Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI USAHA BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM DI KELURAHAN DASAN GERES LOMBOK BARAT Hayati1*. Arin Saumi Fortuna2. Rania Salma Astagina3. Ririn Nurattul Awaliyah4, 5 1*Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Mataram 2Prodi Hubungan Internasional Universitas Mataram 3Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Mataram 4Prodi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mataram4 5Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram Jalan Majapahit Nomor 62 Mataram Korespondensi: hayati@unram. Artikel history : Received Revised Published : 11 Januari 2023 : 19 Februari 2023 : 29 April 2023 DOI : https://doi. org/10. 29303/pepadu. ABSTRAK Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi tingginya jumlah penduduk perempuan yang tergolong dalam usia produktif dan banyaknya kaum pemuda yang sudah tamat SMA tapi menganggur atau tidak memilki pekerjaan. Oleh karenanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk menciptakan inovasi bagi mereka yaitu Budidaya Jamur Tiram dan pengolahan jamur tiram serta meningkatkan akses mereka terhadap informasi dan keterampilan serta teknologi untuk melakukan kegiatan produktif agar dapat memperoleh pendapatan. Metode pelaksanaan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan observasi lapangan untuk memahami potensi dan mencari mitra produsen jamur tiram, penyuluhan inovasi produk, pelaksanaan program . roduksi dan pemasara. Hasil pelaksanaan kegiatan penyuluhan Budidaya jamur yang diikuti oleh 20 perwakilan masyarakat Kelurahan Dasan Geres. Semua peserta yang memperoleh sampel jamur tiram mampu melakukan budidaya jamur tiram di halaman rumah mereka dan menghasilkan produksi yang tinggi. Pelaksanaan kegiatan pengolahan jamur tiram yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat bersama Tim PKK telah memberikan hasil dimana produk olahan jamur krispi bersama produk jamur tiram segar selain dijual secara langsung ke pasar atau toko/kios, telah dipromosikan dan dipasarkan dengan menggunakan sosial media dan whatsapp broadcast dengan sistem pengiriman produk COD (Cash On Deliver. Usaha budidaya dan pengolahan jamur tiram telah memberikan pendapatan kepada sasaran kegiatan. Maka dari itu usaha jamur tiram ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang menjanjikan dan nantinya dapat meyakinkan dan menumbuhkan minat wirausaha mereka. Kata kunci: Budidaya. Pengolahan. Usaha. Jamur Tiram. Inovasi Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index PENDAHULUAN Pengangguran merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh berbagai negara di dunia terutama di Indonesia. Pengangguran merupakan istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak (Mulyadi, 2. (Suryadi, 2. Hal ini sulit untuk ducegah dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbanding terbalik dengan lapangan pekerjaan yang tersedia (Taftazani et al. , 2. Tidak hanya negara berkembang yang tidak mampu menyediakan lapangan pekerjaan namun negara maju juga masih belum mampu untuk memenuhi lapangan pekerjaan bagi penduduknya. Selain permasalahan mengenai lapangan pekerjaan. Indonesia harus menghadapi fakta bahwa kualitas tenaga kerja dan ketidaksetaraan gender pada wanita masih sering terjadi (Vibriyanti, 2. Tidak jarang tingkat pengangguran didominasi oleh anak muda, baik yang tidak sekolah, yang lulus SMA, maupun lulusan sarjana. Kementerian riset, teknologi, dan Pendidikan Tinggi mencatat sekitar 8,8 % dari total 7 juta pengangguran di Indonesia adalah sarjana (Handayani, 2. