling suka berfilosofi sendirian, suka ngutip kata-kata bagus, suka bagus-bagusan puisi sama Zafran, dan suka ngobrol lamalama sama Riani 97 | A. Aziz Anehnya, keempat temannya paling nurut sama Genta. Kata Riani. Genta itu segalanya yang dibutuhkan sebagai seorang teman (Pacar dong. J). Kalau ngeliat penampilan Genta, yang ada yah gayanya Genta, dengan badan agak gede dan rambut agak lurus berjambul. Ian yang walaupun dari tadi dicela, mempunyai kelebihan dalam bidang tarik suara, bina vokalia,vokal grup. Selekta Pop. Aneka Ria Safari, dan Album Minggu Kita. Ian emang jago main gitar dan suaranya bagus . ang ini bene. Genta ber-pendapat, bagusan suara Ian daripada suara Zafran sang vokalis. Kalau Riani ngomongin Alanis yang dia suka, semuanya cuma dengerin dan menyimak. Nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan kerja sama Kalau Arial ditanya, siapa yang paling enak diajak lari pagi dan main basket di Senayan? Pasti sama Genta, jawabnya. Kalau Zafran ditanya siapa yang paling enak diajak bikin puisi atau bikin lagu bareng? Pasti dibilang paling enak sama Genta. Kalau Ian ditanya siapa yang paling enak diajak ke Glodok bareng atau main bola di PS2? Sama saja, jawabannya pasti sama Genta. Kalau mau curhat? Keempat temannya setuju, paling enak curhat sama Genta Tanpa sadar Zafran mencopot sendalnya dan berjalan nyeker di antara rerumputan yang Dingindingin air rerumputan di kakinya membuat dia senang dan loncat-loncat. Mata Riani selalu menjadi yang paling setia mengikuti gerakan-gerakan ajaib tubuh kurus Zafran yang dibalut jaket biru gelap, rambut gondrong poninya yang kadang-kadang ikut meloncatloncat sendiri, dan bagaimana Zafran menarik tangannya untuk membenahi rambutnya supaya nggak nutupin dan nusuk-nusuk matanya. Riani paling seneng kalo udah ngeliat Zafran begini. Satu yang paling Riani banggakan dari teman-temannya ini adalah mereka tidak pernah berusaha memperburuk keadaan atau masalah yang ada dalam diri mereka. Tidak pernah memperburuk dunia yang mereka tinggali. Genta meneruskan sambil menatap keempat-temannya, "Ya enggak ketemu dulu, nggak nongkrong dulu, nggakke mana-mana bareng dulu, ilang aja dulu semuanya, ilang abisabisan, nggak teleponan, nggak SMS-an. Karya sastra dapat didekati dengan menggunakan pendekatan nilai-nilai moral dan nilai-nilai perjuangan yang mempelajari bentuk nilai-nilai moral, dan tradisi usaha untuk memahami bagaimana menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan juga membatasi kebutuhannya. Adapun hal yang di analisa ialah membahas tentang gambaran nilai moral dan nilai perjuangan, dalam novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro. Analisis nilai-nilai moral dan nilai-nilai perjuangan merupakan masalah yang dibahas oleh peneliti. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan dapat ditarik suatu kesimpulan. Hal ini dimaksudkan agar pendapat-pendapat yang telah dikemukakan dalam pembahasan dapat menjadi suatu pendapat yang bersifat umum dan universal. Aspek nilai moral dan nilai perjuangan yang ada pada novel novel 5 Cm Karya Donny Dhirgantoro adalah . nilai moral tentang hubungan manusia dengan diri sendiri (Moral Individua. , . hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial (Moral Sosia. , dan . hubungan manusia dengan tuhan (Moral Relig. Nilai perjuangan tentang . nilai rela berkorban, . nilai persatuan, . nilai harga menghargai, dan . nilai sabar dan semangat pantang menyerah, dan kerja sama. Semua nilai-nilai moral dan nilai-nilai perjuangan yang terdapat dalam novel ini sangat baik untuk kita terapkan dalam kehidupan kita sekarang ini. Nilainilai moral dan nilai perjuangan ini dapat kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari ditengahtengah masyarakat. Semua permasalahan yang kita hadapi dalam kehidupan ini pasti akan menjadi terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan jika kita menerapkan semua nilai-nilai moral dan nilai-nilai perjuangan ini. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 98 Daftar Rujukan Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Bertens. Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Budiningsih. A . Pembelajaran moral. Jakarta: Rineka Cipta. Dhirgantoro. 5 Cm. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. Joyomartono. Jiwa, semangat, dan nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia. Semarang: IKIP Semarang Press. Moleong. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nurgiyantoro. Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Salfiah. Nilai moral dalam novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro. Jurnal Humanika, 15.