Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI) MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Journal Homepage: https://journal. id/index. php/malcom Vol. 5 Iss. 3 July 2025, pp: 1074-1082 ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Public Satisfaction Survey Information System Using Laravel Framework at Local Government Public Services Sistem Informasi Survei Kepuasan Masyarakat dengan Framework Laravel pada Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Fadli Fadilillah1*. Faisal Amir2. Riyanto3. Rajimar Suhal Hasibuan4. Syavira Indah Maryam5 1,2,3,4,5 Jurusan Teknologi Informasi. Politeknik Negeri Padang. Indonesia Email: 1fadlifadil@pnp. id, 2faisal@pnp. id, 3 riyanto@pnp. rajimar@pnp. id, 5Syaviraindahmar@gmail. Received Nov 17th 2024. Revised Jul 04th 2025. Accepted Jul 30th 2025. Available Online Jul 31th 2025. Published Aug 15th 2025 Corresponding Author: Fadli Fadilillah Copyright A 2025 by Authors. Published by Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI) Abstract The Social Service Office of Pelalawan Regency is a government institution responsible for providing public services to the community. Currently, the measurement of public satisfaction with services is still conducted manually using paper and pen, leading to various challenges such as lengthy data processing times and the risk of document loss. Therefore, a web-based information system is needed to enhance the efficiency and accuracy of survey data collection. This study proposes the development of a web-based Public Satisfaction Survey Information System using the Laravel Framework and MySQL as the database. The system development follows the Waterfall methodology. The system design is modeled using Unified Modeling Language (UML), including use case diagrams and class diagrams. The system is tested using Blackbox Testing and User Acceptance Test (UAT) methods to ensure functionality and user acceptance. The development results in a survey information system featuring digital questionnaires, automated data analysis, and realtime reporting dashboards. This system reduces data processing time from the previous 3-5 days to less than 1 day and improves data accuracy to 98%. UAT testing with 30 respondents showed an 85% user satisfaction rate regarding the system's ease of use. The implementation of this system is expected to improve the quality of public services through more efficient and accurate public satisfaction data collection. Additionally, this system can serve as a model for similar developments in other regional government institutions. Keywords: Information System. Laravel. Public Satisfaction Survey. Public Service. Unified Modeling Language Abstrak Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan merupakan instansi pemerintah yang bertugas memberikan pelayanan publik kepada Saat ini, pengukuran kepuasan masyarakat terhadap layanan masih dilakukan secara manual menggunakan kertas dan pena, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti lamanya proses pengolahan data dan risiko kehilangan Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem informasi berbasis web untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengumpulan data survei. Penelitian ini mengusulkan pengembangan Sistem Informasi Survei Kepuasan Masyarakat berbasis web menggunakan Framework Laravel dan MySQL sebagai database. Pengembangan sistem menggunakan metodologi Waterfall. Perancangan sistem dimodelkan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang mencakup use case diagram dan class diagram. Sistem diuji menggunakan metode Blackbox Testing dan User Acceptance Test (UAT) untuk memastikan fungsionalitas dan penerimaan pengguna. Hasil pengembangan menghasilkan sistem informasi survei yang memiliki fitur utama berupa kuesioner digital, analisis data otomatis, dan dashboard laporan real-time. Sistem ini mampu mengurangi waktu pengolahan data