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan, apalagi daya saing semakin kuat, begitu pula dengan pekerja asing yang datang ke Indonesia. Selain itu tradisi yang masih terus berjalan di Indonesia yang menganggap wanita hanya untuk mengurus rumah tangga dan mengurus anak setelah melahirkan (Nuraeni & Suryono. Tidak jarang banyak yang ditinggalkan oleh suaminya sehingga status janda terkadang akan membuat wanita tersebut rentan dengan permasalahan sosial dibandingkan dengan wanita lainnya yang belum menikah ataupun wanita yang masih berstatus menikah. Mereka yang berstatus janda akan terganggu dengan kondisi baru mereka sebagai kepala keluarga yang menjadikan beban hidupnya bertambah (Triana & Krisnani, 2. Dikhawatirkan janda-janda yang tidak memadai perekonomiannya akan melakukan hal-hal apa saja untuk memenuhi kebutuhan perekonomiannya. Melihat permasalahan tersebut maka Kelompok Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ingin memberikan solusi bagi masyarakat di wilayah tertentu, khususnya masyarakat di Lingkungan Dasan Geres yaitu Kelurahan yang bertempat di Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. NTB. Dasan geres memiliki batasan wilayah diantaranya yaitu sebelah utara dengan Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung. Sebelah selatan dengan desa Tempos, sebelah Timur desa Babussalam Kecamatan Kediri, dan Sebelah Barat dengan Lurah Gerung Utara. Dasan Geres memiliki luas wilayah sebesar 306, 40 Ha. Berdasarkan data tahun 2018 jumlah penduduk di Dasan Geres sebanyak 7. 956 jiwa . aki-laki 3. 791 dan perempuan . dan tahun 2019 terjadi peningkatan jumlah penduduk sebanyak 8. 514 jiwa . aki-laki 193 dan perempuan 4. Hasil observasi menyatakan bahwa sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani dengan pemanfaatan lahan sawah sebesar 203, 78 Ha. Berdasarkan data-data yang telah diperoleh maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ingin menciptakan inovasi bagi wilayah Dasan Geres yaitu Budidaya Jamur Tiram yang diharapkan dapat membantu masyarakat Dasan Geres. Sasarannya adalah ibu-ibu dan pemuda yang belum memiliki pekerjaan tetap untuk menunjang kebutuhan hidupnya seharihari. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index Gambar 1. Budidaya Jamur Tiram Budidaya Jamur Tiram adalah suatu usaha yang menjadi pilihan menarik karena termasuk ke dalam jenis usaha yang ramah lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari bahan-bahan dasar yang digunakan dalam proses budidayanya (Aminah & Hawalid, 2. Berdasarkan hasil survei dan pengamatan yang kami lakukan sebelumnya terhadap pelaku usaha jamur tiram di Desa Karang Bongkot. Kecamatan Labuapi, bahwasanya menjalankan usaha Budidaya Jamur Tiram ini memiliki prospek keuntungan yang tinggi. Pelaksanaannya dapat memanfaatkan lahan yang tidak terlalu luas. Selain itu, saat ini peluang pasar untuk usaha jamur tiram ini sangat besar dikarenakan banyak pengusaha-pengusaha pemula yang mencarinya sebagai bahan dasar pembuatan berbagai macam jenis olahan makanan dan lain Program budidaya jamur tiram yang dirancangkan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Dasan Geres ini selanjutnya akan menyentuh langkah-langkah pemeliharaan, pengolahan dan pemasaran produk Jamur Tiram ini sehingga hasil yang dilihat oleh masyarakat nantinya dapat meyakinkan dan menumbuhkan minat wirausaha mereka. METODE KEGIATAN Tahap Persiapan Kegiatan dimulai dengan melakukan pertemuan pendahuluan dengan pihak kelurahan, masyarakat setempat dan mitra kerjasama secara langsung untuk memperoleh persepsi yang sama tentang tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan potensi unggulan yang dimiliki Kelurahan Dasan Geres, disaat yang bersamaan tahap ini juga bertujuan sebagai tahap perkenalan antara tim pengabdian kepada masyarakat dengan pihak Kelurahan Dasan Geres, masyarakat setempat dan mitra kerjasama. Pada tahap ini tim pengabdian kepada masyarakat juga melakukan survey dan diskusi langsung dengan mitra yaitu Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS). Karang Taruna dan Kelompok