dari sebelumnya 3-5 hari menjadi kurang dari 1 hari, serta meningkatkan akurasi data hingga 98%. Pengujian UAT dengan 30 responden menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 85% terhadap kemudahan penggunaan sistem. Implementasi sistem ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengumpulan data kepuasan masyarakat yang lebih efisien dan akurat. Sistem ini juga dapat menjadi model untuk pengembangan serupa di instansi pemerintah daerah Kata Kunci: Laravel. Pelayanan Publik. Sistem Informasi. Survei Kepuasan Masyarakat. Unified Modeling Language DOI: https://doi. org/10. 57152/malcom. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 PENDAHULUAN Pelayanan publik yang berkualitas memerlukan sistem evaluasi yang efektif untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Survei kepuasan masyarakat idealnya harus mampu memberikan hasil yang cepat, akurat, dan dapat diakses secara luas oleh semua pihak terkait. Namun, banyak pemerintah daerah masih menggunakan metode survei manual yang kurang efisien. Data Kementerian PANRB . menunjukkan bahwa 68% instansi mengalami kendala dalam pengolahan data survei berbasis kertas. Langkah ini bertujuan untuk membangun kerangka kepentingan publik yang masuk akal, lugas, dan Inklusi masyarakat menjadi semakin penting dalam rangka perbaikan yang mungkin . Layanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Instansi pemerintah memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan yang efisien, transparan, dan responsif. Evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas layanan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa pelayanan tersebut sesuai dengan standar yang diharapkan oleh masyarakat . Sebagai bentuk pelaksanaan UU No. 25 Tahun 2009 dan PP No. 96 Tahun 2012, diterbitkan peraturan PANRB No. 14 Tahun 2017 tentang Tata Tertib Rencana Pemenuhan Masyarakat (SKM) pada unit manfaat terbuka . Aturan ini memberikan arahan bagi penyedia manfaat untuk melibatkan pihak yang terbuka dalam menilai pelaksanaan layanan terbuka dengan tujuan untuk memajukan kualitas layanan yang diberikan . Penilaian masyarakat terhadap pemerintahan terbuka diukur berdasarkan sembilan komponen yang meliputi ukuran manfaat, fasilitas, dan instrumen pengaduan, serta tiga komponen terkait zona kecerdasan menuju daerah bebas korupsi dan zona birokrasi bersih dan melayani. Salah satu metode yang digunakan untuk menilai kepuasan masyarakat adalah melalui survei kuesioner. Survei ini bertujuan mengumpulkan data mengenai persepsi dan pengalaman masyarakat terkait pelayanan yang diberikan oleh instansi publik. Dengan mengumpulkan data yang valid, pihak penyelenggara dapat mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan dalam layanan yang mereka sediakan, sehingga dapat dilakukan perbaikan lebih tepat sasaran . Implementasi aplikasi kuesioner berbasis teknologi informasi menjadi solusi untuk mempercepat pengumpulan data dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia. Aplikasi semacam ini juga memudahkan analisis data yang lebih cepat dan efisien, serta memungkinkan penyajian hasil survei secara real-time . Dengan kemajuan teknologi, penyediaan platform digital dapat memperluas jangkauan survei dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi kuesioner survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kabupaten Pelalawan. Fokus dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem yang user-friendly, efektif, dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat . Dengan demikian, diharapkan aplikasi ini dapat mendukung instansi pemerintah dalam mengambil keputusan berdasarkan data yang terukur dan objektif, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan. Dinas Sosial Kabupten Pelalawan merupakan unsur pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Di lihat dari pentingnya Dinas sosial bagi masyarakat, ini memberikan suatu pandangan terhadap pelayanan terbaik yang harus diberikkan oleh pengurus Organisasi Dinas sosial ini kepada masyarakat, dan masyarakat juga berhak menilai bagaimana pelayanan yang sudah diberikan terhadap Dalam hal tersebut dinas sosial masih menggunakan penilaian manual yang di isi menggunakan kertas dan pena oleh masyarakat untuk menjadi nilai kinerja pelayanan pada dinas sosial. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, kami menawarkan solusi dapat membantu Dinas sosial dalam merancang dan mengembangkaan sistem kuesioner kepuasaan masyarakat berbasis website. Dengan adanya sistem kuesioner kepuasaan masyarakat berbasis website ini, dinas sosial dapat lebih efektif dalam mengumpulkan umpan balik dari masyarakat, menganalisis tingkat kepuasan, dan mengambil langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan. Penelitian sebelumnya telah membuktikan manfaat sistem survei berbasis web. Tulodo dan Solichin menemukan bahwa digitalisasi dapat mengurangi waktu proses hingga 70% . , sementara Nazwa Aprilliaa mencatat peningkatan akurasi data hingga 98% . Namun, studi oleh Yusuf et al. dan Putra masih terbatas pada penggunaan framework seperti CodeIgniter yang kurang scalable . Hernawati dan Yani juga mengidentifikasi kebutuhan akan integrasi analisis real-time yang belum terpenuhi . Pertanyaan kritis yang muncul adalah: bagaimana mengoptimalkan framework modern seperti Laravel untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan scalable. Oleh karena itu pentingnya dibangun sebuah aplikasi teknologi digital untuk melakukan survei dengan cepat, tepat dan akurat berdasarkan bobot dan nilai yang diharapkan. Sehingga akan meningkatkan keaslian dan integritas pelanggan. Penelitian ini penting untuk menjawab tantangan inefisiensi metode manual dan keterbatasan teknologi yang ada. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengisi celah akademis tetapi juga memberikan solusi praktis bagi pemerintah daerah. METODOLOGI PENELITIAN Metode Pengembangan Sistem Penelitian ini menggunakan model pengembangan perangkat lunak Waterfall . ihat Gambar . untuk membangun sistem informasi survei kepuasan masyarakat berbasis web. Pemilihan metode ini didasarkan pada karakteristiknya yang bersifat linier dan sistematis, dimana setiap tahap harus diselesaikan secara tuntas MALCOM - Vol. 5 Iss. 3 July 2025, pp: 1074-1082 MALCOM-05. : 1074-1082 sebelum berpindah ke tahap berikutnya. Tahapan yang dilaksanakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Namun dalam penelitian ini, lingkup pengembangan hanya mencakup hingga tahap pengujian sistem. Gambar 1. Metodologi Penelitian Analisis Kebutuhan Sistem Tahap awal diawali dengan melakukan wawancara mendalam dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan sebagai pengguna utama sistem. Hasil wawancara mengungkapkan kebutuhan akan sistem digital yang mampu menggantikan metode survei manual berbasis kertas. Data kebutuhan kemudian dianalisis untuk menentukan spesifikasi fungsional dan non-fungsional sistem, termasuk kebutuhan akan fitur kuesioner online, analisis data otomatis, dan dashboard laporan. Perancangan Sistem Berdasarkan analisis kebutuhan, dilakukan perancangan sistem secara komprehensif menggunakan alat pemodelan UML. Tahap ini menghasilkan use case diagram untuk memetakan interaksi pengguna, class diagram untuk struktur data, serta sequence diagram untuk alur proses. Desain antarmuka pengguna juga dibuat dengan memperhatikan prinsip usability dan aksesibilitas. Implementasi dan Pengujian Sistem Pengembangan kode program dilakukan menggunakan framework Laravel versi 11 dengan struktur MVC. Implementasi meliputi: Pembangunan modul administrasi untuk manajemen kuesioner Pengembangan modul responden untuk pengisian survei Integrasi library analisis data Pembuatan dashboard interaktif Tahap verifikasi dilakukan melalui dua pendekatan: Blackbox Testing untuk memvalidasi fungsionalitas system User Acceptance Test (UAT) dengan melibatkan 30 pengguna potensial. Pengujian difokuskan pada aspek kecepatan respon, ketahanan sistem, dan kemudahan penggunaan. Evaluasi Hasil Hasil pengujian dianalisis untuk mengukur tingkat pencapaian terhadap kriteria kinerja yang telah ditetapkan, khususnya dalam hal waktu pemrosesan data dan akurasi hasil survei. Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan tiga metode utama untuk mengumpulkan data, yaitu: . wawancara semi-terstruktur dengan lima staf Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem dan kendala operasional. observasi langsung terhadap proses survei manual yang sedang berjalan selama dua minggu untuk memetakan alur kerja dan titik inefisiensi. studi dokumen terhadap laporan survei kepuasan masyarakat tahun sebelumnya, peraturan Kementerian PANRB tentang standar IKM, dan arsip keluhan warga. Data kuantitatif diperoleh dari penyebaran kuesioner pra-penelitian kepada 30 masyarakat sebagai responden uji coba untuk mengukur parameter usability awal, sementara data kualitatif dikumpulkan melalui catatan lapangan dan rekaman wawancara yang kemudian dianalisis secara tematik. HASIL DAN PEMBAHASAN Identifikasi Awal Berdasarkan wawancara dengan Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan dan analisis kebutuhan sistem, teridentifikasi beberapa aspek kunci pengembangan sistem. Pertama, sistem memerlukan tiga level pengguna Sistem Informasi Survei Kepuasan Masyarakat Berbasis Web. (Fadilillah et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 dengan hak akses berbeda: admin dengan kewenangan penuh mengelola sistem, petugas lapangan yang bertugas mendistribusikan survei, dan masyarakat sebagai responden. Kedua, proses bisnis inti sistem mencakup pembuatan instrumen survei sesuai standar IKM Kementerian PANRB, distribusi melalui berbagai channel digital, serta pengolahan data otomatis dengan perhitungan nilai tertimbang dan klasifikasi kepuasan. Dari segi teknis, sistem perlu dibangun menggunakan framework Laravel dengan desain responsif untuk mendukung akses multi-device. Beberapa tantangan utama yang dihadapi meliputi variasi literasi digital responden, kebutuhan validasi data real-time, dan kompatibilitas dengan perangkat lama di instansi. Untuk mengatasi hal ini, solusi yang diusulkan mencakup implementasi sistem verifikasi bertingkat, antarmuka bilingual, serta modul pelatihan terintegrasi bagi petugas. Perancangan Kebutuhan Kebutuhan Fungsional Kebutuhan fungsional sistem diklasifikasikan berdasarkan tiga aspek utama: masukan data, proses pengolahan, dan keluaran sistem. Persyaratan Input: Formulir survei digital. Data responden . Parameter penilaian IKM . Persyaratan Proses: Validasi data real-time. Perhitungan nilai IKM otomatis. Analisis statistik dasar. Generasi laporan periodik. Persyaratan Output: Dashboard analitik interaktif. Laporan hasil survei (PDF/Exce. Notifikasi hasil ke stakeholder Kebutuhan Non-Fungsional Kebutuhan pendukung sistem meliputi: Persyaratan Perangkat Lunak: Laravel Framework 11. Database MySQL 8. Web server Apache. PHP 8. Persyaratan Perangkat Keras: Prosesor setara Intel Core i3 generasi ke-7. RAM minimal 8GB. Penyimpanan SSD 256GB. Koneksi internet stabil. Arsitektur Sistem Sistem dirancang dengan arsitektur three-tier: Presentation Layer: Antarmuka web responsif. Application Layer: Logika bisnis berbasis Laravel. Data Layer: Penyimpanan terstruktur MySQL. Perancangan Sistem Tahap awal dalam perancangan sistem diawali dengan kegiatan pemodelan. Peneliti melakukan analisis dan perancangan sistem dengan menerapkan pendekatan berbasis objek . bject-oriente. serta menggunakan standar pemodelan Unified Modeling Language (UML) sebagai alat bantu desain. Pemilihan UML didasarkan pada kemampuannya dalam menyajikan representasi sistem secara visual dan terstruktur. Dalam penelitian ini, proses pemodelan dilakukan melalui dua jenis diagram utama: Use Case Diagram untuk memetakan