PKK. Pelaksanaan Kegiatan Pada tahap ini, observasi lapangan dilakukan untuk mengetahui potensi dan permasalahan yang ada di masyarakat Kelurahan Dasan Geres sehingga dalam kegiatan KKN dapat menyelesaikan suatu permasalahan serta mengembangkan potensi wilayah sasaran. Penentuan lokasi Kumbung Budidaya jamur tiram ini yaitu pada Kumbung 1 berlokasi di Depan kantor Lurah dan pada Kumbung 2 berlokasi di Dasan Geres Tengah. Tahap selanjutnya, melakukan penyuluhan inovasi produk ke masyarakat wilayah Kelurahan Dasan Geres melalui kegiatan Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index pelatihan Budidaya Jamur Tiram dan Pengolahan Jamur Tiram menjadi Produk olahan Jamur Krispi. Pembuatan Produk dan Pemasaran Olahan Jamur Crispy Alat dan bahan . Jamur tiram yg masih fresh . 150 gram tepung terigu . 30 gr maizena . 1 sendok teh bubuk merica . sesuai selera garam . sesuai selera bubuk kaldu . 2 siung bawang putih Cara Pembuatan . Cuci jamur yang masih fresh . iri2 tidak lembek dan jika dicuci dan diperas masih bisa mekar lag. , peras dan tiriskan, lalu suir jamur ukuran sesuai selera . Siapkan mangkok, masukkan tepung terigu, maizena, merica bubuk, garam, kaldu, dan bawang bubuk kalau ada dan aduk sampe tercampur . Ambil mangkuk kecil, bawang diuleg hampir halus, ambil 2 sendok makan tepung yang udah dicampur tadi, campur dengan air sedikit. Jamur yang udah ditiriskan dicelup ke adonan tadi lalu di pindah ke tepung yang kering kemudian goreng ke minyak panas dengan api sedang. Tunggu sampe kuning coklat, angkat dan sajikan. Kalau jamur benar-benar fresh tidak akan makan banyak minyak dan jamur tidak lembek berminyak. Olahan Sate Jamur Tiram Alat dan bahan . 1/4 Kg jamur tiram . 3 siung bawang putih . 3 siung bawang merah . Secukupnya ketumbar bubuk . Garam . Kecap manis . Minyak goreng untuk oles Cara Pembuatan . Belah jamur jangan terlalu tipis, cuci bersih peras perlahan biar tidak hancur . Diblender/diulek bawang merah, bawang putih ketumbar cabe beri garam dan kecap manis, lalu masak jamur sebentar saja. Angkat diamkan sampai dingin sambil marinasi Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index . Tusukkan ke tusuk sate seperti menusuk sate usus . api hati-hati karena jamur rentan hancu. Aduk rata minyak dan kecap manis, lalu oles kan ke sate jamur selagi di bakar. Olahan Pepes Jamur Tiram Alat dan bahan . 500 gram jamur merang atau jamur tiram . 200 gram daun bawang . 100 gram daun kemangi . 3 buah tomat . 3 siung bawang putih . 5 siung bawang merah . 3 buah cabe merah . Secukupnya cabe rawit . oleh tambah jika suka peda. 3 batang sereh . 20 lembar daun salam Cara Pembuatan . Suwir-suwir jamur merang dan batangnya, kemudian dicuci bersih. Siapkan bumbu pepes. Iris bawang putih, bawang merah, cabe rawit, cabe tomat, daun kemangi dan daun bawang. Potong dan geprek batang sereh dan daun salam. Tambahkan bumbu yang sudah diiris-iris pada wadah jamur. Tambahkan kaldu, garam dan merica secukupnya. Aduk hingga merata dan beraroma kuat. Tempatkan dua lembar daun salam dan sereh yang sudah digeprek pada daun pisang, kemudian tambahkan campuran jamur beserta bumbunya. Kukus selama 15 menit. Pepes jamur lebih enak jika dihidangkan selagi hangat. Promosi dan Pemasaran Produk Promosi dan pemasaran dilakukan dengan system dengan metode Open Pre Order melalui media sosial berupa Facebook. Whatsapp dan Instagram. Selain melalui media sosial, promosi juga dilakukan secara langsung dengan orang orang terdekat. Sistem pengantaran dilakukan dengan sistem COD (Cash on Deliver. HASIL DAN PEMBAHASAN Penyuluhan Program Jamur Tiram Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan dalam program pengabdian di Kelurahan Dasan Geres ini terbagi menjadi dua, yaitu Penyuluhan Budidaya Jamur Tiram dan Penyuluhan tentang pengolahan Produk Jamur Krispi. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index Penyuluhan Budidaya Jamur Tiram Peserta Karang Taruna KMPS Ibu PKK Remaja Dasan Geres Gambar 1. Daftar Kelompok Peserta Penyuluhan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Pelaksanaan penyuluhan budidaya jamur tiram dilaksanakan dengan sistem pemaparan materi oleh narasumber yang dilakukan di Aula Kantor Lurah Dasan Geres. Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 peserta terdiri dari 5 orang perempuan dan 13 orang laki-laki. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari mitra kerja, yaitu Karang Taruna Dasan Geres. Komunitas Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) Lapan Belek. Ibu PKK Dasan Geres. Rangkaian kegiataan penyuluhan terdiri dari: penjelasan dan pembagiaan beglog yang merupakan bibit dari jamur tiram yang akan dibudidayakan. Pembagian beglog ke para peserta penyuluhan. Gambar 2. Penyuluhan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Luaran dari kegiatan penyuluhan ini yaitu diharapkan dari materi yang telah disampaikan dapat langsung diterapkan pada kumbung jamur tiram yang telah dibangun sehingga menghasilkan jamur tiram dengan kualitas yang baik. Terdapat masukkan dari para peserta penyuluhan agar dibuatkan pelatihan mengenai pembuatan beglog jamur tiram sehingga para peserta penyuluhan mampu membuat beglog sendiri. Hal ini Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index disebabkan karena kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan budidaya saja dan langsung diberikan beglog yang telah dibeli untuk dirawat. Namun faktor tersebut dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan dari jamur tiram dan bisa segera diolah untuk program selanjutnya serta dijadikan usaha. Penyuluhan Pengolahan Produk Jamur Krispi Pelaksanaan penyuluhan produk jamur krispi dilaksanakan dengan sistem online, berupa pembuatan video tutorial pembuatan jamur krispi oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dan video tersebut dibagikan kepada kelompok Ibu PKK untuk dipelajari lebih lanjut. Terdapat 3 orang ibu dari kelompok PKK Dasan Geres yang menjadi peserta kegiatan ini. Rangkaian kegiataan penyuluhan terdiri dari: penjelasan, pembagian video, dan pemantauan secara online melalui grup Whatsapp. Luaran dari kegiatan penyuluhan ini yaitu diharapkan dari video yang telah dibuat dapat dipelajari dan dipraktekkan untuk mengetahui kesesuain dari produk jamur krispi sebelum dijual. Terdapat masukkan dari para peserta penyuluhan agar diadakan secara offline untuk memudahkan penjelasan cara pengolahannya. Hal ini disebabkan karena video yang telah dibuat kurang jelas bagi para peserta dan tidak terdaftar bahan-bahan yang Namun sistem penyuluhan tersebut dilakukan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 yang terjadi pada saat program pengabdian. Produksi Jamur Tiram dan Jamur Krispi Produksi Jamur Tiram Hasil Panen Jamur Tiram per minggu Minggu Pertama Minggu Kedua Minggu Ketiga Minggu Keempat Hasil Panen Jamur Tiram per minggu Gambar 3. Hasil Panen Jamur Tiram Jamur Tiram mulai tumbuh per tanggal 2 Juli 2021 dan mulai dipetik hingga dijual sejak tanggal 7 Juli 2021. Selama masa pertumbuhan dan panen hasilnya fluktuatif. Hal ini dikarenakan konsistensi dari perawatan beglog jamur tiram tersebut, seperti Modal awal pembelian beglog ini sejumlah Rp 4. 000 dengan jumlah Kegiatan produksi jamur tiram selama satu bulan . Juli Ae 4 Agustus 2. menghasilkan 86,6 Kilogram Jamur Tiram. Beglog jamur tiram dapat produktif 5-7 bulan kedepan sehingga dengan modal awal tersebut cukup banyak menghasilkan jamur tiram nantinya. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index Produksi Jamur Krispi Kegiatan produksi jamur krispi dilakukan sebanyak 3 kali selama 3 minggu oleh Ibu PKK Dasan Geres dan dipantau secara daring oleh mahasiswa yang melakukan Selama produksi terjadi, hanya melakukan produksi jamur krispi rasa original saja dan produksi diarahkan secara daring melalui Whatsapp grup. Jumlah produksi yang dilakukan sebanyak 25 kemasan yang berisi 100 gram jamur krispi setiap kemasannya. Harga yang diberikan pada 1 kemasan, yaitu Rp 10. Promosi dan Pemasaran Produk Selama 4 minggu berkegiatan terhitung 3 kali promosi dan pemasaran bagi produk jamur krispi, sedangkan bagi produk jamur tiram dilakukan promosi setiap hari sejak dijual pertama kali tanggal 7 Juli 2021. Promosi dan pemasaran produk dilakukan secara daring melalui membagikan konten promosi di setiap Whatsapp grup, melalui Status Whatsapp, dan Instagram. Target pemasaran dari kedua produki ini, yaitu usia 10-30 tahun untuk jamur krispi, sedangkan jamur tiram untuk usia 20-60 tahun serta targetnya di Kecamatan Gerung dan Kota Mataram. Gambar 4. Contoh promosi produk jamur krispi Penjualan Jamur Krispi Penjualan jamur krispi dilakukan 3 kali dengan sistem PO (Pre-Orde. dalam waktu 3 minggu sejak tanggal 29 Juli 2021. Total pesanan jamur krispi sebanyak 25 bungkus dan menghasilkan Rp 250. Penjualan dari minggu pertama hingga minggu ketiga mengalami peningkatan. Penjualan tertinggi terjadi pada pre-order ketiga saat minggu ketiga sebanyak 15 bungkus. Sedangkan minggu pertama dan minggu kedua jumlah pesanan tetap sama sebanyak 5 bungkus. Peningkatan pesanan yang terjadi di minggu ketiga dikarenakan promosi yang secara luas di luar wilayah Dasan Geres, sedangkan minggu pertama promosi dilakukan di wilayah Dasan Geres saja dan di minggu kedua mulai memperluas jangkauan wilayah promosi namun belum cukup maksimal. Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index Total Penjualan Jamur Krispi Minggu Pertama Minggu Kedua Minggu Ketiga Total Penjualan Jamur Krispi Gambar 4. Total Penjualan Jamur Krispi Setiap pemesanan produk jamur krispi dilakukan pendataan berupa testimoni dari segi rasa hingga tingkat kerenyahan. Melalui pendataan tersebut didapatkan bahwa perlu ada varian rasa dan perlu meningkatkan tingkat kerenyahan karena setelah didiamkan 1 hari jamur krispi sudah mulai tidak renyah. Penjualan Jamur Tiram Penjualan jamur tiram dilakukan 1 bulan secara daring dan luring. Total penjulan jamur tiram sebanyak 86,6 Kilogram dengan hasil Rp 1. Penjualan dari minggu pertama hingga minggu keempat terjadi fluktuatif dengan penjualan tertinggi pada minggu pertama sebanyak 28,6 Kilogram. Sedangkan pada minggu kedua dan ketiga menurun ke 16,5 Kilogram, di minggu keempat penjualan meningkat mencapai 25 Kilogram. Hal ini dikarenakan faktor perawatan jamur yang kurang baik sehingga menyebabkan beberapa beglog terlambat berbuah, padahal permintaan banyak. Total Penjualan Jamur Tiram Minggu Pertama Minggu Kedua Minggu Ketiga Minggu Keempat Total Penjualan Jamur Tiram Gambar 5. Total Penjualan Jamur Tiram Jurnal Pepadu e-ISSN: 2715-9574 Vol. No. April 2023 https://journal. id/index. php/pepadu/index KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah mampu meningkatkan pengetahuan, akses masyarakat terhadap informasi dan inovasi mengenai budidaya jamur tiram dan pengolahan jamur tiram, serta meningkatkan pendapatan. Saran Saran dari kegiatan ini adalah: . Perlu diadakannya evaluasi implementasi kegiatan yang telah dilakukan untuk perbaikan di masa yang akan datang. Perlu keberlanjutan produksi aneka olahan karena akan mengembangkan usaha. perlu mengadakan alat yang memadai seperti alat pengering karena dapat mengatasi kadar minyak pada saat pengemasan jamur krispi. perlu mengurus PIRT demi kemudahan usaha. Perlu keberlanjutan dalam memanfaatkan internet, tidak hanya memasarkan produk pada platform Instagram dan Facebook saja melainkan juga berani untuk mencoba e-commerce seperti Shopee. Tokopedia. Buka Lapak, dan platform e-commerce lainnya. DAFTAR PUSTAKA