interaksi antara aktor dan sistem Class Diagram yang mendefinisikan struktur data dan relasinya Use Case Diagram Kuesioner ini dirancang untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh instansi pemerintah Kabupaten Pelalawan. Penggunaan use case dalam penyusunan kuesioner ini membantu memastikan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dapat mengungkap berbagai aspek penting dalam pelayanan publik, seperti kejelasan prosedur, kemudahan akses, kecepatan layanan, kompetensi petugas, serta kepuasan masyarakat secara keseluruhan. Melalui use case, interaksi antara masyarakat dan instansi penyelenggara pelayanan publik dapat dipetakan dengan rinci, sehingga kuesioner 3 dapat mencakup kebutuhan informasi yang komprehensif untuk mengevaluasi kinerja pelayanan publik di Kabupaten Pelalawan. Use case diagram penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 2. Class Diagram Class Diagram merepresentasikan struktur dan relasi antar kelas-kelas yang terlibat dalam sistem kuesioner survei kepuasan masyarakat. Class Diagram ini menggambarkan struktur sistem kuesioner survei kepuasan masyarakat secara komprehensif, menunjukkan entitas-entitas penting beserta atribut dan operasinya, serta relasi antar entitas tersebut. Desain Class Diagram ini akan membantu dalam mengimplementasikan sistem kuesioner yang terintegrasi dan terstruktur dengan baik. Class diagram pada penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 3. MALCOM - Vol. 5 Iss. 3 July 2025, pp: 1074-1082 MALCOM-05. : 1074-1082 Gambar 2. Use Case Diagram Gambar 3. Class Diagram Implementasi Sistem Sebelum aplikasi diimplementasikan, dilakukan uji coba dan validasi pada lingkungan pengujian untuk memastikan aplikasi berjalan sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan pengguna. Tim proyek juga memberikan pelatihan kepada pengguna akhir agar mereka memahami cara menggunakan aplikasi dengan Setelah aplikasi diimplementasikan, diperlukan dukungan dan pemeliharaan yang berkelanjutan, termasuk identifikasi dan perbaikan masalah, pembaruan sistem, serta pengembangan fitur baru sesuai Komunikasi yang efektif antara tim proyek dan pengguna akhir juga memegang peranan penting dalam proses implementasi aplikasi. Gambar 4 adalah dashboard dari sebuah website yang digunakan untuk survei kepuasan masyarakat. Dashboard tersebut menyajikan berbagai informasi penting terkait survei, termasuk jumlah responden, grafik Sistem Informasi Survei Kepuasan Masyarakat Berbasis Web. (Fadilillah et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 jawaban kuesioner harian, grafik distribusi responden berdasarkan jenis kelamin, grafik distribusi responden menurut usia, serta grafik distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan. Pada Gambar 5 menunjukkan halaman responden dari aplikasi IKM yang digunakan untuk menampilkan data responden yang telah mengisi kuesioner. Halaman responden ini mudah digunakan dan menampilkan data responden dengan lengkap, terstruktur, dan dapat diurutkan. Gambar 4. Halaman Dashboard Gambar 5. Halaman Responden Pengujian Sistem Blackbox Testing Setelah menyelesaikan tahap implementasi, dilakukan pengujian menyeluruh terhadap sistem informasi survei kepuasan masyarakat yang telah dikembangkan. Pengujian menggunakan metode Blackbox Testing difokuskan untuk memverifikasi fungsionalitas sistem tanpa memperhatikan struktur internal kode. Tujuan pengujian ini adalah memastikan sistem telah memenuhi semua spesifikasi kebutuhan dan siap digunakan oleh stakeholder. Pengujian Blackbox dilakukan dengan menguji semua fitur utama sistem secara terpisah, meliputi: Modul administrasi Modul responden Modul analisis data Modul pelaporan Setiap komponen diuji berdasarkan kriteria: Kelengkapan fungsi Kesesuaian dengan kebutuhan pengguna Kemudahan operasional Kehandalan system Hasil Pengujian Blackbox dapat dilihat pada Tabel 1. MALCOM - Vol. 5 Iss. 3 July 2025, pp: 1074-1082 MALCOM-05. : 1074-1082 Tabel 1. Hasil Pengujian Blackbox Modul yang Diuji Autentikasi Manajemen Survei Pengisian Survei Analisis Data Generasi Laporan Manajemen User Hasil Pengujian Deskripsi Pengujian Admin melakukan login menggunakan username dan password yang valid Admin membuat, mengedit, dan mempublikasikan kuesioner survei Responden mengakses dan mengisi formulir Sistem menghasilkan perhitungan IKM Admin mengekspor laporan dalam format PDF dan Excel Admin menambahkan dan mengelola akun Keterangan Sistem dapat mengautentikasi pengguna dengan tepat Semua fungsi CRUD bekerja sesuai Formulir dapat diisi dan data tersimpan dengan benar Perhitungan sesuai standar Kementerian PANRB Laporan terbentuk dengan layout yang benar Hak akses dapat dikonfigurasi dengan tepat Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil User Acceptance Test (UAT) Pengujian UAT merupakan tahap validasi akhir untuk memastikan kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengguna aktual. Pada penelitian ini. UAT difokuskan pada evaluasi aspek fungsionalitas dan usability sistem informasi survei kepuasan masyarakat. Dokumen hasil pengujian akan menjadi acuan kelayakan sistem sebelum diimplementasikan secara operasional di Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan. Mekanisme Penilaian UAT: Sistem penilaian menggunakan skala Likert 5 poin dengan kriteria sebagaimana pada Tabel 2. Tabel 2. Penilaian UAT Pilihan Jawaban Keterangan Nilai Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Instrumen Pengujian: Kuesioner UAT diberikan kepada 30 responden yang terdiri dari: 5 admin Dinas Sosial 10 petugas lapangan 15 masyarakat sebagai pengguna akhir Pertanyaan inti: Apakah antarmuka sistem mudah dipahami dan menarik? Apakah sistem mempermudah proses pengumpulan data survei? Apakah fitur analisis otomatis membantu meningkatkan efisiensi kerja? Apakah sistem dapat dioperasikan dengan mudah oleh berbagai kalangan? Apakah sistem mampu mengurangi risiko kesalahan data dibanding metode manual? Tabel 3. Hasil Pengujian UAT Pertanyaan A . B . C . D . E . Total Skor Persentase Kepuasan 90,00% 96,00% 92,67% 84,00% 100,00% Analisis Hasil (Lihat Tabel . Tingkat kepuasan keseluruhan mencapai 92. 53% . ategori Sangat Bai. Aspek pengurangan risiko kesalahan data mendapat penilaian sempurna . %) Kemudahan operasional bagi berbagai kalangan menjadi area yang perlu penyempurnaan . %) Sistem Informasi Survei Kepuasan Masyarakat Berbasis Web. (Fadilillah et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Berdasarkan hasil pengujian dengan nilai rata-rata di atas 90%, sistem informasi survei kepuasan masyarakat berbasis Laravel ini telah memenuhi kriteria kelayakan dan siap diimplementasikan. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada penyederhanaan antarmuka untuk pengguna dengan literasi digital KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengujian Blackbox Testing dan UAT, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi survei kepuasan masyarakat berbasis web dengan framework Laravel ini telah berhasil dikembangkan sebagai solusi digital untuk mengatasi permasalahan metode manual yang selama ini digunakan Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan. Hasil pengujian membuktikan bahwa seluruh fungsionalitas sistem berjalan sesuai ekspektasi dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 92. 53%, khususnya dalam hal akurasi data . %), efisiensi waktu pengolahan . %), dan kemudahan penggunaan . %). Sistem ini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pengumpulan data survei, tetapi juga memberikan kemampuan analisis real-time yang signifikan bagi pengambil kebijakan. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan adanya peningkatan pada antarmuka pengguna untuk kalangan dengan literasi digital terbatas serta pengembangan versi mobile application untuk memperluas jangkauan partisipasi masyarakat. REFERENSI